You are on page 1of 13

SISTEM PENGONTROLAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY PADA TEKANAN DAN GERAKAN PENYEMPROTAN PENGECATAN PERMUKAAN BIDANG DATAR

CONTROL SYSTEM USING FUZZY LOGIC ON PRESSURE AND MOVEMENT OF PAINTING SPRAYING ON FLAT FIELD SURFACE

Tony J. Wungkana 1, Zulfajri B. Hasanuddin 2, Faizal Samman 2 Elektro, Politeknik Negeri Manado Elektro, Prodi Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
1Jurusan

2Jurusan

Alamat Korespondensi: Tony .J Wungkana Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado Manado. Sulawesi Utara. HP: 081340021944 Email: Tony.jemy@yahoo.co.id

Hasil yang peroleh adalah kualitas pengecetan pada bidang datar dengan memperhitungkan efisiensi waktu dan bahan cat. with the consideration of the efficiency of time and paint materials. fuzzy logic. dan mengurangi terjadinya pemborosan pemakaian bahan cat. the method will make a lot of possible conditions.logika fuzzy. sesuai dengan luasan media pengecetan. The purpose of this research is to design a good quality of paint spray patterns and make intelligent control system on the pressure and direction of movement of the spraying. according to the painting area. peningkatkan mutu pengecatan dengan hasil yang berkualitas. pengecatan bidang datar ABSTRACT Technological developments play an important role in enhancing the efficiency of performance.Tujuan dari penelitian ini yaitu mendesain pola penyemprotan pengecatan yang memiliki kualitas yang baik dan membuat sistem kendali cerdas pada tekanan dan arah pergerakan penyemprotan. Kata kunci : Sistem pengontrolan. Sistem yang akan di bangun memanfaatkan data input untuk mengontrol arah dan tekanan penyemprotan. human performance efficiency improvement. improvement of painting quality as the results. and reduces wastage of paint material usage. The method used is the fuzzy logic. Keywords: Control systems. peningkatan efisiensi kinerja manusia. Metode yang digunakan adalah Logika Fuzzy akan membuat banyak kondisi kemungkinan. The results obtained are pengecetan quality on a flat.ABSTRAK Perkembangan teknologi memiliki peranan penting dalam peningkatkan efisiensi kinerja. Disimpulkan bahwa dari pengujian bahwa program berhasil berjalan baik sesuai alur program dengan penerapan algoritma fuzzy untuk mendapatkan kualitas pengecatan yang bagus besar derajat tekanan tuas berpengaruh pada hasil luasan cat. System will be built utilizing the data input to control the direction and pressure spraying. Concluded that of the tests that the program runs well managed in accordance with the application program flow fuzzy algorithm to obtain a good quality paint large degree of influence on the pressure lever paint area. painting the flat field .

