MAKALAH FISIKA

“PEMBUKTIAN KEBENARAN KONSEP FISIKA TENTANG GERAK PARABOLA”

Oleh:

Muh. Azri Renandi Putera Sofyan dan Muh. Ahdillah Fadlila Dj

MAN INSAN CENDEKIA GORONTALO
Jl.Tapa - Suwawa Ds. Moutong Kec. Tilongkabila Kab. Bone Bolango Provinsi Gorontalo 96183 Telephone: (0435) 823692 Fax: (0435) 822091

saya memohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat banyak kesalahan.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dari karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah yang berjudul “Pembuktian Kebenaran Konsep Fisika Tentang Gerak Parabola” ini membahas mengenai perbandingan jarak maksimum yang dihasilkan oleh suatu benda yang bergerak parabola yang diukur dengan dua cara yang berbeda. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita. April 2013 Research Based Learning . Dalam penulisan makalah ini saya banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca. Gorontalo. hal itu di karenakan keterbatasan kemampuan dan pengetahuan saya. Saya sadar bahwa dalam makalah ini masih jauh dari kesempurnan. Oleh karena itu.Physics . Akhir kata. Oleh karena itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulisan makalah ini.

Walaupun fisika sangat penting bagi kehidupan manusia.2. contohnya adalah konsep fisika tentang gerak parabola yang menurut masyarakat tidak bisa dipercayai kebenarannya. Metode Penelitian Metode yang kami pakai dalam penelitian kali ini adalah Metode Penelitian Eksperimen. bukan hanya dipakai sebagai bahan pembelajaran yang di wajibkan sejak SD sampai SMA tetapi Fisika juga sangat di butuhkan dalam berbagai aspek kehidupan contohnya Pembangkit Listrik. Tujuan Penelitian Membuktikan kebenaran rumus-rumus fisika tentang gerak parabola dalam kehidupan nyata. Research Based Learning . tapi masih ada bahkan banyak masyarakat yang menganggap fisika itu tidak dapat di percaya. bahkan dunia perfilman yang terkenal pun sebut saja Hollywood memakai fisika. tidak valid karena terlalu banyak yang di asumsikan atau sebagainya. sehingga untuk lebih meyakinkan banyak orang dibutuhkan eksperimen. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Fisika mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.1. Oleh karena itu dalam penelitian kali ini kami akan mencoba membuktikan kebenaran rumus-rumus fisika dalam kehidupan nyata/sehari-hari dan konsep yang akan kami ambil adalah konsep fisika tentang gerak parabola. disana ada pengaruh gaya gesek yang membuat kita mempunyai gaya dorong yang cukup untuk bergerak maju. 1. juga pada Gelombang Elektromagnetik yang membuat kita bisa berkomunikasi satu sama lain walaupun ada di dua tempat di belahan bumi yang berbeda atau fluida yang biasa kita pakai sebagai bahan bakar sarana-sarana transportasi. Memang kehidupan sehari-hari manusia tidak bisa kita lepaskan dari pengaruh fisika contohnya ketika kita berjalan.Physics .3. hal ini karena untuk masalah pembuktian dibutuhkan bukti yang nyata dari penelitian tersebut dan dalam bidang fisika teori saja tidak cukup. 1.

t adalah waktu untuk mencapai jarak terjauh. Jika benda itu mengalami jatuh bebas. maka bisa dibilang benda itu bergerak berubah beraturan. Teori Dasar Jika sebuah benda memiliki percepatan (a) yang tetap. maka benda itu mengalami Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). Jika benda yang bergerak berubah beraturan memiliki lintasan yang lurus. dan dapat dirumuskan dengan : ⁄ ⁄ Jika titik acuan jarak dianggap 0. maka ∆s bisa dianggap sama dengan s. maka benda itu tidak memiliki kecepatan awal.2. jika s dan t diketahui maka a dapat ditentukan dengan rumus: Jika benda memiliki percepatan maka benda tersebut pasti memiliki kecepatan awal dan kecepatan akhir. V0 adalah kecepatan awal benda. PEMBAHASAN 2. Benda yang mengalami GLBB pasti memiliki jarak yang ditempuh (s).Physics . dan a adalah percepatan benda. Secara matematis kecepatan akhir kuadrat saat menempuh jarak terjauh dapat dirumuskan: Research Based Learning . secara matematis jarak yg dialami benda yang bergerak lurus berubah beraturan dapat dinyatakan dalam rumus: ⁄ Dimana ∆s adalah jarak terjauh yang ditempuh benda.1.

