You are on page 1of 108

.

T.facebook. seperti Steve Jobs dan penulis novel Lan Fang. Untuk mengenang jasa-jasa mereka Sianr Dharma mengulas juga tentang kedua tokoh itu. Sarva Manggalam. Selain itu awal tahun 2012 Sinar Dharma mengulas kedatangan seorang bhiksuni dengan suara yang sangat merdu yaitu Ani Choying Drolma yang juga untuk pertama kalinya datang ke Indonesia. beberapa sosok Buddhis yang banyak berkiprah untuk masyarakat harus meninggalkan dunia ini.com/bec. DISTRIBUTOR SINAR DHARMA DI KOTA ANDA BATAM Suwarno 08127020450 BEKASI Himawan 08128439092 JAMBI Ferry 085274546333 KLATEN Puryono 081575064382 MEDAN Lie Ching 0811652564 PALEMBANG Hengky 081808690508 PEKANBARU Wismina 08127556328 TANGERANG Lina 08151818473 Redaktur Pelaksana (Executive Editor).surabaya Bec Surabaya Sinar Dharma Mengundang Pembaca: Artikel Dharma Anda dapat mengirimkan kepada kami artikel-artikel ajaran Dharma yang anda tulis. Kesaksian Buddhis Anda punya pengalaman bagaimana Dharma mengubah hidup anda dan lingkungan sekitar anda menjadi lebih baik? Anda dapat mengirimkan pada kami. . Get Sinar Dharma Online! http://dhammacitta. S.org/perpustakaan/ kategori/ezine/sinar-dharma/ Berita Kegiatan Vihara / organisasi Buddhis anda mengadakan kegiatan yang menarik? Silahkan mengirimkan liputannya pada kami.org http://www. Visit Us At: www. Temukan kejutan artikel-artikel menarik di Sinar Dharma edisi ini.becsurabaya. Namun beberapa bulan yang lalu.Sungguh membanggakan Indonesia dapat menjadi tuan rumah Global Conference on Buddhism untuk pertama kalinya dan Sinar Dharma edisi ini menyajikan ulasan lengkap mengenai kegiatan luar biasa tersebut. Hendrick Tanuwidjaja.

0778.66695336 Fax. 720024 Denpasar . 0354. 28 Blok B 11 Komplek Ruko Sentra Bisnis Pluit Telp. 0761.861842 Fax. Sunset Legian Kaja Legian. Imam Bonjol No. 0711.496 (Kamboja) Telp. MH PIMPINAN REDAKSI Tjahyono Wijaya REDAKTUR PELAKSANA Hendrick Tanuwidjaja PENYUNTING BAHASA Tjahyono Wijaya Djoni Ching Ik ARTISTIK & DESIGN Hendrick Tanuwidjaja Tiong Bing Suryanaga Tantora David Wibowo Sampurna PRODUKSI Dennis Hanani Wijaya SEKRETARIS REDAKSI (081331789005) Deissy Dewi INFO BERLANGGANAN. 0778. Pertokoan Surya Inti Permata II Blok D 8-9 Telp.310159 Fax. Muhammad 179 Komp. Yayasan Dharma Rangsi ALAMAT REDAKSI Jl.Kepulauan Riau Vihara Maitri Sagara Jl. Gurita I.452980 Batam . 031. Kuta Telp. Kapten Marzuki No.Sulawesi Utara PALEMBANG Yayasan Buddhakirti Vihara Dharmakirti Jl. Pertokoan Surya Inti Permata II Blok D 8-9 Telp.7345135 Fax. 0361. Rotan Baru No.4579450 Medan .Jawa Timur 2 / SINAR DHARMA 2 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . 0778. Batam .310159. Sudirman 52 Telp. SH.021.813455 Manado . CN.Kepulauan Riau MANADO Vihara Dhammadipa Jl. 0711. 081.356333 Fax. 0431. 061. 031. 0431.689281 Kediri .021. 21 Telp. Tiban 3 Blok C II No.7552453 Jambi MALANG Buddhayana Dharma Centre Jl.720984.7345135 Fax. 0361.Sumatera Utara Vihara Borobudur Jl.Riau MEDAN Jl. 1-3 Telp. 101-778-9911 a/n. Kilisuci 36 Kediri Telp.6628153 Medan Sumatera Utara DENPASAR Vihara Buddha Dharma Jl.10 Telp.Bali Jl. 061. 0761. IKLAN & PROMOSI (081331789009) Irfan Rizaldi Arfin SIRKULASI (081331789006) Yuska Maxi BEC Seluruh Indonesia DANA DHARMA mohon ditransfer ke: BCA Kapas Krampung Surabaya a/c. Perumahan Pedungan Indah No. Gatot Subroto Komplek Ruko Hotel Abadi Blok C RT 11 No 96-98 Telp.p Bong Lie Hui) Jl. 031.7440419 Denpasar .Jawa Timur PEKANBARU Jl.Jawa Timur JAKARTA Yayasan Samudra Metta Indonesia Jl.25230878 Malang .Sumatera Selatan JAMBI Yayasan Sathya Sal Ananda (u. HR. Pluit Sakti Raya No.21602 Pekanbaru . 41 Seretani Telp. Muhammad 179 Komp. 031.452636 Fax. HR.Bali BATAM Vihara Buddhayana Komplek Nagoya Point (Pasar Angkasa) Blok L No.7345143 e-mail: becsurabaya@yahoo. 0778. Ciliwung No.357375 Palembang .50 E (Ruko) Hp.7072416 Fax.66695337 Jakarta Utara KEDIRI Jl. 17 (Belakang Pom Bensin Tiban) Telp. 0741.com BEC SELURUH INDONESIA SURABAYA Yayasan Dharma Rangsi Jl. Belimbing 159 Q Telp.7345143 Surabaya .7552452 Fax. 0741.Redaksi PELINDUNG Dirjen Bimas Buddha Depag RI Direktur Bimas Agama Buddha Depag RI Kanwil Departemen Agama Propinsi Jawa Timur Yayasan Dharma Rangsi Surabaya PELINDUNG Master Hai Tao PENANGGUNG JAWAB Amin Tanjung PIMPINAN UMUM Indarto Santoso PENASEHAT HUKUM Tanudjaja.

” lelaki itu tidak ingin berhenti sejenak pun. Melihat tulisan itu. Orang itu senang sekali.” Lelaki itu berjalan terus. “Tuan yang baik hati. SINAR DHARMA  SINAR DHARMA /  . semakin kita tebarkan. lelaki itu berjalan terus. Setelah berjalan beberapa saat. tidak ada waktu untuk menolongmu. “Eh. Dusun Kebahagiaan itu semakin lama semakin mendekat. perbanyak kebajikan. tidak ada waktu untuk menolongmu. Kebahagiaan. Kebahagiaan itu tidak didapatkan dengan menambah kebencian dan keserakahan. tetapi sejak itu lelaki itu tidak pernah lagi melihat adanya papan penunjuk jalan. tolong beri aku sedikit makanan. tanpa terasa indeks kebahagiaan kita akan semakin meningkat. lelaki itu tidak pernah tiba di tempat tujuannya. Kebahagiaan itu akan datang bila kita bersedia melepas kemelekatan terhadap keinginan rendah dan melakukan kebajikan dengan pandangan yang benar.Ada seorang lelaki memutuskan untuk pergi ke sebuah dusun yang sangat jauh letaknya. Di atasnya tertulis: “Jarak ke Dusun Kebahagiaan masih 10 km”. semakin bertambahlah rasa bahagia itu dan semakin berbahagialah kita. Sudah tiga hari aku tidak makan. Apakah dua hal itu? Kebencian. lalu dia melihat lagi sebuah penunjuk jalan. Setelah berjalan lagi beberapa waktu. dia melihat seseorang yang terperosok ke dalam lumpur hisap berteriak meminta pertolongan kepadanya. “aku sedang terburuburu menuju Dusun Kebahagiaan. semakin bertambahlah rasa benci itu dan semakin menderitalah kita. Anak kecil itu meminta bantuan. Pengemis itu menarik tangannya sambil berkata. muncul seorang pengemis. semakin kita tebarkan.” “Maaf. bisakah membantuku?” “Maaf.” Dia terus berjalan menuju arah Dusun Kebahagiaan.” lelaki itu menjawab sambil terus berjalan. Akhirnya. bukannya berkurang.” Berjalan terus ke depan. Setelah berjalan berhari-hari. lelaki itu melongo. Jangan sakiti para makhluk di sekitar kita. dusun itu bernama “Dusun Kebahagiaan”. Tetapi lelaki itu tetap menjawab. sucikan pikiran! Kebahagiaan itu tidak untuk dicari. Di dunia ini ada dua hal yang jika kita bagikan kepada orang lain. “Tuan. dia melihat seorang anak kecil sedang menangis di pinggir jalan. tak tahu dari mana. berikan perhatian dan uluran tangan pada mereka yang memerlukan bantuan. “Aku sedang terburuburu menuju Dusun Kebahagiaan. malah terus bertambah. dia segera mempercepat langkah kakinya. akhirnya dia melihat sebuah penunjuk jalan yang dengan tulisan “Jarak ke Dusun Kebahagiaan masih 1 km”. tadi bukannya masih tersisa 1 km? Kenapa makin lama makin jauh?” Meski merasa heran. meski berjalan seumur hidup. dia melihat tulisan di sebuah penunjuk jalan berubah menjadi: “Jarak ke Dusun Kebahagiaan masih 50 km”. Tiba-tiba. bukannya menjauh! Ini pulalah makna ajaran para Buddha: jangan berbuat jahat. aku tersesat. tidak ada waktu untuk menolongmu. “Aku sedang terburu-buru menuju Dusun Kebahagiaan.

Sebelum memimpin retret di Bandung. termasuk Hongkong yang turut menjadi perhatian para selebritis. Thich Nhat Hanh membagikan kisah dan pengalaman hidupnya yang sangat inspiratif bagi kita semua. Prigen.Daftar Isi 86 46 24 12 24 80 Karmapa 900 Hongkong Perayaan ulang tahun Karmapa pertama Dusum Khyenpa yang ke 900 diadakan di berbagai negara. Bhante Nyanabhadra atau Phap Tu yang saat ini berlatih di bawah bimbingan Ven. 7th Global Conference on Buddhism Pertama kali di Indonesia daidakan Konferensgi Global Buddhisme. 35 Proyektor Proyeksi Pikiran Salah satu Bhante kelahiran Indonesia. Konferensi ini diadakan di berbagai negara dan pada tahun 2011 inilah Indonesia berkesempatan untuk menjadi tuan rumahnya. kali ini datang dalam rangka International Lamrim Festival yang diadakan Kadam Choeling Bandung. Event ini tak lepas dari kiprah Buddhist Fellowship Indonesia.  / SINAR DHARMA  / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . beliau singgah di Jawa Timur untuk mengadakan teaching dan insiasi Tara Putih di Villa Leduk. inkarnasi Serlingpa Dharmakirti kembali mengunjungi Indonesia. Dagpo Rinpoche Lamrim Retreat Dagpo Rinpoche.

Bagaimanakah riwayat sosok yang menarik ini? 40 46 86 70 JLS.penemuan Apple. SINAR DHARMA   / SINAR DHARMA . sang pendiri Apple. Ajaran-ajarannya banyak digunakan oleh semua aliran Mahayana yang muncul kemudian. memberikan apresiasi dan rasa terima kasih pada Anggrek yang Harum ini.. salah staunya adalah Mahaguru Zhiyi. yang pertama dalah bhiksu Soto Zen Kobun Chinno dan muridnya. Sinar Dharma berusaha mengulas sekilas tentang Lan Fang. Skylar Grey Para musisi muda berhubungan dengan Buddhismne. bagaimana kisah mereka? In Memoriam: Lan Fang Lan Fang adalah salah satu novelis berbakat Indonesia yang juuga adalah seorang aktivis Buddhis. Ada dua sosok yang memiliki andil besar dalam proses ini. Buddhis dan non-Buddhis. Steve Jobs tahun lalu telah meninggalkan dunia ini.Daftar Isi 35 40 12 Mahaguru Tiantai Zhiyi Banyak sekali para bhiksu agung yang lahir di Tiongkok pada zmaan dulu. Steve Jobs. Begitu banyak orang ingin mengenangnya. Tahun lalu beliau telah meninggalkan dunia ini. In Memoriam of Kobun Chino and Steve Jobs Dunia telah diubah oleh penemuan .

kbs.ntn24. Marilah kita menemukan cahaya dalam diri kita Dan membuat cahaya ini semakin terang Untuk membantu para makhluk hidup yang menderita. Ordo Buddhis Jogye mendirikan pohon Natal di depan vihara dan menyanyikan lagu-lagu Natal. 2555 (2011).net/. http://www. Orde Buddhisme Korea Jogye turut memberikan pesan Natal pada seluruh umat Kristiani di dunia dan dengan gembira turut merayakan Hari Raya Natal di vihara bersama-sama dengan umat Katolik. co. namun Natal adalah perayaan di mana kita dapat berbagi dan menunjukkan penghargaan kita pada Hari Kedatangan Yesus Kristus sehingga bersamasama dapat membentuk masyarakat yang penuh harmoni. Sumber: http://koreanbuddhism. townhall.E.com. seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada tanggal 16 Desember 2011. Jaseung Jogye Order of Korean Buddhism Bila Vatikan rutin mengirimkan pesan Waisak dan umat-umat Katolik berbondongbondong saling bersilahturahmi pada saat Waisak. Setiap kali Natal tiba.com. Berdoalah bagi diri sendiri dan berdoalah bagi sanak keluarga Tulus dan semakin tulus menerangi masyarakat dan dunia Hari ini kita harus. srnnews. Sekelompok umat Buddhis dan Katolik bersama-sama menyanyikan lagu “I Wish You A Merry Christmas” di depan vihara. maka demikian juga umat Buddha. Pada perayaan kelahiran Yesus Kristus Marilah kita menemukan kembali cahaya dalam diri kita Dan biarkanlah cahaya ini menyinari seluruh masyarakat Sepanjang jalan yang ditunjukkan Yesus kita akan menemukan kasih bagi diri sendiri Mengasihi hidup kita sendiri dan orang lain Marilah mendedikasikan diri kita untuk menolong mereka di sekeliling kita Bersama kita merealisasikan jalan (cinta kasih).” jelas Bhiksu Hae-gyung.kr  / SINAR DHARMA  / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA .Marilah kita semua membangkitkan cinta kasih Marilah kita mengasihi Buddha yang ada dalam diri kita Dan tetangga dekat kita Yesus Kristus Selamat Hari Natal Semua cahaya yang terang benderang di dunia ini merayakan kelahiran Yesus. Pesan Natal Desember 2011 B. December The Most Ven. http://world. “Meskipun kita memiliki agama yang berbeda.

Frengki dan Yakobus (Inayah Wahid) Ani Choying Drolma pendiri Nun Welfare Foundation of Nepal. Banyak yang tidak bisa menuliskan nama mereka sendiri. Ani Choying Drolma terlatih dalam meditasi.Indonesiaku Bukan Marah Indonesiaku Sabar. dokter praktik di ujung Papua meski gaji tak dapat sampai di tangan Indonesiaku itu Bu Elok. memunculkan suatu keinginan yang tulus dalam diri Ani Choying Drolma untuk menggunakan semaksimal mungkin setiap kapasitas yang beliau miliki demi manfaat semua makhluk. chanting. yang mengua dari lantunan Al-Fatihah jamaah di Istiqlal bergabung menjadi satu dengan rapalan Salam Maria dari jemaat-jemaat di Katedral Indonesiaku adalah Jalinan yang dibuat oleh Tengku. bukan hanya untuk kepentingan mereka tetapi agar para biksuni dapat menyiapkan diri dengan lebih baik untuk melayani dan memberi manfaat bagi orang lain. Banyak anak perempuan di vihara saya yang datang dari pedesaan yang mengharapkan wanita untuk memasak. ritual dan upacara Buddhis. Ani mendirikan rumah sakit ginjal pertama SINAR DHARMA  SINAR DHARMA /  . serta penyediaan bantuan kesehatan bagi kaum papa dan tersingkir. Ani percaya jika diberikan kesempatan yang sama maka para biksuni juga mempunyai potensi untuk membuat dunia ini menjadi lebih baik. sebuah vihara biksuni di Gunung Shivapuri di lereng utara Lembah Kathmandu.” kata Ani. serupa si Tini yang digilai Wawan. “Menurut tradisi. Asep. Bambang. Tulku Urgyen Rinpoche. begitu katanya Indonesiaku adalah Paijo. Ani Choying Drolma dikenal melalui berbagai misi kemanusiaan. Sekolah ini bertujuan mendidik biksuni agar memiliki kemampuan dan keahlian sehingga dapat melakukan misi kemanusiaan secara profesional. tanpa mengeluh membersihkan jalanan tiap malam sudah biasa berkubang kotoran Indonesiaku adalah Kerja Keras Tanpa Henti. Sekolah Arya Tara membantu para biksuni muda untuk menggunakan welas asih mereka dalam cara yang efektif dan bermakna. seperti engkolan becak Pak Sadi yang berpeluh membawa penumpang dari Kepanjen sampai ujung Mojoagung Indonesiaku adalah Harapan. termasuk pendidikan untuk anak perempuan. seumpama punya ibu tak terhingga sepanjang masa Indonesiaku itu Tulus. Salah satu prestasi terbesar Ani adalah pendirian Sekolah Arya Tara pada tahun 2000 lalu. lahir tahun 1971 di Nepal. melakukan pekerjaan rumah dan membesarkan anak. Mamat. pelayanan bagi kaum manula. Pada usia 13 tahun. Made. Bejo. Weibe. sosok yang penuh dengan kerendahan hati dan selalu memberi pada orang lain tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Komitmen Ani adalah mempromosikan pertumbuhan biksuni dengan menciptakan lebih banyak kesempatan bagi biksuni untuk belajar dan mengembangkan kapasitas mereka dengan cara yang skillfull dan berwelas asih. Nyiur. Ani mendedikasikan seluruh hidupnya Untuk mewujudkan salah satu visi Tulku Urgyen Rinpoche itu. Laode. Pendidikan dan pelatihan spiritual Ani Choying Drolma berada di bawah pengawasan guru meditasi yang ternama. “pendidikan perempuan diabaikan di Asia. Hotman. macam Mbok Ngatiyem di Lereng Dieng yang mendoakan anaknya siang malam yang merantau di Jakarta Indonesiaku Bukan Benci Indonesiaku itu Cinta. Persentuhan dengan Tulku Urgyen Rinpoche. seperti punya Saijah kepada Dinda Indonesiaku Cantik. menanam pohon sendirian sepanjang jalan Juanda karena semua manusia butuh udara bersih.” Semua orang di Kathmandu mengenal Ani Choying Drolma yang telah mendukung lebih dari selusin kegiatan sosial melalu Nun’s Welfare Foundation yang beliau dirikan. beliau bergabung dengan Nagi Gompa. Karim dan Fuad Indonesiaku itu Kasih. orang tua yang tak pernah minta ganti rugi biaya persalinan kepada anaknya Indonesiaku itu Kawanku si Bunga.

Sekolah ini merupakan projek pertama Nun’s Welfare Foundation. dan beberapa di antaranya menderita Alzheimer. Aama Go Khar (Mother’s Home). Rumah Sakit Ginjal.” kata Ani. Lingkungan belajar dan tempat tinggal yang positif dengan peran model wanita adalah komponen integral dalam pendidikan Arya Tara. Jerman. Ani Choying mendirikan rumah sakit ginjal yang menawarkan dialisis dan transpalansi ginjal dengan harga yang bisa dijangkau. paralisis.Dunia Buddhis Gusdurian Inayah Wahid di Nepal dan membangun sekolah asrama untuk anak perempuan. Sekolah baru di Pharphing yang beroperasi Juli 2005 adalah rumah bagi lebih dari 60 biksuni yang datang dari daerah-daerah termiskin dan terpencil di Nepal. bertujuan menciptakan bahan bakar masak yang ramah lingkungan. Proyek-proyek lainnya adalah produksi Biogas. Projek ini bukan hanya bertujuan untuk mengonservasi air bersih tapi juga mendistribusikan air ke rumah-rumah melalui pipa. Projek ini menyediakan rumah tinggal bagi para ibu yang ditelantarkan oleh keluarganya. Kebanyakan dari mereka memiliki kendala fisik seperti menurunnya kemampuan melihat. India. Karenanya. Kemudian juga ada program perlindungan Anjing Jalanan. mendengar. Berjalan pada tahun 2006 dengan dukungan dana dari Stifung Water Fuer Die Welt. Air Minum Bersih. Saat ini ada 27 orang ibu yang tinggal di rumah tinggal ini. “Mereka semua memiliki kisah mereka sendiri dan mereka memiliki kesulitan yang sama.  / SINAR DHARMA . Beberapa Projek Dedikasi Ani Choying Drolma Sekolah Arya Tara. Pengobatan sakit ginjal yang lengkap sulit didapatkan di Nepal sehingga para penderita terpaksa mencari pengobatan di luar negeri yang biayanya tergolong mahal buat orang Nepal. Melalui projek ini para wanita di Setidevi memiliki akses air bersih melalui kran air rumah mereka sehingga tidak perlu menempuh perjalanan berbahaya untuk mengambil air. dan Tibet.

Untuk itu. Kalau satu orang bisa mengangkat satu batu. Beliau menjelaskan doa bersama lintas agama mengandung dua makna penting. konflik RAS terkadang masih ada. kami ingin bersama dengan saudarasaudara kami di Indonesia berdoa bersama. baik. tapi Borobudur dikelilingi penduduk muslim yang menjaganya dengan baik. “Ibarat 1 orang yang memperjuangkan pluralisme sendirian pasti berat.Dunia Buddhis Ani Choying Drolma Kekerasan dewasa ini masih menjadi isu dominan baik di tingkat dunia maupun di Indonesia. “Saya baru pertama kali ini datang ke Indonesia. yakni dilihat dari banyaknya agama yang berkembang dan tumbuh suburnya agama Buddha di Indonesia. apa pun agamanya memunyai harapan yang sama. yaitu damai dan bahagia dalam saling pengertian bersama. Jika di Nepal konflik masyarakat disebabkan oleh perebutan kekuasaan. Nepal dan Indonesia memunyai ikatan yang erat. “Itu berbeda dengan Indonesia. sedang Buddha lahir di Nepal. maupun agama sering menimbulkan kerugian bagi sebagian besar umat manusia. “Pada dasarnya.” Menurut beliau. sedang konflik agama jarang terjadi.” Dengan cara mengumpulkan energi pluraslime maka lama kelamaan konflik akan berkurang.” Ani menyebutkan Indonesia memiliki nilai-nilai pluralisme yang sangat kuat. maka seperti itulah doa yang disampaikan bersama akan dapat mengangkat sebuah bangsa. “Kalau doa itu disampaikan secara tulus. Indonesia adalah penganut Buddha. dan suka senyum.” kata Ani Choying Drolma. Yang penting kita lakukan dengan tulus untuk mencapai perdamaian di dunia. politik. tapi jika seratus orang bergotong royong pasti perdamaian akan terwujud.” tutur beliau.  /DHARMA SINAR DHARMA SINAR / . maka Sang Pencipta akan menerima. “Dulunya.” jelas beliau. Ani memaparkan perbedaan konflik masyarakat di dua negara. Buddha adalah agama minoritas di sini. Kekerasan bermotif ekonomi. yakni kumpul bersama (silaturahmi) dan (berdoa) meminta hal yang sama. saya mendapatkan masyarakat Indonesia itu ramah.

Surabaya. Zhang Palace. dan kita biarkan mereka untuk melihat lebih banyak kebaikan. terlalu banyak melihat kemarahan. 14 Januari 2012 “Doa bersama Ani Choying Drolma untuk Perdamaian Indonesia & Dunia” menjadi lebih berbobot dan bermakna dengan hadirnya Inayah Wahid dari Gusdurian. kita harus memilih obat yang tepat untuk menyembuhkan penyakit kekotoran batin. sedang pasien sendiri harus taat mengkonsumsi obat agar sembuh. Masyarakat kita sudah terlalu banyak melihat hal-hal negatif. Jalan Lontar. Yang paling penting sekarang adalah memperbanyak tindakan positif yang bisa dilihat oleh masyarakat. menyampaikan terima kasih atas sumbangsih yang diberikan ke pesantren yang memiliki jenjang pendidikan anak-anak mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama tersebut. melalui doa dan sikap saling menghargai satu sama lain. yang hanya akan membuat masyarakat dan bangsa Indonesia mudah terbelah dan cepat hancur. Bagiku perbedaan hanya sebagai label seperti yang dikatakan Ani mengenai ajaran Buddha ternyata hampir sama dengan ajaran Nabi Muhammad SAW yang saya jadikan teladan dan sebagai contoh kebhinnekaan dalam pluralisme akan tercipta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. yang terkait dengan hubungan antar manusia dengan alam. serta relasi saling memperhatikan antar sesama makhluk demi terciptanya kedamaian di dunia. Ani Choying Drolma dan Mbak Inayah Wahid berkesempatan mengununjungi salah satu panti asuhan yang terletak di Jalan Gunung Anyar kawasan Rungkut Surabaya. bukan hanya simbol semata. banyaknya perbedaan tidak dijadikan penyebab perpecahan. Perbedaan bukan sebagai ancaman melainkan persaudaraan seperti aku di vihara ini merasa nyaman. Doa bersama ini adalah upaya untuk membangun kembali kepedulian manusia terhadap kehidupan di dunia ini. Ani Choying Drolma mengungkapkan. tidak menjadi penghalang bagi setiap pengunjung yang mencintai perdamaian untuk memadati gedung Zhang Palace. Berbagi tentang kehidupan antar umat beragama menurut beliau saat ini sangat kacau setelah era reformasi bergulir. “Awalnya saya bingung banyak keluhan dari masyarakat yang tertindas. berbeda-beda tetapi tetap satu. Sebagai generasi penerus. Hampir seribu orang pengunjung memadati acara doa bersama di malam hari Sabtu itu. Pesantren Anak Yatim Al-bisri Minggu 15 Januari 2012 . Inayah Wahid yang mengenakan jilbab dan Ani yang mengenakan jubah merah sebagai cermin kebhinnekaan dalam pluralisme mereka berbagi pengalaman masing-masing.Berbekal paket sembako dan peralatan belajar. Jangan menganggap agama sendiri yang paling baik dan menganggap agama lain tidak baik. Pengurus Pesantren Anak Yatim Al-bisri.Dunia Buddhis Vihara Buddhayana Surabaya Dua wanita berbeda ras dan agama duduk berdampingan di Vihara Buddhayana malam itu. harmoni dan bahagia. membangun kehidupan yang harmoni antar manusia serta antara manusia dengan alam. Inayah Wahid mengutarakan. lintas pemuka agama dan organisasi-organisasi lintas agama berkumpul menjadi satu-kesatuan kebhinnekaan. 10 / SINAR DHARMA 10 10 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA .” jelas Ina. Bapak H. Inayah berusaha mengemban pelimpahan tugas tersebut. rombongan pengurus BEC Surabaya. Demikian pula dalam memeluk agama. Imam Ghazali Said. Agama yang benar adalah agama yang dapat memberikan manfaat bagi pasien. Surabaya. Meski hujan lebat mendera dari sore hingga malam. Ani Choying Drolma mengharapkan agama sebagai obat yang bisa menyembuhkan pasien. sekarang waktunya kita balik. terlalu banyak melihat kekerasan. banyak perselisihan terjadi di berbagai tempat di negeri ini. Seperti kita ketahui tentang pengusiran dan pembakaran tempat tinggal orangorang Syiah di Madura menjadikan perwujudan kebhinnekaan yang harmoni di negeri ini menjadi sebuah tantangan. Kebhinnekaan aalah perdamaian sejati.

SINAR DHARMA 11 11 / SINAR DHARMA .

Acara bergengsi ini diadakan oleh Buddhist Fellowship Indonesia.Dunia Buddhis Pembukaan oleh Irvyn Wongso Salah satu event Buddhis yang paling dinanti di akhir tahun 2011 telah berlangsung di Teater Nusa Dua. Ketika ada ketidakadilan. seperti Ade Rai dan Reza Gunawan. Event dengan nama “7th Global Conference on Buddhism” ini merupakan acara Buddhis internasional yang pertama kali diadakan di tanah air. Hari Pertama Kami tiba di Balai Kartini pukul 08. kita harus melihat secara mendalam apakah tujuan marah tersebut. juga orang lain. Hal-hal menarik yang dapat ditemui dalam acara ini antara lain adalah beberapa selebritis Indonesia menghadiri acara konferensi ini. Berikut adalah hasil liputan langsung tim Sinar Dharma yang secara khusus dipersembahkan kepada para pembaca. Sesi Pertama: Ringu Tulku Rinpoche (Living Without Fear and Anger) Ringu Tulku Rinpoche.00 tepat. Teman-teman dari Vihara Theravada Buddha Sasana yang menjadi usher menyambut kami dan para peserta lainnya di lobby dan luar ruang teater. Kita pada akhirnya akan menyesali tindakan dan ucapan yang kita lontarkan pada saat marah. Pertama-tama Rinpoche menjelaskan. Jakarta. Kemarahan biasanya muncul ketika kita tidak puas atau ada sesuatu yang salah. Chairman dari 7th Global Conference on Buddhism Irvyn Wongso serta Dirjen Bimas Agama Buddha Joko Wuryanto dengan pemukulan gong tAnda konferensi dimulai. berapa lamakah kita mau menyimpan rasa amarah itu? Kita harus melakukan sesuatu untuk menangani amarah kita. Kemarahan membawa rasa sakit dan ketidaknyamanan pada lingkungan. Beliau menjelaskan bahwa kemarahan sangat merugikan diri sendiri. Balai Kartini. yang sebelumnya telah menyelenggarakan acara yang tak kalah suksesnya yaitu Beautiful Heart Peaceful Mind dengan pembicara Ajahn Brahm dan Mingyur Rinpoche. pembicara dari Vajrayana Karma Kagyu membuka sesi pertama konferensi ini. dengan antusiasme peserta yang sangat luar biasa. tepatnya pada tanggal 10–11 Desember 2011. langsung naik eskalator menuju Teater Nusa Dua yang berada di paling atas Gedung Balai Kartini. Beberapa orang berkata bahwa kita harus punya kemarahan untuk melawan ketidakadilan. Kita butuh untuk mentranformasikan kemarahan tersebut sehingga tidak mengakibatkan ketidakbahagiaan pada orang lain. Konferensi dibuka oleh MC Dania Karina. kita memiliki dua opsi: kemarahan atau 12 / SINAR DHARMA 12 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA 12 SINAR DHARMA / 12 SINAR DHARMA .

ada antusiasme untuk terus melaksanakannya sehingga akan menciptakan energi dan terus bertahan. Kita akan berpikir orang ini jahat. Kita berusaha yang terbaik mencegah hal-hal buruk terjadi. tetapi welas asih!” “Bukan ketakutan. Maka sebagai Buddhis kita harus mengenali apa tujuan dari marah dan ketakutan adalah hal yang tidak masuk akal! Kita harus berlatih untuk melepas ketakutan karena ketakutan itu tidak akan mengubah apapun. Jika kita tidak melakukan SINAR DHARMA 13 SINAR DHARMA / 13 13 / DHARMA SINAR DHARMA SINAR / 13 . Tetapi jika kita fokus pada masalah. Ketakutan tidak akan mengubah apapun. Kita marah karena kita takut bahwa sesuatu yang buruk sedang dan akan terjadi. “Bukan kemarahan. setelah melontarkannya kita akan menyesal dan kehilangan banyak energi. namun itu juga bukan alasan bagi kita untuk menjadi takut. Kita jangan panik dan berjalan pelan dengan takut-takut. “Kita HARUS melakukan sesuatu. aku benci kepadanya dan sebagainya. mengapa kita harus takut? Sesi Kedua: Danai Chanchaochai dan Bhikkhu Jayamedho (Transcending Our Corrupted Mind) Presentasi dari Mr. tidak boleh takut. Rinpoche menekankan. Karena semua hal selalu berubah dan tidak permanen. Rinpoche juga menjelaskan bahwa marah dan ketakutan sangatlah berhubungan. Ketidakpastian adalah fenomena dunia ini. bukan ketakutan. kita harus punya kebijaksanaan. Beberapa orang berkata bahwa kita membutuhkan ketakutan untuk bisa tetap selamat dan menjauhi bahaya. ketakutan tetap dapat membawa ketidakbahagiaan pada kita. Ketakutan adalah penderitaan karena bahkan ketika segala sesuatu dalam kehidupan kita baik-baik saja. Ia adalah fakta dan kita harus menerimanya. perbedaannya adalah bagaimana kita memandangnya. Kita harus sadar dan perhatian. tetapi kebijaksanaan! Kebijaksanaan dan intelejensilah yang melindungi kita. meskipun pekerjaan tidak membuat kita stress tetapi ketika kita mulai ketakutan maka akan memberi kita tekanan dan stres. Semakin besar ketakutan itu semakin terlukalah kita. Sebagai contohnya. Buddhis memandang bahwa kemarahan dan welas asih berasal dari sumber yang sama. Masalah dan orang adalah dua hal yang berbeda. Ketakutan membuat kita tidak bisa melakukan sesuatu yang positif. Jika kita menyeberang jalan di India. Kita harus ingat bahwa ketakutan tidak akan membantu kita. kita HARUS BERUBAH. Jika kita fokus pada orang-orang yang melakukan kesalahan. bukan ketakutan! Rinpoche memberikan contoh orang menyeberang jalan di India. tetapi kebijaksanaan!” Fokuslah pada masalah. sedangkan welas asih bermanfaat bagi semua orang. memang tidak menjamin kita dapat mengubah semuanya. kita Ringu Tulku Rinpoche on Anger Danai Chanchaochai & Bhikkhu Jayamedho bagaimana kita mentransformasikannya.” Kemarahan itu bagaikan api. maka tidak butuh bagi kita untuk marah. Jika ingin selamat menyeberangi jalan. Maka dari itu ketakutan ini adalah hal yang penting untuk dikenali. maka kita akan marah. Tetapi bukanlah ketakutan yang membuat selamat dan menjauhi bahaya.Dunia Buddhis welas asih. Jika kita fokus pada masalah. Beliau menjabarkan mengapa orangorang melakukan korupsi. Danai Chanchaochai sangat menarik di sini. kita akan memunculkan batin welas asih. Fokuslah pada masalah dan jadilah welas asih.

Kita harus mengembangkan sikap ketidakakuan. maka korupsi akan menjadi semakin rendah. Danai menyelesaikan presentasi yang lengkap dengan video-video. para bhikkhu diharuskan untuk melindungi lingkungan sekitar. maka orang-orang mengikuti mode fashion terbaru dan pusat-pusat belanja seperti shopping mall kian marak dikunjungi sehingga bertumbuh pesat. karena kita memiliki Sati Sampajana (perhatian dan kesadaran). namun sayangnya rakyat tidak mau mendengar. 2. sebagai umat Buddha kita harus menjalankan etika yang baik dalam berbisnis. Manusia memiliki kebebasan memilih. menyampaikan hal-hal yang sangat menarik. membuang ego kita dan fokus pada TINDAKAN. Oleh karena hasrat keinginan. Sekarang adalah waktunya untuk menghentikan korupsi. Mr. Mr. Menaruh tangan kanannya di peti mati: kita datang dan meninggalkan dunia ini dengan tangan kosong. maka giliran Bhante Jayamedho dengan bantuan beberapa lembar kertas. planet. keuntungan dan hasrat. 3. dengan organisasiorganisasi beliau sebagai model. Jika kita dapat mengendalikan diri kita. maka dari itulah Buddha terlahir sebagai manusia. Danai adalah CEO dari 2 perusahaan dan memiliki target yang sangat tinggi. kita dapat menyentuh hati terdalam kita. Di dalam Vinaya sendiri. Menurut Bhante Jayamedho. Meminta 8 tabib untuk membawa peti mati: tidak ada apapun yang dapat mencegah kematian bahkan tabib sekalipun. Banyak umat beragama lebih senang mengadakan perayaan besar-besaran yang senang-senang tetapi tidak menangkap esensi dari ajaran mereka. Buddha menganjurkan kita untuk memberikan manfaat pada semua makhluk dan lingkungan di sekitar kita. Mr. Danai berkata Thailand tidak lebih baik daripada Indonesia. Danai menceritakan kisah Raja Alexander Agung yang sangat inspiratif sebagai perenungan agar kita tidak melakukan korupsi. Teratai dapat tumbuh di kolam yang kotor. Penanya lain bernama Hengki mempersoalkan bagaimana kita menghadapi masalah pajak sehingga kita tidak kalah bersaing dalam berbisnis (karena biasanya kita akan “mencurangi” pajak yang memberatkan). 14 / SINAR DHARMA 14 SINAR // SINAR DHARMA DHARMA / 14 14 SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Menaruh permata di jalanan: kita tidak dapat memiliki sesuatu selamanya. Untuk memperbaiki moral masyarakat. Danai menjawab dengan tegas. maka kita tidak punya pendirian dan harga diri. Mengejutkan. Keseimbangan antara manusia. Mengenai Thailand. namun beliau mengatakan bahwa kita semua memiliki welas asih dalam diri kita.Dunia Buddhis Saman Dance by Buddhist Reborn Ajahn Brahmavamso on Multi-Religious korupsi. keuntungan dan hasrat sangat penting sebagai solusi mengatasi korupsi. Danai hanya menjawab sederhana yaitu masyarakat harus memiliki keyakinan akan keseimbangan antara komunitas. Jika kita tidak memiliki sila. ada partisipan yang bertanya bagaimana kita mengatasi tekanan oleh target perusahaan tanpa melakukan korupsi? Mr.” Mr. kita wajib melakukan pekerjaan itu. menjadi kewajiban kitalah untuk memutus roda (lingkaran) ini. Terakhir Ibu Ana bertanya bagaimana agar pesan ini dapat tersebar ke seluruh Indonesia? Mr. Danai menunjukkan inovasi organisasinya dengan membuat “Dhamma Passport” yang dapat digunakan dan berlaku di berbagai tempat kerja. planet. Danai memberikan contoh organisasinya yang fokus pada muda mudi dan komunikasi Dhamma. Mr. Mr. namun beliau percaya pada kemukjizatan kekuatan Buddha Dhamma. Setelah Mr. Alexander meminta bawahannya untuk melakukan hal-hal ini ketika dirinya meninggal: 1. Danai sangat mendukung “Sufficiency Economy” yang digalakkan oleh Raja Thailand untuk menanggulangi korupsi. “Dhamma adalah PEKERJAAN. Pada saat sesi tanya jawab.

selaku pembimbing spiritual Buddhist Fellowship Indonesia.” Saman Dance Performance Setelah makan siang. Sila tidak mencuri: tidak mengambil sesuatu yang bertentangan dengan hukum. jika kamu ingin berbicara tentang politik maka berbicaralah di kantor partai. baru-baru ini telah diakui oleh UNESCO. kami disambut dengan performa luar biasa dari muda mudi Vihara Theravada Buddha Sasana. Menanggapi pertanyaan partisipan yang mempersoalkan tekanan perusahaan untuk mencapai target. Bhante Jayamedho mengisahkan kisah betapa Syarifuddin Prawiranegara. Kedua adalah menjawab kebimbangan tentang kecurangan pajak agar bisnis tidak kalah bersaing. Sila tidak mabuk-mabukan: tidak menjalankan bisnis obat-obatan terlarang. Dengan menjalankan Sila maka kita memiliki integritas. Sila tidak berzinah: tidak menjalankan bisnis seksual. Aceh. Sila tidak membunuh: tidak menyakiti atau mengancam kompetitor bisnis yang lain. Bisnis yang sesuai dengan etika Buddhis pastilah membawa pada kedamaian. praktik Sila dapat diterapkan lewat banyak hal: 1.Dunia Buddhis Sehingga. Bhante Jayamedho menekankan agar perlu disadari bahwa lingkungan kita kotor sehingga ada risiko-risiko yang harus diambil. istilah mudahnya. Buddhist Reborn. Cerita-cerita yang dikisahkan Ajahn sangat menyentuh. Jika akhirnya bisnis merosot ya kita harus mencari peluang bisnis lain yang lebih tidak berisiko. yang mengAndalkan kelihaian gerakan tangan. menurut Bhante. 2. kekayaan dan keberlanjutan. Di samping itu kita juga harus senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keahlian kita. Mr. Kita sendirilah yang harus memilih dan Syarifuddin memilih rela untuk dipecat karena beliau memilii integritas. Syarifuddin menekankan jika kamu ingin berbicara tentang keluarga maka lakukanlah di rumah. Etika bisnis yang baik adalah “MENANG TANPA mengalahkan”. kemakmuran (korupsi dihentikan). Pada acara tarian ini mereka menggunakan lagu tradisional Aceh yang di dalamnya terdapat kata-kata “Allah” dan “Alhamdullilah”. 5. “jika celana merosot ya dinaikkan lagi. Beliau mencontohkan kisah Syarifuddin Prawiranegara yang suatu saat dihadapkan pada dua pilihan: jika dirinya tidak dipecat dari partai maka bisnis akan merosot. 4. Ajahn bercanda: para hantu di satu kuburan saja bisa hidup bersama SINAR DHARMA 15 SINAR DHARMA / 15 . Bhante Jayamedho mengatakan bahwa para bhikkhu Sangha pun juga punya target yaitu pencapaian Arahat. Sungguh merupakan suatu performa yang sarat dengan nuansa toleransi! Sesi Ketiga: Ajahn Brahm (Fostering Peace in MultiReligious and Multi-Cultural Communities) Ajahn Brahm. mengapa perusahaan mendorong target sedemikian rupa sehingga kita dapat memiliki kesadaran atau Sati. Pertama-tama kita harus memiliki pandangan benar. Tarian Saman sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang mengagumkan. Sila tidak berbohong: tidak memberikan informasi yang salah atas produk yang kita jual. Esensi ajaran Buddha adalah pengendalian diri sendiri. 3. Dengan enerjik. jika kamu ingin berbicara tentang bisnis maka ikutilah prosedur bank. Dari sanalah integritas kejujuran kita sebenarnya dites. Dalam dunia bisnis. seputar topic mengapa kita harus dapat bekerja sama dengan umat agama-agama lainnya. tetapi jika dirinya dipecat maka bisnis BUMN yang dijalankannya tetap bertahan. salah satu tokoh pejuang kemerdekaan RI sangat memiliki integritas. praktik Sila dan meditasi Vipassana adalah metode yang ampuh untuk mengakhiri keserakahan tersebut sehingga dunia akan menjadi lebih baik. para mudika Buddhist Reborn menampilkan tarian Saman yaitu tarian tradisional dari suku Gayo. memulai sesi pertamanya ini. Sila harus dijalankan dan dikembangkan luar dalam.

Ada pertanyaan dari seorang Katolik Benedictine: “Bagaimana Buddhis memahami Tuhan?” Biarawan Katolik tersebut berkata bahwa setiap manusia pasti mencari Tuhan. Ketika semua anggota orkestra menjadi maestro dari instrumennya masingmasing dan belajar untuk bermain bersama dengan penuh harmoni. Orkestra tidak dapat dimainkan dengan baik apabila para pemain instrumennya masih belajar. Ketika ada umat beragama yang fanatik dan memaksakan agamanya. Bagaikan orkestra yang di dalamnya terdapat banyak instrumen musik. Carilah apa yang sama di antara agama-agama sehingga kita dapat hidup dengan penuh harmoni. Kita memiliki teman-teman dari berbagai agama yang berbeda karena kita melihat apa yang sama sehingga kita bisa cocok dengan orang-orang yang kita jadikan teman itu. Ajahn Brahmali (Dealing With Dissastifactions in Life) Master Guo Jun dari Dharma Drum Mountain membuka sesi terakhir di hari pertama konferensi ini.Dunia Buddhis walaupun berlainan agama. mengatakan tidak pada korupsi. mengapa manusia tidak! Tentu di suatu makam banyak orang dikubur di sana dengan latar belakang suku. Dhamma adalah yang paling penting. maka suara yang paling indah di dunia akan terdengar. mengapa tidak bagi yang masih hidup? Masalah antar-agama ini sering menjadi masalah modern dan kerapkali berujung pada kekerasan yang menimbulkan penderitaan.” Ya. maka Tuhan dapat berarti kebenaran. Apakah dengan optimis? Dengan objektif? Ataukah dengan pikiran rasional? Ringu Tulku Ajahn Brahmali 16 / SINAR DHARMA 16 / SINAR DHARMA Hueiguang Fashi Guojun Fashi SINAR DHARMA . Ajahn Brahm menyadari bahwa toleransi sebenarnya telah menjadi “ruh” masyarakat Jawa yang lebih fokus ke isi daripada wadah. Kita harus membedakan antara wadah dan isi. Banyak umat Buddha maupun Kristen yang tidak memahami agama mereka sendiri. welas asih dan jiwa memaafkan adalah jauh lebih penting. Jika mereka yang mati saja bisa bersama-sama. Orang-orang bisa saja menghancurkan rupang-rupang Buddha dan segala atributnya. Perkumpulan agama seperti Buddhist Fellowship bukanlah bangunan tetapi komunitas. maka tidaklah tepat untuk menyalahkan agamanya. Huei Guang Fashi. Biarkanlah putra putri kita memilih sendiri agama mereka! Sesi Keempat: Guo Jun Fashi. Apapun agama yang kita pilih. budaya dan agama yang berbeda. mainkanlah dengan cara-cara yang indah. Jika manusia mencari sesuatu yang sama. Buddhis menghormat pada kebajikan dan perdamaian. cinta kasih dan kedamaian. bukan bukunya. namun isinya yaitu perdamaian. masjid dan vihara hanyalah wadah sedangkan yang penting adalah isinya yaitu umat-umatnya. Suara yang terindah adalah ketika semua agama “bermain” bersama layaknya orkestra. Ajahn Brahm mengatakan: “Buddhis mencari kedamaian. Tidak ada perbedaan DNA di antara umat Buddha. Orang seperti itu hanya belum mempelajari agamanya dengan baik. kita memainkan instrumen. umat Hindu serta umat beragama lainnya. Beliau menawarkan tiga opsi menyelesaikan konflik. sehingga orkestra perdamaian tidak dapat dimainkan dengan baik. Ajahn Brahm menceritakan ulang kisah bab “Suara Yang Paling Indah” dalam buku “Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya” karya beliau. Gereja. demikian juga dengan orang lain. Rupang Buddhis hanyalah wadah. Kita harus dapat menjadi maestro dari orkestra. cinta kasih dan kebenaran. namun kita harus bertekad untuk tidak menghancurkan welas asih dan perdamaian. kebajikan.

