Power System Planning

Prinsip Dasar .

Studi Sistem Tenaga Listrik 1 – 10 Tahun 1 minggu – 1 tahun Power System Planning Maintenance Scheduling (Operational Planning) Power System Operation Unit Commitment (UC) 1 menit – 1 minggu Economic Dispatch (ED) Automatic Generation Control (AGC) mili-detik – detik nano-detik – mili-detik Power System Dynamics Power System Transients .

Perencanaan STL berupa perencanaan pada : a. Gardu Induk c. Pembangkit b. Perencanaan STL adalah studi perencanaan jangka waktu satu tahun sampai 10 tahun atau lebih. Kapasitor atau Reaktor . Saluran Transmisi d. Saluran Distribusi e.Pengertian Perencanaan STL adalah : Proses yang bertujuan untuk memutuskan sistem baru serta perluasan sistem/peralatan yang ada agar memenuhi kecukupan beban yang memadai di masa depan sesuai peramalan.

Dimana ditempatkan ? (lokasi pembangkit. Kapan saat tepat pemasangan ? (pada 5 tahun depan atau tahun 2018) iii. saluran tunggal atau paralel) .Pertanyaan Keputusan yang harus ditetapkan pada perencanaan STL agar memenuhi kecukupan beban yang memadai adalah : i. kapasitas dan jumlah pembangkit. Apa spesifikasi ? (jenis dan kapasitas konduktor. ujung kirim dan terima saluran. lokasi kapasitor/reaktor) ii.

Jenis perencanaan Pemilihan jenis perencanaan : i. Perencanaan statis atau dinamis atau semi-statis? Statis  pada waktu tertentu Dinamis  pada perubahan beberapa waktu ii. . Perencanaan Transmisi atau Distribusi? Ttransmisi  jaringan loop Distribusi  jaringan radial Perencanaan jangka pendek atau jangka panjang ? iii.

Perencanaan Perluasan Jaringan (Network Expansion Planning) (agar efisien dan handal) iv. Perencanaan Penambahan/Perluasan Gardu Induk (Substation Expansion Planning) iv. Perencanaan Penambahan Pembangkit (Generation Expansion Planning)? iii.Proses Perencanaan Sistem Tenaga Proses perencanaan STL meliputi langkah: i. Perencanaan Daya Reaktif (Reactive Power Planning) (agar efisien dan bermutu) . Peramalan Beban ( load forecasting) ii.

di mana tenaga listrik ditransaksikan dalam bentuk komoditas. masalah NEP dihadapkan pada ketidakpastian masukan GEP. Jadi .Perencanaan menghadirkan ketidakpastian Industri tenaga listrik telah berubah drastis selama dua dekade terakhir dalam masa deregulasi bergerak menuju lingkungan yang berorientasi pasar. transmisi dan distribusi tidak mengikat dan mungkin milik beberapa perusahaan. Perencana tidak dapat. jika input data tidak pasti ? Ini adalah contoh sederhana dari masalah yang perencana sistem tenaga hadapi saat ini. Jelas. beberapa jenis solusi harus ditemukan ? . menentukan di mana sumber daya generator harus tempatkan. bagaimana bisa NEP diselesaikan . Pada kasus ini. Saat ini generator . misalnya .

Mohammad Sadegh Sepasian. 2011. Algorithms and Solutions). Springer-Verlag Berlin Heidelberg.Referensi • Hossein Seifi. Electric Power System Planning (Issues. .

Related Interests