You are on page 1of 23

FUNGSI SARAF

Saraf sebagai sistem koordinasi atau pengatur seluruh aktifitas tubuh manusia mempunyai tiga fungsi utama, yaitu sebagai alat komunikasi, pengendali atau pengatur kerja, dan pusat pengendali tanggapan. a) Saraf sebagai alat komunikasi antara tubuh dan dunia di luar tubuh. Hal ini dilakukan oleh alat indera yang meliputi mata, hidung, telinga, lidah, dan kulit. Karena ada indera, dengan mudah kita dapat mengetahui perubahan yang terjadi di luar tubuh kita. b) Saraf sebagai pengendali atau pengatur kerja organ tubuh sehingga dapat bekerja serasi sesuai dengan fungsi masing-masing. c) Saraf sebagai pusat pengendali

tanggapan atau reaksi tubuh terhadap perubahan keadaan di

sekitarnya. karena saraf sebagai pengendali kerja alat tubuh maka jaringan saraf terdapat pada seluruh alat tubuh.

FUNGSI OTOTStruktur dan Fungsi Sistem Otot
Februari 8, 2011sovi88Tinggalkan komentarGo to comments

Struktur dan Fungsi Sistem Otot 2.1 Pengantar Penerapan hukum fisika dan konsep teknik untuk tubuh manusia membutuhkan pengetahuan tentang struktur dasar dan fungsi dari sistem muskuloskeletal. Untuk seluruh tubuh untuk berfungsi secara normal, setiap substructute harus berfungsi normal. Keenam utama substruktur adalah: tendon, ligamen, fasia, tulang rawan, tulang, dan otot.

2.2 jaringan ikat Tulang, ligamen, tendon, fasia, dan tulang rawan adalah jaringan penghubung tubuh. Mereka memberikan dukungan, mengirimkan pasukan, dan memelihara interity secara struktural. Semua jaringan ikat terdiri dari kedua sel dan extracellullar matriks terdiri dari serat dan zat tanah. Sel-sel menghasilkan matriks, yang menentukan sifat fisik dari jaringan ikat yang berbeda. Komponen yang paling penting dari substansi tanah adalah proteoglikan – molekul besar glukosaminoglikan (molekul gula) terkait dengan inti protein. Proporsi proteoglikan untuk konstituen lain sangat bervariasi antara jaringan. Sebagai contoh, proteoglikan merupakan hanya 2 persen saja dari seluruh zat tanah di tulang, dibandingkan dengan lebih dari 25% dari bahan tanah dalam tulang rawan. Unsur lain dari zat tanah adalah air, glikoprotein, lipid, dan di tulang, kalsium. Ø Ligaments, Tendons, and Fascia Ø Tulang rawan Ø Tulang

2.3.

Rangka Otot

Otot rangka merupakan hampir 50% dari berat badan dan menggunakan hampir 50% dari metabolisme tubuh. Ada sekitar 400 otot dalam tubuh, masing-masing dengan fungsi khusus. Secara umum, mereka semua berfungsi untuk menghasilkan momen sendi. Setiap otot adalah organ terpisah sendiri. Otot melekat

pada tulang oleh tendon, dan lintas satu atau beberapa sendi. mereka berada di bawah kontrol langsung dari sistem saraf sukarela, kadang-kadang disebut sebagai sistem saraf somatik.

Yang unik dari otot adalah bahwa hal itu bisa kontrak. Sebuah sistem kontraktil memerlukan (1) mekanisme untuk kontraksi, (2) metode untuk merangsang dan mengendalikan mekanisme itu, dan (3) energi untuk menggerakkan

mekanisme. Sebelum membahas aspek-aspek otot, yang jelas yang paling penting dari aspek ergonomi biomekanik, mari kita tinjau struktur dari otot itu sendiri.

2.4

Sendi

Sebuah sendi adalah persatuan dari dua atau lebih tulang. Tergantung pada struktur, sendi diklasifikasikan sebagai sendi sinovial. Bila tidak ada jaringan antara (sendi) permukaan artikular, sendi berserat, di mana jembatan tulang rawan sendi. Kebanyakan sendi sinovial. Contoh sendi berserat adalah hubungan antara tulang tengkorak, sementara sendi tulang rawan yang ada di masa kanak-kanak, melayani tujuan pertumbuhan, dan sepanjang hidup antara tulang belakang sebagai diskus intervertebralis.

\

Sistem pencernaan

Sistem Pencernaan Pada Manusia Beserta Fungsinya

DEFINISI
Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestinal (mulai dari mulut sampai anus) adalah sistem organ dalam manusia yang berfungsi untuk menerima makanan, mencernanya menjadi zat-zat gizi dan energi, menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah serta membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna atau merupakan sisa proses tersebut dari tubuh

