1

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH Deskripsi Kompetensi Blok: Setelah mengikuti pembelajaran blok keperawatan medikal bedah, mahasiswa dapat memberikan asuhan keperawatan professional yang mencakup biopsikososiospiritual pada pasien dewasa yang mengalami gangguan sistem tubuh: sistem pernapasan, sistem sensori persepsi, sistem, hematologi, sistem imunologi, sistem pencernaan, sistem endokrin, sistem integument, sistem kardiovaskular, sistem neurologi, sistem perkemihan, sistem musculoskeletal, sistem reproduksi pria dengan menerapkan nilai-nilai islami, patient safety, komunikasi teurapeutik dengan menggunakan pendekatan peka budaya dan memanfaatkan teknologi informasi. Kelompok Kompetensi UTAMA No. 1. Area Kompetensi Melakukan komunikasi efektif Unit Kompetensi 1.1 Melakukan komunikasi efektif dan terapeutik dalam memberikan asuhan 1.3 Menggunakan teknologi informasi yang tepat untuk memfasilitasi komunikasi 2.1 Memberikan pendidikan kesehatan dengan tahapan pengkajian, pengembangan , media/materi pembelajaran, implementasi, dan evaluasi kepada klien sebagai upaya pencegahan primer, sekunder, dan tertier. 3.1 Memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan prinsip etik dan legal serta kebijakan baik local maupun nasional. 3.2 Melaporkan kejadian tidak etis, amoral dan melanggar hukum kepada pihak berwenang. 3.3 Memberikan informasi yang mendukung pengambilan keputusan etik 3.4 Menjamin keakuratan dokumentasi dan mempertahankan kerahasiaan informasi pasien 3.5 Melaksanakan setiap tindakan secara bertanggung jawab dan bertanggung gugat 4.1 Mengembangkan pola piker kritis, logis, dan etis dalam memberikan asuhan keperawatan 4.2 Memberikan asuhan peka budaya dengan menghargai etnik, agama, atau faktor lain dari setiap klien. 4.3 Menggunakan proses keperawatan dalam menyelesaikan masalah klien. 4.5 Menjalankan Sistem advokasi untuk mempertahankan hak 4.6 Menggunakan keterampilan teknis keperawatan sesuai standar yang berlaku 4.7 Mengembangkan kemampuan modifikasi keterampilan teknis secara kreatif dan inovatif sesuai dengan prinsip 4.9 Melaksanakan terapi modalitas sesuai dengan kebutuhan 5.3 Menciptakan dan mempertahankan lingkungan yang aman bagi klien

2.

Melaksanakan promosi kesehatan dan upaya pencegahan Mampu menerapkan aspek etik dan legal dalam praktek keperawatan.

3.

4.

Mampu melaksanakan asuhan keperawatan professional di tatanan klinik dan komunitas

5.

Mampu mengaplikasikan kepemimpinan dan manajemen keperawatan.

1 Mencegah dan mengurangi kecacatan dan ketidakmampuan klien 1.3 Mambantu klien dalam menggunakan dan beradaptasi dengan alat-alat bantu 2.a Menginisiasi. membangaun dan mengakhiri hubungan terapeutik dengan menggunakan keterampilan interpersonal secara efektif 8. -- PENDUKUNG 1. team work.2 Mendorong dan mempertahankan Sistem optimal klien yang meliputi fisik. 8. social. dan psikologis 1. Mempunyai kemampuan Rehabitasi nursing 2. saling menghormati. Mampu menjalin hubungan interpersonal Mampu mengembangakan professionalisme secara terus menerus atau belajar sepanjang hayat 6. Mampu berperan sebagai perawat yang islami Mampu memberikan yang mengintegrasikan nilai-nilai positif perawat Indonesia dengan pendekatan peka budaya Lainnya 3.a Mengintegrasikan ilmu-ilmu keislaman ke dalam ilmu kesehatan dan keperawatan 2.2 6. Learning Objective Lingkup Bahasan Pokok Bahasan Sub pokok bahasan Sub sub pokok bahasan Metode Pembelajaran Alokasi Waktu . dan peduli dengan memperhatikan budaya-budaya dilingkungan sekitar. senyum.a Mengembangkan potensi diri untuk meningkatkan kemampuan professional 8.d Menerapkan perkembangan ilmu dan teknologi dibidang keperawatan dan kesehatan 8. jujur. rajin.e Memanfaatkan hasil penelitian untuk fakta yang valid (valid evidence) untuk peningkatan kualitas asuhan keperawatan 1.a Berperilaku yang mencerminkan nilai positif perawat Indonesia yang sabar. ramah.b Bertindak serasi dengan ajaran islam melalui sikap akhlakul karimah dalam memberikan asuhan keperawatan dan kehidupan sehari-hari 3.

