BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Wortel (Daucus carrota) dikenal hampir di setiap negara termasuk Indonesia. Sayuran
ini cukup popular di kalangan masyarakat. Di hampir setiap daerah terutama wortel banyak
dijual di pasar sehingga mudah di peroleh. Tak heran jika di tanah air, wortel lebih dikenal
masyarakat dibandingkan dengan sayuran umbi lainnya misalnya lobak.
Wortelcarrots (Daucus carota !.) bukan tanaman asli Indonesia, berasal dari negeri yang
beriklim sedang (sub"tropis) yaitu berasal dari #sia Timur Dekat dan #sia Tengah. Ditemukan
tumbuh liar sekitar $.%&& tahun yang lalu. 'intisan budidaya wortel pada mulanya terjadi di
daerah sekitar !aut Tengah, menyebar luas ke kawasan (ropa, #)rika, #sia dan akhirnya ke
seluruh bagian dunia yang telah terkenal daerah pertaniannya, selanjutnya berkembang ke
(ropa, #)rika *tara, #merika Selatan dan #merika *tara. +alangan Internasional
menyebutnya ,arrot.
Wortel merupakan tanaman sayuran umbi semusim berbentuk semak. Sayuran ini
dapat tumbuh sepanjang tahun, penghujan maupun kemarau. Wortel memiliki batang pendek
yang hampir tidak tampak. #karnya berupa akar tunggang yang berubah bentuk dan )ungsi
menjadi bulat dan memanjang yang selanjutnya dinamakan umbi. -agian umbi inilah yang
diman)aatkan untuk konsumsi makanan sehari"hari.
B. Rumusan masalah
.. -agaimana /edoman teknis budidaya0
1. -agaimana bentuk 'otasi lahan setelah pasca panen0
2. -agaimana cara untuk memperkembang ekspor wortel 0
3. -agaimana bentuk /anen dan pasca panen0
%. -agaimana 4anajemen pemasaran0
.
C. Tujuan
.. *ntuk mengetahui /edoman teknis budidaya
1. *ntuk memahami bentuk 'otasi lahan setelah pasca panen
2. #gar memahami cara untuk memperkembang ekspor wortel
3. *ntuk memahami cara bentuk /anen dan pasca panen
%. *ntuk mengetahui -agaimana 4anajemen pemasaran
1
BAB II
PEMBAHAAN
!. Taks"n"m# Tanaman $"rtel
Dalam dunia tumbuhan, klasi)ikasi tanaman wortel selengkapnya adalah sebagai berikut5
Di6isi 5 Spermatophyta
+las 5 #ngiosspermae
Subklas5 Dycotyledoneae
7rdo 5 *mbelli)erae#piaceae#mmiaceae
8enus 5 Daucus
Spesies 5 Daucus carrota
Iklim Dan +ondisi Tanah Sebagai Syarat Tumbuh *nsur"unsur yang berperan dalam
pertumbuhan tanaman wortel meliputi curah hujan, temperatur, dan ketinggian tempat,
kelembaban, sinar matahari dan angin.
a. ,urah 9ujan
Tanaman wortel membutuhkan air yang banyak dalam pertumbuhannya. +ebutuhan air secara
alami dapat dipenuhi dari air hujan. #ir yang berlebih menyebabkan tanaman mudah terserang
penyakit dan sebaliknya kekurangan air menyebabkan tanaman kering dan akhirnya mati.
-erdasarkan penggolongan Schmid":erguson, iklim yang cocok untuk pertumbuhan tanaman
wortel adalah iklim # (sangat basah), - (basah), dan , (agak basah). ,urah hujan di a)deling
;ampit rata"rata .<%= mmtahun dengan bulan basah selama .& bulan dan bulan kering selama
1 buln. +ondisi tersebut termasuk iklim - berdasarkan penggolongan Schmid":erguson.
,urah hujan $ tahun terakhir sebagai berikut5
b. Temperatur dan +etinggian
Tanaman wortel akan tumbuh dengan optimal pada daerah bertempetatur rendah. 7leh
karenanya lebih cocok di tanam di daerah dataran tinggi, yakni daerah yang mempunyai
2
ketinggian lebih dari =&& m di atas permukaan air laut. >amun demikian wortel dapat ditanam
di daerah yang lebih rendah misalnya 3&& m di atas permukaan air laut tetapi hasil
produksinya lebih sedikit. Tanaman wortel akan tumbuh dengan optimal pada ketinggian
.1&&".%&& m di atas permukaan air laut.
c. +elembaban
Tanaman wortel memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap kelembaban. Semakin tinggi
letak tempat semakin tinggi pula kelembaban sehingga tanaman wortel tidak terlalu banyak
penguapan. -egitupun sebaliknya, semakin rendah letak tempat semakin rendah pula
kelembaban dan akan banyak sekali penguapan.
d. Sinar matahari
/ada pertumbuhannya, tanaman wortel membutuhkan sinar matahari secara penuh (tidak
ternaungi) sebagai sumber energi untuk pembentukan gula melalui proses )otosintesis dan
pembentukan umbi tanaman. Tanaman yang kurang sinar matahari pertumbuhannya akan
terhambat dan memanjang.
e. #ngin
#ngin membantu tanaman dalam melakukan penyerbukan. #ngin dengan kisaran kecepatan
.?"2% km jam dapat menerbangkan serbuk sari. #ngin menjadi sangat penting perannya bagi
budidaya tanaman wortel yang diambil benihnya
). +ondisi tanah
4enurut klasi)ikasinya, beberapa jenis tanah yang sesuai untuk budidaya tanaman wortel
antara lain regosol, latosol, dan andosol dengan kisaran p9 %,%"$,%.
-erdasarkan data analisis tanah, jenis tanah di ;ampit adalah regosol, struktur tanah remah,
tekstur lempung berpasir dengan prosentase pasir lebih banyak dan sedikit debu. Tanah ini
banyak mengandung kalium dengan p9 tanah %,%"$. Topogra)i lahan datar yang berada di
lembah gunung dengan lapisan olah tanah 3 sampai % meter.
+eadaan iklim menurut klasi)ikasi Schmid":erguson termasuk type - (basah) dengan .&
bulan basah (7ktober";uli) dan 1 bulan kering (#gustus"September). 'ata"rata curah hujan
3
untuk $ tahun terakhir (.??="1&&1) adalah .<%=,% mmtahun. Temperatur minimum %&, dan
maksimiu 1&&,. +elembaban udara berkisar antara ?&@"?%@.
B. PED%MAN TE&NI BUDIDA'A
Proses Budidaya Wortel
1. Ben#h
Tanaman wortel diperbanyak dengan bijinya, -iji untuk penanaman dikenal dengan istilah
benih. -enih yang berkualitas tinggi merupakan langkah awal peningkatan produksi. -enih
wortel dapat diperoleh dengan 1 jalan yakni membeli dari toko pertanian dan menyiapkan
sendiri melalui proses penyerbukan, tanaman dipelihara hingga berbiji untuk diambil
benihnya.
