Kelompok delapan

:
1. Anna Sherley Siregar 2. Indri Rahmawati

Jabatan kepala sekolah di duduki oleh orang yang menyandang profesi guru  harus professional sebagai guru sekaligus sebagai kepala sekolah dengan derajat profesionalitas tertentu. Kepala sekolah memiliki fungsi yang berdimensi luas Kepala sekolah dapat memerankan banyak fungsi

EDUCATOR ADMINISTRATOR LEADER MOTIVATOR MANAGER SUPERVISOR INOVATOR ENTREPRENEUR Peraturan Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang standart Kepala sekolah/madrasah. kepala sekolah juga harus berjiwa wirausaha atau entrepreneur .

memberikan dorongan guru dan tenaga kependidikan untuk berbuat serta melaksanakan model pembelajaran yang menarik. pengembangan sekolah bertaraf internasional. kelas unggulan dan mengadakan program akselerasi bagi siswa yang cerdas di atas normal Kepala sekolah perlu berupaya meningkatkan kualitas guru maupun prestasi belajar siswa dalam sekolahnya . Kepala sekolah harus mampu menginisiasi pengajaran tim. moving class. memberikan nasihat kepada warga sekolah.   Berfungsi menciptakan iklim sekolah yang kondusif.

mengambil keputusan yang memuaskan semua pihak. mengontrol biaya . memecahkan masalah. memonitor hasil. seorang kepala sekolah harus mampu menghadapi persoalan. misi dan tujuan sekolahnya. Sebagai manajer sekolah.  kepala sekolah memberikan kesempatan kepada tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesinya. Sebagai manajer. menentukan standart kualitas. mendorong keterlibatan seluruh tenaga kependidikan untuk ikut serta dalam setiap kegiatan yang menunjang program sekolah. kepala sekolah harus mampu mengoptimasi dan mengakses sumber daya sekolah untuk mewujudkan visi. mampu mendelegasikan tugasnya mengalokasikan pekerjaannya.

Tugas-tugas ini harus dilakukan secara logis dan sistematis. . Secara spesisifik kepala sekolah harus memiliki kemampuan mengelola kurikulum. dengan indikator antara lain peningkat nilai siswa dan akses mudah melanjutkan studi. yang semuanya memoros pada kepentingan prose pendidikan dan pembelajaran demi peningkatan mutu kelulusan. dan pendokumenan seluruh program sekolah. mengelola administrasi kearsipan dan administrasi keuangan dalam menunjang produktivitas sekolah.   Kegiatan administrasi yang dimaksud meliputi pencatatan dan penyusunan.

 . Pengawasan dan pengendalian yang dilakukan kepala sekolah terutama kepada guru atau disebut supervise klinis dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan professional guru dan kualitas pembelajaranyang efektif. Tugas kepala sekolah sebagaii supervise di wujudkan dalam kemampuannya menyusun dan melaksanakan program supervise pembelajaran serta memanfaatkan hasilnya.

     Kepala sekolah sebagai supervise klinis dan supervise pembelajaran perlu memerhatikan prinsip-prinsip: Hubungan konsultatif Dilaksanakan secara demokratis Berpusat kepada guru dan tenaga kependidikan Dilakukan berdasarkan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan .

keahlian dasar.  . meningkatkan kemauan dan kemampuan guru maupun tenaga kependidikan. pengalaman dan pengetahuan professional. emoosi yang stabil.Kepala sekolah harus mampu memberikan petunjuk dan pengawasan. membuka komunikasi dua arah dan mendelegasikan tugas  Kepala sekolah diituntut memiliki karakter khusus yang mencangkup kepribadia. berani mengambil resiko dan keputusan.  Kepala sekolah harus memiliki sifat jujur. dan teladan. bertanggung jawab. berjiwa besar. serta pengetahuan administrasi. percaya diri.

