You are on page 1of 20

Proses Pembuatan Cylinder Head

Dengan Menggunakan Proses
Low Presure Casting
Disusun Oleh:

Dani Febriyanto : 11.103.1141
Agus Restu Antono : 11.103.1159
Saefudin Baharsyah : 11.103.1142
Didik Kurnianto : 11.103.1152
Edhi Mianto : 11.103.1139


Silinder head (kepala
silinder) adalah suatu komponen
mesin yang berfungsi untuk
menutup bagian atas dari silinder
mesin. Dimana silinder head ini
juga mempunyai fungsi sebagai
pendingin karena mempunyai
sirip – sirip.
Salah satu proses yang berkembang di
Indonesia saat ini adalah pengecoran
(Casting). Karena banyak produk dari logam
yang di hasilkan dari proses pengecoran. Jenis
proses pengecoran yang di gunakan adalah
Low Presure Casting.
Bahan atau material yang digunakan
adalah Aluminium ADC-12 (Aluminium
Die Casting ), sesuai dengan bahan yang
di pakai maka proses yang di gunakan
adalah Die Casting (Low Presure
Casting).
• Tahan terhadap :
1. Temperatur tinggi (T
pembakaran
± 500 °C)
2. Tekanan.
• Ringan
Syarat Material Cylinder Head
Bahan Baku
Peleburan
Pola Cetakan
Rongga cetakan
terisi
Udara
Bertekanan
Pembongkaran
Pemeriksaan
Pemesinan
Produk
Pembuatan Cetakan
Pasir yang digunakan untuk membuat
produk Silinder Head menggunakan pasir silica
resin α dan di tambah hardener.
Untuk membuat pasir cetak silica resin α
diperlukan bahan-bahan :
•Pasir silika (tergantung kebutuhan cetakan).
•Resin α (alpha) sebanyak 2,5 % dari berat pasir
silica.
•Hardener sebanyak 25 % dari berat resin
Pemilihan Bahan
Dalam proses pembuatan silinder head bahan
bakunya adalah berupa Ingot dan sekrap aluminium
ADC 12 . Produk silinder head yang di hasilkan
berat bersihnya ± 3 kg. jadi untuk membuat satu
silinder head di butuhkan aluminium ADC 12
senyak ± 3,5 kg, karena dari sekian berat bahan
aluminium yang dicor secara Low Preasure akan
menjadi sekrap ± 10 %
1.Kadar tembaga ( % Cu ) : 1,6 %
2.Kadar silicon ( % Si ) : 9,6 %
3.Kadar magnesium ( % Mg ) : 0,3 %
4.Kadar seng ( % Zn ) : 1,0 % Max
5.Kadar besi ( % Fe ) : 1,3 % Max
6.Kadar mangan ( % Mn ) : 0,5 % Max
7.Kadar nikel ( % Ni ) : 0,5 % Max
8.Kadar timah ( % Sn ) : 0,3 % Max
9.Aluminium : sisanya

komposisi kimia dari ADC-12 :
1. mempunyai sifat mampu mesin yang baik.
2. mempunyai sifat kimia yang baik dan
3. mempunyai sifat mampu cor sangat baik.

ADC-12 memiliki sifat sebagai berikut :
Tungku diset dengan suhu maksimum
700
0
C dimana pada temperatur ini logam
aluminium sudah mencair karena titik cair
dari logam aluminium adalah 660
0
C.
sedangkan temperature pada kumparan atau
elemen pemanas diset 850
0
C. Pada elemen
pemanas ini sengaja diset lebih 150
0
C
karena ada sebagian panas yang terbuang
sebab jarak antara elemen pemanas dan
tungku cukup jauh.
Peleburan
Produk hasil pengecoran low pressure
Sebelum produk dilakukan finishing,
maka produk diperiksa tampilan fisiknya
apakah terdapat retak, rongga yang tidak
terisi, atau cacat – cacat coran lainnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap
produk dan produk dinyatakan bagus dan
tidak gagal, maka dilakukan proses lebih
lanjut.
Pemeriksaan
Pemesinan (Trimming)
Hasil setelah di proses permesinan dan Finishing
Analisa diatas meyakinkan bahwa proses manufaktur
untuk pembuatan cylinder head adalah pengecoran.
Kesimpulan bahwa proses manufaktur yang digunakan
adalah pengecoran barulah bersifat sementara. Perhatian
lalu ditujukan kepada standar SAE. untuk mengetahui
proses manufaktur spesifik yang standar digunakan bagi
komponen ini. Menurut SAE 331, proses manufaktur yang
lazim digunakan adalah die casting. Hal ini diperkuat
dengan beberapa ciri khas dalam bentukan cylinder head,
yaitu : kompleks dan memiliki fin tipis. Die casting memang
diketahui memiliki kelebihan yaitu dapat membuat suatu
bentukan yang tipis seperti fin.
Sekian dan Terima Kasih