MAKALAH SATISTIKA Disususun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Statistika yang dibimbing oleh Bapak Dr.

ddy Sutad!i" M.#d

Di susun oleh $ %uli Astuti &'()**'+'+',)-

#./0.AM STUDI # 1DIDIKA1 K 2U.UA1 #./0.AM #AS3ASA.2A1A U1I4 .SITAS 1 0 .I MALA10 1/4 MB . 5)'(

BAB I # 1DAHULUA1 A. Latar Belakang Analisis Varians (Analysis of Variance), merupakan sebuah teknik inferensial yang digunakan untuk menguji perbedaan rerata nilai. Sebagai sebuah teknik analisis varians atau yang seringkali disebut dengan anava saja mempunyai banyak keuntungan. Pertama, anava dapat digunakan untuk menentukan apakah rerata nilai dari dua atau lebih sampel berbeda secara signifikan atau. Kedua, perhitungan anava juga menghasilkan harga F yang secara signifikan menunjukkan kepada peneliti bahwa sampel yang diteliti berasal dari populasi yang berbeda, walaupun anava tidak dapat menunjukkan secara rinci yang manakah di antara rerata nilai dari sampel-sampel tersebut yan gberbeda secara signifikan satu sama lain. ji ! lah yang dapat menyempurnakan ini. Ketiga, anava juga dapat digunakan untuk menganalisis data yang dihasilkan dengan desain factorial jamak. "alam desain factorial yang menghasilkan harga F ganda, anava dapat menyelesaikan tugas sekaligus. "engan anava inilah peneliti dapat mengetahui antarvariabel manakah yang memang mempunyai perbedaan secara signifikan, dan varibel-variabel manakah yang berinteraksi satu sama lain. #euntungan lain dari anava adalah kemampuannya untuk mengetes signifikansi dari kecenderungan yang dihipotesiskan. $asilnya disebut dengan analisis kecenderungan. Sebaagai contoh peneliti mengelompokkan siswa ke dalam empat kelompok berdasarkan tingkat kedisiplinannya seseorang akan semakin tinggi prestasi belajarnya. ntuk menguji hipotesis ini peneliti dapat menggunakan anava. %anfaat lain dari anava adalah, bahwa teknik ini dapat digunakan untuk menguji signifikansi perubahan varians dua ampel atau lebih. "engan menggunakan teknik anava peneliti tidak perlu berkali-kali melakukan pengujian tetapi hanya cukup sekali saja. "isamping penghematan tersebut, seperti sudah dikemukakan diatas, dengan anava peneliti dapat melihat akibat dari interaksi dua faktor.

B. .umusan Masalah Adapun hal-hal yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut& '. (engertian Analysis of Variance ). Asumsi Analysis of Variance *. Analysis of Variance "ua +alur ,Two Way A-.VA/ 0. Analysis of Variance "ua +alur tanpa 1nteraksi 2. Analysis of Variance "ua +alur dengan 1nteraksi 3. 4ontoh penyelesaian kasus dengan SPSS

BAB II

# MBAHASA1 A. #engertian Analysis of Variance &A1/4AAnova atau analysis of variance adalah tergolong analisis komparatif lebih dari dua variabel atau lebih dari dua rata-rata. !ujuannya adalah untuk membandingkan lebih dari dua rata-rata. 5unanya untuk menguji kemampuan generalisasi artinya data sampel dianggap dapat mewakili populasi ,6iduan, )7'7&'33/. ntuk melihat perbedaan mean dua kelompok, juga untuk melihat efektifitas perlakuan terhadap sampel, dapat digunakan t 8 tes, tetapi untuk menguji perbedaan mean dari tiga atau lebih sampel, dengan menggunakan F- tes. Selain lebih efisien, penggunaan F- tes dapat digunakan untuk mengetahui interaksi antara variabel-variabel yang menjadi perhatian ,Arikunto, '99)& ):9/. Anova dapat digolongkan kedalam beberapa kritenia, yaitu & '. #lasifikasi ' arah A-.VA kiasifikasi ' arah merupakan A-.VA yang didasarkan pada pengamatan ' kriteria. ). #lasifikasi ) arah A-.VA klasifikasi ) arah merupakan A-.VA yang didasarkan pada pengamatan ) kriteria. *. #lasifikasi banyak arah A-.VA banyak arah merupakan A-.VA yang didasarkan pada pengamatan banyak kriteria ,* dan seterusnya/. (ada pembahasan. kali ini, dititikberatkan pada pengujian A-.VA ) arah dan banyak arah.

B. Asumsi dalam Analysis of Variance &A-.VA/ ntuk dapat menggunakan uji statistik A-.VA harus dipenuhi beberapa asumsi di bawah ini& '. Homogenity of variance& Variabel dependen harus memiliki varian yang sama dalam setiap kategori variabel independen. +ika terdapat lebih dari satu variabel independen, maka harus ada homogenity of variance di dalam cell yang dibentuk oleh variabel independen kategorikal.

S(SS memberikan tes ini dengan nama evene!s test of homogenity of variance. +ika nilai evene test signifikan ,probabilitas ; 7.72/ maka hipotesis nol akan ditolak bahwa group memiliki variance yang berbeda dan hal ini menyalahi asumsi. +adi yang dikehendaki adalah tidak dapat menolak hipotesis nol atau hasil evene test tidak signifikan ,probabilitas < 7.72/. =alaupun asumsi variance sama ini dilanggar, >o? ,'920/ menyatakan bahwa A-.VA masih tetap dapat digunakan oleh karena A-.VA robust untuk penyimpangan yang kecil dan moderat dari homogenity of varaiance. (erhitunga kasarnya rasio terbesar ke terkecil dari grup variance harus * atau kurang dari *. ). 6andom sampling& ntuk tujuan uji signifikansi, maka subyek didalam setiap grup harus ntuk tujuan uji signifkansi, maka variable harus mengikuti diambil secara random. *. "ultivariate #ormality& distribusi normal multivariate. Variable dependen terdistribusi secara normal dalam setiap kategori variable independen. A-.VA masih tetap robust walaupun terdapat penyimpangan asumsi multivariate normality. S(SS memberikan uji >o?plot test of the normality assumption. Analysis of variance yang digunakan untuk membandingkan nilai rata-rata tiga atau lebih sampel yang tidak berhubungan pada dasarnya adalah menggunakan F test yaitu estimate $etween grou%s variance ,atau mean&s'uares/ dibandingkan dengan estimate within grou%s variance atau secara rumus sebagai berikut&

>etween groups estimated variance atau mean-s@uares FA >etween groups estimated variance atau mean-s@uares !otal variance dalam variable dependen dapat dipandang memiliki ) komponen yaitu variance yang berasal dari variable independen dan variance yang berasal dari faktor lainnya. Variance dari faktor lain ini sering disebut dengan error atau residual variance. Variance yang berasal dari variable independen disebut dengan e(%lained variance. +ika $etween grou% ,e(%lained/ variance lebih besar dari within grou% ,residual/ variance, maka nilai F ratio akan tinggi yang berarti perbedaan antara nilai means terjadi secara acak.