  Kepala sekolah perlu memiliki strategi yang tepat untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan. memberikan teladan guru dan tenaga kependidikan dan mengembangkan model-model pembelajaran yang inovatif. rasional dan objektif. mencari gagasan baru. . disiplin serta adaptable dan fleksibel. Tugas kepala sekolah sebagai innovator yang baik akan tercermin dari cara-cara ia melakukan pekerjaannya secara konstruktif. kreatif. integrative. keteladanan. disiplin. mengintegrasikan setiap kegiatan. delegatif.

suasana kerja. sehingga memerlukan perhatian dan pelayanan khusus dari pimpinannya (Kepala Sekolah) dalam mengembangkan profesionalitasnya. disiplin. dorongan.  .Motivator dapat dilakukan dengan pengaturan lingkungan fisik. penghargaan bagi guru atau staf yang berprestasi serta penyediaan berbagai sumber belajar melalui pengembangan sentra belajar dan penghargaan  Setiap tenaga kependidikan memiliki karakteristik berbeda-beda.

     Kepala Sekolah sebagai sosok wirausahawan setidaknya mampu memberdayakan unit produksi sekolah Kepala Sekolah dapat menganalisis peluang bisnis yang berkembang dilingkungan sekolah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. langkah awal dari usaha ini adalah dengan memberdayakan unit produksi. Kepala Sekolah mampu mempromosikan sekolah melalui kegiatan promosi dengan ikut berpartisipasi pada eventevent yang digelar oleh pemerintah maupun kalangan bisnis. Kepala Sekolah mampu melakukan terobosan-terobosan baru yang diiringi oleh kemampuan dan percaya diri yang tinggi. Kepala Sekolah mampu mandiri dalam menuju kemandirian sekolah. .

Adapun persyaratan administrative calon kepala sekolah meliputi: Usia Maksimal Pangkat Masa kerja Pengalaman Berkedudukan sebagai tenaga fungsional guru . tanggung jawab. ditetapkan oleh kementrian pendidikan. Di Indonesia prosedur dan peraturan yang berkaitan dengan pengangkatan guru menjadi kepala sekolah khususnya sekolah negeri. Secara system jabatan kepala sekolah sebagai pejabat formal dapat diuraikan melalui berbagai pendekatan yakni pengangkatan. meskipun dalam hal-hal tertentu sering tidak diikuti secara taat asas di tingkat kabupaten/kota. pembinaan.  1) 2) 3) 4) 5) Kepala sekolah pada hakikatnya adalah pejabat formal karena pengangkatannya melaui suatu proses dan prosedur yang didasarkan atas peraturan yang berlaku.

kepala sekolah berhak atas:  Gaji serta penghasilan dan pendapatan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku  Akses kedudukan dalam jenjang kepangkatan tertentu  Hak kenaikan gaji atau kenaikan pangkat  Kesempatan menduduki jabatan yang lebih tinggi  Memperoleh kesempatan untuk mengembangkan diri  Penghargaan atau fasilitas  Dapat diberi teguran oleh atasannya karena sikap. latar belakan pendidikan formal dan pelatihan terakhir yang diikuti oleh calon.Selama menduduki jabatan. serta perilakunya yang dirasakan dapat menganggu tugas dan tanggung jawab sebagai kepala sekolah  Dapat dimutasikan atau diberhentikan dari jabatan kepala sekolah karena hal-hal tertentu .Sedangkan persyarakan akademik meliputi. Untuk persyaratan pribadi yaitu bebas dari perbuatan tercela dan loyal kepada Pancasila dan pemerintah. perbuatan.

kepala sekolah juga harus memerhatikan mutu.  Selain tugas dan tanggung jawab diatas. pengajaran.Kepala sekolah pun mempunyai tugas dan tanggung jawab kepada atasan. yaitu:  Loyal dan melaksanakan apa yang digariskan oleh atasan  Berkonsultasi atau memberikan laporan mengenai pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawabnya  Selalu memelihara hubungan yang bersifat hirarki antara kepala sekolah dan atasan. penilaian dan evaluasi  Sumber daya  Layanan pendukung pembelajaran  Komunikasi dan jalinan hubungan dengan pemangku kepentingan  Kegiatan kemasyarakatan  Peningkatan mutu secara berkelanjutan . khususnya yang berkaitan dengan:  Nilai-nilai dan misi sekolah  Tata laksana dan keadministrasian sekolah  Kurikulum.