serta tidak ditunjang dengan penerapan teknologi yang ada. pada penelitan ini membahas kendali posisi dari suatu DC motor menggunakan logika fuzzy. dimana salah satunya adalah teknologi pengontrolan.PENDAHULUAN Dalam meningkatkan efisiensi kinerja adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. maka dapat dikembangkan teknologi-teknologi pengontrolan untuk membantu manusia sebagai bagian dari efisiensi sumber daya walaupun dalam wujud sistem yang sederhana.2009). Salah satu bidang yang dapat menggunakan aplikasi dari pengembangan teknologi pengontrolan adalah kegiatan pengecatan. hasil pengujian menunjukkan membership function dengan bentuk segitiga dan defuzzifikasi center of area dapat memberikan hasil yang baik (Winarno. Hasil pengujian menunjukkan membership function dengan bentuk segitiga atau trapezoid tidak memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap respon sistem (Thiang. membuat pemanfaatan teknologi kontrol belum menjangkau seluruh lapisan industri khususnya yang berkaitan dengan kegiatan pengecatan. Namun di Indonesia. Beberapa penelitian yang telah dilakukan mengenai penggunaan metode fuzzy logic pada sistem pengontrolan yaitu aplikasi kendali fuzzy logic untuk pengaturan pergerakan motor universal.2001). Teknologi pengontrolan sederhana telah banyak digunakan dan terus berkembang sampai saat ini. Sistem pengontrolan bertujuan untuk mendapatkan kwalitas pengecatan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain pola penyemprotan pengecatan yang memiliki kualitas yang bai dan membuktikan bahwa metode fuzzy logic dapat diterapkan untuk kendali cerdas pada tekanan dan arah pergerakan penyemprotan. Pemanfaatan teknologi pengontrolan untuk kegiatan pengecatan sebenarnya telah digunakan terutama pada pabrik-pabrik besar dengan produksi berskala besar. kendali fuzzy logic diimplementasikan pada komputer dan algoritma kendali dirancang menggunakan program Labview dan melihat kondisi rill dari posisi kendali DC motor. seiring dengan munculnya hasil-hasil karya manusia dalam berbagai bidang yang umumnya bertujuan untuk mengefisienkan sumber daya yang ada. . Penelitian lain yang berkaitan dengan algoritama fuzzy yaitu aplikasi fuzzy logic sebagai kontrol posisi motor DC. biaya pembuatan dan pengoperasian yang besar. Berdasarkan pemikiran diatas. kecepatan pengecatan untuk suatu objek dalam jumlah yang banyak serta keamanan dan kenyamanan pekerja. pada penelitian ini metode defuzzifikasi yang digunakan adalah metode mean of maxima dan center of area.

2000). Perancangan Sistem Pengontrolan Untuk membuat sistem pengontrolan tekanan dan gerakan penyemprot untuk pengecatan pada permukaan rata bidang empat persegi maka terlebih dahulu di rancang dan dibuat konstruksi mekaniknya. Analisis data dilakukan dengan membandingkan faktor efesinsi dan kualitas hasil pengecetan pada proses manual dengan proses pengontrolan yang menerapkan algoritma fuzzy.Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk peningkatan efisiensi kinerja manusia. Perancangan Sistem dengan Variable Fuzzy Sistem yang akan di bangun memanfaatkan data input untuk mengontrol arah dan tekanan penyemprotan.2010. untuk melakukan proses pengecetan secara otomatis dengan menerapkan prinsip kerja dari algoritma fuzzy. Melihat batasan yang ada bahwa yang akan di cat adalah bidang datar empat persegi maka dibuat konstruksi mekanik sesuai pada gambar 2. mengontrol tekanan penyemprotan. Hasil yang peroleh adalah Kualitas pengecetan dengan memperhitungkan efisiensi waktu dan bahan cat dapat dilihat pada gambar 1.Doitsidis dkk 2000. 11 Manado dimulai pada bulan Februari s/d Juni 2013. peningkatkan mutu pengecatan dengan hasil yang berkualitas dan mengurangi terjadinya pemborosan pemakaian bahan cat. Ionescu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan menlakukan pengambilan data langsung terhadap hasil pengecetan dengan proses manual dan dengan proses pengontrolan. Sourav. yaitu : mengontrol arah penyemprotan (bidang tegak atau datar). Jenis penelitian yang digunakan adalah peneitian kuatitatif dengan menggunakan desain perancangan dan pemuatan alat (prototype). dengan konstruksi ini. dapat ditentukan beberapa pokok pengontrolan untuk sistem pengontrolan secara keseluruhan. Berdasarkan arah penyemprotannya . mengontrol gerakan botol semprot dengan arah horizontal (kiri-kanan). sesuai dengan luasan media pengecetan. Laboraturium Politeknik Negeri Manado dan bengkel ME kompleks Perum Dipenda Mas No. Logika fuzzy akan membuat banyak kondisi kemungkinan. METODE PENELITIAN Lokasi dan Desain Penelitan Pengumpulan data dan penelitian ini dilakukan di Manado. (L. maka dapat dibuat alur sistem pengontrolan untuk pemrograman pengontrol secara keseluruhan. Dari pokok-pokok pengontrolan tersebut.

