UJIAN TUGAS AKHIR PROGRAM MANAJEMEN (EKMA4500

)
UNIVERSITAS TERBUKA
MASA REGISTRASI 20141
PT. RAYA GARMINDO
PT. Raya Garmindo merupakan salah satu pemimpin pasar dalam industri pakaian jadi di
Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1981, saat ini PT. Raya Garmindo berhasil menguasai
30% pangsa pasar industri pakaian jadi di Indonesia. Sabagai perusahaan yang telah berdiri
selama 32 tahun, pimpinan PT. Raya Garmindo, tuan Subroto Lee, mengaku telah mengalami
pahit getirnya persaingan industri garmen di Indonesia. “Pengalaman merupakan guru yang
paling sempurna”. Begitulah motto tuan Subroto Lee. Berdasarkan pengalaman pula, PT. Raya
Garmindo mampu bertahan dari badai krisis monoter dan ekonomi yang terjadi pada tahun
1998 dan tahun 2012.
Salah satu kunci keberhasilan PT. Raya Garmindo adalah pada pengelolaan sumber daya
manusia, tuan Subroto Lee menyadari betul bahwa tenaga kerja merupakan sumber utama
dalam stabilisasi operasional perusahaan. Untuk itu, tuan Subroto Lee secara rutin
melakukan analisis jabatan untuk semua lini tenaga kerja. Mulai dari manajer sampai dengan
operator. Salah satu tujuan melakukan analisis jabatan ini adalah untuk memfokuskan
kemampuan individu untuk meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan. Fokus utama
perusahaan adalah pada kualitas produk yang tinggi. Oleh karenanya, spesialisasi pekerjaan
menjadi sasaran utama dalam analisis jabatan. Orang-orang yang menduduki jabatan
tertentu harus mempunyai kemampuan dan kompetensi yang sesuai. Apabila berdasarkan
analisis jabatan terjadi ketidaksesuaian kompetensi pegawai dengan bidang pekerjaan, maka
akan dilakukan analisis jabatan ulang atas jabatan tersebut.
Seiring dengan peningkatan permintaan pelanggan, PT. Raya Garmindo berusaha melakukan
efisiensi dan efektifitas di semua bagian. Salah satu cara yang ditempuh adalah mengubah
posisi layout pabrik dari posisi continuous layout menjadi ushaped layout. Dalam hal ini, akan
dilakukan penambahan mesin-mesin baru yang tentunya juga membutuhkan tenaga kerja
yang memiliki keterampilan khusus. Untuk mengisi kekosongan akan operator mesin yang
baru, perusahaan merencanakan untuk melakukan rekruitmen dengan mencari tenaga kerja
perusahaan yang selevel yang memiliki kinerja yang baik selama ini. Selain loyalitas mereka
sudah teruji, perusahaan menilai bahwa tenaga kerja yang sudah ada saat ini sudah
mengetahui filosofi dan tujuan perusahaan, sehingga akan lebih mudah memberi pelatihan
baru. Selain itu, tingkat pendidikan, usia, dan tingkat produk gagal menjadi pertimbangan
utama untuk pemilihan posisi baru tersebut. Tingkat pendidikan yang dibutuhkan minimal
SMA atau sederajat, usia maksimal 30 tahun, dan tingkat produk gagal maksimal 20%.
Dalam rangka pembelian mesin-mesin yang baru, PT. Raya Garmindo merencanakan untuk
membeli mesin jahit otomatis yang sudah terkomputerisasi. Terdapat penawaran dari
distributor lokal, yaitu PT. Dwiguna yang menawarkan mesin merek “Yashinto” dengan harga
Rp 300.000.000, taksiran umur ekonomis mesin selama 5 tahun dan nilai sisa sebesar Rp
50.000.000 pada tahun kelima berdasarkan perhitungan metode penyusutan garis lurus.
