You are on page 1of 61

SISTEM PNEUMATIK

Umum Pneumatik berasal dari bahasa Yunani yang berarti udara atau angin. Semua sistem yang menggunakan tenaga yang disimpan dalam bentuk udara yang dimampatkan untuk menghasilkan suatu kerja disebut dengan sistem Pneumatik. Dalam penerapannya, sistem pneumatic banyak digunakan sebagai sistem automasi.

Apa sih Pneumatik itu ? Pneumatik adalah suatu filsafat (science) yang menggunakan tekanan udara (compressed air) untuk mengerjakan sesuatu yang sifatnya lurus (linear) atau memutar (rotational). Tenaga fluida adalah istilah yang mencakup pembangkitan, kendali dan aplikasi dari fluida bertekanan yang digunakan untuk memberikan gerak. Berdasarkan fluida yang digunakan tenaga fluida dibagi menjadi pneumatik, yang menggunakan udara, serta hidrolik, yang menggunakan cairan. Dasar dari aktuator tenaga fluida adalah bahwa fluida mempunyai tekanan yang sama ke segala arah. Dalam sistem pneumatik, aktuator berupa batang piston mendapat tekanan udara dari katup masuk, yang kemudian memberikan gaya kepadanya. Gaya inilah yang menggerakkan piston pneumatik, baik maju atau mundur. Pada dasarnya sistem pneumatik dan hidrolik tidaklah jauh berbeda. Pembeda utama keduanya adalah sifat dari fluida kerja yang digunakan. Cairan adalah fluida yang tidak dapat ditekan (incompressible fluid) sedangkan udara adalah fluida yang dapat terkompresi (compressible fluid).

1

Gambar 1 Prinsip kerja pneumatika, gerakan disebabkan oleh adanya tekanan udara. Udara sebagai fluida kerja pada sistem pneumatik memiliki karakteristik khusus, antara lain :
     

Jumlahnya tak terbatas Mencari tekanan yang lebih rendah Dapat dimampatkan Memberi tekanan yang sama rata ke segala arah Tidak mempunyai bentuk (menyesuaikan dengan tempatnya) Mengandung kadar air

Pada sistem pneumatik terdapat beberapa komponen utama, yaitu

sistem pembangkitan udara terkompresi yang mencakup kompresor, cooler, dryer, tanki penyimpan

unit pengolah udara berupa filter, regulator tekanan, dan lubrifier (pemercik oli) yang lebih dikenal sebagai Air Service Unit

    

Katup sebagai pengatur arah, tekanan, dan aliran fluida Aktuator yang mengkonversikan energi fluida menjadi energi mekanik Sistem perpipaan Sensor dan transduser Sistem kendali dan display

Gambar 2 menunjukkan suatu sistem pneumatik yang disederhanakan. Untuk mengendalikan katup diperlukan suatu kontroler. Kontroler ini dapat berupa rangkaian pneumatik ataupun rangkaian elektrik. Sistem pneumatik menggunakan rangkaian kontroler elektrik disebut sebagai sistem elektro-pneumatik.

2

Gambar 2 Sistem pneumatik sederhana (disederhanakan)

Pneumatik menggunakan hukum-hukum aeromekanika, yang menentukan keadaan keseimbangan gas dan uap (khususnya udara atmosfir) dengan adanya gaya-gaya luar (aerostatika) dan teori aliran (aerodinamika). Pneumatik dalam pelaksanaan teknik udara mampat dalam industri merupakan ilmu pengetahuan dari semua proses mekanik dimana udara memindahkan suatu gaya atau gerakan. Jadi pneumatik meliputi semua komponen mesin atau peralatan, dalam mana terjadi proses-proses pneumatik. Dalam bidang kejuruan teknik pneumatik dalam pengertian yang lebih sempit lagi adalah teknik udara mampat (udara bertekanan).

3

Pengukuran (metering) d. Pemilahan bahan (sorting of parts) h. Pencetakan benda kerja (stamping and embosing of components) Susunan sistem pneumatik adalah sebagai berikut : 4 . 10 bar. Pengaturan posisi benda kerja d.Komponen-komponen Pneumatik Komponen pneumatik beroperasi pada tekanan 8 s. Pencekaman benda kerja b. Penggeseran benda kerja c. Pengaturan arah benda kerja Penerapan pneumatik secara umum : a. 6 bar untuk penggunaan yang ekonomis. Beberapa bidang aplikasi di industri yang menggunakan media pneumatik dalam hal penangan material adalah sebagai berikut : a. tetapi dalam praktik dianjurkan beroperasi pada tekanan 5 s. Pemutaran dan pembalikan benda kerja (turning and inverting of parts) g.d. Pengaturan buka dan tutup (door or chute control) e. Pemakanan (feeding) c. Pengemasan (packaging) b. Penyusunan benda kerja (stacking of components) i. Pemindahan material (transfer of materials) f.d.

Karakteristik Udara Sebagaimana umumnya gas. Udara akan berubah bentuk sesuai dengan tempatnya. Tekanan absolut biasanya 1 bar (100 kPa) lebih besar dari tekanan ukur. sedangkan yang bervariasi (akibat penyimpangan nilai) adalah : Tekanan ukur = Pg Tekanan Vakum = Pv Variasi nilainya tergantung pada letak geografis dan iklimnya. Elemen pengolah (processors) d. Seperti terlihat pada gambar 2. Catu daya (energi supply) b. maka tekanan ini tidak bisa dirasakan.2. Udara adalah campuran gas yang terdiri atas senyawa : sekitar 78 % dari volum adalah Nitrogen sekitar 21 % dari volum adalah Oksigen sisanya adalah campuran karbon dioksida. udara juga tidak mempunyai bentuk yang khusus sehingga sangat mudah berubah.a.. Pada umumnya tekanan atmosfir dianggap sebagai tekanan dasar. Karena segala sesuatu di bumi ini menerima tekanan yaitu tekanan absolut atmosfir. Daerah dari garis nol tekanan absolut sampai garis tekanan atmosfir disebut daerah vakum dan diatas garis tekanan atmosfir adalah daerah tekanan ukur. helium. krypton dan xenon. Elemen kerja (actuators) Sifat Fisika dari Udara Permukaan bumi ini ditutupi oleh udara.argon. Udara dapat dimampatkan dan selalu berusaha untuk mengembang. hydrogen neon. Tekanan absolut ini terdiri atas tekanan atmosfir (Pat) dan tekanan ukur (Pg). Hukum Boyle Mariote menjelaskan sifat : Volume dari massa gas yang tertutup pada temperatur konstan adalah berbanding terbalik dengan tekanan absolut atau hasil kali dari volume dan tekanan absolut adalah konstan untuk massa gas tertentu. Elemen masukan (sensors) c. p1 * V1 = p2 * V2 = p3 * V3 = konstan 5 .

F1 F2 F3 V1 p1 V2 p2 Gambar 2. Mengadakan tekanan udara (compressed air) sebagai sumber tenaga dari system pneumatic.2. 3. Air Compressor a. 2. Membuang sebagian besar lembab (condensate). Minyak (oil). Mendinginkan udara panas dari compressor b. Hubungan antara Tekanan dan Volum V3 p3 SISTEM PNEUMATIC DAN FUNGSI DARI SETIAP BAGIAN 1. Aftercooler a. Debu (dust). Main Line Air Filter 6 .

8. Air Filter a. Membuang sisa lembab dan minyak 4. Menjaga kotoran luar untuk memasuki lubang valve. Speed Control Valve Mengatur kecepatan cylinder 11. 3 dan 4. 6.a. Menyaring kotoran yang terdapat dalam pipa b. 5. 10. Air Pressure Reducing Valve Mengurangi tekanan utama (main) sesuai kebutuhan. Peredam suara dari pembuangan udara (exhaust) b. udara menjadi sejuk. Air Silinder a. 9. Alat pengatur jalannya udara yang digerakkan oleh listrik (solenoid). Refrigerated Air Dryer Membuat udara agar kering. Membuang lembab (drain). Setelah melewati alat 2. Air Flow Change Solenoid Valve. Menyaring debu halus b. 7. bersih dan kering yang dibutuhkan oleh peralatan berikutnya untuk kesempurnaan operasi dari system pneumatic. Ada 3 Sistem Tekanan pada Sistem Pneumatic 7 . Air Cylinder Alat dimana tenaga udara tertekan (compressed air) digunakan untuk mengadakan pergerakan linear atau rotasi. Air Lubricators Menyiram minyak bersih sebagai pelicin cylinder agar tidak cepat haus.

