You are on page 1of 17

USULAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN

JUDUL
DEWATA PIE SUSU (PIE SUSU KHAS BALI ANEKA RASA)
Bidang Usaha
Kuliner

Diusulkan oleh:


UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2014
1. Made Manik Datu Yasa (125150301111030) Angkatan 2012
i


HALAMAN PENGESAHAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN

1. Judul Program Kewirusahaan : Dewata Pie Susu
2. Bidang Usaha : Kuliner
3. Ketua Pelaksana :
a. Nama Lengkap : Made Manik Datu Yasa
b. NIM : 125150301111030
c. Jurusan : Sistem Komputer
d. Fakultas : PTIIK
e. Tahun Angkatan : 2012
f. Nama Perguruan Tinggi : Universitas Brawijaya
g. Alamat Rumah : Komplek Dinoyo permai Kav 06 No. 07
h. No. Telp. : 087859102999
i. Email : manikyasa@gmail.com
4. Anggota Pelaksana: 1 Orang.

Malang, 2014
Menyetujui
Ketua Jurusan Ketua Pelaksana




(____________________) (___________________)
NIP. NIM.

ii

DAFTAR ISI

Halaman Pengesahan ............................................................................................................... i
Daftar Isi .................................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang ..................................................................................................... 1
1.2 Gambaran Peluang Bisnis .................................................................................... 1
BAB II PROFIL PERUSAHAAN ........................................................................................... 2
2.1 Nama Perusahaan ................................................................................................. 2
2.2 Jenis, Bentuk, dan Status Perusahaan .................................................................. 2
2.3 Lokasi Perusahaan ............................................................................................... 3
2.4 Tujuan Perusahaan ............................................................................................... 3
2.5 Visi dan Misi ........................................................................................................ 3
2.6 Analisis Swot ....................................................................................................... 4
2.7 Keuangan ............................................................................................................. 5
BAB III ASPEK PERSAINGAN ............................................................................................ 8
BAB IV PENUTUP ................................................................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 9
LAMPIRAN ........................................................................................................................... 10

1


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pie Susu merupakan salah satu makanan khas yang terkenal dari Pulau Bali.
Tepatnya Pie Susu adalah makakan kecil atau jajanan kecil yang biasanya dibuat
sebagai bentuk oleh-oleh dari Bali, sehingga banyak dijual di pusat toko oleh-oleh
wisata di Bali.
Pie Susu pada umumnya mirip seperti roti pie tapi dalam ukuran kecil. yang
unik dari Pie Susu sendiri yaitu adalah rasa susu yang enak melumer di lidah.
Awalnya Pie Susu tersedia dalam rasa originalnya yaitu vanila, itulah mengapa rasa
vanila adalah rasa paling diminati oleh pencinta Pie Susu. Namun sekarang, Pie Susu
sudah mulai dikreasikan menjadi beragam rasa, seperti rasa vanila, coklat, strawberry,
kacang dan keju.
Bagi pencinta Pie Susu, sudah menjadi kebiasaan Pie Susu
dimakan sebagai cemilan atau dihidangkan dengan teh atau kopi untuk diberikan
kepada tamu. Namun sayangnya masih jarang penjualan Pie Susu di luar daerah Bali.
Padahal di Bali sendiri para wisatawan berebut dan antri untuk mendapatkan Pie Susu
dari pusat tokonya. Maka dari itu, memulai bisnis penjualan Pie Susu
merupakan langkah awal yang tepat untuk memulai usaha. Penulis yakin kedepannya
Pie Susu akan diterima dengan baik oleh masyarakat.
1.2 Gambaran Peluang Bisnis
Bisnis penjualan Pie Susu sendiri memiliki peluang yang sangat besar. Melihat
bahwa Pie Susu sendiri sampai saat ini masih banyak berdiri di daerah Bali sekitar
dan jarang ditemui di luar daerah Bali, sehingga banyak pencinta Pie Susu yang
tinggal di luar Pulau Bali khususnya Kota Malang harus mendatangkan Pie Susu asli
dari bali dengan mengirim melalui jasa pengiriman ekspedisi.