Gerak parabola adalah gerak yang memadu gerak antara Gerak Lurus Beraturan dan Gerak Lurus Berubah Beraturan. dan GLBB terjadi di sumbu Y.Dimana Vt adalah kecepatan benda saat menempuh jarak terjauh dan s adalah jarak terjauh yang dicapai benda. Yaitu gerak yang membentuk lintasan parabola. GLB terjadi di sumbu X. Vox adalah kecepatan awal benda di sumbu X.Physics . ). dan kubus (objek). dan t adalah waktu untuk mencapai jarak terjauh. maka jarak terjauh yang dicapai benda adalah: Dimana Xmax adalah jarak terjauh yang dicapai benda. karena di sumbu X terjadi GLB. Research Based Learning . seperti bidang miring ( stopwatch. Kita juga pasti mengetahui di dunia ini pasti terjadi gerak parabola.2. penggaris. 2. Metode Eksperimen  Siapkan alat-alat yang diperlukan.

1 B  Susun kembali kubus dan bidang miring diatas sebuah meja seperti pada Gambar 1.2 Xmax  Hitung kembali waktu yang dibutuhkan kubus untuk menuruni bidang miring dan jatuh ke lantai. Ukurlah jarak jatuh objek dari bibir meja tempat acuan maka akan didapat Xo (jarak sebenarnya). lakukanlah percobaan ini kurang lebih lima kali. waktu yang di dapat akan menjadi ttot.1. lakukan percobaan ini kurang lebih sebanyak lima kali. Susunlah kubus dan bidang miring seperti pada Gambar 1.  Catat semua data pada tabel. A Gambar 1. hitung waktu yang dibutuhkan kubus untuk mencapai ujung bidang miring. h Gambar 1.Physics . waktu yang di dapat akan menjadi t1. Research Based Learning .2.

2.131 1.840 0.84 1011. Hasil dan Pembahasan Tabel pengukuran waktu (t1 dan ttot) No 1 2 3 4 5 Rata-rata t1 (s) 0.346 0.32 1148.810 0.500 0.96 1075.400 2.256 0.61 Research Based Learning .78 30.716 2.716 2.322 ⁄ (m/s2) √ (m/s) 2.470 0.216 Dari data di atas kita dapat menghitung X’ dengan menggunakan rumus yang telah ada.41 924.346 0.494 ttot (s) 0.276 1.89 34.95 169.840 0.95 28.53 1218.400 2.24 4944.316 0.473 1.530 0.92 35. No 1 2 3 4 5 Jumlah X’ (cm) 35.40 5752.500 0.16 985.80 31.346 0.00 X0 (cm) 30.36 X02 947. Tabel pengukuran dan perhitungan hubungan jarak (X’ dan X0).18 X’2 1292.40 31.Physics .80 157.470 0.3.40 32.816 t2=ttot-t1rerata(s) 0.840 0.200 1.276 1.750 0.40 800.71 1292.135 2.200 1.29 33.

diukur langsung Analisis data: dari data yang ada pada tabel diatas dapat kita lihat bahwa antara jarak yang diukur secara langsung dengan yang memakai rumus.2% (3 angka penting) 31.3% (3 angka penting) Karena ketidak pastian relatifnya keduanya berkisar pada 1% maka berhak atas 3 angka penting. yaitu  Pelaporan hasil= Pelaporan hasil X’= ( 33.8 ± 1. memiliki perbedaan walaupun hanya beberapa centimeter hal ini disebabkan karena beberapa faktor seperti sulitnya menghitung waktu secara tepat karena gerak benda yang cepat dll. Perhitungan  Rata-rata= ∑ .8 Rata-rata X0 =157.18/5= 31. dihitung dengan rumus X0=jarak.436  Standar deviasi= √ √ √ ∑ ∑ Standar deviasi X’= Standar deviasi X0=  Kesalahan relatif= Kesalahan relatif X’= ( Kesalahan relatif X0= ( .8)x100%= 4.436)x100%= 1.n=hasil percobaan dan N=banyak percobaan Rata-rata X’ =169/5= 33. n*=n rata-rata 33.Physics .Dengan:   X’=jarak.4 ) cm Research Based Learning .

2.2) cm.   3.Physics .Jakarta: Penerbit Erlangga.8) cm. Dari dua kesimpulan diatas kita dapat memastikan bahwa perbedaannya tidak terlalu jauh sehingga dapat kita ambil kesimpulan.Jakarta: Penerbit Erlangga Research Based Learning .0 – 31. bahwa konsep fisika tentang parabola tidak menyalahi kenyataan. sedangkan jarak yang diukur langsung berkisar pada (31.8)cm. Kesimpulan  Jarak yang diukur dengan rumus adalah 33.1.  Kanginan.8 cm dengan ketidakpastian 1.4 – 35. Jarak yang diukur langsung adalah 31.Pelaporan hasil X0= ( 31.4 dengan ketidakpastian 0.4 cm sehingga berkisar pada pada (31.Fisika untguk SMA kelas XI .4 ) cm Analisis data: dari data diatas dapat diketahui bahwa jarak yang diukur dengan rumus berkisar pada (32.0 – 31. PENUTUP 3.2002.4 ± 0. marthen.Fisika untguk SMA kelas X .2002.4 cm sehingga berkisar pada (32. marthen.4 – 35. Daftar pustaka  Kanginan. 3.2) cm.

Related Interests