Jangan ngeri menulis tesis!

http://lowlymonita.blogspot.com/2010/08/jangan-ngeri-menulis-tesis.html

Semua orang tahu kalau menulis tesis itu mengerikan. Mengerikan jika terjadi ‘writer’s block’ yang membuat orang mogok menulis selama berjam-jam, berharihari bahkan berbulan-bulan. Aku pernah bertemu orang yang sampai trauma menulis laporan TA sendiri karena kuatir tidak dapat menulis dengan baik. Huah, jangan seserius itu, mari kita pelajari trik menulis tesis supaya tidak terasa berat! Menulis tesis! Insya Allah, akhirnya aku sampai juga di tahap tersebut. Walaupun proses mengerjakan riset kusukai, tetapi aku lebih menikmati proses duduk mengetik dan menuangkan pikiran ke dalam tesis. Onde mande! Jangan terburu-buru menilai hasilnya, karena yang penting prosesnya! (*wink*) Selama menulis ini sebenarnya ada beberapa kebiasaan bagus yang bisa kita lakukan untuk membantu penulisan tesis. Simak baik-baik, ya: a) Selesaikan semua data sekomplit-komplitnya. Cukup berbekal grafik, tabel, hasil ringkasan bacaan, data dari supplier, kita sudah bisa menulis tesis. Sedapat mungkin data-data diutak-atik supaya mudah dianalisis dan dilihat trend-nya. Kalo perlu, sediakan berbagai kemungkinan penyajian tabel atau grafik. Jangan mudah puas dengan satu jenis penyajian saja, karena kita harus membantu pembaca dengan grafik atau tabel yang tidak sulit dipahami. Gunakan versi terakhir, supaya kita tidak perlu mengolah gambar atau tabel lagi lalu menghabiskan waktu berjam-jam di sana saat mulai menulis. b) Siapkan semua artikel, buku, etc yang kita perlukan di daftar pustaka. Letakkan dalam satu folder sesuai dengan bagian-bagian tesis, sehingga saat kita menulis, tidak perlu kehilangan mood karena paper yang dimaksud tidak ketemu. Intinya, make things handy. c) Buat outline yang gampang, pikirkan 'jalan ceritanya' dan tulis kalimat untuk membimbing diri kita. Kadang kita perlu membayangkan dalam kepala kira-kira seperti apa jalan cerita sebuah bagian tesis. Apa yang harus kita letakkan terlebih dahulu sampai apa yang perlu menutup 'cerita' tadi, mesti dipikirkan baik-baik agar kita tidak mudah kehilangan arah waktu mulai menulis. Kemudian di dalam outline,

