1

WORKSHOP PENULISAN PROPOSAL
PENELITIAN BIDANG BISNIS
TEKNIK PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN
BIDANG BISNIS
WORKSHOP YANG DISELENGARAKAN OLEH
POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
BANJARMASIN 16 JANUARI 2007
Disampaikan Oleh :

MAYA SARI DEWI, S.Sos., M.M
2
Penulisan Karya Ilmiah
Penulisan Karya Ilmiah merupakan salah satu
ciri pokok kegiatan Perguruan Tinggi.
Melalui penulisan karya ilmiah, anggota
masyarakat akademik pada suatu perguruan
tinggi dapat mengkomunikasikan informasi
baru, gagasan, kajian, dan hasil penelitian
3
Pembaca Sasaran (Target Audience)
1. Masyarakat Akademik : Bagi Mahasiswa yang
sedang mempersiapkan
diri untuk penyelesaian
Studi Magister (S2) atau
Doktor (S3), maka mereka
dipersiapkan untuk
menulis tesis atau disertasi
berdasarkan kajian
penelitian, dan anggota
komisi pembimbing tesis
atau promotor disertasi
Doktor menjadi target
audience.
4
2. Sponsor Penelitian : Bagi anggota-anggota penelitian
lembaga atau lembaga penelitian di
universitas atau perguruan tinggi
lainnya, maka sponsor yang
mendanai penelitian menjadi target
audience.

3. Masyarakat Umum : Para peneliti dan/atau sponsor
penelitian dapat pula tertarik untuk
mempersiapkan tulisan karya ilmiah
dalam bentuk artikel, makalah, dan
laporan penelitian.
5
Jenis-jenis Laporan Karya Tulis Ilmiah
di Perguruan Tinggi
1. Disertasi : Karya tulis ilmiah dalam suatu bidang
studi yang ditulis oleh mahasiswa
Program Doktor (S3)
2. Tesis : Karya tulis ilmiah dalam suatu bidang
studi yang ditulis oleh mahasiswa
Program Magister (S2)
3. Skripsi : Karya tulis ilmiah dalam suatu bidang
studi yang ditulis oleh mahasiswa
Program Sarjana (S1)
6
4. Artikel Ilmiah : Suatu tulisan yang dibuat oleh
mahasiswa pada akhir program
studinya yang didasarkan pada
skripsi, tesis, disertasi yang telah
ditulisnya.
5. Makalah : Karya ilmiah yang merupakan hasil
pelaksanaan tugas terstruktur yang
diberikan oleh dosen
6. Laporan Penelitian : Karya ilmiah yang berisi paparan
tentang proses dan hasil yang
diperoleh dari suatu kegiatan
penelitian
7
Proses Penelitian Murni dan Terapan
(1
Observasi
(3
Definisi
Masalah
(2
Pengumpulan Data
preliminer
(4
Kerangka
dasar teori
Identifikasi
variabel
penelitian
(5
Penggalian
hipotesis
(7
Pengumpulan
data, analisis dan
interpretasi
(8
Deduksi temuan
penelitian
(6)
Desain
Penelitian
Ditolak Diterima
(9
Penulisan
laporan

Persentasi
laporan

Kesimpulan,
saran, implikasi
hasil
UMA Sekaran (2003)
8
Elemen-elemen Pokok Proses
Penelitian Ilmiah
1. Observasi
2. Pengumpulan data pre-eliminer
3. Definisi masalah
4. Kerangka dasar teori
5. Menggali hipotesis
6. Desain penelitian
7. Pengumpulan, analisis dan interpretasi
8. Deduksi hasil penelitian
9. Penulisan laporan
10. Presentasi laporan
11. Implikasi hasil penelitian
9
Isi dan Bentuk Laporan
 Bentuk isi dan gaya penulisan laporan penelitian
sebaiknya dipilih sedemikian rupa sehingga cocok
dengan tingkat pengetahuan, pengalaman, dan
minat dari pembaca sasaran.