/ada budidaya wortel yang dilakukan /T. 'I#> Di6isi ;ampit benih diperoleh dengan jalan
membeli. /embelian dilakukan secara import dari industri benih -(;7 A#D(> -.B yang
berlokasi di WarmenhuiCen 9olland. -enih yang diimport tersebut telah diujicoba oleh bagian
'esearch and De6elopment /T. 'I#> Di6isi ;ampit dan terbukti bermutu tinggi. 9al ini
terbukti dengan tingginya daya kecambah yang mencapai ?<@, tahan terhadap hama dan
penyakit serta memberikan hasil produksi yang tinggi.
4enurut >ur -erlian B.# dan (stu ' (1&&&) kebutuhan benih wortel per hektar sebanyak
2&&.&&&"3&&.&&& biji atau .,% kg"2 kg dengan benih local. 4enurut -ejo Aaden -.B 8uide
-ook (T+ Tunas 9arapan) kebutuhan benih wortel perhektar sebanyak . juta".,% juta biji
untuk type nantes 6arietas >ewton dan %&& ribu" . juta biji untuk type )lakee 6arietas
kamaran. +ebutuhan benih pada budidaya yang dilaksanakan di /T. 'I#> Di6isi ;ampit
setiap hektarnya menggunakan .? kemasan benih atau sebanyak &,1% kg.
-enih yang diimport tersebut dikemas dalam bentuk kemasan berukuran ..,% cm D .= cm.
Terbuat dari kertas minyak di bagian luar dan aluminium )oil di bagian dalam. Dalam satu
kemasan terdapat 1%.&&& biji dengan berat rata"rata .&,&< g per .&&& biji. /T. 'I#> Di6isi
;ampit tidak memproduksi benih sendiri dengan jalan membiarkan tanaman hingga berbiji
untuk di ambil benihnya karena akan memakan waktu, biaya dan tenaga yang lebih besar.
Sedangkan benih import dapat diperoleh dengan mudah dan cepat. Selain itu terdapat suatu
keyakinan bahwa benih generasi kedua memiliki perbedaan yang signi)ikan dalam hasil
%
produksi dan ketahanan terhadap penyakit.
/engolahan Tanah
!. Penggemburan
+eadaan )isik dan struktur tanah sangat berpengaruh pada pembentukan umbi wortel.
Tanaman wortel memerlukan tanah yang berstruktur gembur dan mengandung bahan organic.
Tanah yang keras akan sulit ditembus oleh akar sehingga bentuk wortel tidak lurus namun
berbelok atau dapat pula bercabang dan kecil.
/engolahan tanah bertujuan untuk menciptakan kondisi yang sesuai dengan yang dibutuhkan
tanaman. /ada pengolahan tanah, struktur tanah dapat di perbaiki, sirkulasi udara menjadi
lebih baik, lapisan tanah yang kaya humus dapat dibalik sehingga dapat digunakan oleh
tanaman, pupa ulat tanah dan mikroorganisme patogen di dalam tanah dapat mati oleh panas
sinar matahari.
/enggemburan tanah dilakukan dengan menggunakan traktor dengan kedalaman 2&"3& cm
Setelah lahan di bajak selanjutnya dilakukan pengapuran secara manual yang bertujuan
membersihkan lahan dari gulma dan menghancurkan bongkahan tanah yang masih tersisa
menjadi butiran.
(. Pembuatan be)engan
Tanah yang sudah digemburkan dibuat alur atau bedengan. #rah bedengan sebaiknya dibuat
membujur dari timur ke barat, agar tanaman menerima sinar matahari sebanyak"banyaknya.
-edengan dibuat dengan lebar .3& cm, tinggi 2& cm, dan panjang menyesuaikan dengan
kondisi lahan, biasanya sepanjang .&& m. /ada kanan dan kiri bedengan dibuat parit selebar
3& cm dengan kedalaman E1% cm. /arit ini ber)ungsi untuk saluran drainase serta
memudahkan penanaman dan pemeliharaan.
Setelah bedengan terbentuk, bagian atas bedengan diratakan dengan alat sederhana yang
terbuat dari papan yang memiliki system kerja meratakan permukaan. 9al ini dilakukan agar
alat tanam dapat bekerja dengan mudah dan bedengan terlihat lebih rapi. Dalam I ha terdapat
%< bedengan.
$
*. Penanaman
a. Waktu tanam
Di ;ampit wortel dapat ditanam sepanjang tahun. Di musim penghujan air dapat terpenuhi dari
air hujan dan di musim kemarau air dapat diperoleh melalui system irigasi tetes. Tanaman
wortel dapat ditanam secara tumpangsari namun di ;ampit di tanam secara monokultur.
b. ,ara penanaman
-enih wortel ditanam secara langsung tanpa disemai terlebih dahulu. 9al ini dilakukan untuk
menjaga agar akar tunggang tidak terputus sehingga penampilan wortel tetap lurus.
/ertimbangan lain, karena ukuran benih cukup besar (.,$ mm".,< mm) sehingga tingkat
kerusakan dan hilangnya benih di lahan sangat kecil. -enih ditanam menggunakan alat tanam
(earth way). #lat tersebut dilengkapi dengan disc yang telah disesuaikan untuk menyemaikan
benih wortel.
/rinsip kerja alat tersebut adalah membuat larikan sebagai penunjuk penanaman. !arikan
tersebut memanjang sepanjang bedengan, dengan jarak antar larikan 1& cm sehingga dalam
satu bedengan terdapat 3 larikan. Setelah larikan terbentuk maka dibuat lubang tanam dengan
kedalaman .,% cm. Setelah lubang tanam tertutup benih tertanam, ditutup tanah dan ditekan.
Tahapan kerja tersebut dapat dilakukan dalam satu kali jalan.
/enggunaan alat tersebut diawali dengan meletakkan benih pada kotak benih yang ada pada
earth way dan mendorongnya. -enih akan tertanam secara otomatis. Semakin cepat laju alat
maka jarak semai akan semakin lebar. Satu kemasan benih berisi 1%.&&& biji, dapat disemai
pada 1 bedengan atau < larikan. -enih akan berkecambah pada umur =".& hari setelah tanam.
+. Pemel#haraan
/emeliharaan merupakan salah satu hal terpenting dalam budidaya wortel dalam rangka
memperoleh hasil yang optimal. /emeliharaan tanaman meliputi pengairan, pemupukan,
penjarangan, penyiangan, dan pengendalian hama dan penyakit.
