You are on page 1of 6

Makalah Pendidikan Lingkungan Hidup

Keanekaragaman Hayati

Oleh : 5302411218 2404412016 2404412023 8111413016

IIN ARYANI ELSA ASTRIDA YANTI BESTARI AGUSTINA MERDEKA CAHYANINGTYAS DWI RAHMAWATI Kelompok 3 | Rombel : 16

TAHUN 2014 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

bila terjadi perkawinan atau persilangan antar individu yang karakternya berbeda akan menghasilkan keturunan yang semakin banyak variasinya. Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen Gen atau plasma nuftah adalah substansi kimia yang menentukan sifat keturunan yang terdapat di dalam lokus kromosom. kita harus bangga dengan kekayaan atau keanekaragaman hayati kita karena banyak hewan dan tumbuhan yang ada di negara kita. hutan. kolam kecil. sampai planet bumi secara keseluruhan. Keanekaragaman hayati tingkat jenis adalah keanekaragaman hayati yang menunjukkan seluruh variasi yang terdapat pada makhluk hidup antar jenis. Di Indonesia dikenal ekosistem darat dan ekosistem perairan. Bioma dapat diartikan sebagai sebuah ekosistem yang merupakan unit komunitas terbesar yang mudah dikenal dan terdiri dari vegetasi dan hewan. tetapi tidak ada di negara-negara lain. Contoh keanekaragaman tingkat gen ini adalah tanaman bunga mawar putih dengan bunga mawar merah yang memiliki perbedaan. serta berbagai materi genetik yang dikandungnya dan keanekaragaman sistem ekologi dimana mereka hidup. anatomis. hewan. Hal inilah yang menyebabkan keanekaragaman gen semakin tinggi. Sebagai bangsa Indonesia.PENDAHULUAN Keanekaragaman hayati di Indonesia termasuk dalam golongan tertinggi di dunia. . Demikian pula iklim regional yang berhubungan timbal balik dengan substrat dan biota regional membentuk unit-unit komunitas yang luas dan mudah dikenal yang disebut bioma. Ekosistem dapat didefinisikan sebagai suatu sistem hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya. ekosistem dapat diterapkan pada berbagai derajat organisasi makhluk dan lingkungan mulai dari jamur. Di samping itu. Sebagai benda nyata. fisiologis dan mampu saling kawin dengan sesamanya (inter hibridisasi) yang menghasilkan keturunan yang fertil (subur) untuk melanjutkan generasinya. jamur dan mikroorganisme. adalah semua kehidupan di atas bumi ini baik tumbuhan. Tingkat keanekaragaman hayati dibagi menjadi 3 :    Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem 1. yaitu berbeda dari segi warna bunga. padang rumput. 2. Keanekaragaman hayati tingkat gen adalah keanekaragaman hayati yang menunjukan seluruh variasi jumlah dan susunan gen pada makhluk hidup. apalagi jika dibandingkan dengan Negara yang beriklim sedang dan dingin. setiap individu memiliki banyak gen. PENGERTIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI Keanekaragaman hayati atau biodiversity. jauh lebih tinggi daripada di Amerika dan di Afrika yang sama-sama beriklim tropis. Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis Spesies atau jenis memiliki pengertian individu yang mempunyai persamaan secara morfologis. Setiap individu makhluk hidup mempunyai kromosom yang tersusun atas benang-benang pembawa sifat keturunan yang terdapat di dalam inti sel.

