PEMBUATAN MEDIA EMB (EOSIN METHLYN BLUE) AGAR A. Tujuan a. Tujuan Umum 1.

Mahasiswa mampu memahami media diferensial. 2. Mahasiswa mampu menjelaskan media EMB (Eosin Methlyn Blue) Agar. b. Tujuan Khusus 1. Mahasiswa dapat mengetahui prosedur pembuatan media EMB (Eosin Methlyn Blue) Agar. 2. Mahasiswa dapat membuat media EMB (Eosin Methlyn Blue) Agar. B. Metode Serbuk media EMB (Eosin Methlyn Blue) Agar ditimbang  dilarutkan dengan aquadest  disterilkan  dituang ke petridisk steril C. Prinsip Penimbangan  pelarutan  sterilisasi D. Dasar Teori Media adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran zat-zat makanan ( nutrisi )yang diperlukan mikroorganisme untuk pertumbuhannya. Syarat-syarat dari suatu media adalah: a) Media harus mengandung semua nutrisi yang mudah digunakan oleh mikroba. b) Media harus mempunyai tekanan osmosa, tegangan permukaan dan pH yang sesuai dengan pertumbuhannya. c) Media tidak mengandung zat penghambat kecuali yang sengaja ditambahkan pada media selektif atau one purpose media. d) Media harus steril e) Temperature / suhu yang sesuai Salah satu jenis media adalah media Eosin Metlyn Blue ( EMB ). EMB agar pertama kali dikembangkan oleh Holt-Harris dan Teague tahun 1916. Mereka menggunakan EMB agar untuk membedakan dengan jelas antara koloni laktosa fermentasi dan nonfermenting mikroba. Di media yang sama, sukrosa juga termasuk untuk membedakan antara coliform yang mampu memfermentasi sukrosa lebih cepat daripada laktosa dan bakteri-bakteri yang tidak dapat memfermentasi sukrosa. Laktosa fermentor memiliki ciri koloni hitam atau memiliki pusat gelap dengan margin luar transparan dan tidak berwarna, sedangkan laktosa atau sukrosa nonfermenters berwarna. EMB agar ditunjukkan untuk menjadi lebih sensitif dan stabil dan dibedakan antara fermentor gula dan nonfermenters lebih cepat bila dibandingkan dengan agar lainnya. Pada tahun 1918, Levine menggambarkan sebuah agar EMB yang membedakan antara jenis tinja dan nonfecal dari aerogenes kelompok coli. Hal ini juga dibedakan antara salmonella dan fermentor nonlactose lain dari bakteri coliform. Bacto EMB agar merupakan kombinasi dari EMB agar yang dijelaskan oleh HoltHarris dan Teague dan Levine. EMB ini mengandung laktosa dan sukrosa (seperti yang

Formula 1. eosin dan metilen biru. Gelas ukur b. Biasanya koloni berwarna atau tidak berwarna menunjukkan bahwa fermentasi organisme tidak laktosa atau sukrosa dan bukan merupakan fecal coliform. Autoclave 6.0 g/l . sering menghasilkan kemilau hijau metalik.0 g/l 2. Neraca analitik/digital 7. Aquadest 3. E. Kapas berlemak c. HCl 0. Dipotassium hydrogen phosphate 4. Agar 15.0 g/l 3. Escherichia coli. pergi dari berwarna menjadi hitam di bawah kondisi asam. Fermentor yang kuat dari laktosa atau sukrosa akan menghasilkan jumlah asam yang cukup untuk membentuk kompleks pewarna ungu tua.01 N 6. Botol semprot 5. Kedua pewarna indikator. fermentor kuat. Pertumbuhan organisme ini akan tampak ungu tua sampai hitam. Eosin Y dan biru metilen adalah pewarna indikator pH yang bergabung membentuk endapan ungu tua pada pH rendah. Alat dan Bahan a.4 g/l 5. Pemanas Listrik 2. Kertas pH atau pH meter 4. Eosin metilen biru agar (EMB) adalah medium selektif dan diferensial digunakan untuk mengisolasi coliform fecal. digunakan dalam rasio untuk menyampaikan toksisitas minimal tetapi memberikan diferensiasi terbaik. Sukrosa dan laktosa berfungsi sebagai sumber karbohidrat difermentasi yang mendorong pertumbuhan koliform tinja dan menyediakan sarana untuk membedakan mereka. Pipet Pasteur 3. Batang Pengaduk 11.dijelaskan oleh Holt-Harris dan Teague) dan juga berisi Bacto pepton dan fosfat (seperti yang dijelaskan oleh Levine) . Petridisk steril 4.01 N 5. Lactose 10. Bahan 1. mereka juga berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme yang paling Gram positif. Alat 1.065 g/l 6. Fermentor lambat atau lemah akan menghasilkan koloni merah muda berlendir. Kertas timbang 9. Beaker glass 10. NaoH 0. Methylene blue 0. EMB agar selektif untuk bakteri gram negatif. Gelas arloji/timbang 8. Eosin 0. Peptone 10. Eosin adalah zat warna yang merespon perubahan pH. Media Mac Conkey Agar (Oxoid-CM0115) 2.

