You are on page 1of 6

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tembakau merupakan salah satu komoditas yang sangat penting di Indonesia.
Tembakau adalah bahan baku pembuat rokok, dan rokok adalah salah satu penyumbang
devisa negara terbesar di Indonesia. Sejak zaman penjajahan, tembakau adalah salah satu
komoditas yang dicari oleh para penjajah. Kualitas tembakau yang dimiliki Indonesia
adalah salah satu yang terbaik di dunia. Selain dibuat rokok, tembakau juga bisa dibuat
menjadi cerutu. Di beberapa daerah di Indonesia seperti Kudus, tembakau adalah
pemegang peran terpenting dalam kelangsungan hidup masyarakat Kudus karena
mayoritas penduduk disana adalah petani tembakau dan pembuat rokok.
Praktikum mandiri ini kami lakukan pada hari Senin, ! "ei #! pukul !$.##.
Kami membuat perangkap pit%all dan menguburnya di dalam tanah. Tempat yang menjadi
lokasi penanaman perangkap ini adalah di daerah arboretum &niversitas Padjaadjaran,
tepatnya di arboretum depan gedung dekanat 'akultas Pertanian.
1.2 Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini ialah(
"encari in%ormasi serangga apa saja yang akti% di malam hari pada komoditas
tembakau
"engetahui hama apa saja yang menyerang komoditas tembakau
"emenuhi tugas mata kuliah Teknologi Perlindungan Tanaman I
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Tanaman Tembakau (Nicotiana tabacum L.
Klasi%ikasi
Kingdom( Plantae )Tumbuhan*
Subkingdom( Tracheobionta )Tumbuhan berpembuluh*
Super Divisi( Spermatophyta )"enghasilkan biji*
Divisi( "agnoliophyta )Tumbuhan berbunga*
Kelas( "agnoliopsida )berkeping dua + dikotil*
Sub Kelas( ,steridae
-rdo( Solanales
'amili( Solanaceae )suku terung.terungan*
/enus( 0icotiana
Spesies( Nicotiana tabacum 1.
Sebagaimana diketahui tanaman tembakau merupakan merupakan salah satu
komoditi yang strategis dari jenis tanaman semusim Perkebunan. Peran tembakau bagi
masyarakat cukup besar, hal ini karena aktivitas produksi dan pemasarannya melibatkan
sejumlah penduduk untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan. Tembakau adalah
produk pertanian yang diproses dari daun tanaman dari genus Nicotiana. Tembakau
dapat dikonsumsi, digunakan sebagai pestisida, dan dalam bentuk nikotin tartrat dapat
digunakan sebagai obat. 2ika dikonsumsi, pada umumnya tembakau dibuat
menjadi rokok, tembakau kunyah, dan sebagainya. Syarat pertumbuhan tanaman
tembakau ialah tempat yang akan digunakan harus memiliki curah hujan rata.rata ###
mm+tahun, Suhu udara yang cocok antara !.3 derajat 4, p5 antara 6.7. Tanah gembur,
remah, mudah mengikat air, memiliki tata air dan udara yang baik sehingga dapat
meningkatkan drainase, ketinggian antara ##.3.### m dpl.
Daun tembakau sangat bervariasi ada yang berbentuk ovalis, oblongus, orbicularis
dan ovatus. Daun.daun tersebut mempunyai tangkai yang menempel langsung pada
bagian batang. 2umlah daun yang dapat diman%aatkan dalam setiap batangnya dapat
mencapai 3 helai daun. &kuran )besar kecilnya* daun tebal tipisnya juga berbeda.beda,
tergantung jenis daun, varietas yang ditanam, kesuburan tanah dan pengelolaan
)"atna8i, !99:*. Daun N. tabacum mengandung alkaloida, saponin, %lavonoida dan
politenol )Departemen Kesehatan, ##7*. Tembakau mengandung zat alkaloid nikotin,
sejenis neuroto;in yang sangat ampuh jika digunakan pada serangga. <at ini sering
digunakan sebagai bahan utama insektisida.
2.2 Hama !a"a tanaman tembakau
Tanaman tembakau pun sering diserang oleh hama.hama pengganggu.
Intensitas perusakannya pun berbeda.beda, tergantung dari seberapa merusaknya hama
tersebut. =erikut adalah hama yang sering menyerang tanaman tembakau.
a. Ulat Grayak ( Spodoptera litura *
Imago de8asa adalah nocturnal. Pada siang hari tinggal di tempat.tempat yang
terlindung dan umumnya diam ditempat gelap. Imago hidup sekitar 6.9 hari dan
populasi terjadi segera setelah menjadi imago. >arna imago abu.abu dengan tanda
bintik.bintik pada bagian sayapnya. Pada siang hari larva bersembunyi dekat
permukaan atau didalam tanah dan ditempat.tempat yang lembab, lalu kering pada
malam hari. Stadium larva berlangsung sekitar 7.!3 hari. 1arva yang lebih tua
ber8arna keabu.abuan, pada tiap ruas abdomennya terdapat bentuk seperti bulan
sabit. Pada abdomen ruas pertama bentuk tersebut besar dan kadang.kadang bersatu.