.. /engairan
Tanaman membutuhkan air dalam proses prtumbuhannya termasuk wortel . Secara alami
=
kebutuhan air dapat dipenuhi dari air hujan, namun di musim kemarau dimana ketersediaan
air sangat terbatas maka diperlukan irigasi. +etersediaan air yang kurang dan tidak tersedia
secara kontinyu menyebabkan kracking pada umbi wortel terutama type nantes 6arietas ne6is.
4enurut !arry 8. ;ames (TT) irigasi pertanian memiliki )ungsi sebagai berikut5
a. 4endinginkan tanah dan tanaman
/ada saat panas terik, suhu lingkungan sekitar tanaman khususnya tanah meningkat begitu
pula dengan suhu tanaman. #khir dari peningkatan suhu adalah penguapan baik tanah maupun
tanaman. *ntuk menjaga suhu tanah maupun tanaman stabil diperlukan irigasi.
b. /erlindungan dari embun es)ross
/ada saat terjadi )ross, daun tanaman tertutup embun es, apabila dibiarkan mencair akibat
panas matahari berakibat tanaman mati. 9al ini terjadi karena pada saat )ross sitoplasma sel
membeku lalu terkena sinar matahari. Suhu sitoplasma meningkat secara drastic akibatnya
dinding sel pecah dan tanaman mati. Dengan irigasi terutama system springkel, tanaman yang
terkena )ross disiram sebelum matahari terbit sehingga embun es mencair sebelum matahari
terbit. 7leh karena itu peningkatan suhu dalam sel meningkat secara perlahan sampai
matahari terbit.
c. 4emacu pertumbuhan 6egetati) menunda pembuahan
/ada tanaman sayur berbentuk buah misalnya paprika (,apsicum autuum) tersedianya air
yang melimpah mengakibatkan pertumbuhan 6egetati), sebaliknya air yang tidak kontinyu
mempercepat pertumbuhan generati).
d. 4engendalikan erosi yang disebabkan oleh angin
+ecepatan angin mampu menerbangkan butiran"butiran tanah, dengan adanya irigasi tanah
menjadi basah dan lebih berat serta solid sehingga tidak mudah terbawa angin.
4empercepat perkecambahan benih
-enih akan berkecambah dengan cepat pada tanah yang lembab dan agak basah.
e. 4edia penerapan bahan kimia
<
4elalui irigasi dapat pula dilakukan pemberian )ungisida maupun pemberian unsur hara.
). /engendalian limbah cair
4elalui irigasi air tidak langsung menuju ke lahan melainkan melalui )ilter")ilter terlebih
dahulu sehingga air terbebas dari limbah.
Sistem irigasi yang digunakan /T. 'I#> Di6isi ;ampit dalam budidaya tanaman wortel
adalah irigasi tetes dimana air melalui pipa berdiameter E .,% cm yang dipasang memanjang,
sepanjang bedengan. #ir akan keluar dari lubang"lubang yang terdapat pada pipaselang
dalam bentuk tetes"tetes air. Dalam satu bedengan terdapat 1 buah pipaselang.4enurut Fos
Ban Der +naap, lahan seluas . ha membutuhkan 2% m2 air per hari atau 2,% liter airm1 dalam
. hari.
/enyiraman dilakukan mulai benih di semai sampai menjelang panen sedangkan waktunya
dapat dilakukan pagi atau sore hari tergantung dari sebagian besar kondisi tanah. !arry 8.
;ames (TT), terdapat tiga indikasi perlunya dilakukan penyiraman yaitu indikator tanaman,
indikator tanah, dan teknik persediaan air. Indikator tanaman dapat dilihat dengan mudah
misalnya tanaman layu dan berwarna pucat. Indikator tanah dapat dilihat apabila tanah mulai
mongering dan tidak solid.
!. Pemu,ukan
Selama pertumbuhan dan perkembangan tanaman memerlukan unsur hara yang dapat
diperoleh dari pupuk. /emupukan pada tanaman wortel dapat dibedakan menjadi 1
berdasarkan waktu pemberiannya yaitu pupuk dasar dan pupuk lanjutan. 4enurut >ur -erlian
B.# dan (stu '. (1&&&) pupuk yang diberikan saat tanam adalah pupuk kandangsebanyk .%
tonha, S/"2$ sebanyak .&& kgha, urea sebanyak .&& kgha dan +,l sebanyak 2& kgha.
*ntuk mendapatkan produksi umbi yang sempurna tanaman diberi pupuk susulanlanjutan.
/upuk lanjutan pertama pada umur 1 minggu setelah tanam berupa %& kg urea. /upuk lanjutan
kedua diberikan pada umur .".,% bulan berupa urea sebanyak %& kgha dan +,l sebanyak 1&
kgha. /upuk diberikan dengan jalan ditabur membentuk larikan sepanjang bedengan berjarak
% cm dari tanaman dan ditutup dengan tanah. Dosis pemupukan dapat berubah sesuai dengan
kondisi tanah.
?
/emupukan yang dilakukan /T. 'I#> Di6isi ;ampit secara garis besar sama, terdapat
pupuk dasar dan pupuk lanjutan. /upuk dasar diberikan saat tanam terdiri dari pupuk kandang
sebanyak $ m2ha dan S/"2$ sebanyak %&& kgha. /emberian pupuk dilakukan dengan cara
menyebarkannya di permukaan bedengan secara merata dan menutupnya dengan tanah.
/upuk lanjutan menggunakan pupuk daun Topsil"D dengan dosis .&"2& gr.& l air. Intensitas
pemberian ."1 kali seminggu. /emberian pupuk dapat dilakukan bersama dengan pemberian
)ungisida dan insektisida.
(. Pen-#angan
8ulma adalah tanaman lain yang tumbuh liar di sekitar tanaman. Dalam pertumbuhannya
gulma menjadi kompetitor tanaman wortel dalam memperoleh air, cahaya matahari, dan unsur
hara.
/enyiangan pertama dilakukan saat tanaman wortel berumur E .% hari karena pada
umur tersebut mulai dapat dibedakan antara tanaman wortel dengan gulma. /enyiangan perlu
sekali dilakukan karena pada umur tersebut pertumbuhan gulma lebih cepat di banding
pertumbuhan tanaman wortel. /enyiangan kedua dilakukan seiring dengan pertumbuhan
gulma. Di bagian tepi, penyiangan dilakukan menggunakan cangkul dan di bagian tengah
bedengan digunakan alat sederhana berupa tabung berlapis spon yang terus menerus dibashi
herbisida. 9erbisida yang sering digunakan adalah 'ound *p dengan dosis 1 ..&&& liter
air ha. Tabung yang digunakan berdiameter .& cm dengan panjang E .% cm. Tabung tersebut
mampu bergerak memutar akibat dorongan dan spon yang melapisi tabung yang dibashi
dengan herbisida akan membasahi gulma yang tumbuh di antara tanaman wortel yang
berbentuk larikan.
