You are on page 1of 8

Laryngeal Papillomatosis pada Anak

Ndiaye Malick, Ndiaye Issa Cheikh, Itiere Odzili F Arnaud, Tall Abdourahmane, Diallo Bay Karim, Diou !aymond, Dio" #l $ad%i Malick ABSTRAK Pendahuluan& 'aryn(eal "a"illomatosis adalah tumor %inak yan( umumnya diamati "ada anak)anak* Tujuan& +ntuk men(e,aluasi as"ek e"idemiolo(i dari "ermasalahan dia(nostik dan tera"etik dari laryn(eal "a"illomatosis "ada anak)anak di -ene(al* Bahan dan Metode& Dari tahun ./01 sam"ai 2331, 4. anak "enderita laryn(eal "a"illomatosis diamati di unit #NT rumah sakit "en(a%aran Aristide 'e Dantec di Dakar* Hasil& !erata usia "ada 5aktu dia(nosa adalah 6,1 tahun dan rasio %enis kelaminnya adalah .,.* Keluhan saat datan( adalah dys"honia terisolasi "ada 73,/8 kasus dan laryn(eal dys"noea "da 17,.8 kasus, yan( memerlukan trakeotomi "ada 13,08 "asien dalam ran(kaian ini* Dekanulasi dilakukan "ada 078 "asien* -atu)satunya "en(obatan yan( tersedia di de"artemen kita adalah stri""in( 9"en(elu"asan: den(an (untin( tan( diba5ah anastesi umum* Duabelas "asien memiliki kualitas suara yan( buruk* Kesimpulan& ;enan(anan laryn(eal "a"illomatosis menimbulkan kesulitan) kesulitan tera"etik besar yan( terkait den(an berba(ai aktor dalam konteks asilitas kesehatan kita yan( terbatas* Kata kunci& 'aryn(eal "a"illomatosis, ;ediatri, Trakeotomi

PEN AH!L!AN 'aryn(eal "a"illomatosis adalah sebuah tumor "a"illary %inak yan( berasal dari sel)sel e"itel s<uamous, yan( umumnya diamati "ada anak)anak* $al ini timbul den(an men(orbankan laryn(eal mucosa den(an kemun(kinan "er"an%an(an "ada trakea dan bronchi* =alau"un ciri)ciri klinisnya diketahui, "atho(enesis masih diuraikan, ter"isah dari "eran in eksi ,irus yan( sekaran( belum terbukti* 'ebih dari 63 sub ti"e ,irus telah diidenti ikasi, teta"i seroty"e $;> 4 dan $;> .. dilibatkan dalam seba(ian besar kasus .,2* ;en(obatan, yan( "ada hakikatnya terdiri atas stri""in( endosko"i dalam lin(kun(an kita, teta" sulit dan tin(kat kambuhan serin( ter%adi* Tu%uan dari "enelitian ini adalah untuk men(e,aluasi ciri)ciri klinis dan e"idemiolo(i dan masalah tera"etik yan( ditimbulkan oleh laryn(eal "a"ilomatosis "ada anak)anak di -ene(al* BAHAN AN "ET# E ;enelitian retros"ekti ini didasarkan "ada 4. kasus laryn(eal "a"illomatosis "ada anak)anak yan( diamati dalam "eriode 2. tahun 9dari ?anuari ./01 sam"ai Desember 2331:, di unit #NT rumah sakit "en(a%aran Aristide 'e Dantec di Dakar* ;arameter berikut ini diteliti& %enis kelamin, usia,, 5aktu untuk berkonsultasi, keluhan saat datan(, tem"at luka, "en(obatan yan( dilakukan, hasil histolo(i, dan yan( terakhir "er%alanan setelah "en(obatan* Hasil Konteks klinis -eri ini terdiri atas 2/ anak "erem"uan dan anak laki)laki* !erata usia "ada 5aktu dia(nose adalah 6,1 tahun 9%an(kauan& .@ bulan).1 tahun:* Bayi berusia .@ bulan dilahirkan oleh seoran( ibu yan( menderita ,a(inal condymylomata* -erolo(i ,irus, yan( dilakukan "ada ibu dan anak)anak, "ositi den(an adanya human "a"oloma,irus 9$;>: den(an resiko onko(enik rendah 9ti"e $;> ..:* ;ada anak tersebut, serolo(i ,irus dilakukan "ada s"esimen histolo(i*

!erata "er%alanan "enyakit sebelum "enan(anan adalah .. bulan* Ae%ala laryn(eal "a"illomatosis disa%ikan "ada Tabel .* Ta$el % & 'am$aran Klinis 'ejala Isolated dysphonia Laryngeal dyspnoea dan dis onia Dis onia dan batuk Dis onia dan stridor (umlah 21 @@ 2 . Persentase 7. 17*. @*@ .*4