Panjang larva instar terakhir dapat mencapai 6# mm.
/ejala ( berupa lubang.lubang tidak beraturan dan ber8arna putih pada luka bekas
gigitan. Pengendalian( Pangkas dan bakar sarang telur dan ulat, penggenangan sesaat
pada pagi+sore hari.
b. Ulat Tanah ( Agrotis ypsilon )
Imago merupakan ngengat yang akti% pada malam hari )nocturnal* dan ber8arrna
cokelat tua, pada sayap depan terdapat titik putih yang bergaris.garis. &lat memotong
titik tumbuh atau pangkal batang tanaman sehingga tangkai daun atau batang rebah
dan layu terutama di siang hari. Pada serangan yang berat dapat menyebabkan
pertumbuhan tanaman tembakau terhambat meskipun tembakau masih dapat bertunas
kembali.
/ejala ( daun terserang berlubang.lubang terutama daun muda sehingga tangkai daun
rebah. Pengendalian( pangkas daun sarang telur+ulat, penggenangan sesaat.
c. Ulat penggerek pucuk ( Heliothis sp. )
1arva ini terdiri dari 7 instar, ber8arna kuning, coklat, dan kehijauan. Imagonya
berupa ngengat dan bersi%at nocturnal. 0gengat ber8arna coklat muda dengan moti%
bercak coklat yang lebih tua. Pada bagian tengah ngengat terdapat garis panjang
ber8arna putih, dari bagian kepala hingga bagian pangkal sayap. Siklus hidup ulat ini
kurang lebih 7 minggu, dengan telur 3 hari, larva 6 hari, dan pupa !3 hari. /ejala
serangan( daun pucuk tanaman terserang berlubang.lubang dan habis.
Pengendalian( kumpulkan dan musnah telur + ulat, sanitasi kebun.
d. Nematoda ( Meloydogyne sp. )
5ama ini hidup di lapisan atas tanah )3# cm* dan berukuran sangat kecil
)mikroskopis*. Tanaman ini dapat hidup selama bertahun.tahun di dalam tanah
tanaman inang. "ula.mula telur cacing yang baru menetas masuk ke dalam akar
tanaman dan jaringan tanaman lain sehingga merusak jaringan tanaman, dan membuat
tanaman tersebut membusuk. /ejala ( bagian akar tanaman tampak bisul.bisul bulat,
tanaman kerdil, layu, daun berguguran dan akhirnya mati.
Pengendalian( sanitasi kebun.
e. utu ! kutuan ( Aphis Sp" Thrips sp" #emisia sp.)
"erupakan hama pemba8a penyakit yang disebabkan virus. Pengendalian( predator
Koksinelid.
$. Gangsir (Gryllus mitratus )
/angsir adalah hama yang akti% pada malam hari. /angsir hidup di dalam tanah, dan
kedalamannya bisa mencapai 9# cm dari permukaan tanah. =iasanya di dekat lubang
masuk gangsir terdapat bekas onggokan tanah. =inatang ini bertelur diujung liang, dan
setelah menetas binatang muda akan keluar dari lubang dan membuat lubang baru.
Pengendalian( lubang gangsir diberi air yang banyak hingga gangsir keluar, lalu
ditangkap.
g. 2angkrik )=rachytrypes portentosus*
2angkrik biasanya akti% pada malam hari, karena jangkrik mencari cahaya pada malam
hari. 0im%a muda mempunyai garis putih pada badannya, dan menjadi hama pada
stadia ini. Siklus hidup jangkrik kurang dari !# hari, sedangkan stadia de8asanya
sekitar !6.3# hari.
Pengendalian( menggunakan lampu atau obor pada malam hari. 2angkrik akan
mendatangi cahaya pada malam hari.
h. -rong.orong )/ryllotalpa a%ricana*
-rong.orong atau anjing tanah merupakan hama yang hidup didalam tanah. Serangga
ini membuat liang yang panjang dekat permukaan tanah yang basah dan lembab. Pada
malam hari serangga ini mengeluarkan suara yang sangat keras )rong.rong* dan
panjang suaranya. Di lapangan, anjing tanah memakan akar tanaman tembakau
sehingga menyebabkan tanaman layu dan mati.
Pengendalian( persemaian disemprot atau disiram dengan Diazinon hingga tanah
basah sampai beberapa cm ke ba8ah.
i. Semut /eni )Solenopsis geminata*
5idup di ba8ah tanaman inang dan memakan bagian akar tanaman tembakau. ,kti% di
malam hari. Semut geni hidup berkoloni, dengan siklus hidup seperti lebah, yaitu
terdiri dari ratu dan semut pekerja.
Sumber(
Tinjauan Pustaka pada tembakau deli, diunduh mei #!
Komoditas tanaman tembakau Ditjenbun Deptan, diunduh mei #!
Pracaya. Hama dan %enyakit Tanaman. !999. 2akarta. Penebar S8adaya
Teknik budidaya tanaman tembakau, diunduh mei #!