opini. h) Setelah draft zero selesai. pasti rasanya ada yang kurang. Tidak perlu yang mahal-mahal. buat jadwal menulis yang harus kita taati sendiri dan pada saat itu kita tidak bisa diganggu oleh apapun dan siapapun. biar ga semaput empat jam nonstop menulis. pendapat. Jika kita sudah punya jadwal rutin. menghapus bagian ngocol yang tidak berhubungan dengan isi tulisan. e) Gunakan blog untuk mempermahir keahlian menulis kita seperti yang pernah kuceritakan di sini. pemanasan misalnya ngeblog atau ngintip Koran online. tidak ada keharusan menyerahkannya ke pembimbing atau minta teman melihat kekacauan tersebut. Ternyata tidak punya jadwal malah membuatku lebih sering menunda acara menulis. menulis 1. Pada hari itu aku pastikan tidak ada kegiatan lain selain duduk dan menulis (mengetik ) di meja kerja. So. Lakukan dengan lebih cermat kali ini. Biasanya aku memberi hadiah pada diri sendiri seperti jalan-jalan ke kolam di depan kampus sambil memotret kembang atau itik yang sedang mandi-mandi di sana. meriang dan pusing. kalau pada hari kerja jam segitu kita tidak berada di meja kerja. lebih positif dan semangat menghadapi pekerjaan tadi. otak dipaksa berpikir kadang dalam dua bahasa dengan berbagai teori lagi. Biasanya jadwal ini akan terasa pengaruhnya setelah satu bulan dikerjakan. kita mesti sabar dan keras pada diri agar sikap disiplin menulis ini jadi rutinitas sehari-hari. d) Mulai menulis dengan kata-kata sendiri kira-kira apa yang mau diceritakan. Intinya.5 jam lagi. Tulis hanya untuk ‘mata kita’. kembali ke bagian yang mau diperbaiki. Tadinya aku berpikir membuat jadwal itu mengekang kreativitas menulisku. pikiran lebih ringan. Kalimat utama ini tidak perlu terlalu kaku. kita akan lebih segar. karena yang penting ide tulisan sudah dirangkum dahulu. sampai menambah referensi. Efeknya begitu kembali ke meja kerja. Tentunya aku bagi-bagi waktu dong. aku akan ke library untuk membaca buku atau majalah kesukaanku selama satu jam. Sisanya 30 menit biasanya kepake habis untuk persiapan awal. Aku panggil bagian ini ‘draft zero’. asumsi. Jika cuaca sedang tidak bersahabat. break 15 menit. . bahkan bertemu teman lama juga cukup untuk menghilangkan rasa sumpek menulis selama empat jam tadi. Ya iyalah. Semua ini hanya bertujuan murni mengeluarkan ide. dan break 15 menit. terkaan kita untuk isi tulisan.5 jam. g) Setelah menulis. seperti menuliskan kembali kalimat yang tidak masuk akal. Intinya begini. Misalnya aku selalu merencanakan menulis pada jam 8-12 siang selama hari kerja. Empat jam nonstop bikin aku mual-mual. f) Buat jadwal menulis. Aku pakai sistem 1. kita bisa mengedit tulisan menjadi draft one. berilah reward pada diri sendiri.letakkan kalimat utama tiap paragraf yang ingin kita tulis.

itu kan baru beberapa kali aku praktekkan untuk menulis paper. Alhamdulillah. Saat draft zero sudah bisa dicetak. Disinilah kita perlu kritis dan membantu diri sendiri untuk menuliskannya dengan lebih baik. j) Buat draft kedua. percayalah.html . kita harus menyadari bahwa tiap orang memerlukan waktu berbeda untuk menangani sesuatu. Tapi. ketiga dan seterusnya. Cetak tiap draft untuk kita baca dan edit secara manual. Misalnya. Jika memang kita perlu waktu. l) Tambah ilmu dengan membaca blog.com/2010/08/jangan-ngeri-menulis-tesis. or two or three. jangan juga terlalu fokus pada suatu bagian yang stuck. jangan lupa save as menjadi draft one. Setiap selesai satu draft. kita tidak menyesal telah pernah membuangnya. yang telah membimbingku dalam proses menemukan cara terbaik untuk menulis tesisku.i) Sikap positif perlu juga diperkuat dalam diri. uhuy! http://lowlymonita. Maklum jee. Semua itu untuk menjaga jika terjadi kesalahan. ndak nge-blog melulu. kita selesaikan tesis kita ini. atau memikirkan abstrak sambil mengetik pembahasan. Perth. karena itu toh bisa dilewati dulu dan kembali dikerjakan nanti. suatu hari kitapun akan bisa menyelesaikan apa yang sedang kita kerjakan ini. Simak tiap kalimat dan pikirkan baik-baik supaya tulisan kita masuk akal dan bahasanya tidak terlalu kaku seperti bahasa terjemahan.blogspot. panduan dan buku cara menulis tesis untuk menambah wawasan dan membantu kita tetap stay on track. fokuslah pada satu hal dalam satu waktu dan tidak multitasking. karena. jangan mengedit sambil memperbaiki referensi. Yuk mari. Aku mengucapkan Alhamdulillah. Jangan mau tergesa-gesa menulis agar cepat selesai. terima kasih Allah. Perbaiki sedapat mungkin tata bahasa/grammar dan bantu pembimbing kita dengan menghasilkan karya tulis yang dapat dibaca! k) Tiap kali mengedit. Dijamin puyeng dan tiba-tiba kita bakal cari banyak alasan untuk menunda kegiatan menulis. Mudah-mudahan aku pun dapat mengamalkan tips-tips menulis tesis di atas. Tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.