Hakikat Strategi

Istilah Strategy berasal dari kata Yunani strategos, atau strategus dengan kata jamak strategi.1 Strategos berarti jenderal, tetapi dalam Yunani Kuno sering diartikan perwira negara (state officer) dengan fungsi yang luas. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata strategi diartikan sebagai ilmu siasat perang; siasat perang; akal atau tipu muslihat untuk mencapai suatu maksud dan tujuan yang telah direncanakan.2 Dalam artian yang sempit, menurut Matloff, strategi berarti The Art of General (seni para jenderal).3 Pada abad ke-19 dan ke-20 faktor militer telah bercampur dengan faktor-faktor politik, ekonomi, teknologi dan psikologis. Istilah strategi lalu muncul dengan nama baru grand strategi atau strategi tingkat tinggi, yang berarti seni memanfaatkan semua sumber daya suatu bangsa atau kelompok bangsa untuk mencapai sasaran perang dan damai.4 Mintzberg mendefinisikan strategi sebagai rencana, tuntunan yang jelas untuk tindakan dimasa depan.5 Strategi bisa bersifat terencana, misalnya strategi bisa merealisasikan tujuan khusus dari perencana. Strategi bisa juga muncul tanpa disengaja, tanpa ada tujuan yang disadari oleh perencana, seringkali melalui proses pengetahuan. Lawrence R. Jauch dan William F. Glueck mendefinisikan strategi adalah : “a strategy is unified, comprehensive, and integrated plan that the relates the strategic advantages of the environment and that is designed to ensure that tye basic objective of the enterprise are achieved through proper execution by the organization. Dengan demikian strategi adalah sebuah rencana yang disatukan, luas dan terintegrasi yang menghubungkan keunggulan dengan

1 2

Ibid. h. 84 Widjayanto. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Team Pustaka Phoenix. 2007. h. 825. 3 Ibid. h. 85 4 Salusu, J. Op. Cit. h. 85 5 http://planningskills.com/askdan/11.php

tantangan lingkungan serta dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dapai dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi.” 6 William Stanton mendefinisikan strategi adalah rencana dasar yang luas dari suatu tindakan untuk mencapai tujuan.7Menurut J. Salusu strategi adalah suatu seni menggunakan kecakapan dan sumberdaya untuk mencapai sasaran melalui hubungan yang efektif dengan lingkungan dalam kondisi yang paling menguntungkan.8 Bryson dalam bukunya Strategic Planning For Public and Nonprofit Organization yang diterjemahkan Ahmad Sadeli berpendapat bahwa : strategi harus dikaitkan dengan lingkungan, mengingat fungsi dari strategi adalah membuat jembatan antara misi dan dunia lingkungan.9 Bahkan strategi dapat dipikirkan sebagai suatu pola dari tujuan, kebijaksanaan, program, tindakan, keputusan, atau sumber daya yang menerangkan tentang suatu kondisi, apa yang dibuat, dan mengapa ia berbuat begitu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi adalah usaha untuk mencapai tujuan dengan melihat dan memadukan lingkungan eksternal serta internal sehingga menghasilkan rencana, keputusan dan tindakan yang tepat.

6 7

Ibid. h. 6. Op.Cit. 8 Op.Cit. 9 Bryson, John M. Strategic Planning for Public and Nonprofit Organizations. Terj. Ahmad Sadeli. San Francisco: Jossey-Bass. 1988. h. 108.