. benar. Ditimbang serbuk media EMB (Eosin Methlyn Blue) Agar (sesuai dengan volume yang dibuat..F. dengan rumus Ket..2) pada suhu 25°C 10. dan lengkap 2. dipindahkan ke Erlenmeyer Dihomogenkan larutan dengan bantuan pemanasan dan pengadukan Pelarutan tidak boleh sampai mendidik (pelarutan harus sempurna sehingga tidak ada kristal yang bersisa) 9. Semua APD (Alat Pelindung Diri) digunakan dengan baik. Disiapkan semua alat-alat dan bahan-bahan yang akan digunakan 3. Dibiarkan media pada petridisk membeku dengan sempurna 15.0125 g = 1000 mL = 27 mL = 37. Disimpan pada suhu 4°C-8°C untuk menyimpan media F. Dicek pH larutan sesuai petunjuk media (pH = 7. Dipastikan semua alat dan bahan dalam keadaan siap digunakan 4. Cara Kerja atau Prosedur 1. Disterilisasi ± 121°C (1 atm). 8.. Lakukan uji kualitas media serta uji control positif dan negative pada media yang dibuat 16..1 ± 0. Dikeluarkan larutan dari autoclave. saat suhu sudah rendah (20°C) dan tekanan telah turun (dilihat indikator autoclave) 13.5 g = . Hasil Praktikum Perhitungan : Diketahui : V1 V2 W1 Ditanya : W2 Jawab : ( = )= = = = 1.01 N jika larutan media asam atau acid dan ditambahkan HCl 0. ? .01 N jika larutan media basa atau alkali 11. V1 : Volume yang tertera pada etiket atau kemasan media (mL) W1: Wight atau berat media yang tertera pada kemasan media (gram) V2 : Volume media yang akan dibuat (mL) W1: Wight atau berat media yang akan ditimbang (gram) 5. 7. ± 15 menit 12. Dituang ke petridisk steril yang telah disediakan 14. Dipindahkan serbuk media Mac Conkey Agar ke beaker glass Ditambahkan aquadest sesuai dengan volume. 6. Ditambah NaOH 0.

75g sebruk media berwarna merah muda keunguan b) Serbuk Media dilarutkan dengan aquadest sebanyak 100mL. pH yang diperoleh = 6. d) Pengecekkan pH.Hasil Pengamatan a) Media ditimbang dengan neraca analitik sebanyak 3. pH yang baik untuk media EMB adalah 6.2. larutan media berwarna ungu c) Larutan media dihomogenkan dengan bantuan pemanas listrik dan pengadukan.8 e) Pada Erlenmeyer di tutup dengan kapas berlemak dan aluminium foil .8 ± 0.

f) Disterilisasi di autoclave pada suhu 121 oC tekanan (1atm) selama ± 15 menit. Namun demikian. Sedangkan mikroba lain yang dapat tumbuh koloninya tidak berwarna.8 oC. Aerugenosa dan Salmonella sp dapat menimbulkan keraguan. h) Media dibiarkan memadat dan petridisk dibalik i) Simpan pada lemari pendingin dengan suhu 4 oC . P. Media diferensial adalah media yang karena adanya komposisi kimiawi tertentu dapat memberikan cirri khas pada genus mikroorganisme tertentu Praktikum kali ini mengenai pembuatan media EMB (Eosin Methlyn Blue) Agar. . jika media ini digunakan pada tahap awal karena kuman lain juga tumbuh terutama P. Media ini merupakan media diferensial dari bakteri gram negatif konsistensi media ini padat dalam petridisk dengan warna media ungu. G. aureus. Adanya eosin dan metilen blue membantu mempertajam perbedaan tersebut.coli. aerugenosa. dan Salmonella. Bagaiamanapun media ini sangat baik untuk mengkonfirmasi bahwa kontaminan tersebut adalah E. Mikroba yang memfermentasi laktosa menghasilkan koloni dengan inti berwarna gelap dengan kilap logam. g) Larutan media dituang ke petridisk secara asptis dekat api spiritus. Pembahasan Media Eosin Methylene Blue mempunyai keistimewaan mengandung laktosa dan berfungsi untuk memilah mikroba yang memfermentasikan laktosa seperti S.