*. Penjarangan
Tanaman wortel yang berumur E . bulan dengan tinggi E % cm perlu dilakukan penjarangan
yang bertujuan memberikan jarak antar tanaman sehingga umbi wortel dapat terbentuk
dengan sempurna. Dalam penjarangan tanaman yang pertumbuhannya kurang baik dan
tumbuhnya terlalu dekat dicabut. 4enurut >ur -erlian B.# dan (stu '. (1&&&) jarak antar
tanaman dalam baris menjadi %".& cm namun pada Di6isi ;ampit jarak antar tanaman E % cm.
+. Pengen)al#an Hama Dan Pen-ak#t
.&
4enurut >ur -erlian B.# dan (stu '. (1&&&) hama yang sering mengganggu tanaman
wortel adalah kutu daun (Semiaphis dauci), manggot"manggot (/sila rosae), ulat tritip
(/lutella maculipennis), kumbang -othymus gibbosus, ulat #nagrapha )ala)era, kumbang
!istronatus oregoneuses dan ulat ,rocidolomia binotalis. Sedangkan penyakit yang biasa
menyerang tanaman wortel adalah bercak daun ,escospora, hawar daun #ltenaria dauci dan
busuk umbi #ltenaria radicina.
4enurut Fos Ban Der +naap penyakit yang menyerang tanaman wortel adalah
#ltenaria sedangkan hama yang menyerang adalah kutu daun (#phid), ulat (,aterpillar) dan
ulat tanah./ada budidaya yang dilakukan di ;ampit, penyakit yang menyerang tanaman wortel
adalah hawar daun. /enyakit ini disebabkan jamur #ltenaria dauci (+uhn)8ro6es et Skolko.
8ejala yang muncul yaitu pada daun terjadi bercak"bercak kecil berwarna coklat tua sampai
hitam dengan tepi kuning. -ercak membesar dan bersatu hingga mematikan daun. In)eksi
pada tangkai daun menyebabkan bercak memanjang yang berwarna seperti karat.
/engendalian penyakit tersebut dapat digunakan )ungisida dengan bahan akti) Thiram,
Iprodion, dan 4etalaDyl. Thiram tidak bisa diperoleh di Indonesia. :ungisida yang terbukti
e)ekti) adalah 'o6ral %& W/ dengan bahan akti) Iprodion. Dosis yang digunakan &,% grl atau
3&&"<&& lha. :ungisida ini bersi)at kurati). :ungisida kedua adalah 'idomil Aeta 4A <$3
W/ dengan bahan akti) metalaDyl. Dosis yang digunakan 2"% grl atau 3&&"<&& lha.
:ungisida ini bersi)at kurati) dan untuk hasil optimal perlu dicampur dengan )ungisida
berbahan akti) mankoCeb. :ungisida ketiga adalah BondoCep dengan bahan akti) mankoCeb.
Dosis yang digunakan ."1 grl atau 3&&"<&&ha. :ungisida ini bersi)at pre6enti).
9ama yang dijumpai mengganggu adalah ulat ,rocidolomia binotalis. *lat kecil
dengan panjang E .< mm berwarna hijau. 4enyerang daun bagian dalam dengan
meninggalkan bekas gigitan sehingga daun berlubang. 8angguan yang ditimbulkan hama
tersebut sangat kecil. /engendalian hama ini menggunakan insektisida 4eothrin %& (,. Dosis
yang digunakan 1"3 mlliter atau &,%". literha. Insektisida ini bekerja sebagai racun kontak
dan lambung.
9al"hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan pestisida adalah caranya sehingga
tidak membahayakan jiwa. Selain itu penggunaan pestisida harus tepat waktu, tepat dosis, dan
tepat sasaran. Tepat waktu berarti pemberian pestisida pada waktu yang tepat yaitu di pagi
..
hari dari pukul &$.&& WI- hingga pukul .&.&& WI- atau pada sore hari pukul .%.&& WI-
hingga pukul .=.&& WI-. Waktu antara pukul .&.&&".%.&& WI-, suhu udara tinggi sehingga
pestisida akan dengan mudah menguap atau tidak dapat terserap olehta secara sempurna
karena stomata mengecil untuk mengurangi penguapan (untuk pestisida sistemik). Tepat
waktu berati pula tepat dengan cara kerja pestisida kurati) atau pre6enti) dan kontak atau
sistemik. Tepat sasaran berarti pestisida tersebut harus e)ekti) mengendalikan hama dan
penyakit. Tepat dosis berarti sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Dosis yang terlalu tinggi
dapat membahayakan keseimbangan ekosistem karena predator alami akan ikut mati
sedangkan dosis yang terlalu rendah menyebabkan pestisida kurang e)ekti) dan harus
digunakan berulang kali. +eduanya merupakan suatu pemborosan biaya dan tenaga. 9al
terakhir yang perlu diperhatikan dalam penggunaan pestisida adalah 1 minggu menjelang
panen pestisida tidak boleh digunakan lagi untuk menghindari keracunan pada konsumen.
/ada musim penghujan penggunaan pestisida ditambahkan perekat dan perata. /erekat dan
perata yang biasa digunakan adalah #gristick dengan dosis &,1%"&,% mlliter air.
.. Peman/aatan tanaman 0"rtel
.. +ejang ;antung -ahan5 umbi wortel, 1. sendok madu, dan . potong gula arenG ,ara
membuat5 wortel diparut dan diperas dengan 1 gelas air, kemudian dioplos dengan bahan
lainnya sampai merataG ,ara menggunakan5 diminum . kali sehari. 1. (ksim a. -ahan5. umbi
wortel dan . sendok teh kapur sirihG ,ara membuat5 wortel diparut dan dicarnpur dengan
kapur sirih sampai merataG ,ara menggunakan5 ditempelkan pada bagian yang sakit dan
dibalut dengan 6erban. b. -ahan5 2 umbi wortelG ,ara membuat5 diparut dan disedu dengan 1
gelas air masakG ,ara menggunakan5 diminum 1 kali sehari. 2. ,acing +remi -ahan5 %"=
umbi wortel, garam dan santan kelapa secukupnyaG ,ara membuat5 wortel diparut, kemudian
ditambah dengan bahan lainnyaG ,ara menggunakan5 diperas dan disaring, kemudian
diminum menjelang tidur malam. 3. 4ata 4inus -ahan5 umbi wortel secukupnyaG ,ara
membuat5 diparut dan diperas untuk diambil airnyaG ,ara menggunakan5 diminurn setiap pagi
hari secara teratur.