2. Klep ini dapat sebagai klep penutup dan juga menjaga terperangkapnya udara dalam tabung selama sistem dioperasikan.Tipe dari tabung ini mempunyai 2 Klep. dasar operasi Kompresor dapat dihubungkan pada klep ini untuk penambahan udara kedalam tabung. yang mana satu digunakan sebagai klep pengisian. Sistem Sumber Udara Pneumatic Sumber udara pneumatic merupakan perangkat yang menghasilkan udara pneumatic berserta perangkat yang ada pada jalur udara pneumatic. ke sistem Pneumatik. Sistem Tekanan Rendah. Tekanan udara rendah didapatkan dari pompa udara tipe Vane. Sistem ini umumnya mengambil udara terkompresi langsung dari motor kompresor 3. Klep lainnya sebagai klep pengontrol. tergantung pada keadaan sistem. Sistem Pneumatik tekanan sedang mempunyai range tekanan antara 100 – 150 Psi.5 ~ 7 bar)  Tangki atau pengumpul udara/header berupa sistem pengumpul udara pneumatic (storage) sementara sebelum distribusi  Filter digunakan untuk menyaring udara pneumatic dari kotoran. biasanya tidak menggunakan tabung udara. Sistem Tekanan Sedang. Demikian pompa udara mengeluarkan tekanan udara secara kontinu dengan tekanan sebesar 1 –10 Psi.1. udara biasanya disimpan dalam tabung metal (Air Storage Cylinder) pada range tekanan dari 1000 – 3000 Psi.  Penyedia udara/Kompressor adalah mesin yang menghasilkan udara pneumatic dengan tekanan kerja yang dipakai dalam sistem pneumatic (2. Sistem Tekanan Tinggi Untuk sistem tekanan tinggi. Penyaring filter ini disesuaikan dengan kebutuhan udara pneumatic  Driyer /pengering digunakan untuk mengeringkan udara pneumatic dari uap air 8 .

 Pemisah air. sistem pemisah air ini biasanya dibuat dalam suatu sistem yang lengkap dengan pressure regulator. Digunakan untuk memisahkan kadar air dalam udara pneumatic   System pelumas. KKA juga difungsikan sebagai serangkaian fungsi logika atau timer pneumatik. digunakan untuk aplikasi kusus terhadap instrumentasi pneumatic Meter pneumatic /manometer berupa indikator tekanan pada suatu jalur atau tangki pneumatic  Sumber tekanan berupa terminal dari suatu header atau jalur lain Katup Kontrol Arah ( KKA ) Katup kontrol arah adalah alat atau instrumentasi pneumatic yang berfungsi sebagai switch/saklar aliran udara. Penggambaran simbol KKA pada sistem peumatik 1. Pensaklaran yang diaplikasikan memiliki banyak sistem. penggerak tangan atau mekanik lain. Simbol 9 . diantaranya memakai coil selenoid.

Cara membaca simbol katup pneumatik sebagai berikut : Simbol-simbol katup kontrol arah sebagai berikut 2. Sistem 10 . Penomoran pada Lubang Sistem penomoran yang digunakan untuk menandai KKA sesuai dengan DIN ISO 5599.

seperti secara mekanis. elektris dan kombinasi dari semuanya. Metode Pengaktifan Metode pengaktifan KKA bergantung pada tugas yang diperlukan . Jenis pengaktifan bervariasi . Simbol metode pengaktifan diuraikan dalam standar DIN 1219 berikut ini : 11 . pneumatis.huruf terdahulu digunakan dan sistem penomoran dijelaskan sebagai berikut : 3.

Contoh Simbol Aplikasi KKA sebagai berikut: 12 .

input di bagian belakang pneumatic akan mendorong batang keluar. single action dan double action. Berikut ini adalah symbol dan gambar aktuator System single action. Memiliki 2 type. Single action dimana pergerakan batang aktuator setengahnyadilakukan oleh pegas. Jika udara pneumatic off maka batang kembali kebelakang dengan pegas System double action. sedangkan double action dua pergerakan keluar dan kedalam sama2 dilakukan oleh pneumatic.Contoh solenoid valve/katup kontrol arah Actuator Cylinder Actuator cylinder adalah katup yang digunakan untuk menggerakkan beban berat. dua input pneumatic digunakan untuk mendorong batang keluar dan kedalam 13 .

14 . Silinder dapat bergerak maju (extend) atau mundur (retract) dengan cara mengarahkan aliran udara bertekanan ke satu sisi dari piston menggunakan katup pengatur arah.Berikut ini tabel jenis cylinder lengkap Aktuator yang paling banyak digunakan pada rangkaian pneumatik adalah silinder.

15 . Pada saat katup tidak aktif. Saat ini dalam penggunaannya pneumatik banyak dikombinasikan dengan sistem elektrik. ruang dalam silinder terhubung dengan atmosfer. Check Valve Merupakan valve dengan mekanisme nonreturn. Jika katup diaktifkan maka udara bertekanan akan masuk ke silinder dan menghasilkan gaya tekan yang mengatasi gaya pegas sehingga silinder akan bergerak maju seperti terlihat pada Gambar 3(a). Gambar 3 menunjukkan rangkaian pengendali silinder kerja tunggal menggunakan katup. yaitu katup 3/2 dengan pegas.Gambar 3 Rangkaian dasar pengendali silinder kerja tunggal pada keadaan (i) mundur dan (ii) maju. Check valve ini banyak digunakan pada rangkaian pengaman2 pneumatic. dan limit switch digunakan sebagai penyusun sistem kendali katup. Untuk aplikasi yang cukup rumit digunakan PLC (Programmable Logic Controller) yaitu kontroler yang dapat diprogram. Rangkaian elektrik berupa saklar. sistem pegas dan katupnya hanya memperbolehkan aliran udara lewat dengan satu arah saja. solenoid. sehingga karena adanya gaya pegas silinder dalam keadaan mundur seperti ditunjukkan pada Gambar 3(a).

sehingga mempermudah pada saat merangkai atau mencari kesalahan sistem pneumatik. Elemen yang dibutuhkan untuk catu daya akan digambarkan pada bagian bawah rangkaian secara simbol sederhana atau komponen penuh dapat digunakan. bagian catu daya seperti unit pemelihara.Symbol dari chek valve adalah sebagai berikut Contoh chek valve adalah sebagai berikut: Perancangan Sistem Kontrol Pneumatik Dalam suatu sistem kontrol pneumatik terdapat arsitektur dan bagian-bagian yang menyangkut fungsi kerja alat tersebut. katup pemutus dan berbagai 16 . Perancangan sistem kontrol pneumatik mengacu pada diagram alir sistem Diagram Alir Diagram rangkaian harus digambar dengan tata cara penggambaran yang benar. Karena hal ini akan memudahkan seseorang untuk membaca rangkaian . Pada rangkaian yang lebih luas . Tata letak komponen diagram rangkaian harus disesuaikan dengan diagram alir dari mata rantai kontrol yaitu sebuah sinyal harus mulai mengalir dari bawah menuju ke atas dari gambar rangkaian.

sistem elektrik dan hidrolik memerlukan saluran balik. energi udara bertekanan dapat disediakan dimana saja dalam perusahaan. Udara bertekanan dapat diangkut dengan mudah melalui saluran-saluran dengan jarak yang besar.distribusi sambungan dapat digambarkan tersendiri. 2). 17 . Merupakan media/fluida kerja yang mudah didapat dan mudah diangkut : 1). 3). Udara dimana saja tersedia dalam jumlah yang tak terhingga. Saluran-saluran balik tidak diperlukan karena udara bekas dapat dibuang bebas ke atmosfir. Diagram alir mata rantai kontrol dan elemen-elemennya digambarkan sebagai berikut : Keuntungan yang Didapat Dengan Menggunakan Sistem Pneumatic a. jadi pembuangan udara bertekanan dapat dipusatkan dan menggunakan saluran melingkar semua pemakai dalam satu perusahaan dapat dilayani udara bertekanan dengan tekanan tetap dan sama besarnya. Melalui saluran-saluran cabang dan pipa-pipa selang.

Sistem pneumatik yang bocor bekerja merugikan dilihat dari sudut ekonomis. kayu . bintik minyak dansebagainya. e. Tidak terdapat minyak bocoran yang mengganggu seperti pada sistem hidrolik. Udara bertekanan adalah kering. 3). Udara bersih ( tanpa uap air ) dapat digunakan sepenuhnya pada suhu-suhu yang tinggi atau pada nilai-nilai yang rendah. Suatu daur kerja yang telah dimulai selalu dapat diselesaikan. dapur pengerasan atau dapur lumer. 3). 2). Bila terdapat kerusakan pipa-pipa tidak akan ada pengotoran-pengotoran. Jadi kompresor tidak perlu bekerja seperti halnya pada pompa peralatan hidrolik. d. Dapat disimpan dengan mudah : 1). Peralatan-peralatan atau saluran-saluran pipa dapat digunakan secara aman dalam lingkungan yang panas sekali. Pengangkutan ke dan penyimpanan dalam tangki-tangki penampung juga dimungkinkan. kulit dan tenun serta pada mesin-mesin pengepakan hal yang memang penting sekali adalah bahwa peralatan tetap bersih selama bekerja. 2). 3). Udara bertekanan adalah bersih. Bersih dan kering : 1).b. c. tetapi dalam keadaan darurat pekerjaan tetap dapat berlangsung. jauh di bawah titik beku ( masing-masing panas atau dingin ). misalnya pada industri-industri baja atau bengkel-bengkel tuang (cor). Kalau ada kebocoran pada saluran pipa. Sumber udara bertekanan ( kompresor ) hanya menyerahkan udara bertekanan kalau udara bertekanan ini memang digunakan. demikian pula kalau penyediaan listrik tiba-tiba dihentikan. Dalam ruang-ruang dengan resiko timbulnya kebakaran atau ledakan atau gas-gas yang 18 . Dalam industri pangan . 2). pintu-pintu dapur pijar. benda-benda kerja maupun bahan-bahan disekelilingnya tidak akan menjadi kotor. Tidak peka terhadap suhu 1). misalnya untuk pelayanan tempa tekan. Aman terhadap kebakaran dan ledakan 1). 2). Udara bertekanan juga dapat digunakan pada tempat-tempat yang sangat panas. Keamanan kerja serta produksi besar dari udara bertekanan tidak mengandung bahaya kebakaran maupun ledakan.

