Khasiat Dan Manfaat Daun Alpukat Untuk Obat Herbal Alami

Daun buah alpukat mempunyai kegunaan sangat beragam untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan
secara tradisional. Tidak hanya buahnya yang bermanfaat untuk kecantikan kulit, khasiat daun alpukat
juga dapat dipakai untuk obat herbal penyakit hipertensi sampai sakit perut. Ramuan alami berbahan
dasar daun mempunyai kelebihan tersendiri yaitu tidak mengandung efek samping yang merugikan bagi
kesehatan.

khasiat daun alpukat

Kegunaan daun tanaman alpukat sebagai ramuan obat herbal

Budidaya tanaman alpukat dilakukan dengan cara menanam biji buahnya menggunakan teknik khusus.
Karena itu, tidak mudah menemukan pohonnya di tempat-tempat tertentu seperti kota besar. Manfaat
daun alpukat bagi kesehatan adalah bisa digunakan sebagai obat herbal berbagai jenis penyakit.

Ramuan alami dari rebusan daun sudah banyak dipakai untuk pengobatan tradisional karena aman
diminum asal sesuai petunjuk yang disertakan. Jangan sembarangan mengaplikasikan resep obat dari daun
alpukat jika anda tidak tahu komposisi takaran yang benar karena bisa mengancam kesehatan tubuh.


Manfaat Daun Alpukat Sebagai Obat Herbal Alami

Mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi
Ambil 3 lembar daun alpukat , cuci hingga bersih kemudian seduh dengan segelas air panas. Dinginkan
kemudian minum ramuan obat herbal tersebut satu kali sehari sampai hipertensi sembuh.

Khasiat daun alpukat untuk obat herbal batu ginjal
Sediakan 7 helai daun lalu seduh dengan 100 ml air panas. Minum secara teratur setiap pagi dan sore
hari sampai batu ginjal keluar.

Manfaat daun alpukat mengatasi sakit kepala
Rasa sakit pada kepala karena darah tinggi dapat dikurangi dengan membuat ramuan obat herbal dari
daun tanaman alpukat. Rebus beberapa lembar daun sampai mendidih kira-kira selama 5 menit. Ambil
cangkir lalu isikan sepertiganya lalu tambahkan air hangat sampai penuh. Minum hingga sakit kepala anda
sembuh.

Manfaat daun alpukat mengobati sakit perut
Siapkan 5 gram daun tanaman alpukat segar, 5 gram akar temu kelinci, 6 gram rimpang kunyit segar dan
6 gram daun pegagan segar. Rebus semua bahan-bahan kedalam 115 ml air hingga mendidih. Setelah
dingin, minum air rebusan daun tersebut sehari sekali sebanyak satu gelas.

Manfaat daun alpukat sebagai obat alami sakit pinggang
Ambil 5 helai daun kemudian rebus dengan air. Diamkan rebusan daun alpukat selama semalam penuh.
Minum ramuan tersebut padi keesokan harinya. Lakukan secara rutin selama satu minggu dan sakit
pinggang anda akan sembuh.


Khasiat daun alpukat untuk kesehatan bisa anda peroleh dengan meminum ramuan herbal alami sesuai
jenis penyakit yang anda derita. Usahakan memilih daun yang masih segar agar kandungan manfaat di
dalamnya masih terjaga dengan maksimal

A. Penyebab Batu Ginjal

Adanya pemanasan global akhir-akhir ini diduga akan dapat meningkatkan jumlah penderita batu ginjal.
Mengapa bisa terjadi? Karena suhu udara yang panas akan menyebabkan tubuh kita mengeluarkan banyak
keringat sehingga kadar air dalam darah kita menjadi berkurang. Kandungan air dalam darah yang
berkurang menyebabkan komposisi darah yang lebih banyak adalah zat padat. Proses penyaringan darah
dalam ginjal menjadi tidak berjalan lancar karena sedikitnya kandungan air sehingga akan banyak zat
padat dalam darah/urine yang tidak bisa keluar dari ginjal. Zat-zat padat ini akan mengendap di dalam
ginjal dan terbentuklah batu ginjal.

Penyebab utama dari batu ginjal adalah jumlah air minum yang kita konsumsi masih di bawah standar 8
gelas per hari. Selain itu, air minum yang banyak mengandung kapur juga merupakan penyebab dari
penyakit ini.

Batu ginjal terbentuk saat urine mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal seperti kalsium, asam
urat, dan oksalat daripada zat-zat lain yang mudah diencerkan. Sebagian besar batu ginjal disebabkan oleh
kalsium dan kombinasi dengan oksalat. Salah satu penyebab seseorang bisa terkena batu ginjal adalah
karena kandungan sitrat yang rendah dalam urine.

B. Obat Alami Batu Ginjal

Dalam dunia kedokteran, pengobatan terhadap penderita batu ginjal selama ini dengan memberikan
kalium sitrat setelah operasi. Senyawa kalium sitrat dapat menguraikan zat-zat seperti sulfat, fosfat, dan
natrium yang berpotensi membentuk endapan batu yang dapat memicu gagal ginjal. Namun sayang, harga
kalium sitrat ini cukup mahal. Oleh karena itu, diperlukan alternatif lain sebagai pengganti kalium sitrat
yang memiliki harga lebih murah dan mudah dicari. Alasan inilah yang melatarbelakangi Prof. Dr.
Mochammad Sja’bani (Kepala Instalasi Renal RSUP Dr. Sardjito sekaligus Sekretaris Tim Epidemiologi Klinik
dan Biostatika Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta) untuk melakukan penelitian.