berjumlah 8 buah. 3) Gigi geraham kecil (dens premolare). mengoyak dan menggiling makanan menjadi partikel yang kecilkecil. Rektum Anus. 8. Tenggorokan. Lambung. berfungsi memotong makanan. 3. yaitu pankreas.1. antara lain: 1. berfungsi merobek makanan. dilengkapi alat pencernaan dan kelenjar pencernaan untuk membantu pencernaan makanan. Pada Mulut terdapat : 1. Sistem pencernaan (mulai dari mulut sampai anus) berfungsi sebagai berikut: . Mulut Mulut merupakan saluran pertama yang dilalui makanan. Pada rongga mulut.menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah . berfungsi mengunyah makanan. 2) Gigi taring (dens caninus).memecah makanan menjadi zat-zat gizi (suatu proses yang disebut pencernaan) . Sistem pencernaan juga meliputi organ-organ yang terletak diluar saluran pencernaan. Kerongkongan.membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh. Usus halus. b. Saluran pencernaan terdiri dari Mulut. 7. Gigi di bagi menjadi 3 macam. hati dan kandung empedu.. 6. 4. berjumlah 8 buah.menerima makanan . Usus besar.Lidah Memiliki peran mengatur letak makanan di dalam mulut serta mengecap rasa makanan. Perhatikan gambar disamping. 5. 2. berjumlah 4 buah. Gigi seri (dens insisivus).Gigi Memiliki fungsi memotong. a. .

menyekresikan ludah yang mengandung air dan lendir. Pada faring terdapat klep. Ketiga kelenjar ludah tersebut menghasilkan ludah setiap harinya sekitar 1 sampai 2. pada lambung terjadi pencernaan kimiawi dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan lambung. Mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). otot melingkar. Lambung  Lambung merupakan organ otot berongga yang besar dan berbentuk seperti kandang keledai. 4. Usus Halus . Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit Renin . Ada 3 jenis otot polos yang menyusun lambung. 2. yaitu otot memanjang.  Fungsi eksofagus adalah menyalurkan makanan ke lambung. Agar makanan dapat berjalan sepanjang esophagus. dll. 2. Sel-sel yang melapisi lambung menghasilkan 3 zat penting: .asam klorida . enzim amilase. Pada ujung saluran esophagus setelah mulut terdapat daerah yang disebut faring. 3. Hanya dimiliki oleh bayi. Mukus . menyekresikanludah yang mengandung enzim ptialin (amilase). yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur makanan dengan enzim-enzim. Lendir melindungi sel-sel lambung dari kerusakan oleh asam lambung dan enzim  1. serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus Lipase . 5. Kandungan ludah pada manusia adalah : air. fundus dan antrum..menyekresikan ludah yang mengandung air dan lendir. 2) Glandula submaksilaris merupakan kelenjar ludah di samping rahang atas.lendir . Sebagai disinfektan. Selain pencernaan mekanik.  Fungsi ludah adalah melumasi rongga mulut serta mencerna karbohidrat menjadi disakarida. Kerongkongan (Eksofagus)  Merupakan saluran yang menghubungkan antara rongga mulut dengan lambung.prekursor pepsin (enzim yang memecahkan protein).Kelenjar Ludah Ada 3 kelenjar ludah pada rongga mulut. Melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam HCl.c.5 liter ludah. mucus. terdiri dari 3 bagian yaitu kardia. Lambung berfungsi sebagai gudang makanan. terdapat gerakan peristaltik sehingga makanan dapat berjalan menuju lambung 3. Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. zat antibakteri. Keterangan: 1) Glandula parotis merupakan kelenjar ludah di dekat telinga. Senyawa kimiawi yang dihasilkan lambung adalah : Asam HCl . yaitu epiglotis yang mengatur makanan agar tidak masuk ke trakea (tenggorokan). dan otot menyerong. 3) Glandula submandibularis merupakan kelenjar ludah di bawah lidah.Mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.

di antara usus dua belas jari (duodenum) dan usus penyerapan (ileum).Kolon asendens (kanan) . Pada manusia dewasa. dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan oleh usus halus serta senyawa kimia dari kelenjar pankreas yang dilepaskan ke usus halus. Usus Kosong (Jejenum) Usus kosong atau jejunum (terkadang sering ditulis yeyunum) adalah bagian kedua dari usus halus. 6. dimulai dari bulbo duodenale dan berakhir di ligamentum Treitz. Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum). Usus kosong dan usus penyerapan digantungkan dalam tubuh dengan mesenterium 3. 2. Pada usus halus hanya terjadi pencernaan secara kimiawi saja. dan usus penyerapan (ileum). usus kosong (jejunum). jejunum (± 2. 1.6 m). dan dilanjutkan oleh usus buntu.5 m).Usus halus merupakan kelanjutan dari lambung. Usus Penyerapan (Illeum) Usus penyerapan atau ileum adalah bagian terakhir dari usus halus. Ileum memiliki pH antara 7 dan 8 (netral atau sedikit basa) dan berfungsi menyerap vitamin B12 dan garam-garam empedu. Pada sistem pencernaan manusia. ) ini memiliki panjang sekitar 2-4 m dan terletak setelah duodenum dan jejunum. panjang seluruh usus halus antara 2-8 meter. Usus halus memiliki panjang sekitar 6-8 meter. Usus Besar Usus besar terdiri dari: . Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaitu duodenum (± 25 cm). Usus dua belas jari (Duodenum) Usus dua belas jari atau duodenum adalah bagian dari usus halus yang terletak setelah lambung dan menghubungkannya ke usus kosong (jejunum). Bagian usus dua belas jari merupakan bagian terpendek dari usus halus. 1-2 meter adalah bagian usus kosong. serta ileum (± 3.

