You are on page 1of 18

HIPERBILIRUBINEMIA

DISUSUN OLEH :
1.Hindra Maidiyanto L P17420210020
2.Irma Wahyuningsih P17420210022
3.Kustanto P17420210024
4.Lilin Octaviani A P17420210026
5.Muntoyib P17420210028

PENGERTIAN
Hiperbilirubinemia
adalah suatu keadaan
dimana kadar
Bilirubin dalam darah
mencapai suatu nilai
yang mempunyai
potensi untuk
menimbulkan Kern
Ikterus kalau tidak
ditanggulangi dengan
baik, atau mempunyai
hubungan dengan
keadaan yang
patologis.

ETIOLOGI
Penyakit Hemolitik
Gangguan transportasi
akibat penurunan
kapasitas
pengangkutan
Gangguan fungsi hati
Gangguan ekskresi
yang terjadi intra atau
ekstra Hepatik.
Peningkatan sirkulasi
Enterohepatik
misalnya pada Ileus
Obstruktif

Kulit berwarna
kuning sampe
jingga
Pasien tampak
lemah
Terdapat ikterus
pada sklera,
kuku/kulit dan
membran mukosa.
Kadar bilirubin total
mencapai 25 mg/dl.
PATOFISIOLOGI
Peningkatan kadar
bilirubin tubuh
Apabila terdapat beban
bilirubin pada sel hepar
yang berlebihan. Hal
ini dapat ditemukan
bila terdapat
peningkatan
penghancuran eritrosit.
KLASIFIKASI
Ikterus prehepatik
Ikterus hepatic
Ikterus kolestatik
Ikterus neonatus
fisiologi
Ikterus neonatus
patologis
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan bilirubin serum
Pemeriksaan radiology
Ultrasonografi
Biopsy hati
Peritoneoskopi
Laparatomi

PENCEGAHAN
Pengawasan antenatal yang baik
Imunisasi yang baik pada bayi baru lahir
Penggunaan fenobarbital pada ibu 1-2 hari
sebelum partus.
Menghindari obat yang dapat meningkatkan
ikterus pada bayi dan masa kehamilan dan
kelahiran, contoh :sulfaforazol, novobiosin,
oksitosin.
KOMPLIKASI

Kerusakan neurologis
Kernikterus.
Kematian.
Retardasi mental
Gangguan pendengaran
dan penglihatan

PENATALAKSANAAN
Fototherapi,
Transfusi
Pengganti
Infus Albumin
Therapi Obat.

ASUHAN KEPERAWATAN
HIPERBILIRUBINEMIA
A. PENGKAJIAN
Pemeriksaan fisik
Riwayat penyakit
Pemeriksaan
bilirubin
menunjukkan
adanya
peningkatan.
DIAGNOSA KEPERAWATAN
Kerusakan integritas kulit berhubungan
dengan hiperbilirubinemia.
Gangguan temperature tubuh
(Hipertermia) berhubungan dengan
terpapar lingkungan panas.
Resiko terjadi cidera berhubungan
dengan fototerapi atau peningkatan
kadar bilirubin.
Cemas berhubungan dengan perubahan
status kesehatan.
Kurang pengetahuan berhubungan
dengan keterbatasan paparan
INTERVENSI

Dx I : Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan
hiperbilirubinemia.
NOC : Tissue Integrity : Skin and Mucous Membranes
NIC : Pressure Management
Intervensi :
Anjurkan pasien untuk menggunakan pakaian yang longgar
Hindari kerutan pada tempat tidur
Jaga kebersihan kulit agar tetap bersih dan kering
Mobilisasi pasien setiap 2 jam sekali
Monitor kulit akan adanya kemerahan.
Oleskan lotion / minyak / baby oil pada daerah yang tertekan

DX II : Gangguan temperature tubuh
(Hipertermia) berhubungan dengan
terpapar lingkungan panas.
NOC : Termoregulation
NIC : Fever treatment
Monitor suhu sesering mingkin
Monitor warna dan suhu kulit
Monitor tekanan darah, nadi, dan
respirasi
Monitor intake dan output
DX III : Resiko terjadi cidera berhubungan
dengan fototerapi atau peningkatan kadar
bilirubin.
NOC : risk control
NIC : Pencegahan jatuh
Kaji status neurologis
Jelaskan pada pasien dan keluarga tentang
tujuan dari metode pengamanan
Jaga keamanan lingkungan keamanan pasien
Libatkan keluiarga untuk mencegah bahaya jatuh
Observasi tingkat kesadaran dan TTV
Dampingi pasien
Dx IV : Cemas berhubungan dengan
perubahan dalam status kesehatan.
NOC I : Control Cemas
NIC : Penurunan Kecemasan
Tenangkan klien.
Jelaskan seluruh prosedur pada
klien/keluarga dan perasaan yang mungkin
muncul pada saat melakukan tindakan.
Kaji tingkat kecemasan dan reaksi fisik pada
tingkat kecemasan.
Sediakan aktivitas untuk mengurangi
kecemasan.

Dx V : Kurang pengetahuan berhubungan
dengan keterbatasan paparan
NOC : Knowledge : Disease Process
NIC : Teaching : Disease Process
Intervensi :
Jelaskan patofisiolagi dari penyakit
Gambarkan tanda dan gejala yang biasa muncul pada
penyakit dengan cara yang benar
Gambarkan proses penyakit dengan cara yang tepat
Sediakan informasi pada pasien tentang kondisi
dengan cara yang tepat
Diskusikan perubahan gaya hidup yang mungkin
diperlukan untuk mencegah komplikasi dimasa yang
akan datang dan proses pengontrolan penyakit.