 Bentuk, isi dan gaya penulisan laporan sebaiknya
dipilih sedemikian rupa untuk mengantisipasi
kemungkinan pemanfaatan temuan-temuan
penelitian oleh pihak pembaca sasaran
10
PEGANGAN POKOK MENJELANG PERSIAPAN
PENULISAN LAPORAN PENELITIAN KOMPREHENSIF
1. Laporan harus menjelaskan keseluruhan proses dan pengalaman
penelitian
2. Sedapat mungkin, laporan memiliki kemampuan berkomunikasi secara
efektif dengan pembaca sasaran
3. Yakinkan bahwa laporan mengkomunisasikan apa saja yang terjadi
selama proses penelitian
4. Pengalaman dan temuan penelitian sebaiknya terpelihara utuh dan
terjaga meskipun awalnya menunjukkan hasil kurang relevan
5. Laporan sebaiknya menjelaskan baik keberhasilan, keterbatasan,
maupun kegagalan
6. Merupakan tindakan efisien jika sebelumnya dibuat garis besar naskah
laporan dan dilanjutkan dengan naskah laporan lebih rinci
7. Laporan sebaiknya disusun dalam bab, bagian, dan sub bagian dengan
judul – judul yang sesuai dan relevan

11
Sistematika Usul Penelitian Dosen
Muda dan Kajian Wanita
 Halaman Pengesahan
A. Laporan Hasil Penelitian
Ringkasan dan Summary
Prakata
Daftar Isi
Daftar Tabel
Daftar Gambar
Daftar Lampiran


12
Sistematika Usul Penelitian Dosen
Muda dan Kajian Wanita
Bab I Pendahuluan
Bab II Tinjauan Pustaka
Bab III Tujuan dan Manfaat Penelitian
Bab IV Metode Penelitian
BAb V Hasil dan Pembahasan
Bab VI Kesimpulan dan Saran
Daftar Pustaka
Lampiran
(Termasuk instrumen penelitian, personalia tenaga peneliti beserta
kualifikasinya, dll)
B. Draft Artikel Ilmiah
C. Sinopsis Penelitian Lanjutan



13
Bab 1
Pendahuluan
 Latar Belakang Masalah

 Mengapa penelitian ini perlu dilaksanakan
 Uraian kedudukan masalah yang akan diteliti dalam
lingkup permasalahan
 Identifikasi kesenjangan yang terjadi antara kondisi nyata
dan kondisi ideal
 Paparan ringkas tentang teori, hasil penelitian,
kesimpulan seminar, diskusi ilmiah, maupun pengalaman
– pengalaman pribadi yang terkait erat dengan pokok
masalah yang diteliti
14
Bab 2
Perumusan Masalah
 Rumusan masalah singkat, padat, jelas dan
dituangkan tidak harus dalam bentuk kalimat
tanya
 Rumusan masalah harus mampu
menunjukkan variabel – variabel yang diteliti
jenis atau sifat hubungan antar variabel dan
subject penelitian
 Dapat diuji secara empiris.
15
Bab 3
Tinjauan Pustaka
 Kajian terhadap teori – teori dan hasil penelitian yang relevan
dengan masalah yang diteliti
 Deskripsi teoritis tentang objek yang diteliti
 Pengintegrasian teori yang dipilih sebagai landasan penelitian
dengan hasil kajian mengenai temuan penelitian yang relevan
 Bahan kajian pustaka diangkat dari berbagai sumber termasuk
jurnal penelitian, disertasi, tesis, skripsi, laporan penelitian, buku
teks, makalah, laporan seminar, diskusi ilmiah, terbitan – terbitan
resmi pemerintah dan lembaga- lembaga lain
 Kriteria pemilihan bahan pustaka didasarkan pada :
1. Prinsip kemutahiran
2. Prinsip relevansi
16
KERANGKA PIKIR
 Menjelaskan tentang integrasi atau sintesa berbagai
teori yang menjadi dasar penjelasan struktur
hubungan antar variabel penelitian
 Penentuan struktur hubungan antara variabel
independent, variabel dependent, variabel
intervening, dan variabel mediating.
 Memuat kerangka pikir penelitian (uraian verbal,
bagan, diagram, atau formula matematika).
17
Bab 4
Tujuan dan Manfaat Penelitian
 Tujuan penelitian, yakni menyusun rumusan tentang apa yang
ingin dicapai dari penelitian sejalan dengan rumusan
masalah yang telah ditetapkan.
 Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan penelitian.
Penelitian dapat bertujuan untuk menjajagi, mengraikan,
menerangkan, membuktikan, atau menerapkan suatu gejal,
konsep atau dugaan, atau membuat suatu prototipe.

 Manfaat penelitian, yakni menguraikan tentang kontribusi atau
manfaat apa saja yang bisa diperoleh dari penelitian tersebut,
baik manfaat teoritis maupun manfaat praktis.
Manfaat Penelitian
Tujuan Penelitian
18
Bab 5
Metode Penelitian
A. Jenis dan Rancangan Penelitian

 Jenis penelitian terkait dengan sifat dan pendekatan
penelitian (survei, eksperimentasi, studi kasus)
 Rancangan penelitian merupakan strategi mengatur latar
penelitian agar peneliti memperoleh data yang valid
sesuai dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian
 Alternatif desain penelitian (eksploratoris, deskriptif,
eksplanatoris, survai, eksperimen, korelasional, historis
komparatif)
 Dijelaskan pula tentang variabel – variabel yang
dilibatkan dalam penelitian dan sifat hubungan antar
variabel tersebut
19
B. Populasi dan Sampel
 Identifikasi dan batasan – batasan tentang populasi atau subjek penelitian
 Prosedur dan teknik pengambilan sampel
 Besarnya sampel


 Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel yang diteliti ( likert scale,
semantic differential scale, interval scale )
 Cara pemberian skor atau kode terhadap masing – masing butir pertanyaan



 Langkah – langkah yang ditempuh dan teknik yang dipakai untuk pengumpulan
data
 Kualifikasi dan jumlah petugas yang terlibat dalam proses pengumpulan data
 Jadwal waktu pelaksanaan pengumpulan data
C. Instrumen Penelitian
D. Pengumpulan Data
20
E. Variabel dan Definisi Operasional variabel
 Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian
 Definisi operasional variabel – variabel yaitu
penjelasan secara ilmiah bagaimana konsep –
konsep tersebut akan diukur di lapangan.


 Penjelasan jenis analisis statistik yang digunakan
( statistik deskriptif, statistik inferensial )
 Teknik analisis statistik parametrik
 Teknik analisis non parametrik
F. Analisis Data
21
Bab 6
Jadwal Pelaksanaan
 Buatlah jadwal kegiatan penelitian yang
meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan
dan penyusunan laporan penelitian dalam
bentuk bar-chart. Jadwal pelaksanaan
mengacu pada Metode Penelitian
22
Bab 7
Personalia Penelitian
 Personalia yang terlibat dalam penelitian adalah mereka yang
sesuai dengan bidangnya dan benar-benar dapat menyediakan
waktu (diperhitungkan dengan beban tugas lain) untuk kegiatan
penelitian ini, yang pada umumnya terdiri dari

1. Ketua Peneliti
a. Nama Lengkap :
b. Jenis Kelamin : L/P
c. NIP :
d. Disiplin ilmu :
e. Pangkat/Golongan :
f. Jabatan fungsional/struktural:
g. Fakultas/Jurusan :
h. Waktu penelitian : ....... jam/minggu
23
Bab 7
Personalia Penelitian

2. Anggota Peneliti :
(rincian seperti butir 1, maks. 2 orang)

3. Tenaga Laboran/Teknisi :
(nama dan keahlian, maks. 2 orang)

4. Pekerja Lapangan/Pencacah :

5. Tenaga Administrasi (1 orang) :
24
Bab 8
Perkiraan Biaya Penelitian

 Berikan rincian biaya penelitian yang mengacu pada
kegiatan penelitian seperti diuraikan dalam Metode
Penelitian, dengan rekapitulasi biaya penelitian:
– Honorarium ditiadakan (0%)
– Bahan dan Peralatan Penelitian
– Perjalanan
– Biaya Lain-lain, yang mencakup biaya untuk seminar,
laporan,
– penelusuran pustaka, dokumentasi, dan lainnya (sebutkan)

25
Lampiran-lampiran
 Daftar Pustaka, gunakan sistem nama dan
tahun, dengan urutan abjad nama
pengarang, tahun, judul tulisan/buku, dan
nama jurnal atau kota & penerbit.
 Riwayat Hidup Ketua dan Anggota Peneliti
(cantumkan pengalaman penelitian dan
publikasi yang relevan), bubuhkan tanggal
dan tanda tangan.

26
BAB V
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

 Penelitian yang menguji hipotesis dapat dibagi menjadi dua bagian
yakni uraian tentang karakteristik masing – masing variabel. Bagian
kedua memuat uraian tentang hasil pengujian hipotesis
 Deskripsi data (distribusi frekuensi, grafik, histogram, nilai merata,
simpang baku)
 Pengujian hipotesis
 Penyajian hasil penelitian memuat uraian tentang data dan temuan
penelitian yang diperoleh
 Pembahasan berupa penjelasan teoritik, baik secara kuantitatif,
kualitatif atau secara statistik
 Memuat juga berbagai gagasan peneliti, keterkaitan antara pola-pola,
kategori-kategori, dan dimensi-dimensi
 Posisi temuan dan perbandingannya dengan teori dan temuan-
temuan sebelumnya.
Laporan Penelitian
27
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
 Kesimpulan penelitian terikat secara subtantif terhadap
temuan-temuan penelitian
 Kesimpulan penelitian merangkum semua hasil penelitian yang
telah diuraikan pada bagian sebelumnya

B.Saran
 Saran dibuat berdasarkan hasil penelitian dan pengalaman
serta pertimbangan peneliti yang ditujukan kepada para peneliti
yang akan melanjutkan atau memperkembangkan penelitian
yang sudah diselesaikan.
28
C. BAGIAN AKHIR
A. Rujukan dari buku
Chenery , H, and Srinivisan, T. N ( ES ).1989. Handbook of Development
Economic. Jilid II. North Holland : Amsterdam
B. Rujukan dari jurnal dan majalah
Hasan, A. K, Drew, J. V. Knudson, D. and Olsen, R, A. 1970. Influence of Soil
Solinity on Production of Day Matter and Uptake and Distribution of
Nutrients in Barley and Corn, I, Agron. J. 62
C. Rujukan dari artikel dalam majalah dan koran
Gardner, H. 1981. Do Babies Singa Universal Song. Psychology Today,
70-76.
D. Rujukan dari koran tanpa penulis
Jawa Pos. 22 April. 1995. Wanita Kelas Bawah Lebih Mandiri, 3
29
E. Rujukan dari dokumen resmi pemerintah yang diterbitkan oleh suatu
penerbit tanpa penulis dan tanpa lembaga
Undang – Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem
Pendidikan Nasional. 1990. Jakarta : PT Armas Duta Jaya

F. Rujukan dari lembaga yang ditulis atas nama lembaga tersebut
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1978. Pedoman Penulisan
Laporan Penelitian. Jakarta : DEPDIKNAS

G. Rujukan berupa karya terjemahan
Ary. D., Jacobs, L. C. & Razanieh, A. Tanpa tahun. Pengantar Penelitian
Pendidikan, Terjemahan oleh Arief Furchon, 1982. Surabaya : Usaha Nasional

