You are on page 1of 2

RAHMAD AGUNG WAHYUDI / 113244206

Endospora adalah bentuk kehidupan alternatif yang dihasilkan oleh Bacillus,
Clostridium, dan beberapa genera bakteri termasuk Desulfotomaculum, Sporosarcina,
Sporolactobacillus, Oscillospira, dan Thermoactinomyces.Bacillus adalah aerob obligat yang
tinggal di tanah sementara Clostridium spesies yang wajib Anaerob sering ditemukan sebagai
flora normal dari saluran usus pada hewan.Endospora dibentuk oleh bakteri, pada kondisi
lingkungan yang tidak menguntungkan, missal kekurangan nutrisi dan air, suhu yang sangat
panas atau sangat dinging serta racun. Endospora berupa tubuh berdinding tebal dan sangat
resisten (tahan).
Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding
endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap
kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan
menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru. Endospora lebih tahan
terhadap keadaan lingkungan yang kurang menguntungkan daripada sel vegetatif bakteri.
Proses pembentukan spora dinamakan proses sporulasi. setelah kondisi lingkungan membaik,
endospora akan pecah menjadi sel vegetatif kembali, dinamakan proses germinasi.
Endospora dapat dibagi menjadi beberapa bagian penting (Gambar 2). Bagian tengah
endospores berisi inti dan terdiri dari sitoplasma, DNA, ribosom, enzim dan segala sesuatu
yang diperlukan saat bakteri kembali menjadi sel vegetative. Bagian intinya penting untuk
tahan panas, dormansi jangka panjang dan untuk perlawanan zat-zat kimia yang beracun.
Dipicolinate kalsium merupakan komponen utama dari inti dan berperan dalam perlawanan
terhadap panas dan sinar UV. Korteks mengelilingi inti dan terdiri dari dua lapisan, tipis
lapisan lebih padat yang mirip dengan struktur dinding sel vegetatif dan yang lebih tebal
,lapisan kurang padat diubah peptidoglikan. Dua modifikasi utama yang muncul. Pertama,
ada kurang silang dengan hanya 3% dari asam muramic yang muncul di peptidoglikan dari
korteks, dibandingkan dengan 40% muramic asam di dinding sel vegetatif. Kedua, banyak
dari asam muramic dimodifikasi untuk struktur muramic-β-lactam. Kedua modifikasi dari
korteks tampak penting dalam perkecambahan. Muramic-β-lactam berfungsi sebagai target
spesifik enzim litik yang diaktifkan selama perkecambahan dan semakin rendah silang
memungkinkan perkembangan lebih mudah. Luar korteks adalah spora mantel protein yang
mengandung beberapa lapisan yang kedap bagi kebanyakan bahan kimia. Mantel terdiri dari
lebih dari dua lusin jenis protein dan ada beberapa bukti bahwa protein tersebut dihubungkan
oleh lintas-jaringan . Ikatan Kovalen ini hubungan antara protein mantel mungkin
berkontribusi pada spora perlawanan.
Proses pembentukan endospora disebut sporulasi. Sporulasi biasanya dimulai ketika
sel memasuki fase stasioner. Sel berubah baik secara morfologi maupun fisiologi khususnya
mempersiapkan diri untuk pembentukan endospora. Beberapa jenis bakteri mampu
melakukan autolisis sel vegetatif, sedangkan beberapa jenis bakteri tidak mampu
melakukannya, sehingga endospora tetap berada di dalam sel vegetatif. Pembentukan spora
bakteri secara alami belum diketahui dengan jelas. Akan tetapi, kita dapat memicu bakteri
membentuk spora. Pemanasan pada suhu 60-
memicu pembentukan spora. Faktor lain yang mampu memicu pembentukan spora bakteri
adalah perlakuan pH rendah, suhu rendah, pemberian agen pereduksi, dana agen-agen kimia
lainnya.
Endospora bisa bertahan serangan lingkungan yang biasanya secara normal akan membunuh
bakteri. Termasuk diantaranya suhu tinggi, iradiasi UV tinggi, pengeringan,kerusakan kimia
dan kehancuran enzimatis. Sifat ketahanan yang luar biasa endosporamembuat mereka sangat
penting karena mereka tidak mudah dibunuh oleh antimikrobayang banyak. Berbagai jenis
mikroba membentuk spora atau kista, akan tetapi endosporesdari bakteri Gram-positif yang
betul-betul paling resisten terhadap kondisi keras.
Endospora adalah sebuah struktur dorman, tangguh, dan untuk sementara non-
reproduksi yang diproduksi oleh bakteri tertentu dari filum Firmicute. Nama
"endospora"sugestifnya dari spora atau bentuk seperti benih (endo berarti dalam), itu bukan
spora yangsebenarnya (bukan satu keturunan). Endospora ini menjadi penting ketika
bakterimengalami suatu lingkungan yang merusak dengan keadaan vegetatif bakteri
biasa,khususnya termasuk ketika bakteri semakin kering (kering