Within grou% variance atau sum&of&s'uares adalah jumlah variance dari group. Sedangkan mean&s'uares adalah jumlah sum&of&s'uares dibagi dengan degree of freedom. )egree of freedom adalah jumlah kasus dikurangi ' pada setiap group B,jumlah kasus group satu 8 '/ C 9jumlah kasus group ) 8 '/ dan seterusnyaD. Sedangkan between group variance dapat dihitung dengan rumus dibawah ini& !otal variance A >etweeen group ,e?plained/ variance C within group ,error/ variance

(ada dasarnya A-.VA dapat dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu&
1.

>eberapa kelompok yang dihadapi merupakan pembagian dari satu independen variabel ,variabel bebas/. #ondisi ini yang sering disebut dengan single factor e(%eriment ,analisis varians satu arah/.

2.

>eberapa kelompok yang dihadapi merupakan pembagian dari beberapa independen ,variabel bebas/. #ondisi ini yang sering disebut dengan two way factor e(%eriment ,analisis varians dua arah/, yang akan dibahas dalam makalah ini.

3. Analisis 4arians Dua 2alur &Two Way ANOVAAnalisis varians yang tidak hanya memiliki satu variabel disebut dengan analisis varians dengan klasifikasi ganda atau jamak. +ika dalam analisis varians satu jalur ,Anava !unggal/ hanya memiliki variabel kolom, maka dalam analisis varians dua jalur ,Anava 5anda/ memiliki variabel kolom dan variabel baris. "engan demikian akan diperoleh interaksi antara kolom dengan baris. Anava 5anda dapat hanya mempunyai satu atau lebih variasi kolom, maupun satu atau lebih variasi baris. Sehingga dapat diperoleh Anava "ua +alan, Anava !iga +alan, dan seterusnya ,Arikunto, '99)& )E2/. Anava dua-jalur adalah analisis varian yang digunakan untuk menguji hipotesis perbandingan lebih dari dua sampel dan setiap sampel terdiri atas dua jenis atau lebih secara bersama-sama ,6iduan, )77*&)))/. FAnava "ua +alanG, FAnava !iga +alanG menunjukkan adanya variabel bebas, banyaknya sel diperoleh dari hasil kali banyaknya penggolongan setiap variabel. %isalnya

variabel A terdapat ) klasifikasi, variabel > terdapat * klasifikasi, variabel 4 terdapat ) klasifikasi, maka banyaknya sel adalah ) H * H ) A ') buah sel. (ada pembahasan kali ini, dititikberatkan pada pengujian A-.VA ) arah yaitu

pengujian A-.VA yang didasarkan pada pengamatan ) kriteria. Setiap kriteria dalam pengujian A-.VA mempunyal level. !ujuan dan pengujian A-.VA ) arah ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan berbagai kriteria yang diuji terhadap hasil yang diinginkan. %isal, seorang guru menguji apakah ada pengaruh antara jenis media belajar yang digunakan pada tingkat penguasaan siswa terhadap materi.,$asan, 1@bal. )7'7. Po*o*&Po*o* "ateri Statisti* + (Statisti* ,nfrwnsial). +akarta& >umi Aksara/. !ujuan dari pengujian anova dua arah adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari berbagai kriteria yang diuji terhadap hasil yang diinginkan. ,Fur@on. )779. Statisti*a Tera%an untu* Penelitian. 4etakan ketujuh. AIFA>J!A& >andung /. "engan menggunakan teknik anova ) arah ini kita dapat membandingkan beberapa ratarata yang berasal dari beberapa kategori atau kelompok untuk satu variable perlakuan. >agaimanapun, keuntungan teknik analisis varian ini adalah memungkinkan untuk memperluas analisis pada situasi dimana hal-hal yang sedang diukur dipengaruhi oleh dua atau lebih variable. ,$asan, 1@bal. )77*. Po*o*&Po*o* "ateri Statisti* + (Statisti* ,nferensial). +akarta& >umi Aksara/. Anova ) arah ini digunakan bila sumber keragaman yang terjadi tidak hanya karena satu faktor ,perlakuan/. Faktor lain yang mungkin menjadi sumber keragaman respon juga harus diperhatikan. Faktor lain ini bisa berupa perlakuan lain yang sudah terkondisikan. (ertimbangan memasukkan faktor kedua sebagai sumber keragaman ini perlu bila faktor itu dikelompokkan, sehingga keragaman antar kelompok sangat besar,, tetapi kecil dalam kelompoknya sendiri. , $asan, 1@bal. )77*. Po*o*&Po*o* "ateri Statisti* + (Statisti* ,nferensial). +akarta& >umi Aksara/ (enerapan analisis varians dua jalur apabila untuk pengujian perbedaan beberapa kelompok rata-rata dimana terdapat dua atau lebih variable bebas atau independen yang dibagi dalam beberapa kelompok dan satu variable terikat atau dependen. "alam analisis varians dua

jalur dapat digunakan untuk penelitian eksperimen ataupun e(&%ost&facto yang sifatnya membandingkan ,=idyanto,)7'*&):9/. %enurut widyanto dalam bukunya yang berjudul Statistika !erapan menjelaskan bahwa analisis varians dua jalur dapat digunakan untuk penelitian yang menggunakan Treatment -y evel )esign maupun Two .actorial )esign. Adapun langkah-langkah dalam analisis varians dua jalur adalah sebagai berikut& '. %enghitung jumlah kuadrat total ,+#!/, jumlah kuadrat rerata ,+#6/, jumlah kuadrat total direduksiKdikoreksi ,+#!6/, jumlah kuadrat antar kelompok ,+#A/, dan jumlah kuadrat dalam kelompok ,+#"/. berikut. a. +umlah #uadrat !otal +#! A L b. +umlah #uadrat 6erata +#6 A c. +umlah #uadrat !otal "ireduksiK"ikoreksi +#!6 A L AL ntuk menghitung masing-masing harga +# digunakan rumus sebagai

d. +umlah #uadrat Antar #elompok +#A A C C CMC -

e. +umlah #uadrat "alam #elompok +#" A

+#" A L

CL

CL

C . .. C

L

+#!6 A +#A C +#"

atau

+#" A +#!6 - +#A ntuk menghitung masing-masing harga +# digunakan

). %enghitung jumlah kuadrat antar kolom ,+# A,k//, jumlah kuadrat antar baris 9+# A,b//, dan jumlah kuadrat interaksi ,+#A,i//. rumus sebagai berikut a. +umlah #uadrat Antar #olom ,+#A,k// +#A,k/ A L -

