Topik : Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Tanggal Kasus : 3/1/2014 Presenter : dr. Zuhri Dirgantoro Pendamping : dr.

etno

Tempat : !D Kol. "#und$ani %ang&o '#(e&ti) Presentasi :
Keilmuan Diagnosti& 2eonatus De,asa Keterampilan -ana$emen %a(i 1ansia Pen(egaran -asalah "na& %umil Tin$auan Pusta&a 0stime,a ema$a

Des&ripsi : Tn. K* pria +0 tahun* sesa& napas* #atu& #erdaha&* ri,a(at asma disang&al* ri,a(at mero&o& Tu$uan : -ela&u&an penatala&sanaan pada pasien PP'K* men.egah &ompli&asi %ahan %ahasan :
Tin$auan Pusta&a Kasus iset "udit Presentasi dan Dis&usi Pos

/ara -em#ahas :

Dis&usi 3mail

giA..t o) lo. <sing the 0/!Fo1 to measure the impa.a(at 6ipertensi i.hee5ing) pada &edua lapang paru i. Dono9an 71* Ka( 63* Peters T7* "#rama P* /oast 7* -atos:Eerreira "* ent5hog 1* %os.nih. http://. .mdB etrie9e Cd#BPu#-edClistDuidsB+.Data Pasien : 2ama Klini& : Data utama untu& #ahan dis&usi : 2ama : Telp : Tn.h 71*2ordling 7* 4a$e.a(at Kesehatan/Pen(a&it :         4.e )rom the 0/!:G%P6H stud(.giA . Diagnosis / 4am#aran Klinis : !esa& napas e. i.go9/entre5/@uer(.nih.t 2.iet( : %enign Prostati.n.hi.e !o.#i.a(at -ero&o& : disang&al : disang&al : disang&al : disang&al : disang&al : disang&al : tida& disang&al i. 7 <rol 1==3>180:?8:?=.s&i 7%* %ar#alias 4* !. 0nternational /ontinen. 6(perplasia.a(at Pe&er$aan : Pasien menga&u a&ti9itasn(a sehari:hari se#agai seorang pensiunan.nlm.a(at Keluarga : Tida& ada (ang pernah mengalami &ondisi seperti pasien.n.& 3* !il9a --* 2issen&orn 0* de la osette 77.go9/entre5/@uer(.a(at "lergi i.).?842+CdoptB"#stra. 1ain:lain : : Da)tar Pusta&a : 1. 3..a(at Pen(a&it 4in$al i. eg : Terda)tar !e$a& : 1.a(at Pengo#atan : Pasien sudah pernah #ero#at untu& &eluhan ini i. PP'K* #atu& #erdaha&* terdapat suara tam#ahan napas (aitu mengi 2.nlm. (.er urinar( tra.). The pre9alen.t s(mptoms on @ualit( o) li)e: e9iden.. 8.a(at "sma i. i.e o) prostatism: a population #ased sur9e( o) urinar( s(mptoms.a(at P7% i.a(at Dia#etes -elitus i.. http://.. %r 7 <rol 1==+>?0:+12:+21. K 2o.a(at &eluhan (ang sama : tida& disang&al i. /hute /4* Panser 1"* 4irman /7* 'esterling 73* 4uess 6"* 7a.o#sen !7* 1ie#er --...#i.