yaitu oleh ahli teknik. Sifat dapat bergerak 1). kerusakan-kerusakan seringkali dapat direparasi sendiri. 4). montir atau operator setempat. h. juga tidak jika digunakan dalam ruang-ruang lembab atau di udara luar. Minyak setidak-tidaknya harus diganti setelah 100 sampai 125 jam kerja. peralatan-peralatan udara bertekanan hampir tidak peka gangguan. 2). alat-alat pneumatik dapat digunakan tanpa dibutuhkan pengamanan yang mahal dan luas. Pneumatik adalah 40 sampai 50 kali lebih murah daripada tenaga otot. g. Komponen-komponen untuk peralatan pneumatik tanpa pengecualian adalah lebih murah jika dibandingkan dengan komponen-komponen peralatan hidrolik. 2). cakera bubungan. Gerakan-gerakan lurus dilaksanakan secara sederhana tanpa komponen mekanik. Pembawa energi (udara bertekanan) tidak perlu diganti sehingga untuk ini tidak dibutuhkan biaya. Karena konstruksi sederhana. 19 . seperti tuas-tuas. eksentrik. Pada alat-alat elektrik ada bahaya hubungan singkat. Aman 1). pegas. poros sekerup dan roda gigi. Konstruksinya yang sederhana menyebabkan waktu montase (pemasangan) menjadi singkat. Rasional (menguntungkan) 1). Hal ini sangat penting pada mekanisasi dan otomatisasi produksi. Selang-selang elastik memberi kebebasan pindah yang besar sekali dari komponen pneumatik ini. i.dapat meledak dapat dibebaskan. Sama sekali tidak ada bahaya dalam hubungan penggunaan pneumatik. Kesederhanaan (mudah pemeliharaan) 1). Tidak diperlukan pendinginan fluida kerja 1). Komponen-komponennya dengan mudah dapat dipasang dan setelah dibuka dapat digunakan kembali untuk penggunaan-penggunaan lainnya. 3). Dalam ruang seperti itu kendali elektrik dalam banyak hal tidak diinginkan. f. j.

Kecepatan-kecepatan udara yang sangat tinggi menjamin bekerjanya elemen-elemen 20 . pengendalian-pengendalian hidrolik memerlukan sumber energi untuk setiap instalasi tersendiri (motor dan pompa). 3). Silinder-silinder gaya tak peka pembebanan lebih dan dengan menggunakan katup-katup khusus maka kecepatan torak dapat disetel tanpa bertingkat. Suatu jaringan udara bertekanan dapat diberi beban lebih tanpa rusak. 2). Mengembalikan udara bertekanan yang telah digunakan ke sumbernya (kompresor) tidak perlu dilakukan. o. m. Jaminan bekerja besar Jaminan bekerja besar dapat diperoleh karena : 1). l. Fluida kerja cepat 1). 3). dapat melayani semua pemakai dalam satu industri.k. Pengawasan (kontrol) 1). Kebocoran-kebocoran yang mungkin ada tidak mempengaruhi ketentuan bekerjanya suatu instalasi. Biaya pemasangan murah 1). Udara bekas dengan segera mengalir keluar ke atmosfir. Pada pembebanan lebih alat-alat udara bertekanan memang akan berhenti. 2). Dengan cara ini komponen-komponen akan aman terhadap pembebanan lebih. 4). Dapat dibebani lebih ( tahan pembebanan lebih ) Alat-alat udara bertekanan dan komponen-komponen berfungsi dapat ditahan sedemikian rupa hingga berhenti. hanya saluran masuk saja. n. 1). Peralatan pada timbulnya naik turun suhu yang singkat tetap dapat berfungsi. 2). Komponen-komponen ini juga dapat direm sampai keadaan berhenti tanpa kerugian. Alat-alat listrik terbakar pada pembebanan lebih. Sebaliknya. Pengawasan tekanan kerja dan gaya-gaya atas komponen udara bertekanan yang berfungsi dengan mudah dapat dilaksanakan dengan pengukur-pengukur tekanan (manometer). sehingga tidak diperlukan saluran-saluran balik. Peralatan serta komponen bangunannya sangat tahan aus. Peralatan serta komponen pada suhu yang relatif tinggi dapat digunakan sepenuhnya dan tetap demikian. tetapi tidak akan mengalami kerusakan. Suatu peralatan udara bertekanan dengan kapasitas yang tepat.

5). Oleh sebab itu waktu menghidupkan adalah singkat dan perubahan energi menjadi kerja berjalan cepat. Perbandingan berat (dengan daya yang sama) antara : • motor pneumatik : motor elektrik = 1 : 8 (sampai 10) • motor pneumatik : motor frekuensi tinggi = 1 : 3 (sampai 4) r. Beda perkakas rentang tenaga jepitnya dapat disetel dengan memvariasikan tekanan udara tanpa bertingkat dari 0 sampai 6 bar. Dengan udara mampat orang dapat melaksanakan jumlah perputaran yang tinggi ( Motor Udara ) dan kecepatan-kecepatan piston besar (silinder-silinder kerja ). Perkakas-perkakas pneumatik yang berputar dapat diatur jumlah putaran dan momen putarnya tanpa bertingkat. kecepatan dan gaya dapat diatur tanpa bertingkat mulai dari suatu nilai minimum (ditentukan oleh besarnya silinder) sampai maksimum (tergantung katup pengatur yang digunakan). 2). Ringan sekali Berat alat-alat pneumatik jauh lebih kecil daripada mesin yang digerakkan elektrik dan perkakas-perkakas konstruksi elektrik (hal ini sangat penting pada perkakas tangan atau perkakas tumbuk). 4). 2). q. misalnya kalau komponen21 . 4). Tumpuan-tumpuan dapat disetel guna mengatur panjang langkah silinder kerja yang dapat disetel terus-menerus (panjang langkah ini dapat bervariasi sembarang antara kedua kedudukan akhirnya). Dapat diatur tanpa bertingkat 1). 3). Kecepatan sinyal-sinyal kendali pada umumnya terletak antara 40 dan 70 m/detik (2400 sampai 4200 m/min) p. Dengan katup pengatur aliran. 5). Kemungkinan penggunaan lagi (ulang) Komponen-komponen pneumatik dapat digunakan lagi. Udara bertekanan dapat mencapai kecepatan alir sampai 1000 m/min (dibandingkan dengan energi hidrolik sampai 180 m/min ). Dalam silinder pneumatik kecepatan silinder dari 1 sampai 2 m/detik mungkin saja ( dalam pelaksanaan khusus malah sampai 15 m/detik ).pneumatik dengan cepat. 3). Tekanan udara dengan sederhana dan kalau dibutuhkan dalam keadaan sedang bekerja dapat disesuaikan dengan keadaan.

Oleh sebab itu adalah tidak mungkin untuk mewujudkan kecepatan-kecepatan piston dan pengisian yang perlahan-lahan dan tetap. Kelemahan terhadap sistem pneumatik a. dan oleh karena itu hampir tidak peka terhadap gangguan dan tahan terhadap perlakuan-perlakuan kasar. tergantung dari bebannya. Oleh karena itu pemakaian udara bertekanan dapat 22 . terutama dalam ruang-ruang kerja sangat mengganggu. r. Pemecahan : • dengan memberi peredam suara (silincer) c. s. Udara dapat dimampatkan.komponen ini tidak dibutuhkan lagi dalam mesin tua. Ketermampatan (udara). Fluida kerja murah Pengangkut energi (udara) adalah gratis dan dapat diperoleh senantiasa dan dimana saja. maka segala keuntungan pneumatik tidak ada lagi. Kegerbakan (volatile) Udara bertekanan sangat gerbak (volatile). b. Yang harus dipilih adalah suatu kompresor yang tepat untuk keperluan tertentu. Gangguan Suara (Bising) Udara yang ditiup ke luar menyebabkan kebisingan (desisan) mengalir ke luar. Terutama dalam jaringan-jaringan udara bertekanan yang besar dan luas dapat terjadi kebocoran-kebocoran yang banyak. jika seandainya kompresor yang dipilih tidak memenuhi syarat. sehingga udara bertekanan mengalir keluar. Konstruksi kokoh Pada umumnya komponen pneumatik ini dikonstruksikan secara kompak dan kokoh. tertama pada pengerjaan-pengerjaan cermat ( bor. bubut atau frais ) hal ini merupakan suatu alat bantu yang seringkali digunakan. Pemecahan : • kesulitan ini seringkali diberikan dengan mengikutsertakan elemen hidrolik dalam hubungan bersangkutan.