b. +umlah #uadrat Antar >aris ,+#A,b// +#A,b/ A L 8

c. +umlah #uadrat 1nteraksi ,+#A,i// +#A,i/ A +#A 8 +#A,b/ 8 +#A,k/ *. %enghitung derajat kebebasan total ,dk!/, derajat kebebasan rerata ,dk6/, derajat kebebasan direduksiKdikoreksi ,dk!6/, derajat kebebasan antar kelompok ,dkA/, derajat kebebasan antar kolom ,dkA,k//, derajat kebebasan antar baris ,dkA,b//, dan derajat kebebasan dalam kelompok ,dk"/, dengan rumus sebagai berikut. a. dk! A n b. dk6 A ' c. dk!6 A n 8 ' d. dkA A k 8 ' e. dkA,b/ A ab 8 ' f. dkA,k/ A ak 8 ' g. dkA,i/ A ,ak 8 '/ ,ab 8 '/ h. dk" A n 8 ,ak/ ,ab/

0. %enghitung rata-rata jumlah kuadrat antar kelompok ,6+# A/ dan rata-rata jumlah kuadrat dalam kelompok ,6+#"/, dengan rumus sebagai berikut. a. 6ata-rata +umlah #uadrat Antar #elompok ,6+#A/ 6+#A A '. 6ata-rata +umlah #uadrat Antar >aris ,6+#A,b// 6+#A,b/ A ). 6ata-rata +umlah #uadrat Antar #olom ,6+#A,k// 6+#A,k/ A *. 6ata-rata +umlah #uadrat 1nteraksi ,6+#A,i// 6+#A,i/ A b. 6ata-rata +umlah #uadrat Antar "alam #elompok ,6+#"/ 6+#" A

2. %enghitung nilai F dengan rumus sebagai berikut. a. -ilai Fhitung Antar >aris FA b. -ilai Fhitung Antar #olom FA c. 6ata-rata +umlah #uadrat 1nteraksi ,6+#A,i//

FA

3. %elakukan interpretasi dan uji signifikansi dengan membandingkan nilai uji F hitung dengan Ftabel. #oefisien Ftabel diperoleh dari distribusi F yang nilainya didasarkan pada derajat kebebasan antar kelompok ,dbA/ dan derajat kebebasan dalam kelompok ,db"/ pada taraf signifikansi baik N A 7,72 atau N A 7,7'. Apabila nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel maka $7 ditolak dan $' diterima yang diinterpretasikan signifikan, berarti terdapat perbedaan rata-rata dari kelompok yang dibandingkan. Sebaliknya jika nilai Fhitung lebih kecil dari Ftabel maka $7 diterima dan $' ditolak yang diinterpretasikan tidak signifikan, berarti tidak terdapat perbedaan rata-rata dari kelompok yang dibandingkan. Ftabel bisa dihitung pada tabel F& o !ingkat signifikansi ,N/ adalah 2O o -umerator adalah ,k P '/ dalam ini sebagai pembilang ,dk)/ o "enumerator adalah ,- P k/ dalam hal ini sebagai penyebut ,dk'/

:. Apabila adanya perbedaan yang signifikan, maka dilakukan uji lanjut.

ntuk kelompok

data yang sama jumlahnya atau jumlah sampel tiap kelompok sama maka dapat digunakan uji !ukey. Sedangkan untuk kelompok data yang tidak sama jumlahnya atau jumlah sampel tiap kelompok tidak sama dapat digunakan uji Scheffe. Adapun rumus keduanya sebagai berikut. a. ji !ukey

QA

b.

ji Scheffe

FA

D. Analysis o6 4arian7e Dua 2alur Tanpa Interaksi Anava atau Anova adalah sinonim dari analisis varians terjemahan dari analysis of variance, sehingga banyak orang menyebutnya dengan anova. Anova merupakan bagian dari metoda analisis statistika yang tergolong analisis komparatif lebih dari dua rata-rata ,6iduwan.)77E.)asar&dasar Statisti*a/>andung&Alfabeta/. %enurut %. 1@bal $asan ,)77*/, pengujian klasifikasi dua arah tanpa interaksi merupakan pengujian hipotesis beda tiga rata-rata atau lebih dengan dua faktor yang berpengaruh dan interaksi antara kedua faktor tersebut ditiadakan. !ujuan dari pengujian anova dua arah adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan berbagai kriteria yang diuji terhadap hasil yang diinginkan. Analisis variansi dua arah tanpa interaksi merupakan analisis varians yang lebih dengan dua faktor yang berpengaruh dan interaksi antara kedua faktor tersebut ditiadakan. Iangkah-langkah analisis variansi dua arah tanpa interaksi ialah sebagai berikut& '. %enentukan formulasi hipotesis a. $7 & N' A N) A N* A ..... A 7 , pengaruh baris nol / $' & sekurang 8 kurangnya satu Ni tidak sama dengan nol a. $7 & R' A R) A R* A ...... A 7 , pengaruh kolom nol / $' A sekurang 8 kurangnya satu Rj tidak sama dengan nol ). %enetukan taraf nyata , N / dan F tabelnya !araf nyata , N / dan F tabel ditentukan dengan derajat pembilang dan penyebut masing-masing a. untuk baris & v' A b 8 ' dan v) A ,k 8 '/,b 8 '/ b. untuk kolom & v' A k 8 ' dan v) A ,k -'/,b-'/

*. %enetukan kriteria pengujian a. $7 diterima apabila F7 S F N,v'Tv)/ $7 ditolak apabila F7 < F N,v'Tv)/ b. $7 diterima apabila F7 S F N,v'Tv)/ $7 ditolak apabila F7 < F N,v'Tv)/ 0. %embuat analisis variansinya dalam bentuk tabel A-.VA Sumber Varians +umlah kuadrat .ata8.ata Baris "erajat bebas 6ata-rata kuadrat

.ata8.ata Kolom

rror

Total

2umlah Kuadrat Total

2umlah Kuadrat Baris

2umlah Kuadrat Kolom

2umlah Kuadrat rror

Keterangan $ T 9 total . 3ontoh Kasus Two Way ANOVA tanpa Interaksi Sebuah toko elektronik yang menjual berbagai macam jenis A0 atau pendingin ruangan ingin mengetahui ) faktor yang mempengaruhi tingkat penjualan pada A0 tersebut. !erdapat 2 merek A0 terkenal dan 0 macam (# yang biasa digunakan. >erikut ini adalah tabel hasil pengamatan yang telah dilakukan&
Tabel (.'. Data #engamatan Tanpa Interaksi