Orang dewasa dan anak yang lebih tua bisa menahan keinginan ini. yang terletak di kolon asendens. Usus besar menghasilkan lendir dan berfungsi menyerap air dan elektrolit dari tinja. . Anus Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan. Anus berfungsi sebagai tempat pembuangan sisa hasil proses pencernaan. Banyaknya bakteri yang terdapat di dalam usus besar berfungsi mencerna beberapa bahan dan membantu penyerapan zat-zat gizi. dan terjadilah diare Rektum 7. Apendiks (usus buntu) merupakan suatu tonjolan kecil berbentuk seperti tabung. isi usus berbentuk cairan. tetapi bayi dan anak yang lebih muda mengalami kekurangan dalam pengendalian otot yang penting untuk menunda buang air besar. Bakteri ini penting untuk fungsi normal dari usus.    Rektum adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus. Ketika mencapai usus besar.Kolon transversum .Kolon desendens (kiri) . 8. Sebagian anus terbentuk dari permukaan tubuh (kulit) dan sebagian lainnya dari usus. dimana bahan limbah keluar dari tubuh. maka timbul keinginan untuk buang air besar. Jika kolon desendens penuh dan tinja masuk ke dalam rektum. Suatu cincin berotot (sfingter ani) menjaga agar anus tetap tertutup. Bakteri di dalam usus besar juga berfungsi membuat zat-zat penting. tetapi ketika mencapai rektum bentuknya menjadi padat. Biasanya rektum ini kosong karena tinja disimpan di tempat yang lebih tinggi. seperti vitamin K. . yaitu pada kolon desendens. Beberapa penyakit serta antibiotik bisa menyebabkan gangguan pada bakteri-bakteri di dalam usus besar. Akibatnya terjadi iritasi yang bisa menyebabkan dikeluarkannya lendir dan air.Kolon sigmoid (berhubungan dengan rektum). pada perbatasan kolon asendens dengan usus halus.

dan jantung. memberi bentuk tubuh. Tulang hioid c). check it out. Columna vertebrae (tulang belakang) d) Strenum (tulang dada) dan Costa (tulang rusuk) . tempat terbentuknya sel-sel darah merah melindungi bagian tubuh yang lunak seperi otak.Sistem Rangka Fungsi Sistem Rangka Fungsi sistem rangka adalah tempat melekatnya otot-otot rangka.. Tulang tengkorak b). menegakkan dan menopang tubuh. Kini saatnya kita membahas lebih rinci lagi. Contohnya: a). paru-paru. Tulang tersebut terbagi menjadi dua bagian yaitu rangka aksial (tulang sumbu) dan rangka apendikuler (anggota tubuh). Rangka manusia terdiri dari 206 tulang. 1. Rangka aksial Tulang aksial merupakan rangka-rangka penyusun sumbu tubuh.. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenairangka... memungkinkan organisme untuk bergerak.

Tulang Hioid Tulang hioid merupakan tulang yang terletak di antara laring dan mandibula.Tulang hioid berjumlah satu pada manusia. baiklah. Tulang pinggang (Lumbar) jumlahnya 5 4. setelah dewasa maka jumlahnya menjadi 1 . Tulang vormer jumlahnya 1 b. Tulang selangkang (Sacrum) Jumlahnya 5 pada bayi. saya tidak mau membayangkan itu dulu. Columna vertebrae (tulang belakang) Tulang belakang merupakan rangkaian tulang tunggal. organ pendengaran. Tulang hidung (Nasalis) jumlahnya 2 3. dan organ penglihatan. 6. Tulang belakang berfungsi menyangga berat tubuh. sekarang saatnya kalian menyimak tulang-tulang penyusun tengkorak. haha. Tulang punggung (Thorax) jumlahnya 12 3. c. Tulang langit-langit (Palatinus) jumlahnya 2 6. Tulang leher (Serviks) jumahnya 7 2. Tulang rahang bawah (mandibula) jumlahnya 1 8. Bagian tulang : Tulang belakang Tulang penyusunnya : 1. Bagian Tulang : a. Tulang konka nasalis inferior jumlahnya 2 7. Tulang Tulang Tulang Tulang pelipis (Temporalis) jumlahnya 2 kepala belakang (Osipitalis) jumlahnya 1 baji (Stenoid) jumlahnya 1 tapis (Ethmoid) jumlahnya 1 b.a. Coba bayangkan apa yang terjadi jika kita tidak memiliki tulang tengkorak? wah. 5. Tulang pipi (Zigomatikus) jumlahnya 2 4. Tulang air mata (Lakrimalis) jumlahnya 2 5. Tulang dahi (Frontalis) jumlahnya 1 2. Tulang ini berfungsi sebagai tempat melekatnya beberapa otot mulut dan lidah. bentuknya tidak teratur dan memanjang dari ujung kepala sampai ujung ekor. Tulang tempurung (kranium) Tulang penyusunnya : 1. 4. Tulang rahang atas (Maksilaris) jumlahnya 2 2. Tulang ubun-ubun (Parientalis/Parietale) jumlahnya 2 3. Tulang tengkorak Tulang tengkorak merupakan tulang yang berfungsi untuk melindungi bagian-bagian yang rawan. misalnya otak. Tulang tersebut kokoh tapi fleksibel oleh karena itu manusia dapat melakukan berbagai macam gerakan yang misalnya berdiri ataupun duduk. Tulang wajah Tulang penyusunnya : 1.