Ajahn Brahmali menjadi pembicara terakhir dalam sesi ini dan menjabarkan tentang prinsip pokok hukum kamma/karma yang sering disalahpahami maknanya sebagai “kesialan” atau “takdir”. penting bagi kita untuk menyadari sifat sejati pikiran. Kebijaksanaan dan welas asih ini termaktum dalam Brahmavihara yang disimbolkan oleh Bodhisattva Avalokitesvara (Guanyin). Menurut Master Guo Jun. Seperti sesendok garam di segelas air. bagaikan kolam air yang tenang memantulkan sekitarnya dengan jelas. penyakit dan masalah akan muncul. Contoh dari dualisme adalah ketika kita mengatakan “kamu salah. ketika kita meminum airnya maka akan terasa asin. Huei Guang Fashi menceritakan kisah ketika Huike meminta Bodhidharma untuk mendamaikan pikirannya yang kacau. Pikiran yang kacau balau dapat ditenangkan ketika kita berkonsentrasi pada musik. Itulah kebijaksanaan. Jika amarah muncul jangan buru-buru menanggapinya tetapi awasilah amarah tersebut.Dunia Buddhis Praktik Jalan Tengah dalam Buddhisme melampaui subjektif dan objektif karena objektivitas juga dibentuk oleh banyak subjektivitas. Pengertian berasal dari mendengar secara mendalam yang kemudian akan membangkitkan kebijaksanaan dan welas asih. Kita harus mengembangkan batin ketanpa-akuan atau “tiada batin”. Kesalahpahaman sering disebabkan oleh tidak mau mendegar sehingga terjadi konflik. Maka dari itu ketika kita pergi ke dokter maka kita seharusnya berkata bahwa ada sesuatu yang benar terjadi pada diri kita. Pembicara kedua adalah Huei Guang Fashi. melampaui dualisme termasuk subjektif maupun objektif. Cuaca. Relaksasi akan menciptakan ketenangan. Jika kita ingin bahagia. ketika kita meminum airnya maka kita tidak akan merasakan rasa asin apapun. Jika kita ingin kamma bekerja untuk kita. Pandangan realisitik adalah memahami dengan benar pratityasamutpada. disebutkan 36 macam dualisme. maka hentikanlah amarah. Ada kasus seseorang memukul orang lain padahal ia tidak bermaksud untuk memukul. kecelakaan dan penyakit adalah sifat alamiah dunia ini. maka pastikanlah bahwa kita meningkatkan kamma bajik sehingga kamma buruk itu “berubah” menjadi masalah kecil. Jangan sia-siakan kehidupan kita sebagai manusia ini. Kali ini Master Guo Jun memimpin sesi meditasi dengan musik orkestra Tiongkok selama 10 menit. Jika kita melakukannya maka kita akan kehilangan cinta dan welas asih. Menjadi realistik berarti memiliki kebijaksanaan dan welas asih. Manusia sangat mudah untuk tertarik dengan hal-hal yang indah seperti musik atau seni yang bagus sehingga kita akan dengan mudah berkonsentrasi padanya dan ketenanganpun akan hadir. tidak selalu disebabkan oleh “kamma”. Kita harus menerimanya. Yang pertama adalah konflik yang terjadi dalam diri sendiri yaitu bingung apa yang harus dipilih atau dilakukan. Sakit adalah sifat alamiah dunia ini. Di dalam Sutra Altar karya Huineng. Buat karma yang bajik dan praktikkan Buddha Dhamma. Kaum Buddhis sering melakukan kesalahan ini. Suatu kejadian penyebabnya tidak selalu “kamma”. Kita sering menggunakan kata “kamma” untuk menghakimi kesialan orang lain. Menjadi realistik dimulai dengan menenangkan tubuh dan pikiran. Dalam dunia materi kita bisa berkompetisi namun janganlah sampai kita melekat! Di tiga alam samsara. hal ini disebabkan oleh kekotoran batin. yang merupakan Jalan Tengah dari pikiran rasional/ logika dan perasaan/emosi. Dengan musik kita akan melihat batin dan perasaan kita sendiri. mendengarkan musik adalah praktik karena baik musik ataupun seni merupakan sarana yang sangat bagus untuk memulai relaksasi. Ketika kita terlahir menjadi manusia. Solusi yang diajarkan Buddha adalah menjadi realistik. Di dunia ada dua macam konflik. Huike seketika itu juga tersadarkan karena yang sebenarnya adalah “tidak ada pikiran”. Kekotoran batin adalah penyakit dari pikiran. Biasanya konflik dalam diri sendiri ini disebabkan oleh kurangnya kebijaksanaan sehingga pemahaman yang benar tidak muncul. Musik adalah bahasa universal yang bisa sangat berpengaruh pada otak dan menciptakan relaksasi pikiran. karena dapat menimbulkan lautan penderitaan. bukan sesuatu yang salah. maka penderitaan. Garam adalah karma buruk kita dan air adalah kamma bajik kita. pengertian dan welas asih. aku yang benar” sehingga konflik pun terjadi karena orang-orang merasa dirinya sendiri yang benar. kejernihan. kita berlatih untuk lebih mengembangkan spiritualitas kita. Lalu apakah yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah dalam kehidupan? Yang pertama adalah kita harus sepenuh perhatian mengerjakan sesuatu dengan benar. Jika kita menaruh sesendok garam di kolam. SINAR DHARMA 17 SINAR DHARMA / 17 . Beliau menjelaskan bahwa kehidupan adalah aktivitas pikiran yang terdiri atas material dan spiritual. Maka dari itu. Yang kedua adalah konflik antara diri sendiri dengan lingkungan yang biasanya disebabkan oleh kurangnya welas asih.

Ia merasa sangat pantas dihukum. bukan seperti itu cara kerjanya! Yang kita butuhkan adalah inspirasi. perhatikan perasaan Anda saat koin itu melayang di udara. siapa yang tahu apakah itu baik atau buruk? Jadi pada dasarnya. Terkadang orang-orang mempunyai keyakinan. dan selanjutnya kita tidak akan tergoyahkan dari melakukan kesalahan yang sama. lepaskan saja! Akui kesalahan kita dan selesai. jadi melihat ke belakang setiap saat sama sekali tidak dapat menolong Anda. Ajahn Brahm berkata jika Anda ingin menjadi orang yang lebih baik. Kita perlu memperlakukan diri sendiri dengan rasa belas kasih: “Jika saya bisa memaafkan orang lain.. tetapi sekali lagi. jika Anda merasa bersalah.Dunia Buddhis Ajahn Brahm with Hendra Lim Hari Kedua Sesi Kelima: Ajahn Brahm (Living Without Guilt and Regret) Hendra Lim memoderatori sesi awal hari kedua ini. untuk menjadi lebih merasa belas kasih. bahkan mungkin menjadi depresi. Kita merasa bersalah karena tidak mempunyai cukup metta (cinta kasih) dan rasa belas kasih. maka sebenarnya kita diejek sebanyak 3 kali. Jika Anda di dalam keraguan seperti misalnya apakah seharusnya menikah atau tidak. siapa yang tahu?” Mungkin pada akhirnya itu tidak salah. Jika terus berpikir tentang kesalahan yang Anda perbuat di masa lalu. Maka setiap celaan janganlah kita ingat. biar saja itu berlalu. Menyesali masa lalu bagaikan penjara dan setiap kali kita mengingat seseorang mengejek kita. Melihat masa lalu hanya membuang-buang waktu Anda. Ajahn Brahm menceritakan ketika masih muda pernah merasa sangat bersalah karena menjual buku kamus pedia pada orang tua dengan cara sengaja melebih-lebihkan pedia tersebut melampaui kualitas yang sebenarnya. Sisi mana yang Anda harapkan muncul. Buanglah ingatan masa lalu yang buruk seperti Anda membuang tissue di toilet dan flush!. Anda menjadi orang yang lebih buruk karena Anda kehilangan rasa menghargai diri dan motivasi. Kita harus mengubah cara pandang kita melihat masa lalu. maka Anda tahu bahwa yang sebenarnya Anda inginkan adalah apa yang diwakili oleh sisi depan. Ajahn menceritakan sebuah kisah tentang bhikkhu yang merasa sangat bersalah karena makan sandwich setelah aturan jam makan siang bhikkhu. di situlah kita sebenarnya tahu apa yang kita inginkan. saya juga bisa memaafkan diri saya sendiri.. kita tidak memiliki Pintu Belajar hukuman. Untuk menemukan apa yang sebenarnya ingin Anda lakukan. depan atau belakang? Jika Anda berharap sisi depan yang muncul. jadi bhikkhu atau tidak. 18 / SINAR DHARMA 18 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA / 18 SINAR DHARMA . Semua orang bisa melakukan kesalahan maka dari itu biarkanlah rasa bersalah pergi. Terkadang kita merasa bersalah karena merasa telah melakukan sesuatu yang buruk. Pada saat koin melayang kita mengharapkan satu sisi tertentu yang tertampak. ingat-ingatlah hal-hal yang menakjubkan. maka Anda berhenti mengikuti masa kini! Terlalu banyak orang berlama-lama hidup di masa lalu dan mereka tidak memperhatikan masa kini. Kesalahan di masa lalu menjadi bola rantai yang menghalangi Anda untuk mencapai kesuksesan di masa depan. janganlah menyesal karena siapa yang tahu hal itu akan jadi baik atau buruk? Teruslah berjalan ke depan. jangan merasa bersalah pada hal-hal yang terjadi di masa lalu. Namun pada akhirnya si anak sebagai penggunanya memang menyukainya dan menganggapnya sebagai salah satu buku terbaik sepanjang hidupnya. semua berlalu. Sebenarnya kita tidak perlu seperti itu.” Ingatlah untuk mengikuti suara hati dan tidak hanya mengikuti benak kepala. Well. ingatlah:“Baik atau buruk. Jika Anda terus melihat masa lalu. Lepaskanlah semua kesalahan di dalam “toilet”. murah hati dan penuh kasih sayang. Anda tidak bisa menciptakan kembali masa lalu. Anda harus membiarkan masa lalu berlalu. Jadi. jika kita tidak mempunyai penyesalan. Hal-hal baik itu bekerja! Jika ingin kemajuan dalam hidup. lakukan pelemparan koin.

kita tidak dapat melakukannya karena harus duduk tenang. Padahal. sadarilah rasa dan tekstur makanan kita. makan dan berbicara pun dapat dilakukan dengan penuh kesadaran. Meditasi dengan penuh keasadaran akan menunjukkan apa yang terbaik dalam diri kita. ataukah kita memutuskan untuk melepas dan melakukan yang terbaik dengan cara menerima? Meditasi bukanlah mengosongkan pikiran. Wong Yin Onn. Kita tidak menolak emosi ataupun pikiran tetapi hanya mengawasinya. ini juga bagian dari meditasi. Dalam sesi tanya jawab. Jika demikian meditasi bukanlah hal yang sulit bukan? Meditasi bisa diterapkan dengan praktis dalam kehidupan kita sehari-hari. lepaskan dan tidak lakukan apa-apa. Sesi Keenam: Dr. Wong Ying Onn. Meditasi juga bisa dilaksanakan sebelum kita pergi tidur. Melawan kenegatifan sehingga kita menjadi takut dan marah. Kita dapat juga bermeditasi di kehidupan bisnis sehari-hari. sadarilah ucapan kita sehingga yang keluar adalah ucapan welas asih agar ucapan yang tidak mengenakkan hati orang lain akan dapat terbendung. Cara-cara bermeditasi dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti menerapkan meditasi cinta kasih pada saat menyetir (karena biasanya pada saat menyetir kita akan emosi kalau ada gangguan di jalan). Itulah kesadaran saat kini yaitu menginspeksi. Meditasi dapat membuat pikiran kita beristirahat dan membuat kita dapat berpikir jernih tentang masalahmasalah kita. Menjadi damai berarti kita dapat mempertahankan batin penuh sukacita dalam kehidupan yang penuh rintangan dan kekacauan ini. Buddhisme yang sejati adalah PRAKTIK! Di dunia ini hanya ada satu masalah dan satu solusi. Untuk dapat berjalan di jalur spiritual. Satu masalah adalah penderitaan dan satu solusi adalah pencapaian kondisi tidak adanya lagi penderitaan. hasilnya akan membuat kita takjub. kemudian juga dapat bermain “gameboy” yaitu istilah keren dari tasbih yaitu melatih kesadaran dengan memutar tasbih.Dunia Buddhis Melempar koin bukanlah untuk menunjukkan keputusan apa yang kita ambil. Ajahn Sujato (Meditation for Worldly and Spiritual Pursuits) Di zaman yang multi tasking ini. Jadi sebagai orang tua. lepaskan saja! Kesadaran saat kini adalah menempatkan tubuh dan pikiran berada di tempat yang sama. namun menunjukkan apa yang sebenarnya kita mau. kita harus berdamai dengan diri kita sendiri. Mengalami kedamaian tidak berarti bahwa kehidupan kita selalu tenang dan bahagia. namun jika diminta untuk menenangkan pikiran dengan bermeditasi. Dhamma mencakup berbagai aspek kehidupan dan tentu dapat diterapkan dalam kehidupan seharihari. Ajahn menjawab bahwa anakanak seharusnya tidak dihukum melainkan diberi imbalan hadiah jika mereka melakukan hal-hal yang baik. Jadikanlah Dhamma GPS kita untuk kehidupan sehari-hari! Dengan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Awasilah emosi kita daripada menjadi emosi itu sendiri. bukan mengharapkan (inspect not expect). Anak akan mencintai dan mempercayai orang tua ketika tahu mereka tidak dihukum. Sadarilah bahwa ada perbedaan besar antara “ada penderitaan” dengan “aku menderita”. Cara untuk mencapainya adalah lewat sila. apalagi sebagai umat Buddha diajarkan tentang cinta yang positif. namun membiarkan emosi melewati kesadaran kita tanpa mengganggu pikiran. Sadarilah bahwa kita sedang berjalan. Ajahn Sujato Ajahn Sujato SINAR DHARMA 19 SINAR DHARMA DHARMA/ / 19 19 SINAR . samadhi dan panna. Dr. kita sering melakukan sesuatu bersama-sama misalnya makan sambil membaca dan bekerja macam-macam. Berjalan. Sebelum terlelap kita bermeditasi selama beberapa menit di atas ranjang sampai tertidur. menggunakan alarm jam tangan seperti menggunakan gong kesadaraan di kuil-kuil. anak harus diberi dorongan positif.

Kita bisa menangkapnya dan menggenggam perasaan itu seperti kita menggenggam seekor anak burung. orang yang Anda cintai (terkadang lebih baik jika tidak menggunakan anggota keluarga Anda. Ajahn Brahmali membuka sesi dengan menegaskan bahwa konsep kelahiran kembali sangatlah penting dalam Buddhisme. Ringu Tulku Rinpoche (Death and Rebirth) Sesi ini adalah salah satu sesi yang sangat menarik selama konferensi ini. orang yang mencapai Nibbana atau Arahat tetap memiliki faktor keberadaan. Untuk memahami ini. semakin kita mengetahui bagaimana pikiran itu bekerja. Dalam hal meditasi. orang yang tidak Anda sukai (semoga orang yang tidak saya sukai berbahagia). Karena itulah. tapi pada kehidupan sehari-hari tampaknya tidak tercapai. Ketika Anda mempraktikkan meditasi metta. perasaan itu akan menjadi bagian dari diri Anda dan akan menetap dalam diri Anda. Sesi Ketujuh: Ajahn Brahmali. Ketika seseorang merealisasi Nibbana (Arahat) maka faktor kelahiran kembali akan lenyap. Meski begitu. bukan “semoga kebanyakan makhluk hidup berbahagia”. Anda hanya perlu merasakannya. “just know”. Beberapa poin dalam meditasi metta: rasakan tubuh Anda dan mulailah dari mana Anda berada. Theravada menolak antarabhava karena berpandangan bahwa alam semacam antarabhava berada di luar samsara. Brahmali and Ringu Tulku on Death 20 / SINAR DHARMA . perbedaan konsep kelahiran kembali di antara aliran-aliran Buddhis adalah pada Antarabhava. pun juga bukan mencari dari manakah perasaan-perasaan ini berasal. umat Buddha tentu tidak dapat menolaknya. semakin lama semakin baik. Seperti apa perasaan cemas. berusahalah untuk menyadarinya. kebahagiaan itu? Ini juga bukan untuk mendukung atau menentang. tapi hanya sebatas memperhatikan perasaan yang Anda rasakan tersebut. Bersabarlah. semoga orang yang saya cintai berbahagia). Akan lebih baik jika kita mengalaminya sekarang ketimbang ingin mencicipi pengalaman itu di kemudian hari. ini bukan sesuatu hal yang dapat dipaksakan. Apapun yang Anda rasakan. kemudian rasakan cinta kasih dalam tubuh Anda terhadap: diri Anda sendiri (semoga saya berbahagia). Umat Buddha memiliki teladan “semoga semua makhluk hidup berbahagia”. Semakin banyak kita berlatih. Buddhisme berjuang untuk memutus rantai kelahiran kembali. cinta kasih. Theravada mengenal istilah yang mirip yaitu “antaraparinibbayi” namun pengertiannya sama sekali berbeda dengan Antarabhava. Tidak menilai. orang netral (semoga orang netral berbahagia). Sedang di Buddhisme adalah “We Are the 100%”. sebab itu. sangat penting bagi kita untuk berlatih. yaitu tentang tumimbal lahir ditinjau dari tiga Yana sekaligus. tidak memaksakan. Hueiguang. terkadang.Dunia Buddhis Ajahn Sujato memulai topik dengan berbagi cerita mengenai tren “We Are the 99%” di Amerika Serikat. adalah perasaan yang nyata. jangan pula mengenggamnya terlalu longgar. Ini bukan untuk mengetahui dari mana perasaan itu berasal. Kelebihan dari meditasi Buddhis adalah meditasi Buddhis bersentuhan dengan apa yang nyata. yaitu “semoga semua makhluk hidup berbahagia”. Sebagai Buddhis kita harus menghentikan faktor yang menyebabkan kelahiran kembali. Sederhana sekali. Jangan menggenggamnya terlalu erat. Rasakan emosi yang Anda rasakan. Pertama-tama rasakan tubuh Anda. Ajahn Brahmali berpandangan agar kita kembali mengkajinya lewat Kanon Pali. Huei Guang Fashi. Metta. karena perasaan Anda cenderung akan tercampur jika menyangkut anggota keluarga. Menurut Ajahn Brahmali. hanya awasi dan rasakan saja.

sedangkan bagi mereka yang karma baik dan buruknya berbuah seimbang maka akan mengalami fase alam antarabhava (alam antara) selama 7x7 hari paling lama. Rasa syukur dan terima kasih sangatlah penting dalam kehidupan ini sehingga kita semua dapat menggunakan waktu kita dalam kehidupan ini sebaik-baiknya. Ada juga pengalaman-pengalaman NDE (Near Death Experience). tidak ada Raja Yama atau pihak eksternal yang menghakimi. Jika kita mampu. tetapi setelah mendengarkan pelafalan nama Buddha. Selain itu faktor pikiran juga sangat penting menentukan proses tumimbal lahir. Tidak ada Raja Yama yang melakukan penghakiman dalam Buddhisme. hal yang terjadi setelah kita mati yaitu ada sesuatu yang keluar dari tubuh kita. Ini bukanlah pandangan Buddhis. Pembahasan ini kemudian diakhiri dengan pembabaran teori tumimbal lahir yang sangat menarik dari Ringu Tulku Rinpoche yang tidak banyak diketahui umat. namun ini hanya metafora saja. Rinpoche berkata bahwa orang-orang cenderung menganggap Buddhisme adalah sebuah filosofi yang pesimistik karena terus membicarakan tentang kematian dan penderitaan. Perlu diketahui bahwa kelahiran kembali disebabkan oleh berbagai macam hal. Pelafalan nama Buddha bagaikan penambah kekuatan untuk memotong karma buruk. Setiap orang “menghakimi” dirinya sendiri. Menjelang ajal. Huei Guang Fashi menceritakan kisah nyata tentang seseorang yang otaknya lumpuh. Beberapa orang mengatakan ini adalah antarabhava. Korupsi sendiri SINAR DHARMA / 21 . Terakhir. tetapi tumimbal lahir ke berbagai alam. biasanya orang akan melafalkan nama Amitabha untuk terlahir di Sukhavati. Huei Guang Fashi kemudian meneruskan topik ini. Bagi mereka yang mengalami buah karma yang sangat kuat (baik sekali atau buruk sekali) maka akan bertumimbal lahir saat itu juga. Hal lain yang patut direnungkan oleh para umat adalah bahwa kehidupan ini terus berlanjut. Di dalam Sutta-Sutta Theravada disebutkan kisah-kisah Raja Yama. momen menjelang kematian adalah sangat penting. Kita harus siap untuk “let go”. kita yang makhluk awam tidak bisa mengontrolnya. Closing Ajahn menceritakan suatu kejadian yang dicatat dalam British Medical Journal. Pikiran seperti ini akan mendatangkan pikiran yang baik dan positif. Pandangan Buddhis bukan orang menjadi hantu. maka kita tidak akan pernha menemukan solusi.Dunia Buddhis Bhante Kheminda Ajahn Brahm. namun menurut pandangan Sutta Kanon Pali. tidak ada yang benar-benar mati. kebiasaan dan pikiran. Kelahiran kembali memberikan kita kesmepatan untuk memulai hidup yang baru sehingga kita harus menerimanya sebagai suatu berkah. sehingga meditasi sangatlah penting untuk membangkitkan pikiran positif ketika ajal mendekat. pertama menjelaskan bahwa orang Tionghoa umumnya tidak suka berbicara tentang kematian. ini adalah tubuh ciptaan pikiran yang seolah-olah keluar dari tubuh. Beliau menegaskan bahwa Vajrayana menerima semua yang ada dalam Shravakayana dan Mahayana. Jika kita tidak dapat menerima kematian. Kekuatan karma sangat besar dalam mengontrol kelahiran kembali. orang-orang yang mati bisa melihat anggota keluarga mereka. dalam batinnya ikut melafalkan nama Buddha. Orang Tionghoa percaya bahwa setelah meninggal manusia akan menjadi hantu. ia menjadi sangat tegang hingga mukanya memerah. Tentu pandangan semacam itu tidaklah tepat. Ajaran-ajaran Buddha berkembang dan Vajrayana mengklarifikasinya. perlahan-lahan ia menjadi tenang dan damai. bahkan ada kasus-kasus orang menjadi Arahat menjelang kematian. yaitu karma. Pelafalan nama Buddha sangatlah luar biasa dampaknya pada pikiran. lepaskan semua keterikatan. Saat menjelang kematian yang menentukan orang tersebut bertumimbal lahir ke alam mana.

Setelah itu kita akan terlahir di Tanah Suci Sukhavati Buddha Amitabha (sidpa bardo / Bardo Kemenjadian – Tumimbal Lahir). Susu diubah menjadi yoghurt. Prinsip tumimbal lahir dan antarabhava adalah ketidakkekalan. bahkan saat menjelang ajal dan kematian itu sendiri dapat menjadi kesempatan untuk menjadi Buddha karena pada saat kematian hadir. padahal itu hanya dari satu sudut pandang saja. Patience (kesabaran) dan Preserverance (ketabahan). tetapi susu bukanlah yoghurt dan yoghurt Karma dapat sepenuhnya diubah dan kita dapat menjadi Buddha di kehidupan ini juga. Abhidharmakosa menjelaskan tumimbal lahir dengan perumpamaan susu dan yoghurt. Jika melihat dari sudut pandang lain. ketika fase kematian hadir. baik ataupun buruk. Tidak ada yang menjamin bahwa kita tidak akan mati apabila kita sehat. Jika kita mampu menyadari kesadaran awal ini. Plan (rencana) dan Passion (semangat ketertarikan). Tujuan dari kepemimpinan adalah untuk melakukan perubahan secara positif. “Jika aku siap menghadapi kematian.” demikian tegas Angie. terkadang itu hanyalah masalah sudut pandang kita sendiri. semuanya ada di sana. Kita seringkali tidak puas karena sesuatu yang buruk terjadi. namun para peserta tidak merasakan kepenatan karena diceriakan Angie Monksfield bukanlah susu. Bhikkhu Kheminda. salah satu pendiri Buddhist Fellowship Singapore dan Vice President Singapore Airlines. setiap momen selalu berubah. Ajahn Brahm (The Righteous Leadership in Buddhism) Meski hari sudah menjelang sore. Selain itu yang harus dimiliki oleh para pemimpin adalah pikiran positif dan penjagaan sila-sila Buddhis karena tujuan kepemimpinan adalah memberikan kebahagiaan yang lebih besar pada dunia ini. Maka dari itu di Vajrayana dikenal 4 Bardo (antarabhava). Ketika kita memecat orang. Saingan kita bukanlah agama lain atau orang lain tetapi ketidaktahuanlah yang menjadi lawan yang harus kita hadapi. Kehidupan. Setiap momen adalah masa transisi. Harus diketahui. yang selalu berubah setiap saat (shinay bardo). salah satunya adalah kehidupan kita ini sekarang.Dunia Buddhis diakibatkan oleh karena orang tersebut tidak paham akan kematian. Kepemimpinan yang baik sangatlah menentang korupsi. Angie juga menceritakan pengalamannya 22 / SINAR DHARMA 22 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Jika kita memiliki pemahaman akan ketidakkekalan dan tumimbal lahir. Kita dapat berpendapat kalau kadang kita dapat merubah situasi namun kadang tidak. Hadapilah ketakutan kita masing-masing dengan berani. Kita dapat merombak diri menjadi lebih baik dan lebih memiliki kebijaksanaan. oleh sharing dari Angie Monksfield. Sebenarnya. Kita seringkali takut gagal. Ajaran Buddha mempersoalkan persiapan menghadapi kematian. keberanian adalah tentang bertindak. Itulah yang disebut sebagai Bardo Cahaya Jernih (dharmata / chonyid bardo). juga harus menggunakan 3P: Peace (damai).” Pemahaman antara hidup dan mati saling mempengaruhi satu sama lainnya. jangan ada rasa takut. Dalam kehidupan ini terdapat banyak sekali kondisi. setiap momen adalah antarabhava (alam antara). kesadaran sejati kita muncul yaitu Batin Awal Cahaya Jernih (Prabhasvara / dharmata). Kita semua memiliki kesempatan yang sempurna. maka kita akan siap untuk hidup. Kita dapat menyadari bahwa akan selalu ada jalan menyelesaikan setiap masalah. bisa saja hal itu tidak buruk. Ini disebabkan karena semuanya selalu berubah termasuk sel-sel dalam tubuh kita. namun bukan berarti benar-benar berbeda juga. maka kita berkesempatan dapat menjadi Buddha. Sesi Terakhir: Angie Monksfield. Keseluruhan hidup dan mati adalah bagaikan roda yang berputar. Demikian juga hidup kali ini tidaklah sama dengan hidup yang selanjutnya. Di dalam kepemimpinan ada 3P yang sangat penting: Purpose (tujuan). maka kita sebenarnya dapat melihat kesempatan dalam setiap momen kehidupan. kematian dan tumimbal lahir semuanya adalah antarabhava. “Kita dilahirkan untuk memimpin.

Dunia Buddhis
yang mengundang tawa tentang pemberantasan bhiksubhiksu palsu di Singapura. Untuk menjadi orang yang hebat, Angie berkata bahwa kita harus jujur dan penuh semangat mengejar impian kita. Jadilah orang yang lembut namun tegas, bergantung pada situasi. Pembicara kedua, Bhante Kheminda, juga tak kalah lucunya dalam membangkitkan suasana keceriaan. Beberapa kali beliau melontarkan gurauan, sesuai filosofi Buddhisme adalah tentang menjadi lebih bahagia. Tujuan sejati umat Buddha adalah pembebasan sejati. Menyinggung tentang kepemimpinan, Bhante Kheminda mengatakan kita membutuhkan pemimpin yang baik. Jika kita memiliki pemimpin yang baik namun tidak menerapkan ajaran Buddha atau kebijaksanaan maka hal ini hanya akan menimbulkan karma buruk saja, sebagai contoh adalah Devadatta, murid Buddha. Ia adalah pemimpin banyak bhiksu tetapi tidak memiliki kebijaksanaan. Jika kita tidak mempunyai Pikiran Benar atau kebijaksanaan, maka kita seperti Devadatta, maka dari itu kita harus menjadi pemimpin yang baik sekaligus memiliki kebijaksanaan dan pikiran yang benar atau lurus. Konferensi ditutup dengan pembabaran Ajahn Brahm yang sangat luar biasa, beliau menjabarkan bahwa kepemimpinan dan organisasi menurut Buddhisme yang baik adalah: 1. Hilangkan kefanatisan terhadap satu tradisi atau yana. Ajahn berkata bahwa beliau tidak peduli dengan yana apapun, beliau heran mengapa kita terus menerus memperdebatkan yana. Terkadang kendaraan kecil pun adalah sarana yang terbaik. Semua ajaran Buddha adalah tentang mengakhiri penderitaan. Beliau bercanda bahwa dirinya adalah “Hahayana”. Janganlah ada yana lagi, tetapi “Buddhisme”. Kita semua memiliki pemimpin yang sama yaitu Buddha. Semuanya adalah kue yang sama, hanya diberi “permukaan” atau “lapisan” yang berbeda. Tidak ada bhikkhuni Theravada, Mahayana atau Vajrayana, semuanya hanyalah bhikkhuni.... 3 in 1!

2. Perpecahan diakibatkan oleh karena semua orang ingin menjadi pemimpin. Buddha pernah menceritakan kisah tentang burung-burung bodoh yang masing-masing ingin menjadi pemimpin yang terbaik dan tidak ada yang mau jadi pengikut, akibatnya mereka semua malah terpecah belah. Sebagai umat Buddha hendaknya kita tidak membanding-bandingkan melainkan bekerja sama. Hubungan itu adalah tentang KITA bersama (Relationship is About Us).
Sumber: Liputan Tim Sinar Dharma, www.buddhistreborn.org, notes by Inge Santoso, hersimplethought.wordpress.com

SINAR DHARMA

23

SINAR DHARMA / 23

Sudut Peristiwa

Dagpo RINPOCHE LAMRIM RETREAT

MENCAPAI KEBAHAGIAAN
Rinpoche pertama-tama menyapa kita semua dengan memberikan salam “tashi deleg” kepada para peserta yang hadir secara fisik di Leduk dan para pendengar di luar negeri melalui siaran video webcast. Rinpoche mengatakan bahwa kita semua dapat berkumpul di sini di saat ini adalah merupakan kejadian dan kesempatan yang jarang dan luar biasa karena bisa mendengarkan ajaran Buddha, terutama ajaran Mahayana. Kebanyakan yang hadir di Leduk adalah Buddhis dan penganut ajaran Mahayana. Penganut ajaran Mahayana tidak hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri saja, namun tujuan utamanya adalah untuk kebahagiaan semua makhluk, memastikan bahwa semua makhluk tidak mengalami penderitaan, mendapatkan kebahagiaan yang sejati, murni dan stabil. Sebagai penganut Mahayana kita menyadari bahwa untuk mencapai tujuan itu maka kita sendiri harus terlebih dahulu mencapai KeBuddhaan, itulah tujuan yang harus kita tetapkan dalam batin kita sekarang ini dalam rangka mendengarkan ajaran pada hari ini. Sebagai seorang Buddhis, kita mendengarkan Dharma, mempelajarinya, merenungkannya, dan pada akhirnya memeditasikan ajaran-ajaran Buddha dengan tujuan semata-mata untuk menaklukkan batin kita sendiri, untuk menenangkan batin kita, menghaluskan batin kita. Batin kita yang awalnya kasar, bergejolak, banyak masalah, kemudian ditaklukkan, sehingga menjadi tenang, halus, dan jinak. Jadi inilah tujuan kita mempraktikkan ajaran Buddha. Jika kita sudah bisa mencapai kondisi demikian, maka kita akan lebih mampu untuk bekerja demi kebahagiaan semua makhluk. Sebenarnya bagaimana kita memahami bahwa seberapa baik makhluk lain terhadap diri kita? Perlu kita ketahui bahwa hingga saat ini di kehidupan sekarang ini, semua hal yang telah kita dapatkan, itu berkat makhluk lain, kemudian jika kita melangkah lebih jauh yaitu untuk pencapaian KeBuddhaan di masa yang akan datang, pencapaian ini yang sedang kita lakukan, atau yang akan kita lakukan di masa yang akan datang, pencapaian KeBuddhaan ini selalu berkaitan dengan makhluk lain, berkat makhluk lainlah baru kita dapat mencapai tujuan diri kita yaitu pencapaian KeBuddhaan. Jika kita mengingat hal-hal ini semua yaitu berkat kebaik-hatian makhluk lainlah baru kita dapat mencapai semua tujuan yang kita inginkan, oleh karena itu betapa sangat sempit pikiran kita, bila kita hanya memikirkan kebahagiaan untuk diri kita sendiri dan mengabaikan makhluk lain yang telah membantu kita mencapai tujuan yang kita inginkan. Betapa memalukannya bila kita berpikir dengan cara sempit demikian ini. Yang seharusnya, yaitu malah sebaliknya kita harus membangkitkan penolakan terhadap pikiran sempit ini di dalam diri kita dan kita bertekad untuk sepenuhnya bekerja demi kebahagiaan makhluk lain. Jika berbicara tentang kebahagiaan, kita dapat menarik kesimpulan yang umum yaitu tidak ada satu makhluk pun yang ingin menderita, mereka menolak penderitaan serta selalu menginginkan kebahagiaan. Lalu jenis kebahagiaan apakah yang ingin kita capai? Di sini kita akan membicarakan berbagai jenis kebahagiaan, yang pertama adalah yang dapat kita capai yaitu kebahagiaan di kehidupan saat ini, tentu saja kita juga dapat mencapai kebahagiaan di masa yang akan datang.

24 / SINAR DHARMA 24 / SINAR DHARMA

SINAR DHARMA

Sudut Peristiwa
Sumber: Kadam Choeling

Kebahagiaan apa pun yang kita alami dalam kehidupan saat ini, maupun di masa yang akan datang, itu semua merupakan hasil yang sesuai dengan sebab-sebabnya, yakni sebab-sebab yang baik dan bajik. Rinpoche mengingatkan bahwa terhadap kebahagiaan dan kenyamanan tersebut, kita harus berhati-hati untuk tidak membiarkan munculnya kilesa, seperti nafsu keinginan, kemelekatan, berikut faktor-faktor mental negatif lainnya seperti kemarahan, kebodohan batin, dan sebagainya. Kebahagiaan yang kita alami memiliki sebab-sebab, yang sesungguhnya adalah merupakan kebajikan-kebajikan yang sudah kita kumpulkan di masa lampau. Ketika menikmati kebahagiaan tersebut, kita bisa semakin memperkuat keyakinan kita terhadap hukum karma dan akibat-akibatnya, terutama pada karakteristik karma yang pertama, yaitu: kepastian akan karma. Dalam merenungkan karakteristik pertama ini, kita semakin yakin bahwa akibat-akibat yang menyenangkan atau membahagiakan pastilah berasal dari sebab-sebab yang baik dan bajik. Setelah itu, kita juga bisa memanfaatkan momen-momen kebahagiaan tersebut sebagai pengingat bagi kita untuk terus-menerus menciptakan kebajikan, supaya kita bisa terus mengalami kebahagiaan di masa-masa yang akan datang. Ketika menikmati kebahagiaan kita juga dapat membangkitkan suatu sikap yaitu: walaupun kita sekarang mengalami kebahagiaan, namun tidak semua makhluk bisa berbahagia. Secara umum makhluk tidak bisa menikmati kebahagiaan yang kita miliki. Oleh sebab itu, kita dapat membangkitkan niat yang tulus agar semua makhluk mendapatkan kebahagiaan tanpa kecuali. Ini adalah penjelasan bagaimana membangkitkan sifat cinta-kasih. Lebih lanjut, kita bisa merenungkan situasi kita dan mengaitkannya dengan kondisi makhluk-makhluk lainnya. Bukan hanya mereka tidak bisa mendapatkan kebahagiaan yang sangat mereka inginkan, namun semua makhluk di seluruh alam semesta ini justru harus mengalami penderitaan yang tidak mereka kehendaki sama sekali. Dari sini, kita dapat membangkitkan niat yang tulus supaya semua makhluk dapat terbebas dari penderitaan tanpa kecuali. Ini adalah penjelasan bagaimana membangkitkan sifat welas-asih. Berikutnya, kita bisa melatih batin kita setahap lebih jauh lagi yaitu: dikarenakan kita mengetahui bahwa semua makhluk tidak bisa menikmati kebahagiaan dan justru harus mengalami penderitaan, maka kita membangkitkan tekad kuat untuk mencapai KeBuddhaan, semata-mata dengan tujuan untuk membebaskan semua makhluk dari penderitaan dan menuntun mereka semua agar mendapatkan kebahagiaan. Ini adalah penjelasan bagaimana membangkitkan batin pencerahan atau bodhicitta. Jika Anda merasa bahwa cara berpikir Anda selama ini berbeda dengan apa yang sudah dijelaskan oleh Rinpoche, yaitu ketika Anda sedang berada dalam situasi menikmati kebahagiaan, jika Anda justru membangkitkan kemelekatan berkaitan dengan sensasi-sensasi yang ditimbulkan oleh kelima objek indera, terhadap kebahagiaan apa pun itu, lalu ketika kemelekatan itu sudah berkembang menjadi sangat kuat, apa yang harus kita pikirkan dan perbuat dalam kondisi seperti itu?

Sumber: Kadam Choeling

Inisiasi Tara Putih

Sumber: Kadam Choeling Inisiasi Tara Putih Inisiasi Tara Putih

SINAR DHARMA

25

SINAR DHARMA / 25

yakni melanjutkan praktik spiritual yang sudah kita jalani pada kehidupan sekarang untuk dilanjutkan pada kehidupan berikutnya. Oleh karenanya. tidak cukup bagi kita untuk memusatkan perhatian pada kebahagiaan saat ini saja. Kapan pun pada diri kita muncul kemelekatan. tapi kita ini bahagia setiap saat. sesungguhnya kita menciptakan karma-karma baru yang akan melemparkan kita ke dalam lingkaran samsara atau lingkaran keberadaan. Dengan memunculkan kemelekatan. maka orang ini jauh lebih bodoh dibandingkan orang yang menggunakan bejana berharga sebagai bejana tempat sampah. melainkan kita juga harus memastikan kebahagiaan pada kehidupan mendatang. Jadi seharusnya objek-objek kesenangan itu tidak pantas untuk menjadi objek perhatian kita sama sekali. 26 / SINAR DHARMA 26 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Jadi. sama halnya juga apabila seseorang menggunakan kemuliaan terlahir sebagai manusia. Karena itu. tapi menderita pada kehidupan akan datang. Kita ingin bahagia bukan hanya pada kehidupan saat ini saja. Boleh dibilang. kalau sebaliknya ia justru mengumpulkan karma buruk dan penghalang-penghalang bagi dirinya sendiri.Sudut Peristiwa Kita bisa mengingatkan diri sendiri bahwa hal-hal yang merangsang timbulnya nafsu keinginan yang kuat tersebut bukanlah sesuatu yang dapat bertahan selama-lamanya. Kita bisa memanfaatkan sensasi-sensasi menyenangkan itu sebagai bahan untuk dijadikan objek perenungan pada hukum ketidak-kekalan. perubahan yang terjadi dari saat ke saat dengan cepatnya. Itu semua merupakan hal-hal yang berubah terus-menerus. yang pada waktunya akan memperkuat karma samsarik yang sudah banyak kita miliki. semua objek-objek kesenangan indria yang menimbulkan sensasi menyenangkan bukanlah hal yang bisa diandalkan. yang diberkahi dengan kebebasan dan keberuntungan. maka perenungan ketidak-kekalan ini adalah perenungan yang bisa kita lakukan. sekaligus merupakan cara yang sangat efektif untuk menawarkan kemelekatan. Dengan membiarkan kemelekatan muncul. kita bisa bertemu lagi dengan ajaran Buddha dan memiliki kondisi untuk mempraktikkan ajaran-ajaran Buddha tersebut hingga akhirnya kita bisa melanjutkan proses praktik keberlanjutan spiritual kita. Arya Nagarjuna mengatakan. yang dapat digunakan untuk menciptakan sebab-sebab kebahagiaan. Kita harus bisa menjamin bahwa kita akan mendapatkan kondisi-kondisi yang baik sama seperti yang sudah kita nikmati sekarang. inilah orang terbodoh di antara semua orang-orang bodoh! Selanjutnya kalau kita sudah bisa menemukan kebahagiaan pada kehidupan saat ini. Objek tersebut juga mengalami proses penghancuran dari satu saat ke saat berikutnya. Jika kita bisa berbahagia pada kehidupan saat ini. Artinya. objek kemelekatan tersebut merupakan hal yang sepenuhnya tidak bisa diandalkan dan terus-menerus berubah. tentu saja ini juga merupakan jenis penderitaan juga. kita semakin akan memperpanjang waktu kita di dalam samsara. apakah itu sudah cukup? Tentu saja tidak.

kebahagiaan berupa pembebasan dari samsara. Kesimpulannya. Beliau mengatakan akan berdoa membantu agar kita semua dapat dengan sukses mempraktikkan ajaran Buddha dan beliau mengucapkan sampai jumpa lagi tahun depan. Pertanyaan berikutnya adalah apakah tingkat kebahagiaan itu bisa dicapai? Bagaimana cara mencapainya? Dengan metode apa? Jawaban pertanyaan ini dapat Anda temukan dengan mempelajari karya Atisha yaitu Pelita Sang Jalan. Di sisi lain. yaitu kita sudah membebaskan diri kita dari samsara serta kita juga sudah menghilangkan semua kesalahan dan memperoleh semua kualitas-kualitas bajik sepenuhnya sempurna. itu berarti kita sudah mencapai semua tujuan-tujuan pribadi kita hingga tingkatan tertinggi. Sampai di sini Rinpoche memberikan ulasan ceramah umumnya. ini belum menjawab kebutuhan kita akan kebahagiaan setiap saat. yang menerangkan tentang metode mempraktikkan ajaran Buddha untuk ketiga tipe praktisi. dari satu kelahiran yang baik ke kelahiran baik berikutnya. Artinya. dari sisi Mahayana jika kita bisa mencapai tingkat KeBuddhaan. kita sudah melihat berbagai jenis tingkat kebahagiaan. dan avidya sebagai raja. tertinggi. bahwa tak peduli seberapa banyak kelahiran kembali yang baik yang kita dapatkan. Dengan kondisi ini barulah kita bisa mendapatkan kondisi untuk menikmati kebahagiaan yang sejati dan benar-benar memuaskan. Kita harus berhenti mendapatkan skandha yang tercemar yang didapatkan melalui pengaruh karma dan kilesa. SINAR DHARMA 27 SINAR DHARMA / 27 . yaitu sikap mencengkeram adanya eksistensi diri yang berdiri sendiri (tanha sebagai perdana menteri. cepat atau lambat kita pasti akan jatuh ke alam rendah dan mengalami penderitaan-penderitaan hebat di sana. Jadi satu-satunya solusi adalah kita harus berhenti untuk terlahir kembali di dalam samsara. Satu-satunya cara bagi kita untuk membebaskan diri dari samsara adalah menghancurkan akar penyebab samsara. Jadi. paling puncak dan paling bahagia yang dapat dicapai oleh seorang manusia. pada tingkatan ini kita sudah mencapai tingkat kebahagiaan yang terunggul. keduanya harus dihancurkan). Di sini. ini adalah suatu kondisi kebahagiaan yang bukan hanya pembebasan samsara yang biasa. yaitu kebahagiaan KeBuddhaan yang telah memenuhi secara lengkap kebahagiaan untuk diri sendiri dan kebahagiaan untuk semua makhluk lain.Buddhis Sudut Nusantara Peristiwa Kita juga sudah dapat melihat.

pada aspek lainnya. Jika dalam ajaran eksoteris mengenal 3 jenis tubuh Buddha (yakni Dharmakaya. menurut naskah Sutra Sarvatathagatatattvasamgraha. maka secara Buddhisme Vajrayana. Posisi : Tengah Svabhavacakrakaya : Buddha Vairocana Sadharmacakrakaya : Bodhisattva Vajraparamita Adesanacakrakaya : Vidyaraja Acalanatha 28 // SINAR DHARMA 28 SINAR DHARMA . yang mana kemunculan mereka sebagai emanasi dari para Buddha dan Bodhisattva dalam wujud kemarahan. Vidyaraja artinya adalah Raja Yang Dari Tubuhnya Keluar Cahaya Gemilang. disebut juga Aryacalanatha atau Candamaharosana. setiap Buddha memiliki 3 jenis tubuh cakra (Tri-cakrakaya): Tubuh Buddha sendiri disebut Tubuh Cakra Hakikat Diri (svabhavacakrakaya).Figur Buddhis Acalanatha. Perwujudan emanasi tersebut sebagai salah satu cara Buddha membimbing makhluk hidup. Dengan demikian. maka Acalanatha dikenal sebagai salah satu dari 5 Vidyaraja dalam 5 Dhyani Buddha. perwujudan para Vidyaraja dari 5 Dhyani Buddha dapat terlihat sebagai berikut: 1. Dengan perwujudan Vidyaraja yang diemanasikan dari para Buddha. merupakan figur Vidyaraja dalam Buddhisme Vajrayana. dan perwujudannya dalam figur Vidyaraja disebut sebagai Tubuh Cakra Titah Pengajaran (Adesanacakrakaya). kemudian manifestasinya dalam wujud Bodhisattva disebut Tubuh Cakra Dharma Sejati (sadharmacakrakaya). Sambhogakaya dan Nirmanakaya). Vidyaraja adalah makhluk pelindung Dharma. Sedangkan perwujudan Vidyaraja yang diemanasikan dari para Bodhisattva. Acalanatha dikenal sebagai salah satu dari 8 Vidyaraja yang dimanifestasikan oleh 8 Maha-Bodhisattva.

