You are on page 1of 25

By : Tira Kurniati NRP : 1310211025

21/04/2014

1

• Sel endokrin di pankreas dikenal sebagai pulau (islets) langerhans. • Sel B(beta) 65% → sintesis dan sekresi Insulin • Sel a (alfa) 25% → sintesis dan sekresi Glukagon • Sel D 10% → sintesis somatostatin • Sel PP → polipeptida pankreas
21/04/2014 2

21/04/2014 3 .

• Merupakan protein kecil dengan BM 5808 yg terdiri ata 2 rantai asam amino yang dihubungkan satu sama lain oleh ikatan disulfida • Berperan dalam metabolisme protein. karbo dan lipid • Mempengaruhi transpor nutrien darah spesifik masuk ke dalam sel. • Mengubah aktifitas enzim yang berperan dalam jalur metabolit tertentu 21/04/2014 4 .

isi granula dikeluarkan mll eksositsis • Insulin kemudian melintasi lamina basalis sel B serta kapiler didekatnya dan endotel kapiler untuk mencapai aliran darah 21/04/2014 5 . • Insulin kemudian dipindahkan ke a.• Insulin disintesis oleh sel-sel beta • Insulin dibentuk di RE kasar sel B.Golgi → pengemasan dalam granula berlapis membran. • Granula ini bergerak ke membran plasma.

• Insulin disintesis sbg Praprohormon yang berukuran besar. 21/04/2014 6 . • Sisanya sebagian besar adalah proinsulin. • Molekul sisanya kemudian berlipat. • Gen untuk insulin terletak di lengan pendek krosom 11 • Praproinsulin dikeluarkan sewaktu molekul ini memasuki RE. lalu terbentuk ikatan disulfida → Proinsulin • Proinsulin tidak memiliki aktifitas fisiologik • Dlm keadaan normal 90-97% produk yg dilepaskan dari sel B adalah insulin disertai peptida C dalam jumlah equimolar.

• Insulin adalah hormon peptida yg akan diangkut oleh protein plasma ke jaringan • Agar bisa menimbulkan efek insulin pada sasaran. 21/04/2014 7 . insulin akan berikatan dengan protein reseptor dan mengaktifkan protein reseptor membran • Efek selanjutnya disebabkan oleh reseptor yang teraktivasi bukan insulin.

• Struktur reseptor insulin terdiri atas 2 subunit α dan 2 subunit β • Subunit α berada di luar membran • Subunit β melewati membran sel dan diikat oleh ikatan disulfida. 21/04/2014 8 .• Mrp reseptor transmembran yang diaktifasi oleh insulin.

• Ikatan insulin dan reseptor insulin menyebabkan autofosforilasi beberapa residu tirosin yang terletak pada bagian sitoplasma subunit β • Reseptor insulin memiliki aktivitas intrinsik tirosin kinase dan berinteraksi dengan protein substrat reseptor insulin yang disebut IRS-1 atau Insulin Receptor Substrate 1 (berperan sebagai second messenger). • Sejumlah protein penambat (docking protein) mengikat protein selular dan memulai aktivitas metabolik insulin • Insulin meningkatkan transport glukosa melalui lintasan PI-3-kinase dan Cbl yang berperan dalam translokasi vesikel intraselular yang berisi transporter 21/04/2014 9 glukosa GLUT 4 pada membran plasma. .

• Jika kadar insulin menurun atau reseptor insulin tidak lagi teraktivasi. Glut-4 akan kembali ke sitoplasma. sehingga meningkatkan masuknya glukosa ke dalam sel. • Tanpa insulin dan aktivasi reseptornya. responsif terhadap insulin seperti sel otot dan jaringan lemak. GLUT-4 tetap berada didalam sitoplasma dan tidak berfungsi untuk mentranspor glukosa. • GLUT-4 di membran luar jaringan.• Kemudian GLUT-4 menepi dan berdifusi dengan dengan plasma membran yang memungkinkan glukosa untuk ditranspor ke dalam sel. 21/04/2014 10 .