3disi 2. Subyektif : a.a: -.omparison to a similar "meri.> 200.t 4.giA. .nlm.go9/entre5/@uer(.t 3.nlm. -engetahui penatala&sanaan dan &ompli&asi PP'K 3.24CdoptB"#stra. 0n: %runi. p.:42..mdB etrie9e Cd#BPu#-edClistDuidsB+841?82CdoptB"#stra. Keluhan <tama !esa& napas se$a& 1 hari !.mdB etrie9eCd#BPu#-edClistDuidsB1088=. Tsu&amoto T* Kumamoto I* -asumori 2* -i(a&r 6* hodes T* 4irman 47* 4uess 6"* 7a.! : #.(!uppl 3):1:. %P6 disease management. +?2:. 103. Prostat: Kelainan:&elainan $ina&* diagnosis* dan penanganan. 7a&arta: Pener#it %u&u Kedo&teran 34/> 2004. !aluran &emih dan alat &elamin lela&i.o#sen 67*1ie#er --.. !. -oti9asi untu& mela&u&an &ontrol pen(a&itn(a Rangkuman Hasil Pembelajaran Portofolio : 1..al> 1===.e o) prostatism in 7apanese men in a population #ased stud( .mdB etrie9eCd#BPu#-edClistDuidsB=3=32=1CdoptB"#stra. http://. ahard$o D. <m#as .. Kim 61* %elldegrun ".ardi E/.#i...nih. h.nih.giA . 6asil Pem#ela$aran : 1.4ra. <rolog(.).n. http://....t 8.). -engetahui tentang pen(e#a#* diagnosis* mani)estasi &linis* diagnosis #anding dan pato)isiologi PP'K 2.go9/entre5/@uer(. Dalam: !$amsuhida$at !* Karnadihard$a J* Praset(ono T'6* udiman * editor.. <nited !tates o) "meri. ?th edition.art5Hs manual o) surger(. %u&u a$ar ilmu #edah !$amsuhida$at:De 7ong.#i. 7 <rol 1==8>184:3=1:3=8. n.h. /happle / .. Keluhan Tam#ahan %atu& #erdaha& : . 7a&arta: "sian -edi. +. 3ur <rol 1===> 3.:6ill /ompanies* 0n.. Pre9alen.ith . 3du&asi tentang pen(a&it &e pasien dan &eluarga 4.an stud(.

(:/:)* !&lera 0&teri.aha(a (M/M)* pergera&an mata &esegala arah #ai&..hitis &emudian mem#ai& tetapi pasien tida& mela&u&an &ontrol ulang pen(a&itn(a.a(at Pen(a&it !e&arang : Pasien datang &e 04D !D Kolonel "#und$ani %ang&o dengan &eluhan sesa& napas 1 hari se#elum masu& rumah sa&it.8 . i. : 88 Kg : 1. (:/:)* pupil iso&or* re)le&s .a(at mero&o& lama. Pasien mempun(ai ri.m : 20*2 : normal : dalam #atas normal : 3dema palpe#ra (:/:)* /on$unti9a "nemi. 2. • Telinga* hidung* tenggoro&an : dalam #atas normal . Objektif : Pemeri&saan Eisi& : • Keadaan <mum • Kesadaran • Te&anan darah • 2adi • Ere&uensi pernapasan • !uhu • %erat %adan • Tinggi %adan • 0-T • 4i5i • Kepala • -ata : Tampa& sa&it sedang : /omposmentis : 120/?0 : =? K/menit : 2? K/menit : 3+*4 L. Pasien $uga sudah pernah #ero#at untu& &eluhan sesa& dan didiagnosis dengan #ron.. Pasien $uga mengeluh #atu& #erdaha&.

: !upel* n(eri te&an pada a#domen #agian #a.000/u1 : 11. 4lu&osa : 13.• 1eher • ThoraK : dalam #atas normal : $antung dalam #atas normal Paru: !uara pernapasan 9esi&uler M/M* h :/:* Jh M/M • "#domen 0 P P " • • • 4enital "nus 3&stremitas : : Datar* . mg/dl : 11 g/dl : 31 N : 1?=.arna &ulit sama dengan se&itar. Pemeri&saan Penun$ang : • 6asil la#oratorium 6# 6t Trom#osit 1eu&osit 13D Kimia Darah : : 3.ah* tera#a )ull #last : Timpani pada seluruh a#domen* n(eri &etu& (:) : %ising usus (M) normal : tida& diperi&sa : tida& diperi&sa : a&ral hangat* sianosis (:)* edema (:).200/u1 : 8 mm/$am ssessment !Penalaran Klinis" : .