Nama Acalanatha mengandung arti “tak bergeming”. yang secara simbolis diartikan sebagai pedang kebijaksanaan untuk menaklukkan kebencian dan amarah. Posisi: Utara Svabhavacakrakaya : Buddha Amoghasiddhi Sadharmacakrakaya : Vajradamstra Adesanacakrakaya : VidyarajaVajrayaksa Maka. Posisi: Selatan Svabhavacakrakaya : Buddha Ratnasambhava Sadharmacakrakaya : Vajragarbharaja Adesanacakrakaya : Vidyaraja Kundali 4. Acala memiliki makna “batin murni Bodhi. empat tangan dan enam tangan. melindungi dan mendukungnya selamalamanya dan selalu mendampinginya. Tangan kanan memegang pedang. juga bermakna mengendalikan pikiran yang liar. Menurut komentar Mahavairocana-abhisambodhi Sutra. Tathagatagarbha akan dapat SINAR 29 DHARMA / 29 / SINAR DHARMA . Acalanatha menduduki posisi utama. Tangan kiri memegang Vajrapasa (Tali Vajra). wajahnya menggambarkan kebenaran (keadilan).Figur Buddhis 2. Posisi: Timur Svabhavacakrakaya : Buddha Aksobhya Sadharmacakrakaya : Vajrasattva Adesanacakrakaya : Vidyaraja Trilokavijaya 3. Posisi: Barat Svabhavacakrakaya : Buddha Amitabha Sadharmacakrakaya : Manjusri Adesanacakrakaya : Vidyaraja Yamantaka 5.Taisho 1205) yang diterjemahkan Amoghavajra disebutkan bahwa Samaya dari Acala adalah Samadhi: “Mempraktikkan mantra. seseorang harus memfokuskan diri pada Bodhicitta dan memuja Acalavidyaraja. sedang figur perwujudan Bodhisattvanya adalah Bodhisattva Vajraparamita. akan membawa pada kelahiran di Padmagarbhalokadhatu. yaitu Acalanatha yang memiliki dua tangan.” Acalanatha disebutkan dalam Mahavairocana Sutra bab ketiga: “Untuk melenyapkan sebabsebab rintangan karma. Simbol tali diartikan untuk menjerat iblis mara dan makhlukmakhluk yang keras kepala. Vidyaraja Acalanatha adalah perwujudan tubuh Cakra Titah Pengajaran (Adesanacakrakaya) dari Buddha Vairocana. Tak bergeming di sini merujuk pada pengertian memiliki welas asih yang teguh. Jangan pernah lalai mempraktikkan kekuatan dharani yang maha benderang ini dan ketika dihadapkan pada Samadhi saat ini. Acala juga dikenali dengan nama Candamaharosana dan dianggap sebagai salah satu Ishtadevata utama aliran Kadam. Wujud dua tangan lebih dikenal secara umum. Seluruh kulit tubuhnya berwarna biru kelam. Dalam khazanah Vajrayana Tibetan.” Ada beberapa wujud dalam menggambarkan figur Acalanatha. tanpa bisa digoyahkan sedikit pun. Dalam Kitab Komentar Realisasi Ritual Esoterik 48 Pasukan Penakluk Acalanatha (勝軍不動 明王四十八使者祕密成就儀軌. Tubuhnya memancarkan bara api yang diartikan dapat membakar semua kekotoran batin. Dalam 5 figur Vidyaraja yang merupakan emanasi dari 5 Dhyani Buddha. mukanya memancarkan sikap amarah dengan mata melotot dan menampakkan gigi taring.

Bodhisattva Gunaparamita. Acalanatha akan menggunakan kekuatannya untuk membuat para makhluk ingat selalu sampai akhirnya mereka teguh dalam Samadhi membangkitkan Tathagatagarbha. Ikrar utamanya adalah.” Ini adalah ikrar dari Acalanatha. mendengar namaKu akan menghentikan kejahatan dan mempraktikkan kebajikan. Cetaka. memimpin sejumlah besar pasukan dan praktik dharani sehingga memampukan mereka meningkatkan kebajikan. 3. 2. Sutra Dharani tentang Kemenangan Naga-Raja Krkala Menaklukkan Tirthika (佛說俱利伽羅大龍勝外道伏陀羅尼經Taisho 1206). mendengar DharmaKu akan memperoleh kebijaksanaan agung. sifat bimbingannya bukan diarahkan untuk menghancurkan. Bodhisatva Ukubhaga. Yang paling sering Acalanatha didampingi oleh tiga Kumara bernama Kimkara. Beliau berikrar akan selamanya melindungi mereka yang mempraktikkan dharani-nya dan tidak akan meninggalkan mereka. memahami batinKu akan mencapai Kebuddhaan dalam kehidupan ini. Oleh karena itu. Bodhisattva Anavatapta. melenyapkan bencana dan menstabilkan politik yang kacau balau. Sutra kedua menjelaskan bagaimana Acalantha sebagai emanasi Vairocana melindungi pemerintah suatu negara. Ibarat orang tua yang membimbing anak yang memiliki karakter yang sangat keras kepala. mulai penjelasan dari segi manfaat hingga bagaimana menjalankan praktik dharani dan mudra tersebut. terus menerus melindungi sampai akhirnya mereka mencapai KeBuddhaan di Padmagarbhalokadhatu. Tanah Suci Buddha Vairocana.Figur Buddhis dirasakan. Praktik Acalanatha untuk menentramkan negara sering dilakukan oleh Amoghavajra untuk membantu kerajaan Dinasti Tang.” Perwujudan murka dari Acalanatha didasarkan atas welas asih luhur. perwujudannya merupakan manisfestasi dari keheningan. “Barang siapa yang melihat wujudKu akan membangkitkan batin pencerahan. Ada pula kelompok 8 Kumara pendamping Acala (Ashta-Mahakumara) yang dikenali dengan nama Kimkara. beliau menerima dharani Lima Suku Kata dari Vairocana Tathagata. Acalanatha tidak pernah meninggalkan para makhluk. Sutra-Sutra dan Mantra Acalanatha Ada tiga Sutra penting dari Acalanatha yang disebut sebagai Trisamaya: 1. Berbagai macam pemberontakan dan serangan terhadap Dinasti Tang digagalkan oleh Bhiksu Acalanatha Putih (Tibetan) 8 Pendamping Acalanatha 30 30//SINAR SINARDHARMA DHARMA . Chiguang dan Huixi. Acalanatha Vidyaraja juga digambarkan didiampingi oleh para Bodhisattva dan Kumara-deva. bahkan sebagai kekuatan welas asih. Acalanatha Ksetra Raksa (Ajaran Acalantha tentang Kedamaian Negara -聖無動 尊安鎮家國等法) yang juga diterjemahkan Vajrabodhi (Taisho 1203). melainkan untuk pendisiplinan. Sutra pertama membahas tentang dharani-dharani dan mudra-mudra Acalanatha. Cetaka dan Nalakuvara (Nezha). Suddha-bhiksu. Kitab Metode Pelafalan Mantra Acalanatha (不動使者陀羅尼秘密法) yang diterjemahkan Vajrabodhi pada tahun 731-736 M (Taisho 1202). Tiongkok.

Mahaguru Zhi Zheng menanyakan identitas figur tersebut yang lalu dijawab adalah Acalanatha. Selain melenyapkan pandangan-pandangan salah. beliau menjelaskan pada Bodhisattva Ratnaketu-dharani bagaimana Acalanatha Vidyaraja berdebat dengan para tirthika dari berbagai macam aliran di Istana Maha-mahesvara di Surga Akanishta. maka Acalanatha terus melindunginya. Ritual Acalanatha untuk menentramkan dan melindungi negara yang dilaksanakan Amoghavajra disebutkan dalam manual Sakyaraja-prajnaparamita Sutra (Renwang Huguo Borebolomiduo Jing / Renwang Jing – Taisho 994). banyak kisah-kisah kesaksian yang ditulis oleh para bhiksu yang didapatkan oleh karena devosi mereka pada Acalanatha. figur itu melayang dengan pedang di tangan. Mahaguru Zhizheng melihat figur bertubuh emas muncul di depan beliau ketika sedang menjalankan meditasi pagi.” (Taisho Tripitaka 893). Acalanatha dengan Kimkara dan Cetaka Acalanatha dengan Krkala Nagaraja SINAR DHARMA / 31 31 / SINAR DHARMA . Setelah itu Mahaguru Zhizheng bernamaskara penuh terima kasih dan meminta para pelukis untuk menggambarkan rupa Acalanatha. Karena Mahaguru Zhizheng kerap kali memeditasikan Acalanatha. Kisah Kesaksian Acala Pada zaman dulu. Dengan praktik yang sama. Figur bertubuh emas itu memberitahu Zhizheng untuk menggambar rupanya lalu menghormati figur tersebut dengan penuh devosi. menunjukkan bahwa meskipun wujudnya murka. 聖無 動尊一字出生八大童子祕要法品 atau Ajaran Esoterik Acalanatha tentang Kemunculan Ashta Mahakumara dari Satu Bija (Taisho 1204) terjemahan Vajrabodhi. Sutra ketiga mengenai Raja Naga Krkala menceritakan ketika Buddha Shakyamuni berdiam di Rajagrha. maka selalu lafalkanlah mantra yang dijelaskan oleh Pendamping Cetaka dan lainnya. 底哩三昧耶不動尊威怒王使者念誦法 atau Ajaran Trisamaya Acalanatha: Pelafalan Pasukan Raja Murka yang Agung (Taisho 1200) yang diterjemahkan Amoghavajra. Selain itu ada pula kitab-kitab sutra lainnya seperti 底 哩三昧耶不動尊聖者念誦祕密法 atau Ajaran Esoterik Trisamaya Pelafalan Acalanatha (Taisho 1201) terjemahan Amoghavajra. Yamantaka dan Vajrayaksa. Acalanatha mengubah pedang api kebijaksanaan menjadi Naga-raja Krkala untuk menaklukkan para tirthika tersebut. Sutra ini merupakan asal usul pemujaan 5 Vidyaraja. Kemampuan Acalanatha mengatasi masalah kerasukan makhluk halus jahat dapat ditemukan di Susiddhimahatantra. Acalantha juga banyak dipuja ketika orang-orang memohon bantuan pengusiran iblis dan makhluk halus jahat. Bhiksu Amoghavajra meningkatkan kemakmuran Dinasti Tang. Acalanatha berhasil mengubah raja-raja iblis dan para praktisi tirthika dengan membuat mereka meninggalkan pandangan salah. Kundali.Figur Buddhis Amoghavajra dengan praktik Acalanatha yang dilaksanakannya. Ada satu kisah mengenai Mahaguru Zhizheng (Chisho Daishi) yang mendapat perlindungan dari Acalanatha. Pada bulan musim dingin tahun kelima penangggalan Kaisar Chenghe. Dengan tubuh emas yang memancarkan cahaya terang benderang. kompendium yang diterjemahkan Subhakarasimha: “Jika engkau memohon untuk menaklukkan semua iblis dan avesa (kerasukan) yang masih ada. namun tindakan dan hatinya sangat welas asih. maka engkau akan segera berhasil. Acalanatha mempunyai 4 pengikut: Trailokyavijaya.

Dua pengikut Acala. Di pantai terlihat beberapa manusia kanibal dengan memegang senjata di tangan mengejar para awak dan penumpang kapal. Kakuban diselamatkan oleh Acalanatha. Kimkara dan Cetaka. Acalanatha kemudian berhadapan dengan Raja Yama. kapal pun dapat segera berlayar dan akhirnya selamat sampai di tujuan. Pada bulan keenam tahun 1254. Acalanatha kemudian mengambil penyakit tersebut dan Shoku pun menjadi sembuh. Dengan upaya kausalya. Tidak lama kemudian. Abe no Seimei. Mahaguru Zhizheng segera beranjali dan berdoa pada Acalanatha. Menurut aliran Nichiren Honmon Shoshu. kapal yang dinaiki Mahaguru Zhizheng terdampar di negara manusiamanusia kanibal di Ryukyu. dua aspek dari Buddha Vairocana. Ahli onmyo-ji (master yin yang) yang terkenal. Naga Raja Kullika / Krkala 32 / SINAR DHARMA 32 32 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA . yang menyatukan praktik Shingon dengan praktik Amitabha. beliau meneteskan air mata welas asih. maka aku akan memberikan hidupku untuk kalian. Naskah asli Fudo Aizen Kankenki disimpan di Vihara Kuon Honmon-ji di Yokohama. Bisa kita lihat ampai sekarang di dalam Mandala Gohonzon aliran Nichiren apapun selalu terdapat dua huruf siddham di kanan kiri yang menyimbolkan Acalanatha dan Ragaraja. Acalanatha kemudian mengatakan: “Karena engkau rela mengorbankan hidupmu untuk gurumu. Ketika Raja Yama mendengar kisah tersebut.Figur Buddhis Kemudian pada tahun pertama Dinasti Tang setelah kematian Kaisar Yi Shan. Kisah lainnya dicatat pada gulungan masa Muromachi yaitu kisah rakyat Bhiksu Chikyo yang menderita penyakit yang tidak diketahui sebabnya di Vihara Miidera. bhiksu tertinggi Vihara Taiseki-ji Nichiu mengambil naskah asli ini dari Vihara Taiseki-ji dan menyembunyikannya di Goa Ide. Kisah ini diabadikan dalam salah satu wujud rupang Acala di Jepang yaitu Naki Fudo (Acala Menangis). Tibatiba saja Acalanatha bertubuh emas muncul di kapal. Acalanatha juga pernah menolong bhiksu Shingon Kakuban (Kogyo Daishi) di Koya-san. Acalanatha juga pernah menampakkan diri di hadapan Mahabodhisattva Bhiksu Nichiren. Ketika hendak dibunuh oleh beberapa bhiksu jahat yang tidak menyenanginya dari Vihara Kongobu-ji. Ketika Acalanatha melihat kejadian ini. ia sangat tersentuh dan bernamaskara pada Acalanatha dengan penuh rasa hormat. Tidak ada jalan bagi mereka untuk berlayar melarikan diri dari para kanibal itu. Acalanatha membiarkan dirinya terkena penyakit yang diderita Shoku kemudian menampakkan dirinya wafat oleh penyakit tersebut. Pada waktu itu tidak ada angin sama sekali. Di naskah tersebut Nichiren menjabarkan bahwa dirinya adalah pewaris ke-23 dari silsilah esoterik Tendai (Tiantai) yang berasal dari Mahavairocana Buddha.” Bhiksu Chikyo kemudian sembuh dan Bhiksu Shoku pun berumur panjang. tiba-tiba datang angin. Nichiren membuat tulisan dan lukisan yang mendeskripsikan penampakan yang didapatkannya yang dikenali dengan nama Fudo Aizen Kankenki. menemani beliau. namun ia tidak lupa untuk terus berdoa pada Acalanatha. Bhiksu Shoku memohon pada Acalanatha untuk mengambil hidupnya sehingga gurunya bhiksu Chikyo dapat sembuh dari masa kritisnya. mengunjunginya dan berkata: “Seseorang harus mengambil penyakit ini untuk menyembuhkanmu!” Lalu siswa Chikyo yaitu Bhiksu Shoku langsung maju dan mengambil penyakit itu untuk menyembuhkan gurunya. Shoku sangat menderita karena rasa sakit yang amat sangat. Naskah “Pengakuan Putri Nijo” yang berasal dari tahun 1307 M juga mencatat kisah ini namun dengan varian yang berbeda. sebenarnya memiliki makna moral tindakan Bodhisattva yaitu dengan welas asih berkorban menanggung penderitaan semua makhluk. banyak orang di kapal menyaksikan penampakan ini. Terlepas dari kebenaran kisah ini.

Acala Buddha oleh Buddha Tooth Relic Temple.” Kisah di atas hanya memperkenalkan Acalanatha dalam aspek melindungi orang dari marabahaya. Figur apapun yang ditampilkan dalam khazanah dunia Buddhis memang sarat dengan simbolisme. pemujaan Acalanatha dikaitkan dengan praktik untuk terlahir kembali di Tanah Suci Maitreya yaitu Tusita.com. Di Gunung ini ia terus berdoa pada Acalanatha agar dapat mengunjungi Surga Tusita. bahkan tidak asing lagi dalam dunia komik dan video game. Acalanatha menunjukkan jalinan jodohnya dan tentu saja bergantung pada kematangan kondisi jodoh itu sendiri. Beberapa bulan kemudian. Asal usul dari keterkaitan ini berasal dari kisah Uji Shui Monogatari (abad 13 M). Anda salah paham. segenap atap kelenteng ini meliputi seluruh pegunungan di sini. Akan tetapi. maka akan terjadi berbagai bencana alam yang merusak jembatan tersebut. The Phenomenon of Invoking Fudō for Pure Land Rebirth in Image and Text oleh Karen Mack SINAR DHARMA 33 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA / 33 33 / SINAR DHARMA 33 . Jadi bagaimanapun juga. Hal ini bukan berarti menampik nilai kesakralan ritual pemujaan. dewa ini dengan penuh amarah mendatangi sang insinyur karena kelenteng terlihat sangat kecil. Acalanatha berkata “Jika kamu ingin masuk. Alkisah di Vihara Mudo-ji di Gunung Hiei hidup bhiksu bernama Soo Kasho. Realitas sejati. nirvana. Standing Fast: Fudo Myoo in Japanese Literature oleh Richard K Payne. tetapi kata-kata juga bagian dari simbolisme. Di Jepang. Sebenarnya ini tidaklah sulit dipahami.blogspot.Orzech. Akan tetapi. saat mengalami hambatan. Fudo Myo-o banyak dipuja di sekitar mata air pegunungan dan terdapat 36 tempat ziarah Acalanatha yang popular di Jepang.” Soo bisa membacanya namun tidak bisa melafalkannya sehingga ia tidak dapat masuk. Firmly Rooted: On Fudo Myoo’s Origins oleh Richard K Payne.Figur Buddhis Pemujaan Acala Pemujaan Acalanatha banyak terdapat di Jepang dan Tibet. Hingga suatu malam. lafalkanlah sutra ini. sebaliknya ada sisi yang mengajarkan bahwa kita untuk selalu bersikap waspada pada ketidakkekalan fenomena alam. Politics and Trascendent Wisdom oleh Charles D. Akan tetapi ketika aspek batin yang bersifat abstrak tidak bisa diperlihatkan. karena pada intinya Buddhisme bertujuan menguak realitas sejati yang berpusat pada batin atau elemenelemen mentalitas. maka akan ada makhluk yang mengekspresikan kepeduliannya untuk membantu mengatasi masalah tersebut. simbolisme tidak dapat mewakili kenyataan tertinggi atau realitas sejati. hakikat sejati. bangunlah sebuah kelenteng terbesar di sini. salah seorang insinyur proyek jembatan itu bermimpi didatangi seorang dewa. Di sinilah. Tepat di sisi ujung jembatan terdapat satu tangga sempit yang mengarah ke bawah dan langsung menuju ke kelenteng pemujaan Acalanatha. Soo sangat sedih namun sekembalinya ke alam manusia ia belajar dengan rajin melafalkan Saddharmapundarika Sutra di hadapan rupang Acalanatha dan akhirnya harapannya bertemu Maitreya di Tusita terkabulkan. Lalu mengapa disebut yang terbesar? Kita boleh menganggap ini sebagai sebuah koan. Setiap kali pembangunan jembatan selesai. Insinyur tersebut lalu menjawab. para pekerja mengalami banyak hambatan. Jika engkau tidak mampu melafalkan mantra ini. Jika diperhatikan. kelenteng ini pun selesai dibangun. Di Jepang. satusatunya cara adalah merefleksikannya dalam wujud-wujud simbolisme. Ia sering bermeditasi di air terjun Santaki di sungai Katsuragawa di Gunung Hira. patung ataupun visual. Acalanatha kemudian menyanggupinya dan membawanya ke Tanah Suci Tusita. Di gerbang Istana Dalam Tusita terdapat ukiran Saddharmapundarika Sutra. hanya bisa direalisasi melalui pengalaman batin sendiri. di Taiwan ada satu lokasi yang cukup unik. “Oh Dewata. Tradisi ini pun terbawa ke Taiwan. yaitu di Taman Nasional Taroko. Kelenteng ini tampak asri. sehingga banyak daerah pemandian mata air hangat selalu terdapat altar pemujaannya. ketika ada pekerjaan yang berfungsi untuk kepentingan umum. Sumber: http://fudosama. konon disebut sebagai tempat pemujaan Acalanatha terbesar di dunia. Koan ini berawal dari proyek pembangunan jalan raya Cross Island Highway. kelenteng ini ternyata tidak besar. Dewa tersebut berkata bahwa jika ingin jembatan ini aman. yang terlihat di sini hanyalah ujung atapnya saja. Simbolisme dalam pengertian luas tidak sebatas pada perwujudan gambar. tidak lama kemudian. tidak menyinggung sama sekali tentang bimbingan Dharma dalam aspek pengikisan noda batin atau sejenisnya. Acalanatha memintanya untuk kembali dan belajar melafalkan Saddharmapundarika. Ketika jalan raya dibangun sampai di Jembatan Ning An. Di Taman Nasional ini ada sebuah jembatan gantung yang dinamakan Jembatan Ning An. engkau tidak dapat masuk. Umumnya. Pelajaran moral yang kita petik dari sini adalah. Acalanatha yang dikenal dengan sebutan Fudo Myo-o merupakan objek pujaan yang cukup populer. Insinyur tersebut menyanggupinya.

34 / SINAR DHARMA 34 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA .

kebutuhan yang paling mendasar bagi kami di sini. Varanasi. seorang bhiksu Zen. dan satu topi caping. Teringat ketika pulang dari India di awal tahun 2007. Beberapa tahun hidup di Dharamsala. walaupun belum sempat memberi penjelasan apa pun. yakin suatu hari nanti mereka bisa mengerti. apalagi setelah berkunjung ke Dharamsala. tahun 2008 saya menerima penahbisan ulang sramanera dari Yang Mulia Dalai Lama. sempat ke Library of Tibetan Works and Archives. barangkali istilah ini tidak begitu populer bahkan di KBBI juga belum ada. dan beliau mengajarkan praktik yang beliau sendiri sudah menerapkannya. yang semuanya berkaitan erat dengan aliran Vajrayana Gelugpa. beliau pernah menerima pertanyaan dari praktisi dari barat. salah satunya adalah hidup selibat. sapaan hormat bagi seorang bhiksu. inspirasi untuk hidup membiara semakin besar. suasana sudah berbeda dan hampir semua keluarga menerima keputusan saya tetap hidup membiara. Saya ingat waktu pergi berkunjung ke rumah kakak ke-2. kalau contoh konret di Indonesia adalah para bhiksu dan bhiksuni. saya diusir dan dianggap orang bodoh. dan tokoh perdamaian. rutin cukur rambut. pindah dari Institute of Buddhist Dialetic ke Plum Village. kakak saya mengancam dengan mengatakan. Menuju kehidupan monastik Kehidupan monastik. bahkan tidak pernah terbayangkan hidup saya akan seperti ini. tiga set jubah luar. Sekarang saya tinggal di Wihara Dharmamegha (Awan Dharma) Plum Village. mereka semua “kaget” melihat saya yang sudah berjubah orange. saya sendiri yakin bahwa memilih kehidupan seperti ini akan membawa banyak kebaikan dan manfaat. saya terima apa adanya. Bhante Thich Nhat Hanh yang kerap disapa sebagai Thay. dan Bodhgaya. juga samanera dan samaneri yang hidup membiara. justru tekad untuk berlatih rajin dan sepenuh hati semakin besar. bahkan saya sering bersyukur ketika melihat lembaran kehidupan yang sering datang berkunjung dalam sesi meditasi duduk rutin. dan Institute of Buddhist Dialectic. “Mulai hari ini jangan panggil saya koko lagi!” Walaupun sedih namun saya sudah memantapkan hati. Saya sendiri sama sekali tidak pernah merencanakan untuk hidup membiara. Saya menerima penahbisan sramanera dari Bhante Dharmavimala di Wihara Ekayana Grha. seminggu kemudian saya minta izin pulang ke Batam untuk bertemu kakak dan adik. syair pembuka yang saya terjemahkan di atas merupakan ucapan langsung dari beliau. dan setelah itu saya pindah dari India ke Perancis. ada metode praktik dan aturan yang disepakati bersama. Plum Village memiliki beberapa wihara yang masing-masing terpisah untuk monastik pria dan wanita. berkepala gundul. apa yang beliau praktikkan. mengapa beliau tertarik untuk hidup membiara? Saya ingat Thay selalu menceritakan kisah dulu ketika Thay membaca majalah yang bagian kovernya ada lukisan Buddha SINAR DHARMA 35 SINAR 29 / SINAR DHARMA DHARMA / 35 . Saya sendiri belum patah semangat walaupun diperlakukan demikian. itulah yang diajarkan. daerah selatan Perancis. Pertengahan tahun 2009 pergi ke Hanoi mengikuti retret Engaged Buddhism bersama monastik dari Plum Village yang dibimbing oleh Bhante Thich Nhat Hanh. Institute of Thosamling. saya sangat terinspirasi.Pengalaman Dharma Pertama kali membaca kutipan bijak itu. Setelah upacara penahbisan. monastik merupakan istilah umum untuk komunitas yang hidup bersama. begitu banyak peristiwa yang menghiasi perjalanan ini. jubah yang hanya ada satu model saja. Saya ingat 2 tahun kemudian saya pulang menjenguk mereka lagi. Plum Village Bhante Thich Nhat Hanh merupakan guru pembimbing utama kami di sini. penyair. apalagi kalau melirik kembali karir hidup yang pernah saya tempuh. satu mangkok.

Di awal latihan. dia juga ingin damai dan tenang seperti Buddha. ketika engkau mencoba menolak maka terjadi perang dalam pikiran. Kadang saya anggap sebagai teka-teki misterius. tampaknya ada sesuatu yang kurang tepat dalam meditasi. duduk di bantalan meditasi memperhatikan napas sepanjang waktu menghadirkan energi damai dan tenang. dalam tradisi Zen (Chan) juga banyak membicarakan KOAN. membaca syair bangun tidur. saya sering mencoba mencari tombol OFF karena merasa kurang nyaman makanya ingin mematikan proyektor itu. Sakyamuni yang duduk dengan damai dan tenang. Menikmati duduk Meditasi duduk di pagi hari sangatlah mempengaruhi seluruh kualitas hidup seharian. Thay bilang. mulai dari bangun tidur. pemahaman Al-Biruni 36 / SINAR DHARMA 36 30 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA . memulai hari dengan penuh kesadaran. gosok gigi. dan itulah yang membawa Thay ke karir monastik yang telah beliau tempuh lebih dari 60 tahun ini. engkau seperti seorang bocah yang duduk di pinggiran sungai menatap air sungai mengalir. ketika berlatih meditasi duduk. ketika merenung kembali mengapa saya juga berjalan di karir monastik? Bagi saya. Pikiran seperti arus sungai. berdamailah dengan pikiran. Sungguh menarik sekali. saya merasa itulah yang Thay sebut bahwa beliau ingin duduk dengan damai dan tenang seperti Buddha Sakyamuni. mengenakan jubah dan kemudian meditasi jalan menuju aula meditasi. alih-alih setelah 45 menit. serasa sedang menonton film kuno “black and white”. Thay bilang. ada benihbenih kebaikan yang tersentuh saat itu. Saya menciptakan kegelisahan dan ketakutan baru. Koan Kisah itu juga menyirami benihbenih kebaikan dalam diri saya. rasanya intuisi ini yang banyak menjawab pertanyaan hidup saya. Ketika bisa duduk tenang dengan penuh kesadaran dan tidak menganalisa. semakin saya analisa justru semakin kabur. tanpa harus ada upaya apa pun. kalau setelah selesai meditasi dan engkau merasa kecapaian. proyeksi itu muncul satu demi satu. pertanyaanpertanyaan atau kondisi yang mendasar kadang tidak bisa dipahami oleh rasionalisasi pikiran.Pengalaman Dharma atas pertanyaan itu bisa lahir dari intuisi. membuat suasana pikiran menjadi galuh. minum air. kadang intuisi dan jawaban timbul begitu saja. Saya masih ingat beberapa tahun lalu. saya melihat ada proyektor otomatis dalam pikiran menyorotkan begitu banyak kejadian-kejadian lama seperti ketika saya berumur 5 atau 6 tahun saat masih SD. Itulah benih yang muncul kala Thay masih belia. Sikap yang tepat adalah tidak menolak maupun tidak mengundang pikiran ketika dia muncul. meditasi bisa disebut sukses ketika engkau menghasilkan energi baru untuk seharian. saya merasa sangat lelah karena sibuk ingin mematikan proyektor itu. tampaknya saya takut melihat kembali peristiwa pahit yang pernah terjadi semasa kecil. pertanyaan ini seperti KOAN.

saya pernah mendapat buku pelajaran yang berisi kehidupan Siddharta. walaupun waktu itu saya sendiri tidak menyadarinya. Tidak perlu terlalu gusar untuk mengutak-atik proyektor ajaib itu. Ternyata banyak kisah indah yang terjadi waktu kecil. Banyak luka mulai sembuh lewat meditasi. penyembuhan. saya menjadi lebih SINAR DHARMA 37 SINAR DHARMA DHARMA/ / 37 37 SINAR . berjubah coklat. Saya masih ingat di dalam buku itu ada lukisan dan bagian bawah ada kalimat yang menjelaskan kejadian dari lukisan itu. Spiderman. Saya juga menjadi lebih berani bertatap muka langsung dengan kejadian masa lalu dan bersahabat dengan dia. saya juga tidak pernah menemukan tombol ON. Saya jadi ingat nasihat Thay yang menceritakan bocah yang menatap sungai. menerima sahabat lama saya apa adanya. ternyata dia adalah sahabat lama yang sering berkunjung yang selama ini tidak pernah saya gubris. masa-masa super hero seperti Superman. Awal Pertemuan dengan Buddha Saya juga ingat ketika SD kelas 4. melirik kembali kenapa saya duduk di bantalan meditasi dengan kepala dicukur bersih. dari kelahiran hingga mencapai pencerahan. Saya senang sekali membaca buku itu. yang berumur beliau 10 tahun saat itu tampaknya mulai seperti seorang super hero. pengertianlah membantu saya bisa menerima diri saya apa adanya. senyum kecil hadir di bibir saya ketika menonton layar proyektor pikiran menyorotkan kejadian-kejadian masa lalu. Pernah sekali ketika saya duduk dan memperhatikan proyektor itu ON. ketika saya mulai bersentuhan dengan ajaran Buddha. saya mengerti kalau proyektor itu ON secara otomatis dan setelah itu otomatis OFF juga. zaman itu sekitar tahun 1988. dan mencoba menaruh kembali potongan puzzle yang hilang dan menjawab koan “mengapa saya hidup membiara sebagai bhiksu hingga saat ini?” Buku pelajaran agama Buddha itu memberi inspirasi sangat besar. dan sebagainya. namun 20 tahun kemudian ketika dalam meditasi duduk dan melihat proyeksi yang tersorot dalam pikiran. semua proyeksi itu membantu saya mengerti lebih dalam kehidupan semasa kecil. semangat Saya Siddharta.Pengalaman Dharma Tidak perlu mencari lagi Setelah sekian tahun menerapkan nasihat beliau. kemudian saya perhatikan dengan penuh kesadaran setiap layar yang muncul. Semakin dalam pengertian maka semakin mudah untuk menerima apa adanya. jadi saya tatap proyeksi-proyeksi itu segenap perhatian. dan memperhatikan napas keluar dan masuk. Saya sudah tidak sibuk mencari tombol OFF lagi. bahkan saya baca buku itu berulang-ulang dan mengagumi tidak bosan-bosan. namun saya juga diam-diam menjadikan Siddharta sebagai super hero saya. saya menjadi semakin yakin bahwa karir praktisi membawa begitu banyak kebahagiaan. duduk dengan penuh ketenangan dan kedamaian. begitu juga banyak kisah yang kurang indah. dan ketenangan. Saya ingat kisah super hero ini muncul dalam proyektor pikiran saya ketika sedang meditasi duduk rutin. rasanya seperti membaca komik. kekaburan dalam koan saya menjadi sedikit lebih jernih. tentu saja saya juga senang super hero pada masa kanak-kanak.

kemudian bertapa di hutan. Saya kadang merasa cukup lugu ketika berhadapan dengan proyektor pikiran. banyak simpul yang terus tidak bisa dileraikan. duduk.Pengalaman Dharma mengerti. namun meditasi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. namun misteri akan terbuka perlahan-lahan ketika saya semakin tenang. apakah itu lewat bernapas. Membangun komunitas yang hidup harmonis merupakan elemen sangat penting. namun sahabat awam yang berkunjung ke Plum Village juga berlatih metode yang sama persis. Latihan sehari-hari seperti inilah yang membantu kami selalu bersentuhan dengan benih baik dan kondisi-kondisi istimewa yang memang sudah ada dalam diri masingmasing. Barangkali kita perlu mencari cara agar bisa berlatih bersama komputer dan internet daripada terhanyut dalam dunia maya. banyak koan yang akan terus menjadi misteri kehidupan. Thay mengajak kami untuk memperluas ruang lingkup meditasi dengan cara mempersatukannya dalam aktivitas sehari-hari. bukan hanya murid monastik yang melakukannya. kami mengalir bagaikan air sungai. kerja. beliau pergi bertemu dengan sahabat seperjuangan. apalagi ketika ingin mencari tombol OFF. Bagaimana menghadirkan kewaspadaan dan kesadaran dalam setiap momen. damai. bersama-sama menuju ke arah kebangkitan kewaspadaan dan menghadirkan kedamaian. saya cukup puas dengan latihan yang kami terapkan di sini di Plum Village. Teman saya sering bilang kalau ada pertanyaan hidup yang sulit dijawab. Setelah melakukan perenungan. setelah beliau sadar sepenuhnya. meditasi bukanlah hanya terjadi ketika duduk bersila di aula meditasi saja. meneruskan karirnya membangun komunitas latihan yang hidup harmonis menuju kesadaran penuh. Zaman sekarang tampaknya tidak banyak orang yang punya waktu untuk melakukan pertapaan. 38 / SINAR DHARMA SINAR 38 / SINAR SINAR DHARMA DHARMA / 38 38 / DHARMA SINAR DHARMA . Barangkali demikianlah Siddharta menjawab permasalahan-permasalahan yang beliau hadapi lewat bertapa. makan. dan siap untuk menerimanya. Saya tidak perlu pergi ke ahli supranatural untuk mencari tahu atau pergi ke hipnoterapi untuk meregresi kehidupan lampau. Kami di sini juga ingin seperti Buddha. Misteri Tentu saja bukan tujuan saya untuk membuka tabir misteri. tidak hanya itu saja. kami juga wajib berlatih berhenti dan bernapas dengan penuh kesadaran agar selalu terjaga dan tidak terhanyut dalam pekerjaan. Bagi kami di sini. berbagi hasil latihan kemudian bersama-sama membangun komunitas yang bergerak menuju kesadaran sepenuhnya. tiada lagi cerai berai pemisah. juga banyak hal-hal yang akan terus menjadi pertanyaan hidup. Semoga engkau juga menemukan komunitas latihan yang hidup bersama secara harmonis. Buddha Sakyamuni seorang pembangun komunitas cemerlang. saling mendukung dalam sepanjang jalan ini. maka tanya saja sama Google. dan sebagainya. Komunitas Harmonis Karir perjalanan spiritual tentu saja akan sangat menyenangkan jikalau ada sahabat seperjalanan. zaman sekarang Facebook juga sudah menjadi bagian dari hidup manusia di abad ini. mendengar suara lonceng. kembali lagi ke masyarakat untuk membantu banyak orang dan sambil melanjutkan pertapaan dan membangun komunitas. apalagi di era internet. Oleh karena itu kami menyebut Sangha sebagai komunitas monastik pria dan wanita. kami di Plum Village wajib membaca syair latihan sebelum menyalakan komputer. maka banyak pertanyaan hidup. komunitas praktisi awam pria dan wanita yang kami sebuat sebagai 4 lapisan Sangha yang berlatih untuk hidup harmonis dengan penuh kesadaran dan kewaspadaan dalam setiap momen. Setiap kali mendengar suara lonceng. bahkan ketika sedang mengetik di depan komputer juga menjadi bagian dari meditasi. berjalan dari satu tempat ke tempat lain. Buddha Sakyamuni juga demikian. Kalau saat itu saya menemukan tombol OFF. dalam waktu singkat saja komunitasnya sudah mencapai ribuan orang.

 Buku itu ibaratnya obat. “Segala kegembiraan di dunia ini. masalah akan ada kemajuan. akan terlupakan seiring dengan berjalannya waktu. bukan karena faktor lingkungan.  Percaya pada intuisi diri sendiri.  Miskin dan kaya.  Mereka yang memuji saya pasti bisa mencelakakan saya.  Shantideva mengatakan. karena dia membuat dirinya menjadi orang yang berkelakuan buruk. tidak akan ada yang bisa menghapuskannya.  Jikalau bisa membuat orang lain merasa bergaul dengan Anda adalah satu hal yang menggembirakan. segala penderitaan di dunia ini. hendaknya mendengarkannya dengan sepenuh hati.  Ingin mengatasi kecemasan dan kesedihan hidup. Tak peduli dalam kondisi apapun. Benjamin Franklin  Orang yang berlaku buruk pada orang lain. itu semua bukan hal utama dalam hidup ini.  Fokus. sebenarnya berlaku buruk pada dirinya sendiri.  Mempertimbangkan pendapat orang lain.”  Ada kalanya kesepian itu timbul akibat ulah diri kita sendiri. mereka yang menasihati saya pasti bersedia membantu saya. maka tidak akan ada satu pun orang yang bisa dijadikan sebagai teman. pun belajar menyenangi diri sendiri. semuanya berasal dari keinginan untuk membahagiakan diri sendiri. dengan demikian hati akan menjadi gembira. ucapan yang mencelakakan orang jauh lebih tajam daripada pisau. mengubah bencana menjadi kebahagiaan. jangan memaksakan pendapat kita pada orang lain. bukannya kehidupan ini mengikuti kehendak Anda.  Memberi ucapan yang bermanfaat jauh lebih bernilai daripada permata berlian. maka tidak akan ada satu pun pekerjaan yang bisa dikerjakan.  Penyesalan yang timbul karena melakukan suatu hal. itulah yang disebut benar-benar menghargai orang lain.  Hanya melihat kesalahan orang lain. mempelajarinya dengan baik akan bisa menyembuhkan kebodohan. Hanya memperhatikan kesulitan pekerjaan. tiada henti melakukan hal yang bermanfaat. pertama-tama harus bisa belajar menjadi tuan bagi diri sendiri. adalah syarat utama untuk menjadi sukses. hendaknya berwaspada jangan sampai terjadi. Cinta dan persahabatan. Stendhal . Orang yang bersikap tidak adil. hentikan aktivitas yang tidak berguna.Prancis SINAR DHARMA 39 39 SINAR DHARMA 39 //SINAR DHARMA SINAR DHARMA / 39 SINAR 39 / SINAR DHARMA DHARMA / 39 .  Kebebasan yang sejati bersumber dari bagaimana sikap Anda menghadapi hidup ini. penyesalan yang timbul karena tidak melakukan suatu hal. sebenarnya berlaku tidak adil terhadap dirinya sendiri. jauh mengungguli semuanya.  Hargailah waktu. semuanya berasal dari keinginan untuk membahagiakan orang lain.Dharma Teaching  Mengapa tidak berusaha sekuat tenaga agar bencana yang tidak terduga berubah menjadi pelajaran yang bermanfaat? Karena dengan demikian Anda bisa memanfaatkannya.

Provinsi Hubei. Namun karena jumlah kitab yang sangat banyak itu tidak dapat didatangkan dengan utuh. hal ini menyulitkan para praktisi untuk belajar secara sistematis. Setiap kali hendak menghalau awan itu. lalu bermaksud merayakan kelahirannya dengan memasak daging untuk jamuan pesta. pendiri mazhab Tiantai yang juga dijuluki sebagai Dongfang Xiao Shijia (Sakyamuni Kecil dari Timur). seisi rumah memancarkan cahaya terang layaknya cahaya matahari. Arti mimpi ini lalu ditanyakan ke peramal yang menjelaskan bahwa itu adalah pertanda naga putih memasuki perut. Ini pun terbawa ke dalam mimpi: beliau melihat kitab suci agama Buddha berserakan di mana-mana secara tidak teratur. kitabkitab tersebut terbagi menjadi beberapa kelompok. setiap kali daging dimasukkan ke dalam panci di atas kayu bakar. Orangorang yang menyaksikan kejadian ini merasa sangat takjub. dari langit terdengar ucapan dewa. Amituofo!” Setelah berucap. menyusun dan merapikannya kembali. Beliaulah Master Zhiyi. duduk akan selalu menghadap ke arah barat (mungkin 40 / SINAR DHARMA 40 / DHARMA 40 SINAR / SINAR SINAR DHARMA DHARMA / 40 SINAR DHARMA . Namun anehnya. Master Zhiyi juga memiliki pupil ganda pada matanya. Hal ini berlangsung berulang kali.Profil Buddhis Sakyamuni Kecil dari Timur Oleh : Ching Ik Ketika agama Buddha diperkenalkan ke negeri Tiongkok. adalah pertanda akan datangnya seorang yang berpahala dan bermoralitas tinggi. lalu beliau mengambil kitab-kitab tersebut. Alkisah. Konon menurut kepercayaan bangsa Tiongkok. “Selamat. selamat! Dalam keluarga Anda muncul seorang bhiksu agung. baik pembagian kategori maupun periode ajaran. Sejak itu. Sejak kecil. dua bhiksu itu lalu menghilang. Master Zhiyi lahir di Jingzhou. Waktu itulah dua orang bhiksu yang berpenampilan tidak biasa masuk ke dalam rumah dan berucap kepada ayah Zhiyi. Menurut catatan biografinya. saat ibunya sedang hamil sering bermimpi melihat awan panca warna yang melayang dan mengitari tubuhnya. apinya selalu padam. “Ini adalah buah karma kehidupan masa lalu. dari keluarga bermarga Chen. banyak kitab suci yang didatangkan oleh para bhiksu dari India.” Pada kesempatan lain. Selain itu. Zhiyi selalu tidur dengan merangkapkan tangannya. beliau kemudian menata seluruh rangkaian ajaran Buddha secara terpadu. ada berbagai pertanda istimewa berkaitan dengan kelahirannya. Hingga pada masa Dinasti Sui. seorang bhiksu dari gunung Tiantai menyadari permasalahan ini. ibunya juga bermimpi menelan seekor tikus putih ke dalam perut. Kabupaten Huarong. Nama awamnya adalah De’an. Pada malam di hari kelahirannya. jangan menghalaunya. Keluarganya merasa sangat bergembira. orang yang memiliki mata berpupil ganda akan menjadi tokoh besar seperti raja atau orang suci. semua orang merasa heran. Ayah Zhiyi menjabat sebagai menteri Kerajaan Liang.

