Tugas Analisis Pangan

Kelompok 1











Anggota Kelompok :
 Eka Handayani (123020377)
 Irfan Kosasih (123020378)
 Liza Amalia Puspa (123020379)
 Rini Kusmayati (123020389)
 Kiki Isma Agniati (123020391)
 Tania Liztari (123020392)
 Novia Oktaviani (123020393)



UNIVERSITAS PASUNDAN
FAKULTAS TEKNIK - TEKNOLOGI PANGAN
Jl. Dr. Setiabudi No. 193
Phone: 022-2021440, 2019433, Fax: 022-2009267


Diketahui :
Berat Sampel = 2,195 gram
Faktor Pengenceran = 100/10
Volume Titrasi (Na
2
S
2
O
3
) = 22,70 ml
Volume Blanko = 24,50 ml
[Na
2
S
2
O
3
] = 0,0954 N

Ditanyakan : Kadar gula reduksi ?

Jawab :


( )

( )

Volume Tiosulfat = 1,7172 ml
Dari tabel diketahui
1 ml tio = 2,4 mg Gula reduksi
2 ml tio = 4,8 mg Gula reduksi


X= 4,1213 mg






(

)

No. 1


a.Macam-macam metode analisa protein :
Metode analisis Kualitatif :
1. Metode Uji Biuret
2. Metode Uji Xhantoprotein
3. Metode Uji Ninhidrin
4. Metode Uji Salting Out Test (yang nantinya dilanjut ke uji biuret)
5. Metode Turbidimetri atau kekeruhan

Metode analisis Kuantitatif :
1. Metode Kjeldahl ( penentuan berdasarkan Jumlah N total)
2. Metode Biuret
3. Metode Lowry
4. Metode Dumas
5. Metode Formol
6. Metode Spektrofotometer (UV)
7. Metode HPLC

b. Reaksi pada metode Kjeldahl
Destruksi

(

)

Destilasi
(

)

Titrasi

c. Diketahui :
Wsampel = 2,510 gram Faktor Pengenceran = (100/10)
V HCl = 25 ml Ar Nitrogen =14,008
No. 2
V NaOH = 21,5 ml
Vblanko = 24,5 ml
Fk=6,25
PENENTUAN [NaOH]
As.Oksalat dihidrat =70 mg
BE As.Oksalat= 63,035
Volume titrasi = 11,2 ml
Ditanyakan : Kadar Protein ?
Jawab :
Penentuan [NaOH]


()

()




Kadar Protein

( )



( )







Diketahui :
Volume Sampel = 10 ml
Faktor Pengenceran = 100/10
Volume Titrasi (Na
2
S
2
O
3
) = 21,90 ml
Volume Blanko = 24,20 ml
Penentuan [Na
2
S
2
O
3
]
KIO
3
=0,0420 gram
V Na
2
S
2
O
3
= 11,2 ml
BE KIO
3
= 35,667

Ditanyakan : Kadar laktosa ?

Jawab :
Penentuan [Na
2
S
2
O
3
]


()

()


Penentuan kadar Laktosa

( )

( )

Volume Tiosulfat = 2,4173 ml
Dari tabel diketahui
2 ml tio = 7,3 mg Laktosa
3 ml tio = 11,0 mg Laktosa


X= 8,844 mg




No. 3


(

)



a. reaksi dan prinsip penetapan kadar gula reduksi( metode Luff Schoorl)
Prinsip : Gula reduksi beraksi dengan ion Cu
2+
berlebih membentuk endapan Cu
2
O pada
pemenasan dalam waktu tertentu, kelebihan Cu
2+
direaksikan dengan KI dalam
suasana asam I
2
yang terbentuk dititrasi dengan larutan tiosulfat baku
menggunakan indikator kanji.



Reaksi :

b . Prinsip dan reaksi kadar air destilasi
Prinsip : Menguapkan air dengan “pembawa” cairan kimia yang mempunyai titik didih
lebih tinggi daripada air dan tidak dapat bercampur dengan air serta mempunyai
BJ lebih rendah daripada air.
Reaksi :

()


Destilasi
No. 4
c.Persamaan dan perbedaan prinsip dari Luff Schoorl, Lane Eynon, Munson-Walker dan
Somogy- Nelson
Persamaan :
1. Untuk uji kualitatif dan kuantitatif karbohidrat
2. Uji karbohidrat dengan cara menentukan kadar gula reduksi




Perbedaan :
Metode Uji Metode Analisa Pereaksi yang digunakan Prinsip Kerja
Luff Schroll Volumetri Reagen Luff Schroll :
Campuran Na2CO3anhidrat, asam
sitrat monohidrat, dan CuSO
4
. 5H
2
O
Hidrolisi karbohidrat menjadi
monosakarida yang dapat
mereduksi Cu2+ menjadi Cu+ dan
kelebiha Cu2+ dapat dititrasi
dengan metode iodometri (tidak
langsung)
Lane Eynon Volumetri Pereaksi Fehling
 Fehling A berisi tembaga (III) yaitu
CuSO
4
. 5H
2
O dan H
2
SO
4

 Fehling B berisi garam Rochelle
atau potasium sodium tartat
tetrahidrat
Menitrasi reagen Soxhlet (larutan
cuso4, K-Na-tartrat) dengan
larutan gula yang diselidiki.
Banyaknya larutan yang
dibutuhkan untuk menitrasi
reagen soxhlet perlu
distandarisasi dengan larutan
standar
Munson-
Walker
Gravimetri Larutan CuSO4 dan Larutan tartrat
alkalis
Banyaknya endapan Cu
2
O yang
terbentuk dan dibandingkan
dengan table Hammond,
kemudian Cu
2
O yang dihasilkan
dititrasi dengan larutan Na
2
S
2
O
3

atau KMnO
4

Nelson
Smoogy
Spektrfotometri  Pereaksi Somogyi = pereaksi
tembaga alkali yang mengandung
Na2PO4 anhidrat dengan garam K-
Na-tartrat (garam Rochelle)
 Pereaksi Nelson = amonium
molibdat H2SO4, NaHAsO4.7H2O
Tereduksinya jumlah endapan
kuprooksida yang bereaksi
dengan arsenomolibdat yang
tereduksi menjadi molybdine
blue dan warna biru diukur
absorbansinya






Diketahui :
W sampel = 2,34 gram
V KOH =2,05 ml
[KOH]=0,1010N

Ditanyakan: Angka Asam ?
Jawab :

()
()








b.Diketahui :
W labu= 99,454 gram
W labu + lemak = 101,574 gram
W sampel = 5,250 gram

Ditanyakan :kadar lemak ?
Jawab :

( )





( )

No. 5