C. Panen Dan Pas1a Panen
1. Panen
,iri"ciri tanaman wortel sudah saatnya dipanen adalah sebagai berikut5
.1
a) Tanaman wortel yang telah berumur H 2 bulan sejak sebar benih atau tergantung
6arietasnya. Barietas Ideal dipanen pada umur .&&".1& hari setelah tanam (hst). Barietas
,aroline ?% hst., Barietas #ll Season ,ross .1& hst., Barietas 'oyal ,ross ..& hst., +ulti6ar
lokal !embang .&&"..& hst.
b) *kuran umbi telah maksimal dan tidak terlalu tua. /anen yang terlalu tua (terlambat)
dapat menyebabkan umbi menjadi keras dan berkatu, sehingga kualitasnya rendah atau tidak
laku dipasarkan. Demikian pula panen terlalu awal hanya akan menghasilkan umbi berukuran
kecil"kecil, sehingga produksinya menurun (rendah).
+husus bila dipanen umur muda atau I-aby ,arrotI dapat dilakukan dengan kriteria sebagai
berikut5
a. umur panen sekitar %&"$& hari setelah tanam.
b. ukuran umbi sebesar ibu jari tangan, panjangnya antara $".& cm dan diameternya sekitar
."1 cm. Dalam pemanenan hal yang harus diperhatikan adalah umur panen dan cara panen.
/emanenan yang tidak tepat waktu menyebabkan mutu produk akan menurun. 4isalnya
sayuran yang di panen terlalu tua maka komoditi tersebut tidak disukai konsumen dan
berharga rendah.
/ada tanaman wortel terdapat dua )ase pertumbuhan. /ertumbuhan 6egetati) berakhir pada
saat wortel berumur =& hari. Setelah umur tersebut wortel masuk pada masa kematangan
(maturity). /ada masa tersebut karakter bentuk dan ukuran umbi mulai terbentuk pada tiap"
tiap 6arietas, kadar gula meningkat, terbentuk karakter rasa dan aroma serta lapisan kulit
menjadi lebih cerah. /ada 6arietas >ewton dapat di panen pada umur .&& hari dan 6arietas
ne6is dapat di panen pada umur .&% hari.
,ara panen tanaman wortel adalah dengan jalan mencabut batangnya. /encabutan dilakukan
dengan hati"hati agar umbi tidak patah, lalu dimasukkan dalam keranjang. Dalam
memasukkan dalam keranjang haruslah hati"hati agar wortel tidak saling berbenturan satu
sama lain.
2. Pasca panen
.2
*mbi yang telah di panen selanjutnya di otong tangkainya sepanjang E % cm, dibersihkan dari
batang daun yang tua dan kurang sehat. 9asil penelitian /T. DI: >usantara, wortel yang
disimpan dengan sedikit batang mampu bertahan lebih lama daripada wortel yang disimpan
tanpa batang daun.
Tahap selanjutnya adalah pencucian yang menggunakan bak dengan air yang terus mengalir.
/encucian dilakukan menggunakan kain yang halus sehingga tidak melukai kulit wortel.
/encucian ini dilakukan dengan tujuan mempercantik penampilan wortel. 9asil penelitian
yang dilakukan di -elanda, wortel akan lebih tahan lama apabila disimpan dalam cold storage
pada suhu ."17 , tanpa dicuci.
+egiatan selanjutnya adalah sortasi, grading, dan siCing. Sortasi adalah pemilihan wortel yang
baik dan pemisahan dari yang jelek. 8rading adalah proses sortasi berdasarkan kualitas dan
siCing adalah pengelompokan produk berdasarkan ukuran.
/ada wortel yang tidak termasuk mutu I dan mutu II dikategorikan dalam mutu III dan -aby.
4asing"masing mutu ditempatkan dalam keranjang dan tersusun rapi. +husus mutu III dan
-aby dipasarkan melalui /T.DI: >usantara dengan system konsinyasi. +edua mutu tersebut
terbukti dapat terjual namun memerlukan rentang waktu yang lebih lama jika dibandinagkan
dengan mutu I dan II. Di -elanda, wortel yang telah melalui tahapan sortasi, grading dan
siCing ditempatkan dalam keranjang kayu. /ada dasarnya keduanya sama namun keranjang
yang terbuat dari plastik memiliki keunggulan struktur kuat dan tahan lama, ringan, interior
halus dan dapat di cuci.
Walaupun telah dipanen, buah dan sayur tetap melanjutkan proses hidup seperti respirasi dan
transpirasi, begitu pula wortel. 'espirasi adalah suatu proses oksidasi biokimia pada sel yang
hidup. 'espirasi menghisap 71 dan mengeluarkan ,71 serta panas, dan merupakan kebalikan
dari )otosintesis. Wortel rata"rata mempunyai kandungan air =%"?&@. +ehilangan kandungan
air sebanyak %".&@ dapat menyebabkan hilangnya rasa. +edua hal tersebut perlu diperhaitkan
untuk memperoleh mutu yang baik walaupun wortel tergolong sayuran yang memiliki daya
respirasi rendah. *ntuk menghambat kedua proses tersebut perlu dilakukan /re ,ooling,
dengan meletakkan pada ,old storage dengan suhu &,%".&,. 9al ini tidak dapat dilakukan
oleh /T. 'I#> Di6isi ;ampit karena tenaga listrik tidak tersedia secara kontinyu. Wortel yang
telah melalui tahapan sortasi, grading dan siCing serta ditempatkan dalam keranjang plastik
.3
kemudian ditimbang. 9asil timbangan di catat dalam surat bukti pengiriman sayur.
Selanjutnya wortel dikirim ke /T. DI: >usantara dengan mobil yang dilengakapi cold boD.
D. R%TAI LAHAN
'otasi lahan atau pergiliran lahan adalah pengaturan susunan urut"urutan lahan dalam bentuk
blok"blok yang sistematis pada suatu tempat dalam luasan areal tertentu. Tujuan rotasi lahan
yang dilakukan oleh /T. 'I#> Di6isi ;ampit adalah sebagai berikut5
a. 4enjaga struktur dan kesuburan tanah
Suatu tanaman memrlukan unsure hara tertentu dalam jumlah lebih besar dan menyisakan
unsur hara lainnya yang diperlukan oleh tanaman lain. #danya pergiliran lahan, unsur hara
pada tiap"tiap blok dapat terjaga keseimbangannya.
b. 4enjaga keseimbangan ekosistem.
-udidaya satu jenis tanaman pada satu lahan secara terus menerus dapat menyebabkan
pertumbuhan hama dan penyakit tidak terkendali.
c. 4engendalikan hama dan penyakit secara alami.
-udidaya satu jenis tanaman pada satu lahan secara terus menerus dapat menyebabkan
pertumbuhan hama dan penyakit tidak terkendali, dengan rotasi lahan populasi hama dan
penyakit akan terkontrol secara alami karena tumbuhan yang tumbuh berganti atau
E. MANA2EMEN PEMAARAN
#. 4anajemen /emasaran /T. 'I#>
4enurut +otler (1&&&), pemasaran adalah suatu proses social yang didalamnya indi6idu dan
kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan,
menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.