Pelumasan udara bertekanan Oleh karena tidak adanya sistem pelumasan untuk bagian-bagian yang bergerak. i.meningkat secara luar biasa dan karenanya harga pokok energi “berguna” sangat tinggi. Kalor ini hilang sama sekali dan kerugian ini hampir tidak dapat dikurangi. maka bahan pelumas ini dimasukkan bersamaan dengan udara yang mengalir. g. • Biarkan udara memuai sepenuhnya pada saat diadakan peniupan ke luar. Pemecahan : • penggunaan filter-filter untuk pemisahan air embun (dan juga untuk penyaring kotorankotoran). d. Pemecahan : • Batasi pemuaian udara bertekanan dalam perkakas-perkakas pneumatik. 2). Bahaya pembekuan Pada waktu pemuaian tiba-tiba (dibelakang pemakai udara bertekanan) dan penurunan suhu yang bertalian dengan pemuaian tiba-tiba ini. dapat terjadi pembentukan es. Gaya tekan terbatas 1). Kelembaban udara Kelembaban udara dalam udara bertekanan pada waktu suhu menurun dan tekanan meningkat dipisahkan sebagai tetesan air (air embun). Untuk gaya yang besar. Pemecahan : • dapat dilakukan dengan menggunakan perapat-perapat berkualitas tinggi. f. Energi kompresi adiabatik dibuang dalam bentuk kalor dalam pendingin antara dan akhir. h. Ketidakteraturan Suatu gerakan teratur hampir tidak dapat diwujudkan : 23 . Dengan udara bertekanan hanya dapat dibangkitkan gaya yang terbatas saja. pada tekanan jaringan normal dibutuhkan diameter piston yang besar. Kehilangan energi dalam bentuk kalor. untuk itu bahan pelumas harus dikabutkan dalam udara bertekanan. e. Penyerapan energi pada tekanan-tekanan kejutan hidrolik dapat memberi jalan keluar.

Palu-palu bor dan keling pneumatik adalah jauh lebih baik dibandingkan dengan perkakas-perkakas elektrik serupa karena lebih ringan. Biaya energi tinggi Biaya produksi udara bertekanan adalah tinggi. Oleh karena itu untuk produksi dan distribusi dibutuhkan peralatan-peralatan khusus. Pada kecepatan-kecepatan kecil (kurang dari 0. Setidak-tidaknya biaya ini lebih tinggi dibandingkan dengan penggerak elektrik.1). b. paling banyak dipertimbangkan untuk beberapa mekanisasi. Contoh : 1).25 cm/det) dapat timbul „stick-slip effect‟. Dalam penggunaannya sistem pneumatik diutamakan karena beberapa hal yaitu : a. j. c. dapat bertahan lebih baik terhadap keadaan-keadaan tertentu Sering kali suatu proses tertentu dengan cara pneumatik. lebih ada kepastian kerja dan lebih 24 . Alasan Pemakaian Pneumatik Persaingan antara peralatan pneumatik dengan peralatan mekanik. Pemilihan sebaik mungkin sistem pneumatik yang dibutuhkan. Peragaman yang cocok dari komponen-komponen maupun alat pneumatik. hidrolik atau elektrik makin menjadi besar. Kombinasi yang sesuai dengan tujuannya dari berbagai sistem penggerakan dan pengendalian (elektrik. Tidak ada sinkronisasi Menjalankan dua silinder atau lebih paralel sangat sulit dilakukan. pneumatik dan hidrolik). Perbandingan biaya ( tergantung dari cara penggerak ) : • Elektrik : Pneumatik = 1 : 10 (sampai 12) • Elektrik : Hidrolik = 1 : 8 (sampai 10) • Elektrik : Tangan = 1 : 400 (sampai 500) Pemecahan Kerugian Pneumatik Pada umumnya. Pada pembebanan berganti-ganti 2). hal-hal yang merugikan dapat dikurangi atau dikompensasi dengan : a. berjalan lebih rapi (efisien) dibandingkan dengan cara lainnya. b. k.

b). Tindakan pencegahan untuk menjaga udara dalam sistem selalu terjaga kebersihannya. Perawatan Sistem Pneumatik. alatalat angkat dan alat-alat angkut.sederhana dalam pelayanan. walaupun terdapat jumlah air yang sangat kecil dapat menjadi penyebab serius tidak berfungsinya sistem. Pneumatik mulai digunakan untuk pengendalian maupun penggerakan mesin-mesin dan alat-alat. yang mana ketika pemasangan tidak sempurna atau tergores oleh partikel metal atau sudah batas pemakaian 25 . karena dapat menjadi penyebab sistem tidak dapat memberikan tekanan. rem-rem udara bertekanan untuk mobil angkutan dan gerbong-gerbong kereta api. selama kebocoran pada O-Ring atau posisinya. Setiap tahap perawatan harus memperhatikan masuknya air kedalam sistem. mesin-mesin peniup kaca. Saringan dalam komponen harus selalu dibersihkan dari partikel-partikel metal yang mana hal tersebut dapat menyebabkan keausan pada komponen. tetapi dengan sendirinya juga terdapat segi-segi yang merugikan atau lebih baik pembatasan-pembatasan pada penggunaannya. mencari gangguan. dan uji coba pengoperasian. pistol-pistol ( alat cat semprot. Kebocoran bagian dalam komponen. Pesawat-pesawat pneumatik telah mengambil suatu kedudukan monopoli yang penting pada : a). Sangat penting mencegah masuknya air. Setiap memasang komponen Pneumatik harus dijaga kebersihannya dan diproteksi dengan pita penutup atau penutup debu dengan segera setelah pembersihan. berbagai jenis penyejukan udara. Perawatan sistem Pneumatik terdiri dari memperbaiki. pembersihan dan pemasangan komponen. Udara bertekanan memiliki banyak sekali keuntungan. Memastikan ketika memasang kembali komponen tidak ada partikel metal yang masuk kedalam sistem. Operasi dalam temperatur rendah. kepala-kepala asah kecepatan tinggi ). Halhal yang menguntungkan dari pneumatik pada mekanisasi yang sesuai dengan tujuan sudah diakui oleh cabang-cabang industri yang lebih banyak lagi. 2).

yang meliputi: 1. yang berarti air. mekanik dan sebagainya sehingga akan didapat unjuk kerja dari sistem hidrolik yang lebih optimal. Dewasa ini sistem hidrolik banyak digunakan dalam berbagai macam industri makanan. Untuk meningkatkan efektifitas dan produktivitas maka sekarang ini system hidrolik banyak dikombinasikan dengan sistem lain seperti : system elektrik/elektronik. Permasalahan Permasalahan yang diangkat dalam penulisan makalah tugas akhir semester dengan tentang sistem kerja hidrolik dan gangguan-gangguan yang sering terjadi pada sistem kerja hidrolik. industri minuman. Makalah tugas akhir semester ini dimaksudkan untuk memberikan suatu fasilitas penunjang yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam mempraktekkan dan mengamati secara langsung tentang fenomena pada system hidrolik pada mata kuliah chasis. pengaturan-pengaturan dan pengendalian-pengendalian. Bagaimana gangguan yang sering terjadi pada komponen26 . Bagaimana kontruksi dari sistem kerja hidrolik. pneumatik. B. dimana berbagai gaya dan gerakan kita peroleh dengan bantuan tekanan suatu zat cair (air. Kata hidrrolik berasal dari kata “hudor” (bahasa Yunani). industri permesinan.BAB I PENDAHULUAN A. hingga industri pembuatan robot. 3. Bagaimana cara kerja sistem krja hidrolik. industri otomotif. Didalam teknik hidrolika berarti: penggerakan penggerakan. Latar Belakang Masalah Hidrolika merupakan sebuah cabang dari ilmu perihal yang meneliti arus zat cair melalui pipa-pipa dan pembuluh-pembuluh tertutup. 2. maupun dalam kanal-kanal terbuka dan sungai-sungai. Sehingga pengetahuan tentang komponen dari system hidrolik sangat penting dalam semua cabang industrial. minyak atau gliserin).

2. Dengan pembuatan tugas ini mahasiswa dapat mengetahui masalah pada system hidrolik beserta penyebab dan cara mengatasinya. Dapat meningkatkan pemahaman tentang gangguan yang sering terjadi pada sistem kemudi dengan power steering tipe rack and pinion dan cara mengatasinya. 2. Tujuan Tujuan dari pembahasan system kerja hidrolik ini adalah: 1. Manfaat Manfaat yang dapat diambil dari sistem kerja hidrolik ini adalah: 1. Dapat memperbaiki jika terjadi kerusakan pada sistem kemudi dengan power steering tipe rack and pinion. 4.komponen pada system kerja hidrolik dan cara memperbaiki kerusakan-kerusakan berdasarkan analisis dari kerusakan yang terjadi. C. 3. 27 . Dengan pembuatan tugas ini diharapkan mahasiswa mampu membuat inofasi-inofasi baru yang berhubungan dengan system kerja hidrolik. E. Dengan pembuatan tugas ini mahasiswa dapat mengetahui prinsip kerja dari sistem hidrolik dan aplikasinya pada dunia otomotif. 3. Dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang sistem Kerja hidrolik. Dengan pembuatan tugas ini mahasiswa dapat menambah pengetahuan tentang fungsi setiap komponen dari system kerja hidrolik.