H. Rujukan berupa skripsi, tesis, disertasi
Paembonan, A. R. 1994. Analisis Tentang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan
Hidup. Studi Kasus : Kabupaten Daerah Tingkat II Tana Toraja. Disertasi tidak
diterbitkan. Makassar : Program Pascasarjana KPK IPB – UNHAS.
30
I. Rujukan berupa makalah yang disajikan dalam seminar
Huda, N. 1991. Penulisan Laporan Penelitian Untuk Jurnal. Makalah disajikan dalam
Lokakarya Penelitian Tingkat dasar bagi Dosen PTN dan PTS di Malang Angkatan
XIV. Pusat Penelitian IKIP Malang, 12 Juli

J. Rujukan dari internet berupa karya individual
Hitchcock, S., Carr, L. & Hall, W. 1996. A Survey of STM Online Journals, 1990 – 95
: The Calm before the Storm. ( online ), ( http : / Journal. Ecs. Soton ac. Ule / survey
html, diakses 12 Juni 1996 )

K. Rujukan dari internet berupa artikel dari jurnal
Griffin, A. I. 1995. Coordinating Family and School : Mothering for
schooling Education Policy Analysis Archives, ( online ), vol. 3, No. 1.
( http : / olam ed. Asu. Edu / epaa, diakses 12 February 1997 )
31
L. Rujukan dari internet berupa bahan diskusi
Wilson, D. 20 November. 1995. Summary of Citing
Internet Sites. NETTRAIN Discussin List.(online),
(NETTRAIN @ ubum. C. buffalo edu, diakses 22
November 1995 )

M. Rujukan dari internet berupa e-mail pribadi
Davis, A. ( a. Davis @ uwes. Edu. Au ). 10 Juni
1996. Learning to use Web Authority Tools. E- mail
kepada Alison Hunter ( huntera @ usg. Edu. Au ).
32
CARA MERUJUK

 Perujukan dilakukan dengan menggunakan nama
akhir dan tahun
 Jika terdapat dua pengarang, perujukan dilakukan
dengan cara menyebut nama akhir kedua
pengarang tersebut
 Jika ada tiga pengarang atau lebih, penulisan
rujukan dilakukan dengan cara menulis nama
pertama dari pengarang tersebut diikuti dengan dkk.
Atau et al.

33
b. Merujuk Kutipan Langsung Kurang dari
40 kata
 Nama pengarang disebut dalam teks secara terpadu :
 Soebronto ( 1990 : 123 ) menyimpulkan “ ada hubungan yang erat
antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar “
 Nama pengarang disebut bersama dengan tahun penerbitan dan
nomor halaman.
 Kesimpulan dari penelitian ini adalah “ ada hubungan yang erat antara
faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar “ (
Soebronto, 1990 : 13 ).
 Jika ada tanda kutip dalam kutipan digunakan tanda kutip tunggal.
 Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah “ terdapat kecenderungan
semakin banyak ‘ campur tangan ‘ pimpinan perusahaan semakin
rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkotaan ( Soewignyo,
1991 : 101 )
34
B. Merujuk kutipan langsung 40 kata atau lebih

Kutipan yang berisi 40 kata atau lebih ditulis tanpa tanda kutip secara
terpisah dari teks yang mendahului, dimulai pada ketukan ke 6 dari
garis tepi sebelah kiri, dan diketik dengan spasi tunggal :
Smith ( 1990 : 276 ) menarik kesimpulan sebagai berikut :
The “ placebo effect “, with had been verified in previous
studies, disappeared when behavior were studied in the
manner. Furthermore, the behavior ere never exhibited
again, even when real drug well administered. Earlier
studies were clearly premature in attributing the results to a
placebo effect.
35

Kutipan yang sebagian dihilangkan :
“ Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah …. Diharapkan
sudah melaksanakan kurikulum baru “ ( Manan, 1995 : 278 )

Jika ada kalimat yang dibuang, maka kalimat yang dibuang diganti dengan 4 titik :
“ Gerak manipulatif adalah keterampilan yang memerlukan koordinasi antara mata,
tangan, atau bagian tubuh lain …. Yang termasuk bagian manipulatif antara lain
adalah menangkap bola, menendang bola, dan menggambar “ ( Asin, 1995 : 315 )

Nama pengarang disebut terpadu dalam teks :
Salminin ( 1990 : 13 ) tidak menduga bahwa mahasiswa tahun ketiga lebih baik
daripada mahasiswa tahun keempat.