Tulang pergelangan tangan (Karpal). ketiga tulang ini berfungsi menjadi satu kesatuan. Triquetrum 10. Bagian tulang : Tulang dada Penyusunnya : 1. Bagian tulang : a. Manubrium. setelah dewasa maka menjadi 1 d. Skafoid 8. jumlahnya 16 (8 pada setiap tangan) 7. Strenum (tulang dada) dan Costa (tulang rusuk) Tulang dada berhubungan dengan tulang belakang . jumlahnya 2 2. Tulang rusuk sejati. jumlahnya 2 3. jumlahnya 2 2. Tulang rusuk melayang.5. jumlahnya 7 2. jumlahnya 2 6. Tulang rusuk palsu. jumlahnya 1 3. Pisiform . Rangka Apendikuler Rangka apendikuler merupakan rangka penyusun gerak. Lunate 9. Tulang pengumpil (Radius). Gladiolus. Bagian tulang : Tulang rusuk (costa) Penyusunnya : 1. jumlahnya 3 3. a. Tulang hasta (Ulna). Tulang ekor (koksigea) Jumlahnya 4 pada bayi. jumlahnya 2 5. jumlahnya 1 ketika dewasa. Xifoid. Tulang pangkal lengan (Humerus). Tulang belikat (Skapula). jumlahnya 2 4. Tulang selangka (Klavikula). b. Bagian atas : Penyusunnya : 1. Tulang dada dan tulang rusuk berfungsi untuk melindungi organ-oragan yang terdapat di dalam dada seperti jantung dan paru-paru. jumlahnya 1 2.

Tulang pergelangan kaki (Tarsal). Jari kaki. jumlahnya 1 4. Kapitatum 14. jumlahnya 10 15. jumlahnya 14 (7 pada tiap kaki) 9. Tulang kering (Tibia) 8. Tulang lutut (Patella) 6 Tulang betis (Fibula) 7. Trapesium 12. Tulang paha (Femur) 5. Kuboid 12. jumlahnya 6 14. Kuneformis. Trapesoid 13. Talus 11. Kalkaneus 10. Ischium. jumlahnya 28 b. Tulang koksa 2. Tulang telapak kaki. Hamate 15. jumlahnya 28 . jumlahnya 1 3. Bagian bawah : Penyusunnya : 1. Ileum.11. jumlahnya 10 16. Navikular 13. jari tangan (falanges). Tulang telapak tangan (Metakarpal).

dan pada hewan tingkat tinggi alat transportasinya adalah darah dan bagianbagiannya. Selain peredaran darah. pada manusia terdapat juga peredaran limfe (getah bening) dan yang diedarkan melalui pembuluh limfe. urea dikeluarkan melalui ginjal 3. Di dalam tubuh darah beredar dengan bantuan alat peredaran darah yaitu jantung dan pembuluh darah. 4. Alat transportasi pada manusia terutama adalah darah. Darah Bagian-bagian darah Sel-sel darah (bagian yg padat)    Eritrosit (sel darah merah) Leukosit (sel darah putih) Trombosit (keping darah) sel-darah Plasma Darah (bagian yg cair)   Serum Fibrinogen Fungsi Darah Darah mempunyai fungsi sebagai berikut : 1. Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah. 1. Alat peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah. Mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah 2. Pada hewan alat transpornya adalah cairan tubuh. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih .Sistem Peredaran Darah SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA Transportasi ialah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan ke seluruh tubuh dan pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh. karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru. Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah 5. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah.

bilik kiri. Pada dasarnya sistem transportasi pada manusia dan hewan adalah sama. dan elastis Aliran darah Berasal dari jantung Denyut terasa Katup Hanya disatu tempat dekat jantung Bila ada luka Darah memancar keluar Pembuluh Vena 1. ujung arteri bersambung dengan kapiler darah dan kapiler darah bertemu dengan vena terkecil (venula) sehingga darah tetap mengalir dalam pembuluh darah walaupun terjadi pertukaran zat. serambi kiri. Sistem peredaran darah tertutup dan peredaran darah ganda Dalam keadaan normal darah ada didalam pembuluh darah. 6. hal ini disebut sistem peredaran darah tertutup. 5. serambi kanan. 2. 3. vena. Pembuluh Darah Ada 3 macam pembuluh darah yaitu: arteri. Menutup luka yang dilakuakn oleh keping-keping darah 7. 2. tidak elastis Dekat dengan permukaan tubuh (tipis kebiru-biruan) Aliran darah Menuju jantung Denyut tidak terasa Katup Disepanjang pembuluh Bila ada luka Darah Tidak memancar 1. . 3. Jantung jantung-manusia Jantung manusia dan hewan mamalia terbagi menjadi 4 ruangan yaitu: bilik kanan. Dinding Pembuluh Tipis. Menjaga kestabilan suhu tubuh. kuat. dan kapiler (yang merupakan pembuluh darah halus) Pembuluh Nadi       Tempat Agak ke dalam Dinding Pembuluh Tebal.6. 4.

