You are on page 1of 12

Ottiara Febriannisa Akbariah (09-148)

Dian Tanjung (09-134)



Kelompok 4
Mitigasi Bencana
MITIGASI
Upaya yang dilakukan untuk meminimalkan
dampak yang ditimbulkan oleh bencana

Ada 2 bentuk mitigasi :
Mitigasi struktural membuat check dam,
bendungan, tanggul sungai, dll
Mitigasi non struktural peraturan, tata ruang,
pelatihan
TUJUAN MITIGASI
Mengurangi resiko/dampak yang ditimbulkan oleh bencana khususnya
bagi penduduk, seperti korban jiwa (kematian), kerugian ekonomi
(economy costs) dan kerusakan sumber daya alam.

Sebagai landasan (pedoman) untuk perencanaan pembangunan.

Meningkatkan pengetahuan masyarakat (public awareness) dalam
menghadapi serta mengurangi dampak/resiko bencana, sehingga
masyarakat dapat hidup dan bekerja dengan aman (safe).

MITIGASI STRUKTURAL
Mitigasi struktural adalah upaya atau tindakan
yang dilakukan untuk mengurangi resiko bencana
dengan membuat struktur atau entitas fisik yang
dapat mengurangi atau mereduksi ancaman
untuk melindungi masyarakat dari ancaman
bencana alam.
Mitigasi struktural atau fisik dapat berupa
pembangunan bungker dan instalasi
perangkat early warning system
CONTOH
Bangunan tahan bencana adalah bangunan
dengan struktur yang direncanakan sedemikian
rupa sehingga bangunan tersebut mampu
bertahan atau mengalami kerusakan yang tidak
membahayakan apabila bencana yang
bersangkutan terjadi.

Rekayasa teknis adalah prosedur perancangan
struktur bangunan yang telah memperhitungkan
karakteristik aksi dari bencana.
CONTOH MITIGASI
STRUKTURAL
contoh bangunan tahan gempa
MITIGASI NON STRUKTURAL
Mitigasi non struktural adalah upaya peningkatan
kapasitas lembaga dan masyarakat agar memiliki
sumber daya yang andal sehingga selalu siap,
siaga, dan waspada terhadap kejadian bencana
alam.
Pada umumnya mitigasi non struktural dilakukan
dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan
pramusibah.
UPAYA MITIGASI
NONSTRUKTURAL
1. Memberikan pendidikan dan pelatihan kebencanaan.
2. Memberikan sosialisasi.
3. Penataan Ruang.
4. Membentuk organisasi penanggulangan bencana tingkat
kampung/Desa.
ASAS DAN PRINSIP DASAR
Kebijaksanaan Penanggulangan Bencana di
Indonesia didasarkan pada asas-asas sebagai
berikut :

1. Kebersamaan dan kesukarelaan
2. Koordinasi dan Intergrasi
3. Kemandirian
4. Cepat dan tepat
5. Prioritas
6. Kesiapsiagaan
7. Kesemestaan










Pertimbangan dalam menyusun program
mitigasi :

Diintegrasikan dengan proses pembangunan
Fokus pendidikan, pangan, tenaga kerja, perumahan dan
kebutuhan dasar lainnya
Sinkron (kondisi sosial, budaya serta ekonomi)
Menggunakan sumber daya dan dana lokal
Mempelajari pengembangan konstruksi rumah yang aman
Mempelajari teknik merombak (pola dan struktur) pemukiman
Mempelajari tata guna lahan
Mudah dimengerti dan diikuti oleh masyarakat









Vielen dank