“Saya ingin berangkat ke Hengyue untuk praktik penyunyian.Profil Buddhis ini sebagai simbol respeknya pada agama Buddha yang berasal dari sebelah barat Tiongkok). Pembelajaranmu sudah selesai. SINAR DHARMA 41 41 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA / 41 . Guangzhou (sekarang Kabupaten Guangshan. Jinling. Zhiyi yang saat itu berusia 30 tahun tiba di ibukota Kerajaan Chen. pasti akan berhasil dalam tugas mulia pembabaran Dharma. Ini terutama karena perkembangan agama Buddha wilayah Tiongkok Selatan masa itu lebih mengutamakan aspek teori dan filsafat. inilah saatnya untuk menyebarluaskan Dharma. Melihat Zhiyi berbeda dibanding anak-anak biasa. Zhiyi lalu mengajarkan Dharma dan meditasi yang mendapat sambutan positif dari kalangan praktisi. Engkau memiliki jalinan jodoh karma dengan Kerajaan Chen. Zhiyi belajar meditasi Saddharmapundarika Samadhi dan akhirnya berhasil menembus pemahaman tentang kebijaksanaan realitas sejati. Zhiyi meninggalkan kehidupan awam menjadi bhiksu di bawah bimbingan Bhiksu Fazhu di Vihara Guoyuan di Xiangzhou. suka sekali mengunjungi vihara. Meditasi dengan segera menjadi popular. Tak berapa lama. Kerajaan Liang mengalami gejolak perang saudara. Zhiyi segera menuju ke Dashu. Kekuranganmu hanya pada konsentrasi. Saat mendengar kabar bahwa guru besar Master Huisi sedang berada di Gunung Dashu. Master Huisi berkata. Provinsi Hunan. para bhiksu lalu mengajarinya melantunkan Samanthamukha varga dari Saddharmapundarika Sutra (Sutra Lotus). Beberapa kejadian ini menyadarkannya bahwa tidak ada yang abadi di kehidupan duniawi ini. harus rajin berpraktik. Jika melihat rupang Buddha selalu bersujud. “Anda dengan saya bukannya pernah menghadiri pembabaran Saddharmapundarika Sutra di atas puncak gunung Grdhakuta? Jalinan jodoh kita berdua telah ditentukan pada kehidupan masa lalu. Zhiyi menuju Gunung Daxian mempelajari Saddharmapundarika Sutra. Saat menginjak usia 7 tahun. Usia 20 tahun. Tak berselang lama. Tidak disangka. Zhiyi langsung dapat mengingatnya. Ayah Zhiyi kehilangan jabatannya. Mungkin telah dikondisikan bahwa Zhiyi akan menapaki jalan Buddha. hanya diajari satu kali saja. tidak mengajarkan praktik meditasi. kepergian kedua orang tuanya adalah pemicu kondisi itu. Soal makan pun cukup selektif. bahkan para bhiksu senior di Jinling satu demi satu menjadi siswa Zhiyi. bertemu dengan bhiksu selalu memberi penghormatan. Provinsi Henan). Zhiyi menerima Sila penuh sebagai seorang bhiksu di bawah bimbingan guru Vinaya Bhiksu Huikuang. kedua orang tua Zhiyi meninggal. Atas kejadian ini. Pada usia 18 tahun. Karena kemelekatan cinta yang mendalam kepada anak. Suatu hari Master Huisi berkata kepada Zhiyi. orangtuanya melarang Zhiyi melantunkan Sutra-Sutra Buddhis.” Pada awal tahun kekaisaran Chen Feidi. Praktik meditasi yang diajarkan Zhiyi mendatangkan angin segar bagi perkembangan agama Buddha di Tiongkok Selatan. orang tuanya mulai merasa takut Zhiyi akan menjadi bhiksu.” Dengan bimbingan Master Huisi. bisa pergi ke kota Jinling terlebih dahulu. Pada saat menginjak usia 17 tahun. Saat bertemu Zhiyi.

jumlah yang berhasil adalah 20 orang.” Mendengar jawaban yang merendah dari Zhiyi. berusaha menahannya untuk tetap tinggal di ibukota. ada 200 orang. bahkan raja. Selama saya mengajar meditasi di Vihara Wagong. Jepang Zhiyi menjelaskan kepada para siswa. Suatu hari beliau berkata kepada para penduduk. “Ibukota sangat ramai. Belakangan ini yang datang untuk belajar semakin banyak. namun kejadian itu telah membuat semua hadirin tertawa lepas. para peserta ceramah merasa khawatir terhadap Zhiyi. pesertanya 40 orang. Para umat di Jinling. ternyata yang dijumpainya dalam mimpi adalah Dingguang. Lalu sekelompok Mara muncul mengitarinya dan menyemburkan 42 / SINAR DHARMA 42 42 SINAR // SINAR SINAR DHARMA DHARMA DHARMA / 42 SINAR DHARMA . Zhiyi lalu bertanya kepada para siswanya. Pada waktu itu.” Ketika Zhiyi tiba di Tiantai. bahkan para pejabat istana pun sangat menghormati Anda. Bhiksu Dingguang berkata.” Zhiyi menjawab. Dingguang berkata. Mendengar kabar kedatangan Bhiksu Huirong. Tahun kedua. tiba-tiba bertiup angin badai yang menumbangkan pohon dan petir yang menyambar-nyambar. seluruh gunung akan dipenuhi oleh vihara. Zhiyi bermaksud meninggalkan ibukota mencari tempat pelatihan diri yang sunyi. matahari terik bertengger di salah satu sisinya. tak disangka kipas di tangannya tiba-tiba terlepas. Setelah kondisi negara aman tenteram dan empat penjuru bersatu. “Dengar-dengar.” Di Gunung Tiantai menetap seorang bhiksu bernama Dingguang. metode Dharma Fashi (Guru Dharma) mengungguli semua orang. di bawah gunung terlihat lautan luas dengan ombak yang bergulung-gulung. akan berdampak negatif bagi pengembangan Dharma. namun ketetapan hatinya telah bulat. Saya sudah putuskan untuk meninggalkan ibukota mencari tempat sepi untuk berlatih. “Kepandaian dan pengetahuan saya tidaklah dalam. Altar Zhiyi di Vihara Miidera. memperlakukan Anda layaknya dewa. tidak kondusif untuk praktik meditasi. “Tidak lama lagi akan ada seorang kalyana-mitra (sahabat yang baik) agung yang akan tiba di Tiantai. seorang bhiksu terkenal di kota Jinling bernama Huirong datang ke tempat Zhiyi. yang berhasil tetap 20 orang. Di atas puncak gunung tampak seorang bhiksu melambaikan tangan kepadanya. Jika terus begini. Sekarang saya ingin belajar memperluas wawasan. gunung yang pernah menjadi tempat tinggal para suciwan. Tahun ketiga. Beberapa waktu berlalu. Lalu pada saat itu terdengar suara genta dari dalam lembah gunung.Profil Buddhis Namun beberapa bhiksu senior konservatif memandang popularitas Zhiyi sebagai pendatang baru merupakan ancaman bagi reputasi mereka. Huirong sangat menguasai Buddhisme dan piawai dalam berdebat. para siswa menyebutkan bahwa itu adalah Gunung Tiantai. pada tahun pertama.” Pada suatu malam ketika Zhiyi seorang diri bermeditasi di puncak gunung. Dari gambaran ciri-ciri gunung tersebut. pun tidak memiliki kemampuan apa-apa. Saat hendak berbicara. Dengan rasa malu. yang berhasil justru hanya 10 orang. Hendaknya kita menanam kacang kedelai untuk membuat kecap dan menyiapkan tempat duduk jerami untuk menyambut kedatangannya. Hingga satu ketika. Sebelumnya Zhiyi pernah bermimpi melihat pegunungan terjal berlapis-lapis yang dikelilingi awan putih. peserta meningkat jadi 100 orang. Bhiksu Huirong berkata. “Suara genta ini menandakan bahwa anda sekalian berjodoh untuk tinggal di gunung ini. saat sedang memberi ceramah. Bhiksu Huirong lalu dengan sikap angkuh mengibaskan kipas di tangannya. Huirong langsung meninggalkan tempat tersebut. namun yang berhasil semakin sedikit. Saya menyumbangkan sedikit kontribusi hanya demi penyebaran Buddha Dharma bagi kebahagiaan semua makhluk di dunia ini. Huirong membungkuk untuk memungutnya. Zhiyi lalu memutuskan untuk membawa para siswanya menetap di Gunung Tiantai. “Apakah kalyanamitra masih ingat dua tahun yang lalu saya melambaikan tangan di atas puncak gunung?” Zhiyi sangat terkejut. pasti akan ada bintang penolong yang membangunkan vihara bagi Anda.

Guanyu berkomitmen menjadi Pelindung Buddha Dharma. Tiantai terletak di Kabupaten Anle. Selanjutnya. Suatu kali ketika menghadiri ceramah Zhiyi. Konon. Setiba di Jinling. Lalu dari atas langit sebelah barat turunlah makhluk dewa yang memberi pujian atas pencapaian kondisi spiritual yang dicapai Zhiyi. bebas pergi ke manapun. Zhiyi tidak menghiraukannya. Yangguang yang dikenal sebagai pangeran berwatak keras juga tunduk pada beliau. Zhiyi berangkat ke Yangzhou setelah Yangguang mengabulkan semua syarat yang diajukan beliau. Zhiyi merasa sekujur tubuhnya bagaikan terbakar. Master Zhiyi telah meninggalkan Jinling dan menetap di Gunung Lu. Bupati Anle. Master Zhiyi lalu memasuki samadhi. Kelak setelah kemangkatan Master Zhiyi. empat. Dalam sekejap. Tahun berikutnya. tiga. Wangji. Beliau memberi ceramah kepada Kaisar dan para menteri tentang Maha Prajnaparamita Sastra dan melakukan tanya jawab dengan para bhiksu senior di ibukota. meski demikian tetap mengirimkan surat undangan menyatakan rasa respek terhadap Master Zhiyi. SINAR DHARMA 43 SINAR 43 / DHARMA SINAR DHARMA DHARMA / 43 43 SINAR / . Mengetahui kedatangan Zhiyi. mempersatukan seluruh Tiongkok dengan nama Dinasti Sui. Saat itu. latar belakang pendirian vihara ini berkaitan dengan pertemuannya dengan sosok makhluk halus Guanyu (jendral perang masa Tiga Kerajaan). yakni: satu. Adalah Raja Muda Yangguang penguasa wilayah Yangzhou. beliau tidak memenuhi undangan tersebut. Saat itu Jingzhou sedang dilanda kemarau panjang. yang akhirnya memiliki hubungan erat dengan Master Zhiyi. namun selalu ditolak. Zhiyi tidak menghiraukannya. lalu menobatkan diri sebagai Kaisar Sui Yangdi. Tak berselang lama. Setelah Kaisar meminta bantuan Raja Muda Chen Bozhi yang memiliki hubungan baik dengan Zhiyi. Yangguang membunuh ayahnya. Tentu. pejabat kota Jingzhou. Kejadian ini sangat menggugah Yuan Zixiong yang kemudian berikrar merenovasi ruang ceramah. dua. Juga melihat orang tuanya yang telah meninggal berbaring di lututnya sambil meratap sedih. Master Master Zhiyi adalah praktisi yang penuh kharismatik. Banyak sawah ladang mengalami kekeringan. Master Zhiyi disambut sebagaimana layaknya Guru Kerajaan. lalu memberi hormat. Melihat kondisi ini. namun selalu ditolak oleh Zhiyi. puluhan bhiksu India yang berparas anggun dengan tempat dupa di tangan mengitari Zhiyi sebanyak tiga kali. Kaisar Chen Houzhu beberapa kali mengirim utusan mengundang Zhiyi untuk mengajarkan Dharma di Jinling. barulah Zhiyi memenuhi permintaan tersebut. jangan terlalu berharap tinggi pada ajaran Buddha. Yangjian dari Kerajaan Sui memusnahkan Kerajaan Chen. Setelah menerima trisarana dan bimbingan Dharma dari Master Zhiyi. Kaisar Sui Wendi yang sangat menghormati agama Buddha mengundang para bhiksu senior ke ibukota Chang’an untuk mengajarkan Dharma. Popularitas Zhiyi menjadi tersiar luas. Altar Zhiyi di Vihara Miidera. Kaisar Sui Wendi. penampakan itu lenyap. Gelar Zhizhi (Orang Bijaksana) yang disandang Master Zhiyi adalah pemberian dari Yangguang. adalah seorang umat Buddha. putra ke-2 Kaisar Sui Wendi. Yangguang beberapa kali mengundang Master Zhiyi. Di Dangyang beliau mendirikan Vihara Yuquan. dia melihat tangga muncul dari langit. Yuan Zixiong.Profil Buddhis Zhiyi termasuk salah satu tokoh yang diundang. menobatkan diri sebagai Kaisar Sui Wendi. hujan turun dengan lebat. Di sini terbersit bahwa penghormatannya pada agama Buddha mungkin lebih kepada tujuan stabilitas politik. Hanya saja. Jingzhou. setiap saat boleh pulang kembali ke tempat penyunyian di gunung. Zhiyi tidak harus mematuhi seluruh tata krama penghormatan yang berlaku bagi orang awam. Saat itu juga Zhiyi memasuki kondisi hening senyap yang menakjubkan. Master Zhiyi kembali ke kampung halamannya. dan putra mahkota yang tidak lain adalah kakaknya sendiri. tak lama berselang. Jepang api ke arahnya.

mengajar Dharma dan menulis kitab komentar. JinGuangMinJingWenJu (Catatan tentang Svarnaprabhasa Sutra). masa kekaisaran Sui Wendi (tahun 597). yakni pada tanggal 24 bulan ke 11. Xiuxi Zhiguan ZuoChan Fayao (Intisari Metode Praktik Meditasi Samatha Vipasyana) dan Mohe Zhiguan (Maha Samatha Vipasyana). Beberapa karya beliau yang berkaitan dengan Tanah Murni Sukhavati adalah: GuanWuLiangShouFoJingShu (Penjelasan Amitayurdhyana Sutra). namun yang dianggap sebagai pedoman penting adalah Maha Prajnaparamita Sastra. maka hanya mencapai tingkatan ke-5. Namun entah kenapa. keberanian saya menggetarkan tiga angkatan pasukan perang. Beberapa kitab yang mewakili teknik meditasi (samatha dan vipasyana) mazhab Tiantai dari karya beliau adalah: Shi Chan Bolomi Cidi Famen (Penjelasan Tahapan Metode Praktik Dhyana Paramita). delapan bentuk ajaran. pendiri Tiantai / Tendai di Tiongkok dan Jepang mengunjungi beliau.” Master Zhiyi mangkat dalam posisi duduk bersila dalam usia 67 tahun. Master Zhiyi kembali ke Tiantai. Lalu juga terdapat “Lima Kitab kecil Tiantai” yakni JinGuangMingJingXuanYi (Makna Mendalam Svarnaprabhasa Sutra). kemudian relik beliau disimpan dalam stupa yang sampai sekarang masih dapat disaksikan di Vihara Zhenjue. Master sungguh orang yang sakti. Melihat Master Zhiyi yang sedang duduk di kursi ceramah. begitulah hukum ketidakkekalan dari semua yang berkondisi. Master Zhiyi juga turut memberi sumbangsih bagi ajaran Tanah Murni Sukhavati. Ada juga dikatakan bahwa Master mangkat saat dalam perjalanan memenuhi undangan Yangguang. Tidak hanya teori saja yang dikembangkan oleh Master Zhiyi. “Mereka adalah maha bodhisatva yang menjelma di mana-mana dan sesungguhnya merupakan 44 / SINAR DHARMA 4444 / SINAR / SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA / 44 SINAR DHARMA . Guru dan sahabat-sahabat beserta Bodhisattva Avalokitesvara dan Mahasthamaprapta telah datang menyambut saya untuk terlahir di Tanah Murni Sukhavati. Karya-karya tulis Master Zhiyi yang paling utama adalah Fahua Xuanyi (Makna Mendalam Saddharmapundarika). JingTuShiYiLun (Risalah Sepuluh Keraguan Tanah Murni). bahkan Master Daoxuan. Kemampuan dan reputasi Master Zhiyi tentu tidak sekedar tergambar dari popularitas dan hasil karyanya saja. Meskipun Saddharmapundarika Sutra dijadikan sebagai kitab utama. Seperti biasa. Master Huisi. Gunung Tiantai. salah satu murid Zhiyi bertanya. Hal ini dapat terlihat dari rasa penasaran Master Daoxuan hingga bertanya kepada salah seorang dewa . Mengenai prinsip ajaran mazhab Tiantai yang dikembangkan oleh Master Zhiyi. Karena menyibukkan diri dalam upaya membahagiakan orang lain. menekankan pentingnya praktik samatha dan vipasyana. WuFangBianNianFoMen (Lima Petunjuk Praktis Metode Nianfo). “Jika saya tidak membimbing dan mengajar para siswa. Fahua Wenju (Catatan tentang Saddharmapundarika). Namun kondisi tubuh semakin menurun. beliau juga mengajarkan meditasi. maka pasti telah mencapai pemurnian enam indria. dan akan terlahir di manakah setelah guru mangkat?” Zhiyi menjawab. Yinian Sanqian (Satu pikiran mencakup 3000 aspek).Profil Buddhis Tiantai Dashi dan Dengyo Daishi. sekujur tubuh Wangji langsung gemetaran dan keringat mengucur deras. dan Mohe Zhiguan (Maha Samatha Vipasyana). yang utama adalah teori lima periode ajaran Buddha. beliau merenovasi vihara. Pada saat itu.mengenai siapa sebenarnya Master Zhiyi dan apa sesungguhnya hubungan beliau dengan gurunya. guru Vinaya dari masa Dinasti Tang pun sangat terkesan dengan beliau. PuMenPinYiShu (Penjelasan atas Samantha-mukha Varga) dan GuanWuLiangShouFoJingShu (Penjelasan atas Sukhavati-dhyana Sutra). Ketiga kitab ini disebut sebagai “Tiga Kitab Besar Tiantai”. Selain itu masih ada pula berbagai kitab komentar beliau terhadap berbagai Sutra lain. “Saya demikian lama berkutat dengan medan perang. Sebagaimana yang tercatat dalam Fahua Zhuanji.” Tahun-tahun terakhir kehidupan beliau.yang menampakkan diri kepadanya . dewa tersebut lalu menjelaskan kepada Master Daoxuan. begitu melihat Master Zhiyi timbul rasa takut dalam diri saya. saya tidak pernah merasa takut dalam menghadapi segala mara bahaya. Liu Miao Men (Enam Metode Menakjubkan). PuMenPinXuanYi (Makna Mendalam Samantha-mukha Varga). Jasad beliau dibawa kembali ke Tiantai. saat berada di puncak Gunung Grdhakuta. “Tingkatan apa yang telah dicapai guru. AMiTuoJingYiJi (Catatan Penjelasan Amitabha Sutra).

lalu ketika Buddha membabarkan Saddharmapundarika Sutra. sebagai mazhab Tendai yang merupakan cikal bakal aliran Nichiren Jepang. hal ini ditegaskan kembali dalam bab tentang Bodhisatva Baisajyaraja. dan pada masa akan setelah Buddha mahaparinirvana juga akan menyebarkannya. menata seluruh rangkaian ajaran Buddha ke dalam beberapa kategori dan periode ajaran. ketekunan berlatih dan akar kebijaksanaan mengantar Master Zhiyi memahami inti ajaran Saddharmapundarika Sutra dan koneksitasnya terhadap keseluruhan Sutra. Popularitas beliau mulai berkembang sejak mendapat tugas memimpin Vihara Wagong di Jinling (sekarang Nanjing) selama 8 tahun. SINAR DHARMA 45 . Pengaruh Zhiyi bahkan tersebar sampai ke negeri Sakura. Selanjutnya beliau menetap di Gunung Tiantai.” Shakyamuni Buddha. beliau telah memberi persembahan tubuhnya kepada Buddha Candrasuryavimalaprabhasasri dan Saddharmapundarika Sutra. Master Zhiyi dijuluki sebagai Guru Besar Zhizhi (Orang Bijaksana) dan Guru Besar Tiantai (nama tempat beliau menetap). Sedangkan Master Zhiyi adalah emanasi dari Bodhisatva Baisajyaraja. pada masa kalpa lalu juga telah menyebarkannya. dalam Samantha-mukha Varga telah menjelaskan bagaimana cara-cara bodhisatva memberi manfaat kepada semua makhluk hidup. Jadi bukan hanya saat ini saja beliau ikut menyebarkan sutra ini. bahkan dijuluki juga sebagai “Sakyamuni Kecil dari Timur”. Zhiyi dan Saicho Demikianlah. Jepang. lalu menelurkan berbagai karya besar antara lain penjelasan mengenai konsep dan prinsip ajaran Buddha berdasarkan Sutra tersebut. Master Huisi adalah emanasi dari Bodhisatva Avalokitesvara.Profil Buddhis Buddha dari masa lalu. dari sinilah secara tidak langsung pemahaman Buddhisme beliau kemudian berkembang menjadi sebuah mazhab yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan Buddhisme Tiongkok.

Kuku kisruh masih mencakar-cakar." begitu katamu. Adiknya bernama Janet Gautama. lahir di Banjarmasin pada tanggal 5 Maret 1970 dari pasangan Johnny Gautama dan Yang Mei Ing. nama lengkapnya. 46 / SINAR DHARMA 46 SINAR / SINAR DHARMA DHARMA / 46 SINAR DHARMA SINAR SINAR DHARMA // 46 46 46 / DHARMA SINAR DHARMA . maka merah flamboyan tak cukup terang nyalakan mataku. "Kamu baik. sekarang. Aku belajar bicara pada hening. Karena sepi sudah akrab denganku." jawabku pada kabut.Lan Fang. dari dulu. Sebuah nama yang melekat pada sosok perempuan sederhana. Padahal denyar belum usai. adalah seorang Buddhis. sebagai anak sulung dari dua bersaudara. Aku bisa mati tanpamu. itulah arti dari sebuah nama “Lan Fang”. .In Memoriam Lan Fang - Anggrek yang Harum Ya. Perempuan Kembang Jepun Itulah sepenggal tulisan karya Lan Fang yang tercantum dalam salah satu buku karyanya yang berjudul “Perempuan Kembang Jepun”. "Andai semua makhluk yang bernapas bisa berterima kasih kepada kesalahan. tapi mampu membawa seberkas cahaya yang sanggup menginspirasi banyak orang untuk berkarya dan “melakukan sesuatu”. dan semoga selamanya. Pada tahun 1988. Kematian menciumku. hormat. dan sayang padaku. Go Lan Fang. ia menyelesaikan SMA-nya di Banjarmasin lalu meneruskan dan menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum Universitas Surabaya (UBAYA).

namun cinta pertamanya pada seorang pemuda di usia 15 tahun. cerbernya Reinkarnasi menjadi Juara Penghargaan Lomba Mengarang SINAR DHARMA 47 SINAR DHARMA / 47 47 47 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA / . memberinya inspirasi yang tak pernah kering. ia menemukan dimensi baru tanpa ruang dan waktu. Tetapi karena dianggap “ganjil” dan “tidak tertangkap mata” oleh keluarganya. Walaupun bukan penulis. Di tahun tersebut. bayangkan. ia cukup banyak menulis cerpen remaja yang bertebaran di majalah-majalah remaja seperti Gadis. Lan Fang lebih suka menulis dan membaca sejak usia sekolah dasar. Keinginan menulis itu pun terlupakan begitu saja. telah mengantar imajinasinya ke dunia lain. Ketika menulis. Ternyata cerpen tersebut langsung dimuat sebagai cerita utama di halaman depan. ibunya meninggal dunia karena kanker otak yang ganas. Sejak tahun 1997. Ketika semua isi kepala dan hatinya itu dituangkan ke dalam tulisan dengan sangat lancar. Laura Ingals Wilder. Buku-buku Enid Blynton. tetapi pemuda itu telah memberikan ruang gerak yang luas dan waktu yang tidak terbatas pada Lan Fang sehingga memacunya untuk berkarya. Di sekolah pun. Kebanyakan cerpen yang ia tulis bernapaskan cinta dengan banyak pengaruh tulisan Kahlil Gibran. pelajaran kesukaannya adalah pelajaran Bahasa Indonesia. Sejak itu ia selalu merasa dirinya tidak lengkap. Sekadar iseng. Setelah itu Lan Fang jadi ketagihan menulis. seperti Bobo dan Donal Bebek. rasakan. Pada periode 1986-1988. terutama mengarang. tidak ada motivasi kuat untuk mempertajam talentanya. ia kemudian mengirim cerita pendek pertamanya yang berjudul Catatan Yang Tertinggal itu ke majalah Anita Cemerlang pada tahun 1986. tempat ia bisa merasa bebas melompat-lompat dari dunia satu ke dunia lain. atau sekadar majalah anak-anak. Ketika ia berusia 13 tahun. tanpa adanya benturan dengan batasan-batasan. ibu dari kembar tiga ini berulang kali memenangkan berbagai lomba penulisan. Lan Fang merasa takjub ketika menyadari tulisan itu sudah berbentuk cerita. pertanyakan. Ia merasa bebas mengungkapkan apa yang ia pikirkan. terutama Anita Cemerlang. Sebetulnya keinginan Lan Fang untuk menulis cerpen sudah mulai ada sejak SMP ketika bacaannya mulai beralih kepada majalah-majalah remaja seperti Anita Cemerlang dan Gadis.In Memoriam Lan Fang dengan Bhante Vimalaramsi Walaupun terlahir dalam keluarga keturunan Tionghoa yang cukup konservatif dan lebih berkonsentrasi kepada dunia bisnis.

termasuk Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. Sebagai seorang Buddhis Tionghoa. Vajra Virya Kusala. Terus bergerak menembus batas dan sekat-sekat yang selama ini masih banyak dipersoalkan banyak orang. ibu dari Vajra Yeshie Kusala. Sampai saat ini Lan Fang juga aktif di dunia Sastra Pesantren. Ia sempat vakum selama lima tahun dari dunia tulis-menulis. Dalam kesehariannya. Lan Fang berhasil menyelesaikan tulisannya yang mengendap selama jangka waktu itu.In Memoriam Cerber Femina dan cerpennya Bicara Tentang Cinta. karyanya yang berjudul Pai Yin menjadi Pemenang Penghargaan Lomba Mengarang Cerber Femina. Sri… menjadi Juara II Lomba Cerpen Tabloid Nyata. Selain itu. juga sampai saat ini menjabat sebagai pengurus di Majelis Buddhayana Indonesia Surabaya sebagai Ketua Bidang Lembaga Hukum. Di tahun 1998. Karyanya yang berjudul Kembang Gunung Purei tersebut pun menjadi Pemenang Penghargaan Lomba Novel Femina 2003. dan Vajra Vidya Kusala ini sangat mensyukuri keberadaan 3 Vajra = 3 Kekuatan yang dimilikinya sebagai sumber semangat dan motivator kuat untuk selalu bisa bertahan di saat-saat sulit. Sebagai seorang Buddhis. Kedekatannya dengan para Pengusaha Tionghoa serupa dengan kedekatannya dengan para Santri di beberapa Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi Islam. Akhirnya pada tahun 2003. Lan Fang juga punya program rutin mengajar sastra seminggu sekali. Lan Fang menulis puisi sebagai berikut : Lan Fang dengan Haitao Fashi 48 / SINAR DHARMA 48 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . sesuai dengan latar belakang Sarjana Hukum-nya di Universitas Surabaya. dengan mensosialisasikan di pesantren-pesantren Madura. tak membatasi kiprahnya dalam berkarya. Pada pembukaan novel Kembang Gunung Purei. Di pesantren itu. dan wilayah Jawa Timur. Di tahun yang sama cerpennya Bayang-Bayang pun menjadi Pemenang II Lomba Mengarang Cerpen Femina. Lan Fang selain menjadi relawan aktif di Buddhist Education Centre Surabaya. cerpen Ambilkan Bulan. karena sibuk berkonsentrasi dalam merintis karier di sebuah bank nasional swasta di Surabaya sampai tahun 2000. Bu… menjadi karya layak muat untuk Femina.

Svaha SINAR DHARMA SINAR DHARMA / 49 SINAR DHARMA / 49 SINAR SINAR DHARMA DHARMA / / 49 49 49 ... Lan Fang meninggal dunia pada tanggal 25 Desember 2011.30 waktu setempat. 5 Agustus 2003) Saat-saat kutulis bagian tengah buku ini di Ujung kakinya… Saat-saat tidak bisa menyelesaikan bagian akhir Buku ini… Karena… Ia memberiku… Tidur panjang yang cantik… Mati indah. ketika sebagian dari kita merayakan hari Natal. Lan Fang mengalami tidur panjang yang cantik dan mati yang indah. Tapi meninggalkan ngilu dalam dan panjang… Sehingga… Buku ini… Tidak pernah selesai….In Memoriam Lan Fang dalam kegiatan sosial BEC (Surabaya.. Segenap Pengurus Buddhist Education Centre Surabaya Mengucapkan: SARVA SANKHARA ANITYA Semoga Mendiang Terlahir di Tanah Suci Sukhavati. di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura. tepatnya Minggu siang pukul 12.

Keindahan ‘simplicity’ yang kita lihat sekarang. Bauhaus memberikan efek yang sangat besar dan paling berpengaruh pada perkembangan desain grafis. Inovasi desain Gropius dan Bauhaus adalah bentuk radikal yang sederhana yang didasarkan pada rasionalitas dan fungsionalitas. bukan di atap atau dinding itu sendiri. Lahirnya desain modern itu sepertinya mirip juga dengan proses penemuan pengobatan medis. arsitektur. Ketika membacanya aku menemukan kalimat ini: ‘Realita ruang dapat ditemukan di ruang yang tertutup oleh atap dan dinding. terutama lewat globalisasi. yang dikirimkan kepadaku oleh Duta Besar Jepang untuk Amerika. termasuk arsitek Ludwig Mies Van Der Rohe dan Walter Gropius (pendiri Bauhaus).Perspektif Dalam dunia desian grafis. baik lewat produk-produk Apple. elihat pengaruh Buddhisme Zen pada diri dan desaindesain Steve Jobs. sekolah desain paling berpengaruh asal Jerman yang menjadi pionir dari paradigma modern dan desain fungsional bagi dunia industri. seni-seni visual bahkan arsitektur-arsitektur modern “minimalis”. yang mengaplikasikan teori Gestalt sebagai prinsip desain dan mempelopori implementasi semiotika ke dalam desain grafis. Desain modern berhasil mencapai puncak evolusinya. Zen adalah pelopor bagi dunia tersebut. ketika para akademisi dan praktisi desain dari Kunstgewerbeschule (Sekolah Seni Terapan) Swiss di kota Basel dan Zurich melahirkan sebuah gaya desain global: INTERNATIONAL TYPOGRAPHIC STYLE. Pilar arsitektur modern yaitu Le Corbusier dan Walter Gropius berkunjung ke Villa Kerajaan Katsura pada 50 / SINAR DHARMA 50 50 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA . industrial dan interior desain modern di seluruh belahan dunia. Frank Llyod Wroght khususnya terpengaruh oleh Taoisme dan Book of Tea karangan Kakuzo Okakura. semuanya terpengaruh oleh Buddhisme Zen. Pengaruh Zen juga dapat dilihat pada karya-karya arsitek barat Frank Llyod Wright. Sebuah pembuktian bahwa agama Buddha bukanlah agama yang monoton dan dogmatis. apa yang dirintis Bauhaus dilanjutkan para akademisi dan praktisi desain di Hochschule für Gestaltung (Sekolah Tinggi Senirupa) ULM. Frank berkata bahwa Jepang adalah negara “Laozi dan Tao. estetika Zen mulai merambah ke dunia barat dan mempengaruhi gerakan Bauhaus di Jerman. Dimulai dari tahun 1930 hingga selanjutnya.” Dari buku itulah Wright menemukan inspirasi terbesarnya yang sangat berdampak bagi arsitektur modern. Zen Buddhisme dan Bushido… aku mendapatkan sebuah buku karangan Okakura Kakuzo yang berjudul ‘The Book of Tea’. seni. Adalah BAUHAUS. Bagi dunia desain modern yang menonjolkan konsep ‘simple’. Le Corbusier dan Alvar Aalto. tetapi merupakan agama yang menghasilkan satu produk seni yang menjadi trending dan bahkan sudah meresap ke dalam modernisme dunia itu sendiri. Dalam autobiografinya. kita dapat melihat banyak sekali unsur minimalis dan kesederhanaan – sebuah elemen yang menjadi ciri khas Zen.

” Tadao Ando. Tadao juga mendesain dua vihara yang luar biasa di Jepang. orang akan menemukan sedikit bahasa modernisme. Buddhisme tidak lekang oleh waktu... semua taman Jepang yang terkenal didesain oleh para guru-guru seni minum teh.Semua guru-guru seni minum teh kita yang hebat adalah murid dari Buddhisme Zen. Ia mendapat Trisarana dari bhiksu Shunoku Soen di Vihara Daitoku-ji dengan nama Buddhis Soho. Aku berharap orangorang akan merasakan kualitas ruang Buddhis... Fumihiko Maki dan Toyo Ito. foto ataupun teks.. Pemilik villa ini juga berkeyakinan Buddhis. Jepang atau Asia. salah satu arsitek paling terkenal di Jepang yang dikatakan oleh beberapa arsitek sebagai sudah seperti “dewa”... Arata Isozaki.. Kobori Enshu. Yang pertama adalah Vihara Shingon (Tantra) yang dikenal dengan nama “Water Temple” SINAR DHARMA 51 SINAR DHARMA / 51 51 / SINAR DHARMA . dilihat dari kompleks villa tersebut yang dibangunkan Onrin-do yaitu cetya pemujaan Buddha..Perspektif tahun 1953 dan terinspirasi oleh bentuk-bentuk orthogonal dan minimalisnya. namun hanya dapat dirasakan ketika seseorang memasuki bangunan itu sendiri. Shoin-shoin villa ini dibangun dengan estetika Buddhisme Zen sehingga seseorang dapat merasakan kesan ruang yang ‘kosong’ dan penuh kontemplasi. turut pula terpengaruh oleh konsep Zen “enso”. Tidak mungkin untuk menemukan bidang seni yang mana tidak dipengaruhi oleh kejeniusan para guru-guru seni minum teh.. Kobori Enshu terkenal sebagai arsitek lansekap Zen pada zamannya.pengaruhnya sampai pada arsitektur istana dan vihara yang dibangun setelah abad ke -16 M.” Zen yang integral dengan kebudayaan arsitektur Jepang juga dipakai oleh para arsitek modern dan post-modern Jepang seperti Kenzo Tange. Kakuzo Okakura mengatakan dalam bukunya The Book of Tea: “Banyak sekali (sentuhan/karya/?) guru-guru seni minum teh pada (dunia) kesenian. Lebih-lebih lagi filsafat Madhyamika dan Vijnanavada sangat mempengaruhi arsitek post-modern dan metabolis seperti Kisho Kurokawa yang dibahas Sinar Dharma edisi lalu.. Tadao Ando. Estetika jenis ini tidak dapat ditemukan di gambar.. Arsitek taman dari villa ini. Kenzo Tange juga mengapresiasi dan mengambil inspirasi dari desain Villa Katsura di essay-nya tentang Katsura. yaitu lingkaran yang digambar oleh para Buddhis Zen untuk menggambarkan shunyata dan momen pencerahan.. terus mempengaruhi modernisme dan post-modernisme. Mereka secara total merevolusi arsitektur klasik beserta dekorasi interior dan menemukan gaya baru.. juga mendesainnya dengan napas Zen. Arsitek post-modern Toyo Ito pernah berkata: “Dari karya-karyaku. terinspirasi oleh “modernitas” dari arsitektur tradisional tersebut...

Di artikel yang lain kita juga telah membahas pengaruh Zen pada Steve Jobs yang dengan inovasinya menggebrak dunia teknologi. Pemikiran Michael Foucault. berkembang di Tiongkok dan sampai di Jepang. Zen telah mengilhami sebuah gerakan baru dalam dunia desain global. sebuah peradaban baru. desain-desain grafis dan iklan yang juga modern minimalis – semuanya adalah pengaruh dari Buddhisme Zen. Buddhisme Zen juga berpengaruh pada desain-desain gereja Ando seperti Church of the Light. 52 / SINAR DHARMA 52 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Di sana Foucault menegaskan bahwa ia sangat tertarik dengan filosofi Buddhisme. rumah-rumah modern dan minimalis bertebaran di berbagai areal perumahan. Ada sebuah esai berjudul ‘Michael Foucault and Zen: a stay in a Zen temple (1978)’ yang berisikan dialog Foucault dengan bhiksu di Vihara Seion-ji. juga mengagumi Buddhisme ketika ia berkunjung ke Jepang. Foucault berpandangan bahwa Zen terlahir di India. penulis buku ‘The Order of Things’ yang banyak dikutip oleh para seniman postmodern. Jadi kalau sekarang di kota-kota besar kita melihat gedung-gedung tinggi menjulang dengan kesederhanaannya.Perspektif dan Vihara Jodo (Sukhavati) yaitu Komyo-ji. terutama vihara Zen dengan praktik meditasi Zen.

SINAR DHARMA 53 SINAR 53 /DHARMA SINAR DHARMA / 53 .

Tuhan tahu segalanya. pengelola San Fransisco Zen Center datang ke Los Altos setiap Rabu malam untuk memberikan Dharmadesana dan latihan meditasi. menunjukkan ketertarikannya pada 54 / SINAR DHARMA / SINAR DHARMA 5454 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . dan dia benar. Temanteman terdekat Steve seperti Chrisann Brennan. “Setiap kehidupan adalah unik. Jobs berkata pada penulis giografinya. Di masa mudanya Jobs pergi ke perpustakaan dan membaca-baca buku Zen bersama Kottke. Kobun dan Shunryu Suzuki. Hindu dan Zen Buddhisme. Jobs sempat berencana mendedikasikan dirinya dalam dunia spiritual. ia mampu mengembangkan bisnis dengan semangat spiritual Zen. “Aku menghabiskan waktu sebanyak yang aku bisa dengannya. Ia berada di sampingnya.dan mendedikasikannya pada Steve Jobs. Kedua Zen Center di atas adalah tempat-tempat yang memiliki hubungan erat dengan latihan Zen Steve Jobs dan merupakan dua center Zen yang dibina oleh guru-guru Steve yang juga telah almarhum. Neem Karoli Baba (Maharaji-ji) yang mencukur habis rambutnya.In Memoriam utipan di halaman sebelumnya berasal dari upacara mengenang Steve Jobs pada tanggal 8 Oktober 2011. ketertarikannya yang utama adalah pada Buddhisme Zen. Ajaran itu sangat memengaruhinya. Jobs menceritakan: “Pada suatu ketika.” jelas Steve Jobs. Steve membantu menyebarkan Dharma dengan mendistribusikan kaset-kaset rekaman Dharmadesana Kobun. semua hadirin di San Fransisco Zen Center melafalkan Dai Hi Shin Dharani (Dabei Xin – Maha-karunadharani Sutra) – sutra yang dibacakan dalam upacara mengenang kematian tradisi Soto Zen . Jobs bertanya pada pendeta Kristen Lutheran di gereja orang tuanya apakah Tuhan mengetahui dan melihat anak-anak yang sekarat kelaparan. Katanya. Kobun Chino Otogawa. dan memintanya untuk melakukan pemberkatan pernikahannya pada tahun 1991. Jobs juga sering berkunjung ke Kuil Hindu Hare Krishna pada masa mudanya untuk mendapatkan makan malam akhir pekan gratis. ia akhirnya bertemu dengan sang guru untuk seumur hidupnya. Walaupun Steve pada masa mudanya sering bersentuhan dengan Hinduisme. Sahabatnya. menolak memuja Tuhan yang mengizinkan penderitaan semacam itu. alhasil sang guru meminta asistennya Bhiksu Kobun untuk membuka vihara Zen di sana. beberapa memiliki pengaruh yang lebih daripada yang lain… Steve Jobs sangat giat dan berdedikasi mencapai visinya. Daniel Kottke. salah satu guru Zen di Sillicon Valley menjelaskan Jobs menghentikan rutinitasnya mengunjungi Haiku Zen Center. menjelaskan bahwa Steve “sangat mengamalkan ajaran Zen. di vihara bernama Haiku Zen Center atau Los Altos Zen Center. Namun Jobs dan pengikut lainnya menginginkan intensitas pertemuan yang lebih sering pada Bhiksu Shunryu. Upacara mengenang Steve Jobs juga diadakan di Vihara Zen Tassajara.” Pada umur 13 tahun. pengarang “Zen Mind Beginners Mind”. Bhiksu Kepala Paul Haller saat itu berkata.” kenang Jobs. namun berkat gurunya. Sejak saat itu. Si pendeta menjawab. Beliau mengatakan Kobun dapat tetap berhubungan dengan sisi spiritualnya sambil bekerja dalam dunia bisnis. Sejak saat itu. Steve membaca buku Ram Dass “Be Here Now” dan pergi ke India untuk mengunjungi guru Hindu Ram Dass. Bhiksu Les Kaye. Jobs dan bhiksu Zen Kobun sering sekali berbincang-bincang tentang Buddhisme dan kehidupan di malam hari sambil jalanjalan. namun Kobun menyarankan sebaliknya. Kau bisa melihat dari semangat. Namun Steve tetap berhubungan dengan gurunya Kobun. tetapi guru spiritualku (Kobun) mendesakku untuk tetap tinggal di sini. keyakinan Steve beralih ke filsafat dan agama-agama Timur. aku merasa bahwa ada sesuatu yang lebih daripada eksistensi yang terlihat oleh mata. ajaran Zen memberikan pengaruh yang besar dalam hidupku. karena bisnis Apple yang berkembang pesat sangat menyita waktunya. Elizabeth Holmes juga menjadi murid-murid Kobun. malamnya Steve Jobs langsung menelepon Les Kaye dan menangis hebat. Les mendeskprisikan Jobs sebagai seorang pemikir dan pernah berbincang-bincang bersama sambil berjalanjalan di Palo Alto dan mengajukan pertanyaan seperti “Apa itu Bekerja?”. Ketika Kobun meninggal karena tenggelam pada tahun 2002. “Kesadaran kami dihidupkan oleh Zen. “Kematian Kobun sangat mengejutkannya. penampilannya yang minimalis dan fokusnya yang tajam… Jobs juga terpengaruh oleh penekanan ajaran Buddha pada intuisi. Bhiksu Shunryu Suzuki. “Ya. aku berencana ke Jepang dan berusaha untuk masuk (menjadi bhiksu) di Vihara Eihei-ji (vihara pusat Soto Zen yang didirikan Bhiksu Dogen). Mungkin Apple tidak akan ada kalau Steve menjadi bhiksu.” Pada awalnya.” Sepulang dari perjalanan ke India untuk mencari guru yang diidamkannya.” Bhiksu Les Kaye dan Steve bertemu di Haiku Zendo pada tahun 1975 ketika Les Kaye baru saja ditahbiskan menjadi bhiksu oleh Shunryu Suzuki. pada tahun 1974. Pada tahun 1976. semua yang ada di sana juga ada di sini.” Sejak saat itu Jobs menolak pergi ke gereja lagi. Kobun. guru Buddhis aliran Karma Kagyu dari Vihara Zurmang. amtara lain “Zen Mind Beginner’s Mind”karya Bhiksu Shunryu Suzuki dan juga buku Tantra yaitu “Cutting Through Spiritual Materialism” karya Chogyam Trungpa Rinpoche.” Bersama-sama dengan para umat yang hadir. Dan Kottke. Isaacson: “Sepanjang hidupku.

Sebagai seorang Buddhis. Sejak tahun 1998. Tapi dia tidak mempelajari bagian kasih sayang dan bagian sensitivitas Buddisme. memberikan estetika yang luar biasa.” Kepergian Jobs sangat mengejutkan dunia. Les Kaye menduganya bahwa itu adalah skema rancangan Apple I. Jobs sangat terpengaruh oleh intuisi dalam agama Buddha.” pungkasnya. Jobs cenderung manipulatif dan egosentris.” Berikut ini adalah doa yang dipanjatkan oleh Kannon Do Zen Meditation Center pada tanggal 5 November 2011. keindahan seni Zen mempengaruhi desain produk-produk Apple. Jerry Brown. secara resmi menetapkan dan mendeklarasikan tanggal 16 Oktober sebagai “Hari Steve Jobs”. Jobs menjelaskan. Steve tiba-tiba berkunjung ke kediaman Bhiksu Les Kaye dan memberikan sebuah amplop surat padanya dan meminta Les Kaye untuk mereview skema di dalamnya. Steve bertanya pada Kaye. Pada tahun 2005 di Universitas Stanford. Steve Jobs telah menyumbangsihkan banyak hal bagi masyarakat dunia umumnya dan masyarakat Amerika khususnya. “Dia baru mempelajari estetika Zen. “Engkau harus meyakini sesuatu – jalanmu. Les Kaye memulai program “Meditation at Work” di organisasiorganisasi di Sillicon Valley. sangat menyenangi dan tertarik dengan Vihara Saiko-ji. Jobs dan Les Kaye juga pernah berdiskusi untuk membuat ruang meditasi di kampus Apple. yang sering disebut sebagai “Beginner’s mind” dan menurut biografi resmi Jobs yang ditulis Isaacson. Steve Jobs sangat tertarik pada bagaimana Les Kaye mengaitkan spiritual dengan dunia kerja. namun Zen terus mempengaruhinya. baik bagi kalangan dunia bisnis maupun masyarakat awam. salah satu putri Steve Jobs yaitu Lisa. hidupmu. “Sayangnya meditasi Zen tidak cukup membantunya mencapai ketenangan batin.” tulis Isaacson. Suatu kali pada tahun 1976. jelas Bhiksu Kaye. Jobs berkata.In Memoriam apa itu realita sejati dari kehidupan. Sedang Presiden Obama dalam pernyataan belasungkawanya menyebutkan: “Steve adalah satu dari innovator-innovator terbesar Amerika – sangat berani untuk berpikir dengan cara yang berbeda. “Bagaimana spiritualitas eksis di antara lingkungan bisnis yang kompetitif?” Les Kaye dikenal sebagai penulis buku “Zen At Work”. khususnya Buddhisme Zen. Jobs berkata. Jobs berpendapat bahwa latihan meditasi Zen dapat membantu meningkatkan kreativitas para praktisinya. Meskipun berlatarbelakang Buddhis.” Ketika mendeskrpisikan putrinya Eve. “Ia memiliki tekad terkuat dibandingkan anak manapun yang pernah kujumpai. yatu aplikasi Zen dalam lingkungan pekerjaan dan bisnis. Di tahun-tahun belakangan ini. Dalam 56 tahun kehidupannya. apapun. Kaye menilai Jobs belum mendalami Buddhisme sampai ke akarnya. Gubernur California. Jobs hanya terkadang mempraktikkan Zen. memiliki keberanian untuk yakin bahwa ia bisa mengubah dunia. Keluarga Steve Jobs juga banyak bersentuhan dengan Buddhisme. karmamu.” jelas Jobs. Sebagai pernyataan penghormatan atas jasa-jasa Steve Jobs. Mungkin inilah yang namanya karma. tempat salah satu guru Steve yaitu Les Kaye membina dan tempat di mana Steve masih berhubungan dengan Zen di hari-hari setelah kematian Kobun sampai di hari tuanya: SINAR DHARMA 55 SINAR SINAR 55 / DHARMA DHARMA SINAR DHARMA / / 55 55 . Jobs juga sosok yang menekankan keyakinan pada hukum karma (hukum sebab akibat). karena dahulu Les pernah belajar tentang ilmu tentang elektronika. pun memiliki talenta untuk merealisasikannya. Jobs juga sangat senang ketika Bhiksu Les Kaye memberikan kelas-kelas meditasi 12 tahun lalu pada para karyawan Apple. “Aku selalu menemukan bahwa agama Buddha.

sumber: JESS3 Steve Jobs dan bhiksu Kobun.Steve Jobs dan bhiksu Kobun. sumber: JESS3 56 / SINAR DHARMA 56 56 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA .

Bila kita mendengar nama Ittipat Kulpongvanit. dan akhirnya dia mendapat ide dari snack rumput laut yang diberi oleh pacarnya. Cerita dilanjutkan dengan properti dan harta benda keluarga Ittipat yang satu persatu diambil oleh debt collector. Apapun dia beli demi kesenangannya semata. Usaha chestnut yang lumayan sukses juga tak dapat dilanjutkan karena biaya operasional yang mahal. Tidak terima dengan nasib yang menimpa keluarganya. Film ini mengisahkan sepenggal perjalanan seorang Ittipat dari seorang bocah ingusan yang hobi main game hingga menjadi miliarder termuda yang terkenal. Ittipat terus memutar otak bagaimana mendapat penghasilan. dia berusaha mencari penghasilan sendiri bermodal sisa tabungannya. keyakinan. jiwa bisnisnya diperlihatkan melalui game yang dia mainkan. Ittipat yang pada dasarnya malas belajar. mungkin sangat sedikit yang tahu siapa dia. Kok bisa? Tentu tidak mudah perjalanannya hingga menjadi sekarang ini. Hal ini diketahui ayahnya yang kemudian marah besar. yang mengancam mereka sekeluarga kehilangan harta benda. Ittipat bertekad untuk berjuang membantu orang tuanya. Dengan berbekal ketekunan. Berkat kecerdikan dan kerja kerasnya. Namun. dan semangat yang tinggi. Keras kepala. dia malah merintis berjualan chestnut (sejenis makanan kecil) di jalan bersama pamannya. Di saat yang bersamaan. kita langsung tahu bahwa itu snack rumput laut yang banyak dijual di supermarket. Ittipat digambarkan sebagai seorang bocah yang maniak game online dan malas belajar. niscaya satu cita-cita mulia akan terwujud. yaitu kira-kira kelas 2 SMU. juga tidak miskin. bukannya belajar dengan benar. bahkan mampu membeli mobil sport. namun itu tidak berlangsung lama karena orang tuanya memutuskan hendak pindah ke Tiongkok. Di sini. di kota Bangkok. sifat jeleknya yang ceroboh dan tanpa perhitungan membuatnya menjadi pemboros. rumahnya pun disegel. Ittipatpun meneruskan niatnya. Coba tebak umurnya? Masih berusia 26 tahun. Thailand. namun ibunya menengahi dan bercerita bahwa Guanyin atau Avalokitesvara Bodhisattva (Phra Mae Kuan Eim) datang dalam mimpinya dan merasa hal ini adalah pertanda baik. untuk ukuran anak SMU dia sudah bisa berbangga diri karena dapat membeli kebutuhannya sendiri. Ya. namun bukannya untung malah buntung karena ditipu orang. terlebih dia juga sangat yakin sudah mendapat petunjuk dari Bodhisattva yang penuh welas asih tersebut. Pada usia 16 tahun. Tidak mau diremehkan oleh kedua orang tuanya. niat baik. namun merupakan salah satu miliarder termuda di Thailand bahkan Asia. namun bila mendengar Tae Kae Noi. usaha chestnut meraih keuntungan. Dengan sisa modal yang ada. Dia menjual barang-barang dari dalam game itu dan menguangkannya. akhirnya tetap harus masuk kuliah atas desakan orang tuanya. Alhasil. Ittipat Kulpongvit adalah pencipta snack taekaenoi. Ittipat bersama SINAR DHARMA 57 SINAR DHARMA / 57 57 / SINAR DHARMA . Dia lahir di keluarga yang tidak terlalu kaya. digambarkan orang tuanya menghadapi masalah utang piutang yang cukup besar. Hingga pada akhirnya tabungannya hampir habis dan game online tidak dapat membantunya lagi. dia memutuskan untuk tetap menetap di Thailand. membawa serta dirinya dengan meninggalkan utang sebesar 40 juta baht atau setara 12 miliar rupiah.

tentu ini adalah intisari dari ajaran Avalokitesvara. Ketika ia memulai bisnis chestnut. Secara tak sengaja dia memutar kembali kaset rekaman pelajaran yang dia rekam pada saat kuliah dulu. Ittipat telah mewujudkan Avalokitesvara di dalam dirinya sendiri. Singkat cerita. Sebelum ia memulai bisnis chestnut. jangan lewatkan film ini dan segeralah tonton! 58 / SINAR DHARMA 58 SINAR DHARMA 58 // SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Yang menarik dari film ini adalah. Dalam berbagai macam Sutra. maka akan memiliki kekayaan harta benda. suatu rupang yang menyimbolkan kegigihan dan tekad mulia Bodhisattva yang dengan tindakan nyata menolong semua makhluk. Ittipat bermimpi Avalokitesvara muncul di pintu kamarnya dan memberikannya chestnut. Apakah chestnut yang diberikan Avalokitesvara pada Ittipat adalah satu bentuk cintamani? Kita hanya bisa menduga tetapi yang pasti Ittipat mempraktikkan satu inti ajaran Avalokitesvara yaitu Cinta Kasih (maitri karuna) pada kedua orang tuanya dan kebijaksanaan (kecerdikan dalam berbisnis). terdapat satu rupang Avalokitesvara berdiri yang sangat cantik. dengan tangan yang membawa permata pengabul harapan (cintamani). Belum merasa cukup. usaha snack rumput lautnya mendunia dan terdapat di setiap supermarket saat ini. dia seperti mendapat ilham untuk mengembangkan usaha rumput lautnya melalui Seven Eleven. menyatakan dengan tegas bahwa bagi siapapun yang melafalkan dharani tersebut. Figur Mahayana Avalokitesvara memang banyak dipuja di negara Buddhis Theravada seperti Thailand. kecerdikannya. Dia dengarkan rekaman itu dan tepat saat itu dia melihat minimarket Seven Eleven. dan niat baiknya untuk membebaskan keluarganya dari lilitan utang. masuk ke dalam jajaran box office dan merupakan salah satu film terbaik Thailand tahun 2011. maka ia akan terbebas dari segala macam penderitaan. So guys. Ittipat mencari cara bagaimana mengembangkan usahanya tersebut. melalui usahanya yang tak kenal lelah. keyakinannya. Film ini sangat terkenal di Thailand. Terakhir dalam Saddharmapundarika Sutra dibabarkan bagi siapapun yang mendengar dan berkeyakinan terhadap nama dan kekuatan Bodhisattva Avalokitesvara. hasilnya mulai terlihat menguntungkan. kekayaan pun akan datang bagi para putra dan putri yang berbudi. mengantarkannya pada kesuksesan. dikatakan bahwa Avalokitesvara akan memberikan anugrah kekayaan bagi para umat yang berkeyakinan padaNya dan tulus mempraktikkan ajaranNya yang intinya adalah Cinta Kasih. Selain Mahakaruna. Di rumahnya. Tanpa Avalokitesvara. kita mengenalnya dengan nama Tae Kae Noi (yang berarti pengusaha muda). rupang Avalokitesvara yang ditaruh di atas gerobak chestnut terus menginspirasinya. Salah satu wujud Avalokitesvara yang terkenal sebagai pemberi anugrah kekayaan adalah Cintamanicakra Avalokitesvara. Bodhisattva Avalokitesvara mendapat satu sosok peran yang signifikan dalam perkembangan bisnis yang dilakukan Ittipat. Dari sana. pun kekayaannya itu tidak akan ada yang mencuri dan ia akan disukai oleh banyak orang karena hatinya penuh cinta kasih. mungkin Ittipat tidak mendapat dukungan spiritual dan keberanian untuk terus maju dalam berbisnis serta berinovasi. Dikatakan dalam Maha Karuna Dharani Sutra bahwa Avalokitesvara akan memberikan anugrah kekayaan dan kehidupan yang stabil apabila terus melafalkan dharani tersebut dengan batin bodhicitta (batin pencerahan penuh welas asih).Buddhist Movies pamannya mulai berjualan rumput laut goreng. Avalokitesvara juga membabarkan Amoghapasa-hrdaya. serta kejujurannya dalam berdagang. Di usia 19 tahun. Dengan kegigihannya memajukan bisnis dan tulus membantu orang tuanya membayar utang dari penghasilan usahanya sendiri. salah satunya adalah Ittipat dengan rumput laut Tao Kae Noi-nya. Sesuai janji Avalokitesvara yang dibabarkan di Sutra-Sutra.

SINAR DHARMA 59 59 / SINAR DHARMA .

Bale berakting heroik dan menyelamatkan para pengungsi ke sebuah gereja. Keterbukaan Vihara Qixia dalam memberikan pertolongan pada orang-orang Nanjing tak lepas dari keputusan Bhiksu Jiran. seorang misionaris Kristiani yang mendapat sebutan “Living Avalokitesvara of Nanjing” karena menyelamatkan 10. Dalam pendudukan kota Nanjing.Film yang dibintangi aktor terkenal Christian Bale ini dibuka dengan kisah kelam penjajahan Jepang di Tiongkok. Dalam satu adegan. Nanjing dikuasai oleh Jepang. Film epik sejarah berjudul asli Nanjing Heroes atau 13 Flowers of Nanjing ini menceritakan tragedi Pembantaian Nanjing. bergaul dan beradegan ranjang dengan para pelacur. Tidak ada gereja seperti dalam film ini. John Rabe adalah orang berkebangsaan Jerman dan berafiliasi dengan partai Nazi (di masa akhir hidupnya ia keluar dari Nazi).000 orang Tongkok dari pembantaian bangsa Jepang dengan mendirikan Zona Aman Internasional yang bertempat di kedutaan negara-negara barat beserta Nanking University. Ia berhasil menyematkan sekitar 200. Kisah dalam film ini adalah fiksi. Mereka memutuskan mengubah vihara menjadi kamp penampungan/penyelamatan. seorang barat bernama John Rabe yang mendapat sebutan “Living Buddha of Nanjing” dan Minnie Vautrin Wilhelmina. perang Sino-Jepang dimulai. dunia internasional waktu itu menyebutnya Nanking. ribuan orang pengungsi mulai pergi ke 60 / SINAR DHARMA 60 60//SINAR SINARDHARMA DHARMA SINAR DHARMA . Mahaguru Jiran dan Mahaguru Zhikai membina Vihara Qixia. Vihara Qixia dan Zona Aman Internasional menjadi dua kamp penampungan para korban perang Nanjing. Nasib baik masih berpihak pada sekitar 100 lebih pengungsi yang kebanyakan anak-anak sekolah. Bale ibarat dua sisi mata uang yang berbeda. yang menjadi saksi kejadian di Nanjing dipublikasikan dalam bahasa Inggris dengan judul Good Man of Nanking dan Bombs Over Nanking – From the Diary of a Living Buddha. 300. saat Jepang menjajah ibukota Tiongkok pada tahun 1937. tanahnya beku dan salju berhembus di seluruh kota. Beliau kemudian menceritakan kembali welas asih Bhiksu Jiran pada saat terjadinya pembantaian Nanjing: Pada tahun 1937. Di trailer ini. Ketika tentara Jepang dengan secara kejam dan tidak manusiawi membantai penduduk Nanjing. Udara pada saat itu dingin. Mereka akhirnya berhasil diselamatkan John Miller ke suatu tempat yang aman. Tak hanya membunuh. Kisah nyata ini setidaknya melibatkan 3 orang. Mereka akan memberikan bantuan apapun yang mereka bisa pada siapapun yang meminta. Ketika orang-orang tahu bahwa makanan tersedia di vihara. Master Hsingyun dari Foguang Shan ditahbiskan di vihara Qixia ini ketika masih muda. John Rabe dan bhiksu Jiran disebut-sebut sebagai Oskar Schindlernya Nanjing. Bale terlihat mabuk. menyiksa dan memerkosa para perempuan Nanjing. Di hari pertama pendudukan mereka. dua bhiksu. namun orang dengan mudah akan mengatakan bahwa film ini terinspirasi oleh tiga cerita nyata yang benar-benar terjadi di Nanjing. Namun di sisi lain. Vihara Qixia membuka lebar-lebar pintu gerbang viharanya untuk menampung puluhan ribu orang Nanjing sebagai tempat perlindungan.000 perempuan di sekolah Ginling. Bale berperan sebagai seorang pendeta asal Amerika bernama John Miller yang melindungi pengungsi dan membawa mereka ke gereja Katedral dari invasi tentara Jepang di Nanjing (Nanking) tahun 1937. sebagian korban wanita juga diperkosa secara sadis. tentara Jepang membantai 50.000 warga sipil. Di penghujung tahun. Pada waktu itu. Bhiksu Jiran dari Vihara Qixia di Nanjing. Buku diary Rabe.000 orang Tionghoa dibantai di Nanjing.

Film ini diproduseri oleh Zheng Fangnan dan Bhiksu Chuanzhen. Su Ping kemudian memberikannya pada Vihara Qixia.vihara. siswi sekolah Ginling. Mahaguru Jiran menjawab. Mahaguru Jiran bahkan menerima Jenderal Liao Yao Siang (pinyin: Liao Yaoxiang). namun tindakan heroik ini tentu dapat mengancam keselamatan vihara dan para bhiksu yang tinggal di sana. Sebagai Buddhis. mereka adalah para “Buddha hidup” dari Nanjing.” Di masa kekacauan Nanjing ini. para penduduk Nanjing mendirikan sebuah monumen Mahaguru Jiran sebagai pernyataan rasa terima kasih atas dedikasi beliau. Film ini tidak hanya bercerita tentang nasionalisme. Pada tahun 1940. namun film rekaman tersebut telah diberikan pada guru Benchang di vihara. Akhir kata. Mahaguru Jiran dan Vihara Qixia memberikan contoh bagaimana seorang Bodhisattva bertindak dengan penuh keberanian. memberikan kita pencerahan bahwa di tengah kekacauan perang. para bhiksu mempertaruhkan jiwa raganya pergi ke zona perang untuk mencari obat tambahan. John Rabe dengan Zona Aman Internasional.000 orang. Di sana mereka bertemu dengan pembuat film Universal Studio berkebangsaan Amerika bernama Martin yang setelah mengabadikan gambar-gambar kejahatan perang Jepang. Jenderal Liao Yao Siang membawa dan menunjukkan film tersebut kepada komunitas internasional di Shanghai. Tidak lama kemudian. “Menyelamatkan satu kehidupan lebih berharga daripada daripada menyelamatkan satu vihara. Melindungi dan menyelamatkan hidup mereka terutama yang muda. kisah nyata Bhiksu Jiran dan Vihara Qixia. Ia berkata. mulai dari ratusan sampai akhirnya berjumlah 24. mengapa kita tidak menggunakannya untuk membuat sup bagi orang-orang ini?” Ketika salah satu bhiksu di vihara mendengar saran Mahaguru Zhikai. Dikisahkan dalam film tersebut. Martin dan Su Ping akhirnya juga menjadi korban pembantaian Jepang. bahwa selama 4 bulan Bhiksu Jiran menampung para pengungsi korban perang. ada para Bodhisattva yang dengan berani bertindak menyelamatkan orang-orang menderita. “Di gudang kita masih punya 2000 pounds soy beans. yaitu jenderal tentara Partai Nasionalis untuk bersembunyi di dalam vihara beberapa waktu. “Mereka juga orang-orang Tiongkok. namun Mahaguru Jiran bertindak sebaliknya. bukankah begitu?” Dengan semangat Bodhisattva. tidak membeberkan rahasia apapun. Kacang-kacang ini sebenarnya digunakan untuk persembahan pada hari ke-1 dan ke-15 setiap bulannya. Deraan fisik yang berat akhirnya membuat Mahaguru Jiran meninggal pada tahun 1940. kedua matanya terbakar karena merasa terganggu. Vihara Qixia menjadi sebuah rumah hunian terakhir bagi ribuan orang yang tidak punya tempat aman untuk mereka tuju. Mempertahankan dan menyembunyikan film kekejaman tentara Jepang dan para tentara Nasionalis di vihara bukanlah hal yang mudah. Jepang terus memaksa untuk memberitahukan keberadaan rekaman film itu dan mengancam akan membom vihara. Mahaguru Jiran pun berusaha untuk bernegosiasi dengan Jepang (yang berlangsung alot) agar vihara dan para pengungsi di dalamnya bisa aman. Kisah keberanian Bhiksu Jiran dalam menyelamatkan orang-orang Nanjing dari ancaman Jepang juga dikisahkan kembali lewat film “Qixia Temple 1937” yang dirilis tanggal 13 Desember 2005 lalu sebagai peringatan ke-68 Peristiwa Nanjing. Semua kedinginan dan banyak orang kelaparan. Para bhiksu di vihara ketakutan kalau Jepang akan marah lalu menghancurkan vihara mereka. tua dan terluka. Kita tidak perlu memberikan soy beans terakhir kita!” Master Zhikai kemudian menjawab dengan tegas. tetapi lebih kepada bagaimana kita dapat menjadi Bodhisattva bagi semua makhluk. dalam usia 40 tahun. “Kita telah memberikan mereka semua yang kita miliki. (gdlf ) SINAR DHARMA 61 SINAR DHARMA / 61 . Setelah Perang Dunia II berakhir. kita harus bisa mengorbankan apapun. para bhiksu dan para pekerja di vihara sangat disibukkan oleh banyaknya kebutuhan dan penderitaan para pengungsi. Mahaguru Jiran harus menerima siksaan air dingin oleh para tentara Jepang. Mahaguru Zhikai berkata pada Mahaguru Jiran. tempat yang diketahuinya sebagai tempat yang aman. namun sang mahaguru terus bertahan untuk diam. Karena begitu banyak orang yang mengungsi ke vihara. vihara kehabisan jatah normal persediaan makanan. memberikannya pada Su Ping. Sekarang adalah waktu di mana kita harus memberikan semua yang kita miliki untuk membantu orang lain. tak peduli bhiksu-bhiksu lainnya yang menolak. dengan berani memberikan perlindungan yang aman bagi orangorang Nanjing.

Jokhang maupun Changzhug. selain memberikan kontribusi yang sangat besar dalam mempererat hubungan bilateral etnis Tibet dan Han. pembudidayaan ulat sutera. Songtsan Gampo kemudian membangun Vihara Ramoche (小昭寺 Xiaozhaosi) dan menempatkan rupang Pangeran usia 12 tahun di dalamnya. baik Ramoche. Songtsan Gampo dari suku Tubo ini berhasil mempersatukan Tibet di tahun 633. Meski Sutra-Sutra Buddhis telah jauh-jauh hari dibawa masuk ke Tibet. Dalam Bahasa Tibet. atap dunia yang kental nuansa religius. Jokhang berarti “Rumah Buddha”. Vihara Samye sekarang berlokasi 50 km di sebelah timur airport Lhasa. Ketika tiba di Tibet. era kekuasaan Raja Songtsan (Songtsen) Gampo (617-650). hanyalah bangunan pertama yang berarsitektur Buddhis. obat-obatan. dua di antara lima istri Songtsan Gampo adalah Putri Bhrikuti dari Nepal yang dinikahi tahun 639 dan Putri Tang Wencheng dari Tiongkok (era Kaisar Tang Taizong. Songtsan Gampo dan Putri Wencheng juga membangun Vihara Changzhug di Nedong sebagai tempat tinggal mereka. Putri Bhrikuti membawa rupang Pangeran Siddharta Gautama (Buddha Sakyamuni) dalam wujud usia 8 tahun. Rakyat Tibet mengabadikan Putri Wencheng dengan menempatkan patungnya di Vihara Jokhang dan Istana Potala. Tak berapa lama Putri Bhrikuti juga menginginkan sebuah vihara untuk menempatkan rupang Pangeran usia 8 tahun. Putri Wencheng juga membawa teknologi cocok tanam. Songtsan Gampo. Disebut sebagai vihara pertama karena di sanalah untuk pertama kalinya 7 remaja Tibet ditahbiskan menjadi bhiksu (lhama/lama). Namun. cara menenun dan merajut. yakni: Songtsan Gampo. mendapat penghormatan dalam urutan pertama dari Tiga Raja Dharma (raja yang mengembangkan Buddha Dharma) di Tibet. Vihara Ramoche yang bergaya arsitektur Tang ini dibangun di bawah pengawasan Putri Wencheng dengan bantuan tenaga-tenaga ahli dari Dinasti Tang. Dinasti Tang) yang dinikahi tahun 641. yang diyakini oleh penduduk Tibet sebagai emanasi dari Bodhisattva Avalokitesvara. sedangkan Ramoche adalah “Milik Orang Han”. Untuk mempererat hubungan dengan dunia luar.Arsitektur Buddhis Sejarah Awal Buddhisme di Tibet Tibet. Kedua putri ini sangat membantu dalam pengembangan Buddhisme di Tibet. maka didirikanlah Vihara Jokhang (大昭 寺 Dazhaosi). Selain kedua vihara di atas. 96% penduduknya adalah etnis Tibet yang memeluk agama Buddha Tibet. Selama 40 tahun hidup di Tibet. sedang Putri Wencheng membawa rupang Pangeran Siddharta usia 12 tahun. pembuatan arak dan kertas. bukan vihara pertama di Tibet. Pembangunan Vihara Jokhang ini dibantu dengan petunjuk fengshui dari Putri Wencheng. Trisong Detsen 62 / SINAR DHARMA 62 SINAR DHARMA 62 // SINAR DHARMA SINAR DHARMA . namun Buddhisme baru benarbenar berkiprah di Tibet sejak tahun 641. kerajinan tangan. Vihara pertama di Tibet adalah Vihara Samye (桑鸢寺 Sangyuansi) yang dibangun selama tahun 762-779. era Raja Trisong Detsen (Detsan).

putra mahkota Raja Mongol Ogodei. Hingga detik ini. bentuk reformasi dari Buddhisme Tiongkok. Sejak itu. satu di antaranya adalah gelar “Raja Xihai Jun”. Langdarma menjadi penerus Ralpacan. Timbul Tenggelamnya Buddhisme di Tibet Raja Dharma ke-3 adalah Ralpacan. Langdarma dengan dukungan penganut agama lokal Bon. Di awal abad 13. Trisong Detse menetapkan ajaran Kamalashila sebagai landasan Buddhisme Tibet serta para bhiksu Chan harus meninggalkan Tibet. Songtsan Gampo tetap dihormati oleh warga Tibet. mendirikan Vihara Samye. Songtsan Gampo meninggal karena sakit di tahun 650. cucu dan Ralpacan. menganugerahkan beberapa gelar kehormatan bagi Songtsan Gampo. Ralpacan aktif mendirikan vihara. pemimpin spiritual Tradisi Sakya (Sagya). salah satu di antaranya adalah penciptaan bahasa tulisan yang sebelumnya tidak dikenal oleh masyarakat Tibet. Bon. bahkan di banyak vihara di Tibet. mengundang dua guru besar dari India. ditunjuk sebagai pemimpin sementara Tibet oleh Kodhen Khan. berakhirlah era awal kebangkitan Buddhisme di Tibet. yang tidak menekankan upacara ritual ini tentu saja bertolak belakang dengan tradisi Buddhisme yang diajarkan para Guru dari India. diyakini sebagai emanasi Bodhisattva Vajrapani. vihara pertama di Tibet. Ralpacan terbunuh dalam sebuah kudeta di tahun 841. Gengis Khan mengantar kejayaan Bangsa Mongol. Selain Buddhisme. tidak ada lagi perhimpunan Sangha di Tibet. Para ilmuwan Barat menyebutnya sebagai “Council of Lhasa”. yakni Santaraksita (Tradisi Madhyamika) dan Padmasambhava (Tradisi Tantra). Imbauan Sakya Pandita agar Tibet tunduk pada Mongol diabaikan oleh banyak pimpinan suku di Tibet.Arsitektur Buddhis “Perdebatan Seketika dan Bertahap” yang berlangsung di Vihara Samye. Sebagai tradisi Buddhis paling awal yang masuk ke Tibet. Meski demikian. berkuasa semasa tahun 815-841. Untuk menghindari terjadinya perpecahan internal Buddhisme. Tradisi Chan. Putra dan penerus takhta Kaisar Tang Taizong. Sebagai konsekuensinya. Trisong Detsen berusaha menghentikan perdebatan yang berlarut-larut tiada henti ini. Perdebatan dua tradisi yang diwakili oleh Mo-ho-yen (Chan) dan Kamalashila (murid Santaraksita) ini akhirnya dimenangkan oleh Kamalashila. meski Samye dan Lhasa terletak di dua tempat yang berbeda. Peraturan ini membuat umat agama Bon tidak senang. sedang Kaisar Tang Taizong meninggal setahun sebelumnya. penunjukan Sakya Pandita ini merupakan model awal penggabungan kekuasaan agama dan politik kelak di Tibet. dikenal dengan sebutan Skaya Lion. Kaisar Tang Gaozong. Padmasambhava yang dihormati umat Buddha Tibet sebagai Guru Rinpoche ini juga berperan besar dalam penerjemahan Sutra Buddhis ke dalam Bahasa Tibet. membentuk perhimpunan Sangha sekembali ke Tibet. Sakya Pandita. selama lebih dari seratus tahun. Inilah awal era kebangkitan kembali agama Buddha di Tibet hingga saat ini. kedatangan Master Atisa (Dipamkara Srijnana) dari India semakin memantapkan gelombang kebangkitan kembali Buddha Dharma di Tibet. rupang Songtsan Gampo disejajarkan dengan Buddha Sakyamuni dan Master Tsongkhapa. Kublai Khan. Seiring dengan kedatangan Putri Wencheng ke Tibet. Penggabungan Otoritas Agama & Politik Tahun 1249. jasa besar Songtsan Gampo bagi Tibet adalah peningkatan kesejahteraan dan kebudayaan Tibet. Akhirnya muncullah peristiwa yang dikenal sebagai SINAR DHARMA 63 SINAR DHARMA / 63 63 / SINAR DHARMA . Tahun 978 semasa Dinasti Song. 10 pemuda Tibet yang belajar agama Buddha di Qinghai. Beliau adalah pendiri Tradisi Nyingma atau Tradisi Merah. Sejak itu lahirlah Sutra-Sutra Buddhis berbahasa Tibet. Perdebatan Seketika dan Bertahap Raja Dharma ke-2 adalah Trisong Detsen yang berkuasa semasa tahun 755-797. Tahun 1042. menghancurkan Buddhisme di Tibet. Menitahkan setiap tujuh keluarga bersama-sama berdana rutin bagi seorang lhama dan menjatuhkan hukuman berat bagi penduduk yang tidak menghormati lhama. Trisong Detsen. Tahun 841. juga menetapkan standarisasi dalam penerjemahan Sutra. Padmasambhava. para Guru Chan dari Tang juga membawa masuk ajaran “Pencerahan Seketika” ke wilayah atap dunia ini. Perbedaan ini kemudian menyulut berlangsungnya perdebatan terbuka selama tahun 792-794. tak heran bila ajaran Nyingma berbaur dengan ajaran agama lokal Tibet. diyakini sebagai emanasi dari Bodhisattva Manjusri. makam Kaisar Tang Taizong. Kaisar Tang Gaozong juga mendirikan patung batu Songtsan Gampo di areal Zhao Ling.

Vihara bercorak Tibet asli berstruktur mirip bangunan rumah penduduk Tibet. vihara ini telah mengalami pemugaran dan perluasan berulang kali. Gushri Khan. Tiga Corak Vihara Tibet Bagian-bagian dari vihara Tibet umumnya adalah ruang: religius (ruang balairung Buddha dan pagoda). Tradisi Buddha Hidup (Living Buddha) Turun Temurun Buddha Hidup adalah terjemahan Mandarin dari istilah Tibet Sprul-Sku yang berarti Nirmana-kaya (emanasi). Sebuah ucapan yang terkenal mengenai vihara ini adalah: “Pergi ke Lhasa tetapi tidak pergi ke Vihara Jokhang. menara benteng dan balok atap yang berukir adalah gaya Tibet. Vihara di tanah datar berstruktur simetris dengan ruang balairung utama sebagai bangunan terbesar. 1617-1682). Tibet. tiang bundar dan ornamen-ornamen di 64 / SINAR DHARMA 64 SINAR DHARMA 64 // SINAR DHARMA SINAR DHARMA . keponakan Sakya Pandita penerus Tradisi Sakya.Arsitektur Buddhis Gengis Khan. India. Arsitektur Vihara Jokang merupakan paduan gaya India. Demikian juga frame pintu. menjadi penguasa agama dan politik di Tibet. Penggabungan otoritas agama dan politik ini mengantar Tradisi Sakya mencapai puncak kejayaannya sebelum akhirnya digantikan oleh Tradisi Gelug. di sisi luar adalah tempat kediaman Living Buddha. Tang dan Nepal Vihara Jokhang adalah salah satu bentuk vihara tanah datar dengan lebih dari 20 bangunan di atas areal sekitar 25 ribu m2. Dalai Lama V (Ngawang Lobsang Gyatso. seperti balok dan kasau atap kayu. bahasa Sansekerta yang berarti ‘Guru”. Rupang dua ekor rusa emas di atas atap adalah ikon vihara gaya Tibet yang melambangkan pemutaran Roda Dharma pertama di Taman Rusa. Atap emas dan bracket tiang adalah corak Tang. Vihara Tibet terbagi menjadi tiga corak: Tibet. Istilah “Dalai Lama” ini kemudian juga berlaku bagi Gendun Drup (1391-1474) dan Gendun Gyatso (1475-1542). selain berdiri di atas tanah datar. kesemuanya memakai nama Gyatso. Kekuasaan ini berlangsung hingga tahun 1951. sebagian besar adalah vihara di lereng bukit yang strukturnya mengikuti topografi bukit. dan Chenpo. Tradisi Buddha Hidup turun menurun diawali oleh Karma Pakshi dari Tradisi Kagyu. Sonam Gyatso adalah Dalai Lama III. pendidikan keagamaan (institusi pendidikan Buddhis) dan administrasi (ruang kerja Living Buddha. dengan kata lain. gudang. Selain itu. di bagian belakang yang lebih tinggi berdiri ruang Dharmasala dan ruang balairung Buddha yang menjulang tinggi. Istilah Dalai Lama lahir pada tahun 1578. Panchen merupakan paduan kata Pandita. Tang dan Nepal. Dari Dalai Lama II (Gendun Gyatso) hingga Dalai Lama XIV (Tenzin Gyatso). 12 Dalai Lama yang lain adalah dari etnis Tibet. Umumnya diperlukan waktu puluhan tahun untuk membangun dan merampungkan sebuah vihara berskala besar yang berdiri di atas lereng bukit. Han. yang diberikan oleh Raja Mongol. merupakan gelar penghormatan bagi Lobsang Chokyi Gyaltsen (1570–1662). di bagian bawah atap yang menonjol di tingkat dua dan tiga balairung utama berjejer 103 ornamen kayu berbentuk hewan dan singa berkepala manusia adalah corak Nepal dan India. sebutan kehormatan bagi Sonam Gyatso (1543-1588) yang diberikan oleh Raja Mongol. Sedang vihara lereng bukit meski tidak berstruktur simetris namun tetap mengikuti beberapa aturan. yang setingkat di bawah Dalai Lama. Chogyal Pakpa juga ditugaskan oleh Kublai Khan untuk memegang tampuk kekuasaan politik di Tibet. jadi Panchen bermakna “Guru Besar”. bahasa Tibet yang berarti “Besar”. atas bantuan pasukan Mongol di bawah pimpinan Gushi Khan. Jadi perlu diluruskan bahwa istilah Buddha Hidup itu sebenarnya tidak ada dalam kamus Buddhisme Tibet. Dengan demikian. yakni emanasi dari Buddha atau Bodhisattva. Selain Dalai Lama.” Balairung utama vihara berupa bangunan bertingkat 4 dengan atap perunggu bersepuh emas. Althan Khan. Dalai berasal dari bahasa Mongol yang berarti “samudra”. Sebutan Panchen berawal dari tahun 1645. Demikian pula tata letak bangunan dan jalan di seputar balairung utama diambil dari arsitektur vihara di India. Tahun 1642. yang dalam bahasa Tibet juga berarti “samudra”. seperti menghadap arah selatan membelakangi dinding bukit. dalam Tradisi Gelug dikenal pula silsilah Panchen. meski sebenarnya memiliki makna tidak berbeda jauh. emanasi Buddha Amitabha. yakni beratap horizontal dan berdinding batu bata dengan jendela kecil. berarti belum pergi ke Lhasa. Silsilah Panchen kemudian ditetapkan dimulai dari 3 pendahulu sebelum Lobsang Chokyi Gyaltsen. Vihara Jokhang 大昭寺 Paduan Gaya Tibet. Sejak awal pembangunannya di sekitar tahun 647 hingga saat ini. Kublai Khan mengangkat Chogyal Pakpa. Selain mengemban misi “menyebarluaskan Buddhisme ke seluruh penjuru dunia”. Meski beberapa kali mengalami kehancuran dan pemugaran. kamar tidur lhama. Selain Dalai Lama IV yang merupakan etnis Mongol dan Dalai Lama VI etnis Menpa. berhasil mempersatukan Tiongkok. sedang Lama (blama) adalah bahasa Tibet untuk “Bhiksu/Guru Besar”. sebagai Guru Negara. sedang di tiga sisi luar dengan banyak bangunan yang lebih rendah adalah tempat tinggal para lhama biasa. Lobsang Chokyi Gyaltsen adalah Panchen Lama IV. beberapa bagian Vihara Jokang masih terjaga keasliannya. serta corak gabungan Han dan Tibet. berdasarkan lokasi. dapur dan lain sebagainya). Karma Pakshi yang meninggal di tahun 1283 beremanasi menjadi Shangqoin Dorje yang lahir pada tahun 1284. Emanasi turun temurun ini kemudian diikuti oleh Dalai Lama dari Tradisi Gelug. dua pendahulu dalam silsilah emanasi Bodhisattva Avalokitesvara ini.

Putri Wencheng dan Putri Bhrikuti berada dalam ruang pemujaan di lantai 2. Vihara Jokhang adalah vihara yang meliputi semua tradisi/sekte dalam Buddhisme Tibet.350 tahun yang lalu. Tingkat tiga adalah ruang meditasi para lhama. Bukit Chakpori dan Vihara Ramoche. Vihara Jokhang yang lahir lebih dulu daripada kota Lhasa ini juga mempunyai makna penting dalam aktivitas masyarakat Tibet umumnya dan penduduk Lhasa khususnya. struktur Vihara Jokhang membentuk mandala.atasnya adalah peninggalan abad 7 dan 8. mendirikan tugu batu itu mengimbau penduduk Tibet untuk menerima vaksinasi cacar. Tata letaknya berbeda dengan corak vihara Han. Pohon willow ini ditanam oleh Putri Wencheng. Keluar dari balairung utama adalah jalur lingkaran dalam yang mengitari balairung utama dengan 380 tabung mani (praying wheel). Danau Wotang adalah jantung raksasi.350 tahun yang lalu. Asal Usul Nama Lebih dari 1. Sedang rupang Raja Songtsan Gambo. Membelakangi Vihara Jokhang menghadap lapangan terbuka di depan vihara. maka harus menghentikan jantung raksasi dengan menimbun Danau Wotang. Puja bakti berkeliling searah putaran jarum jam adalah salah satu ritual Buddhisme di Tibet. Wencheng mengatakan bahwa struktur pegunungan Tibet membentuk posisi raksasi berbaring. Tata Letak Vihara Jokhang berada di bagian pusat kota lama Lhasa dikelilingi jalan melingkar bernama Barkhor Street. Puja bakti keliling di Vihara Jokhang terbagi menjadi 3 jalur. Di luar pintu vihara terlihat pohon willow dan dua tugu batu yang dikelilingi oleh dinding tembok. Di belakang meja pelita adalah pintu masuk balairung utama yang merupakan cikal bakal Vihara Jokhang. Sang konsul. Konsul Jenderal Dinasti Qing di Tibet berjasa memberantas wabah cacar itu. Umat Buddha Tibet meyakini bahwa dengan memutar 1 tabung mani sebanyak 1 putaran adalah sama dengan melafalkan mantra suci Om Mani Padme Hum sebanyak 1 kali. jauh di sebelah kanan di atas bukit terlihat Istana Potala. Balairung utama inilah bangunan bertingkat 4 yang dibangun lebih dari 1. Untuk kelancaran pembangunan. Di tahun 2000. Danau Wotang. Selain memiliki letak geografis yang sangat penting. He Lin. Di tingkat teratas terdapat rupang dua ekor rusa emas dengan sebuah roda Dharma emas di tengahnya. di bagian timur berderet pelita yang menyala tiada henti. Di dinding sebelah kanan jalan masuk ke balairung utama ini terlihat lukisan yang menggambarkan kisah pendirian Vihara Jokhang. Proyek pembangunan tempat pemujaan rupang Pangeran Siddharta usia 8 tahun beberapa kali kandas terkena serbuan air danau. tidak terbuka untuk umum. waktu itu Lhasa masih berupa sebuah danau. Songtsan Gampo kemudian meminta bantuan Putri Wencheng. sedang dua tugu batu adalah tugu prasasti perdamaian Tibet dan Tang (823 M) serta tugu vaksinasi cacar (1794 M). Tingkat religius Vihara Jokhang tidak kalah dibanding Istana Potala. sedang jalur lingkaran luar adalah mengelilingi Vihara Jokhang. bahkan di dalamnya juga terdapat pemujaan dewa agama Bon. Pintu Vihara Jokhang menghadap arah barat. lambang alam semesta dalam kosmologi Buddhisme. sedang air danau adalah darah raksasi. Dinasti Qing. Pada masa pemerintahan Kaisar Qian Long. jalur lingkaran tengah adalah Barkhor Street. Jalur lingkaran dalam adalah mengitari Balairung Buddha Sakyamuni. Tepat di bagian tengah adalah ruang pemujaan rupang Pangeran Siddharta Gautama usia 12 tahun. Memasuki pintu vihara kita akan melihat sebuah halaman dengan atap terbuka. Vihara Jokhang masuk dalam Daftar Warisan Alam dan Budaya Dunia UNESCO mengikuti jejak Istana Potala enam tahun sebelumnya. Balairung yang berbentuk persegi empat ini terbagi menjadi beberapa ruang pemujaan. Tibet terserang wabah penyakit cacar. Pengangkutan tanah SINAR DHARMA 65 SINAR DHARMA / 65 65 / SINAR DHARMA . Istana Potala.

tiba di Tibet. Putuoshan adalah satu dari 4 Gunung Buddha di Tiongkok (Zhongguo) yang terletak di Provinsi Zhejiang. ia menukar rupang Pangeran Siddharta usia 8 tahun dengan yang usia 12 tahun yang ditempatkan di Vihara Ramoche. Istana Potala 布达拉宫 Istana Bukit Merah Istana Potala yang dijuluki “Mutiara di Atap Dunia” ini dibangun oleh Songtsan Gampo sekitar tahun 641 demi menyambut kedatangan Putri Wencheng ke Tibet. Ada juga yang mengatakan nama Dazhaoshi muncul di abad 9 semasa Dinasti Qing yang menyebutnya sebagai 伊克昭庙 Yikezhaomiao. Untuk mengenang jasa kawanan kambing gunung. yang juga dari Dinasti Tang. dibangun pulalah 12 vihara kecil di beberapa tempat yang berfungsi melumpuhkan kaki. akhirnya nama tempat itu berubah menjadi Lasa. mengadakan Festival Monlam yang dalam Mandarin disebut dengan 传昭大法会 Chuanzhao Dafahui. Nama Lhasa sendiri sangat erat kaitannya dengan nama Rasa. Potala adalah istilah Sansekerta. sedang Lhasa adalah nama yang dikenal dalam dunia internasional.Arsitektur Buddhis 1409 Tsongkhapa. Sa: tanah). Rupang Pangeran Siddharta usia 8 tahun yang dibawa Putri Bhrikuti ditempatkan di dalamnya. Penulisan nama Lasa adalah berdasarkan hanyu pinyin (Mandarin). itu karena pada tahun 66 / SINAR DHARMA 60 66 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . gedung pemujaan itu diberi nama Rasa (Ra: kambing gunung. tangan dan persendian raksasi. Istana atap dunia ini terletak di atas Bukit Merah. Sedang asal muasal mengapa bangsa Han menyebutnya sebagai Vihara Dazhaosi. Dewa. Sa: tanah).” Oleh sebab itu. nama tempat Bodhisattva Avalokitesvara (Guan Yin Pusa) membabarkan Dharma. Tanah Buddha (La: Buddha. dibangun mengikuti topografi bukit. pendiri Tradisi Gelug. Sebab itu.000 ekor kambing gunung putih. secara lengkapnya bermakna “tempat yang dibangun oleh kambing gunung memanggul tanah”. lalu mengubah nama tempat itu menjadi Jokhang. sejak itulah Bangsa Han menyebutnya Dazhaosi. Seiring dengan semakin banyaknya lhama (bhiksu) dan umat yang berdatangan dan menetap. yang berarti “Rumah Kebijaksanaan”. Rumah Buddha atau Rumah Yang Tercerahkan. Wencheng juga menyarankan seperti yang tercatat dalam kitab catatan sejarah: “Untuk melumpuhkan kaki dan tangan raksasi yang berbaring di tanah menghadap langit itu. Istana Potala dikenal pula sebagai “Putuoshan ke-2”. Selain itu. Kemudian sempat berganti nama menjadi Tsuklakhang (Tsulag Khang). Ketika Putri Jincheng. orang-orang memakukan 12 batang paku di tubuh raksasi agar tidak bisa bergerak. Karya arsitektur Tibet yang cemerlang ini semenjak tahun 1994 telah tercatat dan pasir untuk menimbun danau menggunakan tenaga 1.

