You are on page 1of 6

DILEMATIKA PERIJINAN POLIGAMI Oleh: Ahsan Dawi Mansur

Diskursus tentang poligami selalu menjadi kajian aktual. Terlepas dari kontroversi mengenai setuju atau tidak setuju, masalah poligami merupakan realitas yang ada di sekitar kita. Bahasan mengenai poligami berpangkal pada Qs. an-Nisa’ (4): 3. andungan ayat tersebut berkaitan erat dengan ayat!ayat hal inilah yang kadang diabaikan dalam erat

sebelumnya, pembahasan

poligami.

"yat

tersebut

turun

berkaitan

dengan peristi#a perang uhud yang mene#askan $% tentara dari $%% tentara laki!laki muslim. "yat pertama dari surat an-Nisa’ menjelaskan tentang seruan berta&#a kepada "llah dan menyambung persaudaraan universal, karena manusia berasal dari diri yang satu (nafs wahidah). 'ada ayat kedua, "llah memerintahkan untuk

memberikan harta kepada anak yatim kepada mereka dan larangan memakannya. 'ada ayat ketiga, apabila manusia dalam kondisi takut tidak dapat berbuat adil terhadap anak yatim, "llah memerintahkan manusia untuk menikah dengan perempuan! perempuan yang disenangi: dua, tiga, atau empat. (umlah ini dibatasi pada kondisi takut tidak dapat berbuat adil terhadap

)alaysia dan . 'ada ayat keempat dibahas mengenai mahar (maska#in) bagi perempuan. "yat kelima membahas perintah menyerahkan harta anak yatim kepada mereka ketika sudah mampu mengelola hartanya. n-Nisa’ (4): 3 bah#a poligami n- harus didasari atas perlakuan adil. Kedua.anak yatim. 'enerapan larangan poligami bermuara pada pena. perempuan yang menjadi isteri kedua. poligami adalah praktek terlarang. Di negara!negara seperti )aroko. ketiga./ dinyatakan bah#a manusia sekali!kali tidak akan mampu berlaku adil di antara istri!istrinya meskipun telah berupaya. +arangan poligami diikuti dengan sanksi. sementara dalam Qs. Di negara!negara )uslim seperti Tunisia yang merupakan #ilayah paling barat dari dunia "rab. harus terdapat rasa kha#atir tidak dapat berbuat adil kepada anak!anak yatim. Nisa’ (4): -. atau keempat berstatus janda dan mempunyai anak yatim.siran Qs. "llah tidak tetapi hanya "llah sekedar sangat memperbolehkan akan menganjurkannya dengan dua syarat: Pertama. Elan vital dari ayat!ayat tentang poligami adalah keadilan dan perlindungan terhadap anak yatim dan janda )uhammad *hahrur dalam bukunya Nahw Usul Jadidah Li al-Fiqh al-Islamy menyebutkan poligami. Turki juga melarang praktek poligami.

'engadilan dapat memberikan ijin kepada suami untuk menikah lagi dengan syarat: Pertama.0ndonesia merupakan sebagian negara yang mengijinkan poligami dengan syarat!syarat tertentu. *ebagai deskripsi tentang lembaga yang berkompeten memberikan ijin ke6enderungan suami untuk berpoligami dapat dikemukakan . )enurut ketentuan 'asal 4 ayat (. istri tidak dapat menjalankan ke#ajibannya sebagai istri. 'ada 'asal 5 11 'erka#inan mengatur syarat!syarat yang harus dipenuhi para suami yang akan beristri lebih dari seorang. Keti!a. adanya jaminan suami akan berlaku adil terhadap istri!istri dan anak!anak mereka.) 1ndang!1ndang 2epublik 0ndonesia 3omor . yaitu: Pertama. Kedua. istri tidak dapat melahirkan keturunan.Tahun -/$4 tentang perka#inan (o. Berdasarkan ketentuan perundang!undangan. Kedua. ada persetujuan dari istri atau istri!istrinya. ompilasi 4ukum 0slam ( 40) 'asal 5$. Keti!a. 'engadilan "gama merupakan poligami. einginan para suami untuk berpoligami mengalami pasang surut dari tahun ke tahun. adanya kepastian suami untuk menjamin keperluan hidup istri!istri dan anak mereka. istri mendapat 6a6at badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan.

