You are on page 1of 19

LAPORAN KERJA PRAKTEK

PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VII ( PERSERO )


Unit Usaha Pabrik Gula Bungamayang


ANALISIS KERJA ROLLER GILINGAN SERABUT
TEBU TERHADAP KEMAMPUAN PEMERASAN
NIRA

Sobarrudin
Npm : 10520568

LATAR BELAKANG

Dewatering dan drying mill pada PG bungamayang merupakan
stasiun yang berfungsi untuk pemerahan nira yang terkandung dalam sabut tebu yang telah
di ekstrak dalam difffuser, Tujuan akhir dari satasiun gilingan ini adalah untuk
mengupayakan agar losses gula pada proses ekstraksi sekecil mungkin, sehingga
memaksimalkan proses ekstraksi gula, dan dapat menyediakan ampas sebagai bahan bakar
boiler dengan nilai kalor yang sebesar mungkin. Sangat diharapkan ( normatif ) ampas
yang dihasilkan setelah melewati gilingan memiliki pol yang rendah ( <1,5% ), dan zat
kering yang tinggi ( >50% ).
Dalam proses pemerahan dibutuhkan tambahan air imbibisi untuk membantu
melarutkan gula yang melekat pada sabut. Pemerahan nira tergantung pada putaran roll
yang bekerja pada sabut tebu. Hal ini menekankan bahwa kinerja roller harus maksimal,
sehingga hasil pemerahan dalam katagori baik. Namun dalam beberapa kejadian suka
ditemukan beberapa hasil pemerahan yang masih mengandung kadar nira sehingga jika
ampas tebu tersebut keluar dari pemerasan kurang maksimal, maka perlu dianalisa kerja
roller terhadap pemerasan nira tersebut.
RUMUSAN MASALAH


1. Bagaimana kecepatan pemerahan yang terjadi
terhadap hasil nira yang didapat.
2. Bagaimana kemampuan kerja roller pada
pemerahan.

TUJUAN
Tujuan Umum
1. Mengetahui proses pengolahan tebu menjadi gula siap konsumsi.
2. Membuka wawasan mengenai manejemen dunia industri
khususnya di UU PG Bungamayang.
3. Menerapkan ilmu ilmu yang didapatkan dibangku perkuliahan
didunia industri.

TUJUAN KUSUS

1. Untuk mengetahui tekanan hidrolik yang bekerja pada
sabut.
2. Untuk mengetahui kecepatan putaran yang dibutuhkan pada
pemerasan sabut.

BATASAN MASALAH



1. Analisa dan pembahasan hanya pada kerja top roller serabut
ampas tiga tandem Pada draying mill.
2. Diameter roll 1220 mm dan panjang roll 2300 mm
3. Daya turbin penggerak 1200 kW, dengan putaran turbin 5100 rpm.
4. Beberapa transmisi yang digunakan seperti gear book, kopel, roda
gigi pinion dengan putaran 5 rpm tidak dihitung lebih jauh.
PROFIL PERUSAHAAN

NAMA : PT.PN VII UNIT USAHA PABRIK
GULA BUNGAMAYANG

ALAMAT : Desa Negara Tulang Bawang
Kecamatan Bungamayang
Kabupaten Lampung Utara,
157 km dari ibukota provinsi dan
45 km dari ibukota kabupaten
Sejarah Perusahaan

Pembangunan PT.PN VII Unit Usaha Bungamayang yaitu
mengenai kebun dan pabrik dirintis sejak tahun 1982 dan giling
perdana dilakukan pada tahun 1984 dengan kapasitas terpasang adalah
4.000 TCD dan pada tahun 2008 adalah tahun giling ke 26 dengan
kapasitas inclusive direncanakan sebesar 5.700 TCD. Pada tahun 2008
lalu kapasitas pabrik dicapai 5.700 TCD dengan hari giling 257 hari dan
giling berakhir pada tanggal 15 Desember, sementara hari giling
optimal 160 180 hari.

TUJUAN
1. Melaksanakanpembangunan dan pengembangan agribisnis sektor
perkebunan sesuai prinsip perusahaan yang sehat, kuat dan
tumbuh dalam skala usaha yang ekonomis .
2. Menjadi perusahaan yang berkemampulabaan, makmur, dan
berkelanjutan, sehingga dapat berperan lebih jauh dalam
akselerasi pembangunan regional dan nasional.
Visi Misi Perusahaan

Visi Perusahaan
1. Menjadi Perusahaan Agrobisnis dan Agroindustri yang
tangguh dan Berkarakter Global.

Misi Perusahaan
1. Menjalankan usaha Agribisnis perkebunan dengan
komoditas karet, kelapa sawit, teh dan tebu.
2. Mengembangkan usaha berbasis inti yang mengarah ke
integrasi vertikal.
3. Menggunakan teknologi budidaya dan proses yang efisien
dan akrab dengan lingkungan untuk menghasilkan produk
berstandar, baik untuk pasar Domestik maupun
Internasional.
4. Memperhatikan kepentingan stakeholders, khususnya
pemilik, pekerja, mitra petani, pemasok, dan mitra usaha
untuk bersama sama mewujudkan daya saing guna
menumbuh kembangkan perusahaan.

ROLLER

Roller merupakan
alat pemerah nira dari sel-
sel dalam sarabut tebu tebu
yang telah dicacah oleh alat
pengerjaan pendahuluan.
Pada umumnya, gilingan
menggunakan 3 rol yang
terdiri dari satu standar (
penyangga ) yang terbuat
dari baja tuang yang
menumpu 3 rol horizontal (
rol muka, rol belakang, rol
atas )
TRANSMISI DAYA PADA GILINGAN
Turbin uap
Gear Box
poros
Roda gigi pinion
Roller Gilingan

TO
BOILER
FROM
DIFFUSER
BUNGAMAYANG CANE SUGAR FACTORY
TO
DIFFUSER
Hyd Press
170-200 bar
Hyd Press
170-200 bar
DEWATERING DAN DRYING
MILL
IMBIBISI
Temp : 70
o
C
Hasil


Dari perhitungan yang didapatkan :
1. Penetapan kadar sabut pada tahun 2013 sebesar 10%,
2. Roller gilingan menghasilkan kapasitas gilingan
sebesar 4840 ton/hari.
3. Putaran yang dihasilkan oleh roller gilingan sabut tebu
sebesar 5 rpm ,
4. Dengan gaya yang dibutuh kan untuk penggilingan
yakni 31,31 x 10
5
N
5. Dengan kecepatan keliling roller gilingan menghasilkan
kecepatan 0,31 m/s, dan
6. Daya keliling roller sebesar 970,61 kw dengan
7. Tekanan hidrolik yang dibutuhkan untuk pemerasn
sebesar 2922 N / m
2

KESIMPULAN
Berdasarkan perhitungan teoritis kerja roller gilingan
serabut tebu terhadap kemampuan pemerahan nira pada PT. PN
VII UNIT USAHA PABRIK BUNGAMAYANG, dapat
disimpulkan sebagai berikut :
1. Kapasitas gilingan roller gilingannya adalah 4840 ton /
hari
2. Daya yang akan ditransmisikan oleh gearbox ke roller
sebesar 970,61 kw
3. Torsi yang dibutuhkan untuk pemerasan
4. Gaya yang terjadi dalam pemerasan sebesar
5. Kecepatan keliling roller yang terjadi
6. Daya penggilingan roller
7. Tekanan hidrolik yang di perlukan untuk pemerasan
adalah sebesar 2922