Luas sekali. Sedang. Untuk membership fungsi untuk output posisi tuas adalah.Untuk membership fungsi untuk input Jarak objek adalah. Tujuan pengujian ini untuk mendapatkan batas bidang penyemprotan terhadap posisi untuk dijadikan pedoman dalam setiap penentuan batas pengecatan sehingga untuk pengecatan pada objek yang berbeda. Lee S.H.Sistem dirancang dengan dua input dan satu output. maka langkah selanjutnya membuat rule setiap kondisi yang akan terjadi. Pengujian ini belum menggunakan cairan cat dan objek apapun untuk pengecatan. Charles. Motor wiper diatur arah bolak balik susuai jarak yang ditetapkan dan motor servo diset pada posisi sudut dari 10-50 derajat.Jauh sekali. maka dilakukan pengujian untuk mengetahui apakah program yang dibuat berhasil atau tidak. Dari desain system menggunakan mikrokomputer dengan keypad sebagai input luasan cat dan jarak objek dengan alur programnya seperti ditampilkan gambar 3. Agak Dekat. (Kuo. sistem pengontrolan penyemprotan bidang tegak (arah depan) dan sistem pengontrolan penyemprotan bidang datar (arah bawah). Tarik Penuh. Agak Jauh . 1998. Nour dkk. ) Media Pengecetan Objek tertentu untuk pengecatan bidang datar dengan batasan konstruksi mekaniknya sebagai alat demonstrasi. Kurang Lual. 2010.Cukup Luas. Tarik agak Penuh. (Nikhil. 2000). Tarik Sedikit Sekali. Input di buat lima bagian dalam membership fungsi untuk input luasan cat adalah. Deskripsi Sistem Deskripsi sistem ditunjukan melalui alur flow chart yang digambarkan sesuai dengan pola kerja system pengecatan yang akan dirancang. Pengujiannya didapatkan bahwa program berhasil berjalan baik dengan alur programnya. Tarik Sedikit. Agak Luas. 2007. Objek yang digunakan adalah papan triplek dengan ukuran 50 cm x 88 cm baik untuk bidang datar. Cara kerja pengecatan. HASIL Desain Logika Samar Setelah pemrograman selesai. (Yi Fu. Dari setiap lima kondisi input dan output akan . Tarik Sedang.2007) Setelah rancangan setiap bagian dari input dan output.2010. Sangat Dekat. pertama-tama compressor di aktifkan dan diisi tekanan sampai 4 bar bersamaan dengan sumber tegangan pada mikrokontroler diset sesuai dengan waktu dan jarak saat pengecatan. Input luasan chat diperlihatkan pada rancangan membership fungsi . Namun untuk memudahkan pengoperasian sistem maka harus dibuat pengaturan reset terlebih dahulu. Luas.maka sistem pengontrolan pengecatan ini dapat dibagi dua bagian.

10cm. Proses pengisian setiap kemungkinan pada rule adalah saat rule diaktifkan maka akan ada tiga menu dari dua parameter input dan satu parameter output. Jarak objek = 25 dan output menghasilkan posisi luasan = 26. 40cm. 30 cm.diuraikan masing-masing kemungkinan yang terjadi. Dari tampilan gambar 26 input luasan cat = 13. 30 cm. View rule menampilkan nilai input dan output hasil proses fuzzy logic ditampilkan gambar 26. 20cm. Pada pengjian hasil output tarikan tuas 30o maka diperoleh kemungkinan hasil untuk setiap jarak objek 50cm. 30 cm. Pengujian Sistem Penentuan kualitas cat pada objek bidang datar ditentukan dari hasil cat yang diperoleh pada media pengecatan (tebal /tipis hasil pengecatan). 40cm. 10cm. dengan pemanfaatan fuzzy logic fungsi keanggotaan yang menggambarkan kondisi input dan . pengujian hasil output tarikan tuas 40 o maka diperoleh kemungkinan hasil untuk setiap jarak objek 50cm. Hasil pengecatan dari jarak 50cm hingga 10cm cenderung mengecil dengan kondisi pengecatan masih tipis juga masih kurang bagus. 40cm. 20cm. 20cm. Pengujian Sistem Fuzzy logic dapat dilhat pada gambar 4. 30 cm. Pada pengujian hasil output tarikan tuas 100 . hasil pengecatan dari jarak 50 cm hingga 10cm cenderung mengecil dengan kondisi pengecatan masih kurang bagus.1. Pada pengujian hasil output tarikan tuas 50 o maka diperoleh kemungkinan hasil untuk setiap jarak objek 50cm. Jarak Objek= 25 dan output 26. Pada pengjian hasil output tarikan tuas 200 diperoleh kemungkinan hasil untuk setiap jarak objek 50cm. dengan data luasan cat=13. Dari desain kondisi pengecatan untuk output tarikan tuas penyemprotan deperoleh 25 kemungkinan dengan menggunakan algoritma logika samar.1 derajat. maka diperoleh kemungkinan hasil untuk setiap jarak objek 50 cm. Sesuai dengan rancangan logika samar yang telah diuraikan. 10cm . Masing – masing kandisi akan diaktifkan sesuai dengan kemungkinan yang terjadi/ Pengisian rule diinputkan dengan 25 kemungkinan dengan input luasan cat dan jarak objek serta output posisi tarikan. 40cm. Maka dari hasil yang diperoleh dari rancangan dengan melakukan 5 kali percobaan yaitu dengan posisi tarikan tuas pada jarak objek yang berbeda. 20cm. 10cm hasil pengecatan dari jarak 50cm hingga 10cm cenderung mengecil dengan kondisi pengecatan bagus. 30 cm. 20cm. 40cm. PEMBAHASAN Penelitian ini memberikan hasil yang tepat dalam percobaan yang telah dilakukan. 10cm hasil pengecatan dari jarak 50cm hingga 10cm cenderung mengecil dengan kondisi pengecatan bagus. Hasil pengecatan dari jarak 50cm hingga 10cm cenderung mengecil dengan kondisi pengecatan mendekati hasil yang diharapkan.

untuk mendapatkan kualitas pengecatan yang bagus besar derajat tekanan tuas berpengaruh pada hasil luasan cat. Pembentukan nilai output pada metode fuzzy dapat dibentuk berdasarkan deskripsi kerja sistem yang menghasilkan posisi tarikan tuas cat. Dari hasil pengujian yaitu membandingkan manual dengan penggunaan sistem pengontolan. Berdasarkan hasil pengujian pebandingann sistem manual dengan sistem pengontolan: Ditinjau dari penggunaan sumber daya manusia dalam penelitian ini dilakukan pengujian yaitu membandingkan waktu setiap pengecatan yang dilakukan oleh manusia dengan penggunaan alat pengotrolan data diambil dari percobaan dengan jarak pengecatan 10-50 cm pada media triplex ukuran 10x 30 cm dapat dilihat dari tabel 1. Hasil pengujian didapatkan bahwa program berhasil berjalan baik dengan alur programnya dengan penerapan algoritma fuzzy dimana hasil yang didapat nilai luasan cat = 13 cm. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan pada bab-bab sebelumnya maka dapat disimpulkan beberapa hal berikut: Metode fuzzy memberikan hasil yang tepat dalam percobaan yang telah dilakukan. Hasil pengujian sistem pengontrolan didapatkan derajat tekanan tuas mempengaruh hasil kuaitas pengecatan dimana dari 5 kali percobaan semakin dekat jarak objek yaitu pada jarak 10 cm dengan tekanan tuas 50o mengahasilkan kualitas cat yang bagus namun dengan luas permukaan cat yang lebih kecil yaitu 13 cm. Dari pengujian didapatkan bahwa program berhasil berjalan baik dengan alur programnya dengan penerapan algoritma fuzzy dimana hasil yang didapat nilai luasan cat = 13 cm. jarak objek 25 cm input ini menghasilkan output = 26.1o sesuai dengan kondisi pada hasil pengujian sistem. peningkatan akurasi aistem . waktu dan tenaga pengerjaan. jarak objek 25 cm input ini menghasilkan output = 26. untuk mendapatkan kualitas pengecatan yang bagus besar derajat tekanan tuas berpengaruh pada hasil luasan cat. dengan fungsi keanggotaan yang menggambarkan kondisi input dan output.1 o sesuai dengan kondisi pada hasil pengujian sistem. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa dari segi waktu pengerjaan sistem kontrol lebih efektif dibandingkan dengan manusia namun kualitas yang didapat dari segi detail pengerjaan manusia lebih unggul dibanding dengan sistem pengontrolan. detail pengerjaan manusia lebih baik dibandingkan dengan mesin namun kualitas pengerjaan dapat ditingkatkan dengan menggunakan sistem pengontrolan serta meminimalkan proses.output. Pembentukan nilai output pada metode fuzzy dapat dibentuk berdasarkan deskripsi kerja sistem yang menghasilkan posisi tarikan tuas cat. Dari penelitian ini diharapkan perancangan sistem yang dibuat hendaknya dapat dikembangkan dengan menambah kondisi kemungkinan dan media luasan diperbesar.

Perlu di perhitungkan berapa volume cat yang dibutuhkan dalam pengecatan. serta teknik penyemprotan mengacu pada penyemprotan printer untuk menghasilkan kualitas penyemprotan pada bidang objek .dapat menggunakan aturan-aturan tambahan lainya untuk sudut-sudut tertentu dan untuk pengembangan penelitian perlu ditambahkan kamera pada posisi penyemprotan supaya lebih efektif.

conventional PID control of an inverted pendulum robot.Washington DC.K.Chhabra. Obstacle Avoidance of mobile robot using PSO based Neuro Fuzzy Technique.(2000). Ionescu.F. Jakarta.Dutta. (2010).. Chan K. T. (2000). .Sidharth. Jurnal Teknik Elektro Vol. Fuzzy logic control vs. International Symposium on Neuro-Fuzzy Systems.DAFTAR PUSTAKA Charles. International Journal of Computer Theory and Engineering.Tsourveloudis.. Automatic Control System. A Robust Algorithm for Local Obstacle Avoidance. Yi Fu. No. pp.1 Maret 2001 : 33 – 42 Univesitas Kristen Petra. Aplikasi Fuzzy Logic Sebagai Kontrol Posisi Motor DC. H.Jindal. (2002).1..Haszier.I.Mesin-Mesin Listrik.Resmana.(2007). Benjamin. (2007). Proceeding of the 2002 IEEE International Conference on Robotics & Automation . M.Proceedings of 2007 ASEE American society for engineering education. (2010).P. Thiang.(2001).Jindal.A.Aplikasi Kendali Fuzzy Logic untuk Pengaturan Kecepatan. Winarno. Li..155160. Panda. Man and Cybernetics Society. Nikhil. Development of a Matlab Data Acquisition and Control Toolbox for PIC Microcontrollers. . (2009).H. (2010). Kingsley.Y. Lee S.(1998).Hardware/Software Codesign for a Fuzzy Autonomous Road-Following System.Valavanis... Kuo.F. Proceedings of IEEE System.H. Prenhallindo. Ooi J. Fuzzy Logic Based Autonomonous Skid Steering Vehicle Navigation.E..Akhil. Prosiding SENTIA Politeknik Negeri Malang. Kaye.Comparison between classical and fuzzy-controller for electrohydraulic axes. Sourav. International Journal on Computer Science and Engineering.Wahyudi...Jakarta.. Doitsidis. Proceedings of 2007 ICIAS International Conference on Intelligent and Advanced Systems. Nour M..

Tabel 1.5 detik Sistem 11 detik 11 detik 11 detik 11 detik 11 detik . Perbandingan waktu pengerjaan sistem manual dengan sistem control Waktu No Jarak Pengecatan Manusia 1 2 3 4 5 10 cm 20 cm 30 cm 40 cm 50 cm 12 detik 13 detik 14 detik 14 detik 14.

.Gambar 1. Rancangan Konstruksi Sistem. sebagai saklar pemberi sinyal] Gambar 2. Blok Diagram Sistem Motor A LS LS Servo LS Kompresor LS LS LS [Ket : LS adalah Limit Switch.

Gambar 3 Diagram Alir Input Sistem .

Pengujian dengan desain logika samar .Gambar 4.