You are on page 1of 6

NASKAH ROLE PLAY

PASIEN PADA GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI
A. Naskah Role Play
Kelompok kami akan Role Play tentang bagaimana seorang perawat berkomunikasi dalam asuhan
keperawatan kebutuhan nutrisi dengan memasangkan selang NGT kepada pasien yang mengalami
gangguan kebutuhan nutrisi setelah pasca operasi. Dimana role play ini akan diperankan oleh :
Perawat 1 : Esti Syaadilla K
Perawat 2 : Venty Fauzyah
Pasien : Ihsyan Saepul Alam
Dokter : Neng Siti Nurhikmah
Ayah Pasien : Ruslan Gani
Moderator : Ayu Mardiyanti
Pada pagi hari di ruang anyelir sebuah Rumah Sakit Negeri di daerah Sukabumi dirawat seorang pasien
bernama Tn. I berusia 22 tahun, pasien tersebut mengalami kesulitan makan pasca operasi tonsil kronis
dengan kondisi lemah dan berat badan menurun. Pada saat itu suster Esti datang untuk memeriksa tanda
tanda vital Tn. I
Perawat 1 : Assalamualaikum Selamat pagi mas….
Pasien : Selamat pagi sus
Perawat 1 : Apa benar ini dengan Tn. Ihsyan?
Pasien : Iya benar sus
Perawat : Bagaimana keadaan mas pagi ini? Perkenalan saya suster esti, saya perawat yang
bertugas merawat mas dari jam 7 sampai jam 2 siang nanti. Jadi jika mas membutuhkan
saya mas bisa panggil saya di ruang perawat atau mas bisa menyuruh bapak untuk
memanggil saya. Baiklah mas, kali ini saya akan melakukan tindakan pemeriksaan tanda-
tanda vital mas, yang bertujuan untuk melengkapi dokumentasi dan mengetahui rencana
tidakan apa yang tepat untuk mas. Apa mas bersedia?
Pasien : Iya sus boleh silahkan
Perawat 1 : Baik kalau mas bersedia saya akan mempersiapkan peralatannya, nanti sekitar 10 menit
lagi saya akan kembali. (pasien mengangguk, perawat Esti pun bergegas keluar untuk
mengambil peralatan yang dia butuhkan untuk pemeriksaan).
Suster Esti kembali ke ruang perawat untuk mengambil alat-alat, setelah beberapa menit. suster Esti
kembali ke ruang pasien untuk melaksanakan tindakan yang telah direncanakan sebelumnya.
Perawat 1 : Assalamualaikum mas
Pasien : Waalaikumsalam
Perawat 1 : Saya kembali membawa alat-alat untuk pemeriksaan tanda-tanda vital, bagaimana
apakah mas sudah siap?
Pasien : Iya suster silahkan saya sudah siap (pasien menjawab dengan nada lemas)
Tindakanpun dimulai, akan tetapi dari awal perawat Esti melihat keadaan pasien itu sangat tidak baik,
pasien terlihat lemas, lesu, dan makanan untuk makan pagi Tn Ihsyan masih terlihat utuh. Ketika suster
Esti sedang melakukan pemeriksaan kepada Tn. I suster Esti melakukan komunikasi kepada pasien.
Perawat 1 : Baik mas sekarang saya mulai yah, pertama saya akan mengukur suhu badan mas,
setelah itu tekanan darah dan nadi mas
Pasien : Iya sus silahkan (pasien mengangguk)
Perawat 1 : Mas terlihat sangat lemas sekali, bagaimana dengan makan mas ? Apakah lancar?
Kelihatannya makanan mas masih terlihat utuh.
Pasien : Saya mengalami sulit makan sus, karena tenggorokan saya masih terasa sakit pasca
operasi kemaren (pasien menjawab dengan suara pelan)
Perawat 1 : Oh pantas saja mas terlihat sangat pucat
Pasien : Iya sus tenggorokan saya sakit jika menelan dan badan saya merasa lemas, sampai-
sampai saya tidak kuat untuk bangun.