 Kriteria tersebut berkaitan dengan kualifikasi. 19 Tahun 2005 disebutkan syarat-syarat untuk menjadi kepala sekolah .  Dengan kata lain kepala sekolah merupakan guru yang mendapat tugas tambahan sebagai “kepala sekolah”. kompetensi. masa kerja.  Di dalam PP No. kepangkatan. Guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah harus memenuhi criteria khusus. dll.

 Berstatus sebagai guru TK/RA  Memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku  Memiliki pengalaman mengajar sekurangkurangnya 3 tahun di TK/RA  Memiliki kemampuan kepemimpinan dan kewirausahaan di bidang pendidikan .

 Berstatus sebagai guru SD/MI  Memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku  Memiliki pengalaman mengajar sekurangkurangnya 5 tahun di SD/MI  Memiliki kemampuan kepemimpinan dan kewirausahaan di bidang pendidikan .

 Berstatus sebagai guru SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK  Memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku  Memiliki pengalaman mengajar sekurangkurangnya 5 tahun di satuan pendidikan khusus  Memiliki kemampuan kepemimpinan dan kewirausahaan di bidang pendidikan .

 Berstatus sebagai guru pada satuan pendidikan khusus  Memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku  Memiliki pengalaman mengajar sekurangkurangnya 5 tahun di satuan pendidikan khusus  Memiliki kemampuan kepemimpinan dan kewirausahaan di bidang pendidikan .

13. 2007 .STANDAR KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH KEPRIBADIAN SOSIAL MANAJERIAL SUPERVISI KEWIRAUSAHAAN S1/DIV kependidikan ataunonkependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia <=56 th Pengalaman mengajar >=5 tahun. Non-PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang Memiliki Sertifikat pendidik dan Sertifikat Kepala Sekolah sesuai jenjang pendidikan Permendiknas No. Untuk TK/RA >= 3 th PNS minimum III/c.

Memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan pendidikan Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah/madrasah Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan. Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah/madrasah. . 2 KEPRIBADIAN 5 Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.

SOSIAL 2 Bekerja sama dengansama pihakdengan lain Bekerja untuklain kepentingan pihak untuk sekolah/madrasah kepentingan sekolah/madrasah Berpartisipasi dalam Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kegiatan sosial kemasyarakatan kemasyarakatan Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain .

MANAJERIAL 1 Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan 2 Mengembangkan organisasi sekolah/madrasah sesuai dengan kebutuhan 3 Memimpin sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah/madrasah secara optimal L a n j u t a n 4 Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajar yang efektif 1 .

dan pembiayaan sekolah/madrasah 6 Menciptakan budaya dan iklim sekolah/madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik 7 Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal 8 .MANAJERIAL (Lanjutan 1) 5 L a n j u t a n 2 Mengelola sarana dan prasarana sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optimal Mengelola hubungan sekolah/madrasah dan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide. sumber belajar.

dan penempatan dan pengembangan kapasitas peserta didik L a n j u t a n 3 Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional 12 Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel.MANAJERIAL (Lanjutan 2) 9 10 11 Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan peserta didik baru. dan efisien Mengelola ketatausahaan sekolah/madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah .transparan.

MANAJERIAL (Lanjutan 3) 13 14 15 Mengelola unit layanan khusus sekolah/madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah Mengelola sistem informasi sekolah/madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan 16 Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah/madrasah Melakukan monitoring. serta merencanakan tindak lanjutnya . evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/madrasah dengan prosedur yang tepat.

SUPERVISI 1 2 Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru 3 Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru .

. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif 2 Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah KEWIRAUSAHAAN 4 Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah 5 Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sekolah/madrasah sebagai sumber belajar peserta didik.Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah/madrasah.