000 jenis. pohon aren tumbuh di pegunungan. pengambilan makanan. bentuk buah dan biji. perpindahan energi atau energetika. daur zat atau materi. Di antara jenis kacang-kacangan tersebut walaupun ditemukan ciri khas yang sama. dan produktivitas atau hasil keseluruhan ekosistem. Dari semua suku tumbuhan yang ada.000 jenis yang terdiri atas lebih kurang 200. Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem Ekosistem adalah hubungan atau interaksi timbal balik antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup lainnya dan juga antara makhluk hidup dengan lingkungannya. antara lain. padang lumut. Kekayaan hayati ini harus kita jaga dan kita pelihara dengan baik. padang rumput. permukaan bumi dengan variasi kondisi komponen abiotik yang tinggi akan menghasilkan keanekaragaman ekosistem. Lumut dan ganggang diperkirakan jumlahnya 35. gurun pasir. ladang. antara makhluk hidup dengan lingkungannya akan terjadi interaksi yang dinamis. Contoh keanekaragaman hayati tingkat ekosistem adalah pohon kelapa banyak tumbuh di daerah pantai. di dalam setiap ekosistem akan terjadi proses yang saling terkait. . dan lain-lain.000 jenis. 2. kacang kapri. serta rasanya berbeda. Perbedaan kondisi komponen abiotik (tidak hidup) pada suatu daerah menyebabkan jenis makhluk hidup (biotik) yang dapat beradaptasi dengan lingkungan tersebut berbeda-beda. 2.Contoh keanekaragaman tingkat jenis adalah dalam keluarga kacang-kacangan.000 jenis reptilia dan amphibia. suku anggrek (Orchidaceae) adalah suku yang terbesar dan ditaksir terdapat sekitar 3. Keanekaragaman hayati tingkat ekosistem adalah keanekaragaman hayati yang menunjukan seluruh variasi interaksi antara makhluk hidup dan interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. air tawar. sedangkan pohon palem dan pinang tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah. 3. Ada ekosistem hutan hujan tropis. Jadi. 4. air payau. Banyak di antara jenis-jenis tumbuhan tersebut mempunyai nilai ekonomi tinggi. Suatu perubahan yang terjadi pada komponen-komponen ekosistem ini akan berpengaruh terhadap keseimbangan (homeostatis) ekosistem tersebut. Keanekaragaman Hewan di Indonesia Jenis-jenis hewan yang ada di Indonesia diperkirakan berjumlah sekitar 220. akan tetapi ukuran tubuh atau batang. Misalnya. meranti-merantian (Dipterocarpaceaen). sawah. hutan gugur. KEKAYAAN JENIS HAYATI INDONESIA 1. Tidak kurang dari 40% dari jenis-jenis ini merupakan jenis yang endemik atau jenis yang hanya terdapat di Indonesia dan tidak terdapat di tempat lain di dunia. dan jambu-jambuan (Myrtaceaen). dan lain-lain.000 serangga (± 17% fauna serangga di dunia).000 jenis atau lebih dari 10% dari flora dunia. Keanekaragaman Tumbuhan di Indonesia Jenis tumbuh-tumbuhan di Indonesia diperkirakan berjumlah sebanyak 25. Sebagai suatu sistem.000 jenis burung. kebiasaan hidup. serta 1. kacang hijau. kacangkacangan (leguminosae).000 jenis ikan. Akibatnya. kacang tanah. laut. kacang buncis.

Indonesia terbagi menjadi dua zoogeografi yang dibatasi oleh garis Wallace. Irian. Masyarakat lokal telah menemukan banyak tumbuhan berguna sebagai racun atau obat-obatan. keanekaragaman ini jauh lebih tinggi daripada di Afrika. Nilai dan manfaat keanekaragaman hayati tersebut antara lain:  Pasokan makanan o Hewan Pada dasarnya semua protein dari hewan hanya berasal dari domestikasi hewan liar yang pernah dilakukan oleh manusia. dan reptilia yang sering kali antara penyebaran kelompok timur dan barat saling tumpang-tindih. Sementara perkonomian menjadi semakin mengglobal. dan Kalimantan) dengan wilayah Australia (Sulawesi. pertama kali digunakan seabad lalu di Timur Tengah untuk obat kutu.Pembagian fauna menjadi dua kelompok didasarkan pada adanya Paparan Sunda dan Paparan Sahul menjadi lebih jelas lagi daripada pembagian flora. termasuk proses pemuliaannya.  Produk pestisida alami Banyak tumbuhan tropis menghasilkan bahan kimia. ada pula hewan hewan. garis Wallace memisahkan wilayah Oriental (termasuk Sumatra. o Tumbuhan Kurang lebih 10. dan obat semprot serangga di rumah dan obat nyamuk bakar. Beberapa jenis hewan. NILAI KEANEKARAGAMAN HAYATI Keanekaragaman hayati memiliki nilai yang sangat tinggi untuk keberlangsungan kehidupan manusia. Paparan sunda sangat kaya akan berbagai jenis mamalia dan burung. seperti ikan tawar dari kelompok timur dan barat penyebarannya tidak pernah bertemu. Bijinya mengandung purethrin. diperkirakan di kawasan ini terdapat ratusan jenis burung dan 70% di antaranya merupakan penghuni hutan primer darat.000 spesies diperkirakan dapat dimakan. Dengan mengetahui potensi dari nilai dan pemanfaatan keanekaragaman hayati.000-50. Telah dipergunakan untuk sampo obat kutu. Akan tetapi. . Bali. manusia cenderung mengkonsentrasikan beberapa spesies saja. Jadi. sehingga dewasa ini 90 % makanan di dunia berasal dari sedikitjenis tanaman saja di antaranya: gandum. Nusa Tenggara Barat. seperti burung. Chrysanthemum. Garis Wallace membelah Selat Makassar menuju ke selatan hingga ke Selat Lombok. tetapi hanya sedikit sekali yang telah dipergunakan sebagai makanan manusia. Jawa. amphibia. Contoh Ikan menjadi hewan yang didomestikasi melalui teknik akuakultur saat ini dikonsumsi hamper menyamai hasil tangkapan laut. diharapkan kita mampu melakukan kegiatan-kegiatan pemanfaatan secara lestari untuk mempertahankan kekayaan sumber daya hayati. dan beras. jagung. Di sini dapat ditarik garis pemisah yang lebih jelas yang disebut garis Wallace (ditemukan oleh Alfred Russel Wallace). dan Nusa Tenggara Timur). Maluku.

