DEFINISI

TOKSIKOLOGI =

1. Ilmu yang mempelajari tentang efek negatif atau efek racun dari bahan kimia
dan material lain hasil kegiatan manusia terhadap organisme termasuk
bagaimana bahan tersebut masuk ke dalam organisme
(Rand, G.M. and Petrocelli, S.R. 1985. Fundamentals of Aquatic Toxicity :
Methods and Application, Hempsphere Public Corporation )
2. Ilmu yang mempelajari tentang efek membahayakan dari suatu persenyawaan
terhadap organisme hidup, terutama manusia
3. Ilmu yang mempelajari racunerikut asal, efek, deteksi dan metode
pengolahannya ( Dictionary of Scientific and Technical Terms, McGraw Hill,
1984)

TOKSIKOLOGI LINGKUNGAN =
1. Ilmu yang mempelajari semua substansi yan digunakan, dibuat atau hasil dari suatu
formulasi dan produk sampingan dari industri yang masuk ke lingkungan dan
mempunyai kemampuan untuk menimbulkan pengaruh negatif bagi manusia.
( NIOSH : The National Institute for Occupational Safety & Health )
2. Studi mengenai asal, properti, efek dan deteksi bahan racun di dalam lingkungan
dan segala spesies yang berada di lingkungan, termasuk manusia.
( John H. Duffus & Howard G.K. Worth, dalam “Fundamental Toxicology for
Chemist, The Royal Society of Chemistry Publisher.)
3. Ilmu pengetahuan mengenai kerja senyawa kimia yang merugikan terhadap
organisme hidup sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan yang
memberikan efek toksik atau merugikan terhadap manusia, menyebabkan
perubahan biosfer dan lingkungan luar serta membebani lingkungan secara fisik.
(E.J. Ariens, E. Mutschler, A.M. Simonis, “ Pengantar Toksikologi Umum”. 1994).
4. Ilmu yang mempelajari tentang racu/bahan berbahaya dan efeknya terhadap
lingkungan, termasuk masalah-masalah yang terkait.
(Merry-Webster Dictionary On-Line)
5. Pembahasan khusus toksikologi terhadap bahan buangan berbahaya yang masuk ke
dalam suatu tatanan lingkungan hidup yang diduga dapat menimbulkan pengaruh
buruk terhadap kesehatan manusia
(Drs. Heryando Palar, 1994, Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat).
6. Studi/kajian tentang alam, efek dan penemuan bahan beracun (toksik) dalam
lingkungan dan berhubungan dengan lingkungan yang terpapar, termasuk manusia.
a. Pemahaman toksikologi yang berhubungan dengan lingkungan. Konsep
dasarnya berhubungan hubungan dosis-respon, absorpsi bahan toksik, distribusi
dan penyimpanan bahan toksik, biotransformasi dan eliminasi bahan toksik,
target organ tubuh yan terkena bahan toksik, teratogenik, mutagenesis,
karsinogenesis dan nilai resiko yag ditimbulkan oleh bahan toksik.
b. Pemahaman tentang dinamika kimiawi dari kontaminan dalam lingkungan
termasuk di dalamnya dalah ”fate” dan transport. Studi ini akan mempelajari
tentang bagaimana bahan toksik diuji dan peraturan yang berlaku.
( Greg Moller )



EKOTOKSIKOLOGI =

1. Studi mengenai efek toksik dari bahan kimia dan fisik terhadap seluruh makhluk
hidup terutama populasi dan komunitas yang berada dalam ekosistem termasuk
jalannya transfer bahan-bahan tersebut dan interaksi dengan lingkungan
(John H. Duffus & Howard G.J. Worth, ”Fundamental Toxicology for Chemist”,
The royal Society of Chemistry Publisher, 1996)
2. Suatu studi mengenai kontaminasi terhadap lingkungan dan mempunyai hubungan
yang sangat erat dengan ekologi dan konsep-konsep ekologi.
(A. Boudou, D. Georgescauld & J.P. Desmazes, ” Ecotoxicological role of the
Membrane Barrier in transport and Bioaccumulation of Mercury Compounds,
1983)
3. Suatu studi mengenai hubungan antara pengaruh dosis bahan kimia di dalam
lingkungan terhadap sistem biotik termasuk di dalamnya berbagai tingkatan infra
dan supra organisme.
(H.J. Hueck, 1978“Principles of testing for Potential BioticEnvironmental effects of
Chemical)
4. Ilmu yang mempelajari efek negatif zat (berdiri sendiri ataud alam campuran zat,
limbah, radiasi sinar, suhu, dll) terhadap semua atau sebagian dari tingkat organisasi
biologis (komunitas, populasi, individu, organ jaringan, sel, biomolekul) dalam
bentuk merusak stuktur maupun fungsi biologis.
(Sarwoko M, 1999, Ekotoksikologi Keteknikan)
5. Ilmu yang mempelajari efek-efek negatif (beracun) dari toksikan, tidak hanya pada
satu spesies tetapi pada jangkauan yang luas dari spesies yang berinteraksi dalam
sistem.
(Rand, G.M. and Petrocelli, S.R. 1985. Fundamentals of Aquatic Toxicity :
Methods and Application, Hempsphere Public Corporation )