Istana Potala berstruktur batu dan kayu dengan ketebalan tembok luar mencapai 2-5 meter. Meskipun bangunan-bangunan di Istana Potala didirikan pada masa yang berbeda. Istana yang megah ini dikelilingi tiga lapis tembok gerbang. di dalamnya terdapat seribu ruangan. sebagian dari bangunan istana terbakar akibat sambaran petir. berdirilah kompleks bangunan dengan Istana Putih sebagai pusatnya. salah satunya adalah ruang meditasi Songtsan Gampo. sejak itu Istana Potala menjadi pusat agama dan pemerintahan. Dinding tembok terbuat dari batu granit dengan ketinggian puluhan meter. Penduduk Lhasa meyakini tiga bukit di Lhasa sebagai “Tiga Pelindung Tibet” yakni Bukit Chokpori sebagai bukit Bodhisattva Vajrapani di sebelah selatan Potala. Istana Potala secara garis besar terdiri dari Istana Putih di bagian timur sebagai tempat tinggal Dalai Lama. Seiring dengan runtuhnya kekuasaan Dinasti Suku Tubo pada abad ke-9. yaitu ruang meditasi Goa Raja Dharma dan ruang Suciwan pemujaan Avalokitesvara.000 ruang pemujaan dan 200. Dalai Lama V sebagai pemimpin Tibet yang baru. Tahun 1648. Lantai terdapat 1. selama tahun 1934-1936 dibangunlah pagoda jenazah beliau di sisi barat Istana Merah. Selama berkuasanya Dalai Lama XIII. Tahun 1653. beberapa faktor seperti kekejaman perang. fondasinya tertanam di dalam lapisan batu karang. Dalai Lama V mulai menempati Istana Putih sebagai kantor pemerintahan. sebuah prestasi dua jempol dalam estetika seni bangunan. di dalam Istana Merah ini terdapat pagoda (stupa) tempat penyimpanan tubuh jenazah Dalai Lama V. setelah itu barulah pagoda Dalai Lama XIII.000 ruang kamar. membangun kembali Istana Potala untuk dijadikan pusat pemerintahan. Bukit Pongwari tempat Bodhisattva Manjushri dan Bukit Merah (Marpori) yang melambangkan Bodhisattva Avalokitesvara. Di bawah fondasi tembok terdapat jalan bawah tanah dan lubang-lubang ventilasi udara. Lalu secara berangsur-angsur Potala menjadi tempat aktivitas keagamaan. Struktur istana dibangun berdasarkan arah pancaran cahaya matahari. Istana Putih dan Istana Merah Tahun 1645. Tata Letak dan Arsitektur Istana Potala berdiri megah di ketinggian 3756 meter di atas permukaan laut. namun untuk membangun kembali keseluruhan istana memakan waktu sekitar 50 tahun. Namun semenjak Dalai Lama VII membangun Istana Musim Panas di Norbulingka. Potala berdiri di atas Bukit Merah (Marpori) yang tingginya lebih dari 300 meter. tempat menggantungkan permadani besar bergambar Buddha pada hari raya keagamaan. namun seluruh bangunan istana tampak sangat megah dan selaras karena memanfaatkan topografi bukit secara sempurna. ditambahkanlah beberapa bangunan lagi yang semakin mempermegah Istana Potala. Semasa Songtsan Gampo. Istana Merah di bagian tengah yang merupakan balairung pemujaan Buddha dan pagoda jenazah Dalai Lama. Bangunan utamanya bertingkat 13 setinggi 117 meter. Di dalamnya beberapa bangunan pendukung. antara lain tempat tinggal para lhama berwarna putih di bagian barat. serta SINAR DHARMA 67 SINAR SINAR 67 / DHARMA SINAR DHARMA DHARMA / / 67 67 . Istana Potala juga disebut Istana Bukit Merah. tempat tinggal Dalai Lama selama musim dingin. Selama tahun 1690-1694 dibangunlah kompleks bangunan dengan Istana Merah sebagai pusatnya. Di depan Istana Merah terdapat sebuah tembok putih yang tinggi. di setiap ketinggian tertentu diisi cairan besi untuk memperkukuh dan meningkatkan daya tahan terhadap gempa bumi. 10.Arsitektur Buddhis dalam Daftar Warisan Alam dan Budaya Dunia UNESCO. yakni Balairung Cahaya Matahari Timur yang berada di bagian paling atas Istana Potala dan beberapa bangunan tambahan di kaki bukit. Demikianlah pembangunan kembali Istana Potala hingga ke bentuknya yang sekarang ini yang memakan waktu 300 tahun lamanya. Pagoda Dalai Lama V adalah yang termegah. memiliki luas areal sekitar 36 ha dengan luas bangunan sekitar 13 ha. Dinding luar pagoda ini berwarna merah muda. Istana Potala berubah menjadi Istana Musim Dingin. Tahun 1649. Selama pemerintahan Trisong Detsen. Istana Putih menjadi tempat tinggal Dalai Lama V.000 rupang pemujaan. konstruksinya menyatu dengan Istana Merah. Setelah wafatnya Dalai Lama XIII di tahun 1933. perpindahan ibukota dari Lhasa serta serangan petir menghancurkan Istana Bukit Merah ini sehingga hanya menyisakan dua ruang.

kita akan tiba di pintu gerbang timur yang dindingnya berlukiskan Empat Maha Raja Dewa. Permukaan dinding di bawah atap gedung yang disepuh emas menunjukkan kentalnya nuansa Buddhis Tibet. Balairung Cahaya Matahari Barat dibangun oleh Dalai Lama V. tapi Istana Potala tetap berdiri kukuh. Atap gedung dan bagian yang menonjol di atas jendela terbuat dari kayu. Waktu itu Songtsan Gampo membangun 3 gedung bertingkat sembilan. yang memiliki bentuk struktur sama. Koridor-koridor yang saling terhubung. Setiap ruangan dan kamar tidur memiliki jendela di atas atapnya yang berfungsi memberi pencahayaan dan pertukaran udara. Balairung Timur dan Balairung Barat. Tiang dan balok atap sarat akan dekorasi ukiran yang berwarna-warni. ruang belajar. meski berkali-kali mengalami sambaran petir dan gempa bumi. Di tingkat teratas adalah Balairung Cahaya Matahari. Setelah melintasi tembok setebal 4 meter. Di dalam balairung yang didekorasi mewah ini terdapat ruang puja bakti. dan penutup atap menggunakan semacam lapisan tanah keras. Untuk menuju Istana Putih ini. Istana Putih Istana Putih adalah cikal bakal dari Istana Potala. ruang Sutra. Antara gedung 68 / SINAR DHARMA 68 SINAR DHARMA 68 SINAR //SINAR DHARMA DHARMA / 68 SINAR DHARMA . serta tata letak ruang yang berliku-liku. Tiga bangunan istana ini berwarna putih. Di atas atap gedung yang di tengah didirikan sebuah pagoda Buddhis. ruang pemujaan yang tidak berpola. sedang di kedua sisinya adalah istana tempat tinggal Songtsan Gampo dan para selir. Struktur dan dekorasi atap istana bercorak Dinasti Han. sedang Balairung Cahaya Matahari Timur dibangun oleh Dalai Lama XIII.Arsitektur Buddhis tengah dan istana selir terdapat sebuah jembatan gantung besi di tingkat empat. semua ini memberi kesan memasuki sebuah alam yang penuh misteri. dimulai dari batu prasasti tak bertulis di bawah kaki bukit. Ada dua balairung. lalu menapak jalan berbatu menanjak yang berbentuk huruf Z. Sedang di atas atap dilengkapi hiasan terbuat dari emas sebagai penangkal petir. Selama ratusan tahun ini. berdiri megah di atas Bukit Merah. penduduk Tibet menyebutnya sebagai “Istana Putih”. akhirnya kita mulai memasuki kompleks Istana Putih. Disebut Cahaya Matahari karena sebagian atapnya terbuka agar cahaya matahari dapat masuk ke balairung. balairung kamar tidur Dalai Lama. Istana Putih yang bertingkat 7 ini adalah tempat tinggal Dalai Lama selama musim dingin. ruang tidur dan sebagainya. Dua balairung ini ditempati oleh Dalai Lama XIII dan XIV.

diapit pagoda Dalai Lama X dan XII. tempat tinggal lhama serta lapangan terbuka di sisi timur dan barat bukit. Ini adalah balairung yang penting di Istana Merah. Putri Wencheng dan para menteri kerajaan.000 orang lhama. percetakan Sutra. Bangunan-bangunan balairung pemujaan dan puja bakti didesain mengelilingi 8 pagoda jenazah para Dalai Lama (dari Dalai Lama V hingga XIII. Yang paling besar dan paling megah adalah pagoda Dalai Lama V. Balairung tertinggi di Istana Merah adalah Balairung Tiga Alam Menawan (Sasum Namgyal). Di pinggang bukit sisi timur terhampar lapangan terbuka Deyangshar seluas 1. SINAR DHARMA 69 SINAR //69 SINAR 69 /DHARMA DHARMA SINAR DHARMA 69 . lembaga pemasyarakatan dan taman Danau Raja Naga. giok dan batu akik yang mahal. Pagoda yang terbaru adalah pagoda Dalai Lama XIII yang berada di sisi barat Istana Merah.724 kilogram dan bertatahkan lebih dari 15 ribu intan. Di sisi utara dan selatan Deyangshar ini berdiri gedung sekolah tempat pendidikan para lhama. zamrud. Selain itu. pagoda termegah kedua setelah pagoda Dalai Lama V. Istana Putih terhubung dengan bagian bawah Istana Merah melalui sebuah bangunan putih yang bisa dihuni 25. Tingkat 4 adalah Balairung Besar Timur.Arsitektur Buddhis Tingkat 5 dan 6 adalah ruang aktivitas pribadi dan kantor. berbeda di ukuran. Mandarin. Balairung atau Goa Raja Dharma adalah ruang meditasi Songtsan Gampo yang kini diisi dengan rupang Songtsan Gampo. Bangunan utama di Istana Merah ini adalah pagoda jenazah para Dalai Lama dan balairung pemujaan Buddha. Bangunan Pendukung Beberapa bangunan pendukung Istana Potala meliputi institusi pendidikan para lhama. Jenazah Dalai Lama V disimpan dalam pagoda tersebut setelah diawetkan dengan bahan pewangi dan bahan-bahan lain. di kaki bukit juga terdapat beberapa gedung instansi pemerintah daerah. tempat Dalai Lama menyaksikan pertunjukan kesenian ataupun menyelenggarakan aktivitas luar ruangan. Tata letak Istana Merah membentuk mandala. Pagoda-pagoda ini berbentuk sama. mutiara. Putri Bhrikuti. Terdapat juga rupang Vajradhara dan Tsongkhapa. Panjang Umur Bagi Kaisar Masa Kini” dalam 4 bahasa: Tibet.600 m2. Istana Merah Istana Merah adalah bangunan megah berwarna merah yang terletak di tengah Istana Potala. Mongol dan Manchu. Di dalamnya terdapat rupang Kaisar Qing Qianlong dengan tulisan“Panjang Umur. Pada alas pagoda diletakkan berbagai alat untuk upacara sembahyang. Balairung Raja Dharma dan Balairung Suciwan adalah dua ruang peninggalan masa Songtsan Gampo. Sedang dalam Balairung Suciwan ditempatkan rupang Bodhisattva Avalokitesvara. Pagoda itu dilapisi emas sebanyak 3. aktivitasaktivitas penting diadakan di balairung ini. balairung terbesar di Istana Putih tempat Dalai Lama melaksanakan upacara keagamaan maupun kenegaraan yang akbar. kecuali Dalai Lama VI).

Prestasinya ini diikuti dengan peluncuran album pertamanya baru-baru ini yang berjudul “Invisible”. Skylar Grey adalah penyanyi pop. Skylar merasa dirinya gagal karena tidak ada satu pun orang yang memperhatikannya. Ia juga penulis dan featured vocalist lagu berbakat. sehingga akhirnya mendulang kesuksesan. Beberapa orang hanya tidak menyukainya… aku harus melakukan apa yang membuatku bahagia dan orang-orang yang cocok akan mengelilingiku. “Aku mengenali rasa ketidakamananku. Skylar Grey adalah nama penulis lirik lagu tersebut dan pada ajang Grammy Awards 2011. Alex da Kid. Kurasa segala sesuatu datang setahap demi setahap. kehidupan profesionalmu dan kehidupan kreatifmu. Ia menulis lagu tersebut bersama produsernya. Suara Skylar Grey muncul juga sebagai featured vocalist dalam lagu “Where’d You Go” bersama Fort Minor. Ketika baru masuk ke dunia musik.Selebritis Publik masih terpukau oleh lagu “Love The Way You Lie” yang dinyanyikan Rihanna dan Eminem. Skylar Grey juga dilirik dan diajak Bruno Mars untuk ikut bernyanyi di tur Eropa. Skylar banyak belajar. rock dan hip hop yang bernama asli Holly Brook Hafermann. lagu Lupe Fiasco “Words I Never Said” atau yang baru-baru ini lagu Dr. semuanya saling 70 / SINAR DHARMA 70 / SINAR SINAR DHARMA SINAR DHARMA / 70 70 / DHARMA SINAR DHARMA . “Kegagalanku adalah bagian penting dari siapakah aku sekarang… Sekarang aku mendapatkan kesempatan kedua. Kemudian ia berjuang keras dan berusaha menjadi dirinya sendiri. Yang paling menginspirasi dari kisah hidup Skylar Grey adalah ia harus melewati jenjang karir yang penuh rintangan dan kesulitan. Itulah persisnya yang terjadi. Oleh karena itulah aku pergi menyendiri ke tengah hutan dan terus merenung apa yang membuatku bahagia. bersama Bruno Mars menyanyikan lagu “It Will Rain”. Kehidupan personalmu. Skylar mendapatkan nominasi Song of The Year dan Best Rap Song untuk lagu “Love The Way You Lie” itu. Itu adalah hal yang harus kupelajari agar bisa kulakukan. Ia mengganti namanya jadi Skylar Grey pada 2010 karena menurutnya nama itu mewakili misteri kehidupan.Dre dan Eminem “I Need a Doctor”. aku menggunakan segala yang telah kupelajari untuk tidak mengulang kesalahan yang sama… Aku harus melewati banyak perubahan personal dan tumbuh persis seperti apa yang kuinginkan. karya-karyanya yang lain yaitu lagu Diddy-Dirty Money “Coming Home”. Aku mulai lagi dengan lembaran baru dan aku mendapatkan banyak orang baru di hidupku sekarang… akhirnya aku menjadi diriku sendiri.” kenang Skylar. Dari lembaran masa lampaunya yang berat. Semua kekuranganku. aku memeriksanya dan memahami bahwa sebenarnya semua itu bukanlah kekurangan.

Lagu ini pertama kali terdengar dinyanyikan oleh Skylar dan ditulis sendiri olehnya (kemudian dinyanyikan oleh Diddy Dirty Money). “Yeah. Dalai Lama memberikan Dharmadesana tentang Perdamaian Dunia (sebagai salah stau pembuka acara inisiasi Kalachakra) bersama emcee aktris Whoopi Goldberg di West Lawn dari White House Washington D. Sejumlah 30. Skylar Grey mempersembahkan lagu “I’m Coming Home” untuk menyambut acara tersebut. Namun pengalaman itu menjadi (suatu hal yang) sangat penting untuk kulalui.000 orang mendengarkan konser Skylar Grey dan ceramah Dalai Lama di lapangan White House tersebut. Sebelum HH. Ketika diwawancarai majalah Details apakah Dalai Lama memberikan nasihat-nasihat yang bijaksana padanya. White House. Skylar Grey yang lahir tahun 1986 ini menyatakan tidak menyangka mendapatkan perhatian sedemikian rupa selama di West Lawn. Amerika.” Selesai acara. Skylar menjawab. Skylar Grey untuk pertama kalinya “manggung” demi seorang tokoh spiritual. Skylar Grey langsung memposting foto-foto dan video pertemuannya dengan His Holiness Dalai Lama di akun Facebook dan Twitter resminya. (gdlf ) SINAR DHARMA 71 SINAR DHARMA / 71 71 / SINAR DHARMA . Beliau (Dalai Lama) menaruh katha (selendang putih) di leherku dan berkomentar tentang warna rambutku.berhubungan.C.” Pada tanggal 9 Juli 2011. pertemuan itu sangatlah mengejutkan dan benar-benar luar biasa. Aku memasuki beberapa tahun yang amat sulit di mana aku merasa seperti sebuah produk gagal. Perjuangan bagiku adalah hal yang paling menginspirasi di dunia.

JLS memenangkan Penghargaan MOBO pada tahun 2009 sebagai Pendatang UK Terbaik dan Lagu Terbaik untuk single “Beat Again”. sebelumnya bernama UFO. 72 / SINAR DHARMA 72 72 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA / 72 SINAR DHARMA .Selebritis adalah boyband asal Inggris. namun secara mengejutkan membuktikan pada para juri bahwa para juri salah karena walau hanya dinobatkan sebagai runner up. Mereka juga menjadi runner up di The X Factor kelima pada tahun 2008. Mereka terdiri dari 4 orang yang bernama Aston Merrygold. dan Marvin Humes. Oritse Williams. JLS adalah kepanjangan dari Jack the Lad Swing. Hanya JLS satu-satunya runner up dalam show The X Factor yang berhasil terus menerus masuk dalam posisi nomor 1. Pada tahun 2010 mereka memenangkan kategori British Breakthrough dan British Single (Beat Again) dalam ajang BRIT Awards 2010. namun justru JLS yang merajai posisi nomor 1 di jajaran single Billboard UK dengan lagu Beat Again. Jonathan JB. Mereka mengubah nama band “UFO” menjadi JLS ketika ajang The X Factor.

Ia menolak karena dia hanya mengontrak kontestan pemenang. Pelantun “Everybody In Love” ini . Kami rasa kami akan menang. Marvin dan Buddhisme Di website resmi JLS. JLS dan Beat Again. Oritse Williams. lagunya dibatalkan dari playlist dan mimpinya tidak dapat diwujudkan. kami bersama-sama mengetuk rumah Simon dan memohon padanya untuk menandatangani kontrak kami. Oritse membawa Buddhisme ke dalam kehidupannya dan kisah hidupnya bisa dibilang membawa inspirasi pada banyak orang. JB.mengakui bahwa penolakan itu merupakan tamparan keras buat mereka. Meskipun pernah sempat kecewa ditolak Cowell. Ia juga membantu grup sosial lokal bernama Motherless Baby Home. punk. JLS kemudian menandatangani kontrak dengan Epic Records pada bulan Januari 2009. Buddhisme Nichiren aliran Soka Gakkai telah membantu Oritse menjadi pribadi yang tangguh dan penuh kreativitas.berkata: “Saat kami tak berhasil menjuarai ‘X Factor’. Ia tidak menyangka JLS menempati jajaran single nomor satu di Billboard UK dengan lagu Beat Again. Oritse Williams mengatakan bahwa salah satu dari 10 buku favoritnya adalah “Buddhism Day by Day: Wisdom for Modern Life” tulisan Daisaku Ikeda. kami pikir itulah hal terbaik yang terjadi dalam hidup kami. Sejak umur 15 tahun ia telah menyanyi di sekolah. Sebelumnya ia tinggal bersama ayahnya di Nigeria. Satu jam setelah hasilnya diumumkan dan pertunjukan berakhir. Album dan single pertama mereka. kegagalan tidak ada dalam kamusnya. menolak menandatangani kontrak mereka. Ia pun menangis. mimpinya tercapai. namun JLS tetap berterima kasih padanya karena bagaimanapun Cowell adalah bagian dari kisah sukses mereka. Guru vokal yang paling SINAR DHARMA 73 SINAR SINAR 73 / DHARMA DHARMA SINAR DHARMA // 73 73 SINAR DHARMA / 73 . Aston Merrygold . Oritse mengatakan salah satunya adalah presiden Daisaku Ikeda. Oritse kemudian bergabung dengan akademi vokal pada saat ia masuk ke jenjang universitas dan diajar oleh banyak guru vokal. juri The X Factor. Oritse kemudian memulai bisnis musik sehingga ia dapat mengumpulkan uang untuk membiayai pengobatan ibunya. Bagi Oritse. kami merasa gagal.yang berakhir di tempat kedua setelah Alexandra Burke di ‘X Factor’ 2008 silam . Oritse bersedia bekerja tanpa dibayar di industri musik. Oritse sangat menikmati hidup bersama dengan komunitasnya dan suka sekali menyanyi dengan para penduduk desa. Setelah dua tahun ia kembali ke Inggris untuk tinggal bersama ibunya di London.” Setelah ditolak Cowell. Ketika ditanya siapa saja pahlawan dalam hidupnya. Marvin Humes dan Jonathan ‘JB’ Gill . Kami merasa hancur. Namun sayang karena kalah bersaing dengan artis solo pria lainnya. langsung merajai Billboard.Selebritis JLS merasa hancur saat Simon Cowell. Di sana ia aktif dalam kegiatan komunitas dan perkembangan muda mudi. Oritse juga terkadang terlihat memakai baju bertuliskan “Buddhist Punk” menunjukkan bahwa ia adalah praktisi Buddhis yang juga fun.yang bergabung dengan Oritse Williams. presiden aliran Buddhis Soka Gakkai. Oritse tidak memiliki masa kanakkanak yang normal karena ibunya menderita penyakit kecacatan Multiple Sclerosis ketika ia masih SMP. dan modern. mereka mengganggap itu hal terbaik yang pernah terjadi. Jika kami menengok kembali ke masa lalu. Kami harus bangkit dan mempelajari bisnis ini sendiri serta belajar membuat kontrak dengan perusahaan rekaman. Di Nigeria inilah Oritse pertama kali menyanyi di studio rekaman dengan menyanyikan lagu karangannya sendiri berjudul “Soul Woman”. juga di bus sekolah! Oriste belajar untuk mendapatkan A Levels di Nigeria bersama ayahnya dan menyediakan waktu mengajari anakanak di desa untuk menyanyi. namun sekarang. Demi mendapatkan lebih banyak pengalaman.

Motto kesukaan Oritse adalah. presiden SGI memang selalu menekankan pentingnya meyakini dan mempraktikkan kemenangan dalam pembelajaran Buddhisme. dan She Makes Me Wanna semuanya berturut-turut masuk dalam posisi no.Selebritis bahwa mereka selalu menjadi nomor 1 setelah nomor 1 dan nomor 1 lainnya. Pesan ini kemudian sungguh-sungguh diwujudkan oleh Oritse dan kawan-kawan JLS. The Club Is Alive.” lanjut Rihanna seperti diberitakan Splash News. JB berkata.1 di tangga Billboard UK. Mereka tidak terlihat seperti dibentuk oleh industri musik. ‘JB’ Jonathan. Berikutnya mereka akan bekerjasama dengan Bruno Mars. Tapi yang jauh lebih penting adalah bahwa mereka memang sebuah grup. Victory after victory. Ia sendiri sudah jadi guru saya yang paling baik. Malcolm menulis lirik lagu “For The Sake of Peace” yang dinyanyikan oleh SGI UK Glorious Life Choir dan ia juga menyanyi pada eksibisi Gandhi. (gdlf ) mempengaruhinya adalah Malcolm Connell yang melatih vokal Oritse dan paling mendorongnya untuk membentuk JLS. “Aku sangat tertarik akan pelajaran agama-agama. Semasa mudanya ia pernah mempelajari agama dan theologi di Kings College. London. Daisaku Ikeda. Kami bersentuhan dengan agama Buddha serta agama Judaisme. Malcolm Connell adalah guru vokal di London yang juga berpartisipasi di kegiatan Soka Gakkai UK (SGI-UK). Ikeda yang diadakan SGI-UK. King. the flame of truth and justice will spread. “Now is the time to stand up and set forth together. juga sedang berdiskusi untuk bekerjasama dengan Usher dan Rihanna.” (Daisaku Ikeda. cheerfully and joyously achieving victory after victory. Rihanna dan JLS Banyak penyanyi yang berebut menggarap single bersama JLS. arise! When one individual of genuine faith stands up. bisa menari. Lagu-lagu mereka seperti Beat Again. seperti kata Buddha. terus menerus berhasil). To My Friends).” ujar Rihanna mengomentari soal single baru yang akan ia rekam bersama JLS ini. Ia menulisnya di website resmi JLS. ia bisa melihat bakat dan tahu persis siapa yang akan jadi bintang kelas dunia. anggota JLS yang lain juga memberikan apresiasinya pada agama Buddha. termasuk Rihanna: “Tahun ini saya akan bekerja sama dengan JLS. Terakhir mereka menggarap “She Makes Me Wanna” bersama penyanyi Dev. mereka ganteng-ganteng. kedua agama tersebut benar-benar agama dan kebudayaan yang sangat menarik untuk dipelajari. “Victory after victory. Lebih jauh. Art of Living). Love You More. “Mereka bisa menyanyi. Pengalamannya sudah sangat panjang. “Youth of Soka. anggota JLS lainnya yang ditaksir oleh penyanyi top Rihanna ternyata juga memfavoritkan buku tentang kehidupan para bhiksu Sangha di Laos. Teruslah Menang. Sepertinya mereka memang sudah ditakdirkan untuk bersama. triumph after triumph!” (Terus menerus menang.” (Daisaku Ikeda. Valiantly win victory after victory. Ajaran Buddha adalah tentang menang melawan segala macam penderitaan dan memenangkan segala macam kebajikan. Everybody In Love. Jay Z akan membuat mereka jadi bintang besar. Bagi JLS pencapaian ini menunjukkan 74 / SINAR DHARMA 74 / SINAR DHARMA 70 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Rihanna juga mengomentari JLS yang menurutnya memang sebuah grup yang solid.” Marvin Humes.

Oleh karena itulah dapat disimpulkan bahwa kebenaran itu sendiri sebenarnya adalah sesuatu yang mutlak. Semua pertentangan itu terjadi karena semua pihak merasa diri sendiri benar. etnis atau golongan saja. anggap saja kebenaran yang diyakini suatu golongan adalah yang sebenar-benarnya. Selain itu. lantas kita lihat apakah benar setiap sub-kelompok dalam golongan itu mempunyai pandangan kebenaran yang sama? Ternyata dalam golongan yang benar ini pun. Hal seperti ini tidak hanya terjadi pada mereka yang berbeda latar belakang agama. Ternyata begitu banyak pertentangan dalam kehidupan kita ini hanya untuk mempertahankan kebenaran dan mencari keadilan tentang kebenaran yang kita yakini. apakah saat ini kita tidak bisa menemukan kebenaran bahwa bumi itu memang benar bulat? Jawaban tiga pertanyaan itu tentu saja adalah ‘tidak’. lalu apakah orang yang begitu banyak di luar kebenaran yang satu ini disebut salah? Oke. meski perbedaan ini jelas tidak terlalu menyolok dibandingkan perbedaan dengan golongan lain. Bahkan dalam proses vipassana.Berpikir Buddhis Dalam dunia ini kita melihat banyak sekali pertentangan. keberanian untuk melakukan pembuktian juga merupakan salah satu faktor penting. bukan karena diyakini oleh banyak orang. mempertahankan kebenarannya maka dia mendapat kecaman. Jelasnya. kebenaran-kebenaran itu tidak mempunyai perbedaan. maka perlu dipertanyakan. tidak bergantung pada penilaian orang. tetapi juga dapat kita lihat dalam lingkungan paling kecil dalam masyarakat kita yaitu lingkungan keluarga. Mengapa demikian? Apa dan bagaimana yang sesungguhnya sedang terjadi? Apabila bersedia mengamati dengan teliti maka kita dapat melihat bahwa sebenarnya kebenaran dalam dunia ini adalah sangat banyak. Kita ambil sebuah contoh kasus lama yang klasik. Karena saat itu Copernicus. dianjurkan tidak memakai konsepkonsep pikiran sebagai alat untuk “melihat” kebenaran/ Dhamma. Dalam pertentangan tersebut dapat kita lihat setiap kelompok mempertahankan kebenaran atas apa yang mereka yakini. SINAR DHARMA 75 SINAR DHARMA / 75 71 / SINAR DHARMA . apabila ada kebenaran lain yang berlawanan dengan kebenaran mereka. Lebih jauh. perselisihan dan peperangan yang terjadi karena adanya perbedaan pandangan dan keyakinan. Lalu mengapa terjadi pertentangan? Di mana permasalahannya? “Manusianya!” Seperti kita ketahui. maka terjadilah perselisihan atau bahkan terjadi perkelahian dan peperangan. Bila demikian adanya. kebenaran itu tetap eksis sebagaimana adanya. Kalau memang ada begitu banyak kebenaran dalam dunia ini. Pada prinsipnya. Hal ini sudah terjadi sejak zaman sebelum kita dilahirkan. hakikat kebenaran itu sendiri akan tetap eksis sebagaimana adanya. sebenarnya kebenaran manakah yang benar? Apabila kita mengatakan bahwa kebenaran ini yang benar dan yang lainnya salah. maka kita akan mendapati bahwa kebenaran yang ada di pikirannya ternyata berbeda dengan kebenaran yang ada di pikiran individu lainnya. apabila kita cermati lagi tentang kebenaran yang diyakini setiap individu dalam masing-masing sub-kelompok. bahkan mungkin sejak manusia ada di bumi ini. lalu mengapa dalam dunia ada berbagai macam kebenaran yang saling bertentangan? Apakah benar kebenaran itu bertentangan? Sebenarnya kita bisa menjawab pertanyaan ini dalam hati kita sendiri. apakah bumi ini akan menjadi datar? Pun bila saat itu Copernicus tidak memperjuangkan kebenaran tersebut. Salah satu faktor objektif dan bisa dipercaya yang dapat membuka mata kita menyadari kebenaran adalah perkembangan pengetahuan dan teknologi. contohnya adalah keberanian mengarungi lautan demi membuktikan ada atau tidaknya ujung lautan. pada dasarnya manusia memiliki karakter yang unik. seorang ahli matematika. terjadinya pertentangan tentang kebenaran bumi itu bulat atau datar. Semua kebenaran ini. bukan karena ditentukan oleh sesuatu yang berkuasa. Tetapi dengan adanya kecaman terhadap Copernicus itu apakah bumi lalu berubah menjadi datar? Apabila saat itu Copernicus tidak matimatian mengatakan dan mempertahankan bahwa bumi itu bulat. Jadi yang berjasa dalam menguak kebenaran bahwa bumi itu tidak datar adalah pemikiran dan teori Copernicus serta keberanian para pelaut seperti Marcopolo dan Columbus. pun meski tidak ada yang mempertahankan dan memperjuangkan keadilannya. kebenaran tidak membutuhkan untuk dibentuk dalam pikiran manusia agar menjadi kebenaran yang sesuai dengan pemikiran manusia itu sendiri. masing-masing kelompoknya juga mempunyai berbagai pandangan kebenaran yang saling bertentangan. katakanlah dianggap salah oleh pihak yang menentangnya.

baik secara fisik maupun batin. Mereka bukan membela kebenaran tetapi seringkali justru membela pandangan atau pemikiran orang-orang tertentu yang tidak melaksanakan kebenaran yang sesungguhnya. yaitu sebuah kebenaran yang menuju kepada pencapaian ke“Buddha”an atau kondisi terbebas dari penderitaan yang berulang akibat masih adanya pandangan keliru dan karma buruk. Ehipassiko merupakan sebuah ajakan kepada siapa saja untuk datang. Lebih dari itu. Keyakinan membabi buta pada pandangan yang salah ini juga menyebabkan kita tidak berani dan tidak mau membuktikan kebenaran pandangan kita atau setidaknya mempelajari pandangan lain yang ada. pengorbanan. Ini karena dalam hati kecil kita sebenarnya tersimpan rasa takut dan waswas kalau saja ternyata memang benar ada kesalahan dalam pandangan kita tersebut. manusia tidak akan mampu menggapai semua kebenaran itu. Apabila kita berani keluar dari pandangan kebenaran yang kita yakini sebelumnya. dan penderitaan yang dialami oleh orangorang yang membela keadilan kebenaran itu sebenarnya hanya menyia-nyiakan hidup mereka sendiri. Pandangan-pandangan anti kebenaran pun kadang kala dianggap sebagai kebenaran. lalu apa yang menjadi dasar perjalanan kita dalam membuktikan kebenaran itu? Bukankah ini ibarat mengarungi lautan tanpa pegangan peta dan kompas? Pun sebenarnya banyak sekali kebenaran yang bisa dibuktikan. Buddha Dhamma inipun perlu kita buktikan sendiri kebenarannya agar juga tidak terjebak dalam pandangan atau penafsiran salah yang pada akhirnya justru menjauhkan dan tidak menyentuh sama sekali kebenaran Buddha Dhamma yang sesungguhnya. atau yang mutlak harus dipercaya. Buddha tidak mengajarkan sesuatu yang dogmatis. melainkan pandangan dan pemikiran manusia. perselisihan. Dengan demikian kita tidak akan lagi terjebak hanya berkutat dalam pertentangan pandangan-pandangan yang tidak bermanfaat.Berpikir Buddhis membuat banyak orang terkungkung dalam pemikiran mereka sendiri yang menuntun pada kegagalan mengenali dan mendapatkan kebenaran. segenggam daun di tanganku ataukah daun yang ada di hutan ini?” Dengan pertanyaan ini Buddha menyiratkan bahwa kebenaran di dunia ini sangatlah banyak. mana yang akan kita pilih: apakah tetap berkutat dalam pandangan-pandangan kebenaran dalam benak kita selama ini. Salah satu istilah yang sangat popular dalam agama Buddha adalah “ehipassiko”. Secara umum apa yang diajarkan Buddha ini kita sebut sebagai Buddha Dhamma. melihat serta membuktikan sendiri kebenaran yang ada dalam Dhamma. datang dan lihat. Pemikiran seperti inilah yang selama ini sering kita lakukan. Perbedaan ini dibentuk dari berbagai pengalaman hidup yang berbeda yang memunculkan kesan dan penilaian berbeda sehingga terbentuk pemikiran yang berbeda pula. pandangan salah yang menuntun pada perbuatan-perbuatan yang menyebabkan orang lain dan diri sendiri menderita. Karena itu tidak jarang mata batin kita tidak dapat melihat kebenaran sejati karena tertutup oleh pandangan-pandangan salah kita sendiri atau orang lain yang menganggap sesuatu yang tidak benar sebagai kebenaran. peperangan. Jadi yang kita lihat berbeda itu sebenarnya bukan kebenarannya. pandangan-pandangan yang mereka anggap sebagai kebenaran tersebut tidak jarang malah bertentangan dengan kebenaran itu sendiri. Setelah mengenal apa itu kebenaran dan pandangan tentang kebenaran. Maka Buddha hanya mengajarkan kebenaran-kebenaran yang bemanfaat bagi peningkatan batiniah seseorang agar terbebas dari penderitaan dalam kehidupan berulang yang tiada akhir. menyadari kenyataan ini. Hal inilah yang 76 / SINAR DHARMA 76 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Tidak ada satu manusiapun dalam dunia ini sejak dahulu hingga kini yang memiliki persamaan yang signifikan. Sudah tentu hal ini akan menghambat peningkatan kualitas batiniah orang-orang tersebut. jangankan mendekap kebenaran. Tetapi perlu diingat. lalu kebenaran mana yang harus kita capai dan buktikan? Buddha Gautama pernah bertanya kepada para murid. ataukah dengan bermodal kemurnian pikiran dan keberanian menengok ke luar dari batas kebenaran pandangan itu untuk mulai mengarungi dan mencicipi petualangan kehidupan baru serta membuktikan bahwa pandangan itu ternyata memang sebuah kebenaran ataukah hanyalah sebuah kesalahan pandangan belaka yang ternyata berlawanan dengan kebenaran itu sendiri? Akankah kita menjadi seseorang yang selamanya tidak pernah membuktikan sendiri kebenaran dari pikiran kita? Ataukah menjadi seperti Columbus yang dengan berani membuktikan sendiri kebenaran yang dianutnya yang pada akhirnya berhasil mendapatkan kebenaran yang saesungguhnya? Ini sepenuhnya adalah menjadi pilihan kita. Seperti misalnya. Dengan kata lain. bahkan menyentuh arti kebenaran itu sendiri masih belum tercapai. “Manakah yang lebih banyak. sangat ironis sekali ternyata pertentangan. Sebab itu.

Sucikan pikiran adalah usaha untuk membebaskan diri dari pandangan-pandangan keliru tentang kebenaran akibat pengaruh nafsu keinginan (tanha) yang ditunggangi oleh keserakahan. Dan tentu saja. pembuktian kebenaran itu harus dilandaskan pada kemurnian pikiran. sangat lama entah hingga kapan kita bisa bertemu lagi dengan peluang begini. Buddha telah memberikan kita tiga pedoman peta dan kompas yang sangat efektif: “Jangan berbuat jahat. Peluang bagi seseorang untuk bisa praktik Dhamma dengan benar itu sungguhlah langka. kita bakal tak lagi punya kesempatan untuk terbebas dalam kehidupan ini. Keterbatasan Ilmu-Pengetahuan (Sains) Kebijaksanaan eksternal itu adalah kebijaksanaan konvensional. Namun toh. entah apapun alasan kebencian itu. 52. Namun Einstein tak paham akan Nibbana.” Pedoman pertama adalah segala bentuk kebencian hati yang melandasi pertentangan pendapat tidak akan kita lakukan lagi karena itu adalah salah satu bentuk dari perbuatan jahat. Manakala kebenaran ariya terlupakan. ketika kita telah berjumpa dengan Ajaran Buddha.” Bersambung ke edisi berikutnya … SINAR DHARMA 77 SINAR DHARMA / 77 SINAR DHARMA / 77 . pun menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan pencerahan maka kebahagiaan dan kebenaran mutlak akan datang dengan sendirinya. tidak bisa membuat batin ini memahami Nibbana. Hanya demikian inilah akhir dukkha bisa terjadi. Kita belajar untuk tidak menyimpan ‘dugaan’ atau pengetahuan tentang kebenaran hanya dalam persepsi saja tanpa pernah membuktikannya dengan menjalani dan membuktikan sendiri ‘rasanya’. maka kita bakal kehilangan kesempatan luarbiasa ini.000 metode Dhamma itu semuanya tak lain adalah sekedar teknik agar orang bisa memutar balik perhatian dan menatap langsung pikirannya sendiri. Maka dari itu. Jika kita membiarkan peluang lepas. Beliau menjawab. Ajaran Sang Buddha itu ada begitu banyak oleh karena klisha orang ada banyak ragamnya. tercerahkan penuh dan sempurna. oleh karena hal-hal itu sudah menjalankan fungsinya dengan benar dan tepat sekali.Berpikir Buddhis Dalam usaha mengenali dan membuktikan kebenaran. Jadi jelaslah kini.” 54. tanpa ego ‘aku’ yang rendah. mampu memilah atom terkecil dan mencapai dimensi ke-empat. lakukan kebajikan. Kalau tidak. baik internal maupun eksternal. kita bakal harus melewati waktu yang tak terbayangkan lamanya tersesat dalam pandangan-salah. 53. sucikan pikiran. dicela. Renggutlah Peluang Seluruh 84. kebenaran mana yang harus kita buktikan dan bagaimana cara kita membuktikannya. maka dari itu ia tak bisa mencapainya. Pedoman ketiga. kepedihan serta penderitaan tersebut akhirnya menjalar sampai ke anak istri mereka. kebencian dan kebodohan batin. kehilangan jabatan. “Orang janganlah merasa sedih atau meratapi hal-hal eksternal yang hilang atau berlalu. Hanya dengan menjalani dan membuktikan kebenaran. memang sangat luas dan lihay. seperti Einstein. Anda harus menggunakan kebijaksanaan Jalan Mulia (Ariya Magga) jika ingin mencapai Nibbana. Semoga dengan pengertian ini kita semua dapat menyelami Buddha Dhamma dengan benar agar dalam kehidupan sehari-hari terbebas dari penderitaan akibat pertentangan pandangan yang tidak bermanfaat. Sehingga suatu hari beberapa istri pejabat itu datang memberi hormat kepada Luang Pu dan meminta petunjuk untuk bagaimana cara mengatasi penderitaan mereka. kita musti bergegas dan berlatih guna mencapai pembebasan. serta aneka kesusahan. kegelapan akan merundung makhluk hidup dengan tumpukan kepedihan hingga sampai masa yang tak terhingga. Pun pembuktian itu dilakukan dengan cara-cara yang bermanfaat dan tidak menyakiti. inilah ajaran semua Buddha. mencapai Nibbana. Cara Menghilangkan Penderitaan Pada tahun 1977 banyak masalah bertubi-tubi menimpa pejabat-pejabat senior di Kementrian Dalam Negeri—kebangkrutan. Pengetahuan para saintis. satu-satunya jalan untuk mengakhir dukkha tiada lain adalah: Nibbana. pandangan kebenaran yang akan kita buktikan adalah bermanfaat bagi makhluk lain dan diri sendiri. Pedoman kedua. “Hanya batin yang paham akan Ariya Magga bisa punya kemungkinan untuk tercerahkan sejati.

bayangan bodhi akan tertampak di dalamnya. maka batin itu akan menjadi bersih murni. karena Buddha tidak dapat mengubah nasib kita. saya juga dalam deraan hujan. selalu ada saja umat yang mengharapkan mukjizat. “Saya memang benar Guan-yin. saya di dalam deraan hujan. saya juga bisa menemui masalah. “Saya sama seperti Anda. “Anda berada di bawah atap. lalu pergi ke vihara untuk memohon bantuan Guan-yin Pusa. selain melambangkan kebijaksanaan Bodhisattva. kebencian dan kebodohan batin. Sedang bulan yang bersinar terang. Dia lalu bertanya. Bodhisattva tidak pernah meninggalkan kita. dia melihat seorang umat yang juga sedang memohon bantuan kepada Guanyin Pusa. bukannya mencari saya. saya tidak basah karena membawa payung. Batin kita ibaratnya permukaan air kolam. Buddha hanya bisa menunjukkan pada kita cara mengubah nasib. belajar ajaran Buddha adalah belajar memohon pada diri sendiri. Sebuah syair dalam Avatamsaka Sutra mengatakan: “Bodhisattva bagaikan rembulan yang menyejukkan. penolong semua makhluk. mengapa perlu bantuan saya?” Mendengar jawaban ini. Seseorang sedang berteduh di bawah sebuah atap rumah menghindari deraan hujan. selalu berlanglang buana di kekosongan mutlak (atyantasunyata). Selang beberapa waktu. atau mendapatkan semua yang diinginkan. Dia dengan segera berucap. di bawah atap tidak ada hujan. yang tidak lagi tergoda oleh jeratan kegelapan batin. apabila rajin membersihkan debu dalam batin kita.Setetes Kebijaksanaan Berikut adalah cuplikan isi artikel pendek “與觀音菩薩 的對話 Yu Guan-yin Pusa De Duihua (Percakapan dengan Bodhisattva Avalokitesvara)”. juga 78 / SINAR DHARMA 78 78 // SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA / 78 SINAR DHARMA . “Anda dalam deraan hujan. kini Anda bisa menolong saya. “Guan-yin Pusa.” Kebijaksanaan Bodhisattva bagaikan cahaya rembulan yang menerangi kegelapan batin kita dan menyejukkannya dari panasnya kobaran keserakahan. Anda tidak punya payung. Bodhisattva Agung yang telah mencapai pencerahan kebijaksanaan kekosongan mutlak dan kekuatan kesabaran ketidaklahiran dharma. lalu kenapa masih bersujud pada diri sendiri?” Guan-yin Pusa tersenyum simpul menjawab. Batin makhluk hidup yang kotor menjadi murni. bagaikan bulan di langit yang bersinar terang menyinari dunia ini. beranggapan bahwa dengan bersandar pada kekuatan Buddha maka segalanya akan oke. Seperti yang dikatakan Master Shenxiu. bisakah menolong saya pulang ke rumah?” Pusa menjawab. bebas mengarungi alam-alam menderita demi kebahagiaan semua makhluk. orang itu segera berlari keluar. “Bukankah Anda Guan-yin Pusa?” Pusa menjawab. Umat itu berparas sama dengan Guan-yin Pusa yang pernah dilihatnya. orang itu menghadapi masalah.” Orang itu dengan bingungnya bertanya lagi. Tetapi saya tahu. “Sekarang saya sudah berada dalam deraan hujan. Kita hendaknya jangan lupa. tiba-tiba dia melihat Guan-yin Pusa (Bodhisattva Avalokitesvara) yang sedang berpayung berjalan melintas. lebih baik memohon pada diri sendiri daripada memohon pada orang lain!” Seperti yang diucapkan oleh penulis artikel di atas. bukannya maunya kita sendiri menyerahkan semuanya pada para Buddha dan Bodhisattva. Pusa hilang lenyap tanpa meninggalkan jejak.” Setelah berucap. Ketika baru memasuki pintu vihara. “Kalau Anda memang benar Guan-yin Pusa. kan?” Pusa menjawab. seharusnya mencari payung. Jadi. payunglah yang menolong saya. Anda basah kuyup karena tidak memakai payung.

Buddha menggenapi. Bahkan pada akhirnya kita akan menyatu dengan Buddha dan Bodhisattva. SINAR DHARMA 79 SINAR DHARMA / 79 79 79 / DHARMA SINAR DHARMA SINAR / . maka bayangan bulan pun akan tertampak jelas di dalamnya. Kebijaksanaan dan welas asih Bodhisattva menyinari batin kita. di saat itulah kebijaksanaan dan welas asih Bodhisattva dalam batin kita akan tertampak jelas. layaknya bulan yang menyinari permukaan air kolam. sungai. Dengan kata lain. asalkan makhluk hidup berlatih dan berusaha dengan tekun hingga matangnya kondisi yang sempurna. meratap dan memohon pada eksternal diri. Mengapa kita tidak menyadari kehadiran para Buddha dan Bodhisattva yang sebenarnya tidak pernah meninggalkan kita? Itu karena kita sibuk mencari. bila kita tekun berlatih. bila batin menjadi murni tanpa noda. namun bayangan sebuah bulan dapat tertampak di semua permukaan air di bumi (kolam. batin kita tidak akan takut lagi pada angin kegelapan batin itu. Bulan menyinari permukaan bumi ini tanpa pilih kasih. Sebab itu. Permukaan air kolam itu terombang-ambing oleh angin kegelapan batin. laut). maka Buddha dan Bodhisattva akan menggenapi kebajikan yang telah kita lakukan itu. jadi apalagi yang masih kita risaukan? Dalam Daming Sanzang Fashu dikatakan: “Makhluk hidup berusaha. Semua yang kita alami hanyalah perpaduan sebab dan kondisi. Ibarat air di permukaan bumi tidak perlu naik ke langit. danau. bulan juga tidak harus turun ke bumi. Dengan pengetahuan kebijaksanaan tentang hakikat semua fenomena.Setetes Kebijaksanaan merupakan simbol welas asih Bodhisattva yang adil dan tidak pilih kasih. maka secara alami Buddha akan menggenapi dengan cara yang menakjubkan (karena praktik yang sempurna dengan sendirinya akan bersinergis dengan aspek para Buddha). berbuat bajik dan ketika kondisi telah matang. penerapan sila dan pengembangan konsentrasi. Bila permukaan air kolam itu tenang dan jernih.

“Peringatan 900 Tahun Kelahiran Karmapa” adalah momen perenungan kontribusi Karmapa beserta para siswa yang disumbangsihkan tidak hanya bagi budaya. Kegiatan yang didukung Hong Kong Buddhist Association ini diselenggarakan selama 3 hari (7-9 Oktober 2011) bertempat di Hong Kong Convention & Exhibition Center. Karmapa Dusum Khyenpa Ke-1. Hall 3F & 3G. pendiri Tradisi Karma Kagyu Buddhisme Tibet. bagaikan rembulan yang merobek kegelapan malam. selama 900 tahun Yang Mulia Karmapa ibaratnya pelita yang menerangi kegelapan ruang. Karmapa tak pernah berhenti terus beremanasi ke dunia Saha ini. 80 / SINAR DHARMA 80 80//SINAR SINARDHARMA DHARMA SINAR DHARMA / 80 SINAR DHARMA . welas asih dan cinta kasih tanpa pamrih yang tiada henti pada dunia ini.Dunia Buddhis Rangkaian kegiatan “Peringatan 900 Tahun Kelahiran Karmapa” telah berlangsung sukses di Hong Kong. tetapi juga pemancaran kebijaksanaan. lahir pada tahun 1110. Inilah kekuatan ikrar Bodhisattva yang menakjubkan. Demi membebaskan para makhluk dari penderitaan dan mencapai kebahagiaan mutlak. Sangha. Cahaya yang beliau pancarkan merupakan pernyataan welas asih dan kebijaksanaan yang transenden. pendidikan dan dunia literatur Tibet selama ini.

serta Anita Yuen. juga sangat bagus. Tetapi. Carina Lau menjawab.Dunia Buddhis “Peringatan 900 Tahun Kelahiran Karmapa” merupakan rangkaian acara yang diselenggarakan selama setahun di berbagai manca Negara. Selandia Baru (Oktober).cc/html/2011/1008/9615. Tony Leung hanya hadir dalam acara pembukaan. Sedang karena kesibukan syuting. Polandia (Agustus). Dengan bergandengan tangan mesra. dipimpin oleh Khenchen Thrangu Rinpoche Ke-9 dengan tamu kehormatan Master Kok Kwong. Faye Wong dengan gaun panjang berwarna putih yang anggun membawakan lagu “Heart Sutra” dan “Karmapa Khyenno”. yang saat ini telah berusia 90 tahun. Tentu saja ketulusan ini tidak terlepas dari keinginan pasangan raja dan ratu dunia layar lebar ini agar bisa sesegera mungkin memomong anak.” Narasumber: http://www. Selain Faye Wong. rasanya ada saja sesuatu yang baru. Malaysia (Mei). Ketulusan Carina Lau dalam acara ini diperlihatkannya dengan hadir dalam 6 sesi yang ada selama peringatan 3 hari itu.htm http://vod. Australia (Oktober). pasangan Tony Leung Chiu-Wai dan Carina Lau Kar-Ling. pasangan selebritis Hong Kong.” Dalam microblognya. Inggris (Agustus). tampak hadir beberapa selebritis ternama lain seperti Brigitte Lin Ching-Hsia. tiba 5 menit sebelum acara pembukaan.org. Ketika ditanya tentang perasaannya setelah mendengar Dharma Teaching dalam acara peringatan ini.karmapa900. Argentina (November). Peringatan 100 Tahun Karmapa ini berlanjut ke Singapore (Mei).com/NewsDetail/298.hk/enabout.html SINAR DHARMA 81 SINAR DHARMA / 81 81 / SINAR DHARMA . Kedatangan dua sejoli yang menikah 3 tahun lalu ini seakan menepis gosip yang mengatakan retaknya hubungan pernikahan mereka. Khenchen Thrangu Rinpoche Ke-9 menyampaikan Dharma Teaching pada malam harinya dengan topik “Transcendent Compassion and Wisdom”. Indonesia mendapat kehormatan menjadi negara pertama di luar India yang menyelenggarakan event akbar ini. Faye Wong (Wang Fei) yang menjadi tamu kehormatan dalam acara pembukaan. Jerman (Juli). jikalau anda percaya pada Buddha. USA (Desember) dan kemudian ditutup di India (Desember). Taiwan (Mei). Dalam kesempatan itu. Peringatan yang berlangsung di Hong Kong ini dibuka pagi tanggal 7 Oktober pukul 10 pagi. Tony Leung dan Carina Lau. tepatnya pada 24 April 2011 bertempat di Candi Borobudur yang dipimpin oleh Karma Khenchen Rinpoche Ke-4. Brasil (November).wuhu. jikalau anda tidak percaya pada (agama) manapun. Pimpinan Hong Kong Buddhist Association. berangkat dari pembukaan 8-9 Desember 2010 di Bodhgaya India hingga berakhir pada penutupan 23-25 Desember di New Delhi India. sangat bagus. “Setiap kali mendengarkan (Dharma Teaching). Selepas dari Indonesia. Canada (Juni). sangat senang. Afrika Selatan (November). hendaknya anda percaya bisa memberikan kebahagiaan kepada orangorang di sekitar anda. Kehadiran selebritis Anita Yuen dan suami juga memohon doa dari Karmapa agar putra kecil mereka dapat segera memiliki adik perempuan. Carina Lau menuliskan: “Jikalau anda percaya pada Tuhan. Hong Kong (Oktober).fjdh. penyanyi ternama Tiongkok daratan.html http://news. sangat bagus.