Hidrodinamik : yaitu mekanika fluida yang bergerak. Yang termasuk dalam hidrostatik murni adalah pemindahan gaya dalam fluida. disebut juga teori aliran (fluida yang mengalir). A. Pada perinsipnya bidang hidromekanik (mekanika fluida) dibagi mejadi dua bagian seperti berikut : Hidrostatik : yaitu mekanika fluida yang diam. contohnya adalah pesawat tenaga hidrolik. Jadi perbedaan yang menonjol dari dua sistem di atas adalah dilihat dari fluida cair itu sendiri. Pengertian Sistem Hidrolik Dalam sistem hidrolik fluida cair berfungsi sebagai penerus gaya. Yang termasuk dalam hidrodinamik murni adalah perubahan dari energi aliran dalam turbin pada jaringan tenaga hidroelektrik. disebut juga teori persamaan kondisi-kondisi dalam fluida. Seperti kita ketahui . Apakah fluida cair itu bergerak karena dibangkitkan oleh suatu pesawat utama (pompa hidrolik) atau karena beda potensial permukaan fluida cair yang mengandung energi (pembangkit tenagahidro). Landasan Teori 1.BAB II PAPARAN TENTANG MEKANISME KERJA SISTEM HIDROLIK. 28 . Minyak mineral adalah jenis fluida yang sering dipakai.

Adapun jenisjenis pompa hydrolik. Tekanan pompa hydrolik dapat mencapai 100 bar. maka akan mengalami penurunan tekanan. antara lain: Pompa Hydrolik Pompa umumnya digunakan untuk memindahkan sejumlah volum cairan yang digunakan agar suatu cairan tersebut memiliki bentuk energy Pompa hydrolik berfungsi untuk mengisap fluida oli hydrolik yang akan disirkulasikan dalam sistim hydrolik. Pompa Hydrolik Roda Gigi 2 Pompa Sirip Burung Pompa ini bergerak terdiri dari dari banyak sirip yang dapat flexible bergerak di dalam rumah pompanya. selanjutnya dikompresikan ke luar pompa hingga tekanan tertentu.B. antara lain: 1 Pompa Roda Gigi Pompa ini terdiri dari 2 buah roda gigi yang dipasang saling merapat. Sistim hydrolik merupakan siklus yang tertutup. KOMPONEN SERTA KONTRUKSI DARI SISTEM PENGGERAK HIDROLIK. Perputaran roda gigi yang saling berlawanan arah akan mengakibatkan kevakuman pada sisi hisap. Komponen Hydrolik memiliki symbol dan komponen yang tidak jauh berbeda dengan Pneumatik. Bentuk pompa hydrolik roda gigi dapat dilihat pada gambar berikut. Gambar. Adapun komponen utama sistim hydrolik. karena fluida oli disirkuliskan ke rangkaian hydrolik selanjutnya akan dikembalikan ke tangki penyimpan oli. akibatnya oli akan terisap masuk ke dalam ruang pompa. oli hydrolik 29 . Bila volume pada ruang pompa membesar.

Gerakan torak ini akan berlangsung terus menerus. maka piston2 pada stator akan mengisap dan mengkompressi secara bergantian. Gerak putar dari poros pompa diubah menjadi gerakan torak translasi. kemudian terjadi langkah hisap dan kompressi secara bergantian.akan terhisap masuk. Gambar. Gambar. kemudian diteruskan ke ruang kompressi. 30 . Pompa Hydrolik Torak Aksial 4 Pompa Torak Radial Pompa ini berupa piston-piston yang dipasang secara radial. Sehingga aliran oli hydrolik menjadi kontinyu. Oli yang bertekanan akan dialirkan ke sistim hydrolik. bila rotor berputar secara eksentrik. sehingga menghasilkan alira oli /fluida yang kontinyu. Pompa Hydrolik Sirip Burung 3 Pompa Torak Aksial Pompa hydrolik ini akan mengisap oli melalui pengisapan yang dilakukan oleh piston yang digerakkan oleh poros rotasi.

Tekanan Fluida akan diteruskan melalaui torak selanjutnya menjadi gerakan mekanik 31 . Gambar. yang satu mempunyai bentuk cekung. Pompa Sekrup Aktuator Hydrolik Seperti halnya pada sistim pneumatik. Kedua rotor itu identik dengan sepasang roda gigi helix yang saling bertautan. sedangkan lainnya berbentuk cembung.Gambar. aktuator hydrolik dapat berupa silinder hydrolik. Silinder Hydrolik Penggerak Ganda Silinder Hydrolik penggerak ganda akan melakukan gerakan maju dan mundur akibat adanya aliran fluida/oli hydrolik yang dimasukkan pada sisi kiri (maju) dan sisi kanan (mundur). Silinder Hydrolik bergerak secara translasi sedangkan motor hydrolik bergerak secara rotasi Dilihat dari daya yang dihasilkan aktuator hydrolik memiliki tenaga yang lebih besar (dapat mencapai 400 bar atau 4x107 Pa). sehingga dapat memindahkan fluida oli secara aksial ke sisi lainnya. Pompa Torak Radial 5 Pompa Sekrup Pompa ini memiliki dua rotor yang saling berpasangan atau bertautan (engage). maupun motor hydrolik. dibanding pneumatik.

seperti mengangkat. bego. Selanjutnya motor hydrolik dapat dilihat pada gambar di bawah ini: Gambar. menggeser. Gambar. seperti. dll. Silinder Hydrolik Penggerak Ganda dan Aplikasi penggunaan sistim Hydrolik pada alat berat Aktuator Rotasi 1 Motor Hydrolik roda gigi Motor Hydrolik merupakan alat untuk mengubah tenaga aliran fluida menjadi gerak rotasi. Buldozer. maka silinder ini banyak digunakan pada peralatan berat. Aliran Minyak hydrolik yang bertekanan tinggi akan diteruskan memutar roda gigi yang terdapat dalam ruangan pompa selanjutnya akan dirubah menjadi gerak rotasi untuk berbagai keperluan. dll. menekan.melalui stang torak. Motor Hydrolik Roda Gigi Pengendalian Hydrolik 32 . Karena daya yang dihasilkan besar. Gerakan maju dan mundur dari gerakan stang torak ini dapat digunakan untuk berbeagai keperluan dalam proses produksi. Motor hydrolik ini prinsip kerjanya berlawanan dengan roda gigi hydrolik.

Klasifikasi Hydrolik dalam Penampang dan Skema 2 Katup Pengatur Tekanan Katup pengatur tekanan terdapat beberapa model. Bila tekanan hydrolik berlebihan. katup pengatur tekanan. katup ini dilengkapi dengan pegas yang dapat diatur. Bagian tenaga terdiri dari pompa hydrolik. dan pengendalian sinyal. dan katup satu arah. Secara garis besar dapat dilihat dalam skema di bawah ini: Gambar. antara lain. bagian tenaga (power pack) bagian sinyal. 33 . maka pegas akan membuka dan mengalirkan fluida ke saluran pembuangan. pemroses sinyal. misalnya: Katup pembatas tekanan.1 Kasifikasi Pengenalian Hydrolik Sistim hydrolik terdiri dari beberapa bagian.

Dasar-Dasar Perhitungan Hydrolik 1 Prinsip Hukum Pascal Perhitungan gaya hydrolik Torak pada bejana berhubungan dengan luas penampang berbeda.Gambar. Prinsip Hukum Pascal = = = = atau = 34 . Macam-macam model katup pembatas tekanan C. Gambar.

= Bila ⁄ ⁄ = . hitung kecepatan torak saat maju dan mundur Saat maju V maju = Q/A = 20 ltr/mnt / = ⁄ = ⁄ ⁄ ⁄ = ⁄ Gambar. besarnya tekanan 35 . = . Perhitungan Kecepatan Torak Bila d1 = 100 cm2 dan d2 = 70 cm. Perhitungan Kecepatan Torak Q= = = A. maka : . .V Gambar. jadi : = = 2. Tekanan absolute Tekanan di dalam silinder merupakan tekanan absolut.

panas dan angin). berlaku : Pabs1 . Pastikan menggunakan cairan hydrolik yang benar-benar bersih untuk menambah atau mengganti cairan hydrolik kedalam sistem. Aturlah sedemikian rupa bahwa hanya titik pengisi tangki yang rapat-sambung sendiri yang ada pada saluran balik. dingin dan terlindungi (dari hujan. V1 = Pabs2 . Pemeliharaan Cairan Hydrolik Cairan hydrolik temasuk barang mahal. Gas pada keadaan tertutup. Perlakuan yang kurang atau bahkan tidak baik terhadap cairan hydrolik atau semakin menambah mahalnya harga sistem hydrolik sedangkan apabila kita mentaati aturan-aturan tentang perlakuan/pemeliharaan cairan hydrolik maka kerusakan cairan maupun kerusakan komponen sistem akan terhindar dan cairan hydrolik maupun sistem akan lebih awet. c. e. V2 D. Simpanlah cairan hydrolik (drum) pada tempat yang kering.absolut dikalikan dengan volumenya sama dengan konstan. f. 36 . Buatlah interval penggantian cairan hydrolik sedemikian rupa sehingga oksidasi dan kerusakan cairan dapat terhindar. Gunakan juga peralatan yang bersih untuk memasukkannya. antara lain: a. Panduan pemeliharaan cairan hydrolik. (periksa dengan pemasok cairan hydrolik). b. d. Pompakanlah cairan hydrolik dari drum ke tangki hydrolik melalui saringan (prefilter). Pantaulah (monitor) dan periksalah secara berkala dan berkesinambungan kondisi cairan hydrolik.