2010 21/04/2014 11 .Ganong’s Review of Medical Physiology 23rd ed.

• Waktu paruh insulin dalam sirkulasi pada manusia adalah sekitar 5 menit • Insulin berikatan dengan reseptor insulin lalu sebagian mengalami internalisasi • Insulin dirusak oleh protease di dalam endosom yg terbentuk mll proses endositosis 21/04/2014 12 .

• Cepat (detik) • Peningkatan transpor glukosa . asam amino dan K+ ke dalam sel peka insulin • Menengah (menit) • Stimulasi sintesis protein • Penghambatan pemecahan protein • Pengaktifan enzim glikolitik dan glikogen sinteatase • Penghambatan fosforilase dan enzim glukoneogenetik • Lambat (jam) • Peningkatan mRNA enzim lipogenik dan enzim lain 21/04/2014 13 .

. glukosa dengan cepat difosforilasi menjadi zat yang diperlukan untuk fungsi metabolisme karbohidrat. • Peningkatan transport glukosa terjadi karena penyatuan berbagai vesikel intraselular dengan membrane sel. glukosa masuk dengan cepat dalam sel. • Di dalam sel. vesikel ini sendiri membawa molekul membrane protein transport glukosanya14 21/04/2014 .• Setelah insulin berikatan dengan membrane reseptornya. sel tubuh sangat permeable terhadap glukosa .

ion kalium. • Perubahan kecepatan translasi mRNA pada ribosom dan perubahan kecepatan transkripsi 21/04/2014 15 DNA dalam inti sel. • Bila tidak ada insulin.• Hal ini terutama terjadi pada sel otot dan sel lemak tetapi tidak terjadi pada sebagian besar sel neuron dalam otak. ion fosfat sehingga meningkatkan permeabilitas membrane terhadap glukosa. . vesikel ini terpisah dari membrane sel dan bergerak kembali ke dalam sel. • Membrane sel lebih permeable terhadap asam amino.

21/04/2014 16 .• Insulin menyebabkan sebagian besar glukosa diabsorbsi sesudah makan. glikogen dalam hati dipecah menjadi glukosa kemudian dilepaskan kembali dalam darah untuk menjaga konsentrasi glukosa darah tidak terlalu rendah. • Insulin meningkatkan aktivitas enzim yang meningkatkan sintesis glikogen ( enzim glikogen sintetase ). • Insulin menghambat fosforilase hati sehingga mencegah pemecahan glikogen dalam sel hati. • Insulin meningkatkan pemasukan glukosa dari darah oleh sel hati melalui peningkatan aktivitas enzim glukokinase kemudian glukosa terjerat sementara dalam sel hati. kemudian disimpan dalam hati dalam bentuk glikogen sehingga konsentrasi glukosa darah menurun setelah itu sekresi insulin menurun.

• Insulin menghambat glukoneogenesis dengan menurunkan jumlah dan aktivitas enzim hati yang dibutuhkan untuk glukoneogenesis. 21/04/2014 17 .• Kadar glukosa darah turun. radikal fosfat lepas dari glukosa  glukosa masuk darah. Hal ini disebabkan oleh kerja insulin yang menurunkan pelepasan asam amino dari otot dan jaringan ekstra hepatic lainnya. insulin turun  menghentikan sintesis glikogen dalam hati. • Bila jumlah glukosa yang masuk dalam hati hati lebih banyak daripada jumlah yang dapat disimpan sebagai glikogen / digunakan untuk metabolisme sel hepatosit setempat  insulin memacu pengubahan semua kelebihan glukosa menjadi asam lemak yang dibentuk sebagai trigliserida dalam bentuk LDL dan ditranspor dalam bentuk LDL melalui darah menuju jaringan adipose --yang ditimbun sebagai lemak. mencegah ambilan glukosa oleh hati dari darah  enzim fosforilase aktif  pemecahan glikogen menjadi glukosa fosfat oleh enzim glukosa fosfat.