PP'K terdiri dari #ron&itis &roni& dan em)isema atau ga#ungan &eduan(a. 3. Pada !ur9ai Kesehatan umah Tangga (!K T) 1=?.ah #erulang De)isiensi antitripsin al)a : 1* umumn(a $arang terdapat di 0ndonesia Pato)isiologi : .a(at terpa$an polusi udara di ling&ungan dan tempat &er$a 6iperea&ti9iti #ron&us i.a(at in)e&si saluran napas #a. i.a(at mero&o& perlu diperhati&an : a. Dalam pen.a(at mero&o& o Pero&o& a&ti) o Pero&o& pasi) o %e&as pero&o& #. 4. Ea&tor esi&o: 1. 8. &arena asma* #ron&itis &roni& dan em)isema mendudu&i pering&at &e : . 3pidemiologi : Di 0ndonesia tida& ada data (ang a&urat tentang &e&erapan PP'K.atatan ri.00 o %erat : O. i.00 2. !K T Dep&es pen(e#a# tersering &ematian di 0ndonesia. dari 10 Ke#iasaan mero&o& merupa&an satu : satun(a pen(e#a# &ausal (ang terpenting* $auh le#ih penting dari )a&tor pen(e#a# lainn(a. asma* #ron&itis &roni& dan 0 1==2 menun$u&&an ang&a &ematian em)isema mendudu&i pering&at &e : 8 se#agai pen(e#a# &esa&itan ter#an(a& dari 10 pen(e#a# &esa&itan utama. Dera$at #erat mero&o& dengan 0nde&s %rin&man (0%)* (aitu per&alian $umlah rata:rata #atang ro&o& dihisap sehari di&ali&an lama mero&o& dalam tahun : o ingan : 0:200 o !edang : 200:.De)inisi : PP'K adalah pen(a&it paru &roni& (ang ditandai oleh ham#atan aliran udara di saluran napas (ang #ersi)at progressi) nonre9ersi#el atau re9ersi#el parsial.

!e. 3m)isema ditandai oleh pele#aran rongga udara distal #ron&iolus terminal* disertai &erusa&an dinding al9eoli. Konsep Patogenesis PP'K Per#edaan Patogenesis "sma dan PP'K .ah 3m)isema asinar distal (paraseptal)* le#ih #an(a& mengenai saluran napas distal* du&tus dan sa&us al9eoler.ara anatomi& di#eda&an tiga $enis em)isema: • 3m)isema sentriasinar* dimulai dari #ron&iolus respiratori dan meluas &e peri)er* terutama mengenai #agian atas paru sering a&i#at &e#iasaan mero&o& lama • • 3m)isema panasinar (panlo#uler)* meli#at&an seluruh al9eoli se.ara merata dan ter#an(a& pada paru #agian #a. Proses terlo&alisir di septa atau de&at pleura '#stru&si saluran napas pada PP'K #ersi)at ire9ersi#el dan ter$adi &arena peru#ahan stru&tural pada saluran napas &e.il (aitu : in)lamasi* )i#rosis* metaplasi sel go#let dan hipertropi otot polos pen(e#a# utama o#stru&si $alan napas.Pada #ron&itis &roni& terdapat pem#esaran &elen$ar mu&osa #ron&us* metaplasia sel go#let* in)lamasi* hipertro)i otot polos pernapasan serta distorsi a&i#at )i#rosis.

