You are on page 1of 4

Suplemen 1 Pedoman Evaluasi dan Pernyataan

Ketidakpastian Pengukuran

Suplemen DPLP 13 rev 0 1 dari 4
Dokumen ini tidak dikendalikan jika di-download/Uncontrolled when downloaded
A.5. KALIBRASI TERMOKOPEL

Deskripsi pengukuran
Kalibrasi termokopel tipe K pada 200
0
C dengan perbandingan penunjukan dual
indikator dari termokopel yang dikalibrasi terhadap termokopel acuan terkalibrasi.
Indikator mempunyai display digital dan kompensasi cold junction built-in. Kedua
termokopel diletakkan dalam furnace pada temperatur 200
0
C kemudian diberikan
waktu yang cukup untuk stabilisasi. Pembacaan terhadap penunjukan kedua
termokopel dilakukan secara bersamaan setiap 2 menit sebanyak 6 kali. Kalibrasi
yang lengkap pada umumnya dilakukan pada beberapa titik pengukuran dan
ketidakpastianyya dihitung untuk setiap titik pengukuran tersebut.

Model pengukuran
Besaran ukur adalah koreksi terhadap penunjukan termokopel yang dikalibrasi,
yaitu:
C
T
= I
R
(ref) – I
R
(T)


dimana:
C
T
adalah koreksi terhadap penunjukan termokopel yang diklaibrasi
I
R
(ref) penunjukan indikator untuk termokopel acuan
I
R
(T)

adalah penunjukan indikator untuk termokopel yang dikalibrasi

Data masukan
Data Masukan:
Pembacaan Ref (
0
C) T (
0
C) Selisih (
0
C)
1 197.5 199.1 1.6
2 198.7 202.2 3.5
3 198.7 199.6 0.9
4 199.9 200.9 1
5 199.6 201.7 2.1
6 199.8 201.0 1.2
Rata-rata 199.036 200.75
0
C
Koreksi terhadap indikator -0.2 -0.3
0
C
Koreksi termokopel acuan -0.5
0
C
Rata-rata terkoreksi 198.33 200.45
0
C
Koreksi -2.1
0
C
Simpangan baku 0.98
0
C


Perhitungan koreksi terhadap penunjukan termokopel
Dari tabel data pengamatan di atas koreksi dapat dihitung sebesar
C
200
= 198.33 – 200.45 = -2.1
0
C

Evaluasi komponen ketidakpastian
Terdapat delapan komponen ketidakpastian utama yang diperhitungkan dalam
evaluasi ketidakpastian dari koreksi terhadap penunjukan termokopel, yaitu :
1. Ketidakpastian baku dari kalibrasi termokopel standar
2. Ketidakpastian baku karena drift termokopel standar

3. Ketidakpastian baku kalibrasi indikator
4. Ketidakpastian baku dari drift indikator
Suplemen 1 Pedoman Evaluasi dan Pernyataan
Ketidakpastian Pengukuran

Suplemen DPLP 13 rev 0 2 dari 4
Dokumen ini tidak dikendalikan jika di-download/Uncontrolled when downloaded
5. Ketidakpastian baku dari stabilitas cold-junction
6. Ketidakpastian baku dari AC pick-up
7. Ketidakpastian baku dari inhomogenitas termokopel
8. Ketidakpastian baku dari daya ulang selisih pembacaan termokopel

Ketidakpastian baku kalibrasi termokopel standar
Dari sertifikat kalibrasi, diberikan ketidakpastian bentangan relatif untuk tingkat
kepercayaan 95% dengan faktor cakupan k =2 adalah (0.15
0
C + 0.3%t)
0
C, t dalam
0
C sehingga untuk t = 200
0
C
u
1
= 0.75
0
C / 2= 0.375
0
C

Ketidakpastian baku dari drift termokopel standar
Drift termokopel satandar menurut data dari pabrik adalah 0.3
0
C. Menggunakan nilai
ini sebagai semi-range untuk distribusi rectangular, maka:
u
2
= 0.3
0
C / (3
1/2
) = 0.173
0
C

Ketidakpastian baku kalibrasi indikator
Sertifikat kalibrasi indikator, memberikan ketidakpastian untuk tingkat kepercayaan
95% adalah 0.1
0
C dengan faktor cakupan k = 2, sehingga
u
3
= 0.1
0
C / 2 = 0.05
0
C

Ketidakpastian baku dari drift indikator
Data dari pabrik menyatakan bahwa spesifikasi drift selam 12 bulan untuk level
tegangan adalah 0.01%. Indikator dikalibrasi setiap tahun sehingga drift elektrikal
memberikan drift temperatur pada 200
0
C adalah + 0.02
0
C. Drift karena perubahan
temperatur lingkungan dari 23
0
C adalah 0.01%
0
C
-1
, dan karena proses ini dilakukan
pada ruangan dengan temperatur (23 + 3)
0
C, maka rentang drift temperatur adalah
0.03
0
C. Apabila kedua rentang ini digabungkan diperoleh nilai 0.05
0
C sebagai semi-
range, sehingga
u
4
= (0.05
0
C)/(3
1/2
) = 0.029 V