Alottis ter"en(aruh dalam setia" kasus 94. kasus:, den(an keterlibatan su"ra(lotis "ada .@ kasus, keterlibatan sub (lottis dalam 21 kasus dan keterlibatan trakea ser,iks dalam satu kasus* Tidak ada luka yan( diamati* Pengo$atan Trakeotomi& ti(a"uluh satu oran( "asien ditrakeotomisasi 913,08:, dalam sebuah ruan( (a5at darurat diba5ah anestesi lokal "ada 26 kasus* Trakeotomi dilakukan secara berulan()ulan( "ada 0 kasus& dua kali "ada 4 "asien dan 7 kali "ada 2 "asien* Dekanulasi dica"ai "ada 24 "asien setelah rerata 4,. bulan 9%an(kau& .) 23 bulan:* !eseksi endosko"is& stri""in( endosko"is "ada luka den(an men((unakan tan( dilakukan "ada setia" kasus den(an rerata 7,2 "rosedur endosko"is "er "asien* ;emeriksaan histolo(i terhada" s"ecimen reseksi dilakukan "ada 22 "asien 9@48:, mem"erkuat dia(nosa laryn(eal "a"ilomatosis* Perjalanan Klinis 'uka reseksi diamati "ada .4 kasus den(an dua e"isode "ada 7 kasus dan 0 e"isode "ada . kasus* ;asien yan( berusia .@ bulan di"indahkan ke ne(ara lain, dimana ia diobati den(an ti(a sesi reseksi laser endosko"is den(an suntikan cido o,ir didalam luka* ;asien ini tidak diekstubasi, ketika ia memberikn stenosis sub(lotis taha" 7 yan( memerlukan bedah au(mentasi laryn(eal*

;enyembuhan di"eroleh "ada 6/,/8 "asien setelah rerata @,2 "rosedur endosko"i* Duabelas "asien menun%ukkan serak setelah reseksi "a"illoma* -atu kematian den(an obstruksi cannula yan( disebabkan oleh "enyumbatan mucus diamati* !erata lamanya tin((al di rumah sakit "ada saat "enan(anan "rimer adalah 71,1 hari 9%an(kauan& 2).03 hari:* Pem$ahasan 'aryn(eal "a"illomatosis adalah "enyakit lan(ka di ne(ara)ne(ara industri* Traissac@ mela"orkan dua kasus "er "usat dan "er tahun di Amerika -erikat "ada tahun ./00, den(an seran(kaian .4 kasus "ersonal "er tahun* Bauman, yan( %u(a di Amerika -erikat, mela"orkan an(ka 1*333 sam"ai 21,3333B kasus "er tahun.* Cristensen7 mela"orkan an(ka ke%adian 3,2 sam"ai 3,6 kasus "er .33*333 "enduduk di -5edia "ada tahun ./07 dan Bomholt1 mela"orkan ke%adian 3,4 kasus "er .33*333 "enduduk di Denmark* -eri kali ini cocok den(an rata)rata @ kasus "er tahun* Dominasi laki)laki biasanya diamati, 5alau"un ConrauC dkk4 mela"orkan sebuah dominasi "erem"uan* Diou dkk6 mela"orkan 118 laki)laki dan dominasi laki)laki diamati "ada seri kita* Dia(nosa serin(kali tertunda* Diou dkk mela"orkan rerata 5aktu untuk konsultasi selama 4 bulan dan K"emissi dkk0 mela"orkan sebuah inter,al @ sam"ai 4 bulan* Inter,al ini kadan()kadan( mun(kin lebih lama, karena (e%ala laryn(eal "a"illomatosis serin(kali dian((a" disebabkan oleh asma atau laryn(itis meneta"* ;resentasi klinis ini cuku" khas& anak)anak datan( den(an "ermulaan dys"honia serak "ro(resi * Kemunduran dys"honia "ermanen "ro(resi mem"erte(as si at or(aniknya* Anak mun(kin kadan()kadan( ditemui terlambat, "ada taha" laryn(eal dys"noea* Dys"noea "erlahan)lahan memburuk den(an sentakan trakea dan stridor yan( kadan()kadan( memerlukan trakeotomi* ;emeriksaan nasolaryn(osco"y larynC yan( "ada anak)anak ;emeriksaan sekaran( diba5ah di asilitasi oleh leksibel* anestesi umum

memun(kinkan dilakukannya "enilaian luka dan mem"erlihatkan (u(usan)