makanan adiktif. dan zat penyangga. Media EMB ini memiliki beberapa kandungan terpenting. Apabila media dituang dalam keadaan panas. Coli dan sebagai sumber karbohidrat untuk pertumbuhan mikroorganisme. Peptone berfungsi sebagai sumber protein untuk mikroorganisme yang akan dibiakkan. Peletakan petridisk terbalik dimaksudkan untuk mempermudah dalam pengangkatan. Kemudian media didiamkan hingga memadat. Media dituang ke petridisk ketika suhu media telah turun.8 ± 0. Pemanasan tidah boleh sampai mendidih karena akan merusak zat-zat nutrisi dalam media. akan membentuk banyak uap air yang dapat merusak media. tekstur media tidak akan baik dan tidak bisa dilakukan penanaman bakteri. selanjutnya petridisk dibalik. Media EMB agar merupakan media diferensial dengan konsistensi media padat. . Kemudian larutan dihomogenkan dengan bantuan pemanasan dan pengadukan. diantaranya lactose yang berfungsi untuk memisahkan bakteri yang memfermentasikan laktosa seperti E. biasanya bahan ini berfungsi sebagai pupuk.0125 gram tersebut akan akan dilarutkan dalam 27 mL aquadest. Pelarutan harus sempurna agar tidak ada Kristal media yang bersisa. Kemudian terdiri dari Eosin Methyline Blue adalah sebagai indikator warna pada media EMB ini. Setelah homogen. Media EMB ini memiliki karakteristik sebagainya diantaranya berdasarkan sifat fisiknya merupakan media padat atau solid karena mengandung agar 15. Media disterilisasi pada suhu 121oC tekanan 1 atm selama 15 menit.0 g/l. Kapas berlemak digunakan untuk mengurangi penguapan dan menjaga volume media agar tidak berkurang ketika proses sterilisasi. Ph media yang didapatkan pada pengecekan ph ini adalah ± 7.0125 Gram. memperlancar sirkulasi udara dan mencegah uap kondensasi mengenai media. Berdasarkan kandungan media EMB agar adalah media sintetis karena komposisinya tersusun dari bahan bahan kimia yang telah di ketahui komposisinya secara pasti. Dipotassium Hydrogen phosphate merupakan garam yang sangat larut dalam air.5 gram dalam 1 liter. Kemudian media dalam Erlenmeyer ditutup dengan kapas berlemak dan aluminium foil. Media sebanyak 1.2 pada suhu 25oC. ph media decek menggunakan stick ph. Penimbangan tersebut berdasarkan rumus = dimana massa awal media yang tertera pada kemasan adalah 37. Penuangan media harus dilakukan secara aseptis di dekat api spiritus untuk menghindari kontaminasi. Apabila terdapat kristal. Ph media yang baik untuk media EMB adalah 6. Ph media sangat penting untuk pertumbuhan mikroorganisme yang dikultur.Pembuatan media EMB diawali dengan menimbang serbuk media EMB sebanyak 1.

Indikator warna media ini adalah ungu akibat dari Eosin Methlyn Blue. Daftar Pustaka Merta. Agnes.0 g/l dan termasuk media plate karena dicetak didalam petridisk steril. Media EMB (Eosin Methlyn Blue) Agar merupakan media padat karena mengandung agar 15. Cv.H. desijumanti. 3. dkk. dkk. Politeknik Kesehatan Denpasar. Ratu Safitri. com/2013/07/html. I. 2012. 2. Medium Analisis Mikroorganisme (isolasi dan kultur). Nuha Medika. Trans. Medical Book. Media diferensial adalah media yang karena adanya komposisi kimiawi tertentu dapat memberikan cirri khas pada genus mikroorganisme tertentu.blogspot. . 2010. Desi Jumanti. Surakarta. Online. Info Medika Bandung. 2013. Media EMB Eosin Methlyn Agar. Dasar – Dasar Mikrobiologi Kesehatan. Kesimpulan 1. Media ini merupakan media diferensial dari bakteri gram negatif konsistensi media ini padat dalam petridisk dengan warna media ungu. Media EMB (Eosin Methlyn Blue) Agar adalah media isolasi untuk membedakan bakteri enterobacteriaceae yang digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri coliform di dalam suatu sampel. 2013. Penuntun Praktikum Pembuatan Media dan Reagensia-2. Sri Hartati. Medical Book. Denpasar. I Wayan.