imunisasi. .Definisi  Alat manajemen utk melakukan pemantauan program (KIA. gizi dll) di suatu wilayah kerja scr terus menerus agar dpt dilakukan tindak lanjut yg cepat dan tepat  PWS adalah Pemantauan Wilayah Setempat. yang bertujuan mengamati secara tidak langsung terhadap pelaksanaan kegiatan khususnya pelayanan di luar gedung puskesmas.

Imunisasi dll) nya masih rendah . Imunisasi dll) dikembangkan suatu sistem pemantauan wilayah setempat (PWS) agar dapat dilakukan tindak lanjut yang cepat dan tepat terhadap desa yang cakupan pelayanan (KIA. Untuk memantau cakupan pelayanan (KIA. Untuk itu diperlakukan pemantauan secara berkala dan berkesinambungan. Data dan informasi mengenai pelaksanaan program diperlukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan pelaksanaan program .

diperlukan adanya suatu cara pengelolaan data PWS program yang baik sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dan penentuan kebijakan dalam perencanaan dan pelaksanaan program kesehatan . Agar diperoleh informasi program yang berkualitas.

sangat erat berkaitan dengan masalah kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan sosial lainnya. Namun mengingat masalah kesehatan ibu dan anak tersebut. melalui penyajian PWS -KIA. PENTINGNYA PENYAJIAN PWS perlu diaktifkan dalam setiap pelayanan program puskesmas  Pada awalnya istilah PWS ini telah populer dilakukan terhadap program KIA sebagai program unggulan. maka penyajian PWS perlu juga dilakukan antara lintas program puskesmas lainnya .

meliputi:  Penyajian jenis dan jumlah target sasaran kegiatan  Penyampaian hasil cakupan pelayanan  Penampilan hasil pengolahan data pelayanan program puskesmas.Hal-hal penting yang perlu disajikan dalam konsep tampilan PWS antara lain. .

ibu hamil. pasien lanjut usia (lansia).Penyajian Jenis dan Jumlah Target Sasaran Pelayanan  Setiap program puskesmas memiliki jenis dan jumlah sasaran. sesuai dengan jenis pelayanan yang dilaksanakannya. dan lain-lainnya. wanita usia subur. balita. anak remaja. ibu menyusui. anak pra sekolah.  Jenis dan jumlah target sasaran program harus disebutkan secara rinci sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan . ibu nifas. seperti: bayi.

Penyampaian Hasil Cakupan atau Capaian Pelayanan  Setelah target sasaran dicatat dengan lengkap. maka selanjutnya data hasil cakupan kegiatan ditabulasi dalam matrikulasi tabel sesuai dengan format program pelayanan setiap puskesmas .

Penampilan Hasil Pengolahan Data Pelayanan  Sebaiknya data ditampilkan kembali dalam bentuk grafik agar mudah diamati dan dibandingkan capaian hasil antara jumlah target dan cakupannnya sesuai format yang ada di puskesmas .

sebagai tindak lanjut hasil pelaksanaan kegiatan maupun untuk memantau tingkat perkembangan pelayanan puskesmas  Penyajian PWS menjadi kewajiban bagi setiap programmer (penanggung jawab program) puskesmas. PROGRAM PUSKESMAS yang telah menampilkan penyajian data PWS akan kelihatan lebih elegan. agar menampilkan data pelayanan dengan baik dan benar .

CAKUPAN PROGRAM KESEHATAN  Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) : 95%  Cakupan Komplikasi Kebidanan : 80 %  Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan : 90%  Cakupan Pelayanan Nifas : 90%  Cakupan Pelayanan Neonatus dengan Komplikasi : 80%  Cakupan Kunjungan Bayi : 90 % .

 Cakupan Imunisasi Bayi (Universal Child Immunization): 100 %  Cakupan Pelayanan Anak Balita : 90 %  Cakupan Pemberian Makanan Pendamping ASI : 100 %  Cakupan Perawatan Balita Gizi Buruk : 100 %  Cakupan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah Dasar : 100 %  Setiap cakupan program tersebut merupakan rincian Pelayanan Kesehatan Dasar (PKD) dimana menjadi target khusus pelayanan di tingkat puskesmas .