GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Pert.5

dan pemangku kepentingan lainnya. pemegang saham. • Tata kelola yang baik merupakan suatu proses yang transparan atas penentuan tujuan perusahaan.Good Corporate Governance • GCG / tata kelola yang baik adalah suatu sistem yang mengatur hubungan peran dewan komisaris. pencapaiannya dan penilaian kinerjanya. peran direksi. .

Konsep GCG • Wadah : organisasi (perusahaan. serta nilai-nilai yang melandasi praktek bisnis yang sehat • Tujuan: – Meningkatkan kinerja organisasi – Menciptakan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan – Mencegah dan mengurangi manipulasi serta kesalahan yang signifikan dalam pengelolaan organisasi – Meningkatkan upaya agar para pemangku kepentingan tidak dirugikan . dan seperangkat peraturan. sosial. pemerintah) • Model : suatu sistem. termasuk prinsip-prinsip. proses.

dan dewan direksi • Dalam arti luas : antar seluruh pemangku kepentingan .Konsep GCG • Mekanisme – Mengatur dan mempertegas kembali hubungan. dewan komisaris. wewenang dan tanggung jawab • Dalam arti sempit : antar pemilik / pemegang saham. peran.

• Prinsip Akuntabilitas – Para pengelola berkewajiban untuk membinasistem akuntansi yang efektif untuk menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipercaya.Prinsip GCG • Fairness (Perlakuan yang setara) – Prinsip agar para pengelola memperlakukan semua pemangku kepentingan (stakeholder) secara adil dan setara • Prinsip Transparansi – Kewajiban bagi para pengelola untuk menjalankan prinsip keterbukaan dalam proses keputusan dan penyampaian informasi. .

Prinsip GCG • Prinsip Responsibilitas : para pengelola wajib memberikan pertanggungjawaban atas semua tindakan dalam mengelola perusahaan kepada para pemangku kepentingan sebagai wujud kepercayaan yang diberikan padanya. Lima dimensi tanggung jawab – Dimensi Ekonomi – Dimensi Hukum – Dimensi Moral – Dimensi Sosial – Dimensi Spiritual .

Prinsip GCG • Kemadirian – Suatu keadaan dimana para pengelola dalam mengambil suatu keputusan bersifat frofesional. mandiri. bebas dari konflik kepentingan. dan bebas dari tekanan/pengaruh dari manapun yang bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan yang sehat .

Manfaat GCG • Memudahkan akses terhadap investasi domestik maupun asing • Mendapatkan biaya modal yang lebih murah • Memberikan keputusan yang lebih baik dalam meningkatkan kinerja ekonomi perusahaan • Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan dari para pemangku kepentingan terhadap perusahaan • Melindungi direksi dan komisaris dari tuntutan hukum .

Perangkat Dalam Penerapan GCG • Komisaris independen. pengertiannya: – Seseorang yang ditunjuk untuk mewakili pemegang saham independen – Pihak yang ditunjuk tidak dalam kapasitas mewakili pihak manapun dan semata-mata ditunjuk berdasarkan latar belakang pengetahuan. pengalaman dan keahlian profesional yang dimilikinya untuk sepenuhnya menjalankan tugas demi kepentingan perusahaan – Independen in fact (pengambilan keputusan berdasarkan profesionalisme) dan independen in appearance (tidak ada hubungan darah) .

kewajaran biaya audit eksternal. serta kemadirian dan objektivitas audit eksternal – Mempersiapkan suarat uraian tugas dan tanggung jawab komite audit selama tahun buku yang sedang diperiksa eksternal audit • Sekretasis Perusahaan – Sebagai pejabat penghubung antara perusahaan dengan pihak luar .Perangkat Dalam Penerapan GCG • Komite Audit – Mendorong terbentuknyanstruktur pengendalian intern yang memadai – Meningkatkan kualitas keterbukaan dan laporan keuangan – Mengkaji ruang lingkup dan ketepatan audit eksternal.