Ketidakpastian baku dari stabilitas cold-junction
Pemeriksaan cold-junction dilakukan dengan mencelupkan kedua termometer ke
dalam bak es pada awal proses kalibrasi, yang menunjukkan nilai 0.0
0
C pada kedua
kanal indikator yang mempunyai kompensasi cold-junction otomatis dengan
stabilitas 0.05
0
C. Dengan asumsi 0.05
0
C sebagai semi-range dan mempunyai
distribusi rectangular, maka:
u
5
= 0.05
0
C / (3
1/2
) = 0.029
0
C

Ketidakpastian baku dari AC pick-up
Pengaruh AC pick-up dari pemanas dan sumber interferensi lainnya diestimasi
mempunyai semi-range sebesar 0.3
0
C dengan distribusi rectangular, sehingga:
u
6
= 0.3
0
C / (3
1/2
) = 0.173
0
C




Suplemen 1 Pedoman Evaluasi dan Pernyataan
Ketidakpastian Pengukuran

Suplemen DPLP 13 rev 0 3 dari 4
Dokumen ini tidak dikendalikan jika di-download/Uncontrolled when downloaded

Ketidakpastian baku inhomogenitas termokopel
EMF dalam termokopel dihasilkan dalam gradien temperatur. Termokopel dikalibrasi
pada pencelupan tertentu sehingga gradien temperatur terjadi pada bagian kawat yang
memasuki tungku. Komponen ketidakpastian ini diperoleh dari spesifikasi pabrik
yang mempunyai semi-range 0.1
0
C , dengan asumsi mempunyai distribusi
rectangular, maka:
u
7
= 0.1
0
C / (3
1/2
) = 0.058
0
C

Ketidakpastian baku dari repeatability selisih pembacaan
Ketidakpastian baku ini dihitung dari standar deviasi selisih antara pembacaan
termokopel acuan dan termokopel yang dikalibrasi, dari data pengamatan diperoleh
standar deviasi sebesar 0.98
0
C yang diperoleh dari 6 selisih sehingga:
u
8
= 0.98
0
C/(6
1/2
) = 0.4
0
C
dengan derajat kebebasan ν
8
= (6-1) = 5


Ketidakpastian baku gabungan
u
c
= {u
1
2
+ u
2
2
+ u
3
2
+ u
4
2
+ u
5
2
+ u
6
2
+ u
7
2
+ u
8
2
}
1/2
= 0.607
0
C


Ketidakpastian bentangan
U = 2 x 0.607
0
C = 1.3
0
C



Tabel kontribusi ketidakpastian
Komponen Satuan Distribusi U Pembagi vi ui ci uici (uici)
2
(uici)
4
/vi
Kalibrasi
termokopel
standar
°C Normal 0.75 2.00 30.00 0.38 1.00 0.38 1.41E-01 6.59E-04
Drift
termokopel
standar
°C Rectangular 0.30 1.73 5.00E+01 0.17 1.00 0.17 3.00E-02 1.80E-05
Kalibrasi
indikator
°C Normal 0.10 2.00 3.00E+01 0.05 1.00 0.05 2.50E-03 2.08E-07
Drift indikator °C Rectangular 0.05 1.73 5.00E+01 0.029 1.00 0.03 8.33E-04 1.39E-08
Stabilitas cold-
junction
°C Rectangular 0.05 1.73 5.00E+01 0.029 1.00 0.03 8.33E-04 1.39E-08
AC pick-up °C Rectangular 0.30 1.73 5.00E+01 0.173 1.00 0.17 3.00E-02 1.80E-05
inhomogenitas
termokopel
°C Rectangular 0.10 1.73 5.00E+01 0.058 1.00 0.06 3.33E-03 2.22E-07
Daya ulang
pembacaan
°C Normal 0.98 2.45 5.00E+00 0.40 1.00 0.40 1.60E-01 5.13E-03
Sums 3.68E-01 5.82E-03
Ketidakpastian baku gabungan, uc, °C 0.607
Derajat kebebasan efektif, veff 23
Faktor cakupan, k-student's for veff and CL 95 % 2
Ketidakpastian bentangan, U = kuc, °C 1.3



Grafik kontribusi ketidakpastian
Suplemen 1 Pedoman Evaluasi dan Pernyataan
Ketidakpastian Pengukuran

Suplemen DPLP 13 rev 0 4 dari 4
Dokumen ini tidak dikendalikan jika di-download/Uncontrolled when downloaded

Pelaporan hasil
Hasil kalibrasi termokopel pada temperatur 200
0
C dapat dinyatakan sebagai berikut:
Temperatur Nominal (
0
C) Koreksi(
0
C) Ketidakpastian (
0
C)
200 -2.1 1.3
Ketidakpastian yang dilaporkan adalah ketidakpastian bentangan pada tingkat
kepercayaan 95% dengan faktor cakupan k = 2

0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
Kalibrasi
t ermokopel
st andar
Drif t
t er mokopel
st andar
Kalibr asi
indikat or
Drif t indikat or St abilit as cold-
junct ion
AC pick-up inhomogenit as
t er mokopel
Daya ulang
pembacaan
Ket idakpast ian
baku gabungan,
uc, °C
Komponen ketidakpastian
K
o
n
t
r
i
b
u
s
i

k
e
t
i
d
a
k
p
a
s
t
i
a
n

(
°
C
)