2enis Merek AC A B 3 D #K U 00 03 0: 0E 09 V 09 0E 27 0: 0E ' 03 0: 02 02 03 ) 0: 27 09 09 0: >erdasarkan hasil pengamatan diatas, digunakan taraf nyata 7,72, maka yang akan diuju adalah sebagai berikut& a. !idak ada pengaruh jenis (# A0 terhadap tingkat penjualan b. !idak ada pengaruh merek A0 terhadap tingkat penjualan. '- 2a:aban Manual $ Iangkah-langkah untuk melakukan pengujian terdiri dari 2 langkah. >erikut ini merupakan klasifikasi dari langkah-langkah tersebut. '. Formulasi hipotesis a. $7 & !idak ada pengaruh jenis (# terhadap tingkat penjualan. $' & Sekurang-kurangnya ada satu pengaruh jenis (# terhadap tingkat penjualan b. $7 & !idak ada pengaruh merek A4 terhadap tingkat penjualan. $' & Sekurang-kurangnya ada satu pengaruh merek A4 terhadap tingkat penjualan ). %enentukan nilai kritik !araf nyata ,N/ A 2O A 7,72

a. ntuk baris & v' A ,b 8 '/ A ,0 8 '/ A * F7,72,*T')/ A *,09

v)A,b 8'/,k 8'/ A ,0-'/,2-'/ A ')

b. ntuk kolom & v' A ,k 8 '/ A ,2 8 '/ A 0 v)A,b8'/,k 8'/ A ,0-'/,2-'/ A ') F7,72,0T')/ A *,)3 *. %enentukan #riteria (engujian a. $7 diterima apabila F7 S *,09. $7 ditolak apabila F7 < *,09. b. $7 diterima apabila F7 S *,)3. $7 ditolak apabila F7 < *,)3. 0. ji Statistik +#! A 00 ) + 03 ) + 0: ) + ... + 0: ) − A 002)' 8 0003),02 A 2E,22 +#> A
)*0 ) + )0) ) + )*7 ) + )*: ) 90* ) − 2 )7 90* ) )7

A 000::,E 8 0003),02 A '2,*2 +## A
'E3 ) + '9') + 'E: ) + 'E9 ) + '97 ) 90* ) − 0 )7

A 00033,:2 8 0003),02 A 0,* +#J A 2E,22 8 '2,*2 8 0,* A *E,9
Tabel (.( #erhitungan Anova Dua Arah Tanpa Interaksi

Sumber ;arians 6ata-rata baris 6ata-rata kolom Jrror !otal

2umlah kuadrat

D6 * 0 ') '9

.ata8rata kuadrat 2,'' ',7:2 *,)0

<) ',2: 7,**

'2,*2 0,*
*E,9 2E,22

2. #esimpulan a. #arena F7 A ',2: S F7,72,0T')/ A *,09, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh jenis (# A4 terhadap tingkat penjualan. b. #arena F7 A 7,** S F7,72,*T')/ A *,)3, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh merek A4 terhadap tingkat penjualan.

Interpretasi $ $ipotesis awal pada perhitungan manual ini ada ) yaitu !idak ada pengaruh jenis (# terhadap tingkat penjualan, tidak ada pengaruh merek A4 terhadap tingkat penjualan. $ipotesis pengujiannya pun ada ) yaitu Sekurang-kurangnya ada satu pengaruh jenis (# terhadap tingkat penjualan, Sekurang-kurangnya ada satu pengaruh merek A4 terhadap tingkat penjualan. #asus ini menggunakan tiga detrajat pembilang dan satu derajat penyebut. "erajat kebebasan untuk baris& v' A b 8 ' A 0 8 ' A *, untuk kolom& v 'A k 8 'A 28 ' A *. "erajat penyebutnya adalah v) A ,k 8 '/,b 8 '/ A ,2 8 '/,0 8 '/ A '). !araf nyata yang digunakan adalah 7,72 sehingga didapat F7 tabel dari baris adalah *,)3, F7 kolom *,09. Selanjutnya mencari nilai Fo hitung, untuk mencari Fo hitung terlebih dahulu harus di cari +#!, +#>, +##, +#1, dan +#J. -ilai +#! adalah 2E,22, nilai +#> adalah '2,*2, nilai +## adalah 0,*, dan nilai +#J adalah *E,9. #emudian mencari rata-rata kuadratnya, nilai rata-rata kuadrat barisnya adalah 2,''. -ilai rata-rata kuadrat kolom adalah ',7:2. -ilai rata-rata kuadrat error sebesar *,)0. -ilai F7 yang didapat dari perhitungan tersebut adalah F' adalah ',2:, F) adalah 7,**. #esimpulannya yang didapat adalah karena F' A ',2: S F7 tabel A *,09, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh jenis (# A4 terhadap tingkat penjualan. #arena F) A 7,** S F7 tabel A *,)3, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh merek A4 terhadap tingkat penjualan. 5- 2a:aban Analysis 4arian7e Dua 2alur tanpa Interaksi Menggunakan S#SS a. %asuk ke S(SS terlebih dahulu kemudian klik varia$el view. Ialu masukan variabel yang digunakan yaitu jenis (#, merek A4 dan hasil penjualan.

0ambar (.' Variable View

b. (ada kolom value jenis (# masukkan pilihan-pilihan, dan juga masukan value untuk merek A4 . Seperti yang ada pada gambar berikut.

0ambar (.5 2endela Value Labels

c. Setelah dari vara$le view, masuk ke data view dan masukkan data-data. "ata tersebut sesuai dengan data pengamatan pada studi kasus anova ) arah tanpa interaksi yang dibuat.

0ambar (.( Data #engamatan Ano;a Tanpa Interaksi

d. Setelah data dientri ke dalam tabel S(SS, maka akan dilakukan uji asumsi terlebih dahulu agar data tersebut valid untuk dibandingkan. ntuk uji Two Way Anova ini uji asumsi yang perlu dilakukan adalah uji -ormalitas dan ji #esamaan Variansi ,$omogenitas/. ntuk uji kesamaan variansi, dilakukan bersamaan dengan uji anova dua arah. >aru setelah asumsi terpenuhi akan dilakukan uji Two Way Anova/ >erikut ini hasil output yang diperoleh dari uji normalitas yang dilakukan untuk data +enis (# dan %erk A4 • • "ata dikatakan berdistribusi normal apabila nilai sig W 7,72 "ata dikatakan tidak berdistribusi normal apabila nilai sig ; 7,72

U!i 1ormalitas 2enis #K
Tests of Normality JENIS_ PK TGKT_PENJU ! N "#$ ,#% " $ a..!illi/fors.Significanc/.0orr/ction (..This.is.a.lo1/r.2o3nd.of.th/.tr3/.significanc/. Kolmogorov-Smirnova Statistic ."%" .$,* .$," .$*, df & & & & Sig. .$''( .$''( .$''( .$''( Statistic .)*) .)-" .++" .+&$ Shapiro-Wilk df & & & & Sig. .)$+ .+"% .,"% .$'"

1nterpretasi & >erdasarkan table diatas kita dapat simpulkan bahwa asumsi normalitas untuk data +enis (# terpenuhi. $al ini disimpulkan dari nilai sig , metode Shapiro-=ilk, karena data kecil ; 27/. -ilai sig. U (# 7.9)E lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. *K0 (# 7.E'0 lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. ' (# 7.*'0 lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. ) (# 7.)7' lebih besar dari 2O ,7,72/, sehingga kita nyatakan bahwa populasi berdistribusi normal.