Pemeri&saan rutin #.a(at pen(a&it Ea&tor predisposisi #.alaupun &urang tepat* dapat dipa&ai se#agai alternati) dengan memantau 9aria#iliti harian pagi dan sore* tida& le#ih dari 20N • <$i #ron&odilator . 4am#aran &linis a. Pemeri&saan rutin 1. "namnesis • • • Keluhan i. Pemeri&saan penun$ang a.Diagnosis: 4e$ala dan tanda PP'K sangat #er9ariasi* mulai dari tanpa ge$ala* ge$ala ringan hingga #erat. Pemeri&saan )isis %. o '#stru&si : N P3P1(P3P1/P3P1 pred) Q ?0N P3P1N (P3P1/KPP) Q +8 N P3P1 merupa&an parameter (ang paling umum dipa&ai untu& menilai #eratn(a PP'K dan memantau per$alanan pen(a&it. Pada pemeri&saan )isis tida& ditemu&an &elainan $elas dan tanda in)lasi paru Diagnosis PP'K di tega&&an #erdasar&an : ". o "pa#ila spirometri tida& tersedia atau tida& mung&in dila&u&an* "P3 meter . Eaal paru • !pirometri (P3P1* P3P1predi&si* KPP* P3P1/KPP o '#stru&si ditentu&an oleh nilai P3P1 predi&si ( N ) dan atau P3P1/KPP ( N ). Pemeri&saan &husus Pemeri&saan Penun$ang: a.

al dan Q 200 ml o <$i #ron&odilator dila&u&an pada PP'K sta#il 2.atu#er&ulosis) o Pneumotora&s o 4agal $antung &roni& o Pen(a&it paru dengan o#stru&si saluran napas lain* misal: #ron&ie&tasis* destro(ed lung .o Dila&u&an dengan mengguna&an spirometri* #ila tida& ada guna&an "P3 meter. Darah rutin 6#* 6t* leu&osit 3. adiologi Eoto tora&s P" dan lateral #erguna untu& men(ing&ir&an pen(a&it paru lain Pada em)isema terlihat gam#aran : • 6iperin)lasi • • • • 6iperlusen uang retrosternal mele#ar Dia)ragma mendatar 7antung menggantung ($antung pendulum / tear drop / eye drop appearance) Pada #ron&itis &roni& : o 2ormal o /ora&an #ron&o9as&uler #ertam#ah pada 21 N &asus Diagnosis %anding: o "sma o !'PT (!indroma '#stru&si Pas. o !etelah pem#erian #ron&odilator inhalasi se#an(a& ? hisapan* 18 : 20 menit &emudian dilihat peru#ahan nilai P3P1 atau "P3* peru#ahan P3P1 atau "P3 Q 20N nilai a.

4agal napas &roni& #. 2utrisi .egah penurunan )aal paru o -ening&at&an &ualiti hidup penderita Penatala&sanaan se. 4agal napas a&ut pada gagal napas &roni& 2.ara umum PP'K meliputi : 1. 4agal napas a. Korpulmonal Plan : • • #iagnosis : PP'K Pengobatan : . '#at R o#atan 3. 3du&asi 2. Pentilasi me&ani& 8. Kompli&asi: Kompli&asi (ang dapat ter$adi pada PP'K adalah: 1.egah e&saser#asi #erulang o -emper#ai&i dan men. Terapi o&sigen 4.. eha#ilitasi PP'K merupa&an pen(a&it paru &roni& progresi) dan nonre9ersi#el* sehingga penatala&sanaan PP'K ter#agi atas (1) penatala&sanaan pada &eadaan sta#il dan (2) penatala&sanaan pada e&saser#asi a&ut.Penatala&sanaan : Tu$uan Penatala&sanaan : o -engurangi ge$ala o -en. 0n)e&si &roni& 3.

. Pem#erian edu&asi untu& dila&u&an e9aluasi untu& mela&u&an &ontrol ulang.hee5ing masih ada dengan $ara& 20 menit D8 800.ara rasional perlun(a &onsultasi dengan do&ter spesialis pen(a&it dalam. M aminophilin 1 amp 20 tts/menit diulang 3 &ali sehari DeKametason 3 K 1 amp !al#utamol 2 K 2 ta# "m#roKol s(r 3 K 2 / '2 2:4 liter/menit • Pen%i%ikan : dila&u&an &epada pasien dan &eluargann(a untu& mem#antu proses pen(em#uhan dan pemulihan. .$armakologi : 2e#uli5er diulang $i&a . • Konsultasi : dila&u&an se.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful