Keluhan utama: Mulas-mulas sejak 10 jam sebelum masuk rumah sakit.

Keluhan tambahan : Keluar lendir dan darah dari kemaluannya sejak 9 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien datang ke UGD RS Polri tanggal 19 September pukul 21:32 dalam keadaan hamil anak pertama dengan usia kehamilan 40 minggu dari hasil pemeriksaan bidan terakhir. Pasien tidak mengingat pasti hari pertama haid terakhir dan diperkirakan tanggal 6 November 2012. Lama haid 7 hari dan siklus haidnya teratur. Keluhan mulas dirasakan hilang timbul, + 15menit sekali. Pasien merasakan mulas yang dirasakan tidak teratur, terkadang kuat dan lama. keluhan lain diketahui pasien saat pasien pergi buang air kecil dan melihat adanya darah dan lender jernih dari kemaluannya. Darah yang keluar sedikit, tidak bertambah banyak, dan berwarna merah kecoklatan. Pagi hari sebelum masuk RS Polri, pada pukul 12.00, pasien datang ke bidan di Cengkareng tempat pasien biasa periksa ANC karena keluhan serupa. Ketika diperiksa, tekanan darah saat itu 160/110 dan hasil pemeriksaan dalam masih belum ada pembukaan. Sehingga pasien dirujuk ke RS Mulya. Hasil pemeriksaan lab H2TL, urinalisis dan GDS pasien dinyatakan dalam batas normal. Namun, Pihak RS Mulya menolak untuk melakukan perawatan dan operasi section cesarean dikarenakan minimnya fasilitas ICU dan NICU. Pasien kembali bidan di Cengkareng sore harinya lagi, kemudian dirujuk ke RS Patria IKKT. Hasil pemeriksaan lab dalam batas normal, kecuali proteinuria positif 4. Namun, Pihak RS Patria IKKT juga menolak untuk melakukan perawatan dan operasi section cesarean dikarenakan alasan yang serupa. Akhirnya pasien dianjurkan saudaranya, yang merupakan teman karumkit, untuk ke RS Polri. Pasien mengaku, tekanan darahnya selama sebelum hamil dan pada awal kehamilan berkisar antara 120/80 sampai 130/80, akan tetapi ketika usia kehamilannya 7 bulan, tekanan darahnya meningkat menjadi 160/100. Pasien mengaku mendapat obat rutin dari bidan berupa nifedipine 3x10mg sejak saat itu, namun tidak dikonsumsi secara teratur. Pasien menyangkal pernah sakit kepala hebat, nyeri pada tengkuk, nyeri ulu hati, nyeri perut hebat, penglihatan kabur selama kehamilan, sesak nafas, maupun kejang. Pasien menyangkal adanya riwayat darah tinggi sebelum hamil. Gangguan BAK dan BAB disangkal pasien, nyeri pinggang juga disangkal pasien. Pasien mengaku selama kehamilan tidak pernah keluar cairan dari kemaluan yang tak dapat ditahan, berwarna jernih, keluar banyak dalam waktu singkat, berbau agak amis, ataupun keluar saat berjalan maupun berpindah posisi dari duduk menjadi berdiri. Pasien mengetahui dirinya hamil karena mengalami terlambat menstruasi selama kurang lebih 1 minggu. Kemudian pasien memeriksakan diri dengan menggunakan test pack dan hasilnya positif. Namun, baru sejak kehamilan 4 bulan, pasien mulai control teratur ke bidan di Cengkareng setiap 1 bulan sekali.

pasien juga mengeluhkan mual muntah ketika hamil sampai usia kehamilan menginjak 4 bulan. Pasien merasakan gerakan janin pertama kali saat usia kehamilan kurang lebih 4 bulan. nyeri pada tengkuk. Gerakan janin dirasakan tidak pernah berkurang. pasien tidak ingat diberikan vitamin apa dan menurut pengakuan pasien. payudaranya terasa kencang. pasien mengaku berat badannya bertambah 15 kg. kedua kaki pasien mulai dirasakan membengkak. . Pasien mengaku memiliki kebiasaan makan garam selama kehamilan 4-5 bulan setiap hari. pasien merasa perutnya semakin besar. pasien juga sempat mendapatkan vitamin dari bidan. bidan menyatakan bahwa kehamilan pasien dalam batas normal. Pasien diperdengarkan suara denyut jantung janin saat usia kehamilan 4 bulan. dan tidak gatal. Selama kehamilan. Riwayat perdarahan selama kehamilan disangkal. Pasien juga menyangkal sedang mengkonsumsi obat dalam jangka waktu lama. dan sering kencing. nyeri ulu hati. Pasien pertama kali di USG pada usia kehamilan 4 bulan di RS dekat rumah dan dinyatakan normal. Pasien mengaku bidan memberikan terapi untuk keputihan ini. Dari keterangan pasien. pasien tidak mempunyai keluhan apapun. hanya pada saat usia kehamilan 5 bulan. Pasien juga tidak pernah mengalami demam selama kehamilan. semakin gampang lelah. Selama kehamilan. pasien sering merasa pegal-pegal di bagian pinggang dan mudah kenyang. namun pasien tidak pernah meminum obatnya. kurang lebih 1 sendok the sehari. pasien menyangkal sakit kepala hebat. pasien rajin mengkonsumsi vitamin tersebut sebanyak 1 x 1 per hari. akan tetapi bidan tidak memberikan terapi apapun dan mengatakan bahwa keluhan bengkak itu adalah hal biasa terjadi pada kehamilan. bersifat encer. Ketika usia kehamilan menginjak 9 bulan. pasien menyangkal adanya riwayat jatuh atau terbentur. tidak berbau. Selama kehamilan. Selain itu.Pada 3 bulan pertama kehamilan. Pasien pernah mengalami keputihan saat kehamilan. penglihatan kabur selama kehamilan. Selama kehamilan. Selama kontrol antenatal. Riwayat melakukan hubungan seksual + 2 hari SMRS. Pasien mengkonsultasikan keluhan itu kepada bidan. Selama kehamilan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful