Tips Menghadapi Adware, Spyware, Worm dan Trojan Untuk menghadapi Adware, Spyware, Worm dan Trojan yang

dapat mengganggu maupun merusak komputer internet perlu melakukan beberapa hal khusus. Berikut adalah beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk menghadapi Adware, Spyware, Worm dan Trojan. Semoga dapat membantu. Pengaman Yang Tidak Selalu Aman Dengan Anti Virus yang terpasang tidak menjanjikan sebuah komputer aman dari kutu digital. AntiVirus umumnya hanya ditujukan bagi virus penganggu dan sifatnya non-komersil. Virus umumnya dapat dibedakan dengan Malware yang memiliki sifat komersil. Tetapi bila perbedaan hanyalah sebuah nama. Tetapi fungsinya tetap sama, yaitu mengganggu kerja komputer dan merugikan pemakai komputer Spyware dan Adware akan efektif dihadapi dengan program tersendiri dan bukan oleh program Antivirus. Demikian juga dengan kemampuan dari pembuat Anti Spyware, kombinasi beberapa program Anti Spyware akan lebih efektif. Walaupun cara ini tidak menjamin 100% komputer bebas dari Malware. Kerugian Dengan Adanya Malware Pada Sebuah Komputer Paling awal untuk kerugian adalah koneksi bandwidth internet. Karena media internet menjadi salah satu keuntungan pembuat Malware. Koneksi internet akan menjadi lambat atau sangat lambat karena terus dibebani oleh program parasit. Komputer juga menjadi lambat. Beberapa Malware masuk kedalam start-up System Windows tanpa diketahui pemilik komputer. Bahkan beberapa program juga terus aktif dan memakan utilitas processor. Artinya, walaupun komputer sedang tidak dipakai / idle ternyata komputer sebenarnya masih terus bekerja dengan beban dari program Malware. Tentu dengan beban tersebut juga akan menarik daya listrik pada komputer serta membuat komputer menjadi lambat. Pada Dialer, terkadang bisa melakukan link ke internet dengan sendirinya. Bila koneksi internet dilakukan dengan Dial-up, diam-diam Malware Dialer dapat aktif dengan sendirinya. Komputer yang terinfeksi parasit tidak saja menjadi lambat namun dapat membuat komputer menjadi sangat lambat / hang. Paling menganggu pada Hijacker, karena program browser anda yang diserang. Maka browser anda menjadi kacau. Mengetik alamat ke sebuah situs yang benar bisa menjadi salah bila Browser sudah dimasuki program jenis Hijacker. Dan kontrol dari program Malware akan menganggu kenyamanan pengguna internet. Belum lagi muncul pop-up windows yang terus saja muncul. Kerugian pada Hijacker adalah waktu yang terbuang karena Browser dikacaukan untuk mengarahkan ke alamat situs yang salah. Menghadapi Kutu Digital Dan Worm Virus Beberapa upaya sederhana dapat dilakukan untuk terhindar dari kutu internet. Pertama biasakan mendidik diri sendiri untuk tidak memasuki area terlarang atau wilayah berbahaya. Ungkapan ada gula pasti ada semut memang sulit dirubah. Beberapa pengguna internet ingin mencari informasi atau yah kita tahu lah didaerah apa yang terlihat menghibur dengan kesenangan sesaat. Ada baiknya menghindari area berbahaya tersebut, atau mempersiapkan komputer untuk memasuki situs-situs yang berbahaya. Biasakan tidak mengklik kata next pada situs tertentu. Umumnya situs yang memiliki program kutu internet mencoba mengakali pemakai internet. Cara menjebak pemakai banyak dilakukan oleh situssitus porno gratis atau software gratis misalnya dengan memberikan warning anda harus berumur 17 tahun dan anda harus menyetujui dengan mengklik icon mereka. Terserah apa yang anda klik, sebenarnya tidak akan berbeda. Selanjutnya program di kirim ke komputer anda dan selesai tugas mereka menjebak anda. Jangan meng-klik sebuah link bila anda tidak yakin mendapatkan sebuah email yang tidak jelas. Bila anda mengatakan bahwa ini hanyalah sebuah link ke sebuah situs dan tidak berbahaya, kemungkinan pernyataan tersebut salah besar. Link yang ada bisa saja berhubungan dengan sebuah situs yang selalu telah siap menyerang k omputer anda. Beberapa kelemahan umumnya terjadi pada program browser Internet Explorer. Dan saat-saat demikian memang sengaja ditunggu oleh pemiliki program menjebak pengguna internet yang tidak mengupdate program Internet Explorer. Berhati-hati dengan program yang diberikan secara gratis / freeware. Percayalah dari semua pembuat program kemungkinan ada yang tidak jujur. Dan anda dapat saja dimanfaatkan dengan kata-kata gratis tetapi diam-d iam program mereka melakukan hal-hal yang tidak anda inginkan. Hasilnya, biaya koneksi internet menjadi lebih mahal dibandingkan dengan membeli software sebenarnya. Tolak semua permintaan menginstall program. Apapun yang terlihat legal sebenarnya pengguna internet dipaksa untuk menerima program dari sebuah situs agar dapat disusupi Adware ataupun Spyware.

Matikan program dengan mematikan tanda X pada windows sebelah kanan atas. Dan jangan pernah mempercayai pilihan Yes, No dan lainnya yang disediakan. Karena kemungkinan pilihan tersebut semuanya berfungsi sama.

Matikan fungsi download ActiveX dari browse dan hanya menjalankan bila diperlukan. Khususnya Internet Explorer dari Microsoft selalu menjadi target dari pembuat kutu dan memanfaatkan kelemahan program. Dan biasakan mengaktifkan auto update agar keamanan sistem operasi terus update. Untuk keamanan lebih baik, gunakan program browser lain yang bukan menjadi target para kutu internet. Misalnya AdvantBrowser, NetCaptor dan lainnya yang memiliki tambahan sistem pengaman untuk melakukan blo cking pop windows. Pemakaian program tambahan dengan fasilitas Anti Pop membantu netter terhindari dari jebakan pop yang sering muncul dan menawarkan sesuatu. Tetapi tidak menjamin bahwa apa yang anda lakukan telah aman. Matikan program Java dan Flash bila anda tidak mengunakan atau uninstall program dari harddisk. Beberapa kelemahan pada browser biasanya juga memanfaatkan lubang browser dengan Java.

Coba periksa dengan fungsi command dari Windows dengan NetStat. Dengan program ini, maka anda dapat mengetahui kemana komputer anda sedang terhubung. Bila pertama komputer dijalankan dan lampu network pada sebelah kiri bawah Windows anda terus berkedip. Curigai bahwa komputer anda kemungkinan telah dimasuki program Malware. Caranya dengan membiarkan komputer terhubung ke internet, dan diamkan beberapa saat. Jalankan kembali program NetStat dan lihat kemana saja komputer mencoba melakukan koneksi ke jalur internet. Dalam kondisi diam atau anda tidak membuka aplikasi apapun, daftar IP pada Netstat akan kosong. Bila muncul daftar IP tertentu, waspadai komputer anda sudah terjangkit Malware. Untuk memudahkan melihat koneksi komputer, dapat digunakan software TCPview dari www.sysinternals.com Matikan program pada start-up Windows. Untuk mudahnya, anda dapat menggunakan software Tune-up (sebagai contoh), dan melihat file apa saja yang di loading ketika awal komputer bekerja. Perhatikan apakah pada daftar program terdapat program yang tidak dikenal. Tapi hal yang perlu diingat, program malware belum tentu dapat terlihat pada Star-Up dan tersembunyi didalam sistem Registry Windows. Membuang pada Start -Up Windows hanya efektif untuk mematikan Malware sederhana. Sedangkan yang lebih komplek lagi tidak dapat dimatikan dengan cara demikian. Gunakan program Anti Spyware untuk menghadapi serangan Malware atau Spyware. Program Anti Spyware dapat mencegah masuknya program yang akan menganggu dan menyerang komputer. Jangan selalu mempercayakan 100% pada sebuah program. Cara terbaik terhindar dari program Malware adalah tidak menghubungkan komputer pada jaringan internet. (Aryo/Pusdatin2007)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful