You are on page 1of 3

1.

Eksposisi Laporan

A). Pemadaman listrik secara bergilir yang terjadi di kota Pekanbaru menjadi
perhatian khusus bagi pihak PLN. Kondisi ini pun menjadi prioritas untuk segera
diselesaikan, meski disebutkan pemadaman bergilir ini tidak di kehendaki.
Namun di himbau kepada pelanggan untuk hemat listrik, dan hal ini disebut
dapat meminimalisir pemadaman.

B). Setelah kelulusan ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat di umumkan.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akan mengumumkan hasil UN tingkat
SMP sederajat pada tanggal 14 Juni mendatang. Disdik Pekanbaru tidak bisa
memprediksi presentase kelulusan namun tetap berharap presentase kelulusan
lebih baik di banding tahun sebelumnya.

2. Eksposisi Proses

A). Bagaimana cara menggoreng fillet ikan dengan kulit renyah seperti sajian
resto ? Apa saja yang harus di perhatikan ? Pertama, siapkan fillet ikan yang
berdaging tebal seperti salmon dan kakap. Usahakan fillet masih lekat dengan
kulitnya dengan potongan yang sama tebal dagingnya. Siapkan wajan atau
stainless stell. Panaskan diatas api sedang, beri sedikit minyak goring. Taburi
fillet ikan dengan sedikit garam garam laut yang kasar. Masak hingga kulit mulai
mengering. Biarkan bebrapa saat hingga sedikit berasap. Balik ikan dan masak
hingga seluruhnya matang. Angkat fillet ikan dan sajikan hangat dengan taburan
merica, air jeruk, dan sauce.

B). Cara membuat :
 Panaskan minyak, tumis bumbu hingga harum.
 Tambahkan daun salam, lengkuas dan cabai, aduk hingga layu.
 Masukkan udang, aduk udang hingga berubah warna.
 Tambahkan sauce tomat, garam, gula dan air.
 Lalu hidangkan.

3. Eksposisi Perbandingan

A). Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan
oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling
berlawanan. Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan
("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang
sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama. Namun
olahraga ini mirip dengan tenis meja bedanya dari segi tempat permainan dan cara
memainkannya . Pada dasarnya ada dua teknik memukul dalam tenis meja yaitu
forehand dan backhand. Pukulan forehand memiliki keunggulan pada kerasnya laju bola
sedangkan pukulan backhand akan mempermudah untuk manghadapai pukulan
backspin dan topspin. Kedua teknik memukul ini mendasari berbagai jenis pukulan.
B).
4. Eksposisi Definisi
A). Ikan hanya dapat hidup di air dan mempunyai alat pernapasan yang khusus.
Ikan bernafas dengan insang yang terdapat pada sisi kanan dan kiri kepala.
Ikan bertulang sejati misalnya ikan mas, mempunyai tutup insang atau disebut
operculum. Insang mempunyai lembaran yang halus yang banyak mengandung kapiler
darah sehingga berwarna merah.Pada beberapa jenis ikan, rongga insangnya meluas
membentuk lipatan tidak teratur yang disebut labirin. Rongga labirin berguna untuk
menyimpan udara sehingga ikan tersebut dapat hidup di lingkungan yang kurang
oksigen.
B). Katak mempunyai daur hidup di dua alam yang berbeda, yaitu di darat dan di air.
Oleh karena itu katak disebut hewan amfibi. Waktu katak masih berbentuk larva, berudu
hidup di air dan bernapas dengan insang. Berudu memiliki 3 pasang insang luar yang terdapat
di belakang kepala. Insang luar terdiri atas lembaran halus yang banyak mengandung kapiler
darah. Apabila insang ini bergetar, maka air di sekelilingnya selalu berganti dan oksigen yang
larut dari air di sekeliling insang ini berdifusi masuk ke dalam pembuluh kapiler darah.
Seiring dengan pertumbuhan berudu, timbul celah insang dan terbentuk insang dalam. Insang
dalam mempunyai tutup insang seperti pada ikan. Kemudian berudu perlahan-lahan menjadi
katak dewasa. Katak dewasa bernapas menggunakan paru-paru dan kulit. Jika dari kulit
Oksigen dari udara berdifusi melalui kulit yang basah kemudian masuk ke pembuluh kapiler
darah. Oleh karena itu katak sering berada di tempat berair supaya kulitnya tetap lembab.
Selain itu selaput kulit pada rongga mulutnya juga di gunakan untuk memasukkan oksigen ke
dalam darah secara difusi.
5. Eksposisi Klasifikasi
A). Investigator yang menyelidiki insiden hilangnya pesawat Malaysia Airlines
MH370 memastikan pesawat itu dibajak. Pihak berwenang Malaysia, seperti dilansir
kantor berita Associated Press, mengatakan pesawat itu dibajak oleh orang yang
memiliki pengalaman terbang. "Sudah dipastikan (bahwa pesawat dibajak)," begitu
bunyi laporan yang dikutip berbagai media asing seperti Malaysiakini dan New York
Daily News itu, Sabtu, 15 Maret 2014. Dalam laporan itu disebutkan bahwa para
investigator menduga salah satu pilot pesawat atau orang lain yang memiliki
pengalaman terbang ikut terlibat dalam pembajakan. Namun lokasi hilangnya pesawat
yang belum jelas membuat para investigator belum mengetahui motif
pembajakan.(baca: Pencarian MH370 di Laut Cina Selatan Dihentikan)
Dugaan pesawat hilang karena dibajak itu menguat setelah ditemukannya sejumlah
bukti. Antara lain, kedua sistem komunikasi pesawat dimatikan secara terpisah dalam
kurun 14 menit. Hal ini mengindikasikan ada campur tangan yang tidak diinginkan.
Sebelumnya, pejabat Amerika yang mengetahui penyelidikan itu menyebutkan kepada
ABC News bahwa sistem pelaporan data pesawat MH370 mati pada pukul 01.07 waktu
setempat. Hal ini terjadi sekitar 27 menit setelah pesawat lepas landas dari Kuala
Lumpur International Airport (KLIA), Sabtu, 8 Maret 2014. Sedangkan transponder
pesawat mati pada pukul 01.21, beberapa saat setelah komunikasi terakhir dengan
petugas pemandu lalu lintas udara (ATC) Malaysia. Pesawat ini mengangkut 227
penumpang dan 12 awak penerbangan.

B).