Setelah berakhirnya kontrak dengan TVB. Tahun 2007. kesuksesan juga diraihnya 82 / SINAR DHARMA 82 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . meraih penghargaan Best Actress versi 3rd Hong Kong Golden Bauhinia Awards dalam film “Intimates”. Carina Lau memenangkan penghargaan Best Actress dalam film “Detective Dee And The Mystery Of The Phantom Flame” versi 30th Hong Kong Film Awards. Jiangsu. Carina Lau dinobatkan sebagai Best Actress versi China Golden Rooster Awards dalam film “Curiosity Kills the Cat”. Carina Lau mulai berminat pada dunia akting ketika masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Usia 15 tahun. 17 April 2011. muncul sebagai seorang pelayan wanita.Selebritis arina Lau lahir pada 8 Desember 1965 di Suzhou. Tahun 1998. Di tahun 1986 mulai bermain dalam film laga bersama Jackie Chan dan Rosamund Kwan. dia menapakkan kaki ke dunia film layar lebar. dia mengikuti kedua orang tua hijrah ke Hong Kong. Dalam film yang sama. Zhongguo. lalu belajar seni akting di Hong Kong Television Broadcasts Limited (TVB) dan lulus di tahun 1983. Carina Lau berhasil meraih predikat Aktris Terbaik versi Prancis The Festival of the Three Continents (Prancis: Festival des 3 Continents). Dalam film seri legendaris “The Legend of The Condor Heroes” di tahun 1983. Pernikahan di Negara Buddhis Bhutan Tidak hanya dalam karir. Carina Lau memulai debutnya di dunia film serial televisi. Film “Days of Being Wild” di tahun 1991 mengantarnya sebagai Nominasi Aktris Terbaik versi Taipei Golden Horse Film Festival dan Hong Kong Film Award.

dengan demikian tidak akan menyakiti orang lain. SINAR DHARMA 83 SINAR 83 / SINAR DHARMA DHARMA / SINAR DHARMA / 83 83 .40 dia melaporkan kasusnya ini ke polisi sebagai perampokan arloji mewah dan uang oleh 3 orang penjahat. Pasangan raja dan ratu dunia layar lebar ini mendapat perlakuan yang sangat istimewa dari Raja Bhutan. antara lain Faye Wong (penyanyi). pernikahan Carina Lau dan Tony Leung juga membawa berkah tersendiri bagi Bhutan. Carina Lau melangsungkan akad pernikahan dengan Tony Leung pada 21 Juli 2008 di Bhutan. tempat berlangsungnya akad pernikahan. aku sendiri masih seperti anak kecil. 25 April 1990 pukul 3 dini hari. Raja Bhutan juga mengantarkan mereka berdua berkeliling Bhutan. “Dia (Tony Leung) tujuh kali melamarku. Carina Lau diculik ketika dalam perjalanan menuju rumah temannya. sampai sekarang masih belum menikah.” Kedua pasangan ini memang memiliki sifat yang bertolak belakang. bagaimana mau membesarkan anak ? Sebab itu. Inilah alasan mengapa memilih Bhutan. seakan menunjukkan pada kita semua bahwa hidup ini memang tidak kekal adanya. Stanley Kwan (sutradara) dan Brigitte Lin (aktris). seperti yang diungkapkan Carina Lau. seperti yang dilansir oleh Harian Hong Kong Ming Pao Daily News. Bhutan sebagai negara kecil yang tidak terlalu membuka diri bagi warga asing merupakan tempat ideal menghindari kejaran para pemburu berita. Eric Tsang (aktor). Jalinan asmara Carina Lau dan Tony Leung berawal sejak tahun 1989. Diam itu Tegar Kesuksesan karir ternyata juga membawa noda bagi kehidupan pribadi Carina Lau. bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda. penganut Tradisi Karma Kagyu Buddhisme Tibet. mengapa menikah di Bhutan? Di akhir tahun 2007 hubungan pasangan sejoli yang telah menjalin asmara selama 19 tahun itu sempat terguncang karena adanya gosip hubungan Carina Lau dengan milyarder pengusaha hi-tech dari Taiwan. selain keluarga kerajaan. sebuah promosi dunia internasional gratis bagi Bhutan. mengajak mereka menemui Karmapa di India. Saat rekaman sebuah acara hiburan di awal tahun 2008. tipe saling melengkapi yang sangat ideal. Saat itulah teman baik mereka. Beberapa tokoh dunia hiburan Mandarin tampak hadir. Terlepas dari alasan ini. Carina Lau mencabut laporannya. Carina Lau mengatakan. Yang menjadi pertanyaan adalah. yang satu berpikir cermat. Selain meminjamkan istananya untuk menjadi lokasi pengabadian foto pernikahan. Setelah dibebaskan. yang waktu itu masih bujang. Penunjukan Bhutan sebagai tempat berlangsungnya akad nikah adalah saran dari Karmapa Ke17. Acara pernikahan dengan ritual Buddhis yang dihadiri 100 orang undangan ini diberkahi oleh Karmapa dan sebagai saksi pernikahan adalah Raja Bhutan Jigme Khesar Namgyel Wangchuk.“Kami berdua.Selebritis dalam kehidupan pribadi. Selain itu. para penculik menanggalkan pakaiannya dan mengambil beberapa foto. Dia sering mengingatkan diriku untuk berpikir 3 detik sebelum berbicara. Tetapi aku selalu merasa belum siap secara mental. Pertemuan dengan Karmapa ini berhasil memulihkan hubungan mereka berdua. Selama 2 jam penculikan.” Mungkin inilah salah satu alasan mengapa pasangan ini bisa bertahan selama 19 tahun sebelum akhirnya menikah di Bhutan. raja tertampan dari semua raja yang ada di dunia saat ini. adalah milik Raja Bhutan. meski berlangsung di dalam tenda di luar hotel seperti yang dilakukan Carina Lau dan Tony Leung. sekitar pukul 05. Faye Wong bersama suami Li Yapeng. rakyat biasa tidak diperkenankan melangsungkan akad nikah di hotel ini. yang satu suka bicara apa adanya. Hotel Uma Paro. Terry Gou. Wong Kar-Wai (sutradara) dan Cecilia Yip (aktris). Namun esok harinya.

Carina Lau mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima Trisarana. Anita Mui. lebih dari 500 orang artis dunia hiburan Hong Kong. baik dengan cara halus ataupun paksa. Sebenarnya foto-foto itu dikirimkan ke semua media di Hong Kong. Kasus East Week akhirnya membuat Carina Lau mau tidak mau harus mengungkap apa yang sebenarnya terjadi 12 tahun yang lalu. 84 / SINAR DHARMA 84 SINAR DHARMA 84 // SINAR DHARMA SINAR DHARMA / 84 SINAR DHARMA . Salah satu aktor yang paling banyak diincar para mafia waktu itu adalah Andy Lau. melainkan untuk memohon kebijaksanaan. 12 tahun berlalu. Leslie Cheung dan Tony Leung.” demikian tegas Carina Lau. 5 bulan kemudian kembali terbit setelah berganti pemilik. Tahun 90-an adalah tahun keemasan film-film Hong Kong. foto bugil Carina Lau muncul di majalah East Week. Berlindung Pada Triratna 18 Mei 2010. Carina Lau menolak untuk berkompromi. menemui Karmapa di India juga bukan demi ingin punya anak. untuk menjadi mesin penghasil uang bagi para mafia itu. namun East Week tetap dibreidel. Kesuksesan film-film produksi Hong Kong membuat para mafia Hong Kong mengincar aktris-aktris kenamaan. 3 November 2002. “Meyakini agama Buddha adalah untuk mencari ketenangan. itu tidak terlepas dari hubungannya dengan Brigitte Lin dan Faye Wong. Ternyata penculikan di tahun 1990 itu adalah ulah seorang pemilik perusahaan film yang berlatar belakang dunia hitam yang hendak memaksa Carina Lau untuk bermain dalam film porno. tetapi juga merupakan masa-masa gelap bagi dunia perfilman Hong Kong. Carina Lau dengan tegarnya berdiri di atas podium mengutarakan suara hatinya pun mewakili para kaum lemah tertindas yang mengalami hal serupa. Meski menyatakan permintaan maaf. namun hanya East Week yang menampilkannya. tak terduga krismon menghempas jaringan bisnis boss mafia yang kemudian memanfaatkan foto bugil penculikan untuk memeras Carina Lau sebanyak 10 juta HK dollar. bersama aktris Chen Chong dalam acara peringatan 230 tahun produsen perhiasan dan jam tangan Chaumet Paris di Hong Kong.Selebritis Siapa dan apa yang terjadi di balik penculikan dan beredarnya foto bugil. Carina Lau akhirnya memilih berkompromi dengan tampil tanpa honorarium dalam film “The Deadly Sin” bersama Andy Lau. Andy Lau. antara lain Jackie Chan. tetapi bila di luar dugaan bisa mempunyai anak. Carina Lau adalah salah satu korbannya. Saat itu. bergabung dalam barisan “Tidak Bisa Ditolerir oleh Langit dan Bumi” memberikan dukungan moril kepada Carina Lau. Berbicara tentang jodoh Carina Lau dengan agama Buddha. 30 Oktober 2002. sehingga akhirnya beredarlah foto tidak senonoh itu di East Week. ya pasti mau saja. itu masih berupa misteri hingga saat ini karena Carina Lau tetap tidak bersedia sepenuhnya mengungkapkan siapa otak penculikan itu. Brigitte Lin menerima Trisarana dari Master Sheng Yen (sekarang almarhum). mengecam ketidaketisan East Week dan mengimbau masyarakat untuk tidak membeli majalah itu. Kalian tunggu beberapa waktu lagi baru beri ucapan selamat padaku. Tak heran kalau di masa-masa itu Andy Lau sering muncul dalam film-film murahan produksi perusahaan film yang dikelola para mafia.

Zhongguo. terima. Carina Lau sendiri pernah mengatakan. terima. Carina Lau kemudian secara resmi menerima Trisarana dan hubungannya dengan Brigitte Lin menjadi lebih dekat. empat ucapan dari temannya: hadapi. Mereka berdua pernah terlihat dalam bulan yang sama. bersembahyang di Vihara Lingyinsi di Xihu. Saat munculnya kasus foto East Week. Brigitte Lin memotivasinya agar tetap tegar dengan ajaran Master Sheng Yen: hadapi. pada tahun 2000. Ratu musik Faye Wong adalah teman lama Carina Lau. selesaikan dan lepaskan. kunjungan ke Karmapa di India juga atas usul Faye Wong. Setelah redanya kasus foto East Week ini. membantunya melewati cobaan terberat dalam hidupnya. selesaikan dan lepaskan. Hangzhou. meski pergi secara terpisah. SINAR DHARMA 85 SINAR 85 / SINAR DHARMA DHARMA / 85 SINAR DHARMA / 85 .Selebritis Dharma Drum Mountain Taiwan.

Website resmi Artlyst memberitakan bahwa Steve Jobs dimakamkan secara Buddhis. Pada tahun 1971 dan 1973 lahirlah 2 orang anak. Kobun menjadi bhiksu tetap di Vihara Haiku Zendo. cabang dari San Fransisco Zen Center didirikan di Los Altos. Sejak zaman pemerintahan Meiji. Dari tahun 1957–1965. Namun di balik kesuksesannya.Jejak Agung ada bulan Oktober 2011 lalu. Kobun menikah dengan gadis bernama Harriet. bhiksu aliran Soto Zen (Caodong Chan). Kobun lahir dalam keluarga pendeta Buddhis Soto Zen di daerah Niigata. Siapakah beliau? Namanya Kobun Chino Otogawa. Gurunya tidak menyetujui Kobun pergi ke San Fransisco. suatu inovasi yang tak tergantikan. Kobun juga sedari muda pandai memanah dan kaligrafi. Setelah dari Kyoto. California tahun 1966. satu praktik yang disenangi Kobun. bukan sebagai guru atau master mereka. Huffington Post memberitakan bahwa CEO Apple yang baru. upacara kematian dan pentahbisan. Foothill College dan UC Santa Cruz. Pada umur 13 tahun. bersama-sama dengan seorang bhiksu Zen turut menghadiri upacara mengenang Steve Jobs di Universitas Stanford. terdapat seorang guru yang menjadi pembimbingnya. ia berkuliah di Universitas Komazawa dan mempelajari Buddhisme Mahayana di Universitas Kyoto. Pada tahun 1970 setelah mendirikan Tassajara. California. Eihei-ji selama 3 tahun. Itu adalah saat-saat Jepang terkena dampak perang Dunia Kedua dan terjadi bencana kekurangan makanan. Kobun memberikan kuliah terbuka “Akar Zen” yang berfokus pada filosofi Madhyamika dan Yogacara. sehingga sesuai kebiasaan saat itu di Jepang. Les Kaye adalah karyawan IBM yang kemudian menjadi penerus Bhiksu Suzuki dan pimpinan Kannon Do Zen Center di Mountain View. menikah dan menganggap Kobun sebagai sahabat (kalyanamitra). Ketika umur 8 tahun. yang sering disalahgunakan untuk menyakiti para bhiksu muda. Haiku Zendo. Pada tahun 1967 Kobun diminta oleh bhiksu Shunryu Suzuki datang ke San Fransisco untuk membantu mendirikan Vihara Zen Tassajara di Amerika. Taido dan Yoshiko. Kobun kerap kali meminta para muridnya untuk menjalani hidup mereka sendiri. Praktik dan pemahaman Buddhis dalam diri Steve Jobs mempengaruhi desain-desainnya yang telah membawa perubahan pada dunia. ia ditahbiskan (upasampada) menjadi bhiksu muda oleh Hozan Koei Chino dari Vihara Kotai-ji dan mendapat transmisi Dharma dari gurunya pada tahun 1962. ayahnya meninggal karena menderita penyakit kanker. Pada tahun 1971 Kobun juga membantu Baker Roshi (sepeninggal bhiksu Suzuki) di San Fransisco Zen Center untuk melatih Zen. Kobun berlatih di vihara pusat Soto Zen. namun Bhiksu Kobun yang sangat bersemangat menyebarkan Dharma. kabar yang mengejutkan datang dari Apple: Steve Jobs dinyatakan telah meninggal dan dunia pun berduka. Ia adalah anak termuda dari enam bersaudara dan melewatkan masa kanak-kanak di vihara keluarga Joko-ji. memberikan instruksi berbagai upacara. Kobun juga aktif memberikan kuliah di Universitas Stanford. karena tekanan pemerintah Shinto. sebuah tempat yang dirawat oleh Les Kaye dan keluarganya. thesis gelar master (S2)nya adalah teks Mahayana-samgraha. dalam keluarga pasangan Kobun dan Harriet itu. para bhiksu di Jepang tidak lagi memegang Vinaya tidak menikah. Ketika Kobun diminta untuk melatih para bhiksu muda. menerjemahkan liturgi dan sutra-sutra. Kobun meminta murid-muridnya untuk selalu memanggilnya dengan nama “Kobun” bukan “Sensei” atau “Roshi” (guru). 86 / SINAR DHARMA 86 SINAR DHARMA 86 SINAR //SINAR DHARMA DHARMA / 86 SINAR DHARMA . tidak mengiyakan penolakan gurunya dan tetap memenuhi permintaan Bhiksu Suzuki. Jepang pada tahun 1938. Tim Cook. Ia juga mnemutuskan belajar di Kyoto agar bisa dekat dengan guru Buddhis Soto Zen Kodo Sawaki Roshi yang menekankan praktik zazen (meditasi chan). ia membuang tradisi pemakaian tongkat kyosaku.

Pada tahun 1971 Kobun mendirikan Vihara Zen Santa Cruz dan pada tahun 1983 mendirikan Vihara Jikoji (Ciguang Si) dan Hoko-ji.” “Tujuan sesungguhnya dari praktik adalah mengenali kebijaksanaan yang selalu ada tersimpan dalam dirimu. “Mungkin kualitas terbaik Kobun sebagai seorang guru adalah ia meminta murid-muridnya untuk menjalani hidup mereka sendiri dan ia mendorong mereka untuk bebas melakukannya. Hokoji dan Shambala Sangha (Trungpa Rinpoche). yang tenggelam di kolam yang sudah menjadi es itu. Ia dikenali sebagai guru Zen yang berkeliling membabarkan Dharmadesana di Jikoji. di sebuah rumah pegunungan di Switzerland (Swiss). Sampai tahun 2000.” Pesan gurunya inilah yang mengilhami Steve Jobs yang diucapkannya di Universitas Stanford: “Waktu kalian terbatas. yakinlah akan suara hati dan intuisi kalian.” (Kobun Chinno) “Jika kalian lebih merasakan kelangkaan dan nilai dari hidup kalian sendiri.” (Kobun Chino) SINAR DHARMA 87 SINAR SINAR SINAR 87 / DHARMA SINAR DHARMA DHARMA DHARMA / // 87 87 87 .Jejak Agung Selama waktu ini. Dengan mengenali dirimu sendiri maka kalian akan menemukan kebijaksanaan. pentahbisan umat awam dan beberapa dalam upacara Shukke Tokudo. semuanya adalah tanggung jawab kalian. Maya. Tiap tahun Kobun rutin mengajar sesshin (pemusatan pikiran) di Naropa. sehingga secara alami kita duduk (meditasi) untuk sesaat. pentahbisan shramanera atau bhiksu muda. ketika berusaha menyelamatkan putri kecilnya. Pada tahun 2002. Kobun menjadi sahabat karib Chogyam Trungpa Rinpoche. Trungpa Rinpoche meminta Kobun untuk memberikan pelajaran Zen pada para muridnya di Universitas Naropa. Kita berhadapan dengan tugas besar itu. Kobun telah memberikan pentahbisan sila (jukai) pada lebih dari 100 murid dalam upacara Zuike Tokudo. jika kalian tidak menemukan diri kalian sendiri. Kobun tenggelam di kolam milik muridnya Vanja Palmer. jadi jangan menyia-nyiakannya dengan bergantung pada kehidupan orang lain. kalian tidak akan berkomunikasi dengan siapapun. karena mereka sudah tahu apa yang kalian cita-citakan. maka kalian akan lebih dapat merealisasi bagaimana kalian menggunakan dan membawa kehidupan itu. Jerry Halpern menulis.

ketika pikiran saya sedang terkonsentrasi pada nama suci Guanyin. Kondektur datang mendekat. Melihat saya duduk sendirian.Suatu hari di tahun 1997. jelas sekali mereka dalam kondisi mabuk.” Terlihat raut mukanya begitu menderita menahan rasa kencing. tidak tahan lagi. sopir. jangan terima uangnya. “Kondektur.” Saya ingin pindah tempat duduk. Tidak banyak penumpang di dalam bis. satu lengannya dengan seenaknya menempel di belakang sandaran tempat duduk saya. sembari tertawa terbahak-bahak. Sopir mengumpat. Bis segera melanjutkan perjalanan dengan kecepatan tinggi. saya mau kencing. Dengan keras saya hardik pemuda di sebelah saya untuk menyingkirkan lengannya. salah satu dari mereka dengan tubruk kanan tabrak kiri berjalan ke arah saya lalu duduk di sebelah saya. Setulus hati memohon Guanshiyin Pusa agar melindungi saya terbebas dari bahaya. pakaian mereka kusut tidak karuan. Sekitar 15 menit kemudian. stop. “Sinting. tidak panik. lalu kembali ke tempat duduknya seakan-akan tidak ada masalah yang terjadi.” Dengan tergopoh-gopoh saya jelaskan. di atas jam 8 malam. saya tahu. Mengikutinya. tiga orang lainnya duduk di depan dan belakang mengepung saya. kami mau turun!” Sopir bergegas menghentikan bis. dia malah meletakkan lengannya di atas pundak saya. dengan berjalan pelan-pelan. “Gawat nih.” Sopir menjawab dengan tidak sabaran. Di malam yang rasanya hanya saya sendirian tanpa ada bantuan sama sekali. Stop. saya beli karcis sendiri. “Kebelet kencing. segera berhenti!” “Ada apa? Ribut apa? Sekarang sudah di jalan tol. “Saya tidak kenal mereka. pikiran saya menyatu dengan nama Buddha. “Dia satu rombongan.” lalu ‘beng’ terdengar suara pintu bis menutup. di tengah perjalanan naiklah 4 orang pemuda mabuk. kondektur!” Saya berteriak dengan suara lantang. dalam kondisi berbahaya akan memberikan kekuatan yang menakjubkan. Pelan-pelan hati saya mulai tenang. tapi kondektur itu agaknya takut pada mereka. Saat itu juga beberapa pemuda yang lain berdiri dan berteriak. tetapi orang satu itu tidak membiarkan saya keluar. kertemu preman mabuk. “Kebelet sekali. suasana dalam bis kembali 88 / SINAR DHARMA 88 88 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA SINAR DHARMA . segera berhenti. saya tahu yang dapat menolong saya hanya Bodhisattva. 4 pemuda itu berlari serabutan turun dari bis dan hilang ditelan kegelapan malam. saya beranjali dan dalam hati melafalkan nama “Namo Guanshiyin Pusa”. Saya yakin Guanshiyin Pusa (Bodhisattva Avalokitesvara) pasti akan mengabulkan setiap permintaan yang tulus. tiba-tiba terdengar pemuda di sebelah saya berteriak. tidak ada tempat berhenti. saya pulang kerja dan kembali ke kota dengan naik bis malam. Menghadapi situasi seperti ini. setiap orang membawa sekaleng bir. Hati saya sangat cemas. keadaan saya sangat berbahaya. Tapi. Dia melihat sekilas pada saya. Pemuda di sebelah saya berubah sedikit sopan dan segera menyodorkan uang membayar 5 lembar karcis sambil menunjuk saya. pun tidak takut. Plong rasanya beban dalam hati saya. Saya segera berteriak minta bantuan kondektur. kami kenal kok. alih-alih mendengar permintaan saya. “Sopir.” Saya berkata seperti itu dengan tujuan agar kondektur paham akan situasi yang sesungguhnya dan menolong saya. Dalam situasi gawat seperti ini.

akibatnya tidak berani saya bayangkan. asal permohonan itu muncul dari hati yang tulus. dapat menolong penderitaan dunia…” Saya mendapat pertolongan ketika dalam bahaya.Pengalaman Perspektif Dharma menjadi tenang seperti sebelum mereka berempat naik. Guanyin Pusa mengabulkan segala permohonan di segala penjuru. sebelum berangkat saya melafalkan nama Buddha “Namo Guanshiyin Pusa” selama 10 menit. mungkin saya sudah meninggal dilindas roda truk. Ketika itulah. Namo Guanshiyin Pusa!!! Melenyapkan Bahaya Suatu hari di akhir Juli 1998. Dengan melafalkan nama Buddha. kalau saja saya 1 meter maju ke depan. Terima kasih saya panjatkan bagi Guanshiyin Pusa yang maha cinta kasih dan maha welas asih. tepat ketika gelombang angin tipon datang menerjang. sopirnya tidak melihat kalau ada orang melintas di jalan. Kejadian yang tiba-tiba ini membuat saya mengerti. begitu berhenti. Waktu itu saya tidak habis pikir. Angin kencang bercampur hujan lebat datang menerjang dari depan. check kesehatan terakhir juga sehat-sehat saja. tiba-tiba jantung saya berdetak sangat cepat. di jalan tidak ada satu orang pun. Tetapi ketika akan berbelok ke kanan. berjarak tak sampai 1 meter dari roda depan sepeda. melaju dengan kecepatan tinggi di depan saya. karena itu berkenan membagi pengalaman ini pada semua orang yang berjodoh. Seperti yang tercantum dalam ‘Bab Gerbang Universal Guanshiyin Pusa’: “Makhluk hidup yang tercengkeram dalam mara bahaya. setelah itu mengenakan jas hujan dan berangkat dengan mengendarai sepeda. kenapa tiba-tiba jadi bermasalah? Mending berhenti untuk beristirahat sejenak. sangat sulit menarik napas. kekuatan menakjubkan dan bijaksana Guanyin. Bersambung ke edisi berikutnya… SINAR DHARMA 89 SINAR DHARMA / 89 89 89 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA / . jam 10 malam saya berangkat kerja melaksanakan tugas piket malam. penderitaan yang tak terhingga menghimpit badan. Seperti biasanya. gejala sesak dada itu langsung lenyap. tak tahu dari mana muncul sebuah truk. Ketika Anda menghadapi bahaya dan tidak ada orang yang bisa menolong. tepatnya saat mendekati perempatan jalan. pasti tertabrak truk itu. tubuh saya kembali normal. hendaknya dengan setulus hati melafalkan nama Guanyin. saya sangat berterima kasih atas pertolongan Bodhisattva. semuanya masih berjalan normal. semakin menguatkan keyakinan akan ikrar welas asih Guanshiyin Pusa. saya pelan-pelan mengayuh sepeda melawan angin dan hujan. selama ini tidak punya sejarah sakit jantung. Anda akan dapat merasakan kekuatan pertolongan Buddha yang menakjubkan. kejadian ini semakin memperteguh keyakinan saya dalam melafalkan nama Buddha. dada terasa sesak. Aneh sekali. ikrar dan belas kasih-Mu yang membebaskan saya dari mara bahaya. juga tidak terlihat sebuah mobil pun. Kalau bukan karena pertolongan kekuatan Buddha.

tidak mesti harus terikat dengan satu macam cara. namun Sutra Amitabha. Guanzizai). bahkan yang hanya bersujud dan memberikan persembahan sekali saja. bukan hanya di luar jarak ratusan li sudah berbeda. tetapi tetap harus meminjam media nama baru dapat memusatkan pikiran. pahala itu tidak akan habis dalam berkotikoti kalpa. seiring dengan perjalanan waktu dari zaman dahulu hingga sekarang.Dharma Teaching Tanya: Jasa kebajikan melantunkan Sutra ada tertulis jelas di Sutra Intan.” Ini adalah jasa kebajikan melantunkan Sutra Teratai Bagian Pintu Universal Avalokitesvara. Buddha tetap bisa mengerti apa maksudnya. ini adalah nama-nama yang diucapkan Buddha sendiri atau ditetapkan oleh para praktisi di belakang hari. Harus kita ketahui. berarti buah karma pelafalan itu terletak pada ‘pikiran’.. Melantunkan Sutra dan melafalkan nama Buddha. yaitu membaca. bila nama yang dilafalkan oleh para umat berbeda tapi tetap saja mendatangkan mukjizat. metode terjemahan yang berbeda ini ternyata semuanya tetap mendatangkan mukjizat. apa acuan yang dipakai? Jawab: Meski dikatakan terletak pada pikiran bukan pada nama. mereka semua tidak akan mundur dan berpaling dari pencapaian Annuttara Samyak Sambodhi. tak tahu sudah berubah ratusan atau bahkan ribuan kali. memakai suara hati kita untuk mendatangkan mukjizat. Soka Gakkai USA SINAR DHARMA . para lelaki dan wanita bajik ini akan dilindungi oleh semua Buddha.. Sutra Teratai Bagian Pintu Universal Avalokitesvara dan Sutra Hati. Buddha). apa yang menjadi acuan kita dalam melantunkan Sutra-Sutra tersebut setiap harinya sekarang ini? Jawab: Ada berbagai macam cara mempelajari Sutra. menjelaskan makna dan menerapkannya. “Dapat melenyapkan segala dukkha. Bila mencari bunyi ucapan yang tepat. “Jikalau ada orang yang memuja nama Bodhisattva yang banyaknya bagaikan 6200 koti butir pasir Sungai Gangga.” Ini adalah jasa kebajikan melantunkan Sutra Hati. ada yang diterjemahkan berdasarkan bunyi ucapan. ” Ini adalah jasa kebajikan melantunkan Sutra Amitabha. lalu mengucapkannya berdasarkan petunjuk itu. hendaknya memohon bantuan praktisi Sutra untuk mengajarkan pengucapan yang benar. Pahala kebajikan dua orang ini tidak berbeda. kemampuan batin Buddha jauh melampaui kita. tidak menjelaskan mengenai pelantunan Sutra. Sutra Amitabha. itu juga boleh. Sebagai bentuk penghormatan. Sutra Teratai Bagian Pintu Universal Avalokitesvara dan Sutra Hati hanya menyatakan manfaat pelafalan nama Buddha dan pengucapan mantra dharani.. Contoh-contoh di atas tertera jelas dalam Sutra. mengapa dikatakan tidak ada? Tanya: Cara pengucapan di setiap daerah tidak sama (seperti Amituofo/Emituofo. yang mendengar Sutra ini lalu meyakini dan melaksanakannya. 90 / SINAR DHARMA 90 90 / / SINAR SINAR DHARMA DHARMA Rock The Era. serta mendengar nama para Buddha.. Bila bersikeras ingin melantunkannya. Sebab itu. atau terjemahan yang berbeda (seperti Guanshiyin. bahkan dalam daerah yang sama. mengapa dikatakan tidak ada? “. Buddha mengucapkan Dharma dengan satu suara tapi bisa dimengerti oleh semua makhluk yang memiliki beragam jenis bahasa tak terhitung banyaknya. ada pula yang berdasarkan maknanya.. juga menyatakan jasa kebajikan melantunkan Sutra.. bukan pada ‘nama’? Pun terjemahan nama suci para Buddha dan Bodhisattva. Mendengar beragam jenis bahasa tak terhitung banyaknya ini. Jikalau ada orang yang memuja nama Bodhisattva Avalokitesvara. benar dan nyata. fokus utama terletak pada keyakinan. menulis.

Di zaman sekarang apa yang harus dilakukan agar para makhluk hidup dapat mencapai pencerahan? Kalau situasi dan kondisinya tidak sesuai maka sulit mencapai pencerahan. ini faktor kemampuan. praktik para Bodhisattva Mahayana. Praktik Suci. sebab itu mudah menuntun para murid untuk mencapai pencerahan. Tanya: Saya bekerja dengan berpedoman pada hati cinta kasih dan welas asih. sedang Devadatta adalah Praktik Sakit. jangan hiraukan mereka. segala sesuatu yang menakjubkan di alam itu adalah sesuai dengan Ikrar Agung Amitabha. Tanya: Bila semua umat manusia di dunia ini berlatih diri dan mencapai KeBuddhaan. harus bagaimana menghadapi hal ini? Jawab: Ditertawakan oleh orang awam. renungkan secara mendalam. Sedang bagi mereka yang belum melenyapkan kilesa. pasti akan memahaminya. banyak kesalahpahaman tentang hakekat sejati fenomena dharma. Apa bedanya dengan agama Buddha. masih merupakan makhluk awam yang belum mencapai pencerahan. Praktik Sakit. semua ini adakah bedanya dengan kita? Jawab: Wai Dao adalah ajaran di luar agama Buddha. sejak zaman dahulu itu adalah hal yang sulit dihindari. Dua praktik terakhir adalah metode tepat praktis berdasarkan maha cinta kasih dan maha welas asih demi menolong para makhluk hidup. memuja Dewa dan berbuat bajik. saya rasa akan didukung oleh semua orang. Kitab Suci yang dilantunkan oleh Wai Dao. Bersambung ke edisi berikutnya . Praktik Brahma. bahkan mencelakakan Buddha. Buddha Dharma merasuk ke dalam memahami batin sejati. Buah karma yang dihasilkan adalah pahala alam manusia dan dewa bagi yang melakukan perbuatan benar. kemudian berdasarkan ikrar agung welas asih kembali terlahir dalam wujud emanasi. Dua. sebab itu disebut Nei Dao (Jalan Dalam). Tiga. tidak belajar banyak. Satu. seperti yang dijelaskan di atas. Praktik Kebenaran Utama. Bukan karena para makhluk hidup mampu mengetahui diri mereka sesuai dengan pintu Dharma yang mana lalu memilih pintu Dharma yang sesuai itu. apa sebabnya? Jawab: Pernah mendengar praktik terbagi menjadi 5 macam. Tetapi jika berjumpa dengan sebagian kecil orang yang tidak mengerti bahkan mengejek mengatakan itu adalah cinta kasih palsu. juga akan termanifestasi alam seperti alam barat Sukhavati. Tetapi bukan Alam Sukhavati. Tanya: Apa yang dimaksud dengan Wai Dao (Jalan Luar)? Sering mendengar dalam pembabaran Dharma bahwa metode yang diterapkan Wai Dao itu sia-sia saja. sebab itu jawabannya juga hanya merupakan asumsi saja. Wai Dao juga melantunkan Kitab Suci. bila tiba waktunya maka dia akan mampu memilih mana pintu Dharma yang sesuai baginya. Perlu diketahui bahwa segala fenomena dharma tercipta dari batin. Lima. ini adalah faktor ikrar. praktik para Sravakayana. pasti ada satu dari pintu Dharma itu yang sesuai dengan batinnya. meninggalkan kehidupan tumimbal lahir. Bila para makhluk hidup secara garis besar dapat menyatu dengan pintupintu Dharma. praktik para makhluk yang telah mencapai KeBuddhaan. ini tidak sesuai dengan hukum sebab akibat. selanjutnya dunia ini akan menjadi bagaimana? Apakah seperti yang dikatakan dalam Kitab Suci menjadi Alam Sukhavati? Jawab: Pertanyaan yang Anda ajukan tak lebih hanya merupakan asumsi. Tanya: Mengapa Arhat tidak bisa ke sepuluh penjuru alam semesta membahagiakan para makhluk hidup? Apakah karena tidak mengembangkan ikrar seperti itu atau tidak memiliki kemampuan? Jawab: Sravakayana berikrar mencapai Nirvana. sebab itulah mampu membabarkan Dharma berdasarkan situasi dan kondisi yang sesuai.. Jika makhluk hidup di dunia ini berikrar sama seperti Amitabha. maka dunia ini menjadi Tanah Murni Buddha. Kebajikan yang dilakukan adalah kebajikan yang bocor. benarkah demikian? Jawab: Ini adalah karena orang yang membabarkan Dharma memiliki kemampuan melihat akar kebijaksanaan para makhluk hidup. tidak berbeda dengan musuh. sebab itu disebut sebagai perbuatan sia-sia tanpa manfaat. sebab itu disebut Wai Dao (Jalan Luar). jalan sendiri-sendiri. sedang bagi yang melakukan perbuatan buruk akan terlahir di 3 alam menderita menerima penderitaan yang tiada akhir. karena Alam Sukhavati adalah buah dari 48 Ikrar Agung Amitabha.Dharma Teaching Tanya: Di masa lampau Buddha Sakyamuni mengajarkan Dharma berdasarkan situasi dan kondisi yang tepat. Empat. kelahiran Buddha Sakyamuni adalah Praktik Jabang Bayi. Sedang ajaran lain bukan metode yang memahami batin. Tanya: Di masa lampau Devadatta pernah menjadi guru Buddha Sakyamuni (Sutra Lotus). ajarannya tidak dalam.. Praktik Jabang Bayi. SINAR DHARMA 91 SINAR 91 / DHARMA SINAR DHARMA DHARMA / 91 91 SINAR / . bila semua makhluk hidup di dunia ini mencapai KeBuddhaan. praktik melakukan perbuatan jahat menampakkan buah karma buruk saat itu juga. adalah ajaran yang tidak memahami kebenaran sejati. Dewa yang dipuja masih bertumimbal lahir di 6 alam. praktik para Buddha. bukan kebajikan murni. tetapi mengapa dalam kehidupan kali ini malah berbalik menjadi murid Buddha (Sutra Nidana).

Tidaklah sulit menemukan toko kain tenun ‘Qi Xin’ (Tujuh Hati). Wu Wo beranggapan itu adalah perbuatan bajik. seperti ilmu pengobatan. Setiap kali melihat kakek itu. Inilah tujuh hati yang mendasari terbentuknya kebahagiaan batin. Hati Damai dan Hati Jujur. berikrar mempelajari pintu Dharma yang tidak terhitung. Hati Gembira. Begitulah pengamatan Wu Wo selama beberapa hari itu. teknologi. Wu Wo tak tahu apakah dia bisa menang bila bertarung tangan kosong dengan kakek itu. Para tamu gratis itu umumnya membeli kain tenun Qi Xin sewaktu mereka berangkat melanjutkan perjalanan. seperti halnya kaisar juga membutuhkan para penasihat dalam mengatur negerinya.. Tak jelas apa yang mengganjalnya itu. khususnya takut pada ketidakpastian kehidupan ini.” Hua Shen berdiam sejenak sambil menghirup teh Zhuyeqing.Fiksi Buddhis Terkuaknya Misteri Tiga Petapa Sakti Oleh: Fayen … yang terpenting adalah ke arah mana kita akan menuju. mengoptimalkan apa yang kita miliki menjadi keberhasilan masa depan. Buddhisme mengajarkan kita untuk tegar bergantung pada karma bajik kita sendiri. tetapi tidak semua orang memahami Buddhisme. Zhiweidoushu adalah salah satu di antaranya. Hati Lurus. Kakek itu tampaknya bukan sekadar bersenam bersehat ria. 92 / SINAR DHARMA 92 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Selama beberapa hari itu Wu Wo banyak belajar dari tamu lain. Inilah salah satu makna Zhiweidoushu. kakek itu juga mahir dalam ilmu meramal Zhiweidoushu. tetapi untuk bisa hidup dengan baik. “Ada sebuah ucapan: hanya dengan melihat ke belakang baru bisa memahami kehidupan ini. Kita tahu. Di belakang toko terdapat pabrik penyulaman kain yang luas dengan banyak kamar kosong di dalamnya. seorang praktisi Jalan Bodhisattva harus mengembangkan Empat Ikrar Agung: berikrar menolong makhluk hidup yang tidak terhingga. mereka mencari dan membutuhkan petunjuk. bukan kiat penjualan.” Demikianlah penjelasan kakek yang bernama Hua Shen (Tubuh Jelmaan) itu mengenai Zhiweidoushu. tetapi adalah seorang tokoh dunia persilatan dengan tinju Taiji yang mematikan. Hati Lapang. yang jelas bukan soal kalah menang dalam bertarung. akomodasi gratis ini merupakan salah satu kiat penjualan atau pembuktian bahwa kebajikan itu mendatangkan pahala bagi pelakunya. bukan di mana kita sekarang berada. Tanpa diundang Wu Wo berlenggak lenggok mengikuti gerakan si kakek. Entah mana yang benar. Seorang teman Buddhis mengenalkannya sebagai media pengenal sifat dan bakat seseorang. Setiap pagi kakek itu berlatih Taijiquan (Taichi). seorang kakek yang sangat sehat dan gesit. harus melihat ke depan. “Salah satu penderitaan yang dialami oleh makhluk hidup adalah rasa takut. Sebab itu. Hati Bajik. berikrar mencapai Jalan Kebuddhaan yang tidak ada taranya. Hati Tenang. pintu Dharma juga berarti ilmu-ilmu duniawi yang dapat membantu makhluk hidup terbebas dari penderitaan duniawi. Tidak hanya Taiji. Sepertinya pemilik toko ini bukan orang biasa. Ternyata Toko Qi Xin menyediakan akomodasi gratis bagi tamu luar daerah. Wu Wo mendapatkan penginapan gratis. Melihat ke belakang memahami sifat dan bakat kita. ada sesuatu yang mengganjal pikiran Wu Wo. setelah memahami apa itu makna Tujuh Hati. Berkat batu hitam pemberian Yi Xian. Dalam ikrar ketiga. pengetahuan alam. “Saya mengenal Zhiweidoushu karena faktor kebetulan. pemerintahan dan sebagainya. berikrar memutus penderitaan yang tidak ada habisnya. kemudian melihat ke depan mengamati kondisi yang ada. pun tidak semua umat Buddha adalah orang-orang yang telah tegar tak takut pada ketidakpastian masa depan.” Sebuah penjelasan yang indah. meskipun sebenarnya juga bisa digunakan sebagai media melihat keberuntungan..

Yang terpenting adalah. tetapi takutlah kalau ternyata kita tidak pernah memulai hidup ini. tetapi renungkan apa yang telah dan akan kita perbuat dalam umur-umur yang kita lalui itu! Bukan takut kapan hidup kita berakhir. Bagi mereka yang bernasib baik. juga pengingat untuk selalu mengendalikan perbuatan kita. lakukan introspeksi. tetapi juga bagaimana kondisi kesehatan dan keharmonisan keluarga. membuat ramalan palsu demi uang.” Wu Wo baru menyadari. Karena ilmu meramal itu tidak bisa dibuktikan saat peramalan itu berlangsung. Ibaratnya jeruk yang besar tetapi masam rasanya dibandingkan dengan jeruk kecil yang manis. Penegasan bahwa kita kelak pasti akan mencapai pembebasan Nirvana. bukankah ini mudah dijadikan sebagai media penipuan oleh mereka yang tidak bertanggung jawab? Ini adalah pelanggaran mata pencaharian yang benar. tetapi penegasan. Jadi kebahagiaan hidup duniawi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya harta yang dimiliki. teruslah berusaha. kita harus belajar teknik berkomunikasi. mana yang kita pilih?” Kakek Hua Shen melanjutkan penjelasannya dengan penuh kesabaran. khususnya ramalan masa depan. cemas ataupun mengumbar nafsu.” “Singkatnya. mungkin saja hidupnya itu telah berakhir sejak dia dilahirkan. tidak pilih kasih dan tidak bisa disuap. bahkan yang lebih tragis. siapa yang berbuat. tetapi kehidupannya itu sama saja dengan telah berakhir. “Bila memang demikian mulianya penggunaan ilmu ramal. Dalam meramal kita harus kemukakan kebenaran. meskipun dia hidup.”Wu Wo SINAR DHARMA 93 SINAR DHARMA / 93 . mengapa Buddha tidak menganjurkannya?” Wu Wo masih penasaran. juga hubungan dengan keluarga dan pasangan hidup. tetapi juga sebagai media pembuka pintu Buddha Dharma bagi para umat awam. kebajikan apalagi yang bisa kita lakukan dengan Zhiweidoushi?” Wu Wo makin lama makin tertarik. saya selalu jelaskan tentang kebenaran hukum karma atau hukum sebab akibat. dialah yang menerima akibatnya. tidak tahu katakan tidak tahu. itulah yang dituai. “Banyak orang ingin tahu apakah mereka berumur panjang. Hukum sebab akibat itu adil. apa masih perlu ramalan? Saat itu bukan ramalan namanya. sebab itu jangan putus asa. “Hehe. semua akan kembali pada empunya perbuatan itu. Ini tidak kalah menariknya dibanding ketertarikannya pada wushu. Tetapi bagaimana mengucapkan kebenaran itu agar yang bersangkutan tidak semakin putus asa. Kalau nasib mereka jelek. nama atau tujuan tidak benar lainnya. Apa yang diperbuat. ilmu meramal bisa kita gunakan sebagai media pelenyap kecemasan dan ketakutan akan masa depan.Fiksi Buddhis “Saya manfaatkan Zhiweidoushu bukan hanya sekadar sebagai ilmu meramal. “Zhiweidoushu juga bisa melihat potensi atau kondisi kesehatan seseorang. ini adalah pelanggaran sila tidak berbohong.” “Kakek Hua Shen. Entah nasib mereka itu baik atau buruk. ramalan juga merupakan pernyataan kebenaran hukum karma.” “Selain itu. pun tidak membiarkan diri terperosok dalam jebakan nafsu-nafsu duniawi. Orang yang hanya mementingkan diri sendiri. saya ingatkan untuk mengendalikan diri tidak menghamburkan pahala duniawi yang mereka peroleh. Ini juga salah satu motivasi yang sering saya berikan bagi mereka yang hartanya tidak berlimpah ruah namun sehat dan keluarga harmonis. tahu katakan tahu. perbanyak kebajikan dan sucikan pikiran. saya jelaskan bahwa yang terpenting adalah ke arah mana kita akan menuju. kalau bisa menerapkan ajaran para Buddha: jangan berbuat jahat. ini adalah prinsip utama yang tidak boleh dilanggar. ternyata ilmu meramal pun bisa menjadi senjata pamungkas metode praktis efektif memperkenalkan inti ajaran Buddha pada masyarakat awam. Jangan karena berkuasa dan berharta kemudian seenaknya mengumbar nafsu menginjak-injak orang lain. perbaiki hubungan sosial dan lakukan kebajikan. bukan di mana kita sekarang berada. Jawaban saya adalah jangan cemaskan soal panjang pendeknya umur.

itu akan jauh lebih berarti daripada menghamburkannya bagi kenikmatan diri sendiri. alih-alih menanyakan umur panjang. dia tidak akan mati kedinginan. Sebuah kelahiran kembali yang sangat menakjubkan. meski tampaknya harta kita berkurang. tanggal. apakah itu? “Seorang terjatuh ke dalam jurang yang terjal di sebuah malam yang gelap gulita. namun ironisnya mereka enggan mengenal Dharma karena beranggapan yang dibutuhkan adalah bantuan duniawi. Meski ramalan mengatakan berumur panjang. kita telah melepas beban keserakahan pada harta benda. berlatih diri adalah berlatih melepas pada kemelekatan yang menghambat kemajuan spiritual. Ini ibaratnya orang-orang awam yang tidak tahu apa yang harus diperbuat dalam hidup mereka. bahkan kelima jari tangan pun tidak bisa dilihatnya. Ibaratnya sebuah pelita.” 94 / SINAR DHARMA 94 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . tetapi kalau dia berpola hidup tidak sehat. melainkan berapa banyak makhluk yang telah berhasil kita bantu agar berbahagia. Mereka hanya tahu di mana sekarang berada. Sedang makna sebuah kehidupan bukan terletak pada panjang pendeknya umur. apa masih bisa menyala? Sebab itu. akan berbau dan menjadi sarang penyakit.” Wu Wo benar-benar takjub. namun tingkah laku kehidupan kali ini juga sangat menentukan panjang usia seseorang. namun bagaimana dengan orangorang yang makmur secara duniawi?” Untuk pertama kalinya Wu Wo bertanya. Kakek satu ini bukan saja jago kungfu dan ahli ramal. Asal berani melompat turun. bukan umur panjang melainkan peti mati panjang yang didapatkannya. tetapi dia tetap tidak bisa meraba. kalau menanyakan umur panjang. namun untungnya dia tersangkut di dahan sebuah pohon. kita menanam di ladang kebahagiaan yang akan berbuah dengan berlimpahnya harta duniawi dalam kehidupan ini atau akan datang.” Hua Shen berhenti sejenak sambil menatap Wu Wo. “Kolam atau danau yang airnya tidak mengalir. beliau juga tidak asing dengan intisari ajaran Buddha. Secara spiritual. tetapi tidak tahu ke arah mana harus menuju. Tentang berdana. Ketidakpastian itu mendorongnya untuk tidak berbuat apa-apa menunggu hingga hari esok. Sudah tentu. biasa kita kenal dengan nama Ba Zi (Delapan Aksara). Jangan lupa. Orang-orang ini membutuhkan Buddha Dharma. tapi bisa juga itu adalah pohon yang tumbuh di sisi tebing yang terjal dan tinggi. Demikian pula harta benda. Esok harinya penduduk setempat menemukan tubuhnya yang mati kedinginan di sebuah dahan pohon besar yang rindang di dasar jurang. mungkin mudah untuk berbagi Dharma yang mulia pada mereka itu. bulan. tetapi yang terjadi adalah sebaliknya. Sebuah kelahiran kembali yang disertai berkumandangnya ikrar untuk memulai hidup baru. ternyata juga seorang filosof. Mungkin saja itu adalah pohon yang tumbuh di dasar jurang. Sesuatu yang mengganjal itu kembali muncul di benak Wu Wo. Jadi. Semestinya hari itulah baru benar-benar hari kelahiran Wu Wo. Sumbu pelita adalah umur yang bisa dinikmati. meningkatkan nilai kehidupan adalah jauh lebih penting. perpaduan ini adalah manifestasi buah karma kehidupan masa lalu. ramalan itu bisa meleset. kebencian tidak ingin menolong orang yang tidak kita sukai dan kebodohan batin yang menganggap berdana adalah perbuatan orang bodoh.” “Bagi mereka yang memang membutuhkan bantuan petunjuk. Air yang mengalir adalah sumber kehidupan yang memberi manfaat bagi banyak makhluk. Wu Wo bagaikan dilahirkan kembali. Secara duniawi. Kegelapan yang pekat. bukan spiritual. kalau tanpa minyak. sebagai orang awam kita tidak tahu siapa yang akan datang lebih dulu. tahun kelahiran) dengan Batang Langit dan Cabang Bumi. karena ramalan itu dihitung berdasarkan perpaduan 4 Tiang (jam. membuat dia tidak tahu masih berapa tinggi dia terpisah dari dasar jurang. karena pada hari itulah dia baru benar-benar menyadari makna dan nilai kehidupan. “Sebenarnya. Meski pelita itu masih bersumbu panjang. Saat itulah saya manfaatkan Zhiweidoushu sebagai pembuka pintu Dharma bagi orang-orang itu. Gunakan harta itu untuk kegiatan ekonomi yang bermanfaat atau berdana bagi yang benar-benar membutuhkan. hari esok atau kematian? Nilai sebuah kehidupan bukan terletak pada berapa banyak keberhasilan kita. hanya menunggu hingga utusan Raja Yama datang menjemput. “Ada sebuah kisah.Fiksi Buddhis semakin terkesima. sering saya katakan. melainkan cepat lambatnya kita menyadari nilai kehidupan itu. minyak adalah kondisi pendukung kehidupan.