Mesin ini diharapkan mampu memberikan laba setelah pajak sebesar Rp 70.000.000 pada
tahun pertama sampai dengan tahun kesepuluh. Pihak manajemen harus menentukan
apakah mesin tersebut memberikan keuntungan bagi perusahaan ataukah tidak. Apabila
hasil analisis finansial menunjukkan bahwa mesin tersebut memberi keuntungan, maka
perusahaan akan membelinya. Sebalikanya, apabila ternyata mesin tersebut tidak
memberikan keuntungan, maka perusahaan akan beralih ke tawaran lain yang lebih
menguntungkan.
Selama lebih dari tiga puluh tahun beropersi, PT. Raya Garmindo memfokuskan bisnisnya
pada pakaian anak-anak merek “GOSK” yang ditujukan untuk kalangan menengah ke atas.
PT. Raya Garmindo tidak melayani kelompok pembeli yang lain karena memiliki visi sebagai
kiblat busana anak nomor satu di Indonesia. Pihak manajemen menganalisis bahwa anak-
anak merupakan kelompok pembeli yang paling menguntungkan di samping perusahaan
tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk melakukan lini produksi lainnya. Untuk itu,
PT. Raya Garmindo hanya memproduksi pakaian anak-anak saja. Keputusan tersebut juga
didasari pada keinginan untuk menjadi pemimpin pasar pakaian anak nomor satu di
Indonesia. Untuk itu, dilakukan redesain lini produknya setiap tiga bulan sekali sehingga
pembeli selalu mendapatkan produk dengan model-model baru. Untuk meraih konsumen
seluas-luasnya PT. Raya Garmindo memasarkan produknya melalui beberapa departement
store yang tersebar di seluruh Indonesia. PT. Raya Garmindo mensuplai langsung produk-
produk mereka ke departement-departemen store dan konsumen dapat membeli melalui
departemen store tersebut. Cara ini merupakan cara yang paling efektif bagi PT. Raya
Garmindo karena daur hidup busana anak akan mengalami pergantian yang sangat cepat
sehingga tidak diperlukan saluran distribusi yang panjang.
Untuk menunjang kelancaran operasinya, PT. Raya Garmindo menerapkan metode EOQ
dalam pengelolaan sediaan. Terdapat tiga bahan baku utama yang diperlukan secara terus-
menerus, yaitu bahan baku jenis A, jenis B, dan jenis C. Perusahaan ingin menganalisis
pembelian bahan baku dalam satu tahun. Biaya pemesanan ketiga bahan baku tersebut sama,
yaitu sebesar Rp 350.000 sekali pesan. Kebutuhan bahan baku A adalah sebesar 500 unit per
bulan, bahan baku B adalah sebesar 400 unit per bulan, dan bahan baku C adalah sebesar
600 unit per bulan. Biaya simpan untuk bahan baku A sebesar Rp 15.000 per unit, bahan
baku B sebesar Rp 16.000 per unit, dan bahan baku C sebesar Rp 20.000 per unit.
Pertanyaan
Berdasarkan kasus PT. Raya Garmindo, maka analisislah:
No Pertanyaan Nilai
Maksimum
1
a) Strategi yang ditempuh perusahaan dalam memilih pasar
sasaran (target market) dan jelaskan alasan Saudara!
b) Jenis saluran distribusi yang digunakan PT. Raya Garmindo dari
produsen sampai dengan konsumen dan jelaskan alasan
jawaban Sauradara!
25
2
a) Jumlah pembelian paling optimal dengan metode EOQ untuk
masing-masing jenis bahan baku.
b) Jika Kapasitas gudang penyimpanan untuk ketiga bahan baku
tesebut sebesar 2.000 unit, apakah perhitungan EOQ tersebut
dapa diterapkan?
25
3
Penawaran mesin dari PT. Dwiguna tersebut sebaiknya dibeli
atau tidak dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV)
dengan tingkat bunga yang relevan adalah 16% per tahun!
25
4
a) Jenis analisis jabatan yang diterapkan PT. Raya Garmindo!
Jelaskan jawaban Saudara!
b) Jenis sumber karyawan yang digunakan oleh PT. Raya
Garmindo untuk rekruitmen serta cara pengisian lowongan
jabatan/metode rekruitmen untuk level operator mesin yang
baru! Jelaskan jawaban Saudara!
25