bila perlu pasang pendingin (cooling) atau bila terjadi periksalah penyebab terjadinya gangguan. Bila akan mengganti cairan hydrolik (apa lagi bila cairan hydrolik yang berbeda). i. h. Gambar. Cegah terjadinya panas/pemanasan yang berlebihan.g. Cegah jangan sampai terjadi kontamisnasi gunakan filter udara dan filter oli yang baik. demikian pula seluruh sistem harus dibilas (flushed) secara baik dan benar-benar bersih. j. Pompa Hydrolik Jadi pemantauan atau monitoring cairan hydrolik perlu memperhatikan panduan tersebut di atas disamping harus memperhatikan lingkungan kerja maupun 37 . pastikan bahwa komponen dan seal-sealnya cocok dengan cairan yang baru. atau pasang unloading pump atau excessive resistence. Perbaikilah dengan segera bila terjadi kebocoran dan tugaskan seorang maitenanceman yang terlatih.

lingkungan penyimpanan cairan hydrolik. Cara kerja pompa ini dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar. Saluran oli masuk (inlet) 2. Saluran tekan (outlet) Pompa Roda Gigi Tipe Geretor 38 . 3. Terjadinnya penyedotan di ruang NO : 4 ini. Seperti external gear pump. Oli masuk ke sedotan roda gigi yang berputar. Pompa Roda Gigi dalam Tipe Crescent Pompa ini cocok untuk tekanan tinggi dan untuk cairan hydrolik yang bervariasi. 6. Di Titik No 5 ini oli didesak/ditekan oleh pasangan gigi. 4. Penyedotan terjadi karena adanya rongga antara gigi inner outer ring gear. Pompa Roda Gigi Tipe Crescent Keterangan gambar: 1. pompa ini juga termasuk pressure umbalanced. Ukurannya lebih kecil dari external gear pump pada penghasilan pompa yang sama dan tingkat kebisinginnya lebih kecil. 5.

Pompa ini terdiri atas inner rotor yang dipasak dengan poros penggerak dan rotor ring. Rotor ring atau outer rotor yang merupakan roda gigi dalam diputar oleh inner rotor yang mempunyai jumlah gigi satu lebih kecil dari jumlah gigi outer ring gear. Ini bertujuan untuk membentuk rongga pemompaan. Inner rotor dan outer rotor berputar searah.

Gambar . Pompa Roda Gigi Tipe Gerotor Balanced Vane (Pompa Kipas Balanced) Pompa ini menggunakan rumah pompa yang bagian dalamnnya berbentuk elips dan terdapat dua buah lubang pemasukkan (inlet) serta dua buah lubang pengeluaran outlet yang posisinnya saling berlawanan arah. Dibuat demikian agar tekanan radial dari cairan hydrolik saling meniadakan sehingga terjadilah keseimbangan (balanced) Vane (kipas) yang bentuknnya seperti gambar dipasang pada poros beralur (slots) karena adanya gaya sentrifugal selama rotor berputar maka vane selalu merapat pada rumah pompa sehingga terjadilah proses pemompaan.

39

Gambar. Balanced Vance

Pompa Torak Radial (Radial Piston Pump) Pompa piston ini gerakan pemompaannya radial yaitu tegak lurus poros. Piston digerakan oleh sebuah poros engkol (eccentric crankshaft) sehingga besar langkah piston adalah sebesar jari-jari poros engkol. Penghisapan terjadi pada waktu piston terbuka sehingga oli hydrolik dari crankshaft masuk ke dalam silinder. Pada langkah pemompaan cairan ditekan dari setiap silinder melalui check valve ke saluran tekan. Pompa ini dapat mencapai tekanan hingga 63 Mpa.

Gambar. Radial Piston Pump

Bent Axis Piston Pump (Pompa Torak dengan Poros Tekuk) Pada pompa ini blok silinder berputar pada satu sudut untuk dapat memutar

40

poros. Batang torak dipasang pada flens poros penggerak dengan menggunakan ball joint. Besar langkah piston tergantung pada besar sudut tekuk Fixed displacement piston pump besar sudut (offset engle) berkisar 25°.

Gambar. Bent Axis Piston Pump

E. Instalasi Pompa Hydrolik Kopiling. Kopiling adalah komponen penyambung yang menghubungkan penggerak mula (motor listrik) dengan pompa hydrolik. Kopling ini mentrasfer momen puntir dari motor ke pompa hydrolik. Kopling merupakan bantalan diantara motor dan pompa yang akan mencegah terjadinnya hentakan/getaran selama motor mentrasfer daya ke pompa dan selama pompa mengalami hentakan tekanan yang juga akan sampai ke motor. Kopling juga menseimbangkan/mentolerir adanya error alignment (ketidak sentrisan) antara poros motor dengan poros pompa. Contoh-contoh bahan kopling. Untuk memenuhi persyaratan tersebut di atas maka pada umumnya kopling 41

udara dan pertikel-partikel padat yang hanyut dalam cairan hydrolik. katup-katup akumulator dan lain-lain. Ukuran tangki hydrolik berkisar antara 3 s/d 5 kali penghasilan pompa dalam liter/menit dan ruang udara di atas permukaan cairan maksimum berkisar antara 10 s/d 42 . ada yang berbentuk silindris dan ada pula yang berbentuk kotak. penggerak mula. Gambar berikut ini menunjukan salah satu konstruksi tangki hydrolik. Tangki Hydrolik Reservoir Fungsi /tugas tangki hydrolik Sebagai tempat atau tandon cairan hydrolik. Menghilangkan panas dengan menyebarkan panas ke seluruh badan tangki. Tempat pemisahan air.dibuat dari bahan : • Karet (Rubber couplings) • Roda gigi payung (Spiral bevel gear cupling) • Clucth dengan perapat plastik (square tooth cluth with plastic inseres) Tangki hydrolik (Reservoir ) Tangki hydrolik (reservoir) merupakan bagian dari instalasi unit tenaga yang konstruksinya ada bermacam-macam. Gambar. Tempat memasang komponen unit tenaga seperti pompa.

Gambar menunjukan proses penyaringan. Juga berfungsi untuk memutar cairan yang baru datang sehingga memiliki kesempatan lebih lama untuk menyebarkan panas. • Return line filter.15 %. • Pressure line filter. Filter (Saringan) Filter berfungsi untuk menyaring kotoran-kotoran atau kontaminan yang berasal dari komponen sistem hydrolik seperti bagian-bagian kecil yang mengelupas. Kebanyakan sistem hydrolik selalu memasang suction filter. Sesuai dengan tempat pemasangannya. dipasang pada saluran hisap dan kemungkinannya di dalam tangki. Baffle Plate Baffle Plate berfungsi sebagai pemisah antara cairan hydrolik baru datang dari sirkulasi dan cairan hydrolik yang akan dihisap oleh pompa. dipasang pada saluran tekan dan berfungsi untuk mengamankan komponen-komponen yang dianggap penting. kontaminasi akibat oksidasi dan sebagainya. dipasang pada saluran balik untuk menyaring agar kotoran jangan masuk ke dalam tangki. untuk mengendapkan kotoran dan juga memisahkan udara serta air sebelum dihisap kembali ke pompa. 43 . ada macam-macam filter yaitu : • Suction filter.

• Sebagai pelumas untuk bagian-bagian yang bergerak. Cairan Hydrolik Cairan hydrolik yang digunakan pada sistem hydrolik harus memiliki ciri-ciri atau watak (propertiy) yang sesuai dengan kebutuhan.Gambar. Property cairan hydrolik merupakan hal-hal yang dimiliki oleh cairan hydrolik tersebut sehingga cairan hydrolik tersebut dapat melaksanakan tugas atau fungsingnya dengan baik. Adapun fungsi/tugas cairan hydolik: pada sistem hydrolik antara lain: • Sebagai penerus tekanan atau penerus daya. • Sebagai bantalan dari terjadinya hentakan tekanan pada akhir langkah. Suction Filter F. tenaga pompa akan semakin berat untuk melawan gaya viskositas cairan 2. • Pencegah korosi. Kekentalan (Viskositas) yang cukup. • Sebagai pengirim isyarat (signal)  Syarat Cairan Hydrolik 1. • Penghanyut bram/chip yaitu partikel-partikel kecil yang mengelupas dari komponen. Demikian juga bila viskositas terlalu kental. Apabila viskositas terlalu rendah maka film oli yang terbentuk akan sangat tipis sehingga tidak mampu untuk menahan gesekan. • Sebagai pendingin komponen yang bergesekan. Indeks Viskositas yang baik 44 . Cairan hydrolik harus memiliki kekentalan yang cukup agar dapat memenuhi fungsinya sebagai pelumas.

