Indeks atau Rasio Gini merupakan suatu koefisien yang berkisar dari angka 0-1, menjelaskan kadar kemerataan (ketimpangan

) distribusi pendapatan nasional. Semakin kecil (semakin mendekati 0) koefisien nya, pertanda semakin baik atau merata distribusi. Di lain pihak, koefisien yang kian besar (semakin mendekati 1) mengisyaratkan distribusi yang kian timpang atau senjang. Keterangan koefisien Gini:
Nilai Koefisien Gini .... < 0,4 0,4 - 0,5 .... > 0,5 Distribusi Pendapatan Tingkat ketimpangan rendah Tingkat ketimpangan sedang Tingkat ketimpangan tinggi

Indeks Gini Indonesia tahun 2010 menurut data WorldBank adalah 35,6 % atau 0,356. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tingkat ketimpangan pendapatan rendah, yakni dibawah 0,4. Distribusi pendapatan nasional di Indonesia sudah cukup baik atau cukup merata pada tahun 2010. Indeks Gini Thailand tahun 2010 menurut data WorldBank adalah 39,4 % atau 0,394. Hal ini menunjukkan bahwa Thailand juga memiliki tingkat ketimpangan pendapatan rendah. Distribusi pendapatan nasional di Thailand pada tahun 2010 sudah cukup baik atau cukup merata, namun dibandingkan dengan Indonesia pada tahun 2010, Indonesia memliki tingkat ketimpangan 0,038(0,356-0,394) lebih rendah dari pada Thailand. Indeks Gini Thailand tahun 2010 hampir mendekati ketimpangan sedang, yakni mendekati angka 0,4. Sebagai Negara berkembang, ketimpangan atau ketidakmerataan distribusi pendapatan tersebut disebabkan oleh : 1. Pertumbuhan penduduk yang tinggi yang mengakibatkan menurunnya pendapatan perkapita. 2. Inflasi dimana pendapatan uang bertambah tetapi tidak diikuti secara proporsional dengan pertambahan produksi barang-barang. 3. Ketidakmerataan pembangunan antar daerah. 4. Investasi yang sangat banyak dalam proyek-proyek yang padat modal (Capital Insentive), sehingga persentase pendapatan modal dari kerja tambahan besar pendapatan yang berasal dari kerja, sehingga

dibandingkan dengan persentase pengangguran bertambah.

8.worldbank.blogspot.POV.html. diakses tanggal 07 April 2014 http://ekonomikelasx. diunduh tanggal 05 April 2014 http://rodenova. Rendahnya mobilitas sosial. Pelaksanaan kebijakan industri substitusi impor yang mengakibatkan kenaikan hargaharga barang hasil industri untuk melindungi usaha-usaha golongan kapitalis.org/indicator/SI.html.GINI/.5.com/2012/02/indikator-ketimpangan-distribusi. Perbedaan pendapatan timbul karena adanya perbedaan dalam kepemilikan sumber daya dan faktor produksi. Memburuknya nilai tukar (term of trade) bagi Negara Sedang Berkembang dalam perdagangan dengan Negara-negara maju. 6.blogspot. sebagai akibat ketidak elastisan permintaan Negara-negara maju terhadap barang-barang ekspor Negara Sedang Berkembang. Referensi :    http://data.com/2012/04/tugas-1perekonomian-indonesia. serta pihak yang memiliki faktor produksi yang lebih banyak akan memperoleh pendapatan yang lebih banyak pula. industri rumah tangga. Hancurnya industri kerajinan rakyat seperti pertukangan. 7. diunduh tanggal 05 April 2014 . dan lainlain.

Perbandingan Indeks Gini Tahun 2010 Antara Inonesia dengan Thailand Oleh : Made Trisnajuna 1106305147 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana 2014 .

Related Interests