Peredaran darah ganda pada manusia. melindungi permukaan respirasi dari dehidrasi.umur lebih pendek. leukopeni jumlah sel darah putih kurang dari normal Sistem Respirasi Fungsi Sistem Respirasi : 1. 3. bronkus. sebagai jalur untuk keluar masuknya udara dari luar ke paru-paru.diasesi dengan transfusi darah 3. yakni : 1. 2. Hemofili Darah sulit/tidak bisa membeku 4. Divisi konduksi Divisi ini dimulai dari rongga hidung. Talasemia Sel darah merah abnormal. Atherosklerosis Penyumbatan pembuluh darah oleh lemak 6. menyanyi. memfasilitasi deteksi stimulus olfactory dengan adanya reseptor olfactory di superior portion pada rongga hidung. Terbentuknya cairan ini karena darah keluar melalui dinding kapiler dan melalui ruang antarsel kemudian masuk ke pembuluh halus yang dinamakan pembuluh getah bening (limfe) Penyakit pada Sistem Transportasi 1. juga terdapat cairan getah bening. Divisi respirasi . Getah Bening Disamping darah sebagai alat transpor. Anemia • Anemia sel sabit merupakan penyakit menurun tak bisa diobati • Anemia perniosa. Arteriosklerosis Penyumpatan pembuluh darah oleh zat kapur 7. 5. menyediakan permukaan untuk pertukaran gas antara udara dan sistem aliran darah. trakea. 5. dan bentuk komunikasilainnya. dan berbagaikeadaan lingkungan yang merugikan atau melindungi sistem respirasi itu sendiri dan jaringan lain dari patogen. himgga terminalbronkiolus 2. faring. perubahan temperatur. terdiri peredaran darah kecil (jantung –paru-paru – kembali ke jantung) dan peredaran darah besar (jantung – seluruh tubuh dan kembali ke jantung). sumber produksi suara termasuk untuk berbicara. rendahnya jumlah eritrosit karena makan kurang vit B12 2. laring. 4. Sistem respirasi juga dibagi menurut divisinya. varises Pelebaran pembuluh vena 5. Peredaran ini melewati jantung sebanyak 2 kali.

Fungsi utamanyaadalah untuk menjaga keseimbangan ventilasi alveolar. volume rongga toraks akan berkurang. volume rongga toraks akan bertambah. permukaan masing-masing menempel pada bagian dalam dada danpermukaan superior diafragma. Satu siklus respirasi tunggal terdiri dari inhalasi/inspirsi danekshalasi/ekspirasi. ketika diafragmaberelasasi.Divisi ini dimulai dari bronkiolus hingga alveoli. Tekanan atmosfer memiliki perananpenting dalam ventilasi pulmoner. tekanan berbanding terbalik dengan volume. antara kapiler alveolar dan kapiler jaringan. M ekanisme Respirasi Secara umum.terjadinya di mitokondria. Respirasi internal adalah proses absorpsi oksigen danpelepasan karbon dioksida dari sel. melibatkan perpindahan udara secara fisik keluar masuk paru-paru. V entilasi Pulmoner Adalah perpindahan udara secara fisik keluar masuk paru-paru. Kedua hukum ini merupakan dasar dari ventilasi pulmoner. Perubahan inimenciptakan gradien tekanan yang memindahkan udara keluar atau masuk paru-paru. Parietal dan viseral pleura dipisahkan hanyaoleh selaput tipis cairan pleural. 2. Sementara pergerakan superior rusuk dantulang belakang menyebabkan volume rongga toraks bertambah.Respirasi eksternal meliputi pertukaran gas (oksigen dan karbon dioksida) antara cairaninterstisial tubuh dengan lingkungan luar. Proses respirasi internal ini disebut juga respirasi selular. Difusi gas. Berikut adalah tahapan-ahapan dalam respirasi eksternal: 1. Ventilasi pulmoner atau bernapas. Pergerakan inferior rusuk dantulang belakang menyebabkan volume rongga toraks berkurang . Udara akanmengalir dari daerah bertekanan tinggi ke tekanan rendah. Transportasi oksigen dan karbon dioksida. melewati membran respiratori antara ruangan alveolar dan kapiler alveolar serta melewati kapiler alveolar dan kapiler jaringan. Volume rongga toraks berubah ketika diafragma berubahposisinya atau tulang rusuk bergerak. 3. respirasi terdiri dari 2 proses: respirasi eksternal dan respirasi internal. Saat diafragma berkontraksi. Perbandingan ikatan cairan terjadi antara parietal pleural danviseral pleura Hasilnya. udara memenuhi kantung paru-paru danterjadilah pertukaran gas antara udara dan darah. Tujuan dari respirasi eksternal adalah untukmemenuhi kebutuhan respirasi sel. Pergerakan dada dan diafragma ini akan menyebabkanperubahan volume paruparu. Menurut hukum Boyle. Keduanya melibatkan perubahan volume paru-paru.Kedua paru-paru memiliki rongga pleural. .

uterus. tisu yang tanggal ini akan terperangkap dan m menyebabkankeradangan berlaku ke atas tisu .Sistem pembiakan lelaki terdiri daripada sepasang testis dan rangkaian duktus pemancutan. Di kebanyakan kes. kelenjar prostat dan zakar. Masalah Sistem Pembiakan Terdapat pelbagai jenis masalah sistem pembiakan. Sistem pembiakan wanita juga terdiri daripada ovari.tanggal dan berdarah setiap bulan mengikut kitaran haid Oleh kerana tidak dapatdisingkirkan dari badan. memastikan kehidupanspesis berterusan dan ciri-ciri warisan dapat diturunkan dari generasi ke generasi akan datang. Tisu ini akan menjadi tebal. Walaupun keadaan ini biasa dan tidak berbahaya. mengangkut dan menempatkan sel-sel ini dimana ia akandisenyawakan oleh sperma.tisu lain yang berhampiran. atau pada tisu di ruang pelvik. penyakit Parkinson's dan strok . E reksi Disfungsi disebabkan oleh beberapa punca fizikal termasuk pengambilan alkoholyang berlebihan. Sista OvariSista ovari merupakan pundi yang bukan bersifat kanser dan dipenuhi dengan cecair ataupun bahan separuh pepejal di dalam ovari. Organ-organ sistem pembiakan wanita pula akanmenghasilkan dan menampung ovum. penyalahgunaan tembakau.Sistem pembiakan manusia terdiri daripada empat fungsi utama: menghasilkan ovum(perempuan) dan sperma (lelaki).3. Bagi endometriosis. Impoten (lemah tenaga batin)Impoten merupakan masalah sistem pembiakan lelaki.kegagalan fungsi hati ataupun buah pinggang. kelenjar tambahan dan organ kelamin luar. menjaga perkembangan zuriat dan menghasilkan hormon.Sistem Pembiakan Fungsi utama sistem pembiakan manusia ialah untuk melahirkan anak. Ia juga dikenali dengan nama E reksi Disfungsi atau Impoten. mewujudkan persekitaran yang sesuai bagi perkembangan fetus danmenghasilkan hormon seks perempuan. iaitu endometrium. sista akan hilang dengansendirinya dan tidak memerlukan rawatan.2. Ia merujuk kepada ciri-cirikegagalan alat kelamin lelaki untuk menegang atau mengekalkan ketegangan sehinggamencapai kepuasan seks. ovari. kecederaan otak atau saraf tunjang. tisuyang melitupi bahagian dalam uterus. E ndometriosis E ndometriosis merupakan masalah sistem pembiakan wanita. akan tetapi ia boleh mendatangkan masalah sekiranya sista menjadi semakin besar. didapati tumbuh di luar uterusseperti di tiub fallopia. Beberapa contoh adalah seperti berikut:-1. faraj.tiub fallopia. mengangkut dan menampung sel-sel ini. Sista yang besar akan menghimpit organ-organ lain disekelilingnya dan ia akanmengakibatkan kesakitan abdomen.semen vesikel.

racun dll. Demikian pula. Getah bening saluran akhirnya mengalir pada sebuah kapal limfatik besar yang disebut saluran toraks di dada yang mengalir ke pembuluh darah. Arteri juga cabang juga di ujung organ-organ. dan protein serta puing-puing sehingga berakhir dalam aliran darah. Cabang ke dalam tabung tipis yang semakin menjadi kurus dan kurus ketika mereka melakukan perjalanan ke jari-jari. dan racun. Sepanjang getah bening saluran berada sekitar 600 kelenjar getah bening. Limfatik saluran mendapatkan semakin kecil ketika mereka lulus di jauh organ dan jaringan. Getah bening saluran dari wajah. Plasma ini menyinari jaringan dan memasuki saluran limfatik sebagai getah bening. mereka kaki. Dasar struktur dan fungsi dari sistem limfatik dapat dipecah menjadi saluran getah bening. Kelenjar getah bening. Kapiler ini memberikan cairan jelas yang disebut plasma. Sebagai contoh.Sistem Limfa Sistem limfatik pada dasarnya adalah saluran yang membawa cairan jelas atau keputih-putihan. kaki dan paha mengalir dan node di belakang lutut dan pangkal paha. Nodus limfa Nodus limfa yang kecil kacang berbentuk kelenjar atau lampu yang cenderung terjadi di cluster seperti anggur. kuman dan bahan kimia untuk pindah ke kapiler getah bening bebas. di belakang telinga dan sisi leher. Getah bening ini membantu dalam kliring jaringan infektif organisme. Semua cairan disaring. tangan dan lengan misalnya datang ke disaring pada nodus limfa yang terletak di siku dan lubang lengan. (1-4) Saluran getah bening Ini adalah jaringan tabung atau kapal mirip pembuluh darah yang mencakup semua jaringan tubuh. kapal pada awal lengan tebal. Di ujung jari kapal-kapal mungkin paling tipis dengan tempat-tempat di mana mereka mungkin hanya beberapa sel yang tebal. yang disebut getah bening. kepala dan kulit kepala mengalir pada node hadir di bagian belakang kepala. getah bening dan organ lainnya. Ini disebut kapiler limfatik. Dinding kapiler yang biasanya satu sel tebal. Ini membantu dalam gerakan kekebalan memproduksi sel yang disebut limfosit (jenis sel darah putih). garam. Ini bertindak sebagai filter yang saringan dari zat-zat berbahaya yang dibawa oleh saluran limfatik. Saluran limfatik jari. .