Tidak berbusa (Foaming) Bila cairan hydrolik banyak berbusa akan berakibat banyak gelembunggelembung udara yang terperangkap dlam cairan hydrolik sehingga akan terjadi compressable dan akan mengurangi daya transfer. Oleh karena itu perlu cairan yang tahan api. 6. Tahan dingin Tahan dingin adalah bahwa cairan hydrolik tidak mudah membeku bila beroperasi pada suhu dingin. Hal ini untuk menantisipasi terjadinya block (penyumbatan) oleh cairan hydrolik yang membeku.Dengan viscosity index yang baik maka kekentalan cairan hydrolik akan stabil digunakan pada sistem dengan perubahan suhu kerja yang cukup fluktuatif. 7. 3. Tahan api (tidak mudah terbakar) Sistem hydrolik sering juga beroperasi ditempat-tempat yang cenderung timbul api atau berdekatan dengan api. 5. dengan adanya busa tadi kemungkinan terjilat api akan lebih besar. Tahan korosi dan tahan aus Cairan hydrolik harus mampu mencegah terjadinya korosi karena dengan tidak terjadi korosi maka kontruksi akan tidak mudah aus dengan kata lain mesin akan awet. Disamping itu. 4. Titik beku atau titik cair yang dikehendaki oleh cairan hydrolik berkisar antara 10°-15° C dibawah suhu permulaan mesin dioperasikan (starup). Demulsibility (Water separable) 45 .

Minimal compressibility Secara teoritis cairan adalah uncomprtessible (tidak dapat dikempa). 8. Tetapi sistem hydrolik memerlukan persyaratan-persyaratan tertentu seperti telah dibahas sebelumnya berhubung dengan konstruksi dan cara kerja sistem. 1.5 % volume untuk setiap penekanan 80 bar oleh karena itu dipersyaratkan bahwa cairan hydrolik agar seminimal mungkin dpat dikempa. Menurut standar DIN 51524 dan 512525 dan sesuai dengan karakteristik serta komposisinya oli hydrolik dibagi menjadi tiga (3) kelas : • Hydraulic oil HL • Hydraulic oil HLP • Hydraulic oil HV Pemberian kode dengan huruf seperti di atas artinya adalah sebagai berikut : Misalnya oil hydrolik dengan kode : HLP 68 artinya : H = Oli hydrolik 46 . karena air akan mengakibatkan terjadinya korosi bila berhubungan dengan logam. Tetapi kenyataannya cairan hydrolik dapat dikempa sampai dengan 0.Yang dimaksud dengan de-mulsibility adalah kemampuan cairan hydrolik.  Macam-macam cairan hydrolik Pada dasarnya setiap cairan dapat digunakan sebagai media transfer daya. Oli hydrolik (Hydraulic oils) Oli hydrolik yang berbasis pada minyak mineral biasanya digunakan secara luas pada mesin-mesin perkakas atau juga mesin-mesin industri.

1 Kode HFA HFB HFC Komposisi Oil-water emulsion Water-oil emulsion Hydrolis solusion. e. 68 = tingkatan viskositas oli 2.L = kode untuk bahan tambahan oli (additive) guna meningkatkan pencegahan korsi dan/atau peningkatan umur oli P = kode untuk additive yang meningkatkan kemampuan menerima beban. Tabel berikut ini menunjukan jenis-jenis cairan hydrolik tahan api tersebut : Tabel 14.g : water glycol Anhydrolis liquid.g 47 HFD . Cairan Hydroik tahan Api (Low flammability) Yang dimaksud cairan hydrolik tahan api ialah cairan hydrolik yang tidak mudah atau tidak dapat terbakar. Jenis-jenis cairan hidrolik tahan api No Pada Lembar Standar VDMA 24320 24317 24317 24317 Persentase(%) kandungan Air 80-98 40 35-55 0-0. e. Cairan hydrolik semacam ini digunakan oleh sistem hydrolik pada tempattempat mesin-mesin yang resiko kebakarannya cukup tinggi seperti : • Die casting machines • Forging presses • Hard coal mining • Control units untuk power station turbines • Steel works dan rolling mills Pada dasarnya cairan hydrolik tahan api ini dibuat dari campuran oli dengan air dari oli sintetis.

Properties Seal compability Lubricating quality Temp.: phosphate ether Perbandingan antara macam-macam cairan hydrolik tersebut di atas dapat kita lihat pada tabel berikut : Tabel. Perbandingan macam-macam cairan hidrolik Type of Fluid Petro Oil Water Glycol Free Resistance Viscosity lemp. range(°C) above ideal Relative cost comp. to oil  Viskositas (Kekentalan) Viskositas cairan hydrolik akan menunjukkan berapa besarnya tahanan di 48 1 4 8 1.5 4 65 50 65 50 65 E F-G E F-G E G E F G F G E F G F-G P E Phosphor Ester G Oil-in Water F Oil Synthetic F .

635 VKVK = Viskositas Kinematik • E = 0. terdapat satuan yang lain yang juga digunakan dalam sistem hydrolik yaitu : • Redwood 1. Apabila cairan itu mudah mengalir dapat dikatakan cairan tersebut memiliki viskositas rendah atau kondisinya encer. Dalam sistem standar internasional satuan viskositas ditetapkan sebagai viskositas kinematik (kinematic viscosity) dengan satuan ukuran mm²/s atau cm²/s.132 VK 33 Menurut standar ISO. viskositas cairan hidolik diklasifikasikan menjadi 49 . Selain satuan centi-Stokes (cSt). satuan viskositas diukur dalam sekon dengan simbol (R1) • Saybolt Universal. 1. satuan viskositas juga diukur dalam sekon dan dengan simbol (SU) • Engler.dalam cairan itu untuk mengalir. satuan viskositas diukur dengan derajat engler (E°) Untuk cairan hydrolik dengan viskositas tinggi dapat digunakan faktor berikut: • R1 = 4. Satuan cm²/s dikenal dengan satuan Skotes (St). nama satuan viskositas ini disesuaikan dengan nama penemunya yaitu Sir Gabriel Stokes (18191903).10 VK • SU = 4. Satuan viskositas Besar atau kecilnya viskositas ditentukan oleh satuan satuan pengukuran. dimana: 1 cm²/s = 100 mm²/s. Satuan mm²/s disebut centi-Stokes (cSt). Jadi semakin kental kondisi cairan dikatakan viskositasnya semakin tinggi. Jadi 1 St = 100 cSt.

00 135.50 24.12 9.beberapa viscosity Grade dan nomor gradenya yang diambil kira-kira pertengahan antara viskositas min.00 165.80 dan 24.00 1100.20.8 10 15 22 32 46 68 100 150 220 320 460 680 1000 1500 Min 1.00 1650.00 Nomor VG dapat diperoleh melalui angka pembulatan dari pertengahan diantara viskositas min.48 11.00 1350. Klasifikasi viskositas cairan hidrolik ISO Viscosity Grade ISO VG 2 ISO VG 3 ISO VG 5 ISO VG 7 ISO VG 10 ISO VG 15 ISO VG 22 ISO VG 32 ISO VG 46 ISO VG 68 ISO VG 100 ISO VG 150 ISO VG 220 ISO VG 320 ISO VG 460 ISO VG 680 ISO VG 1000 ISO VG 1500 Mid-Point Viscosity Kinematic Viscosity Limits cSt at 40.0°C 2. ke viskositas max.2.88 4.00 288. angka 22 diambil dari rata-rata antara 19. seperti yang ditunjukan dalam Tabel berikut ini Tabel.50 19. 3.14 6.00 Max 2.52 5.00 16.40 61.00 198. dan viskositas max.20 35. Secara faktual sering dijumpai bahwa pelumas gear box juga 50 .00 414.20 50.60 74.00 13.80 41.0°C cSt at 40.00 352.6 6.98 2. Misal : ISO VG 22 .20 90.00 748.80 28.42 3.2 4.00 242.80 110.00 506.06 7.00 900.00 612.

sering digunakan juga untuk instalasi hydrolik maka frade menurut SAE juga dibahas disini. Karena untuk viskositas yang terlalu rendah akan mengakibatkan daya 51 . Tabel. Berikut ini adalah grading berdasarkan SAE dan konversinya dengan ISO-VG. Juga dijelaskan disini aplikasi penggunaan oli hydrolik ssesuai dengan nomor gradenya. Viscosity margins Maksud dari viscosity margins adalah batas-batas atas dan bawah yang perlu diketahui. Aplikasi penggunaan oli hirolik sesuai dengan gradenya SAE Classes ISO-VG Areas of application Stationary instalationsin 30 20-20W 68 100 closed areas athigh temperatures 10W 46 At normal temperatures 5W 32 22 For open air applications(15) mobile hydraulic 10 In order areas 2.

Sedangkan apabila viskositas telalau tinggi juga akan meningkatkan gesekan dalam cairan sehingga memerlukan tekanan yang lebih tinggi.5 31 32 32.7 Saybolt Kinematic Centrisrok es Redwoo d1 Second Univers al Second Engine er Degree s 4.12 1. daya perapat kecil sehingga mudah bocor.4 1.46 4. Kesetaran ke-empat sistem satuan viskositas. Batas viskositas ideal Kinematic Viscosity Lower Ideal Viscosity range Upper limit 10 15 to 100 750 Tabel .0 2.pelumas kecil. Saybolt Kinematic Centrisrok es Redwoo d1 Second Univers al Second Engine er Degree s 2.2 159. Berikut ini diberikan gambaran tentang batas viskositas yang iideal: Tabel 18.6 34.17 52 33 34 137 141 155.58 .

