You are on page 1of 5

KONSEPSUAL MODEL KEPERAWATAN KOMUNITAS

(Kusrini S. Kadar, SKp. MN)
PENDAHULUAN
Keperawatan komunitas merupakan pelayanan professional yang pada prakteknya
memerlukan acuan atau landasan teoritis untuk menyelesaikan atau mengatasi fenomena
yaitu penyimpangan dalam kebutuhan dasar komunitas. Beberapa konsepsual model
keperawatan dikembangkan oleh para ahli antara lain: Florence Nightingale (18!"# tentang
pengaruh lingkungan terhadap klien$ %.&. 'aplau (1()*" tentang interpersonal relations in
nursing$ +. ,. -rlando (1(.*" mengenai the dynamic nurse / patient relationship$ model sistem
dari King (1(.1"$ model adaptasi dari 0. 1oy (1(."$ dan model 2self care3 dari -rem (1(.1".
Namun tidak semua model yang ada tepat digunakan pada praktek keperawatan komunitas#
karena masing4masing model mempunyai keunikan dilihat dari empat konsep utama
paradigma keperawatan yaitu: manusia# lingkungan# kesehatan# dan keperawatan. 5asing4
masing konsep model akan memberikan penekanan tertentu pada konsep utama tersebut#
misalnya# F. Nightingale memberi penekanan pada faktor lingkungan# -rem atau 1oy pada
faktor manusianya dalam melatih kemandirian dan tingkat adaptasi klien terhadap pengaruh
lingkungan.
1. Model Sistem I. M. King (1971)
Komunitas merupakan suatu sistem yang terdiri dari sub sistem keluarga dan supra
sistemnya adalah sistem sosial yang lebih luas. 6ub sistem yang terdapat pada komunitas
saling berinteraksi# interrelasi# dan interdependensi satu sama lain. 7danya gangguan atau
stressor pada salah satu sub sistem akan mempengaruhi komunitas# misalnya adanya
gangguan pada salah satu sub sistem pendidikan# di mana masyarakat akan kehilangan
informasi dan pengetahuan. 7kibatnya dapat menimbulkan kurangnya pengetahuan akan
kesehatan atau ketidaktahuan dalam memodifikasi lingkungan sehingga memerlukan
inter8ensi keperawatan.
Keluarga sebagai subsistem komunitas merupakan sistem terbuka di mana ter9adi
hubungan timbal balik antara keluarga dengan komunitas# yang sekaligus sebagai umpan
balik. 6esuai dengan model sistem dalam mengka9i komunitas# maka keluarga dika9i
sebagai sebuah sub sistem dari komunitas. +nter8ensi keperawatan yang dilakukan terkait
pada dua sasaran yaitu keluarga dan komunitas. :engan demikian keluarga merupakan
unit pelayanan dasar di masyarakat;komunitas.
2. Model Per!tn Mndiri "Sel# $re% D. E. &rem (1971)
5odel ini tepat digunakan untuk keperawatan keluarga. Karena tu9uan akhir dari
keperawatan keluarga adalah kemandirian keluarga dalam melakukan upaya kesehatan
yang terkait dengan lima tugas kesehatan keluarga# yaitu: 1" mengenal masalah# *"
mengambil keputusan untuk mengatasi masalah# <" merawat anggota keluarga yang
mengalami gangguan kesehatan# =" memodifikasi lingkungan yang dapat menun9ang
kesehatan# )" menggunakan fasilitas kesehatan secara tepat.
6istem keperawatan adalah perawat membantu klien (komunitas;keluarga" dalam
meningkatkan;melakukan keperawatan mandiri. :alam sistem keperawatan mandiri# terpat
tiga kategori bantuan# yaitu:
1. 2>holly 0ompensatory3 yaitu bantuan secara keseluruhan dibutuhkan untuk klien yang
tidak mampu mengontrol;memantau lingkungannya# dan tidak berespon terhadap
rangsangan.
*. 2'artially 0ompensatory3 yaitu bantuan sebagian yang dibutuhkan oleh klien yang
mengalami keterbatasan gerak karena sakit atau kecelakaan.
<. 26upporti8e / &ducati8e3 yaitu dukungan pendidikan kesehatan yang dibutuhkan oleh
klien yang memerlukan bantuan untuk mempela9ari agar mampu melakukan
keperawatan mandiri.
'. Model Ad(tsi $. )o* (197+)
?u9uan dari aplikasi model adaptasi pada keperawatan komunitas adalah untuk
mempertahankan perilaku adaptif dan mengubah perilaku maladapti8e pada komunitas.
