You are on page 1of 4

LAPORAN SINGKAT KERJA PRAKTEK

SEMESTER GANJIL 2012/2013


1. Lokasi dan Masa Kerja Praktek
PT. PERTAMINA (Persero) RU-IV Cilacap
Jl. MT. Haryono No.77, Desa Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten
Cilacap – Jawa Tengah. Waktu : 2 Juli – 16 Agustus 2012

2. Proses Produksi
PT Pertamina RU IV Cilacap merupakan unit pengolahan minyak bumi menjadi
bahan bakar serta produk petrokimia lain yang terbesar dengan kapasitas produksi
348 MBSD diantara unit pengolahan Pertamina yang lain. Pada unit pengolahan ini
terdapat beberapa unit pengolahan yaitu,
 FOC 1
 FOC 2
 LOC 1
 LOC 2
 Paraxylene
Sumber minyak bumi yang digunakan berjenis Arabian light crude dan jenis local
yaitu arjuna crude oil untuk menghasilkan bahan bakar dengan jenis gasoline , kerosene,
dan avtur Residue yang dihasilkan pada unit pengolahan crude oil digunakan pada unit
pengolahan lube oil untuk menghasilkan bahan baku dalam pembuatan pelumas
kendaraan. Selain lube oil yang dihasilkan unit tersebut juga menghasilkan minarex dan
wax yang dapat digunakan pada industri ban dan pengolahan lilin. . Selain itu side produk
yang dihasilkan seperti Heavy Naphta digunakan sebagai bahan baku dalam produksi
paraxylene pada unit kilang paraxylene yang dapat digunakan sebagai bahan baku
pembuatan polimer untuk pakaian.
Proses pengolahan crude oil menjadi bahan bakar dilakukan dengan proses
distilasi bertingkat sehingga terjadi fraksionasi dari senyawa yang terkandung dalam
crude oil tersebut. Pada unit pengolahan residu crude oil dilakukan cracking dengan
keadaan vacuum dikarenakan kandungan senyawa yang sulit difraksionasi. Pada unit
pengolahan paraxylene bahan baku heavy naphta diolah dengan proses platformer dengan
bantuan katalis sehingga terbentuk senyawa petrokimia seperti benzene, paraxylen, dan
toluene.

3. Tugas Khusus

Judul : Evaluasi Kinerja Rotary Biological Contactor (RBC) Pada unit Pengolahan
Limbah Kilang Paraxylene

Penjelasan Singkat:

Unit pengolahan limbah merupakan unit yang penting dalam kegiatan pengolahan
minyak bumi. Salah satu unit pengolahan yang dimiliki oleh PT Pertamina RU IV
Cilacap adalah RBC. RBC merupakan unit pengolahan limbah dengan menggunakan
bakteri yang melekat pada piringan yang berputar. Air limbah dialirkan kedalam
tangki RBC dan kemudian kontak dengan mikroba yang berada pada piringan RBC
dan diserap oleh mikroba tersebut. Ketika piringan tersebut berputar keatas bakteri
yang mengadsorb senyawa limbah mendegradasi senyawa limbah dalam keadaan
aerob.

Gambar 1. Desain Umum RBC

Penggunaan RBC sebagai unit pengolahan limbah hingga kini masih popular
karena keuntungan yang dimiliki RBC dibanding unit pengolahan limbah lain yaitu,
 Operasinya stabil
 Tingginya konsentrasi biomass pervolume reaktor
 Tidak membutuhkan area yang luas untuk operasi
 Minimal maintenance
 Operasinya simple tidak ada recycle dan test lab untuk proses kontrol
 Konsumsi energi yang sedikit
 Minimalnya headloss pada sistem

Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja RBC adalah sebagai berikut
1. Kecepatan Putaran Media
2. Beban Organik
3. Beban Hidraulik
4. Waktu Retensi
5. Media RBC
6. Staging
7. Temperatur
8. Karakteristik air limbah
9. Karakteristik Biofilm
10. Oksigen terlarut

4. Fasilitas Kerja Praktek yang tidak diberikan :
 Tempat tinggal
 Uang makan

5. Fasilitas untuk membuat Laporan :
 Literatur : Buku refrensi dan Peminjaman ditempat Manual Operation
 Lapangan: Kunjungan ke lapangan untuk melihat langsung proses area dan sumur
dan mengambil data (harus melalui perizinan koordinator Kerja Praktek terlebih
dahulu).
6. Pembimbing Kerja Praktek Lapangan
Rudianto Lakota, ST
Alamat Pembimbing Kerja Praktek di Lapangan :
Komp. Pertamina, Jln Tampak siring, Cilacap Tengah, Jawa Tengah

7. Saran-saran :
a. Agar lebih diperhatikan keberadaan mahasiswa Kerja Praktik di PT.
PERTAMINA RU.IV Cilacap seperti peningkatan fasilitas, akomodasi, dan
tunjangannya
b. Melakukan pemberian jumlah nutrisi yang sesuai karena jumlah nutrisi yang
berlebih dapat menghambat proses degradasi limbah oleh mikroba .
c. Mengeliminasi sumber feed RBC yang berasal dari sour water, karena
kandungan sulphide yang ada berpotensi menghambat kinerja bakteri
d. Mikroba yang baik digunakan untuk proses degradasi hidrokarbon adalah
bakteri Pseudomonas aeruginosa, Pseudomonas putida and Bacillus subtilis,
Bacillus cereus, Bacillus licheniformis and Bacillus laterospor karena
kemampuannya menghasilkan surfaktan. Sedangkan untuk saccharomyces sp.
Hanya memiliki kemampuan untuk mendegradasi logam berat. Oleh karena
itu perlunya pengantian mikroorganisme yang sesuai.


Peserta Kerja Praktek:
Nama : Muhammad Rizky Putra Pratama
NPM : 0906640860