You are on page 1of 1

ASUHAN KEPERAWATAN (ASKEP) MITARL STENOSIS

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Jantung merupakan organ vital pada sistem organ manusia. Fungsi jantung untuk
memompa darah yang mengandung oksigen dan nutrien keseluruh tubuh. Jantung
terdiri dari beberapa ruang yang di batasi oleh beberapa katub diantaranya adalah
katub atrioventrikuler dan katub semilunar. Katub atrioventrikular yang terdiri dari
katub mitral (bicuspid) dan katub trikuspid terdapat diantara atrium dan ventrikel,
sedangkan katub semilunar berada diantara ventrikel dengan aorta/arteri
pulmonalis.
Gangguan pada katub-katub tersebut diantaranya ialah stenosis mitral dan
insufisiensi mitral. Stenosis mitral ialah terhambatnya aliran darah dalam jantung
akibat perubahan struktur katub mitral yang menyebabkan tidak membukanya
katub mitral secara sempurna pada saat diastolik. Insufisiensi mitral (regurgitasi)
ialah keadaan dimana terjadi aliran darah balik (regurgitasi) dari ventrikel ke atrium
selama sistolik yang disebabkan oleh kebocoran katub mitral.
Di luar negeri jarang terjadi stenosis mitral, sedangkan di Indonesia masih banyak
tapi sudah menurun dari tahun sebelumnya (fermada’s blog). Stenosis mitral
merupakan kelaianan katup yang paling sering diakibatkan oleh penyakit jantung
reumatik. Diperkirakan 99 % stenosis mitral didasarkan atas penyakit jantung
reumatik. Walaupun demikian, sekitar 30 % pasien stenosis mitral tidak dapat
ditemukan adanya riwayat penyakit tersebut sebelumnya. Pada semua penyakit
jantung valvular stenosis mitral lah yang paling sering di temukan, yaitu ±
40% seluruh penyakit jantung reumatik, dan menyerang wanita lebih banyak dari