7dapun upaya pelayanan keperawatan yang dilakukan adalah untuk meningkatkan
kesehatan dengan cara mempertahankan perilaku adaptif. +nter8ensi keperatan ditu9ukan
untuk untuk menekan stressor dan meningkatkan mekanisme adaptasi. 5elalui model
adaptasi# diharapkan masalah kesehatan komunitas dapat diatasi dengan mengubah atau
meningkatkan perilaku adapatif komunitas;masyarakat.
,. Model "Helt- $re S*stem% .. Ne/mn (1972)
5odel konsepsual dari Neuman memberi penekanan pada penurunan stress dengan
memperkuat garis pertahanan diri baik yang bersifat fleksibel# normal# maupun yang
resisten. +nter8ensi di arahkan pada ketiga garis pertahanan tersebut yang terkait dengan
tiga le8el pre8ensi.
5odel ini menganalisa interaksi dari empat 8ariabel yang menun9ang komunitas# yaitu
fisiologis# psikologis# sosial4kultural# dan perkembangan spiritual. 7dapun tu9uan
keperawatan adalah stabilitas klien dan keluarga dalam lingkungan yang dinamis.
7sumsi yang dikemukakan oleh Neuman berdasarkan empat konsep utama dari
paradigma keperawatan yang terkait dengan keperawatan komunitas adalah sebagai
berikut:
Manusia merupakan suatu sistem terbuka, yang selalu mencari
keseimbangan dari harmoni dan merupakan satu kesatuan
dari variabel-variabel fisiologis, psikologis, sosiokultural, dan
perkembangan spiritual.
Lingkungan meliputi semua faktor internal dan eksternal atau pengaruh-
pengaruh dari sekitar klien atau sistem klien
Sehat suatu kondisi terbebasnya dari gangguan pemenuhan
kebutuhan. Sehat merupakan keseimbangan yang dinamis
sebagai dampak dari keberhasilan menghindari/mengatasi
stressor
Keperawatan intervensi keperawatan yang bertujuan untuk menurunkan
stressor melalui pencegahan primer, sekunder, dan tertier.
6ehat menurut model Neuman adalah suatu keseimbangan bio4psiko4sosiokultural4spiritual
pada tiga garis pertahanan klien yaitu fleksibel# normal# dan resisten. Keperawatan
ditu9ukan untuk mempertahankan keseimbangan tersebut dengan berfokus pada empat
inter8ensi yaitu yang bersifat promosi yang dilakukan bila gangguan yang ter9adi pada
garis pertahanan fleksibel$ inter8ensi yang bersifat prevensi 9ika yang terganggu adalah
garis pertahanan normal$ dan inter8ensi bersifat kurasi dan rehabilitasi apabila garis
pertahanan resisten yang terganggu.
Keperawatan sebagai ilmu dan kiat# mempela9ari tidak terpenuhinya kebutuhan dasar
manusia pada klien (indi8idu# keluarga# kelompok# dan komunitas" yang berhubungan
dengan ketidakseimbangan yang ter9adi pada ketiga garis pertahanan tersebut dan
berupaya membantu mempertahankan keseimbangan untuk sehat.
+nter8ensi yang dilakukan terhadap klien ditu9ukan pada garis pertahanan yang mengalami
gangguan.
1. +nter8ensi yang bersifat promosi berupa:
a. 'endidikan kesehatan
b. 5endemonstrasikan keterampilan keperawatan dasar yang dapat dilakukan
klien di rumah;komunitas yang bertu9uan untuk meningkatkan kesehatan atau
menyeimbangkan garis pertahanan normal
*. +nter8ensi yang bersifat pre8ensi# berupa:
a. :eteksi dini pada gangguan kesehatan;gangguan keseimbangan garis
pertahanan# misalnya: deteksi diri tumbuh kembang anak# keluarga# dll.
b. 5emberikan @at kekebalan pada kline yang bersifat indi8idu# misalnya
imunisasi# atau yang bersifat keluarga;komunitas# misalnya konseling awal
(konseling pra4nikah"# dll.
c. +nter8ensi yang dilakukan di no. 1
<. +nter8ensi yang bersifat kuratif dan rehabilitatif berupa:
a. 5elakukan prosedur keperawatan yang memerlukan kepakaran perawat#
misalnya melatih klien untuk duduk atau ber9alan
b. 5emberikan konseling untuk penyelesaian masalah
c. 5elakukan ker9asama lintas program;sectoral untuk penyelesaian masalah
d. 5elakukan ru9ukan keperawatan atau non4keperawatan (lintas
program;sectoral"
A(li0si Model Ne/mn (d Kom/nits
6esuai dengan teori Neuman# kelompok;komunitas dilihat sebagai klien yang dipengaruhi oleh
dua faktor utama yaitu komunitas yang merupakan klien dan penggunaan proses keperawatan
sebagai pendekatan yang terdiri dari lima tahapan: pengka9ian# penegakan diagnosa
keperawatan# perencanaan# implementasi# dan e8aluasi.
