You are on page 1of 14

Gangguan Elektrolit

Dr. Suhaemi SpPD


Pendahuluan
Elektrolit sangat penting untuk proses
kehidupan dalam tubuh manusia.
Gangguan sistem elektrolit menyebabkan
tidak berfungsinya sistem metabolisme.
Ion di luar sel : Na, Cl,HCO3,ion protein.

Ion di dalam sel : K, Mg
Gangguan keseimbangan kalium
Insulin merangsang masuknya ion K ke
dalam sel.
Penderita DM dimana kekurangan insulin
sehingga lebih mudah terjadihiperkalemia.
Perubahan rasio ion K di dalam dan di luar
sel mengakibatkan perubahan potensial
listrik membran.
Normal 3,5-5,5 meq/L
HIPOKALEMIA
Alkalosis respiratorik
Hipokalemik periodik paralisis.
Atlit pelari jarak jauh.
Kehilangan melalui ginjal
Asupan kurang
Diare yang hebat
Muntah muntah yg hebat
Gejala yang timbul pd hipokalemia
Aritmia
Ileus paralitik
Kelemahan otot.
Pengobatan
Per Oral
Par enteral

Pemberian secara par enteral 10 meq/jam.
Pemberian dpt dilakukan dalam larutan
NaCL atau Dektrosa.
Sediaan KCL 25 meq dalam 25 cc
HIPERKALEMIA
Etiologi :
Asupan yg berlebihan : pisang, jeruk
Hemolisis sel darah merah, rabdomiolisis
Asidosis
Gagal ginjal
Spirinolakton
Gejala
Otot : paralisis
Jantung : Aritmia, henti jantung
EKG : Gelombang T yg tinggi diikuti
pelebaran gel. QRS.
Pengobatan
Glukosa 10% 500 cc setengah jam:
mendorong kalium masuk ke dalam sel.
Bic nat 50 meq
Kayexalate per oral/ rektal : Sodium
Polystyerene Sulfonat,
Hemodialisis
Kalsium glukonat 10% iv
HIPONATREMIA
Etiologi:
Diuretik furosemid, tiasid
Gagal ginjal
Diare
Muntah
SIADH ( meningitis, carcinoma, tb paru )
Gejala hiponatremia
Na < 125 meq/L ( nausea, malaise )
Na < 110-120 ( letargi, sakit kepala )
Na < 110 ( kejang dan koma )
Pengobatan
Larutan NaCL 3 % ( 513 meq/L )

Kebutuhan : 0,6x BB x ( 140- kadar Na
Plasma )
HIPERNATREMIA
Etiologi

Kehilangan cairan : demam, luka bakar
Pemasukan Ion Na berlebiha:
NaCl 3%, Na Bicarbonat
Gejala Hipernatremia
Gejala neurologis : Letargi, kelemahan
otot, twiching( kedutan ), kejang-kejang,
koma.

Pengobatan : Glukosa isotonik