Perawat 1 : Baik mas sepertinya mas mengalami gangguan dalam makan, nanti saya akan
berkonsultasi dengan perawat lain dan dokter untuk merencanakan tindakan apa yang
akan dilakukan
Pasien : Iya sus (Pengk : Kerja)
Tindakan pemeriksaan TTV pun sudah selesai dan suster Esti pun melakukan komunikasi pengkajian
Fase terminasi
Perawat 1 : Baiklah mas saya sudah melakukan pemeriksaaan pada mas hasil yang saya dapatkan
adalah TD : 100/60 mmhg, N : 140 X/menit, P: 24 X/menit, dan T : 37◦c. kalau begitu
saya permisi untuk kembali lagi keruang perawat unuk membereskan alat-alatnya, jika
mas membutuhkan saya mas bisa panggil saya diruang perawat. Terimakasih mas
assalamualaikum
Pasien : iya sama-sama sus waalaikumsalam
Perawat pun kembali ke ruang perawat dengan membawa peralatannya. Berdasarkan hasil tanda-
tanda vital yang sudah diperiksa dapat disimpulkan bahwa Tn. Ihsyan mengalami gangguan kebutuhan
nutrisi, dari data yang telah diperoleh
DS pasien :
1. Pasien mengeluh lemas
2. Pasien mengeluh lesu
3. Pasen mengeluh susah makan karena sulit meneln
4. Pasien mengeluh tidak mampu bangun dari tempat tidurnya
DO pasien :
1. Pasien mengalami lemah dan lesu
2. Tonus kurang
3. Berat badan menurun.
4. Tekanan darah menurun
Waktupun menunjukan pukul 14.00 WIB, perwat Esti pun akan segera digantikan oleh perawat
Venty yang bertugas dinas siang.
Perawat Esti dan perawat Venty mengunjungi pasien untuk memberitahui bahwa sudah ganti
perawat. Setelah itu perawat Venty masuk ke ruang anyelir no 2 untuk mengecek kondisi pasien dan
mengetahui tindakan yang akan dilakukan setelah melihat data-data yang diperoleh dari pemeriksaan oleh
perawat yang bertugas sebelumnya.
Setelah melihat tanda-tanda tersebut dan setelah konsultasi dengan dokter, Tn.I mendapat
diagnosis “Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi” kemudian perawat dan dokter menentukan tindakan
yang akan dilakukan.
Perawat 2 : Assalamualaikum mas selamat siang
Pasien : Waalaikumsalam selamat siang sus
Perawat 2 : Apakah benar ini dengan mas ihsyan?
Pasien : Iya benar sus
Perawat 2 : Perkenalkan mas saya perawat Venty yang bertugas merawat mas dari pukul 14.00
sampai pukul 21.00 wib nanti. Jadi jika mas membutuhkan saya mas bisa panggil saya di
ruang perawat atau bisa tekan bel yang ada di sebalah kiri mas ya.
Pasien : Oh iya baik sus terimakasih
Perawat 2 : Apa mas tadi pagi sudah diperiksa oleh suster esti?
Pasien : Iya sus sudah
Perawat 2 : Baik mas, setelah saya mempelajari data-data dan laporan dari perawat yang bertugas
sebelum saya, katanya mas mengeluh susah makan?
Pasien : Iya sus, karena tenggorokan saya masih terasa sakit karena operasi kemarin
Perawat 2 : Oh iya mas, baiklah sebelumnya perkenalkan ini dr. Eneng dr ini akan melakukan
penjelasan agar mas bisa lebih paham dengan tindakan apa yang akan kami lakukan
Dokter : Selamat siang mas, baiklah mas, sesuai dengan masalah penyakit yang diderita mas dan
diagnosis yang saya terima, kami akan memberikan tindakan pemasangan NGT yang
akan dilakukan oleh suster venty, pemasangan NGT ini bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan nutrisi mas agar mas tidak merasa lemas lagi, dan pemenuhan nutrisi mas juga
terpenuhi. Bagaiman mas, apakah mas menyetujui dengan rencana tindakan yang akan
kami lakukan ?