2

BAB II
PROFIL PERUSAHAAN
Dari latar belakang diatas, Penulis memutuskan untuk membuat suatu usaha bisnis
penjualan Pie Susu Khas Bali Aneka Rasa, dimana penulis tidak mendatangkan Pie Jauh –
Jauh dari Bali, melainkan membuat Pie Susu sendiri karena pembuatan Pie Susu tidak terlalu
sulit. Keputusan ini merupakan suatu langkah yang sangat strategis dalam memulai usaha
Kuliner Penjualan Pie Susu Khas Bali Aneka Rasa.
2.1 Nama Perusahaan
Nama perusahaan diambil dari sebutan wisatawan menyebut Pulau Bali dengan
„Pulau Dewata‟ sehingga penulis memberikan nama perusahaan, yaitu “Dewata Pie Susu”.
Keputusan ini di ambil karena pembuatan usaha ini di awali dari ide membuka usaha Pie
Susu yang saat ini masih jarang dijual di luar Bali, sehingga penulis memiliki ambisi yang
sangat berani untuk menjual Pie Susu di luar Bali khususya kota Malang. Pengusaha juga
berkeyakinan sangat tinggi dengan keberhasilan bisnis ini, dimana setelah
mempertimbangkan segala sesuatunya, keyakinan akan bisnis ini menjadi bisnis besar sangat
tinggi. Penggunaan nama perusahaan juga merupakan inspirasi dan semangat untuk terus
maju dan berkembang.
2.2 Jenis, Bentuk dan status Perusahaan
Sebagai bentuk awal dari usaha ini adalah usaha Kuliner. Seiring dengan suatu
motivasi untuk tumbuh berkembang pesat di Indonesia, pengusaha dalam waktu dekat akan
menjadikan usaha ini sebagai usaha yang berbentuk Usaha Dagang (UD) yang berbadan
hukum yang sah dan kuat. Untuk mencapai tujuan tersebut, sebagai aturan dinas perindustrian
dan perdagangan, maka pengusaha harus menjalankan usaha itu terlebih dahulu untuk
memastikan bahwa suatu bisnis yang dibuat bisa berjalan dalam kurun waktu yang
ditargetkan. Penulis yakin kedepannya bisnis dapat berjalan dengan
lancar apabila usaha yang ditargetkan berbentuk Usaha Dagang (UD) karena penulis yakin
UD adalah langkah dasar terciptanya ide-ide kreatif yang kedepannya akan lebih mudah lagi
apabila ingin mengembangkan perusahaan lebih baik lagi untuk kedepannya.

3


2.3 Lokasi Perusahaan
Usaha Dewata Pie Susu ini berlokasi di Kota Malang khususnya di daerah Dinoyo yaitu di
Kompleks Dinoyo Permai Kav. 6.
Sebagai jalur distribusi nantinya menggunakan media internet atau melakukan
penjualan dengan membuka toko dan menjual di lingkungan Universitas di daerah Kota
Malang. Dengan cara tersebut maka banyak dari berbagai macam penjuru dapat melihat
produk yang telah perusahaan produksi. Cara pemesanan atau pembelian menggunakan
media ATM apabila menggunakan media internet sebagai transfer biaya yang akan dikirim
pada perusahaan.
2.4 Tujuan Perusahaan
Pembentukan usaha ini didasarkan pada beberapa tujuan antara lain:
- Memperkenalkan Pie Susu dikalangan masyarakat diluar Pulau Bali
- Memberikan inovasi-inovasi baru kepada para pemuda-pemuda di bangsa Indonesia
dengan memberikan cita rasa enaknya makanan khas Bali yaitu Pie Susu
2.5 Visi dan Misi
a. Visi
Memperkenalkan Pie Susu dikalangan masyarakat luas di luar Bali khususnya di Kota
Malang. Dan memperkenalkan berbagai kreatifitas aneka rasa Pie Susu kepada masyarakat
luas. Serta mengembangkan usaha bisnis Pie Susu sehingga semakin berkembang dan
semakin diminati oleh pencinta Pie Susu.
b. Misi
Untuk mewujudkan visi tersebut, maka ditetapkan misi-misi yang harus dilaksanakan, yaitu:
1) Memperkenalkan Pie Susu kepada masyarakat dalam skala kecil terlebih dahulu di
kalangan kampus atau universitas.
2) Membuat website pemesanan Pie Susu sehingga banyak masyarakat mengenal Pie
Susu dengan baik
3) Meningkatkan kualitas Pie Susu dari bahan yang digunakan
4) Rasa, kebersihan, gizi Pie Susu yang harus sangat diperhatikan
5) Melakukan analisis pasar dengan menentukan sasaran pemasaran Pie Susu
4