(u(usan luka se"erti ras"berry ber5arna "ink keabu)abuan didalam (lottis* ;er"an%an(an "ada semua larynC, trakea, dan bronchi da"at diamati @,/, teta"i mobilitas laryn(eal selalu di"ertahankan* ;en(uatan histolo(i harus di"eroleh bahkan "ada anak)anak, untuk tidak memasukkan keberadaan luka (anas* !esiko re(enerasi (anas san(at rendah, teta"i meski"un demikian cuku" untuk mendukun( "emeriksaan histolo(i sistematis, yan( tidak selalu ter%adi "ada lin(kun(an klinis kita karena kesulitan keuan(an dan terbatasnya sumber medis* Trakeotomi adalah sebuah "rosedur "enyelamatan %i5a dalam lin(kun(an kita, dan mere leksikan sebuah "resentasi tertunda* Trakea dilakukan "ada 678 kasus dalam seri yan( dila"orkan oleh Diou dkk 6 dan @08 kasus dalam seri yan( dila"orkan oleh Benhamou dkk.3* Traissac@ men(un(ka"kan bah5a trakeotomi da"at bertan((un( %a5ab atas "enyebaran "a"ilomatosis ke trakea dan bronchi* Mayoritas kasus 9078: "ada seri kita mam"u didekanulasi* Benhamou dkk .3 mela"orkan sebuah an(ka dekanulasi 018 dalam satu tahun* !eseksi orce"s 9(untin( tan(: diba5ah laryn(osco"y lan(sun( meru"aka metode yan( "alin( sederhana dan teta" men%adi satu)satunya cara "en(obatan yan( tersedia di lin(kun(an kita* ;enan(anan laryn(eal "a"illomatosis saat ini bersi at sim"tomatik dan "aliati , karena tidak ada "en(obatan kurati yan( tersedia saat ini..* ;enyuntikan inter eron al a 2a le5at ba5ah kulit setia" hari atau setia" min((u telah dilakukan untuk %an(ka 5aktu yan( lama* ;en(aruh ne(ati dari inter eron "ada hakikatnya adalah ke"ala, mual, demam dan asthenia sebentar)sebentar* Kasus neuro"enia, tin((inya enzim he"atic dan neurotoksisitas telah dila"orkan* ;enelitian saat ini terhada" ,aksin ekso(en yan( diarahkan ke"ada ,irus $;> masih berada "ada taha" a5al, te"at sebelum taha" a"likasi klinis* Ada dua "endekatan yan( di"ertimban(kan* Dan( "ertama terdiri atas "en(uraian ,aksin "ro ilakti yan( mam"u meran(san( res"on antibodi didalam mukosa* Dan( kedua terdiri atas imunotera"i dimana ,aksin akan memiliki "eran kurati * ;enekatan)"endekatan ini saat ini dibatasi oleh kesulitan untuk mentrans"osisi model binatan( ke manusia* Cido o,ir to"ikal 9suntikan didalam luka: setelah

reseksi bedah %u(a telah di(unakan.2).7* Metode yan( "alin( banyak di(unakan saat ini adalah "en(obatan laryn(eal "a"illo"amtosis adalah ,a"orasi laser CO2 endosko"i diba5ah anestesi umum.1* -ebuah microdebrider akhir)akhie ini telah diusulkan untuk "en(obatan laryn(eal "a"illomatosis* ;endarahan tam"aknya lebih "arah, teta"i "er%alanan "asca o"erasi sama)sama men(untun(kan, atau bahkan lebih baik den(an ,a"orasi laser CO2.4).6* Bentuk)bentuk laryn(eal "a"illomatosis yan( disebarkan den(an dys"noea "arah da"at men(ancam keselamatan %i5a, yan( memerlukan trakeotomi 6* ;ro(nosis un(sional ter(antun( ke"ada reseksi "a"illoma yan( berulan(, ketika trauma yan( berulan( da"at menyebabkan kualitas suara yan( buruk* An(ka kambuhan serin( ter%adi "ada seri kita* Abedey.0 mela"orkan sebuah an(ka kambuhan sebesar 22,18* KES)"P!LAN 'aryn(eal "a"illomatosis adalah sebuah tumor %inak yan( umumnya serin( ter%adi "ada anak)anak, yan( da"at ter%adi setelah reseksi luka* Bentuk %inak dan (anas dibedakan menurut rekuensi kambuhan dan "er"an%an(an* 'aryn(eal "a"illomatosis menimbulkan kesulitan tera"i yan( besar karena dia(nosa yan( tertunda* ;enan(anannya memerlukan materi yan( cuku" dan teknik anestesi yan( te"at* Otoritas umum harus mem asilitasi "emerolehan "eralatan dan obat)obatan yan( te"at untuk men(obati "enyakit ini*