ompilasi 4ukum 0slam ( 40) 'asal 5$. karena etentuan pada point 11 perka#inan alau si menurut ke#ajiban istri lebih di. ini termasuk multita. *elama kurun #aktu lima tahun terakhir ke6enderungan para suami di #ilayah *leman dan Bantul untuk berpoligami lebih tinggi dibanding daerah!daerah lain di D07. istri bekerja untuk membantu atau bahkan menopang kehidupan ekonomi keluarga dan tidak mampu mengurusi urusan domestik dapat dikategorikan tidak menjalankan ke#ajiban. yaitu 35 perkara atau dengan rata!rata dalam setiap tahun hanya ada $ #arga di #ilayah :unungkidul yang mengajukan perijinan poligami. 'engajuan perijinan poligami mayoritas didasarkan pada 'asal 4 ayat (.sir.) 1ndang!1ndang 2epublik 0ndonesia 3omor Tahun -/$4 tentang perka#inan (o. terutama point pertama yaitu istri tidak dapat menjalankan ke#ajibannya sebagai istri.data mengenai perijinan poligami di Daerah 0stime#a 7ogyakarta (D07).9 orang di #ilayah *leman dan Bantul yang mengajukan perijinan poligami. *ementara ke6enderungan terendah untuk berpoligami terjadi di :uungkidul. .okuskan pada urusan domestik. yaitu masing! masing ada /8 perkara atau dengan rata!rata dalam setiap tahun terdapat -/. Dalam hal ini diperlukan sensitivitas jender dalam mensikapinya.

tidak semua poligami didasarkan pada pertimbangan yang matang tetapi karena . (ika ijin diberikan tetap tidak ada jaminan keadilan yang pasti bagi istri!istri dan anak!anak mereka (terutama istri tua beserta anak!anaknya). 3amun jika tidak diijinkan akan mendorong praktek poligami liar yang justru akan merugikan istri!istri dan anak!anak mereka (baik istri tua maupun muda). Dalam konteks ini perempuan yang selalu menjadi korban.aktor lain. )ensikapi kondisi tersebut diperlukan adalah kehatian! hatian dalam pemberian ijin poligami untuk menghindari ketidakadilan bagi istri!istri dan anak!anak di kemudian hari. Dalam realitas masyarakat. Di . pengajuan poligami juga didasarkan pada kondisi istri yang mengalami 6a6at badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan.*elain alasan tidak dapat menjalankan ke#ajibannya sebagai istri. serta alasan istri tidak dapat melahirkan keturunan (mandul). sehingga tidak ada jalan lain ke6uali mengurus poligami sebagai bentuk tanggungja#abnya. 'roses perijinan poligami oleh pengadilan merupakan dilema. <aktor tersebut antara lain sebagai upaya meredam amarah massa yang mengan6am keselamatan ji#a si suami yang akan berpoligami sebagai akibat perempuan yang akan dipoligami telah hamil.

persamaan. kebebasan dan kemaslahatan. Sumber : Koran Merapi !" No#ember !$$% . *ebagai sebuah produk ijtihad tentu masih terbuka ijtihad!ijtihad baru dalam rangka me#ujudkan nilai!nilai asasi seperti keadilan.samping poligami Bahkan itu perlu diadakan penga#asan terhadap pelaku untuk perlu meminimalisir dikaji lahirnya penyimpangan!penyimpangan. perundangan!undangan yang memuat sanksi pidana atau perdata bagi pelaku poligami yang menalantarkan istri!istri dan anak!anak mereka. "allahu ’lam. 'raktek undangan poligami juga sekarang diatur dengan ijtihad perundang! para ahli yang merupakan produk dibidang hukum dalam memahami ayat!ayat tentang poligami.