You are on page 1of 4

B.

ANALISIS
Berdasarkan table hasil pengamatan bermacam-macam sel tumbuhan diatas, didapatkan hasil
pengamatan sebagai berikut:
a. Umbi lapis bawang merah
Pengamatan struktur sel epidermis umbi lapis bawang merah dengan reagen aquadest. Sel
ini diamati menggunakan mikroskop listrik dengan perbesaran 100x didapatkan hasil
pengamatan ang terlihat pada sel ialah dinding sel, inti sel, dan sitoplasma ang berwarna
merah keunguan. Pigmen warna tersebut terdapat dalam plastid atau cairan sel. !at-"at
warna ang larut dalam cairan sel biasana terdiri atas antosianin ang menebabkan
warna merah muda, merah atau ungu, atau #la$on %kuning pucat&. Bagian-bagian tersebut
'uga sama didapatkan pada saat pengamatan dengan menggunakan mikroskop cahaa.
b. Tanaman Elodea sp
Pengamatan struktur sel tanaman Elodea sp dengan mengambil irisan pada daun ang
masih muda dan daun ang sudah berkembang penuh untuk diamati kemudian
dibandingkan satu sama lain. Pengamatan menggunakan mikroskop listrik dengan
perbesaran 100x, ang terlihat pada sel adalah adana gerak sirkulasi %lebih dari satu arah&
ang merupakan siklosis dari sitoplasma. (alam hal ini kami mengamati gerak tersebut
dengan mengikuti pergerakan plastid %kloroplas&. Pada irisan daun elodea sp ang masih
muda, gerakan berlangsung cepat. Sedangkan pada daun ang sudah berkembang penuh
gerakan berlangsung agak lambat. )erakan tersebut 'uga dapat diamati pada saat
dilakukan pengamatan dengan mikroskop cahaa, walaupun sedikit kurang 'elas.
c. Umbi kentang
(ari hasil pengamatan amilum umbi kentang dibawah mikroskop listrik menggunakan
medium aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan butir amilum ang tersebar
banak dipermukaan. Berdasarkan banakna hilus dalam amilum, 'enis amilum pada
umbi kentang tergolong amilum ma'emuk, dimana hilus terlihat 'elas dan letakna di
u'ung aitu berupa hilus eksentrik. *amela amilum kentang terlihat 'elas. Berdasarkan
susunan hilus dan lamelana maka tipe butir tepung pada kentang tergolong monoadelph
dan ada 'uga ang diadelph karena memiliki 1 hilus namun ada 'uga + hilus. Sedangkan
ketika dilakukan pengamatan dibawah mikroskop cahaa menggunakan medium aquadest
dan pembesaran 100 kali, 'uga didapatkan butir amilum kurang rapat di permukaan.
d. Biji Jagung
(ari hasil pengamatan amilum bi'i 'agung dibawah mikroskop listrik menggunakan
medium aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan butir amilum ang tersebar kurang
rapat dipermukaan. Berdasarkan banakna hilus dalam amilum, 'enis amilum pada bi'i
'agung 'uga tergolong amilum ma'emuk, dimana terdapat banak hilus ang terlihat 'elas
dan masing-masing dikelilingi lamela, dan letakna di u'ung aitu berupa hilus eksentrik.
,ilus ang dimaksud adalah titik terbentukna butir tepung sedangkan lamela adalah
lapisan pada amilum. Sedangkan ketika dilakukan pengamatan dibawah mikroskop
cahaa menggunakan medium aquadest dan pembesaran 100 kali, 'uga didapatkan butir
amilum ang sangat rapat di permukaan.
e. Biji kacang hijau
(ari hasil pengamatan amilum bi'i kacang hi'au dibawah mikroskop listrik menggunakan
medium aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan butir amilum ang tersebar
beberapa dipermukaan. Berdasarkan banakna hilus dalam amilum, 'enis amilum pada
bi'i kacang hi'au 'uga tergolong amilum ma'emuk, dimana terdapat banak hilus ang
terlihat 'elas dan masing-masing dikelilingi lamela, dan letakna di u'ung aitu berupa
hilus eksentrik. ,ilus ang dimaksud adalah titik terbentukna butir tepung sedangkan
lamela adalah lapisan pada amilum. Sedangkan ketika dilakukan pengamatan dibawah
mikroskop cahaa menggunakan medium aquadest dan pembesaran 100 kali, 'uga
didapatkan butir amilum ang rapat di permukaan.