Proses keperawatan dan kerangka kerja trajectory Lecture SGD Discovery Learning 200 mnt . Trend dan Isu keperawatan medikal bedah. Peran perawat medikal bedah c. Asuhan kesehatan dewasa akhir (masuk gerontik ) Lecture 200 mnt a. Review proses keperawatan f. Faktor-faktor terjadi insiden penyakit kronik c. b. ( C2.3 Memahami konsep keperawatan medikal bedah pasien dewasa dan manajemen penyakit kronis. konsep keperawatan perioperatif serta isu-isu dan kecenderungan keperawatan terkini. Area praktik perawat keperawatan medikal bedah e.Ada aplikasi pengkajian (wawancara) dalam praktikum. Evidence Based Practice d. A1) KMB I KMB I Pengantar Ilmu Keperawatan Bedah Cttn: .Etik dalam keperawatan medikal bedah dibahas dalam bentuk case study Konsep penyakit akut dan kronik a. Karakteristik penyakit akut dan kronik d. Fase-fase penyakit kronik e. Definisi penyakit akut dan kronik b. .

Penatalaksanaan keperawatan pascaoperatif Pasient safety : pengendalian infeksi…. Keislaman : Transplantasi organ. Keperawatan intraoperatif dan anesthesia c.4 Penatalaksanaan dan Konsep-konsep Perioperatif a. Penatalaksanaan keperawatan praoperatif b. ( C3. A2. a.. hukum aurat dlm operasi Lecture SGD Discovery Learning 200 mnt Mampu melakukan pengkajian biopsikososiokultural dan spiritual pada pasien dewasa. P3) KMB I Review mengenai pengkajian kesehatan pada klien Wawancara klinis: riwayat kesehatan Case study atau praktikum .

Gangguan volume cairan dan penatalaksanaannya. Gangguan dan penatalsanaan asam-basa e. Terapi cairan parenteral f.5 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit KMB I Gangguan Keseimbangan: cairan dan elektrolit a. c. Konsep-konsep dasar b. Diagnosis kanker e. A2. Review penatalaksanaan keperawatan pada pasien yang mendapat terapi intravena (karena sudah ada di KD) Lecture SGD Discovery Learning 200 mnt Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan pada keseimbangan cairan dan elektrolit. P3) KMB I Asuhan keperawatan pada pasien onkologi b. Patofisiologi proses maligna c. Kedaruratan onkologi Lecture SGD Discovery Learning 200 mnt . A2. Ketidakseimbangan elektrolit dan penatalaksanaannya d. Penatalaksanaan kanker f. P3) Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien onkologi Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi pada pasien onkologi (C3. (C3. Perawatan pada pasien dengan kanker h. Deteksi dan pencegahan kanker d. Asuhan keperawatan pasien dengan kanker g. End of Life Care i.

Anamnesa pasien gangguan pernafasan . Pengkajian Sistem pernapasan . Penatalaksaan pasien gangguan traktus respiratorius atas h.Pengendalian infeksi / patient safety . A2.Fisiotherapi dada .Teknik shalat bagi pasien yang sesak nafas g. P3) KMB I Pertukaran OksigenKarbondioksida dan Sistem Pernapasan a.Pemberian obat inhaler .Komunikasi terapetik setiap berkomunikasi atau melakukan tindakan .Pemeriksaan fisik sistem pernafasan c. Intervensi keperawatan gangguan oksigenasi/pernafasan .Suction . (C3. Patofisiologi gangguan oksigenasi atau gangguan sistem pernafasan yang sering terjadi pada usia dewasa e. Analisa data-data dan diagnose keperawatan f. Pemeriksaan penunjang sistem pernafasan d.6 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pertukaran oksigenkarbondioksida dan gangguan sistem pernafasan Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan pertukaran oksigenkarbondioksida dan gangguan sistem pernafasan .Pengukuran peak flow .Batuk efektif .Perawatan tracheostomi .Nebulizer . Penatalaksanaan pasien gangguan dada dan traktus respiratorius bawah   Study kasus Discovery learning kuliah 4x200 menit  6x150 menit 1x180 menit  Praktikum praktikum 4x 180 menit .Tuntunan doa orang sakit . Fisiologi sistem pernafasan b.

