You are on page 1of 3

Apakah yang dimaksud Ibu

Hamil dengan Risiko Tinggi
 Yaitu Ibu Hamil yang
mengalami risiko atau bahaya yang
lebih besar pada waktu kehamilan
maupun persalinan, bila
dibandingkan dengan Ibu Hamil
yang normal.
Siapakah yang termasuk Ibu Hamil
dengan Risiko Tinggi
 Ibu dengan tinggi badan kurang dari
145 cm.
 Bentuk panggul Ibu yang tidak
normal
 Badan Ibu kurus pucat
 mur Ibu kurang dari !" tahun atau
lebih dari #5 tahun.
 $umlah anak lebih dari 4 orang.
 $arak kelahiran anak kurang dari !
tahun.
 %danya kesulitan pada kehamilan
atau persalinan yang lalu.
 &ering ter'adi keguguran
sebelumnya.
 (epala pusing hebat.
 (aki bengkak.
 )erdarahan pada waktu hamil.
 (eluar air ketuban pada waktu
hamil.
 Batuk*batuk lama.
Bahaya apa saja yang dapat
ditimbulkan akibat Ibu Hamil
dengan Risiko Tinggi
 Bayi lahir belum cukup bulan.
 Bayi leahir dengan berat lahir
rendah +BB,-..
 (eguguran +abortus..
 )ersalinan tidak lancar/macet.
 )erdarahan sebelum dan sesudah
persalinan.
 $anin mati dalam kandungan
 Ibu hamil/bersalin meninggal dunia
 (eracunan kehamilan/ke'ang*
ke'ang.
Apakah Kehamilan Risiko Tinggi
dapat dicegah
 (ehamilan -isiko 0inggi dapat
dicegah bila ge'alanya ditemukan
sedini mungkin sehingga dapat
dilakukan tindakan perbaikannya.
Bagaimana Pencegahan Kehamilan
Risiko Tinggi dapat dilakukan
 1engan memeriksakan kehamilan
sedini mungkin dan teratur ke
)osyandu, )uskesma, rumah &akit
paling sedikit 4 kali selama masa
kehamilan
 1engan mendapatkan imunisasi 00
! 2
 Bila ditemukan kelainan -isiko
0inggi pemeriksaan harus lebih
sering dan lebih intensi3
 4akan makanan yang bergi5i yaitu
memenuhi 4 sehat 5 sempurna
Apa yang dapat dilakukan seorang
Ibu untuk menghindari Kehamilan
Risiko Tinggi
 1engan mengenal tanda*tanda
(ehamilan -isiko 0inggi
 &egera ke )osyandu, )uskesma atau
-umah sakit terdekat bila ditemukan
tanda*tanda (ehamilan -isiko
0inggiKEHAMILAN
TERMASUK KEHAMILAN
RISIKO TINGGI
KEHAMILAN
RISIKO TINGGI
PERIKSAKAN KE ………

IBU HAMIL
dengan
RISIKO TINGGI
Disajikan oleh Ti Ko!ni"as Mahasis#a
PSIK $AKULTAS KEDOKTERAN
UNI%ERSITAS AIRLANGGA
Beke&ja Saa Dengan
Ti Pokjakes R' I%
Kel!&ahan 'i(!ng) Ke*+ 'i(!ng) S!&a,a(a