f. Biji padi
(ari hasil pengamatan amilum bi'i padi dibawah mikroskop listrik menggunakan medium
aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan butir amilum ang tersebar kurang rapat
dipermukaan. Butir tepung beras termasuk butir tepung kosentris %hilus terletak ditengah
dengan lamela ang mengelilingina. Berdasarkan letak hilusna, termasuk poliadelph
aitu banak butir tepung bersatu. Sedangkan ketika dilakukan pengamatan dibawah
mikroskop cahaa menggunakan medium aquadest dan pembesaran 100 kali, 'uga
didapatkan butir tepung kosentris %hilus terletak ditengah dengan lamela ang
mengelilingina.
g. hi!"me jahe
(ari hasil pengamatan rhi"ome 'ahe dibawah mikroskop listrik menggunakan medium
aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan "at ergastik cair aitu berupa buir minak
berwarna kuning ang terdapat dalam $akuola ang beberapa tersebar di permukaan.
Sedangkan ketika dilakukan pengamatan dibawah mikroskop cahaa menggunakan
medium aquadest dan pembesaran 100 kali, 'uga didapatkan "at ergastik cair aitu berupa
buir minak berwarna kuning ang terdapat dalam $akuola ang beberapa tersebar di
permukaan.
h. Buah jeruk
(ari hasil pengamatan buah 'eruk dibawah mikroskop listrik menggunakan medium
aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan pada sel terdapat "at ergastik cair aitu
berupa minak eteris berwarna kekuningan ang terdapat dalam $akuola ang beberapa
tersebar di permukaan. Sedangkan ketika dilakukan pengamatan dibawah mikroskop
cahaa menggunakan medium aquadest dan pembesaran 100 kali, 'uga didapatkan "at
ergastik cair aitu berupa minak eteris berwarna kekuningan ang terdapat dalam
$akuola ang beberapa tersebar di permukaan.
i. Tangkai daun ba#am
(ari hasil pengamatan tangkai daun baam dibawah mikroskop listrik menggunakan
medium aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan pada sel terdapat "at ergastik lain
ang bersi#at padat aitu berupa kristal kalsium oksalat berbentuk prisma. Sedangkan
ketika dilakukan pengamatan dibawah mikroskop cahaa menggunakan medium aquadest
dan pembesaran 100 kali, 'uga didapatkan "at ergastik lain ang bersi#at padat aitu
berupa kristal kalsium oksalat berbentuk prisma hana sa'a nampak kurang 'elas.
j. Tangkai daun begonia
(ari hasil pengamatan tangkai daun begonia dibawah mikroskop listrik menggunakan
medium aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan pada sel terdapat "at ergastik lain
ang bersi#at padat aitu berupa kristal kalsium oksalat tpe pasir, berbentuk piramida
kecil berwarna kecoklatan. Sedangkan ketika dilakukan pengamatan dibawah mikroskop
cahaa menggunakan medium aquadest dan pembesaran 100 kali, 'uga didapatkan pada
sel terdapat "at ergastik lain ang bersi#at padat aitu berupa kristal kalsium oksalat pasir,
berbentuk piramida kecil berwarna kecoklatan.
k. Tangkai bunga pukul empat
(ari hasil pengamatan tangkai bunga pukul empat dibawah mikroskop listrik
menggunakan medium aquadest dan pembesaran 100 kali, didapatkan pada sel terdapat
"at ergastik lain ang bersi#at padat aitu berupa kristal kalsium oksalat tpe ra#ida,
berbentuk seperti 'arum atau sapu lidi berwarna hitam. Sedangkan ketika dilakukan
pengamatan dibawah mikroskop cahaa menggunakan medium aquadest dan pembesaran
100 kali, 'uga didapatkan pada sel terdapat "at ergastik lain ang bersi#at padat aitu
berupa kristal kalsium oksalat -a#ida, berbentuk seperti 'arum atau sapu lidi berwarna
hitam.
l. Tempurung kelapa
(ari hasil pengamatan irisan bagian tempurung kelapa dibawah mikroskop listrik
menggunakan medium aquadest dan pembesaran 100 kali, terdapat dinding sel pada
penampang melintang ang sangat tebal. Selain itu 'uga terdapat noktah ang sangat
dalam dan pan'ang sehingga merupakan saluran-saluran ang biasana terdapat pada
dinding sel ang tebal dan kuat. Sedangkan ketika dilakukan pengamatan dibawah
mikroskop cahaa menggunakan medium aquadest dan pembesaran 100 kali, 'uga
didapatkan pada sel terdapat dinding sel pada penampang melintang ang sangat tebal.
Selain itu 'uga terdapat noktah ang sangat dalam dan pan'ang sehingga merupakan
saluran-saluran ang biasana terdapat pada dinding sel ang tebal dan kuat.