U!i 1ormalitas Merk A3
Tests of Normality 4E5K_ 0 TGKT_PENJU ! N 6 0 7 E a..!illi/fors.Significanc/.0orr/ction Kolmogorov-Smirnova Statistic ."&& .")$ .$"% .")$ ."&" df % % % % % Sig. . . . . . Statistic .))+ .)*" .)-, .)*" .)), Shapiro-Wilk df % % % % % Sig. .))& .+&' .*)+ .+&' .)*$

1nterpretasi & >erdasarkan table diatas kita dapat simpulkan bahwa asumsi normalitas untuk data +enis (# terpenuhi. $al ini disimpulkan dari nilai sig , metode Shapiro-=ilk, karena data kecil ; 27/. -ilai sig. merk A 7.992 lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. merk > 7.E27 lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. merk 4 7.:9E lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. merk " 7.E27 lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. merk J 7.9:) lebih besar dari 2O ,7,72/ sehingga kita nyatakan bahwa populasi berdistribusi normal.

e. Selanjutnya dilakukan uji anova dengan cara pilih menu analy1e, dan sorot general linier model. (ada general linier model pilih lagi univariate.

0ambar (., Analyze

f. Setelah itu, akan muncul kotak dialog univariate. (indahkan variabel-variabel yang dipakai seperti hasil penjualan pindahkan ke kolom de%endent varia$le. #emudian jenis (# dipindahkan ke dalam kolom fi(ed factor/ factor dan merek A4 ke dalam kolom random

0ambar (.* Univariate

g. >ila semua langkah-langkah tersebut sudah dilakukan, maka akan muncul hasil out%ut untuk sampel yang sama banyak sebagai berikut.

0ambar (.= Output Between Subject actors

(erhitungan S%ss pada kasus anova dengan interaksi juga terdapat ) hasil out%ut. 2ut%ut 3 adalah -etween Su$4ect .actors, dimana dalam out%ut ini berisi tentang banyaknya data pada masing-masing kolom dan baris. Seperti pada variabel jenis (# dimana terbagi menjadi 0 baris dan masing-masing baris terdapat 2 data. #olom untuk merek A4 terbagi dalam 2 kolom dimana masing-masing kolom berisi 0data.

0ambar (.> Output Tests of Between Subjects !ffects

2ut%ut + adalah Tests of -etween Su$4ects 5ffects, out%ut ini berisi tentang jumlah kuadrat, rata-rata kuadrat dan juga nilai Fo serta significant. -ilai +#> dari perhitungan SPSS adalah '2,*27. -ilai +## dari perhitungan SPSS adalah 0,*. -ilai means s'uare baris adalah 2,'': dengan tingkat error sebesar *,)0). -ilai means s'uare kolom adalah ',7:2 dengan error sebesar *,)0). -ilai F7 dari perhitungan SPSS adalah F' S%ss adalah ',2:E, nilai F) S%ss adalah 7,**). #arena F' ,jenis (#/ A ',2:E S F 7 tabel A *,09, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh jenis (# terhadap tingkat penjualan. F ) ,%erk A4/ A 7,**) S F7 tabel A *,)3, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh merek A4 terhadap tingkat penjualan. -ilai significant dari perhitungan SPSS untuk baris adalah 7,)03 < 7,72, maka $ 7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh jenis (# terhadap tingkat penjualan. -ilai significant dari perhitungan SPSS untuk interaksi adalah 7,E2' < 7,72, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh merek A4 terhadap tingkat penjualan. <. Analysis of Variance Dua 2alur Dengan Interaksi Analisis varians dua arah dengan interaksi merupakan analisis varians lebih dengan dua faktor yang berpengaruh dan pengaruh interaksi antara kedua faktor tersebut diperhitungkan. %enentukan formulasi hipotesis (engujian klasifikasi dua arah dengan interaksi merupakan pengujian beda tiga rata-rata atau lebih dengan dua faktor yang berpengaruh dan pengaruh interaksi antara kedua faktor tersebut diperhitungkan. , $asan, 1@bal. )773. Analisis )ata Penelitian dengan Statisti*. +akarta& >umi Aksara /.

Iangkah-langkah analisis variansi dua arah dengan interaksi ialah sebagai berikut & '. %enentukan formulasi hipotesis a. $7 & N' A N) A N* A ..... A Nb A 7 $' & sekurang 8 kurangnya satu Ni tidak sama dengan nol b. $7 & R' A R) A R* A ...... A Rk A 7 $' A sekurang 8 kurangnya satu Rj tidak sama dengan nol c. $7 & ,NR /'' A ,NR/') A ,NR/'* A ..... A ,NR/bk A 7 $' & sekurang 8 kurangnya satu ,NR/ij X 7 ). %enentukan taraf nyata , N / dan F tabel !araf nyata , N / dan F tabel ditentukan dengan derajat pembilang dan penyebut masing 8 masing& a. untuk baris & v' A b 8 ' dan v) A kb ,n-'/, b. untuk kolom & v' A k 8 ' dan v) A kb ,n-'/, c. untuk interaksi & v' A , k -' /, b-'/ dan v) A kb , n 8 ' /. *. %enentukan kriteria pengujian a. ntuk baris& $7 diterima apabila F7 S F N,v'Tv)/ $7 ditolak apabila F7 < F N,v'Tv)/ b. ntuk kolom& $7 diterima apabila F7 S F N,v'Tv)/ $7 ditolak apabila F7 < F N,v'Tv)/ c. ntuk interaksi& $7 diterima apabila F7 S F N,v'Tv)/ $7 ditolak apabila F7 < F N,v'Tv)/ 0. %embuat analisis variansinya dalam bentuk tabel A-.VA
Sumber Varians +umlah #uadrat "erajat >ebas 6ata-rata #uadrat

6ata-rata baris 6ata-rata kolom

+#> +##

b-' k-'

1nteraksi

+# ,>#/

,k-'/,b-'/

Jrror

+#J

bk ,n-'/

!otal

+#!

n-'