Akan tetapi. Insulin dapat “menyalakan” mesin ribosom. asam amino yang dipengaruhi bukanlah asam amino yang sama. • Insulin meningkatkan kecepatan transkripsi DNA dalam inti sel  jumlah RNA naik  sintesis protein. • Insulin meningkatkan translasi mRNA pada ribosom  terbentuk protein baru.• Insulin menyebabkan pengangkutan secara aktif asam amino dalam sel. Insulin bersama GH meningkatkan pemasukan asam amino dalam sel. 21/04/2014 18 .

Pemecahan asam amino ini meningkatkan eskresi ureum 21/04/2014 19 dalam urin.• Insulin menghambat proses katabolisme protein  mengurangi pelepasan asam amino dari sel dan mengurangi pemecahan protein oleh lisosom sel. • Insulin menekan kecepatan glukoneogenesis dengan mengurangi aktivitas enzim. • Tidak ada insulin  penyimpanan protein terhenti  katabolisme protein meningkat  sintesis protein terhenti  asam amino tertimbun dalam plasma  konsentrasi asam amino plasma naik -Digunakan sebagai sumber energi dalam proses glukoneogenesis. .

• Insulin meningkatkan pembentukan asam lemak. sehingga berfungsi sebagai penghemat lemak. 21/04/2014 20 . stroke. serangan jantung. • Insulin meningkatkan pemakaian glukosa dan mengurangi pemakaian lemak. penyakit vascular lainnya.• Pengaruh jangka panjang kekurangan insulin menyebabkan aterosklerosis hebat. Sintesis lemak dalam sel hati dan ditranspor dari hati melalui darah dalam bentuk lipoprotein menuju jaringan adipose untuk di disimpan.

• Jaringan Adiposa • ↑ pemasukan glukosa • ↑ sintesis gliserol fosfat • ↑ pengendapan trigliserida • Mengaktifkan lipoprotein lipase • Menghambat lipase pekahormon • ↑ ambilan K+ 21/04/2014 • Hati • ↓ ketogenesis • ↑ sintesis protein • ↑ sintesis lemak • ↓ pengeluaran glukosa akibat ↓ glukoneogenesis dan ↑ glikolisis 21 .

amino • ↑ sintesis protein diribosom • ↑ ambilan keton • ↑ ambilan K+ • ↓ katabolisme protein 21/04/2014 • ↓ pelepasan as.amino glukoneogenik • Umum • ↑ pertumbuhan sel 22 .• Otot • ↑ pemasukan glukosa • ↑ sintesis glikogen • ↑ ambilan as.

21/04/2014 23 • Di sel L. sel L saluran cerna bagian bawah dan di otak • Molekul ini mrp produk sebuah mRNA tunggal. tetapi di jaringan lain diolah secara berlainan • Di Sel A. diubah mjd Glisentin dan . molekul ini diolah mnjd Glukagon dan proglukagon utama. oksintomodulin.• Adl suatu polipeptida linear dgn BM 3485 • Dihasilkan oleh sel A pulau langerhans pankreas dan saluran cerna bagian atas • Praproglukagon manusia terdapat di sel A pankreas.

↓ ketika kenyang • Faktor utama yg mnegatur sekresi glukagon adalah konsentrasi glukosa darah pada pankreas endokrin • Bersifat glikogenolitik. lipolitik. untuk menimbulkan efek pada metabolisme • Sekresi glukagon ↑selama keadaan lapar.• Efeknya berlawanan dengan insulin • Tempat kerjanya di hati. glukoneogenik. dan ketogenik • Bekerja pada reseptor scrpentine • Tidak menyebabkan glikogenolisis di otot 21/04/2014 24 .

kadar di darah perifer relatif rendah 21/04/2014 25 .• Waktu paruh 5 – 10 menit dalam aliran darah • Hormon dipecah oleh banyak jaringan. terutama oleh hati • Glukagon disekresikan ke vena porta dan mencapai hati sebelum mecapai sirkulasi perifer .