6) Memperluas akses pemasaran produk Pie Susu yang awalnya di Kota Malang,
berkembang dan membuka cabang di luar Kota Malang.
2.6 Analisis Swot
2.6.1 Faktor Internal
1) Strength (Kekuatan)
a. Keunggulan produk
Keunggulan produk yaitu adalah memberikan cita rasa baru kepada pencinta
kuliner yaitu menikmati enaknya jajanan khas bali yang memberikan kenikmatan Pie
dengan rasa susu yang enaknya meluber di lidah sehingga membuat konsumen
ketagihan.
b. Keterampilan dan keahlian
Keunggulan produk kami yaitu menawarkan sajian khas pie susu dengan aneka
rasa yang siap membuat konsumen ketagihan serta rasa susu yang enak.
c. Bahan baku mudah di dapat
Bahan baku dalam pembuatan Pie Susu ini sangat mudah di dapat, baik di pasar
ataupun di toko-toko kue sangat banyak tersedia dalam pembuatan Pie Susu ini dan
tidak terlalu mahal.
2) Weakness (Kelemahan)
a. Kurangnya pengalaman
Kurangnya pengalaman adalah kelemahan yang dimiliki penulis saat ini sehingga
perlu diatasi dengan cara berfikir cerdas dalam memulai bisnis dengan penuh
perencanaan.
b. Kurangnya Sumber Daya Manusia
Kurangnya sumber daya manusia yang dihadapi saat ini adalah hal yang bisa
diatasi kedepannya.
2.6.1 Faktor Eksternal
1) Opportunities (Peluang)
a. Banyaknya konsumen
Banyaknya penikmat kuliner di daerah malang merupakan peluang yang sangat
besar dan strategis untuk memulai usaha ini.
b. Sistem pemasaran
Pemasaran sangatlah mudah karena di lingkungan kota malang dengan banyaknya
mahasiswa-mahasiswa.
c. Jarangnya Saingan
5

Diluar pulau bali penjual Pie Bali diluar Bali masih sangatlah jarang, sehingga
menambah besarnya peluang usaha bisnis Pie Susu ini


2) Threats (Ancaman)
a. Keacuhan konsumen
Terkadang konsumen tidak berani untuk mencoba sajian khas makanan terbaru
sehingga menjadi salah satu ancaman dalam memulai bisnis usaha ini.
Strategi Swot
Strength
 Keunggulan produk
 Keterampilan dan
keahlian
 Bahan baku mudah di
dapat
Weakness
 Kurang pengalaman
 Kurangnya SDM
6



2.7 Keuangan
Berikut target keuangan yang direncanakan dan keuntungan yang bisa dicapai, yang bisa
dilihat pada analisis dibawah ini:
1. Investasi
- Modal awal produksi= Rp.30.000.000
Total investasi awal yang diperlukan adalah Rp.30.000.000
2. Biaya Tetap (Fixed cost) per tahun
No Nama Barang
Jumlah
Barang
Harga
Satuan
Jumlah Harga (Rp)
2 Gelas Ukur 2 12.000 24.000
3 Sendok Ukur 2 8000 16.000
4 Spatula 2 45.000 90.000
7 Kertas kue 30 pk 16.000 480.000
8 Kuas 4 5000 20.000
11 Gilingan Kue 2 20.000 40.000
Opportunities
 Banyaknya konsumen
 Sistem pemasaran
 Jarangnya Saingan
 Melakukan program
promosi jitu
 Meningkatkan
produksi
 Melakukan pelatihan
ketrampilan kepada
karyawan baru
 belajar bisnis dengan
segala fasilitas yang
ada dan menjalin
koneksi seluas-luasnya
Thread
 Keacuhan konsumen
 Melakukan promosi
kepada konsumen yang
sekiranya tertarik
deng- an Pie Susu
 Menawarkan keuntu-
ngan dan kemudahan
dengan membeli pro
duk pie susu kami
 Memperbaiki sistem
manajemen
 meningkatkan promosi
 menjaga kualitas prod-
uk
7