2umlah Kuadrat Total

+#! A 2umlah Kuadrat Baris

+#> A

2umlah Kuadrat kolom

+## A

2umlah kuadrat bagi interaksi Baris Kolom

+#,>#/ A

2umlah Kuadrat ror +#JA +#!-+#>-+##-+#,>#/ Keterangan $ T 9 total 2. %embuat kesimpulan %enyimpulkan $7 diterima atau ditolak, dengan membandingkan antara langkah ke 0 dengan kriteria pengujian pada langkah ke *. 0. 3ontoh Two way Anova dengan Interaksi Sekelompok peneliti ingin mengamati lamanya pemakaian pulpen. %ereka

memperkirakan ada ) faktor yang sangat berpengaruh yaitu jenis mata pulpen dan tipe tinta. (ada pengamatan ini terdapat 0 jenis mata pulpen dan * tipe tinta pulpen. (engamatan ini menggunakan 0 pulpen pada masing-masing kombinasi level. >erikut ini merupakan hasil dari pengamatan mereka.
Tabel (.5. Data #engamatan Dengan Interaksi

Tipe Tinta !ipe '

!ipe )

!ipe *

2enis A *: *2 *3 *2 *3 *2 ** *0 *2 ** *) *0

2enis Mata #ulpen 2enis B 2enis 3 07 03 *E 0: *9 02 *: 03 *9 02 *9 0: *E 02 *: 03 *9 00 *: 02 *E 03 *9 02

2enis D 0' 0* 0) 0* 00 0* 0* 02 0) 00 0* 02

>erdasarkan data tersebut, tentukanlah dengan menggunakan taraf nyata 7,72&

a. !idak ada pengaruh tipe tinta terhadap lamanya pemakaian pulpen. b. !idak ada pengaruh jenis mata pulpen terhadap lamanya pemakaian pulpen. c. !idak ada pegaruh interaksi antara tipe tinta dengan jenis mata pulpen '-. 2a:aban #erhitungan Se7ara Manual Iangkah-langkah untuk melakukan pengujian terdiri dari 2 langkah. >erikut ini merupakan klasifikasi dari langkah-langkah tersebut. '. Formulasi $ipotesis a. $7 $' b. $7 $' c. $7 $' & tidak ada pengaruh tipe tinta terhadap lamanya pemakaian pulpen. & sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh tipe tinta terhadap lamanya pemakaian pulpen. & tidak ada pengaruh jenis mata pulpen terhadap lamanya pemakaian pulpen. & sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh jenis mata pulpen terhadap lamanya pemakaian pulpen. & tidak ada pengaruh interaksi tipe tinta dengan jenis mata pulpen. & sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh interaksi antara tipe pulpen dengan jenis mata pulpen. ). !araf -yata , α / dan -ilai F tabel

α A 2O A 7,72
a. ntuk baris& v' A b 8 ' A * 8 ' A ) v) A kb ,n 8 '/ A 0.*,0 8 '/ A *3
$ −a  *3 − 07  y = ( + ( 1 − ( ) A *,)* +  ( *,*) − *,)*) c−a  *7 − 07 

A *,)* +  b.

 −0  ( 7,79 ) A *,)33  −'7 

ntuk kolom& v' A k 8 ' A 0 8 ' A *

v) A kb ,n 8 '/ A 0.*,0 8 '/ A *3

$ −a  *3 − 07  y = ( + ( 1 − ( ) A ),E0 +  ( ),9) − ),E0 ) c−a  *7 − 07 

A ),E0 +  c.

 −0  ( 7,7E) A ),E:)  −'7 

ntuk interaksi& v' A ,k 8 '/,b 8 '/ A ,0 8 '/,* 8 '/ A 3 v) A kb ,n 8 '/ A 0.*,0 8 '/ A *3

$ −a  *3 − 07  y = ( + ( 1 − ( ) A ),*0 +  ( ),0) − ),*0 ) c−a  *7 − 07 

A ),*0 +  *. #riteria (engujian a. b. c.

 −0  ( 7,7E) A ),*:)  − '7 

$7 diterima apabila Fhit ≤ *,)33. $7 ditolak apabila Fhit < *,)33. $7 diterima apabila Fhit ≤ ),E:). $7 ditolak apabila Fhit < ),E:). $7 diterima apabila Fhit ≤ ),*:). $7 ditolak apabila Fhit < ),*:).

0. ji Statistik (' () (* !otal V' '0* '*E '*0 0'2 V) '20 '2* '2* 037 V* 'E0 'E* 'E7 20: V0 '39 ':2 ':0 2'E !otal 327 309 30' '907

a. +#! A *:) C *2) C M C 02) 8 b. +#> A c. +##A d. +#1 A

'907 ) A :9**E 8 :E07E,** A 9)9,3: 0E

327 ) + 309 ) + 30') '907 ) 8 A :E0'',*E 8 :E07E,** A *,702 '3 0E 0'2 ) + 037 ) + 20: ) + 2'E ) '907 ) 8 A :9):9,E* 8:E07E,**A E:',27* ') 0E '0* ) + '20 ) + ... + 'E7 ) + ':0 ) 8 :E0'',*E 8 :9):9,E* C :E07E,** 0

A :9)9:,2 8 :E0'',*E 8 :9):9,E* C :E07E,** A '0,3) e. +#J A 9)9,3: 8 *,702 8 E:',27* 8 '0,3) A 07,27)
Tabel (., #erhitungan Anova Dua Arah Tanpa Interaksi

Sumber varians 6ata-rata baris 6ata-rata kolom

+umlah kuadrat *,702 E:',27*

"erajat kebebasan ) *

6ata-rata kuadrat ',2)* )97,27'

F ',*20 )2E,))*

1nteraksi Jrror !otal 2. #esimpulan

'0,3) 07,27) 9)9,3:

3 *3 0:

),0*: ',')2

),'33

a. #arena F' A ',*20 S F7 tabel A *,)33, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh tipe tinta dengan lamanya pemakaian. b. #arena F) A )2E,))* < F7 tabel A ),E:), maka $7 ditolak. +adi dapat disimpulkan bahwa sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh jenis mata pulpen dengan lamanya pemakaian pulpen. c. #arena F* A ),'33 S F7 tabel A ),*:), maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara tipe tinta dengan jenis mata pulpen.