1. PEN1KA2IAN
Aang perlu dika9i pada kelompok;komunitas adalah:
1.1. 0ore;+nti: data demografi kelompok atau komunitas yang terdiri dari usia# pendidikan#
9enis kelamin# peker9aan# agama# nilai4nilai# keyakinan# serta riwayat timbulnya
kelompok atau komunitas
1.*. :elapan sub4sistem yang mempengaruhi komunitas:
a. 'erumahan yang dihuni oleh penduduk# bagaimana penerangan# sirkulasi#
kepadatannya yang bisa merupakan stressor bagi penduduk
b. 'endidikan: apakah ada sarana pendidikan yang dapat digunakan untuk
meningkatkan pengetahuan
c. Bangguan dan keselamatan di lingkungan tempat tinggal  apakah tidak
menimbulkan stress
d. 'olitik dan kebi9akan pemerintah# apakah cukup menun9ang sehingga
memudahkan komunitas mendapatkan pelayanan di berbagai bidang
termasuk kesehatan
e. 'elayanan kesehatan yan tersedia untuk melakukan deteksi dini gangguan
atau merawat;memantau apabila gangguan sudah ter9adi
f. 6istem komunikasi: saranan komunikasi apa sa9a yang dapat dimanfaatkan di
komunitas tersebut untuk meningkatkan pengetahuan yang terkait dengan
gangguan (mis. kardio8askular" misalnya: tele8isi# radio# koran# atau leaflet
yang diberikan untuk komunitas
g. &konomi: tingkat sosial ekonomi komunitas secara keseluruhan apakah sesuai
dengan C51# di bawah atau di atas sehingga upaya pelayanan# misalnya
an9uran untuk mengkonsumsi 9enis makanan bisa disesuaikan dengan status
ekonomi tersebut.
h. 1ekreasi: apakah tersedia sarana# kapan sa9a di buka# apakah biayanya
ter9angkau oleh komunitas yang bisa digunakan oleh komunitas untuk
mengurangi stress
2. DIA1N&SA KEPE)A3A4AN K&MUNI4AS5KEL&MP&K
:iagnosa keperawatan ditegakkan berdasarkan tingkat reaksi komunitas terhadap stressor
yang ada. 6elan9utnya dirumuskan dalam tiga komponen:
*.1. problem;masalah
*.*. etiologi;penyebab
*.<. manifestasi;data penun9ang
0ontoh: 1isiko peningkatkan gangguan kardio8askular pada komunitas di 1>. !(#
Kelurahan 1appocini berhubungan dengan kurangnya kesadaran masyarakat tentang
hidup sehat yang dimanifestasikan dengan !.1)D ditemukan angka masyarakat yang
dirawat dengan gangguan kardio8askular# )!D mengkonsumsi lemak tinggi# *!D
berolah raga dan rekreasi teratur# dan informasi tentang gangguan kardio8askular
kurang
'. PE)EN$ANAAN
a. 'endidikan kesehatan tentang gangguan kardio8askular# nutrisi
b. :emonstrasi keterampilan stress dan relaksasi
c. Eakukan deteksi dini tanda4tanda gangguan kardio8askular melalui pemeriksaan
tekanan darah
d. Beker9a sama dengan ahli gi@i untuk menetapkan diet bagi yang berisiko
e. Beker9a sama dengan aparat pemda setempat untuk mengamankan
lingkungan;komunitas apabila stressor berasal dari lingkungan
f. 1u9ukan ke 16 bila diperlukan
,. PELAKSANAAN
'erawat bertanggung9awab untuk melaksanakan tindakan yang telah direncanakan yang
sifatnya:
1. Bantuan untuk mengatasi masalah kardio8askular di komunitas#
mempertahankan kondisi yang seimbang.sehat dan meningkatkan kesehatan
*. 5endidik komunitas tentang perilaku sehat untuk mencegah gangguan
kardio8askular
<. 6ebagai ad8okat bagi komunitas dan sekaligus untuk memfasilitas
terpenuhinya kebutuhan komunitas
6. E7ALUASI
1. 5enilai respon 8erbal dan non 8erbal komunitas setelah inter8ensi dilakukan
*. 5encatat adanya kasus baru yang diru9uk ke rumah sakit
<. 5emodifikasi perencanaan sesuai dengan kasus baru yang ada