You are on page 1of 2

HASIL dan PEMBAHASAN

HASIL
PEMBAHASAN
Dalam praktikum kali ini, dilakukan pengukuran parameter non spesifik berupa susut
pengeringan terhadap ekstrak daun kumis kucing. Parameter non spesifik susut pengeringan
dilakukan untuk mengetahui persentase senyawa yang menghilang selama proses pemanasan
(tidak hanya menggambarkan air yang hilang, tetapi juga senyawa menguap lain yang hilang).
Pengukuran sisa zat dilakukan dengan pengeringan pada temperatur 1!"# selama $ menit
sampai berat konstan dan dinyatakan dalam persen (metode gra%imetri).
Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air sehingga simplisia tidak mudah rusak dan
dapat disimpan dalam waktu yang lebih lam. &ir yang masih tersisa dalam ekstrak pada kadar
lebih dari 1' dapat menjadi media pertumbuhan mikroba. (elain itu, dengan danya air, akan
terjadi reaksi enzimatis yang dapat menguraikan zat aktif sehingga mengakibatkan penurunan
mutu atau perusakan ekstrak. )kstrak yang dikeringkan dengan o%en, kemudian dimasukkan
kedalam desikator untuk didinginkan agar ketika dilakukan penimbangan tidak merusak
timbangan.
(usut pengeringan ekstrak yang didapat adalah ** . +ilai ini menyatakan jumlah maksimal
senyawa yang mudah menguap atau hilang pada proses pengeringan. +ilai susut pengeringan
dalam hal kuhusus identik dengan kadar air jika bahan tidak mengandung minyak atsiri dan sisa
pelarut organic yang menguap.
SIMPULAN
• (usut pengeringan dilakukan pada temperature 1!

# selama $ menit sampai
tercapai bobot tetap dan dinyatakan dalam persen.
• Penetapan susut pengeringan dilakukan dengan metode gra%imetric dan hasil
yang didapat adalah*..
• Desikator berfungsi sebagai pendingin ekstrak setelah dikeringkan dalam o%en
untuk tahap penimbangan selanjutnya.