Interpretasi $ $ipotesis awal pada perhitungan manual ini ada * yaitu tidak ada pengaruh tipe tinta terhadap lamanya pemakaian, tidak ada pengaruh jenis mata pulpen terhadap lamanya pemakaian dan tidak ada pengaruh interaksi tipe tinta dengan jenis mata pulpen. $ipotesis pengujiannya pun ada * yaitu sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh tipe tinta terhadap lamanya pemakaian, sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh jenis mata pulpen terhadap lamanya pemakaian, dan sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh interaksi antara tipe pulpen dengan jenis mata pulpen. #asus ini menggunakan tiga detrajat pembilang dan satu derajat penyebut. "erajat kebebasan untuk baris& v' A b 8 ' A * 8 ' A ), untuk kolom& v'Ak8'A 0 8 'A*, dan untuk interaksi& v' A ,k 8 '/,b 8 '/ A ,0 8 '/,* 8 '/ A 3. "erajat penyebutnya adalah v ) A kb ,n 8 '/ A 0.*,0 8 '/ A *3. !araf nyata yang digunakan adalah 7,72 sehingga didapat Fo tabel dari baris adalah *,)33, Fo kolom ),E:), dan Fo interaksi adalah ),*:). Selanjutnya mencari nilai Fo hitung, untuk mencari Fo hitung terlebih dahulu harus di cari +#!, +#>, +##, +#1, dan +#J. -ilai +#! adalah 9)9,3:, nilai +#> adalah *,702, nilai +## adalah E:',27*, nilai +#1 adalah '0,3), dan nilai +#J adalah 07,27). #emudian mencari rata-rata kuadratnya, nilai rata-rata kuadrat barisnya adalah ',2)*. -ilai rata-rata

kuadrat kolom adalah )97,27'. -ilai rata-rata kuadrat interaksinya adalah ),0*: dan nilai rata-rata kuadrat error sebesar ',')2. -ilai Fo yang didapat dari perhitungan tersebut adalah F' adalah ',*20, F) adalah )2E,))* dan F* adalah ),'33. #esimpulannya yang didapat adalah karena F' A ',*20 S F7 tabel A *,)33, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh tipe tinta dengan lamanya pemakaian. #arena F) A )2E,))* < F7 tabel A ),E:), maka $7 ditolak. +adi dapat disimpulkan bahwa sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh jenis mata pulpen dengan lamanya pemakaian pulpen. #arena F* A ),'33 S F7 tabel A ),*:), maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara tipe tinta dengan jenis mata pulpen.

5-. 2a:aban #erhitungan dengan S#SS a. %asuk ke S(SS terlebih dahulu kemudian klik varia$el view. Ialu masukan variabel yang digunakan yaitu tipe tinta, jenis mata pulpen serta lama pemakaian.

0ambar (.+ Variabel View

b. (ada kolom value tipe tinta masukkan pilihan-pilihan, dan juga masukan value untuk jenis mata pulpen . Seperti yang ada pada gambar berikut.

0ambar (.? Value Labels

c. Setelah dari vara$le view, masuk ke data view dan masukkan data-data. "ata tersebut sesuai dengan data pengamatan pada studi kasus anova ) arah dengan interaksi yang dibuat.

0ambar (.') Data #engamatan Ano;a Dengan Interaksi

d. Setelah data dientri ke dalam tabel S(SS, maka akan dilakukan uji asumsi terlebih dahulu agar data tersebut valid untuk dibandingkan. ntuk uji Two Way Anova ini uji asumsi yang perlu dilakukan adalah uji -ormalitas dan ji #esamaan Variansi ,$omogenitas/. ntuk uji kesamaan variansi, dilakukan bersamaan dengan uji anova dua arah. >aru setelah asumsi terpenuhi akan dilakukan uji Two Way Anova/ • • "ata dikatakan berdistribusi normal apabila nilai sig W 7,72 "ata dikatakan tidak berdistribusi normal apabila nilai sig ; 7,72

>erikut ini hasil output yang diperoleh dari uji normalitas yang dilakukan untuk data !ipe tinta dan +enis mata pulpen

U!i 1ormalitas Tipe Tinta
Tests of Normality Tip/_Tin ta !ama_P/makaian Tip/." Tip/.$ Tip/., a..!illi/fors.Significanc/.0orr/ction (..This.is.a.lo1/r.2o3nd.of.th/.tr3/.significanc/. Kolmogorov-Smirnova Statistic ."$% .")+ ."-) df """Sig. .$''( .'), .$''( Statistic .),, .)"% .)', Shapiro-Wilk df """Sig. .$*, .",* .')'

1nterpretasi & >erdasarkan table diatas kita dapat simpulkan bahwa asumsi normalitas untuk data !ipe !inta terpenuhi. $al ini disimpulkan dari nilai sig , metode Shapiro-=ilk, karena data kecil ; 27/. -ilai sig. !ipe ' 7.):* lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. !ipe ) 7.'*:

lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. !ipe * 7.797 lebih besar dari 2O ,7,72/, sehingga kita nyatakan bahwa populasi berdistribusi normal.

U!i 1ormalitas 2enis Mata #ulpen
Tests of Normality J/nis_4at a_P3lp/n !ama_P/makaian J/nis. J/nis.6 J/nis.0 J/nis.7 a..!illi/fors.Significanc/. 0orr/ction (..This.is.a.lo1/r.2o3nd.of.th/.tr3/. significanc/. Kolmogorov-Smirnova Statistic .")* .$&" .$%" .$$$ df "$ "$ "$ "$ Sig. .$''( .',.'&$ ."'& Statistic .)-' .+** .+)% .)$) Shapiro-Wilk df "$ "$ "$ "$ Sig. .*+' .'+' .",, .,*$

1nterpretasi & >erdasarkan table diatas kita dapat simpulkan bahwa asumsi normalitas untuk data +enis %ata (ulpen terpenuhi. $al ini disimpulkan dari nilai sig , metode Shapiro-=ilk, karena data kecil ; 27/. -ilai sig. +enis A 7.:E7 lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. +enis > 7.7E7 lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. +enis 4 7.'** lebih besar dari 2O ,7,72/, -ilai sig. +enis " 7.*): lebih besar dari 2O ,7,72/ , sehingga kita nyatakan bahwa populasi berdistribusi normal. e. Setelah uji asusmsi normalitas data maka kita dapat melakukan univariate. ji Anova dengan 4ara

pilih menu analy1e, dan sorot general linier model. (ada general linier model pilih lagi

0ambar (.'' Analyze

f. Setelah itu, akan muncul kotak dialog univariate. (indahkan variabel-variabel yang dipakai seperti lama pemakaian pindahkan ke kolom de%endent varia$le. #emudian tipe tinta dan jenis mata pulpen ke dalam kolom fi(ed factor/

0ambar (.'5 Univariate

g. #lik "o#el lalu pilih Custo$ dan masukkan variable satu per satu seperti tampilan gambar berikut ini.

0ambar 5.'5 Memasukkan 4ariabel pada menu "o#el

h. #lik 4ontinue dan klik (ost $oc. Akan muncul kotak dialog %ost &oc "ultiple Co$parison for Observe# "eans. (indahkan data ke kotak %ost &oc Test for. #emudian pada bagian !'ual Variances Assu$e#, centang Tu(ey untuk melakukan %ost &oc Test

0ambar 5.', %ost &oc Test

i. #lik Continue dan kembali pada tampilan Univariate, selanjutnya pilih Options, pada pilihan )isplay klik )escriptive Statistics, dan &o$o*enity Test, seperti tampilan gambar berikut ini.