sirkulasi dan hematologi Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan pada sistem kardiovaskuler.Pemeriksaan fisik sirkulasi perifer . Pengkajian Sistem kardiovaskuler. Patofisiologi sistem kardivaskuler. P3) KMB II Sistem Kardiovaskuler. sirkulasi perifer dan hematologi f. perifer dan hematologi (persiapan & post pemeriksaan.Gangguan sirkulasi pembuluh jantung Studi kasus Discovery learning Kuliah Praktik 3x180 menit 9x200 menit - - 3x150 menit . jenis dan hasil) e.Elektro Cardiografi d. Intervensi keperawatan gangguan kardiovaskuler . Sirkulasi. Pemeriksaan penunjang sistem kardiovaskuler. sirkulasi perifer dan hematologi b. sirkulasi dan hematologi (C3. dan hematologi a. A2.Pemeriksaan fisik (termasuk mengidentifikasi suara jantung) . sirkulasi perifer dan hematologi c. Diagnosa keperawatan gangguan sistem kardiovaskuler. hematologi dan sirkulasi perifer . Fisiologi sistem kardiovaskuler.Ganguan konduksi jantung .Infeksi .7 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan dalam mengatasi gangguan pada sistem kardiovaskuler.Anamnesa berkaitan dengan sistem kardiovaskuler hematologi dan sirkulasi dengan komunikasi terapetik .Pemeriksaan fisik hematologi .

Fisiologi sitem imun b.8 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem immun Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan sistem immun KMB II Sistem Imunologik a. Penatalaksanaan pasien gangguan immun h. Pandangan islam tentang penggunaan kondom dalam upaya pencegahan penularan HIV AIDS Studi kasus Discovery learning 4x 200 menit (C3. A2. Pemeriksaan penunjang gangguan sistem immune e. Diagnosa keperawatan yang berhubungan dengan gangguan sistem imun f. Intervensi keperawatan untuk mengatasi gangguan sistem imun g.Pemeriksaan fisik sistem pernafasan d. Patofisiologi gangguan sistem imunologi c. Pengkajian terhadap sistem imun .Anamnesa pasien gangguan pernafasan . P3) .

Anamnesa gangguan sistem gastrointestinal .Jenis-jenis diet . Fisiologi sistem gastrointestinal b.Komunikasi terapetik .GI tract bagian atas .Pemeriksaan fisik gangguan sistem gastrointestinal d. Intervensi keperawatan gangguan sistem gastrointestinal . Diagnosa keperawatan gangguan sistem gastrointestinal f. Patofisiologi gangguan sistem gastrointestinal c.Perawatan pasien dengan pembedahan .GI tract bagian bawah . P3) . Pemeriksaan penunjang gangguan sistem gastrointestinal .Pengendalian infeksi / “patient safety .Pemberian makan via NGT.Perawatan pasien dengan konservatif/non pembedahan .Kanker GI e.Penghitungan kebutuhan nutrisi .Perawatan stoma Studi kasus Discovery learning Ceramah 4x200 menit - - 1x100 menit - praktikum 3x 180 menit (C3.9 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan gastrointestinal Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan gastrointestinal KMB II Sistem gastrointestinal a.Teknik relaksasi dengan pendekatan keislaman . Pengkajian Sistem gastrointestinal . gastrostomi dan TPN . A2.

