KLASIFIKASI SIFAT-SIFAT TANAH

(Perkuliahan 7)

SIANA DEWI ARTHA, ST

Klasifikasi berdasarkan plastisitas dan konsistensi 3. Klasifikasi berdasarkan ukuran butir 2.Pengertian Umum  Klasifikasi tanah yaitu pengelompokkan jenis-jenis tanah yang mempunyai sifat-sifat yang sama kemudian ditentukan ke dalam group-group sesuai dengan klasifikasi yang digunakan  Fungsi klasifikasi tanah untuk memudahkan berkomunikasi karena menggunakan bahasa yang universal. Klasifikasi USCS dan AASHTO .  Klasifikasi yang lazim digunakan : 1.

Ditentukan dengan cara menyaring pada 1 unit saringan standar.  Tanah berbutir halusyang berpengaruh terhadap perilaku engineeringnya adalah kehadiran air. Butir  Tanah berbutir kasaryang berpengaruh terhadap perilaku engineeringnya adalah tekstur dan distribusi ukuran butir. Stokes) yang berkenaan dengan kecepatan mengendap butiran pada larutan suspensi). . Ditentukan dengan cara sedimentasi (Hk.Klasifikasi Berdasarkan Uk.

2 Halus 0.Tabel Golongan Tanah Utama dengan Batas Ukuran Butirnya Tanah Berbutir Kasar (tanah tak berkohesi) Kerikil 60 2 Pasir Kasar 0. Bersifat kurang plastis dan lebih mudah ditembus oleh air dari pada lempung • Sifat berbutir kasar tergsntung pada ukuran butirnya • Sifat berbutir halus tergantung pada plastisitasnya (batas-batas Atterberg) .06 Tanah berbutir halus (Atau tanah berkohesi) Lanau lempung 0.6 Sedang 0.002 Ukuran Butir (mm) • Kerikil terdiri dari pecahan batu • Pasir hampir terdiri dari satu macam zat mineral (kuarsa) • Lempung teridiri dari butir-butir yang sangat kecil menunjukkan plastisitas dan sifat kohesi • Lanau merupakan peralihan antara lempung dan pasir halus.

Pengujian Tanah untuk Klasifikasi (Pengujian Lab) .

Pengujian Tanah untuk Klasifikasi (Pengujian Lab) .

Pengujian Tanah untuk Klasifikasi (Pengujian Lab) .

Analisis Saringan (Grain Size Analysis) .

Analisa Ayakan (Sieve Analysis) Tabel US Standard Sieve Sizes .

Analisa Hidrometer (Hydrometer Analysis)  Untuk tanah yang berbutir halus (butiran yang lolos ayakan no. ukuran dan beratnya.  Contoh tanah dilarutkan dalam air. 200) analisa ukuran butirannya menggunakan alat yang disebut hidrometer. partikel-partikel tanah akan mengendap dengan kecepatan yang berbeda-beda tergantung pada bentuk.  Analisa hidrometer didasarkan pada prinsip sedimentasi (pengendapan) butirbutir tanah dalam air. .

Dari kurva dapat dibedakan :  Well graded : tanah bergradasi tidak seragam  Uniform graded : tanah bergradasi seragam  Gap graded/skip graded : tanah bergradasi celah/buruk .Kurva Distribusi Ukuran Butir Hasil dari analisis yang telah dijelaskan sebelumnya umumnya digambar di atas kertas semi logaritmik atau kurva distribusi ukuran butir.

.

Koef. yaitu : 1. 30% lolos  Tanah bergradasi sangat jelek (pasir pantai.Untuk menentukan tipe gradasi tersebut ada parameter lain. Kelengkungan (Cc) D30 = diameter butir (mm). Cu =2 atau 3)  Tanah dengan 1<Cc<3 : bergradasi baik Sepanjang Cu > 4 untuk kerikil Cu > 6 untuk pasir . Koef. 10% lolos  Harga Cu makin kecil : tanah makin seragam  Cu= 1 : tanah hanya mempunyai 1 ukuran 2. Keseragaman (Cu) D60 = diameter butir (mm). 60% lolos D10 = diameter butir (mm).

Contoh Soal .

Contoh Soal .

TERIMA KASIH .