You are on page 1of 28

LAPORAN KASUS herpes simplek genital

Oleh :husnul mala Pembimbing: dr. Boedhy Setyanto, Sp.KK

Fakultas Kedokteran UNISMA Laboratorium Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen 2014

Status Pasien
         Nama Umur Jenis kelamin Pekerjaan Agama Alamat Status Suku Tanggal periksa : Ny. R : 51 tahun : perempuan : ibu rumah tangga : Islam : Gondang legi : menikah : Jawa : 18 maret 2014

Anamnesis • Keluhan utama: Kemaluan terasa nyeri • Keluhan tambahan: kemaluan terasa sakit .panas da gatal .

• Pasien datang ke poli kulit kelamin RSUD kanjuruhan dengan keluhan nyeri di kemaluan terutama saat pasien BAK sejak 6 hari yang lalu. .Riwayat penyakit sekarang...

• RPD Tidak pernah menderita penyakit yang sama sebelumnya • RPKtida ada keluarga yang menderita sepeti ini • Kebiasaan kencing di WC umum • Aktivitas sek: kira 2x/bulan .

ekstremitas bawah : dalam batas normal • Genital: terdapat kelainan kulit . Suhu. RR (tidak dilakukan) • Kepala. HR. abdomen.Pemerikaan fisik • K. axilla. mata. GIT. ekstremitas atas. thorax.Umum: tampak sakit sedang – Kesadaran GCS : kompos mntis • Tanda vital: TD. leher. mulut. telinga.

krusta( -). sikatrik( -) sklerosis( -).ulkus( -).) • Pada kelamin : tampak kemerahan genitalia eksterna . erosi(+ ). papula( -). plak( -).Status dermatologis Efloresensi: makula eritematosa (+ ). nodul( -). kunikulus(. bula( +). vesikel( +). urtikaria( -). keratosis( -).

• Usulan pemeriksaan Tzank smear (+) sel-sel raksasa berinti banyak. dan degenerasi balon pada nucleus .

Kebiasaan kencing di WC umum.Resume • Pasien datang ke poli kulit kelamin RSUD kanjuruhan dengan keluhan nyeri di kemaluan terutama saat pasien BAK sejak 6 hari yang lalu. erosi(+) . vesikel(+). Aktivitas sek: kira 2x/bulan • Pemeriksaan fisik : genital tampak kemerahan. makula eritema(+).bula(+).

Diagnosa kerja Herpes simplek genitalis .

Diagnosa banding • Ulkus durum • Ulkus mole • Ulkus mikstum .

Penatalaksanaan • • • • Asiklovir 5x200 mg As.mefenamat 3x500 mg Cotrimoxasol 2x 480 mg Kompres PZ (untuk perawatan luar genital) .

Pembahasan kasus Herpes simplek genitalis??? (fever blister. herpes progenitalis) .

memakan waktu 8-16 jam .Klasifikasi Ilmiah: • • • • • Famili : Herpesviridae Subfamili : Alphaherpesvirinae Genus : Simpleksvirus Spesies : Virus Herpes Simpleks Tipe 1&2 Siklus pertumbuhan HSV berlangsung dengan cepat.

antigenic marker&lokasi klinis • Tipe 2 . • Tipe 1 Berdasar karakteristik pertumbuhan pada media kultur.• Infeksi akut disebabkan oleh Herpes Simplex Virus (HSV) ditandai vesikel berkelompok di permukaan kulit sembab dan eritematosa di daerah dekat mukokutan.

Cutaneus HSV Exposure Acute infection (symptom or Asymptom) Establishment of latent infection in dorsal root ganglia (innervating the mucosal areas involved in cute infection Reactivation Release of virus form latenty infected dorsal root ganglia Infection of epithelial cel mucosal ulceration Recurrent infection clinical/subclinical .

patogenesis • HSV masuk mll defek kecil pada kulit/mukosa • Replikasi lokal menyebar (aksonganglia) • Penyebaran sentrifugal daerah lebih luas .

demam.Infeksi primer • HSV tipe 1 :mulai usia anak2 (pinggang ke atas. ulserasi dangkal . hidung.seksual) • ±3minggu. Bisa krn kontak kulit • HSV tipe 2:pinggang kebawah. anoreksia. bening-mukopurulen. mulut. KGB bengkak • Klinis: vesikel bekelompok. genital(hub.

fase laten • Gejala klinis (-) • HSV(+) dalam keadaan tidak aktif pada ganglion dorsalis .

seksual. akt.Infeksi rekuren • HSV di gg.dorsalis tidak aktif aktifmencapai kulit Gejala klinis • Dipengaruhi: – trauma fisik (demam. – Trauma psikis .

gejala bintik kemerahan disertai rasa panas dan gatal pada kulit  Kadang disertai demam seperti influenza . sakit kepala  bintik kemerahan tersebut berubah menjadi vesikel disertai rasa nyeri. .  vesikel pecah dan keluar cairan jernih  Nyeri dan disuria  Uretral dan vaginal discharge  Limfa denopati yang nyeri pada daerah inguinal  Nyeri pada rektum.

Diagnosa banding • Ulkus durum • Ulkus mole • Ulkus mikstum .

Pemeriksaan penunjang bila gejala khas tidak dijumpai: • sitologi(Tzank) (+) sel-sel raksasa berinti banyak. dan degenerasi balon pada nucleus • Isolasi virus(kultur jaringan) • Titer antibody – ( kenaikan 4x rekuren) • Deteksi antigen virus(poliklonal-monoklonal) ELISA .

per oral.terapi :primer – Pengobtatan dini untuk mencegah peruasan lesi – Asiklovir 5 x 200 mg/ hari. selama 7-10 hari . per oral. selama 7-10 hari – Bila ada komplikasi berat dapat diberikan asiklovir intrvena 3 x 5 mg/kgBB/hari selama 7-10 hari – Valasiklovir 2 x 500 – 1000 mg/hari.

^_^ • Rekuren – Tx dimulai gejala pertama rekuren – Lesi ringan: simtomatik atau dapat juga dineri asiklovir krim – Lesi berat: • Asiklovir 2 x 400 mg/hari. per oral selama 5 hari • Valasiklovir 2 x 500 mg/hari.....Lanjutan. per oral. per oral selama 5 hari • Famsiklovir 2 x 125-250 mg/hari. per oral . selama 5 hari • Rekurensi lebih dari 8 kali / tahun: diberi terapi supresif selama minimal 1 tahun dengan obat – Asiklovir 3-4 x 200 mg/hari per oral – Valasiklovir 1 x 500 mg/hari per oral – Famsiklovir 2 x 250 mg/hari.

.. ^_^ • Menghindari faktor-faktor pencetus • Px imunokompremise: acyclovir cegah reaktivasi HSV • .. Konsultasi psikiatrik (faktor psikis timbulnya serangan) • pemeriksaan terhadap pasangan seksual ..Pencegahan.

herpetik hepatitis – (kehamilan): kecacatan pd bayi / lahir mati • Prognosis: – Tx cepat & tepat  baik – Gangguan imunitas infeksi menyebar & fatal .Komplikasi & prognosis • Komplikasi: – (infeksi menyebar luas/ orang tua): Meningitis. ensefalitis.