Transplantasi hati  Peran perawat pada pasien praintra-post transplantasi hati  Transplantasi hati dalam pandangan Islam. Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi pasien dengan gangguan pada sistem metabolic dan endokrin (C3. kelainan bilier dan proses keperawatan nya. Gangguan hepatic. Pengkajian dan penatalaksanaan pasien diabetes mellitus  Definisi  Tipe diabetes  Epidemiologi  Tinjauan fisiologis dan Discovery Learning Lecturer Case study Discussion Praktikum .  Hepatitis virus  Sirosis hepatis  Kolelitiasis  Kanker hati V. Pengkajian dan penatalaksanaan pasien ggn hati dan empedu. Manifestasi klinis disfungsi hati  Ikterus  Hipertensi portal dan asites  Defisiensi nutrisi  Ensefalopati hepatic dan koma hepatic IV. Tinjauan Fisiologis  Anatomi  Fungsi metabolic hati  Metabolisme obat  Pembentukan empedu  Ekresi bilirubin  Fungsi kandung empedu  Patofisiologi  Pertimbangan gerontology II. ENDOKRIN I.10 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem metabolic dan endokrin. Penatalaksanaan pasien dengan DM c. Evaluasi diagnostic fungsi hati  Pemeriksaan hati  Tes fungsi hati  Pemeriksaan diagnostic lainnya III. b. P3) KMB II Sistem Metabolik dan Endokrin a. A2. Penatalaksanaan pasien dengan gangguan endokrin METABOLIK I. Review fisiologi sistem endokrin II.

Hemodialisa . Perkemihan a. Penatalaksanaan pasien dengan ggn renal c.11 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem renal dan saluran perkemihan Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi pasien dengan gangguan sistem renal dan saluran perkemihan (C3. Penatalaksanaan pasien dengan ggn perkemihan I.Sistitis . A2. Penatalaksanaan pasien dengan disfungsi renal dan urinaria  Pemeliharaan drainase urinarius yang adekuat .Penetalaksanaan pascaoperatif V.Drainase kandung kemih suprapubik  Dialysis . Evaluasi diagnostic  Urinalisis  Pemeriksaan fungsi ginjal  Ultrasound  Sinar x  Endoskopi urologi  Biopsy ginjal  Pemeriksaan radioisotope  Pengukuran urodinamik IV. Review anatomi fisiologi sistem renal dan urinaria II.Kateterisasi . P3) KMB III Sistem Renal dan Sal.Pielonefritis  Glomerulonefritis akut dan . Pengkajian sistem renal  Manifestasi klinik disfungsi renal dan uraniria  Riwayat kesehatan  Pengkajian fisik III.Permasalahan perioperatif .Pertimbangan preoperatif .Dialysis peritoneal .Perawatan pasien yang menjalani hemodialisa  Pasien yang menjalani pembedahan ginjal . Pengkajian renal dan sistem perkemihan b.Uretritis .  Infeksi traktus urinarius . Gangguan sistem renal dan urinaria.

(C3.Orkhitis .Epididimitis . Pengkajian dan penatalaksanaan masalah yang berhubungan dengan proses sistem reproduksi pria I. A2. IV.Fimosis .Testis yang tidak turun .12 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien pria dengan ganguan sistem reproduksi Mampu melakukan tindakan keperawatan pada pasien pria dalam mengatasi gangguan pada sistem reproduksi.Masalah ejakulasi . II.Vasektomi . P3) KMB III Sistem Sistem Reproduksi Pria a.Hyperplasia prostatic jinak  Kondisi yang menyerang testis dan strukturnya .Disfungsi erektil .Priapisme .Prostatitis .Kanker penis Penalaksanaan medis pada sistem reproduksi pria  Pasien yang menjalani bedah prostat Aspek keislaman Siskumsisi pada pria menurut islam dan Medis III. .  Kelainan fungsi seksual pria.Hidrokel  Kondisi yang menyerang penis . Pengkajian dan penatalaksanaan sistem reproduksi pria b. . Review anatomi dan fisiologi sistem reproduksi pria Pengkajian fungsi reproduksi pria  Riwayat kesehatan  Pemeriksaan fisik  Pemeriksaan diagnostic Gangguan sistem reproduksi pria.Efek penyakit dan kecacatan pada fungsi seksual  Kondisi prostat . V.