Nama pengarang disebut dalam kurung bersama tahun penerbitannya :
Mahasiswa tahun ketiga ternyata lebih baik daripada mahasiswa tahun keempat (
Salimi, 1990 : 13 )
36
CARA PENGETIKAN PENOMORAN SUB – SUB BAB

Sistem ofisial selang huruf – angka, contoh :
1. Sub bab tingkat pertama
a. sub bab tingkat kedua
1) Sub bab tingkat ke tiga
a) Sub bab tingkat keempat
(1) sub bab tingkat keempat
(a) sub bab tingkat keenam
Sistem indented taksonomis :
1. sub bab tingkat pertama
1.1.sub bab tingkat kedua
1.1.1 sub bab tingkat ketiga
1.1.1.1.sub bab tingkat keempat
… dan seterusnya
37
FORMAT ABSTRAK BAHASA INDONESIA
ABSTRAK

MUHAMMAD ALI AKBAR. Efektifitas LSM Dalam Pengembangan Swadaya
Masyarakat Desa di Sumatra ( dibimbing oleh Basri Hasanuddin dan Rahardjo
Adisasmita ).
Studi ini bertujuan untuk mengetahui profil dan proses pengembangan
masyarakat desa serta keefektifan LSM dalam proses pengembangan swadaya
anggota masyarakat itu setelah mengikuti program latihan. Hasilnya menunjukkan
bahwa tiap LSM memiliki kegiatan yang hampir serupa, yaitu membantu masyarakat
mengembangkan potensi yang dimiliki. Mula – mula yang dilakukan dalam proses
pengembangan masyarakat ialah mengadakan pendekatan kepada tokoh – tokoh
masyarakat, kemudian menyampaikan gagasan – gagasan untuk melaksanakan
program latihan. Metode latihan yang dikembangkan LSM mampu meningkatkan
pengetahuan dan ketrampilan anggota kelompok sasaran, terutama dalam bidang
manajemen usaha, pemasaran, modal investasi, kualitas bahan baku dan
pengembangan desain. Visi kelompok sasaran mengenai latihan, partisipasi dan
pengembangan kreativitas selama latihan, keterlibatan dalam menyusun rencana
tindak lanjut, persepsi mengenai manfaat latihan berpengaruh nyata kepada
kemandirian kelompok sasaran dalam menerapkan hasil latihan. Faktor – faktor
pendidikan, pekerjaan pokok, motivasi mengikuti latihan dan persepsi mengenai
konflik yang terjadi selama latihan tidak berpengaruh.
38
FORMAT ABSTRAK BAHASA INGGRIS
ABSTRACT

MUHAMMAD ALI AKBAR. The Study of NGOs Effectiveness to Develop the Rural
Self – Help in Sumatra ( under the supervision of Basri Hasanuddin and Rahardjo
Adisasmito).
This study is aimed at the identification of the profile of the rural community
development processes and the effectiveness of NGOs in developing self – help of
the rural society through training programs. Each NGO performance nearly the same
activity, that is, helping the rural community in developing its own potentials. The first
step was to approach the prominent individuals of the society before conducting
community development, then to present ideas as how to execute action plans after
training. This training was especially developed by NGOs to improve the know how
of the members of the target group in business management, marketing, investment,
quality control of raw materials and design refinement, statistical analysis showed
that the vision of the target group on training, participation,and creativity
development during training , involvement in drawing action – plans and perception
on the benefit for the target groups have direct influence on the independence of the
target groups in applying the outcome of the training. Factors, such as, level of
education, main occupation, motivation for participating in the training and the
conflicts occurred during training have no significant effect.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.