Contoh. Obat-obatan Sesungguhnya industri farmasi lebih tergantung pada produk alami. hepatitis). Minyak. 16 Tahun 1992 Tentang Karantina Hewan Dan Tumbuhan Undang-undang No. Mikroorganisme mendekomposisi sampah dan serasah. Biopolimer.  Bahan Baku Rumah Tangga/ Industri Serat. dan Enzim merupakan contoh kegunaan keanekaragaman hayati yang berguna sebagai bahan baku rumah tangga. salam (darah tinggi). 12 Tahun 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1994 Tentang Pengesahan United Nations Convention On Biological Diversity (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Mengenai Keanekaragaman Hayati) Undang-undang No. 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistem Undang-undang No. kunir (maag. 6 Tahun 1994 Tentang Pengesahan United Nations Framework Convention On Climate Change (Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa Mengenai Perubahan Iklim) Undang-undang No. tapak dara (kanker dan diabet). Bakteri tanah merubah nitrogen menjadi pupuk nitrat. mengonversinya menjadi bentuk yang dapat dipergunakan sebagai pupuk. kelalawar menyerbuki sukun. jambu batu (diare). Cacing tanah membalik tanah dan menjaga aerasi. jambu biji.  Pupuk Penelitian yang dilakukan baru-baru ini telah berhasil mengidentifikasi spesies bakteria dari lautan dalam yang mampu menambat nitrogen. 5 Th. kaliandra dsb. 7 Tahun 1996 Tentang Pangan . Kurang lebih seperempat obat-obatan yang beredar diambil secara langsung dari tumbuhan atau versi bahan kimia yang dimodifikasi dari senyawa tumbuhan. Beberapa tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat antara lain kumis kucing (sakit kencing batu dan ginjal). KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI Upaya-upaya pemerintah Indonesia dalam pelestarian (konservasi) keanekaragaman hayati antara lain sebagai berikut:  Taman Nasional  Cagar Alam  Suaka marga satwa  Kebun Raya  Hutan Wisata  Taman laut  Hutan lindung Selain itu pemerintah juga memiliki perundang-undangan untuk pengelolaan keanekaragaman hayati yang tertuang dalam UU berikut: Undang Undang No. durian.  Manfaat lingkungan Organisme liar melakukan fungsi-fungsi lingkungan yang vital dan kita mengalami kesulitan untuk melakukannya sendiri.

23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup Undang-undang No. 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietes Tanaman Undang-undang No. dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Undang-undang No.com/exact-sciences/biology/2222216-keanekaragaman-hayati-tingkat-gen-tingkat .Undang-undang No.go.id/) http://id. 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air Undang-undang No.shvoong. 4 Tahun 2006 Tentang Pengesahan International Treaty on Plant Genetic Resources for Food and Agriculture (Perjanjian mengenai Sumber Daya Genetik Tanaman untuk Pangan dan Pertanian) Undang-undang No.menlh. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang Undang-undang No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah Undang-undang No. 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil REFERENSI Modul Pendidikan Lingkungan Hidup Unnes Sekretariat Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia (http://bk. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan Undang-undang No. Pengembangan. 18 Tahun 2002 Tentang Sistem Nasional Penelitian.