You are on page 1of 31

ANATOMI, HISTOLOGI,HORMON HIPOFISIS

TANIA AGUSTINI MAHARANI 1310211 124

Anatomi hipofisis
• disebut master of glands KARENA Kelenjar ini banyak mempengaruhi kegiatan banyak kelenjar • Hipofisis berasal dari kata hypo=di bawah + physis=pertumbuhan atau disebut kelenjar pituitari, berat ±0,5 gr, berdiameter 1-5 cm dan ukuran normalnya pada manusia ± 10x13x6 mm. • Hipofisis terletak pada hypophyseal fossa di sella tursika dari tulang sphenoidale. • Dibagi menjadi 3 bagian . Pars anterior , pars intermediata dan pars posterior

Topografi • Di sebelah lateral hypofisis Carotis interna dan sinus cavernosus. • Antara hypofisis dan hemisphere cerebri didapatkan N. Opticus. • Di sebelah atas dari hypofisis di dapatkan sinus intercavernosus dan diaphragma selae. Chiasma opticus dan tractus opticus. .

Vaskularisasi 1. arteri hipofisealis inferi or terutama memperd arahi lobus posterior. arteri hipofiseali superior memperdarahi pars tuberalis dan infudibulun. . 2.b eberapa cabang juga memperdarahi lobus anterior.

Histologi .

basofil (kromofil) dan kromofob • Antara kromofil dan kromofob mempunyai daya afnitas yang berbeda pada pewarnaan. • Pada pars nervousa merupakan bagian yang kaya akan akson tidak bermyelin • Terdapat inti bukan milik akson yang disebut pituisit • Dan terdapat herring body yaitu ujung akson yang berperan dalam menampung sekret hormon oksitosin dan ADH. • Basofil dan asidofil memiliki kadar yang berbeda dan keduanya mempengaruhi kelenjar yang berbeda beda • Pada pars intermediata terdapat celah / kantung yang disebut kantung rathke yang terdapat keloid dan berperan dalam sintesis endorfin.hipofisis • jenis sel yang terdapat di pars anterior : asidofil . • .

.

Pars nervosa .

Pars distal .

hipofisis Hipofisis anterior hipofisis intermedia Hipofisis posterior .

HIPOFISIS POSTERIOR • Terdiri dari jaringan saraf • Antara Hipotalamus dan hipofisis dihubungkan oleh jaringan saraf. Hanya menyimpan hormon yang disekresi oleh hipotalamus( nukleus supraoptikus dan paraventrikel) • Mengeluarkan hormon vasopresin dan oksitosin . • Tidak menghasilkan hormon.

sintesis Dibawa ke hipofisis pesterior Disimpan dalam badan herring Berikatan dengan reseptor yang sesuai Transpor ke lokasi target Ransangan Efek Respon umpan balik +/- Pembersihan metabolit Eksresi .

Sintesis • Nukleus supraoptikus = vasopresin • Nukleus paraventrikel = oksitosin .

obat-obatan -pendarahan 2. Vasopresin -osmoreseptor masuk ke hipotalamus . Oksitosin 1.stress . ransangan puting susu saat menyususi bayi 2. kontraksi rahim saat melahirkan .Hormon disalurkan ke hipofisis posterior Disimpan dibadan herring Dilepas saat ada ransangan Ransangan berupa 1.

Transpor ke lokasi target .

oksitosin = kaskade kinase • Reseptor pada vasopresin 1. V2 = vasopresin ginjal Oksitosin • Merangsang kontraksi otot polos untuk mengeluarkan janin • Merangsang ejeksi susu dari kelenjar mamaria .Hormon akan berikatan dengan reseptor dan menimbulkan efek • Merupan hormon jenis protein maka reseptor berapa dipermukan membran dan menimbulkan S.M • Vasopresin = Ca2+ . v1 = kontraksi otot polos vaskular 2.

• Umpan balik – Respon yang berkebalikan dari suatu keadaan .Umpan balik +/• Umpan balik + suatu respon yang meningkatkan sekresi suatu hormon.

ginjal.empedu.urin .Pembersihan metabolit • penghancuran hormon oleh jaringan • Pengikatan hormon oleh jarinagn • Hormon hidrolitik biasanya dgn reaksi enzimaktik pd darah dan ginjal EKSRESI Hati.