9asil panen yang dihasilakn oleh /T. 'I#> Di6isi ;ampit selanjutnya dipasarkan melalui
/T.DI: >usantara dengan system konsinyasi.
4anajemen /emasaran /T. DI: >usantara
+egiatan pemasaran dilakukan oleh /T. DI: >usantara yang berlokasi di Denpasar -ali. /T.
.%
DI: >usantara merupakan anak perusahaan dari /T. ;7'7 yang bergerak di bidang
pemasaran hortikultura. +egiatan pemasaran yang dilakukan /T. DI: >usantara tidak terbatas
pada penjualan sayuran saja melainkan juga beberapa jenis buah dan bunga seperti heliconia.
Suplier /T. DI: >usantara tidak hanya berasal dari /T. 'I#> Di6isi ;ampit untuk sayuran
dan Di6isi 9eliconia untuk bunga. Da)tar supplier dan konsumen /T. DI: >usantara
sebagaimana tabel $ dan = terlampir. Wortel yang dikirim oleh /T. 'I#> Di6isi ;ampit
menggunakan kendaraan yang dilengkapi cold boD di timbang ulang kemudian dimasukkan
cold storage dengan suhu $"= &,. /roses penimbangan ulang yang dilakukan hanya sebagai
cara untuk memeriksa ulang berat sayuran yang bersangkutan. /engemasan baru dilakukan
saat menerima order dari konsumen.
Pengemasan
/engemasan dilakukan pagi hari setelah order diterima pada hari sebelumnya. /engemasan
wortel dapat dibedakan menjadi 1 bentuk. -entuk pertama dikemas dalam plastik dan di press
yang dikenal dengan kemasan JpepitoK berisi . kg wortel. -entuk kedua menggunakan
styro)oam yang dibungkus dengan plastik )ilm atau wraping, berisi . kg wortel pula.
/engemasan ini bertujuan memperindah penampilan dan mengurangi transpirasi.
4enurut #grobis (1&&&), terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan
kemasan yaitu5
a.Desain harus menarik, in)ormati6e, dan memberikan image yang baik, kuat, namun mudah
di buka.
b.In)ormasi dan pelabelan, jelas berisi perihal perusahaan, macam produk, cara penyimpanan,
dll.
4enurut >ur -erlian B.# dan (stu '. (1&&&), pengemasan merupakan suatu cara untuk
melindungi atau mengawetkan wortel,juga memperlancar transportasi dan distribusi ke
konsumen. +emasan yang biasa digunakan dibedakan menjadi 1 yaitu5
a.+emasan karung plastik untuk tujuan ke pasar induk atau grosir.
b.+emasan )ilm plastik sehingga tampil baik, rapi, dan menarik untuk keperluan dijual di
supermarket.
.$
3. Perkembangan Eks,"r $"rtel
;epang merupakan target pasar yang baik untuk komoditas sayur"sayuran di masa yang akan
datang. 9al ini terlihat dari tingginya impor komoditas tersebut selama 1% tahun terakhir.
Wortel dan lobak misalnya, walaupun produksi dalam negerinya cukup baik, tetapi tidak
cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
/ada tahun .??2, produksi wortel dan lobak adalah sebesar =&?.&&& ton akan tetapi ;epang
masih mengimpor komoditi tersebut sebesar ?.1$$ ton, dengan nilai L $== million. /ada tahun
.??3, 6olume impor malah meningkat menjadi .<.1.1 ton, dengan nilai L ..1 billion.
/ada saat ini negara pengekspor wortel dan lobak ke ;epang adalah Taiwan, ,hina, *S#,
>ew Aealand and #ustralia. Indonesia belum berpartisipasi banyak dalam mensuplai
komodtitas tersebut ke ;epang. /ada tahun .??2, 6olume ekspor Indonesia terhadap komoditi
tersebut hanya = ton, dengan nilai L ..2 million, tetapi pada tahun .??3 ekspor Indonesia tidak
ada sama sekali. 9al ini merupakan )enomena yang kurang baik bagi perdagangan wortel kita
mengingat produksi wortel Indonesia sangat baik.
Pr")uks# Dalam Neger#
!uas areal tanam untuk wortel di ;epang terus berkurang dari tahun ke tahun.berkurang dari
tahun ke tahun. +alau pada tahun .?<= luas arealnya adalah 12.&&& ha maka pada tahun .??1
luas arealnya hanya 1.2&& ha. >amun demikian produksi wortel dalam negeri tidak
mengalami penurunan bahkan, sebaliknya. /ada tahun .?<= produksi wortel dalam negeri
sebesar $$?.2&& ton, sedangkan pada tahun .??1 produksinya naik menjadi $?&.2&& 4ts. Ini
berarti bahwa ada peningkatan produksi untuk wortel. -ahkan pada tahun .??2 produksi
dalam negerinya meningkat menjadi =&?.&&& ton.
-erbeda dengan lobak, luas areal tanam untuk komoditi ini mengalami penurunan tetapi tidak
sedrastis pada tanaman wortel. Demikian juga produksinya mengalami penu"runan dari tahun
ke tahun selama periode .?<=".??1. Total produksi lobak pada tahun .??1 (.?=.=&& ton)
turun sebesar <,= @ dibandingkan dengan total produksi dalam negeri tahun .?<=.
&"nsums# Dalam Neger#
+onsumsi dalam negeri dihitung dengan mengurangi total 6olume ekspor dariproduksi dalam
.=
negeri dan impor. Dari data statistik perdagangan pertanian;epang terlihat bahwa ekspor
wortel dan lobak dimulai pada tahun .??3. 7leh karena data produksi pada tahun tersebut
tidak tersedia maka angka konsumsi dalam negeri akan dihitung berdasarkan data pada tahun
.??1. /ada tahun .??1 produksi dalam negeri wortel dan lobak adalah <<<.&&& ton.
Sedangkan total import untuk komoditas tersebut pada tahun yang sama adalah 1.?$= ton.
+arena kegiatan ekspor untuk komoditas tesebut pada tahun .? pada tahun .??1 belum ada,
maka konsumsi domestik untuk wortel dan lobak adalah <?&.?$=,3 ton. ;ika jumlah penduduk
jepang pada tahun tersebut sebanyak .13.3%1.&&& orang, maka konsumsi per kapita untuk
komoditas tersebut adalah =.1 kg.
ejarah Im,"r
/ada tahun .??3, ;epang mengimpor sebanyak .<.1.1,% ton.wortel dan lobak, baik dalam
bentuk segar maupun dalan bentuk dingin, dengan total nilai L .,1 milyar. ;ika dibandingkan
dengan total impor pada tahun .??&, maka angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 3&&
persen. Bolume importnya memangpengalami penurunan sebesar =.&2? ton pada tahun .??1
dari angka tahun .??. (=&.2@), tetapi sejak saat itu 6olume impor bertambah setiap tahun.
