You are on page 1of 2

Senin, 28 Februari 2011

CASE STUDY: JURNAL LUKA INDONESIA


PERAWATAN LUKA DECUBITUS PADA PASIEN STROKE
DALAM KONTEKS HOME CARE
Ns, Anik Maryunani, S.Kep,ETN RN
Dekubitus merupakan kerusakan atau kematian kulit sampai jaringan di bawah kulit,
bahkan menembus tt sampai mengenai tulang akibat adanya penekanan pada suatu
area se!ara terus"menerus, sehingga mengakibatkan gangguan sirkulasi darah
setempat. Dekubitus atau luka tekan adalah kerusakan jaringan yang terlkalisir dan
disebabkan adanya kmpresi jaringan yang lunak di atas tulang yang mennjl. #bny
prminen!e$ dan jangka waktu yang lama. Kmpresi jaringan akan menyebabkan
gangguan pada suplai darah pada daerah yang tertekan. Apabila ini berlangsung lama,
hal ini dapat menyebabkan insu%isiensi aliran darah, anksia atau iskemia jaringan dan
akhirnya dapat mengakibatkan kematian sel. #Sutant, &''($
De!ubitus merupakan masalah serius yang sering terjadi pada pasien yang mengalami
gangguan mbilitas dan tirah baring lebih dari satu minggu seperti pada pasien strke.
)asil penelitian Dwianti #&''*$ menunjukkan bahwa pada pasien strke, dekubitus
terjadi pada hari ke"*. Menurut Mukti, #&''+$ insidensi dan pre,alensi terjadinya
dekubitus di Amerika Serikat di tatanan perawatan rumah #hme health !are$ sekitar *
"-&.. Sementara itu, Kami #penulis$ tidak mendapatkan data pasti tentang insidensi
dan pre,alensi terjadinya dekubitus dalam perawatan rumah #hme health !are$.
Senin, 28 Februari 2011
EDITORIAL: JURNAL LUKA INDONESIA
DECUBITUS, PERMASALAHAN DIMULAI DISINI
Saldy /usu%, S.Kep.Ns.ETN.
0ermasalahan seputar dekubitus tidak hanya berkaitan dengan tingginya angka
mrbiditas, mrtalitas dan biaya yang membebani institusi pelayanan kesehatan tapi
juga tingginya insidens dan pre,alensi de!ubitus. 1ahkan dalam &+ tahun terakhir
insidens dan pre,alensi dekubitus relati% stagnan, hal ini menunjukkan bahwa mdalitas
pen!egahan sejauh ini belum menunjukkan hasil yang maksimal.
Setidaknya ter!atat lebih dari &'' %aktr resik yang berkntibusi dalam perkembangan
luka de!ubitus dan pressure merupakan %aktr yang dianggap paling berperan. 2andis
#-34'$ menemukan bahwa tekanan sebesar 4& mm)g dapat menyebabkan sumbatan
ttal pembuluh darah, sayangnya angka ini sering digunakan sebagai nilai a!uan untuk
perkembangan luka de!ubitus. )al ini tentunya sangat keliru sebab sebab angka ini
berasal dari riset yang dilakukan pada kapiler jari"jari yang se!ara anatmis jelas
berbeda dengan daerah sa!rum ataupun daerah beresik lainnya. 5akta lain yang
menarik adalah bahwa dibutuhkan tekanan yang sangat tinggi untuk menyebabkan
de!ubitus, sebaliknya tekanan sebesar +' mm)g bila berassiasi dengan friction
sudah !ukup untuk menyebabkan dekubitus Adapun coefficient of friction #65$ sangat
dipengaruhi leh kelebihan kelembaban antara pasien dan permukaan tempat tidur...