Hipofisis anterior • Terdiri dari epitel kelenjar (adenohipofisa) • Menghasilkan 6 hormon peptida • Antara hipofisis dan hipotalamus dihubungkan dangan pembuluh darah .

Terjadi pendeteksian penurunan hormon dan ransangan Neurosekrektorik mengeluarkan hormon hipofisiotropik Hormon hipofisiotropik masuk ke kapiler hipotalamus Menuju hipotalamus posterior Berikatan dgn reseptor Menuju lokasi target Dan mengontrol pengeluaran hormon hipofisis Hormon hipofisiotropik akan menembus kapiler hipofisis arteriol Efek Umpan balik +/* Pembersihan metabolit eksresi .

.

Ransangan pengeluaran hormor hipofisiotropik Ransangan prngeluaran hormon hipofisiotropik Penurunan metabosme Stres. somatostatis.releasing hormon (TRH) Corticotropin. kedinginan. hiperaminoasidema Tinggi glukosa. steres.relesing hormon (CRH) Gonadotropin-relasing hormon Growth hormon relesing hormon Growth hormon inhibiting hormon Prolactin relesing hormon fungsi Merangsang pengeluaran TSH Merangsang pengeluaran ACTH Merangsang pengeluaran FSH dan LH Merangsang pelepasan hormon pertumbuhan Menghambat pelepasan hormon pertumbuhan Merangsang pelepasan prolaktin Prolaktin inhibiting hormon Menghambat pelepasan prolaktin . olga Peningkatan kadar hormon prolaktin Hormon hipofisiotropik Tyropin. hipoglikemia Penurunan kadar hormon sex Tidur. pembedahan.olah raga. kortisol Kehamilan. laktasis. ransangan puting susu.

tulang Kel.Menuju Organ target HORMON ACTH GROWTH HORMON PROLAKTIN TSH LH FSH Suprarenalis Jar. Kel. Lemak. Tiroid Testis ovarium Testis ovarium Organ target . Mamae. otot.

ACTH merangsang sekresi hormon pd suprarenal hormon: Letak Zona glomerulosa hormon Mineral kortikoid Fungsi metabolisme hidrat dan menahan Na+ dan ion lain saat regulasi metabolisme hidrat arang dan metabolisme protein dan lemak Merangsang ekstogen dan progesteron Mempercepat kerja jantung dan tekanan darah dan mempercepat Kebalikan adrenalin Zona fasikulata glukokortikoid Zona retikularis medula Hormon sex Adrenalin nonadrenalin .Berikatan dengan reseptor dan menimbulkan efek A.

meningkatkan sintesis protein. Growth hormon fungsi: meningkatkan pertumbuhan. penurunan katabolisme protein sehingga sumber bahan barar dr lemak C. TSH Fungsi: menghasilkan hormon T3 &T4 utuk meningkatkan metabolisme .B. Prolaktin Fungsi: pertumbuhan payudarah. pengingkatan laktasis pada masa nifas D.

E. LH Fungsi= Wanita: ovulasi dan mengatur hormon sex( eksrogen dan progesteron) Pria: merangsang sel intersistium leydig ditestis untk hormon testoteron F. FSH fungsi:= Wanita: perkembangan folikel ovarium dan sekresi hormon ekstogen Pria: untuk pembentukan sperma .

Mengurang kepekaan hipofisis terhadap CRH kortisol Merangsang korteks ardenal efek .Umpan balik • Contoh: CRH Merangsang H. Menghambat hipotalamus u/ memproduksi CRH 2.A mengeluarkan ACTH Kortisol meningkat 1.

urin . ginjal.empedu.Pembersihan metabolit • penghancuran hormon oleh jaringan • Pengikatan hormon oleh jarinagn • Hprmon hidrolitik biasanya dgn reaksi enzimaktik pd darah dan ginjal EKSRESI Hati.

dengan cara menyebarkan butir melanin.Hipofisis intermedia • MSH atau intermedins adalah kelas hormon peptida yang diproduksi oleh sel-sel di lobus intermediate (tengah) dari kelenjar pituitari. apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam. • Pengeluaran (sekresi) MSH juga dirangsang oleh faktor pengatur yang disebut faktor perangsang pelepasan hormon melanosit dan dihambat oleh faktor inhibisi hormon melanosit (MIF). • Fungsi: Mempengaruhi warna kulit individu. .

REFERENSI • • • • Fisiologi sherwood Fisiologi gayton Endokrinologi dasar dan klinik greenspan Farmako UI .