13 Timbangan 1 90.000 90.000
15 Pisau dapur 2 27.000 54.000
16 Pisau Gerigi 2 30.000 60.000
TOTAL 874.000

3. Biaya Variabel (Variable cost) - Per Bulan
No Nama Barang Jumlah
Barang
Harga
Satuan
Jumlah Harga
(Rp)
1 Tepung terigu 10 kg 7000 70.000
2 Mentega 10 kg 43.850 438.500
3 Serbuk Rasa Vanila 5kg 53.000 265.000
4 Serbuk Rasa Straw
berry
5 kg 53.000 265.000
5 Susu Rasa Coklat 15
kaleng
8000 120.000
6 Kacang 10 kg 10.000 100.000
7 Keju parut 10 kg 10.000 100.000
8 Telur 100 butir 1000 100.000
9 Susu Kental Manis
putih
15
kaleng
8000 120.000
10 Tepung Maizena 10 kg 17.500 175.000
TOTAL 1.578.675


Total Biaya = (Variable cost x 12) + Fixed cost (Biaya Tetapl)
= Rp. 1.578.675 x 12 + Rp. 3.804.060
= Rp . 18.944.100+ Rp. 3.804.060
= Rp. 22.748.160
4. Total Biaya
Dari uraian diatas, maka total biaya yang diperlukan untuk memulai usaha Dewata Pie
Susu dalam 1 tahun adalah:
Total biaya = Rp. 22.748.160

8

5. Pendapatan
Dalam proses produksi yang dilakukan, seperti dalam analisis diatas bahwa dalam
proses produksi di dapatkan hasil seperti berikut.
Produksi tahunan = Rp. 22.748.160

Dengan harga jual disaumsikan yaitu 4.000 @Pie, maka;
Total penghasilan dalam 1 bulan (1000 Pie) = 4.000 x 1000
= Rp.4.000.000
Total penghasilan dalam 1 tahun = 4.000.000 x 12
= Rp.48.000.000
Jadi, total pendapatan bersih yang bisa diterima dari usaha Pie Bali ini adalah
Total nett pendapatan = Rp.48.000.000 – Rp. 22.748.160
= Rp. 25.251.840

Dari analisis diatas dapat diketahui bahwa keuntungan bersih yang akan diperoleh
adalah Rp. 25.251.840

Dari semua analisis yang dilakukan,dapat dilihat bahwa usaha Pie Susu ini
sangat layak dikembangkan, dan merupakan usaha yang profitable.





9

BAB III
ASPEK PERSAINGAN

Dalam setiap usaha yang dilakukan, pasti aka nada persaingan yang harus
dihadapi. Tentunya itu akan kembali kepada manajemen usaha itu sendiri, apakah
mampu bersaing dengan yang lain atau tidak. Dalam usaha untuk bisa bersaing,
bahkan menjadi pemenang dalam persaingan, pengusaha sudah membuat beberapa
langkah strategis, antara lain:
1. Melakukan pemasaran door to door
Pemasaran dilakukan dengan mempromosikan kepada konsumen secara
langsung untuk mencoba mencicipi Pie Susu.

2. Mempertahankan pelanggan dengan sistem kualitas,kuantitas,serta
kontinyuitas yang baik.
Hal ini merupakan dasar dalam menjalankan usaha. Dengan rasa puas
yang didapatkan pelanggan,maka mereka akan menjadi pelanggan yang
baik,dan bahkan bisa mendatangkan pelanggan baru,melalui pemasaran
dari mulut ke mulut.