Amandel dan adenoids juga merupakan bagian dari sistem limfatik. . Limpa menyaring bakteri. Limpa juga berisi limfosit b dan The T lymphocytes. Fluida mengalir bocor ke pembuluh limfa.  Penyaringan dari getah bening pada nodus limfa-simpul berisi sel darah putih yang dapat menyerang bakteri atau virus yang mereka temukan di getah bening ketika mengalir melalui getah bening. sekitar kumparan usus.  Penyaringan darah-hal ini dilakukan oleh limpa. Sistem limfatik juga berisi Timus yang terletak di belakang tulang dada. Ini berisi cairan. Limfosit b dewasa sepenuhnya dalam sumsum tulang sementara The T lymphocytes keluar dari sumsum tulang yang belum dewasa dan mencapai kematangan dalam Timus. Sel-sel kanker dapat juga terjebak demikian pula pada getah bening dan dengan demikian nodus limfa bertindak sebagai indikator seberapa jauh kanker telah menyebar. Ini membentuk sebuah sistem peredaran darah cairan dalam tubuh. Fungsi sistem limfatik Fungsi sistem limfatik termasuk (3):  Drainase cairan dari aliran darah ke jaringan-darah beredar melalui pembuluh sempit mengarah ke kebocoran cairan atau plasma ke jaringan membawa oksigen dan nutrisi untuk jaringan dan membawa bahan-bahan limbah dari jaringan ke saluran getah bening. Terletak di bagian belakang tenggorokan. Ini adalah Sentinel yang melindungi sistem pencernaan dan paru-paru dari bakteri dan virus. Organ-organ lain dan sistem limfatik Sistem limfatik juga terdiri dari organ lainnya seperti limpa yang terletak pada bagian sisi kiri di atas perut. virus dan partikel lain asing. Ini berisi didominasi oleh beberapa T-limfosit dan limfosit B.Beberapa nodus limfa terletak lebih dalam tubuh di dada (antara dua cuping paru-paru). Getah bening Ini adalah jelas fluida yang bergerak melalui saluran limfatik. Itu bertindak seperti penyaring besar untuk menghapus usang dan kerusakan sel-sel darah merah dari darah dan daur ulang mereka. Nodus limfa berisi 2 daerah mereka-ini termasuk korteks dan medula. Kapal-kapal limfatik yang memasuki nodus limfa disebut afferent limfatik kapal dan mereka keluar disebut efferent limfatik kapal. di pelvis dll. puing-puing. bahan kimia dan racun. bakteri. Ketika darah melewati organ sel-sel ini mengambil infeksi. virus dan limfosit dalam perjalanan kembali dari jaringan. Korteks berisi koleksi limfosit. Timus adalah pematangan situs untuk The T lymphocytes.

B. protein. meningkatkan absorpsi glukosa pada usus 6. Pengertian Endokrin atau kelenjar buntu adalah kelenjar yang mengirimkan hasil sekresinya lansung ke dalam darah yang beredar dalam jaringan kelenjar tanpa melewati duktus atau saluran dan hasil sekresinya disebut hormone Beberapa dari organ endokrin ada yang menghasilkan satu macam hormone (hormone tunggal) disamping itu juga ada yang menghasilkan lebih dari satu macam hormone ganda misalnya kelenjar hipofise sebagai pengatur kelenjar yang lain. Meningkatkan kekebalan reaksi dan melawan infeksi-sistem limfatik yang terutama pada nodus limfa yang lebih aktif dalam kasus infeksi getah bening atau kelenjar sering membengkak dalam kasus infeksi lokal. mineral. Mempengaruhi metabolisme lemak. dan air C. Merangsang aktifitas kelenjar tubuh 4. Mengatur metabolisme. vitamin. hidratarang. Sistem Endokrin fungsi sistem endokrin dan karakteristik PEMBAHASAN A. Karakteristik Karkateristik kelenjar endokrin : . Mengontrol aktifitas kelenjar tubuh 3. Fungsi kelenjar endrokin : 1. Merangsang pertumbuhan jaringan 5. oksidasi. Menghasilkan hormone yang dialirkan ke dalam darah yang diperlukan oleh jaringan dalam tubuh tertentu 2.