Demikian juga untuk nilai impornya, mengalami tren yang sama dengan 6olume impor. +alau
pada tahun .??& nilai impornya mencapai L 22.,2 juta, maka pada tahun .??. nilainya
bertambah menjadi L =.2,% juta. >ilai impor turun drastis sebesar M yenG 3==,% juta ($=..@)
pada tahun .??1 dibandingkan dengan keadaan tahun .??.,tetapi sejak saat itu nilai impor
naik sebesar L ?<..? juta
Market hare Im,"r
Taiwan adalah pengekspor utama wortel dan lobak ke ;epang, walaupun kontribusinya ke
negara tersebut ber)luktuasi selama lima tahun terakhir. /ada tahun .??&, Taiwan menguasai
hampir seluruh pemasaran wortel dan lobak di pasar ;epang dengan Nmarket shareO sebesar
?%.3 @. /ada tahun .??3, walaupun dominasi Tailand pun dominasi Taiwan masih tinggi
namun market share negara ini terhadap wortel dan lobak hanya sebesar %1 @. ,hina
menunjukkan kemajuan yang pesat dalam perdagangan wortel dan lobak ke ;epang. Selama
periode .??&".??2 kontribusinya di pasar ;epang masih sangat rendah, yaitu sebesar . @.
>amun pada tahun .??3, market share negara ini telah mencapai 1? persen. >ew Aealand and
*S# adalah negara terbesar ketiga dan keempat mensuplai wortel dan lobak ke ;epang,
.<
masing dengan market share sebesar =.1 @ dan $.1 @ pada tahun .??3.
Indonesia baru mulai mengekspor wortel dan lobak ke ;epang pada tahun .??2 sebanyak =
ton dengan total nilai sebesar L .,2% juta. Sayangnya kegiatan ekspor initerhenti pada tahun"
tahun selanjutnya. 9al ini perlu dirintis lagi mengingat Indonesia adalah negera penghasil
wortel dan lobak yang baik. 4emang saingan kita adalah negara"negara yang maju, namun
bukan tidak mungkin Indonesia dapat menembus pasar ;epang.
Mus#m Im,"r
4usim sangat penting diperhatikan bila ingin terjun dalam bisnis sayur"sayuran di pasar
;epang karena hal ini sangat berpengaruh terhadap produksi dan konsumsi dalam negeri
negara Sakura tersebut. Walaupun dari statistik perdagangan terlihat bahwa kegiatan impor
wortel dan lobak ini berjalan sepanjang tahun namun ada bulan"bulan tertentu dimana
kegiatan impornya sangat intensi) sehingga 6olume impornya pada periode tersebut lebih
tinggi dari bulan lainnya.
/ada tahun .??3, total 6olume impor dari wortel dan lobak adalah .<,1.1 ton. Dari jumlah
tersebut, sebanyak 12.$ @ nya disupplai pada bulan Desember. 9al ini disebabkan karena
musim dingin pada bulan tersebut yang menyebabkan produksi sayur"sayuran di ;epang
terhenti sama sekali. /ada bulan :ebruari 6olume impornya sangat rendah, yaitu hanya
sebesar &.&. @ dari total impor pada tahun.??3 tersebut.
*S#, Taiwan, #ustralia and >ew Aealand adalah negara yang paling konsisten melakukan
kegiatan ekspor selama tahun .??3 . *S# (kecuali ;anuari) dan Taiwan (kecuali :ebruari)
mengeskpor wortel dan lobak sepanjang tahun. >ew Aealand absen pada bulan ;anuari dan
7ktober dan #ustralia absen pada bulan ;anuari dan :ebruari. +orea Selatan mengekspor
wortel dan lobak ke ;epang hanya pada bulan Desember.
#stem D#str#bus#
*mumnya semua produk"produk pertanian yang di impor ke ;epang (termasuk wortel dan
lobak) melalui sistem pasar induk. Salah satu perusahaan yang bergerak dalam hal ini adalah
Seiko yang biasanya membeli produk"produk pertanian melalui importir dan kemudian
menjualnya lagi ke pasar induk yang lebih kecil. Dari sini kemudian produk tersebut masuk
ke distributor, supermarket dan ke retailer.-eberapa importer menjual produknya langsung ke
.?
supermarket.
Harga
9arga di Tingkat /asar Induk 9arga rata"rata per tahun komoditas wortel dan lobak di tingkat
pasar induk adalah sebesar L.11kg pada tahun .??3, L1 lebih rendah dibanding pada tahun
.??2. #nalisa terhadap perkembangan harga rata"rata di tingkat pasar indukselama tiga tahun
terakhir menunjukkan bahwa secara umum, harga umumnya tinggi selama ;uly"September,
yaitu pada saat supplai rendah.
9arga rendah selama periode 7ktober"Desember, yaitu pada saat supplai tinggi. 9arga rata"
rata tahunan wortel ti tingkat pasar induk naik dari L.12kg pada tahun .??2 ke L.$<kg pada
tahun .??3. 9arga ini lebih stabil dibandingkan dengan harga lobak, tetapi harga ini sedikit
tinggi pada bulan #gustus dan September.
4. HAR4A PER UNIT
9arga rata"rata per unit satuan untuk wortel dan lobak yang diimpor selama empat tahun
terakhir adalah L =..?kg. /ada tahun .??3, hara rata"rata per unit paling tinggi untuk wortel
dan lobak *S#, diikuti dengan wortel dan lobak ,anada, #ustralia, Bietnam, Singapore,
Taiwan dan ,hina yaitu berturut"turut senilai L .%2.$kg, L ?&.?kg, L <2.?kg, L <..=kg,
L$$.1kg dan L3%.=kg .*ntuk tahun .??3, rata"rata harga bulanan per unit satuan tertinggi
pada bulan, yaitu sebesar L .??..kg. 9al ini semata"mata karena pada bulan tersebut hanya
*S# yang mengekspor wowrtel ke ;epang dan dari keterangan sebelumnya terlihat bahwa
harga wortel *S# paling tinggi. >amun, secara umum harga per unit untuk komoditas
tersebut tinggi selama periode ;uli " 7ktober (8ambar =). 9al ini disebabkan karenaebabkan
karena pengaruh iklim musim dingin yang akan segera tiba pada bulan tersebut dan produksi
dalam negeri biasanya sangat rendah pada bulan"bulan tersebut.