Kalau ada yang menyukai sesuatu yang bersifat spiritual. konsentrasi. apalah arti sebuah nama. hanya satu yang masih perlu kau tempa. informasi ini hanya untuk dirimu. hanya ada satu cara. Namun meski menjelma entah berapa banyak. “Tatapan mata Anda membongkar rahasia itu. Memang benar saya adalah Yi Xian. Nama-nama ini hanya menambah beban kesombongan. Sekonyong-konyong. Sedang Hua Shen muncul untuk menyelesaikan masalah yang membutuhkan ilmu kungfu atau kesehatan jasmani. kau sudah memiliki tingkatan yang bagus.Fiksi Buddhis Mengatakan kakek ini tidak asing dengan intisari ajaran Buddha adalah kurang tepat. tata rias dan dialek yang berbeda. bagaimana kau tahu? Selama ini tidak pernah ada yang bisa membongkar rahasia ini. Namun semua itu tidak bisa membohongi dirimu. saya tidak mempunyai kekuatan batin yang bisa membagi beberapa tubuh. bukan karena saya bagaimana hebat. tapi sampai hari ini yang muncul hanya Kakek Hua Shen. dari empunya nama Tiga Petapa Sakti. itu bagian Xiang Xian. tapi tatapan mata itu tetap sama. Namun. hahaha. tatapan itu. “Ini pertanyaan atau pernyataan? Hm. Yi Xian (Petapa Tabib) dan Xiang Xian (Petapa Peramal) adalah satu orang. Satu menjelma begitu banyak demi kebahagiaan semua makhluk. Wu Wo menatap Kakek Hua Shen dengan penuh kekaguman.” Ternyata praktisi sejati tidak harus selalu tampil dalam wujud keagamaan.” “Tidak sia-sia saya menghabiskan begitu banyak waktu denganmu.” Sekarang balik kakek itu yang merasa kagum. sebuah cara yang sama dalam membuktikan kebenaran Buddha Dharma. melainkan alam bawah sadar yang memberitahu saya. Tatapan mata. Tiga Petapa Sakti. Saya sudah memiliki banyak nama duniawi yang cukup mentereng. Yang bingung dalam menghadapi masalah hidup. tatapan itu. kenalkah Anda dengan Yi Xian?” Kakek itu agaknya bisa membaca apa yang terlintas dalam pikiran Wu Wo. saat itulah tubuh jelmaan saya akan muncul.” “Laoqianbei. “Sebenarnya saya adalah pemilik Toko Qi Xin ini. semua itu hanya satu saja. benar juga. Itupun juga bukan karena hasil pengamatan. yang ternyata adalah Paman Yi sendiri. Kalau ditambah dengan Hua Shen dan lain sebagainya. Untuk membuktikan kebenaran ilmu meramal itu. Selama itu dia banyak belajar.” “Hm. yaitu rajin melatih dan mempraktikkannya.” Selama beberapa bulan Wu Wo menetap di Xikang. Wu Wo. Bagi mereka yang menderita sakit.” “Haha. Hehe. tetapi itu karena Laoqianbei memberi saya kesempatan untuk bertatap muka dan berbicara begitu lama. Hehe. jadi muncul dengan nama samaran.” “Laoqianbei. Siapa tahu mungkin ilmu itu kelak juga bisa digunakannya untuk membimbing para umat memasuki Jalan Dharma? SINAR DHARMA 95 SINAR DHARMA / 95 . “Untuk pertama kalinya saya terpaksa mengaku kalah dan harus mengungkap rahasia Tiga Petapa Sakti. Wu Wo. Teruslah berlatih. Seperti yang dikatakan dalam Sutra Saddharmapundarika. itu seharusnya bagian Xiang Xian. anak muda yang cerdas. Jangan lupa. Bodhisattva Avalokitesvara tampil dalam berbagai wujud yang sesuai dalam menolong makhluk hidup yang menderita. hahaha…” “Paman Yi mengatakan akan mengenalkan saya kepada Paman Xiang. menyerahkannya kepada Yi Xian alias Hua Shen. sambil tersenyum beliau menjawab. Jangan-jangan…” Wu Wo tidak menutup ucapannya. ya tatapan mata itu tidak bisa membohongi mereka yang cermat hati. Lain kali harus pakai alat khusus untuk menutupi mata ini. Yi Xian yang akan menolongnya. khususnya dalam ilmu meramal. Wu Wo pasti akan menjaga kerahasiaan ini. jelaslah sudah apa yang mengganjalnya selama ini. itu baru benar. paras wajah boleh berubah. aksen boleh berganti. tidak hanya tiga orang. saya tak tahu harus bagaimana menyebut nama Anda. “Kakek. sudahlah jangan menambah kekotoran batin yang saya miliki. maka Shan Xian muncul untuk membimbingnya menuju Jalan Dharma. Saya sering menghilang beberapa waktu dengan alasan berdagang ke luar daerah. sebenarnya Shan Xian (Petapa Gunung). Hari ini adalah untuk pertama kalinya Hua Shen muncul dengan penjelasan tentang Zhiweidoushu. Mahir.

Malam itu juga. Kebetulan sekali suatu ketika suaminya ditugaskan menjadi duta di negara tetangga. Tiba di wilayah negara asing. melihat di bawah pohon ada pil menyenangkan. tidak memiliki inti sejati. melihat para penyamun meninggal di bawah pohon. PERUMPAMAAN RUMOR RUMAH KUNO ADA HANTU JAHAT Dahulu kala ada sebuah rumah kuno. saat itu orang pertama yang lebih dulu masuk mengira hantu yang akan masuk. Kemudian ada orang lain yang merasa dirinya lebih berani daripada orang yang sebelumnya. Oleh karena melarikan diri tiada henti. Begitu mereka dapat memandang jelas satu sama lain. 65. “Saya ingin memasuki rumah ini dan tinggal semalam di dalamnya. mereka sangat haus dan lapar.” Si suami menuruti ucapan istrinya. lalu menyerahkan 96 / SINAR DHARMA 96 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . malam telah tiba. karena takut akan serangan hewan buas. dalam perjalanan bisa saja kekurangan makanan. “Saya adalah orang negara tetangga. dia naik ke atas pohon. Demikian juga orang-orang awam di dunia ini. Waktu itu raja dengan para pasukan yang mengikuti jejak-jejak kuda curian datang menyusul dan bertemu dengannya di tengah perjalanan. saat merasa lapar baru ambil dan makan. sebab itu juga ingin masuk ke rumah itu. mana ada aku yang sejati? Namun orang-orang di dunia ini bersikeras menganggap pandangannya benar sedang pandangan orang lain salah. 500 orang penyamun sekarang ini semuanya tewas di bawah sebuah pohon. membuat pil beracun untuk membunuh suaminya. Segala hal adalah perpaduan sementara dari sebab dan kondisi. tidak menyukai suaminya. Pagi harinya. Suatu ketika ada seseorang yang menyebut dirinya sebagai seorang pemberani. dia berkata. PERUMPAMAAN LIMA RATUS PIL MENYENANGKAN Dahulu kala ada seorang wanita yang suka menyeleweng. Dia mendorong pintu ingin masuk ke dalam rumah. belum sempat memakan pil itu. lalu menggiring kuda-kuda itu berangkat menuju kota raja. Di tengah perjalanan berjumpa dengan para penyamun lalu bertarung dengan mereka. Setiap kali memikirkan cara untuk mencelakakan suaminya. juga mendengar bahwa rumah itu sering diganggu hantu jahat. 500 orang penyamun mencuri 500 ekor kuda dan permata milik raja negara itu. orang-orang mengatakan di rumah itu sering terlihat hantu jahat. para penyamun itu mengambilnya dan setiap orang memakan satu pil. ini pemberian dari saya untukmu. sebab itu segera mendorong pintu menahannya agar tidak masuk rumah. Tetapi berbagai macam cara itu tidak pernah ada kesempatan untuk dilaksanakan. baru tahu kalau masing-masing bukanlah hantu. nafsu birahinya menggebu-gebu. Dia membenahi pelana kuda dan permata. Racun itu sangat dahsyat. Dia membohongi suaminya. bila dipilah dan dianalisis satu demi satu. Ketika kamu berjalan meninggalkan wilayah negara ini tiba di wilayah negara asing. 500 orang penyamun itu tewas keracunan seketika itu juga. Dia bermalam di sebuah hutan. Saya membuat 500 pil menyenangkan. tiba dan beristirahat di bawah pohon itu. Dua orang itu saling adu kekuatan hingga fajar menyingsing. masing-masing bersikukuh tiada bedanya seperti halnya dua orang tersebut di atas. Wanita itu diam-diam memikirkan rencana jahat. Raja bertanya. lelaki di atas pohon itu menusuk dan memanah mayat-mayat itu agar terlihat para penyamun itu terbunuh olehnya dalam sebuah pertarungan.” Dia kemudian memasuki rumah itu dan tidur di dalamnya. gunakan sebagai bekal makanan kering. “Sekarang kamu akan bepergian jauh menjadi duta. namun pil menyenangkan lupa tertinggal di bawah pohon. semua orang menjadi takut tidak berani bermalam di rumah itu. Sebab itulah saya mendapatkan kuda-kuda dan permata. Sedang orang yang kedua mengira orang pertama adalah hantu.Dharma Teaching 64. “Kamu siapa? Kuda dapat dari mana?” Orang itu menjawab.

ternyata benar apa yang dikatakan orang itu. pedang di tangannya terlepas dan jatuh tepat ke dalam mulut singa. Kepada semua orang dia berkata. Orang itu meloncat-loncat gembira.” Raja segera mengirim utusan menuju tempat itu. Baru belajar sedikit tentang teknik-teknik meditasi. tidak ada yang berani menerima tantangannya. Membunuh para penyamun ibaratnya mencapai tingkatan Sotapanna yang telah menebas lima nafsu dan berbagai macam kilesa. Kalau dana yang tidak murni saja bisa menjadi hal yang menakjubkan. menghitung hembusan napas dan merenungkan betapa kotornya tubuh manusia. Ketika tiba di tempat pusaran air yang deras. Jika tidak percaya. Orang dari tempat jauh yang dilanda rasa takut ibaratnya si lemah yang berhasil menundukkan si kuat. menganggap segala fenomena dharma adalah nyata tanpa memahami makna sunyata. Misalnya. Singa itu seketika itu juga mati tertancap pedang. Meski mampu menghafalkan isi Sutra namun tidak memahami makna yang tersirat di dalamnya. kirim utusan menuju tempat saya membunuh para penyamun itu dan memeriksa kondisi luka mereka. memberinya banyak harta permata. arus gelombang balik dan batu karang. melontarkan pujian bahwa hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. sang singa mengaum dan menerkam. apalagi kalau dana itu diberikan dengan hati yang bajik dan penuh kesukacitaan. memangsa para pelintas dan menyebabkan jalur lalu lintas terputus. Membunuh singa ibaratnya membasmi Mara. Berhasil melenyapkan kilesa dan menundukkan Mara.Dharma Teaching kepada raja. mereka berucap pada raja. orang dari tempat jauh itu memberanikan diri pergi menuju tempat singa itu berada. Sebab itu hendaknya rajin berdana di dalam ladang kebahagiaan. lalu secara ngawur mengajarkan teknik-teknik meditasi yang tidak benar sehingga umat yang datang berlatih menjadi kacau dan kehilangan batin sejati. Demikian juga orang-orang awam di dunia ini. Putra hartawan kemudian menggantikannya. dia berteriak.” Seusai berunding. Seluruh pedagang di dalam kapal mati tenggelam. tetapi tidak memperoleh hasil sama sekali. Raja lalu menganugerahinya dengan hadiah yang berlipat dan para penduduk mengelu-elukannya. Raja mengutus sang suami menjadi duta ibaratnya teman baik yang menuntun pada jalan Dharma yang benar. namun mengatakan dirinya memahami teknik-teknik meditasi. Raja sangat gembira. Orang itu takut dan panik. ketika menghadapi pusaran air. Mendengar itu. Bertemu dengan raja negara tetangga ibaratnya berjumpa dengan suciwan. kemudian berjumpa dengan teman yang baik. Orang itu ketakutan. ini baru benar-benar luar biasa. segera kembali melapor kepada raja. bagaimana bisa tibatiba mendapatkan penghormatan yang kelewat batas. jangan terlalu mempercayainya. Melihat orang itu. menugaskannya membunuh singa. Beberapa waktu kemudian. tak terkalahkan. dana itu berubah menjadi buah karma yang luar biasa. bagaimana seharusnya mengendalikan kemudi. Pil kegembiraan yang dibuat oleh wanita ibaratnya pemberian dana tidak murni yang mengharapkan pamrih. Pergi ke negara lain ibaratnya terlahir di alam dewa. Setelah berada di lautan lepas. Sama seperti orang dungu itu yang membuat semua orang mati tenggelam di dasar laut. “Dia datang dari tempat yang jauh. “Orang yang datang dari tempat jauh itu menyebut dirinya pemberani dan perkasa. Dengan mulut terbuka. Tentang berbagai macam metode meditasi. dengan sendirinya mendapat hadiah mencapai tingkatan Arhat. PERUMPAMAAN MENGEMUDIKAN KAPAL HANYA SECARA TEORI SAJA Dahulu kala ada putra seorang hartawan bersama-sama dengan sekelompok pedagang berlayar mencari harta karun di dasar laut. Meski berlatih selama bertahun-tahun. Sekembali ke kota raja. harus begini menjaga posisi lurus. “Siapa yang punya keberanian untuk beradu dengan saya. harus begini mengendalikan kemudi. Dana yang pada mulanya tidak murni. saya tahu semua. segera memanjat pohon. raja segera memberi pedang dan tombak kepada orang itu. “Teknik berlayar di lautan. 66. Para menteri lama berunding membicarakan masalah ini. sebenarnya tidak mengerti. Orang asing yang menantang para menteri ibaratnya ajaran lain yang tidak berani menghadapi Buddha Dharma.” Semua orang percaya pada ucapannya. Kapal berputarputar di dalam pusaran air. seekor singa buas muncul di pinggiran wilayah negara itu. singa itu mendongakkan kepala melihat ke atas pohon. mereka berpandangan. Menerima titah raja. tak berselang lama pengemudi kapal jatuh sakit dan sekonyong-konyong meninggal. kalau saja kali ini dia dapat membunuh singa itu melenyapkan bencana bagi negara. tidak bisa bergerak maju menuju tempat harta karun. orang dari tempat jauh itu berkata.” Para menteri lama tertegun. mereka melaporkannya kepada raja. juga menghibahkan sebidang wilayah untuk ditempatinya. mari kita ke tanah lapang untuk bertarung dengan saya. bagaimana seharusnya menjaga posisi lurus dan bagaimana seharusnya menghentikan kapal. bahkan gelar bangsawan yang didapatkannya lebih tinggi daripada banyak menteri lama?” Mendengar itu. raja segera menganugerahkan gelar bangsawan yang sangat tinggi. Para menteri kerajaan yang lama merasa iri. Putra hartawan ini sangat memahami teknik mengemudikan kapal di lautan lepas. SINAR DHARMA 97 SINAR DHARMA / 97 . Para menteri lama yang iri hari ibaratnya penganut ajaran lain yang memungkiri arif bijaksanawan yang telah melenyapkan kilesa dan lima nafsu.

“Ada lima kotoran pikiran: 1. Digha Nikaya ) 5. Kehidupan yang bermakna. ia merasakan kenikmatan yang bukan bersifat duniawi.” ( Samannaphala Sutta. 4.” ( Samannaphala Sutta. Setelah berobat dan mendapat perawatan yang tepat. maka ia merasa tidak nyaman seperti berhutang. Majjhima Nikaya ) Tanya Jawab Buddhisme Umum 98 / SINAR DHARMA 98 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Kebencian / rasa tidak suka dan niat jahat 3. Sutta Nipata ) Surga jauh lebih banyak lagi. dan ia sembuh total. jika lima kotoran pikiran bisa dihilangkan. Kebahagiaan muncul dalam dirinya. Digha Nikaya ) 2. Kekhawatiran / kegelisahan 5. Dewa / Surga. atau setidaknya dikurangi sampai batas aman. dan usahanya berhasil. maka ia merasa seolah-olah terbebas dari hutang. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran dalam dirinya. Sutta Nipata ) 4. tapi sekarang saya terbebas dari hutang dan hidup sejahtera.Dharma Teaching 1. ( Majima Nikaya 129–130. Begini sajakah hidup ini? Mengapa kehidupan sepertinya kurang berarti? Jawab: Jika seseorang sehat dan cukup harta. 2.” ( Vijaya Sutta. kemungkinan orang itu pikirannya terlalu kotor. Orang menjadi tinggi derajatnya karena perbuatan baik. Binatang.” Maka ia akan merasa bahagia mengingat hal ini. tidak nafsu makan. pikirannya menjadi tenang dan terpusat. Keraguan pada hal-hal yang baik dan bermanfaat. seolah-olah terbebas dari sakit parah. 3. Bagaikan seseorang yang sakit parah. 3. Digha Nikaya ) Cara membersihkan kotoran pikiran salah satunya adalah dengan mengawasi pikiran itu sendiri secara terus menerus ( Anguttara Nikaya 76 ). membangun sebuah keluarga. Jadi Buddhisme punya surga dan neraka? Karena setahu saya cuma ada reinkarnasi jadi manusia lagi. Demikian pula selama lima kotoran pikiran ini masih ada. Jika ada orang yang membanggakan tubuhnya (apakah lebih cakep atau lebih atletis) dan merendahkan orang lain. Manusia. Digha Nikaya ). Jawab: Ya. tapi merasa hidupnya kurang bahagia atau membosankan. tapi sekarang sudah sembuh dan tubuh saya terasa nyaman kembali. ( Saleyyaka Sutta. Sutta Nipata ) “Orang menjadi rendah derajatnya karena perbuatan buruk. merasa seperti sakit.” Maka ia merasa bahagia mengingat hal ini. Perbedaan nyata antar manusia hanyalah dalam perbuatan. sehingga ia bisa mengembalikan pinjamannya. Buddha membuat perumpamaan berikut: “Bagaikan seseorang yang berhutang untuk modal usaha. Hantu. Lalu ia berpikir: “Sebelumnya saya berhutang. bahkan Buddhisme punya versi yang lebih lengkap. Apakah Buddhisme menganggap satu ras lebih unggul dibandingkan ras yang lain? Jawab: Perbedaan ras kurang penting. Neraka ada lebih dari satu jenis. Lalu ia berpikir: “Sebelumnya saya sakit. Bahkan keuntungannya cukup untuk menikah. Tetapi setelah lima kotoran ini bisa dihilangkan. nafsu makannya kembali normal. Ke mana orang setelah mati? Jawab: Kemungkinannya ada lima alam: 1. mencermati halhal apa saja yang dipikirkan ( Mahasatipathana Sutta. Vasettha Sutta ) “Tubuh manusia dipenuhi kotoran. kalaupun ada perbedaan tidaklah kentara.” ( Sutta Nipata. Neraka. Kemalasan / keengganan 4. apa dan bagaimana? Jawab: Hidup akan bahagia dan bermakna. 5. kesehatannya berangsur pulih. Ini berbeda dengan binatang yang memang ada banyak jenis dengan perbedaan yang bisa sangat mencolok. Kokalika Sutta.” ( Vasala Sutta. Nafsu keduniawian / keserakahan / rasa suka yang terikat menggilai sesuatu 2. ( Sangiti Sutta. seperti kata Buddha: “Manusia secara fisik mirip satu sama lainnya. badannya lemah dan menderita.

Dharma Teaching

6. Apa Buddhisme menganggap surga dan neraka itu kekal? Jawab: Tidak. Ada sabda Buddha yang sangat terkenal dan dijadikan semboyan bagi umat Buddha, yaitu: “Sabbhe Sankhara Anicca”, artinya: “Segala sesuatu yang berkondisi adalah bersifat tidak kekal.”( Mahaparinibbana Sutta, 6-7, Digha Nikaya ). Ini juga termasuk surga ( Anguttara Nikaya X, 29 ). Memang ada surga dan neraka tertentu yang masa hidup para penghuninya sangat panjang, sehingga wajar timbul persepsi bahwa kehidupan di sana kekal. ( Kokalika Sutta – Sutta Nipata, Brahmanimantanika Sutta – Majjhima Nikaya ) 7. Apa itu karma? Jawab: “Niat / pikiran pencetus, itulah yang disebut karma. Berdasarkan niat, baru seseorang melakukan suatu tindakan melalui tubuh, ucapan dan pikiran.” ( Anguttara Nikaya 6 – 131 ) Jika suatu tindakan terjadi secara tidak sengaja, atau tidak didahului oleh niat, maka itu bukan karma. Tidak akan menimbulkan akibat karma di masa depan. Misal: Jika ada orang yang secara tidak sengaja menabrak orang lain sampai tewas, maka orang ini akan dipenjara. Ini adalah akibat duniawi, bukan akibat karma. 8. Kalau nasib seseorang tergantung pada karma masa lampau, lantas apa peran serta Tuhan? Jawab: Nasib seseorang tidak sepenuhnya tergantung pada karma masa lalu / takdir. Karena jika seandainya benar seperti itu, tentulah rasa sakit yang timbul karena dengan sengaja melukai diri sendiri, juga merupakan bagian dari takdir. ( Anguttara Nikaya 3–35 ) Konteks pertanyaan ini tidak relevan diajukan karena Buddhisme memiliki konsep Ketuhanan yang berbeda dengan ajaran lain. 9. Kalau begitu, bagaimana konsep Ketuhanan menurut Buddhisme? Monotheisme, polytheisme, atau apa? Jawab: “Ada sesuatu yang tidak dilahirkan (Ajatam), yang tidak menjelma (Abhutam), yang tidak berbentuk (Akatam), yang mutlak (Asankhatam).” ( Udana 8, 3 ) 10. Apakah Buddhisme mempercayai adanya kiamat? Jawab: “Suatu saat, bumi ini akan habis terbakar api matahari, tapi itu bukanlah akhir.” ( Gaddula Sutta, Samyutta Nikaya )

Lanjut ke halaman 101....
11. Siapakah teman sejatiku? Jawab: “Seseorang patut dijadikan sahabat bila ia memiliki tujuh hal berikut: Dia bisa memberikan sesuatu yang biasanya sulit diberikan oleh orang lain. Dia bisa melakukan sesuatu yang biasanya sulit dilakukan oleh orang lain. Dia dengan sabar bisa menahan hal-hal yang tidak menyenangkan dan membebani. Dia memberitahukan rahasianya kepadamu. Dia menjaga rahasiamu. Dia tidak meninggalkan orang lain dalam kesulitan. Dia tidak menghina orang lain atau menertawakan kemalangan orang lain. ( Anguttara Nikaya 7–141 ) 12. Saya dengar Buddha sebelumnya adalah seorang Pangeran, dan meninggalkan keluarga dan kerajaanNya untuk pergi bertapa. Beliau sungguh egois. Jawab: Tidak. Justru sebaliknya, Jika Beliau tetap tinggal di istana untuk mengurus keluarga dan kerajaanNya, itu baru egois. Beliau pergi mengembara untuk mencari obat penderitaan ( Ariyapariyesana Sutta, Majjhima Nikaya ), berdasarkan kasih sayang pada semua makhluk ( Anguttara Nikaya 1–8 ). Toh Beliau pergi untuk sementara, setelah jadi Buddha, Beliau kembali lagi, dan pada akhirnya, seluruh anggota keluargaNya mencapai kesucian tertinggi, bebas dari penderitaan. Hal ini tidak akan terjadi jika Beliau tetap tinggal mengurus keluarga.

SINAR DHARMA

99

SINAR DHARMA / 99

Sudut Peristiwa - Organisasi Buddhis

Orientasi Buddha Dhamma (OBD) yang telah masuk ke tahun 24 diadakan tanggal 9-11 Desember 2011 di Vihara Samaggi Viriya, Malang. OBD merupakan acara unggulan yang rutin diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Buddhis Malang (KMBM) setiap tahunnya. OBD 24 dengan tema “Bersama dalam Kasih Dhamma” ini diikuti oleh 14 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa/i Buddhis Malang serta siswa SMA. Selama 3 hari 2 malam para peserta dibina dengan materi-materi Dhamma serta games menarik yang meningkatkan rasa persaudaraan dan kemampuan leadership peserta. Hari pertama, Jumat, sore sekitar pukul 5, para peserta mulai berdatangan dan mengisi registrasi. Setelah itu ada kebaktian bersama sebagai acara pembukaan dan peresmian OBD 24 dengan acara pengguntingan pita. Sebelum masuk ke sesi materi pertama, peserta dan panitia makan malam bersama. Memasuki materi pertama, peserta diperkenalkan dengan sejarah organisasi KMBM. Materi ini dbawakan oleh alumni KMBM yang biasa disapa akrab Ko Kusuma. Selanjutnya para peserta diajak untuk berlatih konsentrasi sejenak dengan bermeditasi oleh Ko Andy Wijaya yang dikenal piawai dalam membimbing dan melatih meditasi di vihara. Para peserta awalnya terlihat sedikit bingung dengan penjelasan teori meditasi, namun ketika memasuki sesi praktik para peserta langsung bersemangat. Setelah 2 sesi materi yang menuntut pemikiran serius, hari pertama ditutup dengan game fashion koran. Game yang sangat mengandalkan kreativitas ini membuat para peserta semakin akrab karena membutuhkan kerja sama dalam mendesain busana dari koran. Para peserta terlihat sangat antusias, alhasil muncullah busana-busana unik dan lucu hasil rancangan mereka. Hari kedua, Sabtu, para peserta dibangunkan dan langsung berolahraga pagi ala tentara yang dipimpin oleh panitia. Bukan berarti olahraga ini keras, namun karena panitia yang memimpin olahraga ini semangatnya sangat tinggi membuat peserta juga menjadi bersemangat. Alhasil mereka lari pagi sambil teriakteriak ala tentara. Setelah olahraga, makan pagi, dan bersih diri, para peserta mengikuti materi sesi pertama mengenai Konsep Ketuhanan menurut Pandangan Buddhis yang dibawakan oleh YM Bhikkhu Tejapunno. Penyampaian materi oleh Bhante sangat menarik dan terbuka sehingga para peserta tidak segan untuk bertanya banyak hal. Kemudian acara dilanjutkan dengan materi sesi dua, yaitu debat. Para peserta diberikan kasus yang lagi in yaitu seputar kos campur (kos cowok dan cewek jadi satu). Debat ini juga berlangsung seru karena antara tim pro dan kontra masing-masing memiliki argumen yang kuat. Setelah debat usai para peserta

100 / SINAR DHARMA 100 / / SINAR SINAR DHARMA 100 DHARMA SINAR DHARMA / 100

SINAR DHARMA

Dari halaman 99....
13. Apakah dengan menjadi bhikkhu / petapa berarti melanggar kodrat manusia, maksudnya tidak menikah / hidup selibat? Jawab: Itu bukan kodrat manusia, manusia dikodratkan untuk menjadi tua, sakit dan mati. Penderitaan ini hanya dapat diakhiri dengan memutus siklus kehidupan dan kematian (Samsara). Siklus samsara baru akan terputus jika mencapai pencerahan / kesucian tertinggi. (Lihat hukum Pattica Samupada, atau sebab awal yang saling bergantungan di Mahanidana Sutta, Digha Nikaya). Dengan menjadi bhikkhu / petapa, berarti seseorang mengabdikan seluruh hidupnya guna mencapai tujuan ini. “Kehidupan duniawi penuh noda dan ikatan, sedangkan kehidupan petapa adalah bersih dan bebas dari ikatan. Sangat sulit untuk mencapai kesucian jika tetap hidup berumah tangga. Bagaimana jika saya meninggalkan keduniawian untuk menjadi petapa?” ( Samanaphala Sutta 41, Digha Nikaya ) Kehidupan petapa sangatlah kondusif untuk mencapai kesucian. 14. Tapi jadi bhikkhu kan harus mengemis makanan? Rendah amat. Jawab: “Bhikkhu dilarang meminta makanan dari masyarakat atau orang yang tidak memiliki hubungan kekeluargaan dengannya.”

Dharma Teaching
Peraturan ini dibuat oleh Buddha sendiri, dan tercantum dalam kitab Vinaya Pitaka. ... Hal ini dapat dimengerti karena seorang bhikkhu tidak boleh meminta makanan kepada orang lain (kecuali dalam keadaan sakit) – sebaliknya hanya menerima apa yang diberikan tanpa membeda-bedakan. Kebiasaan bhikkhu adalah menerima apa saja yang diberikan oleh umat sesuai dengan apa yang dimiliki oleh umat tersebut sehingga tidak menyulitkan umat. Jika anda melihat bhikkhu berjalan mengumpulkan persembahan makanan, itu adalah untuk mempermudah dirinya sendiri mendapatkan makan, dan mempermudah orang lain melakukan kebajikan. Hampir semua petapa dan pendeta dari aliran manapun hidupnya bergantung dari persembahan masyarakat, baik secara langsung (menerima makanan, pakaian, obat dan tempat tinggal), maupun secara tidak langsung (menerima uang). 15. Bagaimana sikap umat Buddha jika agamanya dihina? Jawab: “Para bhikkhu, jika ada yang menghina Saya (Buddha), Dhamma (Ajaran Buddha), atau Sangha (Perhimpunan Para Bhikkhu), maka kalian tidak boleh marah, atau merasa terganggu. Karena jika kalian sampai marah, maka kalian tidak akan bisa berpikir jernih. Yang harus kalian lakukan adalah memberikan penjelasan dengan baik, bahwasanya tuduhan yang mereka lontarkan itu tidak benar.” ( Brahmajala Sutta 1.5, Digha Nikaya ) juga merupakan bagian dari rangkaian acara OBD dengan tujuan agar peserta dapat mempraktikkan kegiatan berdana kepada anggota Sangha. Kemudian acara dilanjutkan dengan materi terakhir mengenai Leadership oleh Ko Duddy. Materi dikemas dan dibawakan dengan sangat menarik oleh Ko Duddy sehingga membuat peserta mengikuti dengan semangat. Setelah materi terakhir, panitia membagikan sertifikat sebagai tanda welcome di KMBM. Acara ditutup dengan kesan-pesan peserta. Walau banyak yang menyayangkan jumlah peserta yang tergolong sedikit, namun dari segi kualitas acara sangatlah memuaskan. Terbukti dari ikatan yang terjalin erat antar peserta serta panitia selama 3 hari 2 malam bersama, bersama dalam kasih Dhamma. (Rini Anastasia Salim)

diajak berisitirahat sebentar lalu dilanjutkan game bersama panitia sambil menunggu peserta dari SMA. Ketika peserta SMA datang, para peserta langsung dibagi dalam beberapa kelompok baru untuk menyiapkan diri mengikuti acara kreativitas malam harinya. Sekitar pukul 8 malam setelah peserta selesai makan dan bersih diri, materi ketiga dimulai. Materi yang dibawakan oleh Ko Aditya ini mengenai Kasih Sayang kepada Orang Tua. Peserta diajak untuk lebih menyadari mengenai kasih orang tua yang tiada batasnya. Peserta juga diminta untuk menelpon dan mengutarakan rasa sayang mereka kepada orang tua. Materi ditutup dengan renungan yang langsung dibawakan oleh Ko Aditya. Untuk memperkuat rasa kasih sayang pada malam itu para peserta juga saling memberikan lilin kepada teman yang mereka sayangi. Dan banyak peserta yang baru pertama kali saling mengenal ternyata saling memberikan lilin. Hal ini membuktikan bahwa ikatan di antara peserta sudah sangat kuat. Hari ketiga, Minggu, diawali dengan game outdoor yang diadakan di area vihara. Games yang telah dipersiapkan dengan matang oleh panitia di pagi buta itu tidak siasia. Hal ini terlihat dari wajah gembira peserta yang rela bermain kotor-kotoran (tepung). Setelah itu peserta bersih dri dan bersiap untuk mengikuti kebaktian umum Vihara Samaggi Viriya bersama umat lainnya. Setelah kebaktian ada kegiatan pindapatta. Pindapatta yang dihadiri oleh seorang YM Bhikkhu Sangha dan 2 orang samanera ini SINAR DHARMA

101

SINAR SINAR DHARMA DHARMA/ / 101 101

SMS ke 081331789009 GONG XI FA CAI .SMS ANDA Kata Bijak. – P. kewelas-asihan. – YM Bhante Pradipa Hidup ini tidak mengenal kata ‘kalau’. . Cuma saya penasaran cover vol. hidup adalah kerja keras. Jangan menambah kesusahan orang dengan menyalahkannya. rasa bahagia. kelembutan dan keseimbangan yang menyatu maka di sana ada keindahan yang tak terkatakan oleh kata-kata. kekuatan. sedang kebijaksanaan adalah cara terbaik mengalahkan keakuan. Narto Renungan Dhamma : “ Langit adalah Ayah (ku). Ucapan. Happy Chinese New Year 2563. – Bhante Tejanando Hidup adalah perjuangan karena tidak ada yang Gratis. – Wi Se Salam dari pembaca +6285230696xxx. Jika kata dapat mengundang bahagia maka tak ada kata selain “Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia” – Ketut Sujarwo Kemurahan hati adalah cara terbaik untuk mengalahkan kekikiran. karena bersembunyi di balik gelapnya awan.. Thanks Shelly + 6287840666xxx. Seberat apapun masalah yang kita hadapi jangan menyerah dan jangan putus-asa. seisi dunia adalah Saudara-saudari (ku).B. berilah ia jalan keluar. perilaku yang terkendali dan terlatih. Tejanando Jadilah orang yang apa adanya agar tidak lelah berpurapura bersandiwara.B. Jika kata begitu bermakna maka mari hindarkan setiap kata dari setiap makna penyebab derita. dan semua itu hanya dapat dirasakan oleh batin yang bijak. Agama bukan kekerasan. Tejanando Seperti halnya bintang. yang ada hanya ‘beginilah’. sebab pikiranlah yang menderita dan pikiranlah yang memerlukan pembebasan. Xin Nian Kuai Le. namun ia dapat disebut “Si tua yang tidak berguna”. pikiranlah yang harus dimengerti dan ditempanya. . Bumi adalah Ibu (ku). bulan dan matahari yang tak selamanya bersinar terang. namun makna di balik kata adalah pencipta rasa. jika kekerasan diatasnamakan agama. Renungan. – Ponijan L Seni si tukang kayu harus diwujudkan dalam bentuk kayu.Bhante Tejanando Seseorang bukan hanya karena semata-mata sudah beruban disebut Tua. maka harus berusaha memberikan yang terbaik. Ariyadari Agama bukan ‘TUJUAN’ tetapi adalah sebagai ‘JALAN’ untuk mencapai keharmonian. rasa derita bisa hadir karena kata. seni si tukang besi harus diwujudkan dalam logamlogam.. Sang Buddha adalah Guru (ku). 1-2 / 2555 BE sungguh menyentuh saya. . dan Dhamma adalah Tuhan (ku). kedamaian dan kemurnian pikiran. itu bukan cara hidup orang-orang beragama. Happy Maghapuja 2555 BE. tetaplah semangat dan bertahan karena ‘Badai pasti akan berlalu’. Pikiran adalah bahannya dan untuk mencapai tujuannya. Agama merupakan jalan untuk KESUCIAN bagi setiap orang. demikian pula dengan manusia yang selalu berubah-ubah dan timbul tenggelam. Semoga di Tahun Naga Air membawa kekuatan kesuksesan dan kebahagiaan. cinta kasih adalah cara terbaik untuk mengalahkan kebencian. Walaupun usianya sudah lanjut. sesungguhnya yang demikian dia patut disebut yang lebih tua atau bijaksana.. 9 No. ‘beginilah’ adalah pelepasan. ‘Kalau’ adalah kemelekatan. tambah bagus tambah berbobot tambah menarik. Majalah Sinar Dharma Vol. Redaksi Sinar Dharma. Tetapi orang yang memiliki kebenaran.. Jika kata begitu bermakna maka mari bicara pengundang bahagia. bijaksana dan bebas dari noda. Congratulation sudah masuk edisi 30. – SOMA Thera Dimana ada keyakinan. demikian pula sang si tukang kebijaksanaan yang membebaskan harus diwujudkan dalam pikiran. 9 di mana ? Mudah-mudahan yah cover diberi judul. 102 / SINAR DHARMA 102 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . Terima kasih untuk anda semua. kebajikan. Dhammapada 260-261 Bukan kata yang membawa derita. kasih sayang adalah cara terbaik untuk mengalahkan permusuhan.

pun dia melangkah dengan sangat cepat.” “Sedang C. detik itu pun kita telah berbahagia! Untuk menuju dunia yang lebih baik. tak perlu menunggu hari esok. maka semua harus berubah menjadi lebih baik. Sepanjang perjalanan keringatnya mengucur deras. B berjalan dengan penuh kegembiraan. “dia tidak hanya menempatkan beban kebahagiaan di depan dan beban penderitaan di belakang. tanpa menyadari adanya kebahagiaan. Jadi. air matanya mengalir mengiringi setiap langkah yang diayunkannya. sebab itu dia berjalan paling bahagia dan paling cepat. “Mengapa mereka berdua berjalan dengan begitu gembira. B.”‘kehidupan yang tak berawal dan tak berakhir’ masih melanjutkan penjelasannya.” Selanjutnya ‘kehidupan yang tak berawal dan tak berakhir’ menunjuk B. penderitaan itu hanya menjadi media pendera dan penghukum yang membuat kita semakin tidak bahagia. Hentikan keluhan kita. sebab itu kamu hanya melihat penderitaan. “Kalau dia lain. sehingga yang terlihat olehnya hanyalah kebahagiaan. Tak berselang lama dia mencapai garis finish mendahului kedua orang lainnya. satu terisi dengan ‘penderitaan’.. sudah tentu penderitaan itu satu demi satu jatuh ke tanah. itulah yang benar-benar disebut LEBIH BAIK! SINAR DHARMA 103 SINAR DHARMA /103 103 SINAR / 103 /DHARMA SINAR DHARMA . yang satu lagi terisi dengan ‘kebahagiaan’. malah justru membuat hari esok itu berubah menjadi lebih celaka. ‘kehidupan yang tak berawal dan tak berakhir’. beban yang dibawanya menjadi ringan. maka hari esok itu akan jauh lebih cerah! Bahkan apabila kebahagiaan bagi diri sendiri juga bisa kita lepaskan demi tercapainya kebahagiaan semua makhluk. A mengomel. Dalam setiap langkah yang diayunkannya. hanya saja langkahnya agak lambat. C) yang masing-masing membawa dua buah beban berlomba menempuh ‘jalan kehidupan’ dengan ‘titik kebahagiaan’ sebagai garis finishnya.” Kalau penderitaan itu tidak bisa membuat hari esok berubah menjadi lebih baik. Karena kamu menggantungkan beban penderitaan di depan dada. tetapi juga melubangi beban penderitaan. sedang beban kebahagiaan kau gantungkan di punggung. jadi jangan heran kalau sepanjang perjalanan dia begitu bahagia. Sedang C bernyanyi gembira dalam setiap langkahnya. sedangkan beban penderitaan di belakang punggung.” demikian jawab ‘kehidupan yang tak berawal dan tak berakhir’. Karena dia menempatkan beban kebahagiaan di depan dada. dia merasa beban yang dibawanya sangatlah berat. jangan heran kalau kamu berjalan dengan begitu nestapa dan penatnya. Sang juri. dengan demikian bayangbayang gelap masa lalu itu akan terlupakan dan terlihatlah cahaya harapan hari esok! Kalau kita bisa melepaskan satu demi satu perasaan menderita yang kita alami. “Dua buah beban ini. Selangkah demi selangkah kakinya mulai terasa penat. A berjalan dengan sangat menderita. menunggu di garis finish. maka penderitaan itu sedikit pun tidak mempunyai arti. beban-beban itu serasa menghimpitnya. fokuskan pandangan pada hal-hal yang membahagiakan.Tiga orang (A.. sedang aku sangat menderita? Jangan-jangan beban yang kau berikan padaku jauh lebih berat?” “Beban kalian bertiga sama beratnya.

namun jika merasa puas diri dan tidak belajar lebih lanjut. jangan tertarik pada buku lain. tapi tidak belajar pengetahuan. sebuah buku belum selesai. meski belajar banyak pengetahuan. Baru belajar sebuah buku. Meski berpraktik. 104 / SINAR DHARMA 104 / SINAR DHARMA SINAR DHARMA . tapi belajar pengetahuan. ini akan menyesatkan dan menjauhkan kita dari kebenaran. yakin adalah penting. mengikuti pendapat sendiri. menjadi orang macam apa. mata dan mulut. menjadi apa kita nantinya? Meski menerapkan apa yang dipelajari. belajar seperti ini apa gunanya. jangan belajar buku lain. tidak memahami kebenaran. tumbuh kepintaran yang semu. Penjelasan: Dalam kehidupan sehari-hari tidak menerapkan apa yang diajarkan dalam Di Zi Gui. memang benar akan menumbuhkan kepintaran. namun itu hanya kepintaran yang dangkal dan tidak berguna. ada tiga konsentrasi. pikiran. merasa diri sendiri benar sehingga melakukan segala sesuatu hanya berdasarkan pendapat diri sendiri.Ada Waktu Belajar Pengetahuan yú lì xué wén 餘 力 學 文 bú lì xíng dàn xué wén zhǎng fú huá chéng hé rén 不 力 行, 但 學 文, 長 浮 華, 成 何 人。 dàn lì xíng bù xué wén rèn jǐ jiàn mèi lǐ zhēn 但 力 行, 不 學 文, 任 己 見, 昧 理 真。 dú shū fǎ yǒu sān dào xīn yǎn kǒu xìn jiē yào 讀 書 法, 有 三 到, 心 眼 口, 信 皆 要。 fāng dú cǐ wù mù bǐ cǐ wèi zhōng bǐ wù qǐ 方 讀 此, 勿 慕 彼, 此 未 終, 彼 勿 起。 Arti: Tidak berpraktik. Metode dalam belajar.