Prof. Dr. Mochammad Sja’bani melakukan penelitian bersama dr. Djoko Rahardjo SpPD KGH dari Fakultas
kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo pada tahun 1996. Sasaran penelitian
adalah keluarga yang mempunyai penyakit batu ginjal. Pada penelitian itu disebutkan pada laki-laki
mempunyai batu ginjal sedangkan perempuan tidak ada batu ginjal. Setelah diperiksa, perempuan
tersebut ternyata suka minum jeruk nipis untuk melangsingkan tubuh. Prof. Dr. Mochammad Sja’bani
mengungkapkan bahwa buah jeruk nipis mempunyai kandungan sitrat yang tinggi, sedangkan penderita
batu ginjal mempunyai kandungan sitrat yang rendah.

Jeruk nipis lokal (Citrus aurantifolia Swingle)


Kandungan sitrat dari beberapa varietas buah jeruk:
- Jeruk nipis lokal (Citrus aurantifolia Swingle): 55,6 gram/kg
- Jeruk lemon (Citrus limonium): 48,6 gram/kg
- Jeruk nipis bangkok (Citrus aurantifolia Swingle oval): 39,6 gram/kg
- Jeruk manis/orange (Citrus sinensis Osb): 8,75 gram/kg
- Jeruk keprok (Citrus nobilis Lour): 5,4 gram/kg

Pengobatan batu ginjal dengan menggunakan buah jeruk ini pernah dialami oleh penulis. Pada pagi hari
setelah bangun tidur, pinggang terasa sangat sakit. Hal itu menyebabkan saya sulit untuk bangun.
Wajarlah hal itu terjadi karena saya terlalu sedikit minum air putih setiap harinya. Kemudian saya teringat
pernah membaca Majalah Trubus dan artikel dari internet tentang pengobatan alami batu ginjal
menggunakan buah jeruk. Pada siang hari, saya membeli buah jeruk manis (Citrus sinensis Osb).
Kemudian saya mulai memakan buah ini. Alhamdulillah, setelah beberapa jam kemudian sakit pinggang
saya menjadi berkurang. Saya juga sering membeli jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) untuk saya buat
minuman ketika keluhan sakit pinggang dan juga sakit batuk.

Selain buah jeruk, alternatif lain pengobatan alami bagi penderita batu ginjal adalah ekstrak daun
tempuyung (Sonchus arvensis L), kumis kucing (Orthosiphon spp.), dan keji beling (Stachytarpheta
mutabilis).

Penelitian daun tempuyung ini dilakukan oleh Prof. Dr. Sardjito dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
Dalam penelitian tersebut, beliau merendam batu ginjal seseorang dalam rebusan daun tempuyung pada
suhu kamar dan pada suhu 37 derajat Celcius. Bahan percobaan tadi ada yang digoyang seperti gerakan
tubuh manusia, ada pula yang tidak. Setelah itu batu ditimbang dan kalsium dalam larutan diukur secara
kimia. Hasilnya, semua batu ginjal berkurang bobotnya.


Tempuyung (Sonchus arvensis L)

Daun tempuyung mempunyai kandungan kalium yang cukup tinggi. Kehadiran kalium inilah yang membuat
batu ginjal yang berupa kalsium karbonat menjadi terurai karena kalium akan menyingkirkan kalsium
untuk bergabung dengan senyawa karbonat, oksalat, atau urat yang merupakan pembentuk batu ginjal.
Endapan batu ginjal itu akhirnya dapat larut dan hanyut keluar bersama urine.

C. Tips Merawat Ginjal

Berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat ginjal:


1. Banyak minum air putih, minimal 8 gelas setiap hari.

2. Bagi penderita batu ginjal,

Minumlah air yang tidak berkapur seperti air mineral dalam kemasan atau jika berasal dari sumur rumah
maka harus disaring dan diendapkan terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan kapur.
Kurangi makanan yang banyak mengandung kalsium seperti susu.
Minumlah air perasan jeruk nipis atau lemon bagi yang tidak mempunyai sakit mag/lambung. Tetapi
bagi yang memiliki sakit mag, maka bisa memakan jeruk manis (hanya saja kadar sitratnya lebih rendah)
dan juga air rebusan daun tempuyung, kumis kucing, keji beling, dan meniran.

3. Bagi penderita gagal ginjal,

Gunakan wadah dari tanah liat untuk merebus air karena tidak mengandung logam berbahaya.
Kurangi makanan yang banyak mengandung protein agar memperingan kerja ginjal.
Bagi penderita gagal ginjal, rutinlah minum air rebusan daun sukun (Artocarpus altilis).

4. Jika meminum jamu (seperti kunyit, temulawak, dsb) baik yang berupa serbuk instan yang diseduh atau
jamu gendongan yang diperas, maka jangan ikut diminum endapannya karena tidak baik bagi ginjal.
5. Jangan suka mengkonsumsi obat-obatan kimia, alkohol, minuman bersoda, maupun minuman instan
berenergi karena mempunyai efek yang kurang baik bagi ginjal.