A*TAR P!STAKA

.* Bauman NM, -mith !?* !ecurrent res"iratory "a"illomatosis* ;ediatr Clin North Am* .//4E 7@& .@01).73.* 2* -noeck !, =elleus =, Desloo,er M* Treatment o se,ere laryn(eal "a"illomatosis 5ith intralesional in%ections o cido o,ir* ? Med >irol* .//0E 17& 2./)221* @* Traissac '* ;a"illomatose laryn(Fe* #d*Tech*#MC 9;aris)France: O!' 23631 A.3* .//2E 0 "a(es* 7* Cristensen ;$, ?or(ensen K, Arontred A* ?u,enile "a"illomatosis o the larynC, a 71 year ollo5)u" rom the country o Funen, Denmark* Acta Otolaryn(ol* ./07E 7.2& @6)@/* 1* Bomholt A* ?u,enile laryn(eal "a"illomatosis* An e"idemiolo(ical study rom the Co"enhan(en re(ion* Acta Otolaryn(ol* ./00E .31& @46)@6.* 4* ConrauC C, Maitre B, Areiner AF* Indication de la cryothFra"ie dans le traitement de la "a"illomatose laryn(Fe de lGen ance* ? Fr O!'* ./6@E 22& 2@0)27.* 6* Diou !, Ouoba K, Ndiaye IC, Dio" #M, Dio" '-* ;a"illomatose laryn(Fe H "ro"os de 26 cas* Dakar MFdical ./0/E @7& .32).34* 0* K"emissi #, A(berF A!, -assou K* ;a"illomatose de lGen ant& "roblIme thFra"euti<ues H "ro"os de @/ cas au C$+ de 'omF* !e, 'aryn(ol Otol !hinol* .//1E ..4& @@1)@@6* /* Narcy ;, Andrieu)Auitrancourt ?, Beau,illain De Montreuil C, Desnas ?, Aarcin M, Mor(an A* 'e larynC de lGen ant* !a""ort de la -ociFtF dGO!' et de "atholo(ie cer,ico) aciale* 'ibrairie Arnette* ;aris* ./6/E "" 2..) 221* .3* Benhamou Ait C, !a% IA, 'ara<uin et al* ;a"illomatose laryn(Fe de lGen ant H "ro"os de 70 cas* ?FO!'* .//4E 71& .6)23* ..* 'o,enthal BA, Kashima $K, Mounts ;, et al* 'on( term res"onse o recurrent res"iratory "a"illoma tosis to treatment 5ith lym"hoblastoid inter eron* N #n(l ? Med* .//.E @21& 4.@)4.6* .2* #l Aatmani M, -teinnaetz A, Debry C, 'e,e<ue D, Ko el ?C, Beretz '* A "ro"os dGun cas de traitement de la "a"illomatose laryn(Fe rFcidi,ante "ar in%ections intralFsionnelles de cido o,ir* ?ournal de ;harmacie Clini<ue* 2332E 2.& 206)2/3* .@* ;ontes ;, A,elino M, ;i(natari -, =eckC ''* # ect o local a""lication o cido o,ir on the control o recurrences in recurrent laryn(eal "a"illomatosis* Otolaryn(ol $ead Neck -ur(* 2334E .@1& 22)26* .7* Dikkers FA* Treatment o recurrent res"iratory "a"illomatosis 5ith microsur(ery in combination 5ith intralesional cido o,ir* A "ros"ecti,e study* #ur Arch Otorhinolaryn(ol* 2334E 2@4& 773)77@* .1* Mesolella M, Motta A, 'a(uardia M, Aalli >* ;a"illomatosis o the larynC& treatment 5ith CO2 laser* B)#NT* 2334E 2& 1.)17* .4* ;atel N, !o5e M, Tunkel D* Treatment o recurrent res"iratory "a"illomatosis in children 5ith the microdebrider* Ann Otol !hinol 'aryn(ol* 233@E ..2& 6).3*

.6* ;as<uale K, =iatrak B, =oolley A, 'e5is '* Microdebrider ,ersus CO2 laser remo,al o recurrent res"iratory "a"illomatosis& a "ros"ecti,e analysis* 'aryn(osco"e 233@E ..@& .@/).7@* .0* Abedey A* ;a"illomatose laryn(Fe de lGen ant au -FnF(al& "roblImes clini<ues et thFra"euti<ues H "ro"os de @2 obser,ations* ThIse Med, Dakar*./66*