Peraturan Im,"r
-iasanya sayuran segar dijualekspor segera setelah waktu panen, sehingga sangat rawan
sebagai host dari berbagai penyakit ataupun serangan binatang lainnya. 7leh karena itu untuk
jenis komoditas ini perlu penanganan pasca panen yang lebih intensi) dan teliti. -agi negara"
negara impotir, kesegaran merupakan prioritas utama yang dilihat pada saat tiba di pelabuhan,
1&
baru kemudian pengecekan dilakukan terhadap beberapa )aktor seperti 5 negara asal,
namaperusahaan importireksportir, Ndisin)ection treatmentO, dan (jika ada) prosedur ekspor
dari negara asal.
Sampel dari tiap"tiap komoditi secara acak diambil dan diperiksa apakah ada mengandung
penyakit atau binatang lainnya. ;ika ditemukan hal"hal yang mencurigakan maka akan
dilakukan tindakan 5 desin)eksi atau dihancurkan, atau komoditas tersebut harus segera
diangkut keluar nari negara tersebut. Inspeksi terhadap sayuran segar bisanya dilakukan pada
tempat"tempat berikut 5 /elabuhan laut 5 #dair, 4uroran, Tokyo, +awasaki, Fokohama,
>agoya, Fokkaichi, +obe, 7saka, Shimonoseki, 4oji, 9akata, +agoshima, >aha. /elabuhan
*dara 5 >ew ,hitose #irport, >ew Tokyo International #irport (>arita #irport), Tokyo
International #irport (9aneda #irport), >agoya #irport (+omaki #irgoya #irport (+omaki
#irport), +ansai International #irport, :ukuoda #irport (Itatuke #irport, >agasaki #irport.
8rades Dan Standar Fang Dikehendaki +onsumen
*raian secara lengkap untuk in)ormasi ini, misalnya mengenai warna, ukuran (panjang dan
besar) untuk wortel sangat terbatas. *ntuk lobak, ada tigas jenis ukuran yang beredar di pasar
;epang. Fang pertama adalah yang disebut tipe 1!, yang mempunyai berat sekitar ..2 kg per
buah dan bisanya terdapat < buah untuk setiap ukuran .& kg kardus. Tipe yang kedua adalah
tipe !, beratnya berkisar antara ..& " ..2 kg dan biasanya terdapat .& buah dalam kardus yang
sama. Fang ketiga adalah tipe 4 yang mempunyai kisaran berat antara &.= " ..& kg dan
terdapat .1 buah dalam setiap kardus.
Tar#// Rates
Sesuai dengan petunjuk dalam Tari)) 'ates Schedule, ;apanese :inance 4inistry, .??%, wartel
dan lobak dari Indonesia dikenakan tari) sebesar % @.-agi negara"negara yang tidak termasuk
anggota WT7 dikenakan tari) sebesar .& @.
Pr"s,ek Eks,"r Dar# In)"nes#a
4engingat produksi wortel di Indonesia sangat baik dan petani kita sudah berpengalaman
dalam budidaya wortel, maka terbuka kemungkinan untuk mengarahkan ekspor wortel kita ke
;epang. *ntuk itu memang harus dilakukan penelitian akan kriteriakarakteristik yang
dikehendaki oleh konsumen ;epang. +hususnya pada saat ini, wortel dan lobak belum
1.
termasuk da)tar sayuran yang dilarang untuk diimp sayuran yang dilarang untuk diimpor dari
Indonesia, sehingga lebih mempermudah proses ekspor komoditi tersebut ke ;epang.
/ada tahun .??2, luas areal pertanaman wortel adalah .%.%%< ha dimana hampir separuhnya
ada di ;awa, dengan total produksi wortel segar sebesar 1&..221 ton. Dari jumlah tersebut
yang diekspor baru sejumlah 2.&23 ton dengan nilai *SP 3&1.<1%. Daerah penghasil utama
wortel adalah ;awa -arat, Sumatera *tara, -engkulu, ;awa Tengah dan ;awa Timur.
BAB I5
PENUTUP
kes#m,ulan
Dengan memperhatikan bab III diatas penyusn dapat menyimpulkan beberapa kesimpulan
adalah sebagai berikut 5
Wortel merupakan tanaman sayuran umabi semusim berbentuk semak. Sayuran ini dapat
tumbuh sepanjang tahun, penghujan maupun kemarau. Wortel memiliki batang pendek yang
hampir tidak tampak. #karnya berupa akar tunggang yang berubah bentuk dan )ungsi menjadi
bulat dan memanjang yang selanjutnya dinamakan umbi. -agian umbi inilah yang
diman)aatkan untuk konsumsi makanan sehari"hari. Tanaman wortel diperbanyak dengan
bijinya, -iji untuk penanaman dikenal dengan istilah benih. -enih yang berkualitas tinggi
merupakan langkah awal peningkatan produksi.
/ada tanaman wortel terdapat dua )ase pertumbuhan. /ertumbuhan 6egetati) berakhir pada
saat wortel berumur =& hari. Setelah umur tersebut wortel masuk pada masa kematangan
(maturity). /ada masa tersebut karakter bentuk dan ukuran umbi mulai terbentuk pada tiap"
tiap 6arietas, kadar gula meningkat, terbentuk karakter rasa dan aroma serta lapisan kulit
menjadi lebih cerah. /ada 6arietas >ewton dapat di panen pada umur .&& hari dan 6arietas
ne6is dapat di panen pada umur .&% hari.
,ara panen tanaman wortel adalah dengan jalan mencabut batangnya. /encabutan dilakukan
11
dengan hati"hati agar umbi tidak patah, lalu dimasukkan dalam keranjang. Dalam
memasukkan dalam keranjang haruslah hati"hati agar wortel tidak saling berbenturan satu
sama lain.
4enurut +otler (1&&&), pemasaran adalah suatu proses social yang didalamnya indi6idu dan
kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan,
menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.
9asil panen yang dihasilakn oleh /T. 'I#> Di6isi ;ampit selanjutnya dipasarkan melalui
/T.DI: >usantara dengan system konsinyasi.
4anajemen /emasaran /T. DI: >usantara
+egiatan pemasaran dilakukan oleh /T. DI: >usantara yang berlokasi di Denpasar -ali. /T.
DI: >usantara merupakan anak perusahaan dari /T. ;7'7 yang bergerak di bidang
pemasaran hortikultura. +egiatan pemasaran yang dilakukan /T. DI: >usantara tidak terbatas
pada penjualan sayuran saja melainkan juga beberapa jenis buah dan bunga seperti heliconia.
B. kr#t#k )an saran
/enyusun menyadari sepenuhnya bahawa dalam penyusunan makalah ini masih banyak
kekurangan kekurangan yang harus di perbaiki. 7leh karena itu kritik dan saran yang bersi)at
membangun baik dari dosen pembina mata kuliah ini atau yang bersangkutan maupun rekan"
rekan mahasiswa akan kami terima dengan kerendahan hati dalam demi kesempunaan
makalah yang akan datang..wslam
12