3. Pemasaran on spot
Pemasaran ini dilakukan dengan menjual langsung Pie Susu di tempat
usaha.

4. Pengembangan kemitraan
Usaha untuk perluasan usaha sehingga mampu bersaing dengan para
Pedagang yang lainnya adalah menguatkan produksi,sehingga bisa kokoh
dalam usah

5. Membangun relasi yang kuat
Relasi merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan
suatu usaha. Untuk itu,hubungan relasi akan terus ditingkatkan guna
mendapatkan informasi yang jauh lebih tepat dari pesaing bisnis lainnya.

10

6. Spesifikasi produk
Produk dikemas dengan baik, dan dijaga efiesiensi sehingga dapat terjaga
kebersihan produk.


11

BAB IV
PENUTUP

Penulis yakin dari usaha Dewata Pie Susu Bali ini kedepannya akan berkembang,
karena cita rasa Pie Susu khas Bali ini sangat menggoda para pencinta kuliner khusunya di
daerah malang sekitarnya.
Penulis berharap dengan adanya program usaha ini kedepannya penulis akan lebih
berhati-hati dan memperhatikan segala aspek dan perencanaan dalam usaha yang penulis buat
ini. Penulisan program kewirausahaan ini merupakan proses seluruh perencaan usaha yang
mana kedepannya penulis yakin dengan pembuatannya perencanaan ini, usaha Dewata Pie
Susu akan berkembang.



12

DAFTAR PUSTAKA

Resep Pie Susu Bali. 2010. (http://www.balipiesusu.com/resep-pie-susu/, diakses
tanggal 21 Maret 2014).
Pie Susu Bali. 2010. (http://www.balipiesusu.com/pie-susu/, diakses tanggal 21 Maret
2014)

13

LAMPIRAN:
Business Plan Dewata Pie Susu (Pie Susu Khas Bali Aneka Rasa)
1. Nama Perusahaan : Dewata Pie Susu
2. Nama pimpinan usaha : Made Manik Datu Yasa
3. Alamat Perusahaan : Kompleks Dinoyo Permai Kav 6
4. Bentuk Perusahaan : Usaha Dagang Perseorangan (UD)
5. Tgl/bln/Th mulai usaha : 21 Mei 2014
6. Legalitas : Notaris Suharno, SH, Nomor 499 Tahun 2014.
SIUP Nomor 1234/X/2013
HO Nomor 5678/VIII/2013,
TDP Nomor 890/X/2013, dan
NPWP Nomor 145678.50.00.81
7. Bidang usaha : Kuliner
8. Produk : Pia Susu Bali
9. Konsumen yang dituju : Pemuda, mahasiswa, pelajar dan masyarakat
Kota Malang.
10. Jumlah target omset : 1000 pia/bulan @ Rp. 4000/pia
: Rp.4.000.000/bulan

11. Tenaga kerja yang dipekerjakan:
a. Struktur Organisasi:
i. Pimpinan : 1 orang ( Made Manik Datu Yasa). Gaji Rp.
2.000.000 /bln.
ii. Karyawan Pemasaran : 1 orang (Diesnastya Ghalih) Gaji Rp1000.000rb/bln
b. Kemampuan Karyawan yang diharapkan:
i. Mampu mempromosikan dan dan menjual makanan dengan cepat dan efisien.
ii. Mampu berorganisasi dan berinteraksi dengan baik dengan konsumen.
c. Motivasi karyawan yang diharapkan:
i. Mampu menggunakan strategi mempengaruhi dengan baik
14

ii. Mampu memperhatikan efisiensi

12. Prasarana dan Peralatan
a. Prasarana
i. Lahan : 200 m2
ii. Gedung : Pinjaman 100m2
iii. Ruang : 1 Kantor
b. Bahan
i. Tepung Terigu
ii. Mentega
iii. Serbuk Rasa Vanila, Coklat, Kacang, Strawberry, Keju
iv. Telur
v. Susu kental manis putih
vi. Tepung maizena
c. Peralatan
i. Mixer
ii. Gelas Ukur
iii. Sendok Ukur
iv. Spatula
v. Oven
vi. Rak pendingin
vii. Kertas
viii. Kuas
ix. Rolling pin

d. Kendaraan :
i. Motor Honda Vario : 1 unit

13. Sumber Modal :
a. Modal sendiri = 100%