Estrogen adalah hormone siklik dengan puncak dan lembabnya menyebabkan siklus menstruasi. Hormone mengontrol laju aktifitas selular. Secara mikroskopis. Hormone tidak mengawali perubahan biokimia.1. kelenjar tersebut terdiri dari dari korda atau sejumlah sel sekrestori yang dikelilingi banyak kapilar dan ditopang jaringan kuat Meskipun setiap hormone adalah unik dan mempunyai fungsi dan struktur tersendiri. Sebaliknya. a. Tipe sekresi hormonal yang ketiga adalah variable dan tergantung pada kadar subtrat lainnya. Hormone mempunyai fungsi dependen dan interdependen. Walaupun hormon dapat mencapai sebagian besar sel tubuh. (kelenjar paratiroid yang hanya mensekresi hormon paratiroid merupakan sutu pengecualian). Pola sekresi hormonal pulsatif dan siklik naik dan turun sepanjang waktu tertentu. mensekresi produknya ke dalam duktus 2. Hormone hanya mempengaruhi sel-sel yang mengandung reseptor yang sesuai. Hormone disekresi dalam salah satu dari tiga pola berikut : 1. Hormon-hormon baru ditemukan diberbagai bagian tubuh termasuk di saluran gastrointestinal (GI). Kelenjar endokrin memiliki persediaan pembuluh darah yang baik. Hormone bekerja dalam sistem umpan balik. Kelenjar endokrin tidak memiliki duktus. dan saraf perifer. Hormonal paratiroid disekresi dalam berespons terhadap kadar kalsium serum. hanya sel target tertentu yang memiliki reseptor spesifik yang dapat dipengaruhi. seperti glukosa dan kolesterol b. Loop umpan balik dapat positif atau negative dan memungkinkan tubuh untuk dipertahankan dalam suatu lingkungan yang optimal. namun semua hormone mempunyai karakteristik berikut. seperti bulanan. Kelenjar ini mensekresi hormon langsung ke dalam cairan jaringan disekitarnya sel-selnya. Kelenjar endokrin biasanya mensekresi lebih dari satu jenis hormon. Konsentrasi hormon dalam sirkulasi adalah rendah. Kadar kristisol meningkat pada pagi hari dan turun pada malam hari 2. a. 3. 3. sistem saraf pusat (SSP). Dalam tubuh manusia telah diidentifikasi sekitar 40-50 jenis hormon b. Hormon yang bersirkulasi dalam aliran darah hanya sedikit jika dibandingkan dengan zat aktif biologis lainnya. Kristisol adalah contoh hormone diurnal. Hormone secara konstan di-reaktivated oleh hepar atau mekanisme lain dan dieksresi oleh ginjal . 4. kelenjar endokrin seperti kelenjar saliva. Pelepasan hormone dari satu kelenjar sering merangsang pelepasan hormone dari kelenjar lainnya. Sekresi diurnal adalah pola yang naik dan turun dalam periode 24 jam. yang melakukan fungsi spesifik.

menahan luka-luka kecil.6 derajat Farenheit atau sekitar 36. 3. suhu panas atau dingin.50C. darah dan kelenjar keringat kulit mengadakan penyesuaian seperlunya dalam fungsinya masing-masing. dan getaran. 68 4. Ketika terjadi perubahan pada suhu luar. Penerima rangsang Kulit sangat peka terhadap berbagai rangsang sensorik yang berhubungan dengan sakit. Pelindung atau proteksi Epidermis terutama lapisan tanduk berguna untuk menutupi jaringanjaringan tubuh di sebelah dalam dan melindungi tubuh dari pengaruhpengaruh luar seperti luka dan serangan kuman. Panas akan hilang dengan penguapan keringat.Sistem Kulit Kulit mempunyai berbagai fungsi yaitu sebagai berikut : 1. Pengeluaran (ekskresi) . 2. mencegah zat kimia dan bakteri masuk ke dalam tubuh serta menghalau rangsang-rangsang fisik seperti sinar ultraviolet dari matahari. Tubuh yang sehat memiliki suhu tetap kira-kira 98. tekanan. Pengatur panas atau thermoregulasi Kulit mengatur suhu tubuh melalui dilatasi dan konstruksi pembuluh kapiler serta melalui respirasi yang keduanya dipengaruhi saraf otonom. Kulit dapat menahan suhu tubuh. Kulit sebagai alat perasa dirasakan melalui ujung-ujung saraf sensasi. Lapisan paling luar dari kulit ari diselubungi dengan lapisan tipis lemak. Pengatur panas adalah salah satu fungsi kulit sebagai organ antara tubuh dan lingkungan. yang menjadikan kulit tahan air. rabaan.

Penyerapan terjadi melalui muara kandung rambut dan masuk ke dalam saluran kelenjar palit. putih dan bersih akan dapat menunjang penampilan Fungsi lain dari kulit yaitu kulit dapat mengekspresikan emosi seseorang seperti kulit memerah. terutama zat-zat yang larut dalam lemak dapat diserap ke dalam kulit. merembes melalui dinding pembuluh darah ke dalam peredaran darah kemudian ke berbagai organ tubuh lainnya. Sumber:http://id.shvoong. 7. Hormon yang terdapat pada krim muka dapat masuk melalui kulit dan mempengaruhi lapisan kulit pada tingkatan yang sangat tipis. Air yang dikeluarkan melalui kulit tidak saja disalurkan melalui keringat tetapi juga melalui penguapan air transepidermis sebagai pembentukan keringat yang tidak disadari. Penyerapan terbatas Kulit dapat menyerap zat-zat tertentu. Kulit dapat menyimpan lemak di dalam kelenjar lemak. Penunjang penampilan Fungsi yang terkait dengan kecantikan yaitu keadaan kulit yang tampak halus. 5. pucat maupun konstraksi otot penegak rambut. yodium dan zat kimia lainnya. 6.Kulit mengeluarkan zat-zat tertentu yaitu keringat dari kelenjar-kelenjar keringat yang dikeluarkan melalui pori-pori keringat dengan membawa garam.com/exact-sciences/biology/2125333-fungsi-kulit/#ixzz2xtlOPh4V . Penyimpanan.