PENANGANAN ABORTUS

Definisi
Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat tertentu) pada atau sebelum
kehamilan kehamilan tersebut berusia 22 minggu atau buah kehamilan belum mampu
untuk hidup di luar kandungan.
Kriteria Diagnosa
• Abortus Imminens
Peristiwa terjadinya perdarahan yang menunjukkan ancaman terhadap
kelangsungan suatu kehamilan, kehamilan masih mngkin berlanjut atau
dipertahankan.
*Ciriciri!
Perdarahan melalui "agina
#ram perut bawah
$terus sesuai usia kehamilan
%er"iks masih tertutup
• Abortus Insipiens
Peristiwa perdarahan ringan hingga sedang pada kehamilan, dimana hasil
konsepsi masih berada di dalam uterus. #ondisi ini menunjukkan proses
abortus sedang berlangsung dan akan berlanjut menjadi abortus inkomplit atau
komplit.
*Ciriciri!
- Perdarahan melalui "agina
- #ram atau nyeri perut bawah
- $terus sesuai usia kehamilan
- %er"iks terbuka
• Abortus Inkomplit
Peristiwa perdarahn dimana sebagian hasil konsepsi telah keluar dari ca"um
uteri.
*Ciriciri!
- Perdarahan melalui "agina, disertai sebagian hasil konsepsi
- $terus sesuai umur kehamilan
- &asih ada sisa hasil konsepsi dalam uterus
• Abortus Komplit
Peristiwa perdarahan dimana seluruh hasil konsepsi telah keluar dari uterus.
*Ciriciri!
- Perdarahan melalui "agina
- $terus lebih kecil dari umur kehamilan
- %er"iks masih terbuka atau tertutup
- 'idak ada sisa hasil konsepsi dalam uterus
Anamnesa
 (aid terakhir, pola siklus haid
 Perdarahan
 Cari )aktor predisposisi ( riwayat in)ertilitas, usia ibu yang lanjut, berbagai in)eksi )
 *iwayat penyakit umum dari riwayat obstetri + ginekologi.
Pemeriksaan isik
 #eadaan umum
 'anda "ital (tekanan darah, nadi, )rekuensi napas, suhu)
 Ada tidaknya tanda akut abdomen
 Pemeriksaan tinggi )undus uteri
 Pemeriksaan ginekologi
 Pemeriksaan dalam "agina !
- Cari sumber perdarahan
- &enilai "agina, uterus dan ser"iks
Pemeriksaan Penun!ang
• ,aboratorium ((b, leukosit, trombosit, pemeriksaan urin kehamilan)
• $%- kandungan
Penatalaksanaan
• Penatalaksanaan $mum
 Perbaiki keadaan umum!
• .stirahat baring
• /ila ada tandatanda syok (gelisah, keringat dingin, pucat, tekanan
sistol 012mm(g, nadi 34425+menit)  pemberian 6
2
kanul 78
,+menit, pasang in)us *, sesuai derajat syok dan hentikan sumber
perdarahan.
• /ila ada tandatanda sepsis+in)eksi berikan 6
2
kanul 78 ,+menit,
pasang in)us *, dan pemberian antibiotika spektrum luas.
• Penatalaksanaan #husus
 Penanganan Abortus .mminen
• 'irah baring total
• Penentuan keadaan janin
• /eberapa sumber menganjurkan pemberian progesteron
 Penanganna Abortus .nsipien
• /ila pembukaan ser"iks 4 jari pertahankan dengan terapi seperti
penanganan abortus imminen
• /ila perdarahan bannyak dilakukan e"akuasi hasil konsepsi dengan
prosedur kuretase
• /ila perdarahan masih berlanjut diberikan oksitosin
• /ila perdarahan berhenti dibeikan ergometrin 2,2 mg im
• #emudian diberikan injeksi antibiotik pro)ilaksis
 Penanganan Abortus .nkomplit
• /ila perdarahan berlangsung dilakukan e"akuasi hasil konsepsi dengan
prosedur dilatasi dan kuretase.
• /ila perdarahan berhenti diberikan ergometrin 2,2 mg im
• /ila tidak ada tanda in)eksi dapat diberikan antibiotik pro)ilaksis
• /ila ada tandatanda in)eksi dapat diberikan antibiotik ampicilin 4 g
dan metronida9ole :22 mg tiap ; jam
• /ila pasien anemia berat ((b 0 ;g+dl) diberikan tran)usi darah
 Penanganan Abortus #omplit
• /ila kondisi pasien baik, cukup diberikan ergometrin 7 5 4 tablet
selama 7 hari
• /ila anemia berat dilakukan tran)usi darah
• <apat diberikan antibiotik pro)ilaksis
Konsultasi
<okter spesialis Penyakit <alam
Pera"atan Ruma# Sakit
*uang *awat .nap
Pen$ulit
<apat terjadi syok hipo"olemik
Tenaga Stan%ar
<okter spesialis obsgin
&ama Pera"atan
Pada pasien yang dilakukan kuretase, dirawat 4 hari pasca kuretase bila tidak ada
penyulit. /ila tidak dilakukan kuretase (abortus imminen) dapat dirawat sampai 2 hari
bebas perdarahan.
Output
%embuh total