P3) KMB III Sistem Integumen a.13 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem integument.Perawatan luka bakar e. Review anatomi-fisiologi sistem integumen b. A2. Pengkajian sistem integument : riwayat kesehatan. Penatalaksanaan pada fase rehabilitasi Studi Kasus Discovery learning Ceramah praktikum . Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan pada sistem integumen (C3. Asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan dermatologi: .Kulit dan Bedah plastic : graft dll d. pemeriksaan diagnostic dan penunjang c.Penatalaksanaan pada fase akut .Gangguan infeksi kulit . Asuhan Keperawatan pada pasien dengan Luka Bakar . pemeriksaan fisik.Tumor kulit .Gangguan kulit non infeksius .

Glaucoma . Review anatomi-fisiologi sistem sensori-neural b. P3) KMB I Sistem sensori neural a.Kondisi infeksi dan inflamasi . pemeriksaan penunjang dan diagnostik c. Pengkajian sistem sensorineural : riwayat kesehatan. Asuhan keperawatan pada pasien gangguan penglihatan dan mata: . A2.Gangguan retina .Gangguan kornea . pemeriksaan fisik.Katarak . Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan sistem sensori neural. (C3.14 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sensori neural.Tumor orbital dan okular Studi kasus Discovery learning SGD Ceramah praktikum - .Trauma orbital dan ocular .

Meningitis .Multiple sklerosis . Asuhan keperawatan dengan keganasan neurologis .Guillen-barre syndrome . gangguan autoimun danneuropati: .Gangguankesadaran . Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan sistem neurologi.Gangguan kejang d. Pengkajian Sistem neurologi: riwayat kesehatan. pemeriksaan fisik.Gangguan sistem saraf perifer g. Asuhan keperawatan pada pasien dengan disfungsi neurologis: .Stroke Iskemik . Asuhan Keperawatan pada pasien dengan Infeksi neurologis. Asuhan Keperawatan pada pasien gangguan serebrovaskular: .Stroke Hemoragik e.Cedera spinal f. A2.Myasthenia gravis .Abses otak .Pembedahan Intrakranial .Tumor otak Studi kasus Discovery learning Ceramah praktikum .Cedera kepala .Peningkatan TIK . Asuhan Keperawatan pada pasien dengan trauma neurologis: . P3) KMB III Sistem Neurologi a. (C3. Review anafis sistem neurologi b.15 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem neurologi. pemeriksaan penunjang dan diagnostik c.

P3) KMB III Sistem Muskuloskeletal a.Spalk dan lumbal korset .16 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem muskuloskeletal Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi gangguan pada sistem muskuloskeletal (C3.Tumor tulang Studi kasus Discovery learning Ceramah praktikum Disaster Management masuk di KGD .Infeksi pada musculoskeletal : osteomielitis .Carpal tunnel syndrome . A2. Penatalaksanaan pasien gangguan musculoskeletal .Low back pain .traksi c. Modalitas penetalaksanaan untuk pasien dengan gangguan musculoskeletal : .Gangguan umum pada kaki .Ekternal fiksasi .Gangguan metabolic tulang : osteoporosis . Pengkajian Sistem musculoskeletal b.

A2.17 Mampu memahami dan menyusun asuhan keperawatan pada pasien dengan penyakit tropis dan penyakit infeksi lain. Mampu melakukan tindakan keperawatan dalam mengatasi klien dengan penyakit tropis dan penyakit infeksi lainnya.Criteria klinik . (C3.  Etiologi  Insiden  Pathogenesis  Manifestasi klinis  Diagnosis .Pemberian obat-obatan  Asuhan keperawatan pada pasien dengan dengue fever II. Flu burung  Epidemiologi  Cara penularan  Penyebaran flu burung  Patogenesis  manifestasi klinis  Pemeriksaan dan gambaran laboratorium  Pengobatan flu burung  Asuhan keperawatan pada pasien dengan flu burung IV. Dengue Fever  Epidemiologi penyakit tropis pada pasien dengan infeksi tropic. Malaria  Manusia sebagai hospes perantara  Cara penularan  Penyebaran malaria  Patogenesis  Manifestasi klinis  Pemeriksaan dan gambaran laboratorium  Pengobatan malaria  Asuhan keperawatan pada pasien malaria III.Mengatasi renjatan .Criteria laboratorium  Pengobatan . Thypoid  Sejarah  Etiologi Pengkajian dan penatalaksanaan Discovery learning SGD Ceramah praktikum . P3) KMB I Asuhan Keperawatan pada klien dengan penyakit tropis dan penyakit infeksi lain I.

18 .