28 2.0 223.1 40.2 66.55 2.6 1.8 71.3 87.5 256.0 274.69 7.0 209.4 187.4 89.45 8.84 4.7 302.2 284.04 8.0 237.0 260.9 67.44 1.95 8.30 7.1 53.0 6.61 1.5 293.5 93.3 178.6 47.4 91.7 279.52 1.5 7.7 228.50 2.0 37.5 17.5 13.13 6.84 1.65 2.7 265.5 57.56 1.0 200.0 9.5 8.90 7.51 6.13 2.85 53 .5 195.2 48.0 191.71 4.5 205.4 307.0 311.10 5.61 5.95 5.5 9.80 1.5 11.77 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 62 64 65 66 67 145 149 153 157 161 165 169 173 177 181 185 189 193 197 201 205 209 213 218 222 226 230 234 238 242 246 250 254 258 262 266 271 275 164.5 12.0 17.35 5.60 2.0 18.3 85.9 60.7 73.82 7.5 297.5 14.5 242.7 42.6 75.18 8.31 8.6 39.2 58.3 44.75 1.56 7.8 214.26 6.8 50.4 52.0 288.0 10.3 83.22 5.0 33 35 36 37 39 40 41 43 44 45 46 48 49 51 52 54 55 57 58 60 62 64 65 67 68 70 72 74 75 77 79 81 82 36.5 16.5 219.44 2.5 6.0 4.39 1.65 1.5 18.0 13.33 2.58 8.38 6.5 10.3 233.00 6.48 5.39 2.8 173.0 3.71 2.0 7.04 7.22 1.9 69.0 45.0 5.03 2.08 2.5 5.7 62.5 77.18 2.5 19.64 6.2 246.0 15.5 4.72 8.0 182.3 270.0 16.77 6.8 251.0 14.4 64.43 7.26 1.3.23 2.98 2.89 1.71 1.0 12.3 81.3 168.74 5.17 7.48 1.7 4.31 1.0 11.87 6.5 15.4 79.94 1.8 55.0 8.35 1.

56 10.17 3.0 128.5 24.33 68 69 70 72 74 76 78 80 82 84 86 88 90 92 94 96 98 100 102 279 283 287 295 303 311 319 328 336 344 352 360 369 377 385 393 401 410 418 316.0 24.21 4.51 9.30 10.71 3.11 9.5 22.5 25.5 110.4 106.88 2. 54 .0 104.11 3.9 102.3 124.09 3.0 137.0 117.35 3.19.7 112.0 150.1 119. Ada beberapa macam viskometer antara lain : Ball Viscometer atau Falling sphere Viscometer.98 9.59 3.7 97.83 3.5 20.5 23.24 9.0 21.08 4.96 4.8 99.5 141.5 133.83 2.47 3.0 22.2 106.23 3.7 146.5 21.00 3.0 325.06 3.41 3.7 2.94 3.77 10.03 10.0 23.5 335 344 353 363 372 381 391 400 410 419 428 438 447 456 465 475 8.3 321.0 20.8 115. Viskometer VisKometer adalah alat untuk mengukur besar viskositas suatu cairan.0 26 27 28 29 30 31 32 84 86 88 90 92 94 96 97 99 101 103 105 109 113 117 121 125 129 133 95.29 3.82 11.

Melalui kapiler C zat cair dihisap hingga naik pada labu D sampai garis L1. Cairan hydrolik yang akan diukur dituangkan melalui lubang A hinga ke kointener E yang suhunya diatur. Sehingga viscosity index ini digunakan sebagai dasar dalam menentukan karakteristik 55 . Viskometer Besar viskositas kinematik adalah kecepatan bola jatuh setinggi h dibagi dengan berat jenis cairan yang sedang diukur. Makin kental cairan hydrolik akan makin lama untuk turun dan berarti viskostis makin besar. Capillary viscometer Cara pengukurnya adalah sebagi berikut : (lihat Gambar). kemudian semua lubang ditutup.Gambar. Capillary viscometer 5. B dan C dan hitung waktu yang digunakan oleh cairan untuk turun sampai se l2. (lihat gambar) 4. Indeks Viskositas (viscosity Index) Yang dimaksud dengan indeks viskositas atau viscosity index (VI) ialah angka yang menunjukan rentang perubahan viskositas dari suatu cairan hydrolik berhubungan dengan perubahan suhu. waktu tersebut menunukan viskostis cairan. buka bersama-sama lubang A.. Gambar. Untuk mengukurnya.

Viscosity-pressure characteristics Karakteristik kekentalan dan tekanan pada cairan hydrolik sangat penting 56 . Atau dapat dikatakan bahwa cairan hydrolik ini dapat digunakan dalam rentang perubahan suhu yang cukup besar.kkentalan cairan hydrolik berhubungan dengan perubahan temperatur. Cairan hydrolik memiliki viscositas index tinggi apabila terjadinya perubahan viskositas kecil (stabil) dalam rentang perubahan suhu yang relatif besar. Cairan hirdrolik terutama oli hydrolik diharapkan memiliki viscosity index (VI) = 100. Untuk mengetahui perubahan viskositas ini perhatikan Ubbelohde’s viscosity-temperature diagram berikut ini 6. bahkan kebanyakan oli hydrolik diberi tambahan (additive) yang disebut “ VI improvers “ tinggi juga disebut multigrade oils. Mengenai viskositas indeks ditetapkan dalam DIN ISO 2909.

Cairan hydrolik harus memiliki kekentalan yang cukup agar dapat memenuhi persyaratan dalam menjalankan fungsinya. Sifat-sifat cairan hidrolik Kode HL Sifat Khusus Meningkatkan kemapuan mencegah korosi dan kestabilan oli hydrolik Penggunaan Digunakan pada sistem yang bekerja pada suhu tinggi dan untuk tempat yang mungkin tercelup air HLP Meningkatkan ketahanan terhadap aus 57 Seperti pada pemakaian HL. Karakteristik atau sifat-sifat yang diperlukan antara lain adalah : Tabel. Karakteristik Cairan Hydrolik yang dikehendaki. 7. juga .untuk diketahui karena dengan meningkatnya tekanan hydrolik maka meningkat pula viscosity index. Gambar berikut ini menunjukan diagram viscosity pressure characteristic.

ada seal yang bocor. 3 Daya yang dihasilkan kurang maksimum Perlu tenaga Penggantian Pada saat penggantian fluida. juga digunakan secara meluas untuk sistem yang fluktuasi perubahan temperatur cukup tinggi G. yang besar saat fluida yang pengoprasian system terja hidrolik viskositasnya berbeda 58 . 2. Cara Mengatasi Mengganti sealdan pipa yang retak atau pecah tadi dengan yang baru. Masalah pada Sistem Hidrolik No 1 Masalah Terjadi kebocoran Indikasi Daya yg dihasilkan Penyebab 1. sebaiknya diganti dngan fluida yang sejenis. fluida 2 Terjadi korosi Daya yang dihasilkan tidak dapat maksimum Tercampurnya air pada fluida yang digunakan. Fluida harus diganti dengan yang baru pada saluran rendah.digunakan untuk sistem yang gesekanya tinggi HV Meningkatkan indek viskositas (VI) Seperti pemakaian HLP. ada saluran pipa yang retak atau pecah.

penyebab dan cara mengatasinya.T. Mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen system kerja hidrolik. M. Dengan pembuatan tugas ini mahasiswa dapat mengetahui fungsi setiap komponen system kerja hidrolik. 2) Adanya Buku Ajar yang disusun oleh Bapak Ir. c. Mahasiswa mengetahui prinsip kerja hidrolik.1 Kesimpulan a.3 Manfaat yang Dirasakan a. Kasijanto.2 Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat a. Dengan pembuatan tugas ini mahasiswa dapat mengetahui prinsip kerja pada system kerja hidrolik dan aplikasinya pada dunia otimotif. b. b. ditunjukkan pada halaman 5 sampai halaman 18. c. b. 59 . Faktor penghambat 1) Kurangnya pengetahuan penulis tentang system kerja hidrolik. Mahasiswa mengetahui fungsi pada masing-masing komponen. ditunjukkan pada halaman 11 sampai halaman 15. 2) Banyaknya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Dengan pembuatan tugas ini mahasiswa dapat mengetahui kerusakan pada system kerja hidrolik. 4. 4. dan d. Mahasiswa mengetahui cara kerja system hidrolik.BAB IV PENUTUP 4. Faktor pendukung 1) Adanya fasilitas internet yang membantu dalam pencarian bahan untuk pembuatan tugas ini. ditunjukkan pada halaman 28.

itu akan sangat membantu mahasiswa dalam pencapaian ilmu yang di tuntut.4 Saran Sebagai mahasiswa pendalaman prinsip dasar system hidrolik sangat penting. terlebih lagi jika ditunjang dengan fasilitas praktek yang memadai.4. 60 .

61 .