Ayah Pasien : Tetapi sebelumnya pemasangan NGT itu apa dok ?
Dokter : Pak pemasangan NGT itu yaitu memasang selang yang akan dimasukan kedalam
lambung Tn.I melewati hidung untuk memasukan makanan karena Tn.I ini sulit untuk
menelan makanan setelah pasca operasi kemarin.
Perawat 2 : Jadi begitu mas, bagaimana apa mas bersedia dilakukan pemasangan NGT ?
Pasien : Baiklah jika tindakan tersebut menurut dokter dan perawat/ suter yang terbaik bagi diri
saya, saya akan menyetujuinya.
Kemudian pasien menandatangani surat persetujuan tindakan
Perawat 2 : Kalau begitu saya akan keruang perawat dulu untuk membawa peralatannya. Nanti
sekitar 10-15 menit saya akan kembali lagi ya pak. Saya permisi mas Assalamualaikum
Pasien : Iya Waalaikumsalam sus
Sesuai dengan kontrak yang telah dilakukan sebelumnya, perawat Venty melakukan
implementasi atas rencana tindakan yang akan diberikan kepada Tn.I pada pukul 15.00 WIB, Setelah
beberapa menit perawat Venty kembali ke ruang pasien dengan membawa peralatannya.
Perawat 2 : Asalamualaikum mas, selamat sore sesuai dengan kesepakan kita tadi maka saya akan
melekukan tindakan pemasangan NGT, apakah bapak sudah siap ? apakah bapak ada
keperluan lainya ?
Pasien : Tidak sus langsung saja saya sudah siap sus.
Kemudian perawat melakukan tindakan pemasangan NGT tersebut
Perawat 2 : Baiklah mas saya akan melakukan pemasangan NGTnya, maaf ya mas agak sedikit
kurang nyaman sebelumnya mas cukup rileks saja ya (saat akan melakukan tindakan)
Pasien : Suster, apakah saya bisa normal kembali seperti biasa ? say takut sebab saya merasa
lemas dan tenggorokan saya masih terasa sakit pasca operasi.
Perawat 2 : Saya mengerti apa yang mas rasakan, betapa khawatirnya mas ini. mas tidak usah
khawatir. kami tim kesehatan akan berusaha semaksimal mungkin untuk proses
penyembuhan mas, mas banyak-banyak berdo’a kita serahkan semuanya kepada allah
swt ya mas
Pasien : Ya sus, kalau begitu saya optimis untuk sembuh
Perawat 2 : Bagus pak dengan bersikap optimis bapak akan cepat lekas sembuh
Kemudian tak lama setelah perawat memasang selang NGT
Perawat 2 : Nah sekarang pemasangan NGTnya sudah selesai bagaimana perasaan mas setelah saya
pasang NGT ?
Pasien : Kurang nyaman sus, rasanya seperti mual dan menganjal didaerah tenggorokan
Perawat 2 : Iya itu pasti mas, tapi lama kelamaan akan terbiasa dan inipun untuk kesembuhan mas
dan juga untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mas agar mas bisa cepat lekas sembuh.
Pemasangan selang NGT pun sudah selesai, perawatpun bergegas membereskan alat-alat dan melakukan
terminasi
Perawat 2 : Baiklah mas kalau begitu saya akan kembali ke ruang perawat, nanti sekitar 20-30
menit, saya akan kembali lagi untuk memberikan obat melalui selang NGTnya ya mas,
jika mas membutuhkan bantuan saya, mas bisa tekan bel sebelah kiri mas atau bisa
panggil saya oleh ayah ya mas.
Ayah Pasien : Iya sus
Perawat 2 : Saya permisi dulu ya mas/pak Asalamualaikum
Pasien+Kel : Iya silahkan sus waalaikumsalam