0ambar 5.'* U!i Statistik Dekripti6 dan Homogenitas

j. >ila semua langkah-langkah tersebut sudah dilakukan, #lik Continue dan kembali pada tampilan univariate, klik .k sehingga akan muncul output hasil analisis sebagai berikut.

0ambar (.'( Output Between Subject actors

(ada tabel ini terlihat ringkasan mengenai jumlah ,n/ yang dianalisis pada variabel perlakuan tipe tinta maupun jenis mata pulpen.

Descriptive Statistics 7/p/nd/nt.8aria2l/9!ama_P/makaian Tip/_Tin J/nis_4at ta Tip/." a_P3lp/n J/nis. J/nis.6 J/nis.0 J/nis.7 Total Tip/.$ J/nis. J/nis.6 J/nis.0 J/nis.7 Total Tip/., J/nis. J/nis.6 J/nis.0 J/nis.7 Total Total J/nis. J/nis.6 J/nis.0 J/nis.7 Total 4/an ,&.*& ,+.&' %-.'' %$.$& %'.-$ ,%.&' ,+.$& %&.*& %,.*& %'.&,,.&' ,+.$& %&.'' %,.&' %'.',%.&+ ,+.,, %&.&+ %,."* %'.%$ Std..7/viation .)&* ".$)" .+".)&* %.')* ".$)" .)&* .)&* .)&* %.-)' ".$)" .)&* .+"".$)" %.*)& ".%%, .)+& .)'' "."), %.%%* N % % % % "% % % % "% % % % ""$ "$ "$ "$ %+

"ari tabel di atas, kita bisa menilai rata-rata lama pemakaian berdasarkan tipe tinta dan jenis mata pulpen. sebagai contoh& lama pemakaian rata-rata tipe tinta ' dengan jenis mata pulpen A sebesar *2,:2 sedangkan lama pemakaian rata-rata tipe tinta ' dengan jenis mata pulpen > sebesar *E,27 dan begitu seterusnya.

Levene's Test of Equality of Error Variancesa 7/p/nd/nt.8aria2l/9!ama_P/makaian : .&"& df" "" df$ ,Sig. .++'

T/sts.th/.n3ll.h;poth/sis.that.th/./rror.varianc/.of.th/.d/p/nd/nt.varia2l/.is./<3al. across.gro3ps. a..7/sign9.Int/rc/pt.=.Tip/_Tinta.=.J/nis_4ata_P3lp/n.=.Tip/_Tinta.(. J/nis_4ata_P3lp/n

0ambar (.'( Output Levene+s Test

!abel diatas adalah untuk mengetahui $omogenity of Variance. Sig. harus lebih besar dari 7,72 agar data dinyatakan homogeny. !erlihat Sig. data 7,EE7 < 7,72, yang berarti data yang diperbandingkan dianggap homogen.

0ambar (.', Output Tests of Between Subjects !ffects

!abel diatas adalah Tests of -etween Su$4ects 5ffects, out%ut ini berisi tentang jumlah kuadrat, rata-rata kuadrat dan juga nilai Fo serta significant. -ilai +#! dari perhitungan SPSS adalah 9)9,33:. -ilai +#> dari perhitungan SPSS adalah *,70). -ilai +## dari perhitungan SPSS adalah E:',277. -ilai +#1 dari perhitungan SPSS adalah '0,3)2. -ilai F dari perhitungan SPSS adalah F' SPSS adalah ',*2), nilai F) SPSS adalah )2E,))), dan nilai F* SPSS adalah ),'3:. Interpretasi $ (erhitungan SPSS pada kasus anova dengan interaksi juga terdapat beberapa hasil out%ut. '. 2ut%ut 3 adalah -etween Su$4ect .actors, dimana dalam out%ut ini berisi tentang banyaknya data pada masing-masing kolom dan baris. Seperti pada variabel tipe tinta dimana terbagi menjadi * baris dan masing-masing baris terdapat '3 data, karena adanya pengulangan sebanyak 0 kali. #olom untuk jenis mata pulpen juga terbagi dalam 0 kolom dimana masing-masing kolom berisi ') data. ). 2ut%ut + adalah Tests of -etween Su$4ects 5ffects , out%ut ini berisi tentang jumlah kuadrat, rata-rata kuadrat dan juga nilai Fo serta significant. -ilai +#! dari perhitungan SPSS adalah 9)9,33:. -ilai +#> dari perhitungan SPSS adalah *,70). -ilai +## dari perhitungan SPSS adalah E:',277. -ilai +#1 dari perhitungan SPSS adalah '0,3)2. -ilai F dari perhitungan SPSS adalah F' SPSS adalah ',*2), nilai F) SPSS adalah )2E,))), dan nilai F* SPSS adalah ),'3:. *. #arena tipe tinta ,F'/ A ',*2) S F7 tabel A *,)33, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh tipe tinta terhadap lamanya pemakaian pulpen. 0. #areana +enis mata pulpen ,F)/ A )2E,))) < F7 tabel A ),E:), maka $7 ditolak. +adi dapat disimpulkan bahwa sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh jenis mata pulpen terhadap lamanya pemakaian pulpen. 2. #arena !ipe tintaY+enis mata pulpen ,F */ A ),'3: S F7 tabel A ),*:), maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara tipe tinta dengan jenis mata pulpen. 3. -ilai significant dari perhitungan SPSS untuk baris ,tipe tinta/ adalah 7,):) < 7,72, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh tipe tinta terhadap lamanya pemakaian pulpen.

:. -ilai significant dari perhitungan SPSS untuk kolom ,jenis mata pulpen/ adalah 7,777 ; 7,72, maka $7 ditolak. +adi dapat disimpulkan bahwa sekurang-kurangnya terdapat satu pengaruh jenis mata pulpen terhadap lamanya pemakaian pulpen. E. -ilai significant dari perhitungan SPSS untuk interaksi adalah 7,739 < 7,72, maka $7 diterima. +adi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara tipe tinta dengan jenis mata pulpen. 9. $asil perhitungan SPSS ini juga diketahui nilai koefisien determinasinya yaitu 7,923 dengan ad4ust 6 s'uare sebesar 7,90*. #arena nilai dari ad4usted 6 s'uare lebih kecil dibanding dengan koefisien determinasinya berarti data-data tersebut dapat digunakan. '7. ntuk interaksi tipe tintaYjenis mata pulpen $7 diterima bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara tipe tinta dengan jenis mata pulpen artinya interaksi kedua faktor tidak signifikan, maka kita tidak perlu melakukan tindakan ,analisis/ lebih lanjut. !etapi, jika interaksi kedua faktor tersebut ternyata signifikan ,menolak $ 7/, maka kita masih perlu melakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui kombinasi mana yang sebenarnya berbeda dengan yang lainnya.